cover
Contact Name
-
Contact Email
lppm@univbinainsan.ac.id
Phone
+6282177479300
Journal Mail Official
lppm@univbinainsan.ac.id
Editorial Address
Jendral Besar Moh. Soeharto KM. 13, Kel. Lubuk Kupang, Kota Lubuk Linggau, Sumatera Selatan.
Location
Kab. bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Perikanan Darat dan Pesisir (JPDP)
ISSN : -     EISSN : 27763188     DOI : https://doi.org/10.32767/jpdp.v6i1.264
Jurnal Perikanan Darat dan Pesisir (JPDP) terbit dua kali dalam satu tahun yaitu pada bulan April dan Oktober. Jurnal Perikanan Darat dan Pesisir (JPDP) membahas tentang penelitian di bidang ilmu perikanan budidaya, manajemen sumber daya perikanan /Perairan dan teknologi hasil perikanan. Jurnal ini dimaksudkan sebagai media kajian ilmiah hasil penelitian, pemikiran, pengkajian, dan pengembangan mengenai ilmu perikanan. Jurnal Perikanan Darat dan Pesisir (JPDP) menyediakan artikel-artikel jurnal untuk diunduh secara gratis, berskala nasional, dan sumber referensi bagi akademisi. Editor menerima kiriman artikel yang sudah disesuaikan dengan template dan belum pernah diterbitkan atau dipublikasi pada jurnal lain. Setiap artikel yang masuk sebelum diterbitkan akan melalui proses cek plagiat melalui alat bantu turnitin.
Articles 32 Documents
ESTIMASI SERAPAN KARBON PADA PERMUKAAN MANGROVE DI PERAIRAN TANJUNG PIAYU KOTA BATAM PROVINSI KEPULAUAN RIAU Sehat Muda Hasibuan; febrianti lestari; Diana azizah; Rika anggraini; Deni sabriyati
Jurnal Perikanan Darat dan Pesisir (JPDP) Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Perikanan Darat dan Pesisir (JPDP) April 2023
Publisher : LPPM Universitas Bina Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelurahan tanjungpiayu memiliki kawasan area mangrove yang sangat luas dan masih tergolong rapat, dan keanekaragaman jenis mangrove serta minimnya data penelitian tentang serapan dan stok karbon mangrove sehingga tujuan penelitian adalah menghitung biomassa, stok karbon dan serapan karbon yang ada pada ekosistem mangrove. Penelitian ini dilakukan pada bulan September – Desember 2023. Metode penelitian ini menggunakan metode survei dengan teknik observasi langsung kelapangan. Penetapan lokasi penelitian menggunakan teknik rundom sampling sistematis dengan memilih 9 titik transek, dan juga adanya kondisi karakteristik ekologi ekosistem mangrove yang terdapat di kawasan perairan estuari Tanjungpiayu Kota Batam. Hasil penelitian, Dari 9 titik transek jenis mangrove yang dijumpai yaitu, Rhizophora Apiculata, Rhizophora Mucronata, Bruguiera Cylindrica, Xylocarpus Granatum, Lumnitzera Littorea, dengan Rhizophora Apiculata paling dominan dijumpai dan memiliki kerapataan paling tinggi. Total serapan biomassa 330,21 ton/ha, total stok karbon 155,20 ton/ha, dan serapan CO₂ bernilai 569,06 ton/ha.
The TINGKAT KESESUAIAN DAN DAYA DUKUNG EKOSISTEM MANGROVE UNTUK KEGIATAN SYLVO-EKOWISATA DI KAWASAN PESISIR TANJUNG PIAYU KOTA BATAM kamarudin kamarudin; febrianti lestari; diana azizah
Jurnal Perikanan Darat dan Pesisir (JPDP) Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Perikanan Darat dan Pesisir (JPDP) Oktober 2023
Publisher : LPPM Universitas Bina Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawasan ekosistem mangrove Tanjungpiayu Kota Batam Kepulauan Riau merupakan contoh kawasan rehabilitasi mangrove hingga saat ini, kini ekowiasata mangrove akan dikembangkan sebagai bentuk pengelolaan yang baik untuk menjamin konservasi yang berkelanjutan yang menjamin sekaligus mendorong ekonomi masyarakat lokal. Sehingga, tujuan penelitian ini menghitung tingkat kesesuaian dan daya dukung kawasan dan mengidentifikasi kegiatan ekowisata mangrove. Perhitungan indeks kesesuaian kawasan menggunakan rumus IKW = Ʃ (ni/Nmaks) x 100%, menghitung daya dukung kawasan dengan menggunakan rumus DDK= K x [Lp/Lt]x[Wt/Wp] dan identifikasi kegiatan ekowisata dilakukan dengan identifikasi visual dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan kawasan Tanjungpiayu Kota Batam dikategori sesuai (S) untuk kegiatan ekowisata mangrove berdasarkan beberapa parameter terkait tingkaat ketebalan mangrove yang tinggi, tingkat kerapatan disetiap area memiliki kategori dengan kreteria baik(sangat padat) dengan rata-rata kerapatannya diatas >1500 pohon/ha.
Identifikasi Kelimpahan Kijing di Aliran Air Irigasi Watervang di Desa Satan Indah Jaya Kecamatan Muara Beliti Kabupaten Musi Rawas Yeni Novia; Rudiansyah Rudiansyah; Sri Murtini; Anna Heirina; Neksidin Neksidin
Jurnal Perikanan Darat dan Pesisir (JPDP) Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Perikanan Darat dan Pesisir (JPDP) Oktober 2023
Publisher : LPPM Universitas Bina Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Satan Indah Jaya memiliki aliran air irigasi watervang. Aliran ini banyak dihuni kijing, kepadatan, kelimpahan, dan pola sebaran dari kijing tersebut disekitar inklet dan outklet di aliran air irigasi watervang yang berada didesa Satan Indah Jaya belum diketahui.Penelitian ini dilaksanakan pada bulan januari 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelimpahan kijing yang berada di aliran air irigasi watervang di desa Satan Indah Jaya. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus.Data hasil Penelitian kemudian dianalisis menggunakan rumus kepadatan populasi dan indeks morishita, untuk mengetahui distribusi spasial kijing berdasarkan ukuran Panjang, dan bobot total. Ditemukan bobot kijing Rata-rata yang paling tinggi terdapat di Stasiun A seberat54.5 g dan standar deviasi ± 3,3. Untuk Panjang Kijing yang memiliki ukuran paling tinggi terdapat di stasiun C, yang memiliki panjang Rata-rata 8.7 cm dan standar deviasi ± 3,3. Kepadatan kijing sendiri banyak ditemukan di Stasiun C memiliki rata-rata kepadatan individu 22 dan standar deviasi ±1,1. dan indeks Morishita termasuk pada pola penyebaran cenderung seragam dan teratur. Dari hasil penelitian bahwa kelimpahan kijing yang direkomendasikan sebagai pakan tambahan ikan. belum bisa dijadikan sebagai pakan tambahan dikarenakan kondisi kelimpahan kijing untuk saat ini masih sedikit setelah adanya pengeringan yang dilakukan beberapa bulan belakangan. Sehingga mengakibatkan tempat makhluk hidup kijing kurang stabil.
ANALISIS KESESUAIAN LAHAN BERDASARKAN STANDAR BAKU MUTU AIR UNTUK BUDIDAYA IKAN NILA (Oreochromis Niloticus) DI DANAU AUR KABUPATEN MUSI RAWAS neksidin neksidin; Indah Febriana
Jurnal Perikanan Darat dan Pesisir (JPDP) Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Perikanan Darat dan Pesisir (JPDP) April 2024
Publisher : LPPM Universitas Bina Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas air Danau Aur yang berada di Kecamatan Sumber Harta, Kabupaten Musi Rawas dan membandingkan dengan Standar Baku Mutu Air yang ditetapkan oleh Pemerintah, yaitu PP No. 82 Tahun 2001 terutama standard kualitas air untuk Kelas II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas air (parameter fisika dan kimia) seperti Salinitas dan TDS masih dibawah standar baku mutu yang ditetapkan oleh Pemerintah, yaitu untuk Kelas II, sedangkan suhu, DO dan pH masih memenuhi satandar baku mutu untuk Kelas II. Hasil pengukuran parameter air Danau Aur di empat stasiun yang meliputi suhu berada antara 31˚C-34˚C semuanya berada diatas standar baku mutu air kelas II, yaitu antara 27˚C-30˚C, oksigen terlarut (DO) antara 4,9-5,2 mg/L sesuai dengan standar baku mutu air, yaitu 4-8 mg/L, derajat asam (pH) air berada antara 6,5-7,5 dimana hanya stasiun 1 dan 3 yang memenuhi standar baku mutu air, yaitu 7,0- 8,0, salinitas semua stasiun menunjukkan 0 mg/L dimana masih dibawah standar baku mutu air, yaitu 5 mg/L dan, total padatan terlarut (TDS) berada pada 13-23 mg/L dimana standar baku mutu air, yaitu 1000 mg/L
LITERATURE REVIEW: UMUR DAN PERTUMBUHAN LARVA IKAN LAUT I Nyoman Yoga Parawansa; Anna Heirina; Muhammad Fadil Farid; Adiara Firdhita Alam Nasyrah; Eva Muhajirah
Jurnal Perikanan Darat dan Pesisir (JPDP) Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Perikanan Darat dan Pesisir (JPDP) April 2024
Publisher : LPPM Universitas Bina Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ikan memiliki beberapa tahap perkembangan mulai dari telur hingga menetas. Tahap awal kehidupan ikan merupakan fase kritis dalam pertumbuhan ikan kaitannya dengan populasi yang akan rekruitmen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan parameter lingkungan yang mempengaruhi umur dan pertumbuhan larva ikan laut. Metode penelitian ini menggunakan metode literature review dengan mengumpulkan beberapa tulisan ilmiah terkait umur dan pertumbuhan larva ikan laut serta hubungannya terhadap parameter perairan. Berdasarkan hasil review dapat diketahui bahwa dalam upaya mengetahui umur dan pertumbuhan ikan dapat didekati melalui beberapa cara salah satunya penggunaan otolith “batu telinga” struktur di telinga bagian tengah yang terbentuk dari lapisan kalsium karbonat yang dapat menunjukkan lingakaran tahunan pertumbuhan. Beberapa faktor lingkungan yang berpengaruh yaitu suhu, ketersediaan makanan, oksigen terlarut dan salinitas. Seluruh faktor tersebut saling terkait dan mempengaruhi dari umur dan pertumbuhan pada ikan.
KUALITAS FISIKA KIMIA PERAIRAN PANTAI SETUMU SEBAGAI KAWASAN EKOWISATA PULAU DOMPAK TANJUNGPINANG Diana Azizah; Yola Guspita; Sri Murtini; Ika Fitria Hasibuan
Jurnal Perikanan Darat dan Pesisir (JPDP) Vol 5 No 2 (2024): Jurnal Perikanan Darat dan Pesisir (JPDP) Oktober 2024
Publisher : LPPM Universitas Bina Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pulau Dompak merupakan pusat pemerintahan di Kota Tanjungpinang yang memiliki potensi wisata alam pantai. Salah satu kawasan pantai yang dijadikan objek wisata panorama adalah Pantai Setumu yang terletak di Tanjung Pulau Dompak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi fisika kimia perairan Pantai Setumu. Penelitian ini dilaksanakan pada tahun 2023 dengan metode penentuan lokasi sampling berdasarkan purposive sampling sebanyak 18 titik yang ditentukan berdasarkan pasang tertinggi dan surut terendah. Data fisika dan kimia perairan diukur secara insitu dan dianalisis secara deskriptif. Berdasarkan hasil pengukuran saat surut diperoleh nilai suhu 27-28oC; kecerahan air 1,21 – 1,24 m; kecepatan arus 0,49 – 0,64 m/s; salinitas 30-32 ‰; Oksigen terlarut 5,9 – 6,7 mg/L; dan pH air 7,1-7,8. Sedangkan hasil pengukuran pada saat pasang diperoleh nilai suhu 29-31 oC; kecerahan air 0,9 -1,06 m; kecepatan arus 0,57 – 0,83 m/s; salinitas 28-30 ‰; oksigen terlarut 6,9 – 7,1 mg/L dan pH air 7,8-8,1. Secara umum kondisi perairan Pantai Setumu masih memenuhi baku mutu menurut PP No. 22 Tahun 2021. Namun kondisi Pantai Setumu perlu mendapat perhatian akibat banyaknya sampah yang diakibatkan aktiftas pengunjung wisata.
PENGARUH EKSTRAK DAUN KEDONDONG TERHADAP PERFORMA BENIH IKAN MAS YANG DIINFEKSI BAKTERI Pseudomonas aeruginosa Alfika MasyIta; Muh. Ansar; Adiara Firdhita Alam Nasyrah
Jurnal Perikanan Darat dan Pesisir (JPDP) Vol 5 No 2 (2024): Jurnal Perikanan Darat dan Pesisir (JPDP) Oktober 2024
Publisher : LPPM Universitas Bina Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daun kedondong (Spondias dulcis) mengandung senyawa saponin yang berkhasiat sebagai antibakteri terhadap serangan bakteri Pseudomonas aeruginosa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun kedondong (S. dulcis) terhadap performa benih ikan mas yang diinfeksi bakteri Pseudomonas aeruginosa. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Basah SMK-PP Negeri Rea Timur, Kec. Binuang, Kab. Polewali Mandar selama 30 hari. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah perendaman dengan ekstrak daun kedondong pada konsentrasi A (kontrol), B (10 gram/L), C (15 gram/L), D (20 gram/L). Parameter yang diamati adalah kelangsungan hidup dan Relative Percentage Survival (RPS). Hasil penelitian menunjukkan hasil yang tidak berbeda nyata pada setiap perlakuan. Nilai kelangsungan hidup tertinggi yaitu perlakuan D sebesar 80%, dan nilai RPS tertinggi yaitu pada perlakuan D sebesar 88%. Parameter kualitas air selama percobaan seperti pH, DO, dan suhu masih dalam batas optimal untuk kehidupan ikan mas.
Transformasi Limbah Industri Tahu di Dusun Giriharja: Pengelolaan Berbasis IPAL Anaerobik untuk Mendukung Keberlanjutan Lingkungan Perairan Dinda Mardiani Lubis; Rudiansyah Rudiansyah; Lizha Dwi Mulya Putri
Jurnal Perikanan Darat dan Pesisir (JPDP) Vol 5 No 2 (2024): Jurnal Perikanan Darat dan Pesisir (JPDP) Oktober 2024
Publisher : LPPM Universitas Bina Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine community perceptions of tofu industry waste management in Giriharja Hamlet, Sumedang Regency, as well as the role of anaerobic wastewater treatment plants (WWTP) in supporting environmental sustainability and aquatic resources. Data were collected through observation, interviews, questionnaires, and literature reviews using a qualitative descriptive approach. Respondents consisted of 52 local residents and tofu producers. The findings indicate that prior to the implementation of the anaerobic WWTP, the community faced environmental disturbances, including unpleasant odors from liquid waste. After the WWTP was established, liquid waste was processed into biogas, benefiting 88 households as an alternative to LPG, and its effluent was safely discharged into the environment. Solid tofu waste was also utilized as livestock feed, providing economic value to both the community and tofu producers. The anaerobic WWTP successfully reduced COD levels by over 90%, enhanced environmental quality, and generated renewable energy. Community perceptions of waste shifted from negative to positive, recognizing waste as a valuable new resource. The study underscores that technology-based waste management is crucial for mitigating environmental impacts, supporting the circular economy, and contributing to sustainable development goals, particularly in clean water access, renewable energy, and community welfare.
SINTESIS LIPID DALAM KULTUR MIKROALGA Chlorella vulgaris SEBAGAI POTENSI BAHAN BIODIESEL : MINI REVIEW Noki Rahma Nurazani; Nurjanah Nurjanah
Jurnal Perikanan Darat dan Pesisir (JPDP) Vol 5 No 2 (2024): Jurnal Perikanan Darat dan Pesisir (JPDP) Oktober 2024
Publisher : LPPM Universitas Bina Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Mikroalga Chlorella vulgaris memiliki potensi yang sangat besar sebagai bahan baku pembuatan biodiesel. Hal ini karena Chlorella vulgaris memiliki kandungan lipid yang dapat mencapai 53% dari berat kering apabila dioptimalkan dengan manipulasi kondisi stress seperti kelaparan nitrogen dan peningkatan salinitas selama tahap kultivasi. Tulisan ini mengulas metode kultivasi dan metode ekstraksi yang efisien untuk menghasilkan lipid. Metode kultivasi dua tahap menjadi metode terbaik dengan peningkatan lipid yang optimal yakni 53%. Metode ekstraksi Subcritical Water Extraction (SWE) menunjukkan perolehan lipid terbaik yakni mencapai 65,94%. Komposisi lipid yang dihasilkan, didominasi oleh Saturated Fatty Acids (SFA) dan Monounsaturated Fatty Acids (MUFA) memastikan biodiesel yang dihasilkan memiliki stabilitas oksidatif, cetane number tinggi, dan memenuhi standar internasional. Selain itu, Chlorella vulgaris juga dapat berperan dalam bioremediasi air limbah, sehingga meningkatkan efisiensi ekonomi dan lingkungan. Penelitian ini menegaskan pentingnya optimalisasi kultivasi dan teknologi ekstraksi untuk mendukung produksi biodiesel yang berkelanjutan Kata kunci— Kultivasi mikroalga; ekstraksi lipid; potensi biodiesel Abstract Microalgae Chlorella vulgaris has great potential as a raw material for biodiesel production. This is because Chlorella vulgaris has a lipid content that can reach 53% of dry weight if optimized by manipulating stress conditions such as nitrogen deficiency and increased salinity during the cultivation stage. This paper reviews efficient cultivation and extraction methods to produce lipids. The two-stage cultivation method is the best method with an optimal increase in lipids, which is 53%. The Subcritical Water Extraction (SWE) extraction method shows the best lipid yield, reaching 65.94%. The composition of the resulting lipids is dominated by Saturated Fatty Acids (SFA) and Monounsaturated Fatty Acids (MUFA), so the resulting biodiesel has oxidative stability, a high cetane number, and meets international standards. In addition, Chlorella vulgaris can also play a role in wastewater bioremediation, thereby increasing economic and environmental efficiency. This study emphasizes the importance of optimizing cultivation and extraction technologies to support sustainable biodiesel production. Keywords—Microalgae cultivation; lipid extraction; biodiesel potential
Pengaruh Salinitas terhadap Kinerja Pertumbuhan Dan Molting Larva Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) pada Pemeliharaan Skala Laboratorium Adiara Firdhita Alam Nasyrah; Nurul Anisa Patayangi; Muh Ansar; Anna Heirina; Fathul Ash Shiddiegy Dwi Risman
Jurnal Perikanan Darat dan Pesisir (JPDP) Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Perikanan Darat dan Pesisir (JPDP) April 2025
Publisher : LPPM Universitas Bina Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32767/jpdp.v6i1.250

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan salinitas terhadap pertumbuhan, kelangsungan hidup dan molting larva udang vaname. Penelitian ini dilaksanakan selama 30 hari di Balai Balai Benih Ikan Pantai (BBIP) Poniang UPTD Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Barat, Kabupaten Majene. Hewan uji yang digunakan yaitu larva udang vaname PL 13 sebanyak 300 ekor. Padat tebar 25 ekor perwadah dengan volume air 10 L. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan masing-masing 3 kali ulangan, yaitu perlakuan A (salinitas 25 ppt), perlakuan B (salinitas 30 ppt), perlakuan C (salinitas 35 ppt) dan perlakuan D (salinitas 40 ppt). Parameter yang diamati adalah pertumbuhan bobot mutlak, Specifik Growth Rate (SGR), persentase molting dan kelangsungan hidup. Analisis data menggunakan ANOVA dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan salinitas tidak berpengaruh nyata (p > 0,05) terhadap pertumbuhan bobot mutlak, Specifik Growth Rate (SGR), persentase molting dan kelangsungan hidup. Salinitas 25 ppt memberikan hasil tertinggi terhadap pertumbuhan bobot mutlak yaitu 1,83 gram, Specifik Growth Rate (SGR) yaitu 6,11 gram, persentase molting yaitu 36,00%. Berbeda dengan kelangsungan hidup salinitas yang memberikan hasil tertinggi yaitu 35 ppt dengan nilai 61,33%.

Page 3 of 4 | Total Record : 32