cover
Contact Name
ANDY RISKI PRATAMA
Contact Email
andyrezky24@gmail.com
Phone
+6283801672042
Journal Mail Official
andyrezky24@gmail.com
Editorial Address
Jln. Kesuma Bhakti. No 32
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam
ISSN : -     EISSN : 31097634     DOI : 10.0111
Al-Afkar: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam adalah jurnal ilmiah yang didedikasikan untuk menggali, mengembangkan, dan menyebarluaskan kajian-kajian ilmiah dalam bidang pemikiran Islam dan pendidikan Islam. Jurnal ini lahir dari kesadaran akan pentingnya ruang akademik yang mampu menampung berbagai pemikiran kritis, progresif, dan transformatif dalam khazanah keilmuan Islam, terutama yang berkaitan dengan pembaruan gagasan dan praksis pendidikan. Dalam konteks perkembangan zaman yang begitu dinamis, tantangan terhadap eksistensi dan relevansi pendidikan Islam menuntut adanya kontribusi nyata dari para akademisi, peneliti, dan praktisi melalui pemikiran yang berbasis pada integritas ilmiah dan nilai-nilai keislaman. Melalui pendekatan interdisipliner dan kontekstual, Al-Afkar membuka ruang bagi publikasi hasil-hasil penelitian, telaah konseptual, studi kritis, dan analisis kebijakan yang berorientasi pada penguatan pendidikan Islam secara teoretis maupun praktis. Ruang lingkup kajian yang diangkat dalam jurnal ini mencakup, namun tidak terbatas pada, isu-isu filsafat pendidikan Islam, metodologi pembelajaran berbasis nilai-nilai Islam, pengembangan kurikulum pendidikan Islam, studi kebijakan pendidikan keislaman, serta pembacaan kritis terhadap pemikiran tokoh-tokoh Islam klasik dan kontemporer. Selain itu, jurnal ini juga menerima tulisan yang membahas integrasi ilmu dan agama, dinamika lembaga pendidikan Islam, serta respons pendidikan Islam terhadap isu-isu sosial keagamaan dan kemanusiaan global. Dengan konsistensi dalam menjaga mutu ilmiah dan orisinalitas karya, Al-Afkar diharapkan dapat menjadi referensi akademik yang kredibel dan strategis dalam membentuk wacana keilmuan Islam yang adaptif terhadap perubahan, namun tetap berakar pada nilai-nilai dasar Islam. Jurnal ini terbit secara berkala dan menggunakan sistem review sejawat (peer-reviewed) untuk menjamin kualitas setiap artikel yang dipublikasikan, serta terbuka bagi penulis dari berbagai latar belakang institusi, baik dalam maupun luar negeri, yang memiliki perhatian pada pengembangan pemikiran dan pendidikan Islam.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 33 Documents
Sejarah dan Perkembangan Filsafat Pendidikan Islam Sri Yudia Prapti Dina Putri; Ahmad Syaefullah; Juni Erpida Nasution
Al-Afkar: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol 2 No 1 (2026): Al-Afkar: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam
Publisher : PT. AKSARA AKADEMIA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0111/afkar.v2i1.121

Abstract

Penelitian ini menganalisis perkembangan filsafat Islam dan implikasinya terhadap filsafat pendidikan Islam dari masa klasik hingga era kontemporer melalui studi literatur terhadap sumber-sumber primer dan sekunder. Hasil analisis menunjukkan bahwa proses penerjemahan karya Yunani pada masa Abbasiyah menjadi fondasi penting bagi lahirnya sintesis antara akal dan wahyu dalam filsafat Islam. Perkembangan pemikiran pada periode klasik, pertengahan, dan modern menunjukkan dinamika yang dipengaruhi tokoh-tokoh seperti Al-Farabi, Ibnu Sina, Al-Ghazali, Ibnu Rushd, Al-Attas, Fazlur Rahman, dan Seyyed Hossein Nasr. Penelitian menemukan bahwa modernitas mendorong pergeseran orientasi pendidikan dari teosentris menuju antroposentris, sehingga memunculkan tantangan sekularisasi ilmu. Pendidikan Islam merespons melalui paradigma integratif yang menggabungkan rasionalitas modern dengan nilai-nilai tauhid, etika, dan spiritualitas. Penelitian ini menegaskan relevansi filsafat pendidikan Islam dalam menghadapi perubahan global.
Penggunaan Pin Emas Bagi Laki-Laki Perspektif Hadis Aida; Yulia Rahmi
Al-Afkar: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol 2 No 1 (2026): Al-Afkar: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam
Publisher : PT. AKSARA AKADEMIA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0111/afkar.v2i1.122

Abstract

Emas merupakan benda berharga yang boleh dimanfaatkan oleh manusia, secara umum baik laki-laki maupun perempuan. Akan tetapi secara khusus emas diharamkan bagi kaum laki-laki sebagaimanayang terdapat dalam penjelas hadis Nabi secara tekstual. Larangan tersebut terlihat kontra dengan perilaku masyarakat yang menjadikan penggunaan emas sebagai perhiasan dan aksesoris yang dipakai sehari-hari. Bahkan dijadikan sebagai penghargaan dalam bentuk pin emas yang diperuntukkan bagi laki-laki. Penggunaan pin emas ini apakah termasuk pada konteks larangan dalam hadis ataukah ada kebolehan untuk menggunakannya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif berupa penelitian kepustakaan (library research), metode yang digunakan dalam teknik pengumpulan data penelitian ini adalah takhrij hadis yang kemudian mengkaji pemahaman hadis menggunakan kitab Syarah Al-Hadis untuk seterusnya mengkontekstualisasikan hadis. Sementara itu metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode tematik (maudhu’i) dengan pendekatan tekstual dan kontekstual untuk memahami hadis-hadis Nabi dan kitab Syarah yang berkaitan. Berdasarkan kajian dengan metode tematik dipahami bahwa konteks larangan penggunaan emas terkait dengan kondisi saat munculnya hadis. Dimana emas merupakan lambang kemewahan dan kekayaan. Larangan dalam hadis juga terkait dengan orang-orang tertentu yang dikhawatirkan akan memiliki sifat sombong ketika memakai emas, oleh sebab itu muncul pandangan ulama bahwa unsur pelarangan bersifat hukum dan juga bersifat moral. Berdasarkan konteks tersebut maka illat yang menjadi larangan adalah kondisi yang dikhawatirkan munculnya sifat sombong, sehingga penggunaan pin emas juga menjadi terlarang jika illat dari larangan tersebut ada pada penggunaan pin emas tersebut.
Filsafat Pendidikan Progresivisme dan Perannya dalam menumbuhkan Kesadaran Sosial Mahasiswa (Kajian Empiris di Lingkungan Universitas Islam Riau) Illahi, Fajar
Al-Afkar: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol 2 No 1 (2026): Al-Afkar: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam
Publisher : PT. AKSARA AKADEMIA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0111/afkar.v2i1.117

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran filsafat pendidikan progresivisme dalam menumbuhkan kesadaran sosial mahasiswa di lingkungan Universitas Islam Riau. Latar belakang penelitian ini berangkat dari adanya kesenjangan antara idealitas tujuan pendidikan tinggi Islam yang mengintegrasikan keislaman, dan kemasyarakatan dengan realitas praktik pendidikan yang masih cenderung berorientasi kognitif-instrumental. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif-analitis dengan merujuk pada kerangka filsafat pendidikan progresivisme, khususnya pemikiran John Dewey, serta nilai-nilai pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai-nilai progresivisme melalui pembelajaran kontekstual, dan berbasis pengalaman berkontribusi signifikan dalam menumbuhkan kesadaran sosial mahasiswa. Kesadaran sosial tersebut terwujud dalam berbagai dimensi, antara lain kepedulian terhadap masalah sosial, tanggung jawab moral dan etis, kolaborasi sosial, kepedulian lingkungan, serta inisiatif dan kepemimpinan sosial yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi filsafat pendidikan progresivisme dengan nilai-nilai keislaman efektif dalam memperkuat fungsi pendidikan tinggi Islam sebagai ruang pembentukan mahasiswa yang kritis, berkeadaban sosial, dan berorientasi pada keadilan serta kemaslahatan umat. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi filsafat pendidikan progresivisme dengan nilai-nilai keislaman efektif dalam memperkuat fungsi pendidikan tinggi Islam sebagai ruang pembentukan mahasiswa yang kritis, berkeadaban sosial, dan berorientasi pada keadilan serta kemaslahatan umat.

Page 4 of 4 | Total Record : 33