cover
Contact Name
Dedi Sufriadi
Contact Email
dedisufriadi@gmail.com
Phone
+6285260082672
Journal Mail Official
info@rumohjurnal.org
Editorial Address
Jln. Malahayati KM. 9 No. 14 Desa Kajhu Kabupaten Aceh Besar, Indonesia 23373
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Articles 26 Documents
Refleksi Kristologis dalam Konteks Asia Yualin, Artha; Pasca, Aprilia; Verra, Verra; Sarmauli, Sarmauli
Kayee: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 1 No. 2 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : CV. Rumoh Aceh Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/08wmq286

Abstract

This research aims to reflect on Christology in an Asian context. This research is beneficial for the development of theological science, particularly in the fields of Christology and contextual theology. This research uses a descriptive approach with a library research method. This study on Christological reflection in an Asian context focuses on the exploration, study, and analysis of various relevant written sources, both classical and contemporary. It can be concluded that Christology is the teaching about the person and work of Jesus Christ, which is inseparable from the doctrine of the Trinity and salvation. Christological reflection in an Asian context arises from the need to present the meaning of Jesus Christ in the reality of religious pluralism, poverty, and suffering that characterize Asian societies. Figures such as Kosuke Koyama with his Water Buffalo Theology emphasize simplicity and closeness to the common people; C.S. Song with his Story Theology emphasizes the importance of folklore and Asian cultural identity; and J.B. Banawiratma with his contextual approach opens dialogue with Islam. The application of contextual Christology in Asia is manifested in interfaith dialogue, social engagement to alleviate poverty, and contextual and tolerant Christian religious education.
Perkembangan Kerajaan Allah di Zaman Paulus Tiara, Tiara; Sona, Sona; Sarmauli, Sarmauli
Kayee: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 1 No. 2 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : CV. Rumoh Aceh Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/3x3jnn96

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perkembangan konsep Kerajaan Allah di zaman Paulus berdasarkan surat-suratnya, serta aplikasinya bagi kehidupan orang percaya masa kini. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kepustakaan. Sumber data primer meliputi surat-surat Paulus dalam Perjanjian Baru serta karya teologis Donald Guthrie dan George Eldon Ladd, sedangkan sumber sekunder berupa artikel jurnal terkini yang terbit dalam sepuluh tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep Kerajaan Allah dalam Perjanjian Lama dan ajaran Yesus menjadi fondasi bagi pemikiran Paulus. Paulus mengembangkan pemahaman ini secara signifikan dalam tiga dimensi: eskatologis, etis, dan kristologis. Ia menggeser pemahaman Kerajaan dari eksklusivitas etnis menuju universalitas keselamatan, dengan menekankan bahwa Kerajaan Allah adalah tentang kebenaran, damai sejahtera, dan sukacita oleh Roh Kudus (Roma 14:17). Paulus juga memahami gereja sebagai komunitas yang telah dipindahkan ke dalam Kerajaan Allah (Kolose 1:13) serta memberitakan Kerajaan sebagai tandingan terhadap klaim Kekaisaran Romawi. Kesimpulan penelitian ini adalah ajaran Paulus tentang Kerajaan Allah tetap relevan bagi orang percaya masa kini dalam menghidupi nilai-nilai Kerajaan, menjadi komunitas yang menghadirkan Kerajaan, serta hidup dalam tegangan "already but not yet" sambil bersaksi di tengah kemajemukan Indonesia.
Verifikasi Historis Tokoh Puyang Gunung Ibul Zahirah, Allyah; Kamila, Wafa; Iffa, Nadya Anisa; Hudaidah, Hudaidah; Yati, Risa Marta
Kayee: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 1 No. 2 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : CV. Rumoh Aceh Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/12vvex86

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan verifikasi historis terhadap tokoh Puyang Gunung Ibul yang dikenal dalam tradisi lisan masyarakat di wilayah Gunung Ibul, Kota Prabumulih, Sumatera Selatan. Keberadaan tokoh puyang sering dikaitkan dengan sosok leluhur yang dianggap sebagai pembuka wilayah sekaligus memiliki nilai spiritual bagi masyarakat setempat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui observasi langsung di situs makam, wawancara dengan masyarakat dan peziarah, serta studi literatur dari sumber-sumber ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makam Puyang Gunung Ibul tidak hanya berfungsi sebagai tempat pemakaman, tetapi juga sebagai pusat memori kolektif yang mengandung nilai sosial, budaya, dan religius bagi masyarakat. Secara arkeologis, kondisi fisik makam dan praktik ziarah yang terus berlangsung menunjukkan adanya proses sakralisasi terhadap figur yang diyakini sebagai leluhur komunitas. Namun, dalam perspektif sejarah kritis, keberadaan tokoh tersebut sulit diverifikasi secara pasti melalui sumber tertulis sehingga lebih tepat dipahami sebagai figur simbolik-historis yang berada di antara fakta sejarah dan konstruksi budaya masyarakat. Dengan demikian, makam Puyang Gunung Ibul memiliki peran penting dalam pembentukan identitas lokal serta pelestarian tradisi dan kearifan budaya masyarakat setempat
Wanprestasi pada Perjanjian Jasa Joki (Pemain Bayaran) pada Game Mobile Legends: Suatu Penelitian di Kota Padangsidimpuan Siregar, Candra Yusuf; Mustakim, Mustakim
Kayee: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 1 No. 2 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : CV. Rumoh Aceh Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/frqsrc40

Abstract

Pasal 1320 KUHPerdata, one of the conditions for a valid agreement is the existence of an agreement between both parties. In practice, what often happens in the field is that one party commits a breach of contract by ignoring the previously agreed terms. The purpose of this study is to explain the forms of breach of contract that occur in Mobile Legends game boosting service agreements, the factors that cause the breach of contract, and the efforts to resolve breaches that occur between consumers and Mobile Legends game boosting service providers. Data collection was conducted through field research and library research. Field research was carried out by interviewing respondents and informants, while library research was conducted by studying legislation, textbooks, and scholars' opinions relevant to the issues being investigated. Based on the research results, it was found that the service agreement for hiring Mobile Legends online game boosters has been determined and agreed upon by both parties at the beginning of the agreement. The types of breaches that occur in mobile legends game boosting service agreements are performing partially, performing what was promised but late, and doing things prohibited in the agreement. The factors causing breaches in mobile legends game boosting service agreements are the limited abilities of the booster service provider and limited time. Resolution of breaches in mobile legends game boosting service agreements is done non-litigation, namely through negotiation. The recommendation from this study is that users of Mobile Legends game boosting services should be more cautious with personal data and account misuse when using game boosting services. Before making a transaction, it is advisable to ensure that your account is safe and cannot be hacked, which can be done by linking the account to several other platform accounts, such as Moonton, Facebook, Google Play, to ensure the security of your account, and to be wiser in choosing services that are already safely affiliated and not easily tempted by promotions and low prices.
Transformasi Relasi Sosial Generasi Z melalui Ekosistem Digital di Kota Kendari Rahman, Hidayah
Kayee: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 1 No. 2 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : CV. Rumoh Aceh Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/b6ja4z95

Abstract

Artikel ini mengkaji transformasi relasi sosial Generasi Z melalui ekosistem digital di Kota Kendari dengan menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Generasi Z, yang lahir antara tahun 1997 hingga 2012, merupakan kelompok pertama yang tumbuh sepenuhnya dalam lingkungan digital, sehingga pola interaksi sosial mereka sangat dipengaruhi oleh teknologi informasi dan komunikasi. Di Kota Kendari, sebagai ibu kota Provinsi Sulawesi Tenggara, perkembangan infrastruktur digital yang pesat telah mendorong pergeseran signifikan dalam cara Generasi Z membangun, memelihara, dan memaknai hubungan sosial. Kajian ini menelaah 15 artikel ilmiah dari rentang waktu 2016-2026 untuk mengidentifikasi pola-pola transformasi tersebut, termasuk perubahan dalam modal sosial, identitas digital, komunitas virtual, serta dinamika relasi antarpersonal dan kelompok. Temuan menunjukkan bahwa ekosistem digital tidak sekadar menjadi medium komunikasi, melainkan telah bertransformasi menjadi arena sosial yang membentuk ulang struktur relasi, nilai, dan praktik budaya Generasi Z. Artikel ini memberikan kontribusi pada pemahaman antropologis tentang digitalisasi kehidupan sosial di konteks urban Indonesia Timur.
Peran Roh Kudus Dalam Kehidupan Orang Percaya (Kajian Pneumatologi) Chelsha, Chelsha; Japrianka, Japrianka; Sarmauli, Sarmauli
Kayee: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 1 No. 2 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : CV. Rumoh Aceh Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/wkqx2y66

Abstract

Artikel ini membahas peran Roh Kudus dalam kehidupan orang percaya dari perspektif pneumatologi. Roh Kudus adalah Pribadi ketiga dalam Tritunggal yang memiliki keilahian yang sama dengan Bapa dan Anak. Dalam ajaran Kristen, Roh Kudus memiliki peran penting sebagai Penghibur, Pengajar, dan Penolong bagi orang percaya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif-deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Roh Kudus sebagai Penghibur memberikan kekuatan, ketenangan, dan pengharapan; sebagai Pengajar menolong manusia memahami dan menerapkan firman Tuhan; serta sebagai Penolong memberikan kekuatan dan bimbingan dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Penerapan peran Roh Kudus dalam kehidupan sehari-hari meliputi pengambilan keputusan, menghadapi masalah, dan perubahan karakter. Pemahaman yang benar tentang Roh Kudus sangat penting untuk membantu pertumbuhan iman orang percaya dan hidup sesuai dengan kehendak Tuhan. Artikel ini memberikan kontribusi bagi pengembangan studi teologi khususnya pneumatologi, serta dapat menjadi referensi bagi mahasiswa dan pembaca dalam memahami peran Roh Kudus secara sistematis.

Page 3 of 3 | Total Record : 26