cover
Contact Name
Romi Mesra
Contact Email
romimesra16@gmail.com
Phone
+6285762530583
Journal Mail Official
nejurnalpendidikan@gmail.com
Editorial Address
Jl. Piai Tangah Nomor 29, RT. 01, RW. 02, Kelurahan Piai Tangah, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat. Kode Pos: 25162
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Naluri Edukasi Jurnal Pendidikan
ISSN : 30627834     EISSN : 30627834     DOI : https://doi.org/10.64924
Core Subject : Education,
NALURI EDUKASI JURNAL PENDIDIKAN is a multi-disciplinary journal dedicated specifically to the publication of quality research results in the field of education. The journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports greater global exchange of knowledge.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 47 Documents
Project Based Learning Evaluation in Developing Student Creative Meike Imbar
NALURI EDUKASI JURNAL PENDIDIKAN Vol 2 No 1 (2025): (APRIL) NALURI EDUKASI JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/cy9f9023

Abstract

This study aims to analyze the evaluation of project-based learning in developing student creativity through a comprehensive literature review. The research method uses a qualitative approach with a type of literature study, involving a systematic analysis of various academic sources relevant to project-based learning and the development of student creativity. Data collection techniques are carried out through documentation studies by reviewing journal articles, reference books, and scientific publications that can be accessed through academic databases. Data analysis uses thematic analysis techniques that include data reduction, data presentation, and drawing conclusions with source triangulation to ensure the validity and reliability of the findings. The results of the study indicate that project-based learning has significant effectiveness in improving student creativity, with an increase of up to 25% compared to conventional learning. This learning successfully develops various dimensions of creativity holistically, including originality, flexibility of thinking, elaboration, and sensitivity to problems. Effective evaluation strategies include the use of a multi-dimensional creativity rubric, portfolio assessment, peer assessment, and self-reflection that provide a comprehensive approach to measuring the development of student creativity. This study contributes to the development of a project-based learning evaluation framework that can optimize the development of student creativity in the context of 21st-century education.
Inovasi Pembelajaran Literasi dan Numerasi Melalui Program Kampus Mengajar: Studi Kasus Peningkatan Kemampuan Siswa SD GMIM Tonsea Lama Preseisilya Selly Palimbong; Romi Mesra
NALURI EDUKASI JURNAL PENDIDIKAN Vol 2 No 1 (2025): (APRIL) NALURI EDUKASI JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/096x9k73

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Program Kampus Mengajar Angkatan 6 Tahun 2023 dalam meningkatkan literasi dan numerasi siswa melalui inovasi pembelajaran terintegrasi di SD GMIM Tonsea Lama. Program ini menjadi respons terhadap rendahnya kemampuan literasi dan numerasi siswa Indonesia berdasarkan hasil PISA 2022 yang menunjukkan 82% peserta didik masih berada di bawah level dua. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi terlibat terhadap 18 siswa kelas 5, didukung data kuantitatif melalui pre-test dan post-test Asesmen Kompetensi Minimum (AKM). Teknik pengumpulan data meliputi observasi langsung, wawancara mendalam, dan analisis dokumen program, dengan validitas data dijamin melalui triangulasi dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan kemampuan literasi dari 52% menjadi 77% dan numerasi dari 38% menjadi 67% melalui implementasi berbagai inovasi pembelajaran. Program literasi terintegrasi mencakup Read Aloud, 3 Vocabulary per Day, Re-tell story with creative drawing, English Day, dan penciptaan Pojok Baca. Pembelajaran numerasi dikembangkan melalui pendekatan gamifikasi dengan program 5 Menit Bermain dengan Angka Favorit, Kuis Numerasi dengan Permainan Ludo, dan Team Games Tournament. Integrasi teknologi dilakukan melalui sosialisasi platform Merdeka Mengajar dan penggunaan perangkat digital, sementara pengembangan karakter holistik diwujudkan melalui program Sahabat Pena, Good Deeds Challenge, dan kegiatan pelestarian lingkungan. Penelitian membuktikan efektivitas kolaborasi multipihak dalam menciptakan ekosistem pembelajaran yang optimal dan berkelanjutan.
Integration of Technology and Character Education in the Teaching Campus 6 Program at GMIM Tonsea Lama Elementary School: Transforming Learning in the Digital Era Romi Mesra; Preseisilya Selly Palimbong
NALURI EDUKASI JURNAL PENDIDIKAN Vol 2 No 1 (2025): (APRIL) NALURI EDUKASI JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/26arxr06

Abstract

This study aims to analyze the implementation of technology integration and character education through the Teaching Campus Program at GMIM Tonsea Lama Elementary School and explore its impact on learning transformation in the digital era. The research method uses a qualitative approach with a case study design, with data collection techniques through methodological triangulation including participant observation, documentation, and in-depth interviews. Data analysis was conducted using the Miles and Huberman thematic analysis model with the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the study show significant success in improving students' literacy skills from 52% to 77% and numeracy from 38% to 67% through innovative programs such as "Read Aloud", "3 Vocabulary per Day", and "5 Minutes Playing with Favorite Numbers". The character development program through "Pen Pals", environmental activities, and digital literacy successfully formed empathy, environmental responsibility, and self-confidence in students. Learning transformation occurred through multi-stakeholder collaboration and technological adaptation within limited facilities, creating a sustainable and character-based learning model. This program proves that the integration of technology and character education can be implemented effectively with an adaptive and collaborative approach, making an important contribution to the development of quality education in Indonesia.
Upaya Meningkatkan Kedisiplinan Siswa dalam Menaati Tata Tertib Sekolah di Minahasa Nadila Praisy Tuuk; Romi Mesra
NALURI EDUKASI JURNAL PENDIDIKAN Vol 2 No 1 (2025): (APRIL) NALURI EDUKASI JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/tmqczp30

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya peningkatan kedisiplinan siswa dalam menaati tata tertib sekolah di wilayah Minahasa. Fokus penelitian meliputi identifikasi faktor-faktor penyebab pelanggaran tata tertib, strategi sekolah dalam mengatasi pelanggaran, dan dampak implementasi tata tertib terhadap kedisiplinan siswa. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif dan wawancara mendalam kepada siswa, guru, kepala sekolah, orang tua, dan stakeholder terkait. Validitas data dijamin melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penyebab pelanggaran tata tertib meliputi aspek internal siswa (kurangnya motivasi intrinsik dan kesadaran diri), faktor keluarga (inkonsistensi penerapan aturan), pengaruh lingkungan sosial, dan sistem sekolah yang belum optimal. Strategi sekolah dalam mengatasi pelanggaran meliputi pendekatan preventif melalui program orientasi dan mentoring, implementasi sistem reward-punishment yang seimbang, kerjasama dengan orang tua dan masyarakat, serta program pengembangan diri siswa. Dampak implementasi tata tertib menunjukkan hasil positif berupa pembentukan karakter kedisiplinan yang berkelanjutan, peningkatan kualitas iklim sekolah, korelasi positif dengan prestasi akademik, dan persiapan siswa menghadapi tantangan masa depan. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pendekatan terintegrasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam mendukung pembentukan kedisiplinan siswa yang efektif dan berkelanjutan.
Makna Pendidikan bagi Perempuan Pekerja Migran Indonesia di Malaysia: Studi Kualitatif Ade Octiva Aldiyanti; Romi Mesra
NALURI EDUKASI JURNAL PENDIDIKAN Vol 2 No 2 (2025): (JUNY) NALURI EDUKASI JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/dhq28t39

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana perempuan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia memaknai pendidikan dalam kehidupan mereka serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mendorong mereka untuk melanjutkan pendidikan tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi fenomenologi, melibatkan partisipan perempuan PMI yang sedang atau pernah mengikuti program pendidikan formal maupun yang tidak mengikuti pendidikan apapun di Malaysia. Data di kumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan dipandang oleh perempuan PMI bukan hanya sebagai sarana peningkatan pengetahuan, tetapi juga sebagai bentuk pemberdayaan diri, alat perlawanan terhadap stereotip gender dan sosial, serta simbol harapan untuk masa depan yang lebih baik. Faktor-faktor pendorong utama mereka melanjutkan pendidikan meliputi motivasi pribadi, dukungan komunitas, pengalaman masa lalu yang membentuk kesadaran kritis, serta aspirasi untuk memperbaiki kondisi ekonomi dan sosial keluarga di Indonesia. Penelitian ini merekomendasikan perlunya kebijakan yang lebih inklusif serta dukungan dari lembaga pemerintah dan non-pemerintah untuk memperluas akses pendidikan yang adil dan berkelanjutan bagi PMI perempuan di negara tujuan.
Budaya Demokrasi di Sekolah Dasar dalam Membentuk Pemimpin di Masa Depan di SD Inpres Poopo Barat Ofzyah Suliono; Romi Mesra
NALURI EDUKASI JURNAL PENDIDIKAN Vol 1 No 6 (2025): (FEBRUARY) NALURI EDUKASI JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/4vt67t94

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi budaya demokrasi di SD Inpres Poopo Barat dalam membentuk karakter kepemimpinan siswa sebagai persiapan menjadi pemimpin masa depan. Fokus penelitian meliputi peran guru dalam pembentukan karakter kepemimpinan demokratis, tradisi kepemimpinan dalam kegiatan sekolah, dan praktik kepemimpinan siswa dalam pengelolaan kelas. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara mendalam. Informan penelitian terdiri dari kepala sekolah, guru, dan siswa yang dipilih secara purposive sampling. Analisis data menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman dengan teknik triangulasi untuk memastikan kredibilitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi budaya demokrasi di SD Inpres Poopo Barat telah berkembang positif melalui tiga aspek utama. Pertama, guru berperan sebagai fasilitator kepemimpinan transformasional dalam sistem ketua kelas yang memberikan pengalaman praktis kepemimpinan kepada siswa. Kedua, tradisi kepemimpinan dalam upacara bendera menjadi wadah pembelajaran karakter holistik yang mengintegrasikan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Ketiga, praktik kepemimpinan siswa dalam pengelolaan kelas menunjukkan evolusi menuju model kepemimpinan partisipatif yang meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan komunikasi siswa. Meskipun berlokasi di daerah terpencil dengan keterbatasan sumber daya, sekolah ini menunjukkan potensi besar dalam menciptakan generasi pemimpin demokratis yang berkarakter melalui komitmen guru dan antusiasme siswa dalam mengembangkan budaya demokrasi.
Dinamika Permasalahan Pendidikan yang Ada di SMA Negeri 1 Modoinding Frenki Kevin Arnol Batas; Romi Mesra
NALURI EDUKASI JURNAL PENDIDIKAN Vol 1 No 6 (2025): (FEBRUARY) NALURI EDUKASI JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/f7gt5y24

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika permasalahan pendidikan yang ada di SMA Negeri 1 Modoinding dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas pembelajaran di sekolah tersebut. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara mendalam terhadap siswa sebagai informan kunci. Subjek penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan melibatkan siswa yang memiliki pemahaman mendalam tentang permasalahan di sekolah. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis tematik untuk mengidentifikasi pola-pola permasalahan yang muncul. Hasil penelitian mengidentifikasi tiga kategori utama permasalahan: pergaulan bebas dan penyalahgunaan zat (Komix, Ehabon, mabuk-mabukan), permasalahan absensi dan disiplin siswa (membolos), serta permasalahan sistemik yang mencerminkan tantangan pendidikan Indonesia secara keseluruhan. Temuan menunjukkan bahwa permasalahan tersebut saling terkait dan mempengaruhi kualitas pendidikan melalui penurunan motivasi belajar, gangguan proses pembelajaran, dan degradasi lingkungan belajar yang kondusif. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan strategi penyelesaian yang holistik dan berkelanjutan melalui kolaborasi multi-stakeholder, penguatan sistem kontrol sosial, pengembangan program preventif, dan peningkatan kualitas pembelajaran untuk meningkatkan engagement siswa terhadap proses pendidikan.
Faktor-Faktor yang Menghambat Keaktifan Belajar Siswa Kelas IV SD Inpres Timbukar Tahun Ajaran 2022/2023 Romi Mesra; Fernando P.A. Runtuwene; Daniel D.V. Manikome; Krisna G. A. Aling Aling
NALURI EDUKASI JURNAL PENDIDIKAN Vol 1 No 6 (2025): (FEBRUARY) NALURI EDUKASI JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/1pdrks55

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang menghambat keaktifan belajar siswa kelas IV SD Inpres Timbukar pada tahun ajaran 2022/2023. Keaktifan belajar merupakan komponen fundamental dalam proses pendidikan yang menentukan keberhasilan pembelajaran siswa, namun realitas di lapangan menunjukkan masih banyak siswa yang mengalami kendala dalam mengembangkan keaktifan belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui observasi partisipatif selama satu bulan (April-Mei 2023) dan wawancara mendalam dengan 25 siswa kelas IV serta satu guru kelas. Analisis data menggunakan teknik Miles dan Huberman dengan triangulasi sumber dan metode untuk memastikan validitas data. Hasil penelitian mengidentifikasi tiga kategori faktor penghambat: (1) faktor internal berupa kondisi fisiologis siswa seperti sakit kepala dan kelelahan fisik, (2) faktor eksternal non-sosial berupa keterbatasan fasilitas pembelajaran terutama kekurangan buku ajar, dan (3) faktor eksternal sosial berupa gangguan dari teman sebaya selama pembelajaran. Temuan ini memberikan kontribusi praktis bagi pengembangan strategi pembelajaran yang lebih efektif untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa di sekolah dengan keterbatasan fasilitas serupa.
Inovasi Pembelajaran Berbasis Lingkungan: Implementasi Program Kampus Mengajar 6 dengan Pelestarian Lingkungan di SD GMIM Tonsea Lama Ramona Paputungan; Romi Mesra
NALURI EDUKASI JURNAL PENDIDIKAN Vol 1 No 6 (2025): (FEBRUARY) NALURI EDUKASI JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/vy8yf351

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program pelestarian lingkungan melalui Program Kampus Mengajar 6 di SD GMIM Tonsea Lama sebagai inovasi pembelajaran berbasis lingkungan. Tiga program utama yang dikaji meliputi daur ulang bahan bekas, pengembangan apotek hidup, dan proyek menanam kacang hijau yang mengintegrasikan literasi, numerasi, dan pendidikan karakter. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi partisipatif selama 16 minggu penugasan, didukung dengan dokumentasi kegiatan dan analisis data secara induktif berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga program berhasil diimplementasikan dengan antusiasme tinggi dari siswa dan dukungan penuh dari stakeholder sekolah. Program daur ulang berhasil meningkatkan kreativitas dan kesadaran lingkungan siswa dengan perubahan perilaku yang berkelanjutan. Pengembangan apotek hidup efektif mengintegrasikan multiple intelligence siswa melalui pembelajaran kolaboratif yang melibatkan komunitas sekolah. Proyek kacang hijau berhasil mengintegrasikan pembelajaran STEM dalam konteks yang bermakna, meningkatkan kemampuan numerasi dan sikap ilmiah siswa. Implementasi program ini terbukti efektif dalam menciptakan pembelajaran holistik yang menggabungkan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik melalui kolaborasi tripartit mahasiswa, guru, dan siswa. Program pelestarian lingkungan ini dapat menjadi model pembelajaran berbasis lingkungan yang berkelanjutan untuk sekolah-sekolah lain.
Revitalisasi Perpustakaan dan Pojok Baca sebagai Upaya Meningkatkan Minat Baca Siswa melalui Kampus Mengajar 6 di SD GMIM Tonsea Lama Jessica Syalomita Moningka; Romi Mesra
NALURI EDUKASI JURNAL PENDIDIKAN Vol 1 No 6 (2025): (FEBRUARY) NALURI EDUKASI JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/ahb95448

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi revitalisasi perpustakaan dan pojok baca sebagai upaya meningkatkan minat baca siswa di SD GMIM Tonsea Lama melalui Program Kampus Mengajar 6. Latar belakang penelitian ini didasari oleh kondisi perpustakaan yang kurang terawat dan pojok baca yang belum dimanfaatkan secara optimal, sehingga budaya literasi siswa relatif rendah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan observasi partisipatif, didukung dokumentasi dan wawancara informal terhadap siswa dan guru. Data dianalisis secara deskriptif untuk memahami dampak program terhadap perilaku membaca siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa revitalisasi perpustakaan berhasil menciptakan ruang baca yang lebih nyaman, menarik, dan rapi sehingga meningkatkan kunjungan siswa. Pojok baca di kelas membuat akses terhadap bacaan lebih dekat dengan siswa dan mendorong mereka untuk membaca sebelum pembelajaran dimulai. Dampak nyata terlihat dari meningkatnya antusiasme siswa dalam menyampaikan ringkasan bacaan dan lebih seringnya keterlibatan mereka dalam kegiatan literasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa program revitalisasi perpustakaan dan pojok baca tidak hanya meningkatkan minat baca siswa, tetapi juga membentuk budaya literasi baru di sekolah dasar. Kontribusi Program Kampus Mengajar 6 menjadi bukti nyata bahwa intervensi sederhana dan kolaboratif mampu memberikan dampak signifikan bagi peningkatan mutu pendidikan dasar.