cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan
ISSN : 26857111     EISSN : 23386061     DOI : 10.21831
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan memuat dan menyebarluaskan hasil-hasil penelitian pendidikan dosen, dan penelitian disertasi mahasiswa S3 dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Hasil-hasil penelitian yang disampaikan pada jurnal ini tidak terbatas pada bidang evaluasi pendidikan tetapi juga hasil penelitian dan evaluasi pendidikan dalam arti luas, seperti bidang teknologi dan kejuruan, ilmu pengetahuan sosial, pendidikan luar sekolah, linguistik terapan, teknologi pembelajaran, manajemen pendidikan, pendidikan sains, dan pendidikan matematika. Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan dengan Nomor ISSN cetak 1410-4725 dan ISSN online 2338-6061 telah terakreditasi kembali dengan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 040/P/2014 yang berlaku selama 5 (lima) tahun sejak ditetapkan pada tanggal 18 Februari 2014
Arjuna Subject : -
Articles 498 Documents
EFEKTIVITAS STRATEGI PEMBELAJARAN "K-W-L TEACHING MODEL" UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMAHAMI TEKS Rasyid, Harun; Asrori, M.
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2008)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta in cooperation with Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v11i1.1418

Abstract

Fenomena secara umum menunjukkan bahwa siswa Sekolah Dasar pada umumnya belum memiliki kemampuan membaca dan memahami teks secara komprehensif. Kemampuan membaca dan memahami teks pada anak-anak Sekolah Dasar merupakan sarana yang sangat mendasar dan penting bagi perkembangan di masa mendatang untuk memburu, menyerap, dan memanfaatkan informasi guna pengembangan ilmu dan teknologi ketika kelak mereka mencapai tingkat pendidikan yang lebih tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas model pembelajaran "K-W-L" untuk menambah kapasitas dan kemampuan siswa sekolah dasar dalam memahami teks secara komprehensif. Disain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah disain eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest control group design. Penetapan sampel dilakukan dengan cara stratified proportional area random sampling. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran "K-W-L" sangat efektif untuk menambah kapasitas dan kemampuan siswa Sekolah Dasar dalam membaca dan memahami teks bacaan pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Ilmu Pengetahuan Sosial, tetapi kurang efektif untuk mata pelajaran Matematika dan Sains Dasar.Kata kunci: motivasi, dan partisipasi pembelajaran
Evaluasi Program Pendidikan Ketermapilan PKK pada Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) di Kabupaten Sleman Kapti Asiatun; Djemari Mardapi
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 3, No 4 (2001)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v3i4.2074

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa jauh program pendidikan keterampilan PKK dapat dilaksanakan. Aspek yang diamati adalah: ketepatan dan kelayakan rancangan program, kesiapan segenap sumber yang terlibat dalam melaksanakan program, partisipasi siswa dan guru, strategi pelaksanaan proses pembelajaran, tingkat ketercapaian tujuan, serta hasil dan dampaknya bagi siswa setelah mengikuti program. Metode penelitian menggunakan pendekatan sistem dengan model CBPP (Context, Input, Process, Product) dari Stufflebeam. Populasi penelitian adalah seluruh SLTP yang melaksanakan program pendidikan keterampilan PKK di Kabupaten Sleman. Sampel ditentukan dengan menggunakan tehnik purposive sampling. Responden dipilih sebagai sampel sebanyak 234 orang siswa, dan 9 orang guru bidang studi dari sekolah dan siswa yang terpilih sebagai sampel. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket yang dilengkapi dengan dokumentasi, pengamatan, dan wawancara. Bukti kesahihan angket untuk siswa diperoleh berdasarkan penilaian para ahli, dan kesahihan konstruk dengan analisis faktor. Keandalan tiap faktor diperoleh dengan rumus koefisien Alpha dari Cronbach, dan keandalan gabungan semua faktor dengan rumus keandalan gabungan berdasarkan sistem kombinasi linier dari Nunnaly. Khusus untuk aspek pengetahuan, bukti kesahihan dan keandalannya diperoleh dengan program Iteman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program pendidikan keterampilan PKK pada SLTP di Kabupaten Sleman sangat relevan sebagai media yang tepat untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa. Pelaksanaan program dinilai belum berhasil. Jika dilihat dari minat siswa, minat gum, partisipasi siswa ataupun strategi pelaksanaan dinilai cukup baik. tetapi penilaian terhadap ketersediaan fasilitas masih sangat kurang. Terlebih lagi jika dilihat dari penguasaan pengetahuan dan keterampilan siswa setelah mengikuti program. Dari 234 orang responden baru 105 orang (44.8%) yang memperoleh nilai cukup dan nilai tinggi, dan 129 orang (55,2%) memperoleh nilai kurang serta nilai rendah. Kata kunci: evaluasi program, keterampilan PKK.
Karakteristik Tes Program Penyetaraan D2 PGSD Universitas Terbuka: Imlementasi Model Rasch Rustam Rustam
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 1, No 1 (1998)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v1i1.2113

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) memperoleh informasi tentang karakteristik butir dan tes ujian akhir semester Program Penyetaraan D2 PGSD UT, berdasarkan analisis dengan pendekatan teori respons butir model Rasch; (2) mengetahui butir-butir soal yang cocok dengan model Rasch dan (3) mengetahui kualitas butir-butir soal hasil telaah para ahli bidang studi dengan menggunakan pedoman telaah yang standar. Perangkat tes yang diteliti sebanyak empat matakuliah dengan rincian jumlah sampel: perangkat tes PPDG 2130 sebesar 3009 lembar jawab, PPDG 2332 sebesar 3897 lembar jawab, PPDG 2131 sebesar 3186 lembar jawab, dan PPDG 2531 sebesar 4959 lembar jawab; yang diambi 1 dengan teknik proportional cluster random sampling. Data penelitian inidiperoleh melalui dokumentasi. Secara kuantitatif, data diolah dengan menggunakan program Rascal untuk kepentingan estimasi parameter butir, dan secara kualitatif menggunakan pedoman yang telah standar yang dilakukan oleh tiga orang penelaah. Hasil analisis data secara kualitatif menunjukkan bahwa keempat perangkat tes tersebut memiliki kualitas cukup baik sebagai alat ukur, karena tidak satu butirpun yang ditolak, sedangkan butir yang baik masing-masing berjumlah: 30 butir (60%) untuk PPDG 2130, 34 butir (56,7%) untuk PPDG 2332, 46 butir (76,7%) untuk PPDG 2131, dan 48 butir (80%) untuk PPDG 2531; selebihnya butir yang perlu direvisi. Hasil analisis data empiris, baik hasil estimasi parameter butir maupun kecocokan data terhadap model menunjukkan bahwa keempat perangkat tes memiliki kualitas cukup baik dengan tingkat kesukaran sedang dan rerata sebesar 0,000 skala logits. Butir-butir soal yang baik masing-masing berjumlah: 39 butir (78%) untuk PPDG 2130, 46 butir (77,7%) untuk PPDG 2332, 33 butir (55%) untuk PPDG 2131, dan 46 butir (77,7%) untuk PPDG 2531, selebihnya butir soal yang ditolak. Berdasarkan temuan ini, Universitas Terbuka dan semua pihak yang terlibat dalam pengujian dan penilaian, dianjurkan untuk terlebih dahulu menganalisis baik secara kualitatif maupun secara kuantitatif sebelum butir atau tes tersebut digunakan, sehingga penilaian lebih objektif dan kesalahan pengukuran dapat dihindari.
MODEL EVALUASI PROGRAM TUTORIAL TATAP MUKA UNIVERSITAS TERBUKA Suryanto, Adi; Gafur, Abdul; Sudarsono, FX.
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 17 No. 2 (2013)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta in cooperation with Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v17i2.1695

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model evaluasi program tutorial tatap muka. Mo-del evaluasi yang dikembangkan dalam penelitian ini menekankan pada evaluasi: perencanaan, pelaksanaan, dan hasil program tutorial sehingga model ini disebut model evaluasi P2HT. Model evaluasi P2HT dikembangkan melalui delapan tahap: (1) kajian awal, (2) pengembangan disain, (3) pengembangan model prototype, (4) uji coba terbatas, (5) revisi, (6) uji coba diperluas, (7) model akhir, dan (8) diseminasi. Model prototype diuji coba di UPBJJ-UT Yogyakarta dalam tiga tahap yaitu uji coba tahap 1, 2, dan 3. Validitas model dan perangkat model ditetapkan melalui uji keter-bacaan, validasi isi dan validasi konstruk. Uji keterbacaan dilakukan oleh 15 ahli, 12 praktisi pendi-dikan jarak jauh, dan 55 mahasiswa. Validitas isi dibuktikan dengan mendiskusikan model dan perangkat model dengan para ahli melalui diskusi secara langsung dengan ahli, pendapat ahli melalui email, dan dikusi melalui forum FGD. Validasi konstruk dibuktikan dengan menggunakan Confirmatory  Factor Analysis dan Exploratory Factor Analysis. Estimasi reliabilitas dilakukan dengan formula Alpha per dimensi. Path analysisdigunakan untuk menguji hubungan kausal antar variabel yang ada dalam model evaluasi P2HT. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) model evaluasi P2HT merupakan model yang komprehensif, tepat, praktis, mudah digunakan dan mempunyai tingkat keterbacaan yang tinggi, (2) semua instrumen yang dihasilkan memenuhi persyaratan validitas dan reliabilitas, (3) pengelolaan program, kemandirian mahasiswa dalam belajar, tempat/fasilitas, proses tutorial, dan kepuasan mahasiswa berpengaruh terhadap hasil belajar. Dari kelima variabel tersebut, proses tutorial memberikan pengaruh terbesar terhadap hasil belajar mahasiswa dengan total pengaruh sebesar 58%.Kata kunci: model evaluasi, tutorial tatap muka, instrumen, validitas dan reliabilitas.______________________________________________________________AN EVALUATION MODEL OF FACE-TO-FACE TUTORIAL PROGRAM OF THE OPEN UNIVERSITY Abstract This study aims at developing an evaluation model of the face-to-face tutorial program implemented by the Open University. The model of evaluation developed in this research focuses on evaluation of:  planning, processing, and results, so the model is called the P2HT evaluation model. The P2HT evaluation model is developed on eight steps: (1) preliminary research, (2) designing model, (3) developing prototype model, (4) trying-out with limited number of samples, (5) revising, (6) trying-out with larger samples, (7) constructing final model, and (8) disseminating. The prototype model was tried-out at Yogyakarta Open University Regional Center in three stages. The readability was tested to 15 experts, 12 practitioners, and 55 students. The content validity was measured by a series of discussion forum involving evaluation experts and distance education experts, in the form of face-to-face meetings, FGDs, as well as emails. The construct validity was analyzed by using Confirmatory Factor Analysis and Exploratory Factor Analysis, while the reliability was analyzed for each dimension employing the Alpha analysis per dimention. The path analysis was used to analyze the causality relationship among variables in the P2HT evaluation model especially in stage 3 try-out. The results of the study indicate that: (1) the P2HT evaluation model is comprehensive, valid, practical, easy to use, and has a high level of readability, (2) all instruments are valid and reliable, (3) the management of program, self-directed learning, place and facilities of tutorial, tutorial process, and students' satisfaction have an effect on the students' achievement. Among the five variables, the process of tutorial has given the greatest effect 58%.Keywords: evaluation model, face-to-face tutorial, instrument, validity and reliability
MODEL ASESMEN MUSABAQAH TILAWAH AL-QURAN (MTQ) CABANG TILAWAH Bahrudin, Bahrudin; Kumaidi, Kumaidi
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 18 No. 2 (2014)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta in cooperation with Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v18i2.2858

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model penilaian MTQ Cabang Tilawah, karena model penilaian yang selama ini digunakan dalam MTQ tidak sesuai dengan teori asesmen. Jenis penelitian ini adalah research and development, yang dimulai dengan research dan diteruskan dengan pengembangan model. Researchdilakukan untuk memperoleh informasi mengenai kelemahan-kelemahan model penilaian MTQ Cabang Tilawah yang digunakan selama ini dan aspek-aspek yang mendukung perlunya dilakukan pengembangan model penilaian tersebut.  Pengembangan model mengacu pada prosedur Borg & Gall (1983), yang dilakukan melalui tiga tahap, yaitu: pra-pengembangan, pengembangan, dan diseminasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model penilaian yang dikembangkan dalam penelitian ini layak digunakan dalam penilaian MTQ Cabang Tilawah. Penilaian tentang kelayakan tersebut didasarkan pada validitas dan reliabilitas instrumen yang digunakan dalam uji coba. Dari analisis rasional mengenai isi instrumen yang dilakukan oleh sejumlah pakar diperoleh penilaian bahwa instrumen-instrumen penilaian yang dikembangkan dalam penelitian ini adalah valid. Kemudian dari estimasi reliabilitas skor gabungan hasil uji coba diperoleh koefisien reliabilitas sebesar 0,96. sehingga hasil penilaian yang dikembangkan dalam penelitian ini adalah reliabel.Kata kunci: MTQ, asesmen, tajwid, fasih, suara, irama______________________________________________________________AN ASSESSMENT MODEL OF MUSABAQAH TILAWAH AL-QURAN (MTQ) OF THE TILAWAH SECTIONAbstract This study aims to develop a model of an assessment of MTQ of the tilawah section because the assessment of MTQ that has been applied so far is not relevant to assessment theories. This was a research and development study, started with research and continued with developing a model. The research was conducted to obtain information about weaknesses of the model of the assessment of MTQ of the tilawah section having been applied so far and aspects supporting the needs for developing an assessment model. The model development referred to the procedure by Borg & Gall (1983), consisting of three steps, i.e.: pre-development, development, and dissemination. The results of the study show that the assessment model developed in the study is appropriate to be applied in the assessment of MTQ of the tilawah section. The evaluation of the appropriateness is based on the validity and reliability of the instruments in the tryout. From the analysis of the rationale of the instrument contents done by several experts, the instruments developed in the study are considered  valid. Based on the estimation of the reliability of the combined scores from the tryout, the reliability coefficient is 0.96, the assessment instruments developed in the study are reliable.Keywords: MTQ, assessment, tajwid, fashahah, voice, rhythm
Pengembangan Instrumen Kemandirian Belajar Mahasiswa Kana Hidayati; Endang Listyani
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 14, No 1 (2010)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v14i1.1977

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyusun dan mengembangkan instrumen kemandirian belajar mahasiswa yang handal. Metode yang digunakan adalah model pengembangan teoretik. Penelitian dilaksanakan di FMIPA UNY, pada semester gasal tahun akademik 2009/2010. Populasi adalah seluruh mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika FMIPA UNY. Sampel diambil dengan cara cluster random sampling. Kelas terpilih adalah Prodi PMatNR kelas C angkatan 2007, Prodi PMatR angkatan 2007, dan Prodi PMatR angkatan 2008. Hasil penelitian adalah: (1) Penyusunan dan pengembangan instrumen dilakukan dengan delapan langka'h. (2) Instrumen tersusun memiliki validitas yang baik, ditinjau dari validitas isi oleh expert judgement, validitas konstruk dengan analisis faktor dan validitas empiris dengan Peanon product moment correlation. Pengujian validitas konstruk melalui analisis faktor dengan metode eksploratori berhasil diekstraksi enam faktor sesuai dengan teori yang diestimasikan yaitu: (a) Ketidaktergantungan terhadap orang lain, (b) kepercayaan diri, (c) Berperilaku disiplin, (d) rasa tanggung jawab, (e) Berperilaku berdasarkan inisiatif sendiri, dan (f) kontrol diri. (3) Reliabilitas instrumen termasuk kategori cukup tinggi yang ditunjukkan dengan besarnya koefisien reliabilitas alpha yakni sebesar 0.8797. Kara kunci: instrumen kemandirian belajar mahasiswa
Pencapaian Standar Kompetensi Siswa SMK Negeri Program Keahlian Tata Busana di Kota Yogyakarta dalam Pembelajaran dengan KBK Widihastuti Widihastuti
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 10, No 2 (2007)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v10i2.1988

Abstract

Artikel ini ditulis berdasarkan hasil penelitian evaluasi keefektifan pembelajaran pada penerapan KBK di Program Keahlian Tata Busana Kota Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian meliputi 671 siswa Program Keahlian Tata Busana SMK Negeri di Kota Yogyakarta yang telah melaksanakan KBK. Sampel penelitian sebanyak 137 siswa yang ditentukan dengan teknik proportional stratified random sampling menggunakan rumus Krejcie Morgan. Data penelitian diperoleh dari dokumen nilai prestasi akademik siswa, yang meliputi nilai normatif, adaptif, dan produktif. Teknik analisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial dengan bantuan komputer paket program SPSS 10 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pembelajaran pembentukan kompetensi normatif cukup efekti£ dan pembentukan kompetensi adaptif dan produktif kurang efektif. Kata kunci:  pencapaian standar kompetensi siswa
ASESMEN INSTALATUR LISTRIK BERBASIS KEBUTUHAN INDUSTRI JASA KONSTRUKSI KETENAGALISTRIKAN Sukardi, Sukardi; Soenarto, Soenarto
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 19 No. 2 (2015)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta in cooperation with Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v19i2.5580

Abstract

Penelitian ini bertujuan menghasilkan asesmen instalatur listrik (AILIS) berbasis industri jasa konstruksi ketenagalistrikan. Penelitian AILIS dikembangkan melalui tiga tahap, yaitu: desain atau perencanaan, uji coba terbatas, dan uji coba diperluas. Tahap desain meliputi: kegiatan prasurvei, studi hasil-hasil penelitian, analisis masalah, dan analisis kinerja instalatur listrik. Kegiatan tahap uji coba terbatas meliputi: validasi pakar dan pengguna, analisis dan revisi. Uji coba diperluas meliputi: pengumpulan data, analisis, revisi, dan diseminasi. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan instrumen berupa angket dan lembar observasi. Subjek uji coba berjumlah 210 responden para manajer perusahaan industri usaha jasa konstruksi ketenagalistrikan di Provinsi Sumatera Barat. Teknik analisis data untuk memvalidasi bahwa AILIS yang dihasilkan fit digunakan confirmatory factor analysis (CFA). Hasil penelitian menyimpulkan AILIS sangat baik untuk mengakses kinerja instalatur listrik industi usaha jasa konstruksi ketenagalistrikan, dengan indikator perancangan instalasi listrik, pengkonstruksian instalasi listrik, komisioning instalasi listrik, pengoperasian, dan pemeliharaan instalasi listrik.Kata kunci: asesmen, confirmatory factor analysis, instalatur listrik AN ASSESSMENT OF ELECTRICITY CONSTRUCTION BASED ON THE NEED OF SERVICE INDUSTRY OF ELECTRICAL INSTALLERAbstractThe aim of this research was to produces an assessment of electricity construction service industrial needs-based electrical installer (AILIS). The research was developed through three stages, namely: the design, the limited trial, and expanded trials. The design consists of: pre-survey, studies on the research findings, problem analysis and analysis of electric installer performance. The limited trial included: validation of the AILIS through expert judgment and the user, analysis and revision. The expanded trial included: data collecting, analysis, revision, and dissemination. The research instruments consisting of a questionnaire and observation sheets were distributed to capture the data needed for the analysis. The subjects for the implementation were 210 respondents as the managers of electricity construction service industrial companies in West Sumatra Province. The CFA was used to verify that the developed model fit the AILIS. The finding shows that AILIS is excellent at assessing electrical installer performance in the electricity construction service industry, with indicator the design of electrical installation, the construction of electrical installation, the commissioning of electrical installation, the operation, and the maintenance of electrical installation.Keywords: assessment, confirmatory factor analysis, electrical installer
MODEL MULTILEVEL PERTUMBUHAN ANAK USIA 0-24 BULAN DAN VARIABEL YANG MEMPENGARUHINYA Aritonang, Irianton
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 16 (2012): Edisi Dies Natalis ke-48 UNY
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta in cooperation with Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v16i0.1109

Abstract

Tujuan umum penelitian ini untuk mengkaji bagaimana berbagai variabel mempengaruhi pertumbuhan anak usia 0-24 bulan di kabupaten Sleman. Penelitian noneksperimen desain korelasional ini dilakukan pada 272 anak usia 0-24 bulan yang diambil secara acak stratifikasi dari dua kecamatan (Sleman dan Moyudan) yang ditentukan secara purposif. Analisis multilevel pertumbuhan anak dilakukan dengan program Stata-10 dan analisis jalur dilakukan dengan program Amos-8. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan variabel berat badan lahir, jenis kelamin dan strata usia anak dan status gizi ibu dengan pertumbuhan anak pada level-1 dan ada hubungan variabel hasil penimbangan pada level-2, sedangkan pada level 3 ada hubungan yang tidak signifikan hasil penimbangan dan pencapaian program. Hasil analisis jalur yang mempengaruhi pertumbuhan anak 0-24 bulan, yakni variabel endogenous terdiri dari status gizi ibu, pengetahuan ibu tentang gizi seimbang, pertumbuhan anak indeks BB/U, hasil penimbangan tingkat dusun dan hasil program tingkat desa. Sedangkan variabel exogenousterdiri dari sikap ibu terhadap posyandu, berat badan lahir, jenis kelamin dan stratifikasi usia anak.Kata kunci: Model multilevel, Pertumbuhan anak 0-24 bulan   ______________________________________________________________A MULTILEVEL MODEL FOR THE GROWTH OF CHILDREN AGED 0-24 MONTHS AND THE VARIABLES AFFECTING IT Abstract The main objective of this study is to investigate how various variables contribute to the growth of children between 0-24  months old in Sleman Regency. This study was a non-experimental correlational design which was conducted on 272 children aged 0-24 months, selected using the purposive stratified random sampling technique from 21 hamlets in two districts (Sleman and Moyudan). The multilevel analysis of children's growth of was carried out using the Stata-10 program and the path analysis using the Amos-8 program. The results show  that there is a significant correlation among variables of children's birth weight, gender, and age stratification and mothers' nutritional status to children's growth at level 1, and a correlation to the variable of children's weight at level 2, while at level 3 there is no significant correlation between children's weight and program achievement. The path analysis shows that the variables affecting the growth of children aged 0-24 months are endogenous variables, consisting of mothers' nutritional status, mothers' knowledge on balanced diet, children's growth index,  children's weights measured at the hamlet and the result of program at village level, and exogenous variables, consisting of mothers' attitude concerning Posyandu, children's birth weight, gender and age stratification.Keywords: multilevel model, growth of children aged 0-24 months
Peran Surau Syaikh Burhanuddin sebagai Lembaga Pendidikan Islam Tradisional di Pariaman Sumatera Barat Muhammad Natsir Yunas
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 7, No 2 (2005)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v7i2.2021

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan awal perkembangan surau sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional Selain itu, penelitian ini berupaya mendeskripsikan peranan surau sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional pada saat ini ketika masyarakat mudah kena bias modernisasL Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif naturalistik. Pengumpulan data dilakukan dengan cara pengamatan partisipatif, wawancara, dan analisis dokumentasi. Sementara itu, analisis data menggunakan model Hubermen dan Miles. Surau Syaikh Burhanuddin didirikan oleh Syaikh Burhanudin (1646-1704), sekembalinya belajar dari Aceh dan menjadikan Ulakan sebagai lokasi suraunya pada tahun 1680. Surau Syaikh Burhanuddin sejak paruh pertama Abad ke-17 sudah menjadi pusat penyebaran Is­lam di rantau pesisir Minangkabau. Surau ini merupakan surau tertua di Minangkabau yang berfungsi sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional dalam meletakkan dasar-dasar proses pembelajaran. Surau menjadi sentral aktifitas masyarakat, yang tidak hanya dirungsikan sebagai lembaga pendidikan agama tetapi juga sebagai lembaga adat dan budaya. Surau berhasil membentuk learning society dalam masyarakat Minangkabau. Sampai saat ini, di tengah arus globalisasi dan kapitalisme pendidikan, surau Syaikh Burhanuddin sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional masih eksis, dengan segala kekurangan dan kelebihannya. Kata kunci: peranan surau, lembaga pendidikan islam