cover
Contact Name
Hasan Syahrizal
Contact Email
hasansyahrizal311@gmail.com
Phone
+6282352818690
Journal Mail Official
hasansyahrizal311@gmail.com
Editorial Address
Jalan Sederhana Lorong Lambang Sari No.959, RT 001 RW. 006, Kelurahan Tembilahan Hulu Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau, Indonesia
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
IQRAR: Jurnal Akuntansi, Manajemen & Ekonomi Syariah
ISSN : -     EISSN : 31108636     DOI : https://doi.org/10.61104/iqrar.v1i2
Core Subject : Economy, Social,
IQRAR: Jurnal Akuntansi, Manajemen & Ekonomi Syariah dengan e-ISSN 3110-8636 LINK adalah jurnal ilmiah akses terbuka yang diterbitkan oleh PT. Hassan Group Publisher sebagai wadah publikasi karya ilmiah berupa hasil penelitian orisinil, gagasan konseptual, maupun kajian literatur terkini dalam bidang Akuntansi, Manajemen, Ekonomi Syariah, serta metodologi penelitian terkait. Artikel dapat ditulis secara individu maupun tim, baik dari kalangan akademisi, praktisi, peneliti, maupun mahasiswa yang berasal dari berbagai institusi, dengan sifat open access sehingga dapat diakses bebas oleh pembaca. Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun, yaitu bulan Juni dan Desember, dengan setiap naskah yang masuk ditinjau melalui proses peer-review oleh mitra bestari yang kompeten di bidangnya. Dengan konsistensi dan kualitas yang dijaga, IQRAR berkomitmen memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan khususnya pada ranah ekonomi dan manajemen berbasis nilai-nilai syariah, serta seluruh artikel dipublikasikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International.
Articles 29 Documents
Analisis Penggunaan Qris Dalam Perspektif Ekonomi Syariah Putri Yedi
IQRAR: Jurnal Akuntansi, Manajemen & Ekonomi Syariah Vol 2 No 1 (2026): 2026
Publisher : PT. Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/iqrar.v2i1.6252

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dalam perspektif ekonomi syariah melalui pendekatan studi literatur. Perkembangan digitalisasi sistem pembayaran telah mendorong masyarakat untuk menggunakan transaksi non tunai yang lebih praktis, cepat, dan efisien. QRIS sebagai standar pembayaran digital di Indonesia memberikan kemudahan bagi pelaku usaha dan konsumen dalam melakukan transaksi keuangan. Namun, penggunaan QRIS dalam perspektif ekonomi syariah perlu dikaji untuk memastikan kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip syariah, seperti keadilan, transparansi, kemaslahatan, serta terhindar dari unsur riba, gharar, dan maysir. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi literatur melalui pengumpulan data dari jurnal ilmiah, buku, artikel, dan regulasi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan QRIS pada dasarnya sejalan dengan prinsip ekonomi syariah karena mampu meningkatkan efisiensi transaksi, mendukung inklusi keuangan syariah, serta memberikan kemudahan dalam aktivitas ekonomi masyarakat. Selain itu, QRIS juga berkontribusi terhadap pengembangan ekonomi digital syariah melalui sistem pembayaran yang aman dan transparan. Namun, implementasi QRIS tetap memerlukan pengawasan agar terhindar dari praktik transaksi yang bertentangan dengan syariah. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan sistem pembayaran digital yang sesuai dengan nilai-nilai ekonomi Islam.
Strategi Penguatan UMKM Syariah Melalui Digitalisasi: Kajian Kualitatif Berbasis Studi Literatur Tiara
IQRAR: Jurnal Akuntansi, Manajemen & Ekonomi Syariah Vol 2 No 1 (2026): 2026
Publisher : PT. Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/iqrar.v2i1.6256

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) syariah melalui digitalisasi dalam perspektif ekonomi Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur yang bersumber dari jurnal ilmiah, buku, laporan penelitian, dan dokumen relevan dalam lima tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi memiliki peran penting dalam meningkatkan daya saing UMKM syariah melalui pemanfaatan media sosial, marketplace, financial technology syariah, dan sistem pembayaran digital berbasis syariah. Selain itu, digitalisasi mampu memperluas akses pasar, meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat branding produk halal, serta mendukung inklusi keuangan syariah. Namun, implementasi digitalisasi masih menghadapi berbagai kendala, seperti rendahnya literasi digital, keterbatasan modal, kurangnya inovasi teknologi, dan minimnya pendampingan dari lembaga terkait. Oleh karena itu, diperlukan strategi penguatan berupa peningkatan pelatihan digital, dukungan kebijakan pemerintah, kolaborasi dengan lembaga keuangan syariah, serta pengembangan ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan UMKM syariah berbasis teknologi digital dalam menghadapi tantangan ekonomi modern.
Persepsi Mustahik terhadap Pemanfaatan Dana Zakat sebagai Modal Usaha dalam Perspektif Ekonomi Mikro Zakia Gigih Nur Putri; Nurul Khuda Kusuma Yanti; Amaruloh; Alif Sepriadi; Riko Saputra; Solichah
IQRAR: Jurnal Akuntansi, Manajemen & Ekonomi Syariah Vol 2 No 1 (2026): 2026
Publisher : PT. Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/iqrar.v2i1.6418

Abstract

Zakat produktif merupakan salah satu instrumen ekonomi Islam yang berperan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan usaha mikro mustahik. Pemanfaatan dana zakat sebagai modal usaha menjadi upaya strategis dalam membantu mustahik mencapai kemandirian ekonomi dan meningkatkan taraf hidupnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mustahik terhadap pemanfaatan dana zakat sebagai modal usaha dalam perspektif ekonomi mikro. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap mustahik penerima dana zakat produktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mustahik memiliki persepsi positif terhadap pemanfaatan dana zakat sebagai modal usaha karena mampu membantu pengembangan usaha kecil, meningkatkan pendapatan, serta memperkuat keberlangsungan usaha mikro. Dana zakat produktif juga dinilai dapat meningkatkan motivasi usaha dan mendorong kemandirian ekonomi mustahik. Namun demikian, penelitian menemukan beberapa kendala, seperti keterbatasan jumlah bantuan modal, kurangnya pendampingan usaha, dan rendahnya kemampuan pengelolaan usaha pada sebagian penerima zakat. Dalam perspektif ekonomi mikro, pemanfaatan dana zakat produktif memberikan dampak terhadap peningkatan produktivitas dan aktivitas ekonomi rumah tangga mustahik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi pengelolaan zakat produktif melalui pembinaan dan pengawasan berkelanjutan diperlukan agar pemberdayaan ekonomi mustahik dapat berjalan secara efektif dan berkesinambungan.
Analisis Dampak Fatwa DSN-MUI terhadap Preferensi Mahasiswa Terkait Fintech Syariah: Kajian Komparatif di Unismuh Makassar Hana Tuo
IQRAR: Jurnal Akuntansi, Manajemen & Ekonomi Syariah Vol 2 No 1 (2026): 2026
Publisher : PT. Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/iqrar.v2i1.6539

Abstract

Latar belakang penelitian ini didasari oleh meningkatnya penggunaan fintech syariah di kalangan mahasiswa dan pentingnya fatwa sebagai pedoman syariah dalam transaksi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemahaman mahasiswa terhadap Fatwa DSN-MUI No. 117/2018 terhadap preferensi penggunaan fintech syariah di Universitas Muhammadiyah Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods, dengan survei terhadap 80 mahasiswa sebagai data kuantitatif dan wawancara mendalam terhadap tiga informan sebagai data kualitatif. Analisis kuantitatif dilakukan dengan statistik deskriptif dan regresi linear sederhana, sedangkan analisis kualitatif dilakukan secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman mahasiswa terhadap fatwa berada pada kategori tinggi, terutama pada larangan riba, gharar, dan maysir (mean = 4,10). Preferensi penggunaan fintech syariah juga tinggi (mean = 3,59), meskipun aspek kenyamanan fitur masih perlu perbaikan. Analisis regresi menunjukkan pengaruh signifikan pemahaman fatwa terhadap preferensi mahasiswa (β = 0,629; R² = 0,505; p < 0,05). Temuan kualitatif mendukung temuan kuantitatif, menunjukkan mahasiswa Ekonomi Syariah memiliki preferensi lebih tinggi karena memahami prinsip akad dan nilai syariah, sedangkan mahasiswa Non-Syariah lebih mempertimbangkan kemudahan penggunaan dan fitur teknologi. Penelitian ini menegaskan pentingnya literasi syariah dan kualitas layanan dalam adopsi fintech syariah.
Analisis Strategi Pemasaran Kosmetik Halal Dalam Meningkatkan Daya Saing Toko Kosmetik Di Era Ekonomi Syariah Nadia Aprillia Putri; Muhammad Apis Daulay
IQRAR: Jurnal Akuntansi, Manajemen & Ekonomi Syariah Vol 2 No 1 (2026): 2026
Publisher : PT. Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/iqrar.v2i1.6756

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran yang diterapkan oleh toko kosmetik untuk meningkatkan daya saing di era ekonomi syariah, dimana kesadaran konsumen terhadap produk halal semakin meningkat. Metode penelitian yang digunakan umumnya bersifat deskriptif kualitatif, dengan pendekatan studi kasus di toko kosmetik tertentu atau analisis konten merek kosmetik halal terkemuka seperti Wardah.Hasilnya menunjukkan bahwa strategi pemasaran yang efektif melibatkan kombinasi elemen bauran pemasaran (4P: Produk, Harga, Tempat, dan Promosi) berdasarkan prinsip-prinsip Islam.Temuan utama meliputi produk: fokus pada produk kosmetik dengan sertifikasi halal resmi dari BPJPH/MUI, yang menjamin keamanan dan status halal bagi konsumen; harga: harga yang kompetitif dan transparan, sesuai dengan nilai produk dan daya beli target pasar; tempat: pemilihan lokasi strategis, baik fisik maupun digital (e-commerce/media sosial) untuk memudahkan akses pelanggan dan promosi: pemanfaatan edukasi tentang pentingnya kosmetik halal melalui media sosial dan pemasaran langsung, yang bertujuan untuk membangun citra merek yang positif dan terpercaya.
Implementasi Total Quality Management dalam Pendidikan Islam: Studi Literatur Fanny Apriyaldi Andrean; Muhammad Husni
IQRAR: Jurnal Akuntansi, Manajemen & Ekonomi Syariah Vol 2 No 1 (2026): 2026
Publisher : PT. Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/iqrar.v2i1.7271

Abstract

Peningkatan mutu menjadi salah satu tantangan utama yang dihadapi lembaga pendidikan Islam di tengah perkembangan globalisasi, kemajuan teknologi, dan meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap kualitas layanan pendidikan. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan untuk meningkatkan mutu pendidikan adalah Total Quality Management (TQM), yaitu sistem manajemen yang menekankan perbaikan berkelanjutan, keterlibatan seluruh anggota organisasi, fokus pada pelanggan, serta pengambilan keputusan berdasarkan data dan fakta. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep TQM dalam pendidikan Islam, mengkaji implementasinya pada lembaga pendidikan Islam, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan faktor penghambat penerapannya. Penelitian menggunakan metode library research dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui pengumpulan data dari buku, jurnal ilmiah, artikel penelitian, dan sumber literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kepemimpinan, pengelolaan pembelajaran berorientasi mutu, pengembangan budaya berkualitas, sistem evaluasi berkelanjutan, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia adalah semua cara yang dapat digunakan untuk menerapkan Total Quality Management (TQM) dalam pendidikan Islam. Kesuksesan implementasi TQM didukung oleh komitmen pimpinan, partisipasi semua pemangku kepentingan, keterampilan guru, dan penerapan nilai-nilai Islam seperti amanah, ihsan, itqan, dan musyawarah. Salah satu penghalang adalah pemahaman yang buruk tentang konsep Total Quality Management (TQM), ketakutan terhadap perubahan, kekurangan sumber daya dan dana, dan sistem evaluasi yang buruk. Oleh karena itu, Total Quality Management (TQM) dapat menjadi strategi yang berguna untuk meningkatkan kualitas pendidikan Islam jika diterapkan secara konsisten, sistematis, dan selaras dengan prinsip-prinsip Islam.
Transformasi Manajemen Berbasis Sekolah dalam Penguatan Pedagogik Guru pada Era Kurikulum Merdeka di SMK An-Nur 1 Bululawang Asmaul Khusnah; Muhamad Husni
IQRAR: Jurnal Akuntansi, Manajemen & Ekonomi Syariah Vol 2 No 1 (2026): 2026
Publisher : PT. Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/iqrar.v2i1.7292

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis transformasi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) dalam penguatan kompetensi pedagogik guru pada era Kurikulum Merdeka di SMK An-Nur 1 Bululawang. Kebaruan penelitian ini terletak pada kajian mengenai integrasi transformasi MBS dengan penguatan kompetensi pedagogik guru dalam konteks implementasi Kurikulum Merdeka, yang masih relatif terbatas dibahas pada penelitian sebelumnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi MBS diwujudkan melalui tata kelola sekolah yang lebih partisipatif, kolaboratif, dan berorientasi pada peningkatan mutu pembelajaran. Penguatan kompetensi pedagogik guru dilakukan melalui In House Training (IHT), supervisi akademik, komunitas belajar guru, dan pemanfaatan teknologi digital. Keberhasilan transformasi didukung oleh kepemimpinan transformasional kepala sekolah, budaya kolaboratif, serta ketersediaan sarana dan prasarana, meskipun masih menghadapi kendala berupa perbedaan kesiapan guru, keterbatasan waktu, dan resistensi terhadap perubahan. Transformasi MBS terbukti berdampak positif terhadap peningkatan kompetensi pedagogik guru, khususnya dalam penerapan pembelajaran berdiferensiasi, asesmen formatif, dan integrasi teknologi dalam pembelajaran. Temuan ini mengimplikasikan bahwa penguatan MBS yang didukung kepemimpinan transformasional dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan kapasitas profesional guru dan mendukung keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka.
Strategi Pengorganisasian Beban Kerja Guru dalam Perspektif Manajemen Pendidikan Islam: Upaya Memelihara Keseimbangan Kerja di MI Biba’afadlrah Sananrejo - Turen Himiyatul Linggar Amanah; Muhammad Husni
IQRAR: Jurnal Akuntansi, Manajemen & Ekonomi Syariah Vol 2 No 1 (2026): 2026
Publisher : PT. Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/iqrar.v2i1.7298

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potret beban kerja guru, mengkaji strategi pengorganisasian yang diterapkan, serta menjelaskan bagaimana pengorganisasian berbasis Manajemen Pendidikan Islam berperan dalam memelihara keseimbangan kerja guru di MI Biba'afadlrah Sananrejo, Turen. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur dengan kepala madrasah, guru senior, dan guru baru, serta dokumentasi terkait pembagian tugas dan struktur organisasi madrasah. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik, sedangkan analisis data dilakukan melalui model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menghadapi beban kerja yang kompleks akibat rangkap peran sebagai pendidik, pengelola administrasi madrasah, dan pembina kegiatan ekstrakurikuler. Namun demikian, risiko ketidakseimbangan kerja dan burnout dapat diminimalkan melalui strategi pengorganisasian yang menempatkan guru sesuai kompetensi, minat, dan kapasitas kerjanya. Praktik pengorganisasian tersebut selaras dengan fungsi organizing dalam teori George R. Terry serta merefleksikan prinsip tanzhim dalam Manajemen Pendidikan Islam yang diwujudkan melalui nilai at-tawazun (keseimbangan), al-'adl (keadilan), amanah, dan ta'awun. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi antara pengorganisasian yang efektif dan nilai-nilai Islam berkontribusi dalam menjaga keseimbangan kerja guru serta mendukung keberlangsungan kinerja lembaga pendidikan.
Analisis Penerapan Sistem Biaya Taksiran pada UMKM Tempe Masenal Rieke Dyah Pitaloka; Tegar Putra Permana; Naflah Nabila Hakim; Nofi Elgi Aulia; Endang Kartini Panggiarti
IQRAR: Jurnal Akuntansi, Manajemen & Ekonomi Syariah Vol 2 No 1 (2026): 2026
Publisher : PT. Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/iqrar.v2i1.7353

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sistem biaya taksiran pada UMKM Tempe Masenal di Magelang dengan pendekatan studi kasus kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhitungan biaya yang dilakukan pemilik usaha belum memperhitungkan biaya tenaga kerja langsung dan biaya overhead pabrik secara menyeluruh. Hal tersebut menyebabkan terjadinya ilusi laba (profit illusion). HPP riil diketahui sebesar Rp766,6 per ons, sedangkan perhitungan pemilik hanya sebesar Rp555,5 per ons. Perbedaan tersebut membuat laba riil usaha lebih rendah dari perkiraan pemilik. Untuk menghadapi kenaikan harga kedelai, pemilik menerapkan strategi downsizing dengan memperkecil ukuran produk tanpa menaikkan harga jual.

Page 3 of 3 | Total Record : 29