cover
Contact Name
Habibie
Contact Email
master.literaindo@gmail.com
Phone
+6285353545536
Journal Mail Official
qualivium@gmail.com
Editorial Address
Jl.H. A. Manap Lrg. Doa No.1, RT.006 RW.002, Kel.Sungai Kerjan, Kec.Bungo Dani, Kab.Bungo, Jambi, Indonesia
Location
Kab. bungo,
Jambi
INDONESIA
Master Qualitative Research in Education
ISSN : -     EISSN : 31234062     DOI : 10.63461
Core Subject : Education,
QUALIVIUM adalah jurnal ilmiah yang ditelaah sejawat (peer-reviewed), berfokus pada pengembangan pengetahuan dalam bidang pendidikan melalui pendekatan penelitian kualitatif. Jurnal ini menjadi wadah akademik untuk publikasi hasil penelitian asli, refleksi kritis, serta kontribusi teoretis yang berakar pada tradisi kualitatif. QUALIVIUM mendorong kajian interdisipliner yang menggali fenomena pendidikan secara mendalam melalui pemahaman kontekstual, pengalaman hidup (lived experiences), serta proses penciptaan makna. Kami mengutamakan ketelitian metodologis, refleksivitas, dan inovasi dalam pendekatan kualitatif.
Articles 16 Documents
Peran Pembelajaran Interaktif Dalam Implementasi Pembelajaran Terdiferensiasi di Sekolah Inklusif: Tinjauan Literatur Sri Utami; Elvima Nofrianni
Master Qualitative Research in Education Vol. 2 No. 1 (2026): Maret
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/qualivium.v21.344

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran interactive learning dalam implementasi differentiated instruction pada sekolah inklusif. Kajian ini dilatarbelakangi oleh masih adanya kesenjangan antara idealitas pendidikan inklusif dan praktik pembelajaran di kelas yang cenderung seragam, sehingga diperlukan pendekatan pedagogis yang lebih fleksibel, partisipatif, dan responsif terhadap keberagaman peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain systematic literature review dan analisis tematik terhadap 26 artikel yang relevan dari berbagai basis data akademik, seperti Scopus, ERIC, SpringerLink, ScienceDirect, dan Google Scholar. Hasil kajian menunjukkan bahwa interactive learning berperan penting dalam mendukung differentiated instruction melalui teknologi interaktif, pembelajaran kolaboratif, komunikasi dialogis, dan asesmen formatif yang memungkinkan guru menyesuaikan konten, proses, produk, dan lingkungan belajar secara dinamis. Integrasi kedua pendekatan ini terbukti meningkatkan keterlibatan, partisipasi, hasil belajar, dan rasa percaya diri peserta didik dalam kelas inklusif. Namun demikian, implementasinya masih menghadapi tantangan multidimensional, seperti rendahnya pemahaman epistemologis guru, keterbatasan kompetensi pedagogis, beban administratif, kesenjangan teknologi, dan resistensi terhadap perubahan pedagogis. Penelitian ini menegaskan bahwa interactive learning dan differentiated instruction merupakan dua pendekatan yang saling melengkapi dalam membangun pendidikan inklusif yang humanis, demokratis, dan berkeadilan
Strategi Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Audiovisual Untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas V SDN 184/VI Simpang Talang Tembago Lisa Fitriyah; Aldino Aldino
Master Qualitative Research in Education Vol. 1 No. 2 (2025): September
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/qualivium.v12.351

Abstract

This study aimed to describe the implementation strategy of an audiovisual-based learning model in improving the motivation and learning outcomes of fifth-grade students at V SDN 184/VI Simpang Talang Tembago Jangkat Timur in the Science and Social Studies (IPAS) subject, particularly on the topic of changes in the states of matter. The research employed a descriptive qualitative approach involving 30 students as research participants. Data were collected through observation, interviews, documentation, and learning outcome tests. The findings revealed that the use of audiovisual media enhanced students’ attention, participation, and learning motivation throughout the instructional process. In addition, there was a significant improvement in students’ learning outcomes, as indicated by the increase in the average score from 60 in the initial stage to 85 after the implementation of audiovisual-based learning, with a learning mastery rate reaching 92%. The study findings indicate that audiovisual media can serve as an effective instructional strategy to help students understand abstract concepts and improve the quality of learning in elementary schools
Pengembangan Kemampuan Numerasi Siswa Melalui Media Permainan Edukatif di SDN 069/VI Talang Tembago: Studi Kualitatif Roni Agustina; Bodi Kurniawan
Master Qualitative Research in Education Vol. 2 No. 1 (2026): Maret
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/qualivium.v21.352

Abstract

Numeracy skills are one of the fundamental competencies that elementary school students must possess to support academic success and daily life activities. However, numeracy learning often faces various challenges, such as low student interest in learning, monotonous teaching methods, and limited use of engaging instructional media. This study aims to describe the development of students’ numeracy skills through the use of educational game media at SD Negeri 69/VI Talang Tembago. The research employed a qualitative approach with a descriptive method. The participants consisted of the school principal, classroom teachers, and students of SD Negeri 69/VI Talang Tembago. Data were collected through observation, interviews, and documentation. Data analysis was conducted using the Miles and Huberman model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings revealed that the use of educational game media increased students’ engagement in numeracy learning, enhanced learning motivation, and helped students understand mathematical concepts in a more concrete and enjoyable way. Educational games also promoted social interaction, collaboration, and critical thinking skills among students. Therefore, educational game media can be considered an effective alternative for developing numeracy skills in elementary school students
Implementasi Pembelajaran Blended Learning Dalam Meningkatkan Kemandirian Belajar Siswa Sekolah Dasar No.069/VI Talang Tembago Diana Khotimulfitri; Aldino Aldino
Master Qualitative Research in Education Vol. 2 No. 1 (2026): Maret
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/qualivium.v21.355

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, termasuk pada jenjang sekolah dasar. Salah satu model pembelajaran yang berkembang pesat adalah blended learning, yaitu pembelajaran yang menggabungkan kegiatan tatap muka dengan pembelajaran daring secara terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi blended learning dalam meningkatkan kemandirian belajar siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan menganalisis berbagai literatur ilmiah terbaru yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa blended learning mampu meningkatkan kemandirian belajar siswa melalui fleksibilitas akses materi, peningkatan kemampuan pengelolaan waktu, pengembangan tanggung jawab belajar, serta mendorong siswa untuk lebih aktif dalam mencari dan mengelola informasi. Keberhasilan implementasi blended learning dipengaruhi oleh kesiapan guru, dukungan orang tua, ketersediaan infrastruktur teknologi, dan desain pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar. Oleh karena itu, penerapan blended learning dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan kemandirian belajar siswa di era digital
Pembentukan Soft Skills Mahasiswa Pendidikan Vokasional Seni Kuliner melalui Praktik Industri di Dapur Profesional Nurzahra Fathiyanabila Wicaksono; Fitria Retno Indarsih; Ririn Anjelli
Master Qualitative Research in Education Vol. 2 No. 1 (2026): Maret
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/qualivium.v21.367

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami proses pembentukan soft skills mahasiswa Pendidikan Vokasional Seni Kuliner selama menjalani praktik industri di dapur profesional. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologi untuk menggali pengalaman mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan nonteknis yang dibutuhkan di dunia kerja. Informan penelitian terdiri atas mahasiswa yang telah menyelesaikan praktik industri dan chef pembimbing dari beberapa industri kuliner. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik industri berperan penting dalam pembentukan soft skills mahasiswa, terutama pada aspek komunikasi, kerja sama tim, disiplin, tanggung jawab, kemampuan adaptasi, dan pemecahan masalah. Pembentukan soft skills terjadi melalui keterlibatan mahasiswa dalam aktivitas kerja nyata, interaksi dengan lingkungan kerja profesional, serta pengalaman menghadapi berbagai tantangan operasional di dapur. Selain itu, lingkungan kerja dan chef pembimbing memiliki peran yang signifikan dalam mendukung perkembangan soft skills melalui pemberian arahan, bimbingan, evaluasi, serta keteladanan dalam bekerja. Penelitian ini menunjukkan bahwa praktik industri tidak hanya berfungsi sebagai sarana penguatan kompetensi teknis, tetapi juga sebagai wahana pembentukan karakter profesional dan kesiapan kerja mahasiswa Pendidikan Vokasional Seni Kuliner sesuai dengan kebutuhan industri kuliner dan hospitality.
Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Penguatan Karakter Islami Peserta Didik: Studi Kualitatif di SDIT Al Fikri Sungai Penuh Edi Sunarya; Puput Wahyu Hidayat
Master Qualitative Research in Education Vol. 2 No. 2 (2026): September
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/qualivium.v22.371

Abstract

Character education has become one of the main priorities in Indonesian basic education, particularly in Islamic schools that integrate religious values into daily learning and school culture. In this context, the principal plays a strategic role in planning, organizing, implementing, and evaluating programs that strengthen students’ Islamic character. This study aims to describe the implementation of principal leadership in strengthening students’ Islamic character at SDIT Al Fikri Sungai Penuh. This research employed a descriptive qualitative approach. Data were collected through observations, in-depth interviews, and documentation involving the principal, teachers, and students. The data were analyzed using the Miles and Huberman interactive model, while data credibility was ensured through source and technique triangulation. The findings reveal that the principal plays an active role in planning, organizing, implementing, and evaluating Islamic character-strengthening programs integrated into the school's religious culture. The programs include congregational prayers, Qur'anic memorization, worship practices, habituation of Islamic manners, and school discipline. These programs positively influence students’ religiosity, discipline, responsibility, social awareness, and academic and non-academic achievements. The study concludes that effective principal leadership is a strategic factor in developing sustainable Islamic character education through a religious school culture, contributing to students’ holistic character development and improved educational outcomes.

Page 2 of 2 | Total Record : 16