cover
Contact Name
Iqbal Ramdhoni
Contact Email
iqbalramdhoni2@gmail.com
Phone
+6287825172939
Journal Mail Official
iqbalramdhoni2@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Selakopi, Lembursawah, Cicantayan, Sukabumi
Location
Kab. sukabumi,
Jawa barat
INDONESIA
Sharia: Jurnal Kajian Islam
ISSN : 2828402     EISSN : -     DOI : 10.59757
Jurnal ini fokus pada publikasi hasil penelitian dan pemikiran tentang studi Islam dalam bentuk artikel penelitian, resensi buku, dan pemikiran. Jurnal ini memuat artikel-artikel yang membahas kajian dan pemikiran Islam, yang meliputi budaya, masyarakat, pendidikan, politik, hukum, ekonomi, dan komunikasi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 31 Documents
KONSEP KEHIDUPAN DUNIA AKHIRAT DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PENDIDIKAN ISLAM Suhendri; Andewi Suhartini
Sharia: Jurnal Kajian Islam Vol 1 No 2 (2024): Sharia : Jurnal Kajia Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Andina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59757/sharia.v1i2.32

Abstract

Differences in views regarding the concepts of “dunia” and akhirat” are due to differences in the epistemological basis used by the Western view and the Islamic view. This research aims to explain Islamic views on the concept of “dunia” and akhirat”, explain the consequences of faith in the last day, explain the concept of balance in world life and the afterlife, and explain the implications for Islamic education. The method used in this research is library research, namely exploring the opinions of Muslim commentators or scholars regarding the concepts of “dunia” and akhirat” which they interpret from the main sources, namely the Qur'an and al-Hadith. The results of the research state that Islam views “dunia” and akhirat” as having to be lived in balance. Life on earth is a field leading to the afterlife. This has implications for the concept of balance in the world and the afterlife, physical and spiritual, individual and society. It also has implications for the Islamic education system which combines and integrates general knowledge and religious knowledge that appears in various educational institutions. Conclusion; Islam's universal view of all aspects of life creates balance. The implications of the concept of balance in the afterlife in educational studies can be seen when Islamic education is present in providing challenges and answers to change as well as responses to development that suit the needs of the people.
MASA KOLONIALISME KAWASAN ASIA TENGGARA Asep Achmad Hidayat; Muhammad Fikri Arsyad; Yan Nurcahya; M Kautsar Thariq Syah
Sharia: Jurnal Kajian Islam Vol 1 No 2 (2024): Sharia : Jurnal Kajia Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Andina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59757/sharia.v1i2.39

Abstract

Masa kolonialisme di kawasan Asia Tenggara merupakan salah satu babak sejarah penting yang membentuk banyak aspek kehidupan sosial, ekonomi, dan politik di wilayah tersebut. Kolonialisasi di Asia Tenggara dimulai pada akhir abad ke-15 hingga abad ke-20, yang ditandai dengan kedatangan bangsa-bangsa Eropa, seperti Portugis, Spanyol, Belanda, Inggris, dan Prancis, yang memperebutkan kekuasaan atas sumber daya alam dan jalur perdagangan strategis. Proses kolonialisasi ini tidak hanya terbatas pada pendudukan fisik wilayah, tetapi juga melibatkan perubahan dalam struktur sosial dan budaya, serta sistem pemerintahan yang didasarkan pada kontrol langsung atau melalui pengaruh yang kuat dari negara penjajah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kolonialisme terhadap perkembangan di negara-negara Asia Tenggara, seperti Indonesia, Malaysia, Filipina, Vietnam, dan Myanmar. Dalam aspek ekonomi, kolonialisme memperkenalkan sistem tanam paksa, perkebunan besar, dan eksploitasi sumber daya alam yang menguntungkan penjajah namun memperburuk kondisi rakyat pribumi. Secara politik, kolonialisme membentuk batas-batas negara yang seringkali tidak mencerminkan identitas etnis dan budaya asli masyarakat setempat, yang kemudian menumbuhkan ketegangan sosial. Selain itu, kolonialisme juga mengubah struktur sosial, dengan munculnya kelas sosial baru yang terbagi antara elite kolonial dan masyarakat pribumi yang terpinggirkan. Metode penelitian yang digunakan ialah metode kualitatif deskripkif, yang bertujuan untuk mendapatkan pemahaman yang cukup mendalam mengenai fenomena sosial dan isu-isu yang akan dibahas. Penelitian ini merupakan metode deskriptif, data yang diperoleh dari berbagai sumber-sumber teks, informasi dari buku, jurnal dan karya ilmiah lainnya Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pengaruh dan legasi kolonialisme di kawasan Asia Tenggara, serta bagaimana masa kolonial membentuk perjalanan sejarah kawasan tersebut hingga kini.
PERAN SULTAN ISKANDAR MUDA DALAM PENGEMBANGAN PENDIDIKAN ISLAM DI NUSANTARA MASA KESULTANAN ACEH DARUSSALAM TAHUN 1607 – 1636 Ilham Maulana; M kautsar Thariq; Samsudin Samsudin; Yan Nurcahya
Sharia: Jurnal Kajian Islam Vol 1 No 2 (2024): Sharia : Jurnal Kajia Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Andina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59757/sharia.v1i2.45

Abstract

Abstract : The progress of Islamic development and civilization in the archipelago was marked by the establishment of Islamic sultanates, one of which was Aceh Darussalam. This sultanate reached the peak of its glory and also became the center for the development of Islam in various regions of the archipelago in the 17th century AD during the time of Sultan Iskandar Muda. The aim of this research is to explore the role and political policies implemented during the reign of Sultan Iskandar Muda in the process of developing and expanding Islamic da'wah. This research uses library study methods from various sources such as books, journals, magazines and other documents. The results of this research are that the Sultanate of Aceh Darussalam since its founding until it experienced the peak of progress, especially during the time of Sultan Iskandar Muda, who paid great attention to the development of Islam, has influenced the process of developing and spreading Islamic da'wah in the archipelago, one very important factor is the enactment of qanun meukata alam as State law and Islam received support and legitimacy from the authorities in Haramayn (Mecca and Medina), Islamic teaching centers were developed through institutions that gave birth to Muslim educational scholars who had an influence on that period by producing intellectual works that are still used as references today. This research is important to be used as a reference and additional insight for the development of historical science, especially in exploring insights between the role of Islamic sultanates in the development of Islam in the archipelago. Keywords : Aceh Darussalam, Iskandar Muda, Nusantara, Islamic Development, Ulama
ANALISIS KONSEKUENSI DOWN PAYMENT ATAS PEMBATALAN PEMBELIAN MOTOR DITINJAU MENURUT HUKUM EKONOMI SYARIAH uswah uswah; Dudin Fahrudin; Asep Sutarji
Sharia: Jurnal Kajian Islam Vol 1 No 2 (2024): Sharia : Jurnal Kajia Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Andina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59757/sharia.v1i2.47

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsekuensi dari uang muka (down payment) dalam konteks pembatalan pembelian kendaraan bermotor ditinjau menurut hukum ekonomi syariah. Studi kasus dilakukan di Dealer R-Hk Bahana, Kabupaten Sukabumi. Down payment dalam transaksi jual beli sering menimbulkan permasalahan terutama ketika pembatalan transaksi terjadi. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif, penelitian ini menggali dampak dari kebijakan down payment terhadap penjual dan pembeli, sesuai dengan prinsip-prinsip hukum ekonomi syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa syariat Islam menekankan keadilan dalam perlakuan terhadap down payment. Dalam kasus pembatalan oleh pembeli, uang muka dapat ditahan oleh penjual sebagai ganti rugi, selama sesuai dengan kesepakatan awal yang tidak bertentangan dengan prinsip syariah.
Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah Terhadap Perlindungan Hak Nasabah dalam Asuransi Syariah taufik rahman; Usman Armaludin; Farhan Hadiansyah
Sharia: Jurnal Kajian Islam Vol 1 No 2 (2024): Sharia : Jurnal Kajia Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Andina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59757/sharia.v1i2.51

Abstract

Asuransi syariah, yang berlandaskan syariat Islam, muncul untuk menghindari unsur Gharar, maisir, dan riba dalam asuransi konvensional. Prinsipnya adalah saling tolong-menolong dalam kebaikan dan menciptakan rasa aman. Pedoman asuransi syariah di Indonesia tertuang dalam Fatwa DSN MUI No. 21/DSN-MUI/X/2001, dan meskipun UU No. 40 Tahun 2014 mencakup aspek-aspek asuransi syariah, peninjauan lebih lanjut masih diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi perlindungan hak nasabah dan tinjauan hukum ekonomi syariah di Bank Muamalat Cabang Sukabumi, menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasilnya menunjukkan bahwa perlindungan hak nasabah telah terintegrasi dalam ketentuan polis, dan nasabah dapat mengajukan sengketa jika terdapat informasi yang tidak akurat. Namun, terdapat kebutuhan untuk meningkatkan keterbukaan informasi, serta nasabah diharapkan lebih teliti terhadap detail produk asuransi. Kesimpulannya, meskipun Bank Muamalat telah menjalankan tanggung jawabnya, tantangan seperti distorsi informasi dan kurangnya ketelitian dari nasabah perlu diatasi untuk meningkatkan kepercayaan dan perlindungan nasabah.
Penggunaan Metode Ilhaq Dalam Menentukan Status Hukum Pewarna Karmin Pada Industri Makanan dan Minuman H. A. Sukandar; Nanong Sudarna; Dalfa Faridatul Anwar; Ia Hidarya
Sharia: Jurnal Kajian Islam Vol 1 No 2 (2024): Sharia : Jurnal Kajia Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Andina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59757/sharia.v1i2.52

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan metode Ilhaq dalam menetapkan status hukum halal atau haram pewarna karmin dalam industri makanan dan minuman di Indonesia. Dengan populasi Muslim yang besar, permintaan akan kejelasan status halal untuk bahan seperti karmin semakin meningkat, terutama karena sumbernya berasal dari serangga. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan interpretasi antara Nahdlatul Ulama (NU) di Jawa Timur dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait status halal karmin. NU cenderung menganggap karmin tidak halal, sementara MUI memberikan pandangan lebih fleksibel dengan mempertimbangkan proses pengolahan. Oleh karena itu, penelitian ini menyarankan perlunya kajian lebih mendalam untuk menghasilkan fatwa yang lebih konsisten dan memberikan kepastian hukum bagi konsumen dan produsen. Dengan pemahaman yang lebih jelas tentang metode Ilhaq dan prinsip-prinsip hukum Islam, diharapkan lembaga-lembaga terkait dapat merumuskan panduan komprehensif mengenai status halal karmin. Hal ini akan membantu konsumen dalam memilih produk sesuai keyakinan mereka dan memastikan produsen patuh terhadap standar halal yang diakui.
Pendekatan Kalam Ibnu Rusyd (Analisis Studi Islam Pendekatan Teologis Nalar Burhani) Fahmi Firdaus; Muhammad Qomaruddin; Wida Nengsih; Hajam Hajam
Sharia: Jurnal Kajian Islam Vol 1 No 2 (2024): Sharia : Jurnal Kajia Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Andina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59757/sharia.v1i2.53

Abstract

Penelitian ini mengkaji pendekatan ilmu kalam dalam pemikiran dan perpeskif Ibnu Rusyd, dengan menyoroti dan menitikberatkan pada metode Burhaniyyun yang menekankan pentingnya rasionalitas dan logika dalam memahami wahyu serta realitas. Ibnu Rusyd memandang akal dan wahyu sebagai dua sumber pengetahuan utama yang saling melengkapi dan tidak bertentangan. Keduanya dianggap berasal dari Tuhan dan perlu digunakan bersama untuk mencapai dan mencari kebenaran. Melalui metode Burhani, Ibnu Rusyd menekankan perlunya penalaran logis yang sistematis untuk memperoleh pemahaman yang mendalam dan universal terutama dalam hal takwil. Penelitian ini dilakukan dengan metode studi pustaka, menggunakan kajian terkait ilmu kalam dan penalaran Burhaniyyun serta literatur tambahan sebagai data pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Burhani dapat menghubungkan agama dengan filsafat, sekaligus menjadi cara untuk menyatukan pendekatan tradisional dan rasional dalam Islam. Meski begitu, metode ini juga memiliki keterbatasan, khususnya dalam menjelaskan hal-hal yang bersifat non-rasional.Penelitian ini menegaskan bahwa metode Burhani masih relevan di era modern, terutama dalam menjembatani perbedaan pemahaman dalam dunia Islam.
TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP SISTEM JUAL BELI ONLINE YANG DITERAPKAN DI PLATFORM EVERMOS (Studi di Perum Pesona Pamoyanan Blok H 15 Desa Selawangi Kecamatan Sukaraja) Muhamad solehudin; Neng Wina Sholehah; Opik Hidayat; Deden septiadi
Sharia: Jurnal Kajian Islam Vol 1 No 2 (2024): Sharia : Jurnal Kajia Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Andina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59757/sharia.v1i2.54

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem penjualan produk di Platform Evermos dan tinjauan hukum Islam terhadap metode jual beli online yang diterapkan. Dalam sistem reseller Evermos, reseller tidak menyetok barang, melainkan hanya mempromosikan produk milik supplier. Ketika ada pesanan dari konsumen, reseller akan membeli produk tersebut dari supplier melalui platform Evermos, yang kemudian mengirimkan produk ke alamat konsumen atas nama reseller. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian empiris dengan pendekatan kualitatif, berdasarkan model analisis data Miles dan Huberman, yang menekankan proses analisis interaktif dan berkelanjutan.Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi untuk mendapatkan pemahaman mendalam tentang praktik jual beli ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem jual beli yang diterapkan di Platform Evermos memenuhi prinsip syariah, karena semua rukun dan syarat transaksi jual beli telah terpenuhi. Penelitian ini juga menjelaskan bahwa metode dropship, yang merupakan bagian dari sistem reseller, diperbolehkan dalam hukum Islam asalkan memenuhi kriteria yang ditetapkan. Temuan ini memberikan kontribusi penting bagi pemahaman praktik bisnis online yang sesuai dengan prinsip syariah, serta membuka peluang bagi pengembangan model bisnis serupa di masa depan.
Peran Cheng Ho Dalam Merintis Islamisasi Sunda Usman Supendi; M Kautsar Thariq Syah; Yan Nurcahya
Sharia: Jurnal Kajian Islam Vol 2 No 1 (2025): Sharia: Jurnal Kajian Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Andina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59757/sharia.v2i1.55

Abstract

Pelayaran Laksamana Cheng Ho menjadi kisah penting dalam penyebaran Islam di nusantara. Namun pembahasan ini jarang berakhir pada penelitian Laksamana Cheng Ho tentang penyebaran Islam di Indonesia, khususnya dalam perjalanannya ke nusantara. Hal ini mencakup ekspansi awal Tiongkok ke nusantara melalui perdagangan, yang setelah itu pedagang Tiongkok secara bertahap menetap di pesisir nusantara. Mereka bahkan menikah dengan penduduk asli agar bisa tinggal permanen di Indonesia dan tidak pernah kembali ke negaranya. Artikel ini membahas. Kedatangan Cheng Ho di nusantara bertepatan dengan dimulainya proses Islamisasi. Penelitian menunjukkan hal ini dalam penjelajahan Laksamana Cheng Ho terhadap penyebaran Islam Sunda. Kunjungan armada Laksamana Cheng Ho tergolong singkat yaitu hanya 7 hari 7 malam, namun kunjungan singkat tersebut membawa pengaruh terhadap suatu peradaban di Tanah Sunda. Laksamana Cheng Ho singgah di Pelabuhan Muarajati untuk yang ketiga kalinya dan ternyata ia tidak sendirian, dalam rombongan tersebut ada seorang Syekh yang bernama Hasanudin bin Yusuf Shidik, ia adalah seorang wali yang mengajarkan Al-Qur'an sehingga ia dijuluki Syekh Kuro. Kedatangan armada Cheng Ho ke tingkat Sunda telah memberikan manfaat yang begitu besar. Selain memberikan kemajuan dalam berbagai bidang antara lain pertanian, perdagangan, seni arsitektur/bangunan, seni ukir dan seni budaya lainnya. Kegiatan eksplorasi yang dilakukan Cheng Ho tidak hanya bermuatan politik dan ekonomi, namun juga mempunyai agenda tersembunyi berupa Islamisasi. Penelitian ini penting untuk mengisi kelangkaan referensi mengenai sejarah penyebaran Islam di nusantara, khususnya etnis Tionghoa.
RESPON MASYARAKAT SUNDA TERHADAP MASUKNYA ISLAM MEMBENTUK AGAMA MAYORITAS Usman Supendi; Solehudin Solehudin
Sharia: Jurnal Kajian Islam Vol 2 No 1 (2025): Sharia: Jurnal Kajian Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Andina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59757/sharia.v2i1.56

Abstract

Masuknya islam ke Nusantara melalui interaski antar bangsa dari perdagangan, menjadikan setiap wilayah yang dikunjunginya sebagai objek dakwah penyebaran islam termasuk utara pulau jawa bagian barat yang memili banyak Pelabuhan sebagai tempat singgah para pedagang muslim. Tujuan dari penelitian ini melihat respon masyarakat tatar sunda terhadap islam sehingga wilyahnya menjadi penduduk mayoritas Bergama islam. Penelitian ini menggunakan metodologi Sejarah yaitu heuristik sebuah proses pengumpulan data, kemudian verifikasi dan kritik teks, kemudian interpretasi dan historiografi. Hasil dari data yang dikumpulkan wilayah tatar sunda menjadi mayoritas agama islam ialah karena adanya kesamaan konsep hidup pada kepercayaan sebelumnya dengan islam serta masifnya penyerbaran oleh tokoh-tokoh islam terutama dari para penguasanya saat itu. Sehingga terjadi akulturasi budaya sunda dan islam dalam kehidupan Masyarakat. Dapat disimpulkan Masyarakat merespon positif terhadap islam yang masuk kewilayahnya yang membuat wilayah tatar sunda menjadi penganut islam secara mayoritas hingga saat ini. Kata kunci: Islam, Sunda, mayoritas

Page 2 of 4 | Total Record : 31