cover
Contact Name
Romi Mesra
Contact Email
romimesra16@gmail.com
Phone
+6285762530583
Journal Mail Official
comtejsre@gmail.com
Editorial Address
Jl. Piai Tangah Nomor 29, RT. 01, RW. 02, Kelurahan Piai Tangah, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat. Kode Pos: 25162
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
COMTE: Journal of Sociology Research and Education
ISSN : 3047566X     EISSN : 3047566X     DOI : https://doi.org/10.64924
Core Subject : Education, Social,
COMTE: Journal of Sociology Research and Education is a journal dedicated to the publication of quality research results in the empirical research field of Sociology and Sociology Education. This journal provides direct open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports greater global knowledge exchange.
Articles 60 Documents
Kebersamaan dan Solidaritas dalam Keluarga: Analisis Sosiologi menggunakan Perspektif Struktural Fungsional Ananda, Dewa Alfarizi; Mesra, Romi
COMTE: Journal of Sociology Research and Education Vol 2 No 5 (2025): (NOVEMBER) COMTE: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/z64ddm82

Abstract

Tantangan terbesar keluarga masa kini adalah menjaga hubungan yang erat di tengah gempuran teknologi digital khususnya bagi Generasi Z yang lekat dengan media sosial. Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana bentuk-bentuk solidaritas tetap bertahan dalam keluarga modern ditinjau dari perspektif struktural fungsional Talcott Parsons yaitu AGIL. Metode yang digunakan adalah kualitatif fenomenologis yang melibatkan beberapa mahasiswa-mahasiswi angkatan 2024 Prodi S1 Pendidikan Kesejahteraan Keluarga sebagai informan kunci dilengkapi dengan analisis dokumentasi foto bersama keluarga dari WhatssApp. Temuan lapangan menunjukkan bahwa ikatan keluarga tetap dipertahankan melalui aktivitas rekreasi tanpa gadget dan tradisi tahunan. Solidaritas juga terjalin kuat melalui sistem saling dukung dan pembagian peran yang jelas. Temuan ini mengindikasikan adanya upaya sadar dari Generasi Z untuk membatasi pengaruh teknologi demi menjaga keutuhan keluarga. Dalam perspektif AGIL keluarga modern terbukti mampu menjaga keseimbangan sosial dengan menggabungkan nilai tradisional atau mekanis dan pembagian peran modern atau organik. Penelitian ini menegaskan posisi teknologi sebagai entitas netral yang dampaknya bergantung pada kedewasaan pengguna.
Pemaknaan Keterlibatan Ayah oleh Anak Dewasa dari Keluarga Broken Home Olivia, Rizqi Lola; Mesra, Romi
COMTE: Journal of Sociology Research and Education Vol 2 No 5 (2025): (NOVEMBER) COMTE: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/ar2ktv96

Abstract

Penelitian ini mengkaji bagaimana anak dewasa memahami peran ayah mereka yang tumbuh dalam keluarga yang tidak utuh. Lonjakan angka perceraian di Indonesia menciptakan berbagai masalah psikologis, terutama dalam hubungan antara anak dan ayah. Kehilangan sosok ayah baik secara fisik maupun emosional sering kali memiliki dampak jangka panjang terhadap perkembangan identitas dan kestabilan emosional anak saat mereka dewasa. Dalam penelitian ini, pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi diterapkan, melibatkan beberapa informan yang telah mengalami kehidupan dalam keluarga yang tidak utuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pandangan terhadap peran ayah sangat beragam. Beberapa informan melihat ayah sebagai individu yang tidak berhasil dalam menjalankan tanggung jawab emosional dan finansial, sementara yang lainnya beranggapan bahwa ayah tetap memberikan kontribusi penting sebagai sumber nilai, ketekunan, dan tujuan hidup meskipun hubungan yang terjali tidak selalu berjalan mulus. Melalui refleksi dan proses pendewasaan, anak dewasa dapat menyusun kembali makna peran ayah dengan lebih objektif, bahkan memberi maaf pada pengalaman masa lalu. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi perkembangan ilmu psikologi keluarga, khususnya dalam memahami dinamika interaksi antara ayah dan anak dalam konteks keluarga yang tidak utuh serta pengaruhnya terhadap pembentukan kepribadian di masa dewasa.
Perlindungan Hukum terhadap Korban Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT): Studi Kasus di Polresta Kota Tanjungpinang Fernandes, Fernandes; Mesra, Romi
COMTE: Journal of Sociology Research and Education Vol 2 No 5 (2025): (NOVEMBER) COMTE: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/1ysfg537

Abstract

Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) masih menjadi permasalahan serius di Indonesia meskipun telah ada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Korban seringkali kesulitan mendapatkan perlindungan hukum yang optimal karena berbagai faktor seperti kurangnya pemahaman aparat penegak hukum, minimnya alat bukti, serta persepsi masyarakat yang menganggap KDRT sebagai persoalan privat. Penelitian ini bertujuan mengkaji implementasi perlindungan hukum terhadap korban KDRT di Polresta Tanjungpinang ditinjau dari sistem pelaporan, penyidikan, dan pemenuhan hak korban. Dengan pendekatan yuridis sosiologis, penelitian ini menggunakan metode wawancara, observasi, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Polresta Tanjungpinang telah berupaya memberikan perlindungan kepada korban KDRT sesuai UU PKDRT, namun belum optimal karena kendala seperti keengganan korban melapor, minimnya alat bukti, keterbatasan sumber daya, dan kurangnya koordinasi dengan instansi terkait. Karakteristik korban dan pelaku KDRT serta proses penanganan kasus sejalan dengan teori-teori viktimologi dan sistem peradilan pidana. Penelitian ini merekomendasikan perlunya strategi pencegahan dan penanganan KDRT yang lebih komprehensif dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, penguatan kapasitas penegak hukum, sosialisasi kepada masyarakat, serta peningkatan kualitas layanan bagi korban KDRT.
Peranan Pemerintah Desa dalam Penurunan Angka Stunting di Desa Bantargebang Kecamatan Bantargadung Kabupaten Sukabumi Fauzi, Ahmad; Mesra, Romi
COMTE: Journal of Sociology Research and Education Vol 2 No 5 (2025): (NOVEMBER) COMTE: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/repry715

Abstract

Desa Bantargebang adalah Desa yang berada di wilayah Kecamatan Bantargadung Kabupaten Sukabumi Provinsi Jawa Barat Indonesia. Desa Bantargebang memiliki tujuan besar dalam penurunan angka stunting. Penanganan dan pencegahan stunting di Indonesia dilakukan melalui berbagai upaya, seperti program Sun Up Nutrition (SUN), pemberian makanan tambahan (PMT), pelatihan dan penyuluhan tentang stunting oleh kader, serta penyelenggaraan kelas bagi ibu hamil untuk meningkatkan pengetahuan mengenai stunting dan dampaknya. Pada Penelitian ini, peneliti bertujuan untuk mengetahui peranan pemerintah desa dalam penurunan angka stunting di Desa Bantargebang, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil pada penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Desa telah aktif berperan dalam penurunan angka stunting, beberapa peran tersebut antara lain ialah dengan mempasilitasi bimbingan teknis terhadap Kader Posyandu dan Ibu Hamil serta pemberian makan tambahan (PMT). Melalui kebijakan dan program-program ini, Pemerintah Desa telah berhasil memfasilitasi kegiatan bimbingan teknis terhadap kader posyandu dan ibu hamil untuk meningkatkan pengetahuan para kader posyandu dan ibu hamil mengenai stunting serta pemberian makanan tambahan (PMT) untuk anak terdata stunting dan ibu hamil. sehingga memberikan manfaat positif terhadap upaya penurunan angka stunting di Desa Bantargebang.
Peran Guru Sebagai Agen Perubahan Sosial Dengan Pola Pendidikan Kemuhammadiyahan di SMA Muhammadiyah Ngawen Hidayat, Nurul; Mesra, Romi
COMTE: Journal of Sociology Research and Education Vol 2 No 5 (2025): (NOVEMBER) COMTE: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/37mq1e19

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui serta memperkuat bahwa peran guru sebagai agen perubahan sosial dengan pola Pendidikan Kemuhammadiyahan di SMA Muhammadiyah Ngawen sangat berpengaruh. Penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif, teknik pengumpulan data menggunakan tahapan observasi, wawancara langsung terhadap guru sebagai informan, dan analisis hasil data dengan menggunakan kuesioner pertanyaan yang diberikan kepada 3 (tiga) guru sebagai subjek langsung di SMA Muhammadiyah Ngawen. Teknik analisis data dengan melibatkan beberapa pernyataan atau jawaban guru sebagai informan kemudian dilakukan analisis dan kesimpullan sebagai jawaban dari tiap kebutuhan pertanyaan, penelitian ini menghasilkan bahwa peran guru sebagai agen perubahan sosial yang positif dengan pola Pendidikan Kemuhammadiyahan di SMA Muhammadiyah Ngawen berpengaruh dan sangat dibutuhkan untuk diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari. Dengan demikian, peran guru sebagai agen perubahan sosial di SMA Muhammadiyah Ngawen sangat berpengaruh, terutama dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya berilmu tetapi juga memiliki kesadaran moral dan sosial sesuai dengan nilai-nilai Islam yang diajarkan oleh Muhammadiyah.
Analisis Strategi Penangganan Tunggakan Kredit Pada Usaha Simpan Pinjam Karya Maju Bersama di Desa Hutan Panjang Pendekatan Kualitatif Liberto, Oge; Mesra, Romi
COMTE: Journal of Sociology Research and Education Vol 2 No 6 (2026): (JANUARY) COMTE: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/kbsehr11

Abstract

Tunggakan macet merupakan tunggakan yang tidak lancar sampai pada jatuh tempo tidak dapat membayar pada pembayaran bulanan oleh pemanfaat USP Karya Maju Bersama Desa Hutan Panjang. Tujuan penelitian ini yang dilakukan Pengelola adalah untuk menganalisis penyelesaian tunggakan pada pelaku usaha seperti kebun karet, kebun sawit,peternakan, nelayan, dan kedai harian dengan meringankan pembayar tidak dengan patokan perbulan, melainkan melakukan pembayaran sesuai kemampuan nasabah atau seberapa kesanggupan membayar seperti 50.000-200.000 untuk perbulan, sehingga tunggakan menjadi lebih berkurang. Penelitian ini dilakukan dengan metode dengan sesuai dilaksanakan dengan terjun kelapangan dan mewawancarai dan memberikan beberapa pertanyaan terhadap nasabah mengenai topik permasalahan tunggakan pertama faktor kegagalan dalam usaha, apa penyebab terjadinya tunggakan dan bagaimana tindakan yang dilakukan. Hasil penelitian ini penyelesaian tunggakan macet, dengan menurunkan suku bunga dan memperpanjang jangka waktu pinjaman sesuai dengan tunggakan. untuk itu pemanfaat diberikan keringan sebagaimana dalam musyawarah penangganan tunggakan tersebut. Dalam penerapan mengatasi masalah tunggakan secara umum pihak pengelola mengikuti aturan aturan dari pemerintah yang mana aturan tersebut pembinaan pada nasabah yang menunggak, karna dana yang diberikan kepada masyarakat yaitu dana pemberdayaan, upaya Unit Simpan Pinjam dalam usaha menyelamatkan dan menyelesaikan tunggakan akan beraneka ragam tergantung pada tunggakan tersebut sehingga dapat terselesaikan tunggakan nasabah kepada pengelola Unit Simpan Pinjam.
Pengalaman Pelanggan Terhadap Dimensi Kualitas Pelayanan di Coffee Shop Tenoften Bukittinggi Saputra, Yofi; Mesra, Romi
COMTE: Journal of Sociology Research and Education Vol 2 No 6 (2026): (JANUARY) COMTE: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/04ncvb83

Abstract

Pemahaman mengenai pengalaman pelanggan terhadap kualitas pelayanan di Coffee Shop Tenoften Bukittinggi menjadi fokus utama dalam kajian ini. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan untuk menggali pandangan pelanggan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Lima dimensi SERVQUAL, yaitu assurance, empathy, reliability, responsiveness, dan tangibles, menjadi acuan dalam menganalisis bagaimana pelayanan diterima dan dirasakan oleh pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek responsiveness dan assurance menonjol karena barista dinilai ramah, sigap, serta mampu memberikan informasi yang jelas dan meyakinkan. Pada sisi tangibles dan reliability, sebagian besar pelanggan merasakan suasana nyaman dan kualitas produk yang cukup konsisten, meskipun masih ditemukan kendala berupa keterlambatan penyajian dan kebersihan area tertentu pada waktu ramai.Dimensi empathy juga terlihat melalui perhatian barista kepada beberapa pelanggan, meski belum merata dalam berbagai situasi.Secara keseluruhan temuan penelitian ini menunjukkan bahwa setiap dimensi SERVQUAL memberikan kontribusi berbeda terhadap pengalaman pelanggan dan masih diperlukan peningkatan konsistensi pelayanan agar pengalaman yang diterima semakin optimal.
Transformasi Relasi Sosial Pedagang dan Pembeli di Pasar Kranji Pasca Implementasi QRIS Nihe, Amelia; Mesra, Romi
COMTE: Journal of Sociology Research and Education Vol 2 No 6 (2026): (JANUARY) COMTE: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/9zrga830

Abstract

Perkembangan digital memiliki dampak yang besar terhadap tatanan sosial ekonomi mengenai peran dan posisi pedagang. Pasar Tradisional Kranji Kota Bekasi adalah wadah interaksi sosial ekonomi antara pedagang dan pembeli. Penelitian ini bertujuan menganalisis transformasi relasi sosial ekonomi pasca implementasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di pasar Kranji Kota Bekasi mengacu pada perspektif sosiologi, khususnya teori interaksi sosial dan struktur sosial. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif metode deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara secara mendalam dengan narasumber, observasi dan dokumentasi. Data yang berhasil dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis pendekatan sosiologi digital. Hasil dari penelitian ini menujukan bahwa adopsi QRIS di Pasar Kranji Kota Bekasi terbukti dapat meningkatkan efisiensi transaksi dan meningkatkan literasi digital di kalangan generasi muda sampai generasi terdahulu. Kesimpulan pada penelitian ini adalah QRIS hanya berfungsi sebagai alternatif metode pembayaran, adopsi QRIS tidak dapat memudarkan interaksi sosial antara pedagang dan pembeli. Proses tawar menawar khas pasar tradisional tetap berjalan sebelum proses pembayaran digital dilakukan. Meskipun selama proses penggunaan QRIS masih terdapat hambatan seperti jaringan internet yang tidak stabil dibeberapa area pasar serta tingkat literasi pembayaran digital yang tidak merata, tingkat adopsi QRIS di Pasar Kranji Kota Bekasi termasuk tinggi.
Peran Komunikasi dalam Membangun Budaya Kerja Positif di Tempat kerja:Studi kasus di Balai Pemasyarakatan Kelas II Batam Firdaus, Firdaus; Mesra, Romi
COMTE: Journal of Sociology Research and Education Vol 2 No 6 (2026): (JANUARY) COMTE: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/k86zs245

Abstract

Penelitian ini mengkaji secara mendalam peran komunikasi dalam membangun budaya kerja yang positif di lingkungan Balai Pemasyarakatan Kelas II Batam. Melalui metode penelitian kualitatif, studi ini menemukan bahwa komunikasi yang efektif menjadi faktor utama dalam menyampaikan nilai-nilai dan norma-norma organisasi kepada seluruh anggota, sehingga tercipta pemahaman dan kesepahaman yang sejalan dengan visi dan misi organisasi. Selain itu, komunikasi yang baik mampu memperkuat hubungan interpersonal antar pegawai, menciptakan suasana kerja yang harmonis, saling percaya, dan kolaboratif. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa komunikasi yang terbuka dan empatik dapat memotivasi pegawai, meningkatkan semangat kerja, serta memperkuat rasa memiliki terhadap organisasi. Dengan demikian, komunikasi berperan sebagai alat strategis untuk membangun dan mempertahankan budaya kerja positif, yang pada akhirnya meningkatkan produktivitas dan keberhasilan organisasi secara keseluruhan. Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan komunikasi yang efektif sebagai fondasi dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan produktif.
Pola Komunikasi Antarwarga dalam Menghadapi dan Menjaga Integritas Saat Terjadi Banjir di Lingkungan RT03 Duren Sawit Fadilla, Yasmin; Mesra, Romi
COMTE: Journal of Sociology Research and Education Vol 2 No 6 (2026): (JANUARY) COMTE: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/b6h9zw45

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk melihat bagaimana interaksi antar penduduk dalam menghadapi dan menjaga kebersamaan saat terjadi banjir di lingkungan RT03 Duren Sawit. Fokus penelitian ini adalah melihat berbagai bentuk interaksi dan pertukaran informasi di antara penduduk yang berperan dalam menjaga kekompakan serta mempererat hubungan sosial dalam situasi bencana. Metode yang digunakan dalam studi ini adalah kualitatif yang meliputi teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. melalui cara ini peneliti dapat memahami secara mendalam bagaimana bentuk komunikasi dan faktor-faktor yang mendukung keberhasilannya. Hasil dari penelitian mengungkapkan bahwa interaksi antar penduduk ini memiliki peran yang signifikan dalam memperkuat solidaritas sosial dengan melalui hubungan yang terbuka serta saling percaya dan semangat kerja sama dapat membuat masyarakat lebih kuat terhadap efek banjir. Kemampuan masyarakat dalam berkomunikasi dengan baik menjadi komponen penting dalam membangun ketahanan sosial dan kerja sama bersama. Komunikasi tidak hanya berfungsi sebagai alat bertukar informasi melainkan juga merupakan landasan dalam memperkuat hubungan sosial dan rasa kebersamaan dalam bencana banjir.