cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan
ISSN : 26857111     EISSN : 23386061     DOI : 10.21831
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan memuat dan menyebarluaskan hasil-hasil penelitian pendidikan dosen, dan penelitian disertasi mahasiswa S3 dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Hasil-hasil penelitian yang disampaikan pada jurnal ini tidak terbatas pada bidang evaluasi pendidikan tetapi juga hasil penelitian dan evaluasi pendidikan dalam arti luas, seperti bidang teknologi dan kejuruan, ilmu pengetahuan sosial, pendidikan luar sekolah, linguistik terapan, teknologi pembelajaran, manajemen pendidikan, pendidikan sains, dan pendidikan matematika. Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan dengan Nomor ISSN cetak 1410-4725 dan ISSN online 2338-6061 telah terakreditasi kembali dengan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 040/P/2014 yang berlaku selama 5 (lima) tahun sejak ditetapkan pada tanggal 18 Februari 2014
Arjuna Subject : -
Articles 498 Documents
PENGEMBANGAN MODEL EVALUASI KINERJA SD PENYELENGGARA PENDIDIKAN INKLUSIF Khoeriah, N Dede
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 17 No. 1 (2013)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta in cooperation with Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v17i1.1360

Abstract

Penelitian ini bertujuan menghasilkan model evaluasi kinerja pendidikan inklusif (EKPI) di SD dengan menggunakan pen-dekatan kualitatif dan kuantitatif. Tahapan penelitian dimodifikasi dari model Borg & Gall dengan melibatkan Kepala Sekolah, guru, dan orang tua. Data diperoleh melalui teknik Focus Group Discussion, wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) model EKPI merupakan salah satu model evaluasi yang baik berdasarkan hasil penilaian pakar maupun praktisi penyelenggara pendidikan inklusif di SD; (2) model evaluasi kinerja SD penyelenggara pendidikan inklusif memiliki tujuh komponen, yakni kepemimpinan, rencana strategis, fokus terhadap peserta didik-orang tua, analisis kebutuhan, fokus ter-hadap guru-staf, pengelolaan kelas inklusif, dan hasil; (3) evaluasi model EKPI dalam proses implementasi di SD mampu meng-ungkap data secara: (a) komprehensif; (b) faktual; (c) fleksibel; dan (d)  berorientasi keragaman layanan. Kata kunci: pengembangan model evaluasi, pendidikan inklusif, SD.        ______________________________________________________________DEVELOPING A MODEL OF PERFORMANCE EVALUATION OF ELEMENTARY SCHOOLS IMPLEMENTING INCLUSIVE EDUCATIONAbstract This study aims to produce a model of performance evaluation of elementary schools (ESs) implementing inclusive education by using qualitative and quantitative approaches. The research steps used the model by Borg & Gall, involving principals, teachers, and students' parents. The data were collected through Focus Group Discussion (FGD), interviews, observations, document study, and discussions. Based on the results of the study, the following conclusions can be drawn. (1) The EKPI model is a good evaluation model. It is based on the result ofthe assessment by experts, usesrs and practitioners of inclusive education instruction; (2) The model of an evaluation of the performances of ESs implementing inclusive education has seven components, i.e. leadership, strategic plan, focus on students and parents, needs analysis, focus on teachers and staff, and inclusive class management, and product of the inclusive education implementation; (3) The EKPI model implemented  in the elementri schools can reveal data (a) comprehensively, (b) factualy, and (c) flexibly, (d) it was also oriented to a variety of services. Keywords: development of an evaluation model, inclusive education, elementary school.
Kinerja Tenaga Lapangan Dikmas (TLD) di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Kamtijo Kamtijo
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 2 (2004)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v6i2.2047

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan tingkat kinerja tenaga lapangan dikmas (TLD) dan hubungan antara tingkat motivasi berprestasi, tingkat kemampuan dan tingkat iklim organisasi dengan kinerja TED di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Populasi penelitian adalah TLD yang bekerja pada 4 kecamatan di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta pada tahun 2000. Setiap kecamatan memiliki satu orangTLD. Instrumen penelitian berupa angket model skala Likert Instrumen penelitian terdiri dari empat macam, yaitu untuk mengungkap variabel kinerja, variabel motivasi berprestasi, variabel kemampuan, dan variabel iklim organisasi. Instrumen diujicobakan dan telah memenuhi syarat kehandalan Cronbach Alpha. Butir-butir instrumen yang memenuhi syarat analisis isi dan telah diperiksa validitasnya. Teknik analisis data adalah deskriptif dan korelasi product moment. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa kinerja TLD termasuk kategori tinggi, motivasi berprestasi dalam kategori cukup, kemampuan dalam kategori cukup, dan iklim organisasi dalam kategori tinggi. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa korelasi antara motivasi berprestasi, kemampuan, dan iklim organisasi dengan kinerja TLD pada kategori rendah. Hubungan angata kemampuan dengan kinerja TLD memiliki koefisien korelasi tertinggi dibanding-kan dengan motivasi berprestasi dan iklim organisasi dengan kinerja TLD. Kata kunci: kinerja, motivasi berprestasi, kemampuan dan iklim organisasi TLD
MODEL EVALUASI KINERJA TAMATAN PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN BALAI DIKLAT PERTANIAN DIY Suwardie, Suwardie
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 13 No. 2 (2009)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta in cooperation with Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v13i2.1407

Abstract

Penelitian ini betujuan untuk 1) menguji model evaluasi kinerja tamatan pelatihan, 2) mengevaluasi dampak pelatihan terhadap jenis pekerjaan dan kinerja usaha, 3) menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kinerja usaha. Penelitian evaluatif ini menggunakan model Kirkpatrick. Populasi tamatan diklat 391 orang menggunakan tabel Issac & Michael, ukuran sampel penelitian sebanyak 242 responden. Pemilihan sampel menggunakan teknik random sampling, dengan pendekatan restropective. Model diuji dengan data primer, dikumpulkan melalui angket berbentuk semantic differential, dan dianalisis  dengan Structural Equation Modeling. Hasil penelitian: 1) model yang terdiri atas faktor individual dan faktor environment, terbukti sebagai model yang sesuai, cocok untuk mengevaluasi kinerja usaha, 2) dampak pelatihan menunjukkan setelah pelatihan pekerjaan pada tanaman pangan menurun, sebaliknya pekerjaan  pengolahan hasil pertanian, jasa perdagangan dan nonpertanian meningkat, dampak perspektif psikososial menunjukkan bahwa kepuasan usaha mempunyai bobot yang paling kuat, diikuti penerimaan, tingkat keuntungan, kemandirian usaha, dan kegiatan membelajarkan orang lain, 3) kemampuan dan motivasi memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kinerja usaha.Kata kunci: wirausaha, lingkungan dan kinerja usaha
Peningkatan Keefektifan Pembelajarab Menulis di Kelas II SD Negeri Ngaglik Sardonoharjo dengan Menggunakan Pendekatan Proses dan Media Gambar Suyatinah Suyatinah
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 5, No 6 (2003)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v5i6.2063

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan pembelajaran menulis dengan menggunakan pendekatan proses dan media gambar di kelas II SD Negeri, Ngaglik, Sardonoharjo. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas kolaboratif. Pengumpulan data melalui pengamatan dan dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan trianggulasi dengan wawancara, angket dan pengamat lain. Teknik analisis data untuk prestasi belajar menggunakan analisis deskriptif dan data tentang intensitas aktivitas menggunakan metode alur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran menulis dengan menggunakan pendekatan proses dan media gambar berhasil meningkatkan : (1) keterampilan menulis siswa naik sebesar 17, 44 dari skor rata-rata 54,43 menjadi 71,87; (2) motivasi belajar naik sebesar 33,4 %, dari 63,3 % menjadi 96,7 %; (3) perhatian naik sebesar 30 %, dari 66,7 % menjadi 96,7%; (4) aktivitas siswa mengalami peningkatan sebesar 56,6 %, dari 36,7 % menjadi 93,3 %. Kata kunci: keterampilan menulis, pendekatan proses, dan media gambar
Studi Kasus: Evaluasi Pelaksanaan Program Takesra dan Kukesra pada Masyarakat Non-IDT di Desa Dempet Masrukhin Masrukhin
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 2, No 2 (2000)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v2i2.2102

Abstract

Peneiitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan Program Takesra dan Kukesra dalam peningkatan penanggulangan kemiskinan pada masyarakat desa non-EDT di desa DempeL Untuk menemukan komponen dan atau aspek-aspek yang perlu mendapat perhatian. Sebagai bahan informasi perbaikan bagi pelaksana dan pengembang Program Takukesra (Tabungan Kredit Usaha Keluarga Sejahtera), berkaitan dengan: pengelolaan kegiatan kelompok Takukesra, pelaksanaan monitoring program, perkembangan kegiatan menabung, meminjam, menggunakan kredit, mengembalikan kredit dan membina kelompok usaha ekonomi produktif, dan kemampuan program dalam peningkatan penanggulangan kemiskinan di desa DempeL Peneiitian evaiuasi ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Lokasi peneiitian berada di desa DempeL Subyek peneiitian adalah PLKB, KPP, Kepala Desa, PPKBD, sub PPKBD, dan peserta kelompok Takukesra desa Dempet diambil secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Analisis deskriptif dilakukan dengan cara membandingkan kenyataan pelaksanaan Program Takukesra di lapangan dengan program yang seharusnya di laksanakan sebagai kriteria Hasil analisis dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan Program Takukesra di desa Dempet selama ini, belum dunanfaatkan oleh sebagian besar penduduk. Terlihat dari keluarga Pra KS 1.183 KK (69,96%) dan KS I 148 KK (8,75%), yang baru menjadi peserta Takesra dari Pra KS 1.062 KK dan KS 172 KK Peserta Kukesra 693 KK dari keluarga Pra KS. Pengelolaan kegiatan program Takukesra meliputi: pengorganisasian, pemantauan kegiatan usaha kelompok sasaran Takukesra dinyatakan rendah (27,77%). Sikap dan perilaku mereka yang terlibat, untuk petugas KPP dinyatakan tinggi (100%), PLKB dinyatakan sedang (72,22%), Kepala Desa, PPKBD, dan Sub PPKBD dinyatakan sedang (71,40%), dan peserta Takukesra dinyatakan sangat rendah (36,84%). Pemantauan kegiatan kelompok Takukesra dilaksanakan oleh BKKBN dan BNI dari tingkat desa sampai tingkat pusaL Monitoring masih terbatas pada sirkulasi keuangan, belum sampai pada kegiatan usaha ekonomi produktif peserta. Perkembangan kegiatan kelompok mengalami penuninan dan kenaikan, sebagian besar peserta Takesra tennasuk penabung pasif dan belum memanfaatkan Kukesra. Kemampuan program Takukesra dalam penanggulangan kemiskinan di desa Dempet, belum berhasU, dan dinyatakan rendah (0,00%). Terlihat ada peningkatan keluarga miskin 1,02% dari 68,94% (1996-1997) menjadi 69,96% (1998-1999), juga belum ada kemandirian dalam usaha ekonomi produktif dan masih dilakukan secara perorangan.
PENINGKATAN THINKING SKILLS MELALUI PEMBELAJARAN IPA BERBASIS KONSTRUKTIVISME DI SEKOLAH ALAM Nurohman, Sabar
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2008)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta in cooperation with Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v11i1.1423

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan thinking skills peserta didik di Sekolah Alam melalui pembelajaran IPA berbasis konstruktivisme. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Tindakan pembelajaran dilakukan langsung oleh guru. Pada tindakan ketiga para peserta didik menunjukkan kemampuan memecahkan masalah secara kreatif. Aktivitas pada tindakan ketiga terdiri atas: (1) penggalian informasi melalui observasi ke halaman sekolah, (2) penggalian informasi melalui perpustakaan sekolah, (3) pengolahan informasi melalui diskusi kelompok, dan (4) pengambilan keputusan/pemecahan masalah melalui diskusi kelompok dan diskusi klasikal. Pada tindakan ketiga juga dikembangkan LKS untuk membantu siswa dalam mensistematikakan aktivitas yang harus dilakukan.Kata kunci:      pembelajaran IPA, konstruktivisme, thinking skills
Implementasi Program Pembinaan Napi di Lapas Kelas II B Metro Narsidi Narsidi; Wuraji Wuraji
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 3, No 4 (2001)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v3i4.2079

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap kesiapan sarana fisik dan nonfisik, jenis program pembinaan yang dilaksanakan, proses pelaksanaan program pembinaan, hasil, dan kemanfaatan program bagi narapidana di Lapas. Penelitian ini adalah jenis penelitian studi kasus dengan pendekatan kualitatif fenomenologis naturalistik. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi dan wawancara Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif dari Miles dan Huberman (1984). Hasil analisis data menunjukkan, bahwa Lapas Kelas II B Metro secara nonfisik masih memiliki kekurangan, baik kuantitas maupun kualitas. Proses pembinaan narapidana di Lapas belum banyak mengadopsi teori pembelajaran orang dewasa sehingga model pembelajarannya masih cenderung menggunakan model pembelajaran anak-anak (paedagogik). Secara umum dapat dikatakan bahwa pembinaan yang dilakukan Lapas dirasakan kemanfaatannya oleh narapidana.Namun, pembinaan yang dilakukan belum dapat memenuhi minat dan kebutuhan narapidana. Kata kunci: implementasi, program, pembinaan, narapidana.
PENGEMBANGAN TES KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI FISIKA (PysTHOTS) PESERTA DIDIK SMA Istiyono, Edi; Mardapi, Djemari; Suparno, Suparno
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 18 No. 1 (2014)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta in cooperation with Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v18i1.2120

Abstract

Penelitian dilakukan untuk mengembangkan instrumen kemampuan berpikir tingkat tinggi fisika (PhysTHOTS) peserta didik SMA dan mendapatkan karakteristik PhysTHOTS. Kisi-kisi instrumen disusun berdasarkan aspek dan subaspek kemampuan berpikir tingkat tinggi, yang selanjutnya digunakan untuk menyusun item-item. Instrumen terdiri atas dua perangkat tes yang masing-masing memiliki 26 item termasuk delapan anchor item dan telah divalidasi oleh ahli pengukuran, ahli pendidikan fisika, ahli fisika, dan praktisi. Instrumen yang telah divalidasi diujicobakan pada 1.001 siswa dari sepuluh SMAN di Daerah Istimewa Yogyakarta. Data politomus dianalisis menggunakan Partial Credit Model (PCM). Hasil uji coba menunjukkan bahwa semua item sebanyak 44 dan instrumen PhysTHOTS terbukti fit dengan PCM, reliabilitas instrumen sebesar 0,95, indeks kesukaran item mulai -0,86 sampai 1,06 yang berarti semua itemdalam kategori baik. Dengan demikian, PhysTHOTS memenuhi syarat digunakan untuk mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi fisika peserta didik SMA.Kata kunci: pengembangan instrumen, tes kemampuan berpikir tingkat tinggi, fisika, politomus, dan PCM______________________________________________________________DEVELOPING HIGHER ORDER THINKING SKILL TEST OF PHYSICS (PhysTHOTS) FOR SENIOR HIGH SCHOOL STUDENTSAbstrak The objectives of this research were to develop an instrument for measuring senior high school students' physics higher order thinking skills (PhysTHOTS) and to obtain the characteristics of the PhysHOTS. The instrument blue print was developed based on the aspects and sub-aspects of high order thinking skills, then it was used to develop the items. Two sets of instrument consisting of 26 items and each, including eight anchor items were then validated by promotors, measurement experts, physics specialists, physics education experts, and practitioners. The validated instruments were then tried out on 1,001 students of ten senior high schools throughout Special Province of Yogyakarta. The polytomous data were analyzed according to the Partial Credit Model (PCM). The results show that the 44 items and PhysTHOTS were fit to the PCM,  the reliability of the test  was 0.95, the items' difficulty indexes were between -0.86 and 1.06. Therefore, the PhysTHOTS are qualified to measure senior high school students' physics higher order thinking skills.Keywords: instrument development, physics test of higher order thinking skills,  polytomous, and PCM
PENDETEKSIAN KEBERFUNGSIAN BUTIR PEMBEDA DENGAN INDEKS VOLUME SEDERHANA BERDASARKAN TEORI RESPONS BUTIR MULTIDIMENSI Retnawati, Heri
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 17 No. 2 (2013)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta in cooperation with Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v17i2.1700

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberfungsian butir pembeda (DIF) berdasarkan teori respons butir dengan model dua dimensi. Penelitian ini merupakan penelitian eksploratif dengan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data ujian nasional mata pelajaran metematika 2003 yang sudah terbukti memuat 2 dimensi (Badrun Kartowagiran & Heri Retnawati, 2007). Untuk mendeteksi DIF, digunakan indeks volume sederhana yang merupakan pengembangan dari indeks daerah bertanda. Pada penelitian ini peserta tes dikelompokkan berdasarkan jenis kelaminnya, kelompok siswa laki-laki dan siswa perempuan. Estimasi parameter butir dilakukan dengan bantuan BILOG dan TESTFACT, kemudian estimasi volume bertanda dan menggambar permukaan karakteristik butir dengan program MAPLE. Hasil analisis menunjukkan bahwa dari 28 butir yang dianalisis, sebanyak 2 butir berpotensi memuat DIF seragam dan 26 butir berpotensi memuat DIF yang tidak seragam.Kata kunci: teori respons butir unidimensi, teori respons butir multidimensi DIF, UPD, SPD______________________________________________________________INDENTIFYNG DIFFERENTIAL ITEM FUNCTIONING USING SIMPLE VOLUME INDICES BASED ON MULTIDIMENTONAL ITEM RESPONSE THEORYAbstract The aim of the studi is to identify differential item fungtioning (DIF) based on item response theory using bidimensional model. This study uses explorative quantitative approach. Data used in this study is a mathematics test of national exam 2003 data which has been proved to contain 2-dimensions (Badrun Kartowagiran & Heri Retnawati, 2007). The simple volume indices are used to detect DIF which is the development of the simple area indices. The testee are grouped based on their gender, groups of male students and female students. The item parameter estimation was performed with BILOG and TESTFACT, and then to estimatevolume and draw the surface characteristics curve was conduct with MAPLE. The results showed that of the 28 items analyzed, 2 items potentially contained uniform DIF and 26 items potentially contained a non-uniform DIF.Keywords: unidimensional IRT, multidimensional IRT, DIF, UPD, SPD
An analysis of the teaching performance of teachers of elementary schools in Kupang Lukas Manu; Johanis N. Kallau; Paulus Taek; Fredrik Abia Kande
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 24, No 1 (2020)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v24i1.25590

Abstract

This research aims to reveal the differences between the performance of bachelor degree holder teachers and that of non-degree holder teachers of elementary schools in Kupang. It applies the survey method. The data were collected using a questionnaire. The questionnaire's validity was measured using the Product Moment Correlation formula, and its reliability was measured using the Alfa Cronbach formula. The data analysis used the non-parametric Mann-Whitney test with the help of the SPSS Program. The result of the study shows that there is a significant average difference between the teaching performance of bachelor degree holder teachers and that of non-degree holder teachers of elementary schools in Kupang. There is a significant average difference between bachelor degree holder teachers' personality competence and that of non-degree holder teachers. There is a significant average difference between the paedagogic competence of bachelor degree holder teachers and non-degree holder teachers. There is a significant average difference between bachelor degree holder teachers' social competence and that of non-degree holder teachers. Therefore, it is suggested that non-degree holder teachers keep improving their academic qualification and work performance through varieties of self-development efforts.