cover
Contact Name
M. Furqon Adli
Contact Email
furqon.adli@mail.uinfasbengkulu.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
maktabah@mail.uinfasbengkulu.ac.id
Editorial Address
UPT Perpustakaan Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu Jl. Raden Fatah Kel. Pagar Dewa Kec. Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Al Maktabah Jurnal kajian Ilmu dan Perpustakaan
ISSN : 25029355     EISSN : 26572346     DOI : http://dx.doi.org/10.29300/mkt
Core Subject : Science,
This journal encompasses original research articles, review articles, and short communications, including: Library and Librarianship Studies Archive and Documentations Information Literacy Technology and System Information Information and Communication Manuscript and Philologi
Articles 129 Documents
Praktik Copy Cataloging Di Indonesia: Kajian Awal Arief Wicaksono; Yuliantry Bunga
AL Maktabah Vol 6, No 1 (2021): JUNI
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/mkt.v6i1.2880

Abstract

Pengatalogan salin merupakan implementasi teknologi informasi pada proses pengolahan bahan perpustakaan. Dunia perpustakaan internasional sudah mempraktikkan pengatalogan salin dalam mengolah bahan perpustakaan. Penelitian ini meneliti praktik pengatalogan salin di perpustakaan Indonesia. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan menggunakan kuesioner sebagai sumber pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan 49,5% responden tidak mengetahui praktik pengatalogan salin dan 50,5% responden mengetahui praktik pengatalogan salin. Ditemukan 33% responden yang mengetahui praktik pengatalogan salin sudah melakukannya. Temuan lainnya adalah pustakawan yang melakukan praktik pengatalogan salin adalah menggunakan sistem otomasi perpustakaan yang beragam dan 58% menggunakan pangkalan data Perpustakaan Nasional sebagai sumber dalam melakukan pengatalogan salin.
Perubahan Sistem Pelayanan Bebas Perpustakaan Selama COVID19 di UPT Perpustakaan Universitas Negeri Semarang Tri Utami Kusuma Putri; Triastuti Sulistyaningsih; Khrisna Khrisna; M. Furqon Adli
AL Maktabah Vol 7, No 1 (2022): JUNI
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/mkt.v7i1.2727

Abstract

Masa pandemi COVID-19 membawa dampak yang cukup besar pada sistem pelayanan diseluruh instansi negeri maupun swasta. Artikel ini membahas terkait perubahan sistem pelayanan bebas perpustakaan selama masa pandemi COVID-19 di UPT Perpustakaaan Universitas Negeri Semarang yang semula bisa face to face menjadi online. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis respon pengguna (Pemustaka) terhadap pelayanan bebas perpustakaan yang diberikan oleh UPT Perpustakaan Universitas Negeri Semarang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah mixed method. Objek penelitian ini adalah 508 responden yang merupakan mahasiswa yang mengajukan bebas perpustakaan. Hasil dari penelitian ini adalah 72% responden menyatakan setuju terhadap aspek kemudahan informasi, 86,6% pada proses bebas perpustakaan, 49% pada layanan helpdesk, 84,1% pada aspek upload dokumen skripsi, 77,8% pada aspek kejelasan informasi, 72% pada aspek kelengkapan dokumen skripsi, 81,3% pada aspek validator dokumen, 84,3% pada aspek kemudahan, 76,2% pada aspek layanan 24 jam, 87,6% pada aspek bebas perpustakaan online, dan 87,8% pada aspek pelaksanaan 5M. Kesimpulan yang didapatkan dari hasil penelitian ini adalah perubahan sistem layanan bebas perpustakaan di UPT Perpustakaan Universitas Negeri Semarang mempermudah dalam melaksanakan tugas karena dapat dikerjakan baik di rumah atau di kantor, sehingga pelayanan bebas perpustakaan di masa pendemi COVID-19 tetap dapat berjalan normal.
Pola Perilaku Pencarian Informasi Generasi Berperspektif Ellisian Gustina Erlianti
AL Maktabah Vol 5, No 1 (2020): JUNI
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/mkt.v5i1.2496

Abstract

Perkembangan teknologi menimbulkan dampak yang besar dalam kehidupan manusia khususnya pada kegiatan pencarian infor- masi yang semula berbasis tradisional menjadi digital. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pola perilaku pencarian informasi generasi Z berperspektif Ellisian. Jenis penelitian adalah kualitatif deskriptif dengan mewawancarai tiga (3) orang informan yang berasal dari mahasiswa angkatan 2018 Program Studi Perpustakaan dan Ilmu Informasi, Universitas Negeri Pa- dang. Dari hasil penelitian dinyatakan bahwa pola perilaku pencarian informasi generasi Z cenderung menggunakan sumber elektronik daripada sumber tercetak. Adapun alasan penggunaan sumber elektronik (google) dalam pencarian informasi adalah mu- dah dan cepat. Pada saat penelusuran informasi, mereka mencarinya menggunakan kata kunci yang sudah dirancang terkait den- gan topik yang dibutuhkan. Untuk merancang kata kunci mereka biasanya tidak menggunakan rujukan atau referensi tetapi ber- dasarkan pemahaman masing-masing. Setelah melakukan pencarian dengan merawak, informan mengumpulkan semua hasil pencarian dan setelah itu baru di seleksi kembali berdasarkan kevaliditasan dan kebaharuannya. Namun untuk aspek kebaharuan, rata-rata informan sepakat untuk tidak mempertimbangkannya. Berdasarkan hasil penelitian maka rekomendasi ditujukan kepada generasi Z untuk lebih bijak dalam memilih dan menggunakan informasi terutama yang berasal dari sumber-sumber elektronik dan mempertimbangkan aspek validitas serta kebaharuan sehingga kebutuhan informasinya terpenuhi dengan baik.
Children's Literature at the Aceh Library and Archive Services (An Analysis of the Availability of Illustrated Story Book Collections) Zulfa Tuffahati; Abdul Manan; Nurhayati Ali Hasan; Mukhtaruddin Mukhtaruddin; T. Mulkan Safri
AL Maktabah Vol 9, No 2 (2024): DESEMBER
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/mkt.v9i2.5802

Abstract

The importance of the availability of children's literature is currently a special concern in society, because children have the right to receive literature that is appropriate to their age and needs. The availability of children's literature in public libraries is an obligation and provides children's literature that is ready to be used to meet children's information needs. This research aims to determine the availability of picture story book collections, types of picture story books and the process of maintaining picture story book collections in the Aceh Library and Archives Service. This research uses qualitative research methods. The research instruments used were observation, interviews and documentation. The subjects in this research were 4 librarians and 4 deposit room staff who were selected using a purposive sampling technique because they could provide in-depth information needed by researchers. The research results show that the availability of picture book collections is not complete enough because the collection does not meet the five indicators of collection availability which are considered complete. The 5 indicators in question are: variety of types of collections, number of collections, update of collections, relevance of collections, and quality of collections. Of the 5 indicators, only 3 indicators are satisfactory, while the other 2 indicators still need improvement. There are 6 types of picture story book collections; classic fairy tales, educational books, stories about animals, adventure stories, friendship stories, family stories, and inspirational stories. The process of maintaining picture story books goes through 2 stages: 1.) Weeding, namely setting aside books that are damaged and unsuitable, then handing them over to the deposit room for follow-up. 2.) Fumigation, namely fumigation of the reading room to maintain the sterility and integrity of the books from pest attacks.
Analisis Pemanfaatan Literasi Digital Sebagai Sarana Diseminasi Informasi Perpustakaan di Masa Pandemi Covid-19 Hary Supriyanto
AL Maktabah Vol 8, No 2 (2023): DESEMBER
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/mkt.v8i2.2649

Abstract

Pandemi Covid-19 telah merubah kultur akses informasi oleh masyarakat. Perubahan dari onsite menjadi online dalam pemanfaatan koleksi dan layanan perpustakaan merupakan dampak dari social distancing sesuai regulasi pemerintah. Media digital menjadi pilihan sebagai sarana diseminasi informasi dalam optimalisasi pemanfaatan perpustakaan bagi masyarakat. Tujuan penelitian untuk mengetahui pemanfaatan kegiatan Virtual Library Class (VLC) sebagai sarana literasi digital di masa pandemi Covid-19. Metode penelitian adalah kualitatif deskriptif, yakni menggunakan kata-kata dalam menyajikan data dan analisa dengan menggunakan observasi, interview, dan dokumentasi dalam pengambilan data berdasarkan empat unsur, yakni ketepatan sasaran, sosialisasi program, tujuan program, dan pemantauan program. Hasil analisa menyimpulkan bahwa VLC efektif sebagai sarana diseminasi informasi di masa pandemi Covid-19 berdasarkan: 1) peserta sesuai dengan target karena berasal dari sivitas akademika dan masyarakat umum sehingga jangkauan kemanfaatan kegiatan menjadi lebih luas. Tema layanan dan koleksi serta prosedur pemanfaatannya sesuai dengan kebutuhan masyarakat. 2) sosialisasi program berjalan dengan baik karena memanfaatkan media sosial dan relasi pribadi. 3) tujuan kegiatan tercapai, yakni memberikan bekal pengetahuan tentang sumber referensi online dan pengetahuan tentang layanan dan koleksi yang tersedia di perpustakaan. 4) Pemantauan program dilakukan dengan adanya penyampaian informasi penting selama kegiatan, seperti media sosial, website, layanan dan koleksi, serta link daftar hadir peserta.
Strategi Pengembangan Open Access Institutional Repository Faizuddin Harliansyah
AL Maktabah Vol 1, No 1 (2017): Juni
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/mkt.v1i1.2318

Abstract

In order to formulate the vision, mission and objectives of repository development, the university's repository development team should comprehensively comprehend, among others: [1] the sense of institutional repository; [2] types of repositories other than institutional repository and their respective characteristics; [3] the relationship between scholarly communication, open access, and the idea of institutional repository development. The development of a repository is a new challenge and a very important role for college libraries. This role has been largely done by university libraries in developed countries. To embody this new role, the college library must provide some knowledge and technical skills related.
Perpustakaan Desa Lestari Dalam Memenuhi Kebutuhan Informasi Masyarakat Desa Bukit Peninjauan II Lailatus Sa'diyah; M. Furqon Adli
AL Maktabah Vol 9, No 1 (2024): JUNI
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/mkt.v9i1.2733

Abstract

Keberadaan perpustakaan di tengah masyarakat akan membawa dampak pada perubahan kehidupan masyarakat. Perpustakaan sebagai sumber pengetahuan terseleksi dengan perkembangan sumber daya dan akses terhadap berbagai sumber informasi di era pengetahuan telah memberi penekanan pada kesadaran individu untuk pembelajaran seumur hidup. Pemerintah sudah memfasilitasi dan mengakselerasi penyelenggaraan perpustakaan umum dari tingkat nasional sampai tingkat desa. Perpustakaan Lestari Desa Bukit Peninjauan II Kecamatan Sukaraja Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu sudah ada sejak tahun 2011 tetpi belum dikelola dengan pemerintah desa karena bangunan yang masih menyatu dengan posyandu hingga akhirnya pada tahun 2017 pemerintah desa menaruh perhatian lebih terhadap perpustakaan. Di tahun 2017 Perpustakaan Lestari dikelola dengan pemerintah desa serta pengelola perpustakaan dan mempunyai gedung sendiri. Perpustakaan Lestari pada tahun 2018 mendapatkan juara II (dua) perpustakaan desa terbaik pada lomba tingkat provinsi, pada tahun 2019 memperoleh juara I (satu) pada tingkat provinsi sehingga diutus ke tingkat nasional dan memperoleh juara III (tiga) perpustakaan desa terbaik tingkat nasional. Perpustakaan Lestari berada di tengah-tengah pusat desa Bukit Peninjauan II. Masyarakat telah memanfaatkan perpustakaan tersebut dengan koleksi yang ada, Perpustakaan Lestari kerap melakukan kegiatan bimbingan belajar terhadap anak-anak serta pelatihan ke lansia maupun lapisan masyarakat lainnya. Keterbatasan pengetahuan petugas perpustakaan hal itu membuat pengelolaan perpustakaan belum berjalan dengan maksimal. Pentingnya perpustakaandalam meningkatkan pengetahuan masyarakat merupakan pekerjaan rumah yang digalakkan oleh pemerintah untuk meningkatkan minat baca sehingga esensi dari kehadiran perpustakaan desa benar-benar dirasakan dan dinikmati oleh masyarakat. Perpustakaan desa seharusnya berperan untuk memenuhi kebutuhan informasi masyarakatnya.
Inovasi Pustakawan Menghadapi Perubahan Di Masa Pandemi Covid-19 Arlan Arlan
AL Maktabah Vol 5, No 2 (2020): DESEMBER
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/mkt.v5i2.2526

Abstract

Tulisan ini mendeskripsikan tentang bagaimana pustakawan harus menyikapi perubahan akibat pandemi COVID-19 yang mengubah cara pandang tentang interaksi dengan pemustaka serta memaksa perpustakaan beradaptasi dan berinovasi menciptakan layanan dengan pendekatan berbeda. Inovasi hendaknya mempertimbangkan prinsip Five Laws of Library Science  yang dikemukakan oleh Rangganathan (1931) dan dimodifikasi oleh Michael Gorman dalam New Five Laws of Library Science (1998). Pustakawan hendaknya meningkatkan kompetensi dan kualifikasinya untuk mendorong lahirnya inovasi. Nirliterasi pada generasi muda sebagai salah satu dampak pandemi covid-19 dapat menjadi celah inovasi pustakawan yang hendaknya dilakukan dengan semangat kolaboratif. Inovasi hendaknya didahului dengan pemetaan secara kongkrit mengenai permasalahan yang ada di sekitar sehingga hasil inovasi dapat diterapkan secara terstruktur, bertahap, dan terukur. Organisasi profesi pustakawan dapat mengambil peran lebih dalam berkontribusi memetakan masalah dan membuat rekomendasi strategi perbaikan literasi ke depan.
TAHAPAN PENGEMBANGAN PORTAL DI PERPUSTAKAAN PERGURUAN TINGGI Lailatus Sa’diyah
AL Maktabah Vol 3, No 2 (2018): DESEMBER
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/mkt.v3i2.1376

Abstract

Artikel ini bertujuan  untuk mengetahui bagaimana tahapan pengembangan portal di perpustakaan perguruan ting- gi. Portal merupakan salah satu sarana  penting bagi sebuah  perguruan tinggi termasuk  perpustakaan. Portal per- pustakaan perguruan tinggi dapat  menjadi alat yang efektif untuk komunikasi, transaksi antara  mahasiswa,  dosen, alumni sertamitralainnya. Pengembangan portal di perpustakaan perguruan tinggi ditentukan  oleh kebijakan dan penggunaan portal itu sendiri. Dalam melakukan  pengembangan portal diperlukan  sebuah  konsep  yaitu System Development  Life Cycle (SDLC) yang  merupakan metodelogi  yang  digunakan  untuk  merancang, membangun, memelihara  serta mengembangkan suatu sistem. Beberapa tahapan yang harus dilalui dalam mengembangkan dan mengadakan portal seperti, (i) analisis sistem yang terdiri dari studi kelayakan  dan  analisis kebutuhan, (ii) desain sistem yang terdiri dari perancangan konseptual  dan  perancangan fisik, (iii) implementasi  sistem yang terdiri dari pemograman, pengujian,  pelatihan  kepada  pemakain  dan pembuatan dokumentasi, serta (iv) operasi dan peme- liharaan.
SIKAP PEMUSTAKA TERHADAP PUSTAKAWAN SETELAH BERKOMUNIKASI DI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA Musrifah Musrifah
AL Maktabah Vol 4, No 2 (2019): DESEMBER
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/mkt.v4i2.3967

Abstract

Perpustakaan dan pustakawan merupakan sesuatu yang tidak akan terpisahkan, seperti dua sisi mata uang, di mana ada perpustakaan, maka idealnya di situ juga harus ada pustakawan. Tugas pustakawan adalah melayani pemustaka dengan sebaik mungkin, sehingga dituntut untuk dapat mengakomodir kebutuhan pemustaka, “listen to your user”.Pemustaka merupakan sekelompok orang atau lembaga yang memanfaatkan fasilitas atau layanan suatu perpustakaan. Dalam dunia perpustakaan, apabila pustakawan ketika melayani atau berkomunikasi dengan pemustaka dinilai mempunyai kredibilitas yang tinggi dan dapat dipercaya oleh pemustaka, maka sikap pemustaka akan senang dan menerima semua informasi yang disampaikan oleh pustakawan. Sikap merupakan cara seseorang menerima atau menolak dan memberi respon baik positif maupun negatif pada sesuatu yang didasarkan pada cara dia memberikan penilaian terhadap objek tertentu yang berguna ataupun tidak bagi dirinya. Adapun komponen sikap dalam penelitian ini yaitu, pertama komponen kognitif merupakan komponen yang berkaitan dengan pengetahuan, pandangan dan keyakinan pemustaka. Kedua, komponen afektif yaitu emosi/perasaan positif seperti harapan, kesenangan, keberanian, ketenangan hati, kasih sayang dan keramahtamahan. Ketiga, komponen konatif yaitu tindakan positif seperti mendekati, menyenangi dan mengharapkan obyek (pustakawan). Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap pemustaka terhadap pustakawan setelah berkomunikasi di Perpustakaan Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta memiliki nilai rerata sebesar 3,01 dalam kategori baik. KataKunci: Sikap, Pemustaka, Pustakawan, Komunikasi

Page 12 of 13 | Total Record : 129