cover
Contact Name
Dedi Sufriadi
Contact Email
dedisufriadi@gmail.com
Phone
+6285260082672
Journal Mail Official
info@rumohjurnal.org
Editorial Address
Jln. Malahayati KM. 9 No. 14 Desa Kajhu Kabupaten Aceh Besar, Indonesia 23373
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Articles 19 Documents
Strategi Komunikasi Pemasaran dalam Meningkatkan Penjualan Media Iklan Lift Poster PT. Ignite Technology Indonesia (Lifty Media) Frianto, Feby Sahri; Setiadarma, Dani
Kayee: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 1 No. 2 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : CV. Rumoh Aceh Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/q3sds130

Abstract

This study aims to examine the marketing communication strategy and the implementation of Integrated Marketing Communication (IMC) in supporting the sales of elevator poster advertising media at PT Ignite Technology Indonesia (Lifty Media). A qualitative case study approach was employed using interviews, observation, and document analysis. The findings indicate that the strategy is formulated based on audience segmentation and building context, and implemented through structured personal selling activities. IMC is reflected in message consistency, internal coordination, and the integration of physical media with digital elements. Sales improvement is understood as a strategic contribution through offer relevance, communication consistency, and client relationship management in a B2B marketing context
Kontribusi Emotional Intelligence Terhadap Career Adaptability pada TNI  di KODIM 0309/Solok Adrian, Afiful; Fikry, Zulian
Kayee: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 1 No. 2 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : CV. Rumoh Aceh Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/q63b4k07

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk melihat kontribusi kecerdasan emosional terhadap adaptabilitas karier pada TNI di Kodim 0309/Solok. Penelitian kali ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan personel TNI di Kodim 0309/Solok sebagai populasi dalam peneltian dan total sampel sebanyak 102 personel yang ditentukan melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner untuk mengukur kecerdasan emosional dan adaptabilitas karier berdasarkan konsep kecerdasan emosional  Goleman (1996) dan konsep adaptabilitas karier dari Savickas (1997). Analisis pada data dilakukan dengan uji analisis regresi sederhana atas bantuan program IBM Statistic SPSS Versi 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kontribusi emotional intelligence terhadap career adaptability dengan total kontribusi sebesar 0,247 dan berada pada kategori tinggi.
Pemberdayaan Generasi Gen Z Melalui Kerajinan Tangan Tenun Ulos Tradisional sebagai Warisan Budaya Sumatera Utara Warwuwu, Hubertus Badodo; Hulu, Charles Widianto; Nazara, Krisman Jaya; Yusmalinda, Yusmalinda; Januardani, Fandra Dikhi
Kayee: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 1 No. 2 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : CV. Rumoh Aceh Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/te3mch86

Abstract

Empowering Gen Z in preserving local culture presents both a challenge and an opportunity in the digital era. One cultural heritage with high historical and philosophical value is the traditional Ulos weaving from North Sumatra. Ulos is not only a traditional Batak cloth but also a symbol of identity, prayer, and social values passed down through generations. However, interest in traditional crafts among the younger generation tends to decline due to globalization and technological advancements. This study aims to analyze strategies for empowering Generation Z through training and developing Ulos weaving skills as an effort to preserve culture while increasing economic independence. The method used is a descriptive qualitative approach using observation, interviews, and documentation techniques with youth groups in several Ulos artisan communities. The results show that integrating traditional weaving training with the use of digital media and technology-based marketing can increase the interest, creativity, and entrepreneurial spirit of Gen Z. Furthermore, collaboration between senior artisans, educational institutions, and local governments plays a crucial role in maintaining the sustainability of the program.
Analisis Program Kampus Berdampak Terhadap Pemberdayaan Masyarakat Melalui Simase di Desa Silau Malaha Sabila, Suny; Khairani, Nilam Cahya; Sahputri, Ariani; Yusmalinda, Yusmalinda
Kayee: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 1 No. 2 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : CV. Rumoh Aceh Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/5xa1zz19

Abstract

This study aims to analyze the impact of the Kampus Berdampak program on community empowerment through the development of the Simase product in Silau Malaha Village. The research focuses on five main aspects: community participation, capacity and skill enhancement, economic independence, the role of students as agents of empowerment, and sustainability strategies along with the challenges encountered. The study employs a qualitative approach, with data collected through in-depth interviews involving six informants, consisting of three villagers, two village officials (the village head and agricultural extension officer), and one community leader.The findings reveal that the community was actively involved in all stages of the program, from planning to implementation. The program successfully enhanced technical skills, digital literacy, and awareness of local potential. Independent initiatives to produce Simase have begun to emerge, although challenges remain in terms of production tools and market access. Students played a crucial role as facilitators, educators, and collaborative partners in the empowerment process. Sustainability strategies have been initiated through the establishment of community business groups and follow-up training, yet long-term success requires institutional support and cross-sector collaboration.In conclusion, the Kampus Berdampak program has proven to make a positive contribution to community empowerment based on local potential, and serves as a collaborative model between universities, communities, and village governments in promoting sustainable rural development.
Hubungan Manajemen Konflik dengan Kepuasan Kerja Perawat di Rumah Sakit  Santa Elisabeth Medan Telaumbanua, Ezri Sozanolo; Tumanggor, Lili Suryani; Derang, Imelda
Kayee: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 1 No. 2 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : CV. Rumoh Aceh Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/fyr6sy04

Abstract

Manajemen konflik merupakan serangkaian langkah praktis dan strategis yang digunakan untuk mengidentifikasi, menganalisi serta  menyelesaikan konflik dalam suatu organisasi atau tim. Masalah konflik cukup besar terjadi dikalangan profesi perawat, dan jika  tidak ditangani dengan baik maka akan berdampak negative seperti lingkungan kerja yang kurang nyaman, dan dapat mengakibatkan ketidakpuasan kerja perawat. Tujuan penelitian ini adalah  untuk menganalisis hubungan manajemen konflik dengan kepuasan kerja perawat di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan, desain penelitian korelasi dengan pendekatan cross-sectional, Teknik pengambilan sampel Proporsi Sampling dengan jumlah sampel 71 responden ,Instrumen  yang digunakan kuesioner manajemen konflik dan kuesioner. Hasil dari penelitian ini didapatkan  mayoritas manajemen konflik terhadap Perawat dikategorikan  baik sebanyak 61 orang (85.9%) dan Kepuasan Kerja Perawat  mayoritas berada pada kategori Puas sebanyak 56 orang (78.9%). Uji analisis menggunakan hasil uji Fisher Exact diperoleh p value = 0,008 < 0,05 yang berarti bahwa terdapat adanya hubungan yang signifikan antara manajemen konflik dengan kepuasan kerja perawat di rumah sakit santa elisabeth medan. Diharapkan bagi respoden untuk mempertahankan dan mengembangkan strategi manajemen konflik dan kepuasan kerja perawat dalam mendorong produktiviatas serta  motivasi kerja agar mampu meningkatkan mutu pelayanan di rumah sakit.
Solution Focus Brief Counseling (SFBC) dalam Meningkatkan Rasa Percaya Diri   Siswa Korban Cyberbullying di SMPN 1 Kota Janthoe Nuzliah, Nuzliah; Muslima, Muslima
Kayee: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 1 No. 2 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : CV. Rumoh Aceh Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/vw9w0w84

Abstract

    Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Solution Focused Brief Counseling (SFBC) Dalam Meningkatkan Rasa Percaya Diri Siswa Korban Cyberbullying di SMPN 1 Kota Janthoe.  Berdasarkan hasil pra survei di SMPN 1 Kota Janthoe diketahui bahwa Rasa Percaya diri pada peserta didik yang menjadi korban Cyberbullying menjadi rendah. Salah satu penyebab rendahnya Rasa Percaya diri peserta didik adalah menjadi korban perilaku cyberbullying, yaitu dipanggil dengan sebutan nama yang tidak pantas, seperti memakai nama hewan, nama bagian tubuh tertentu, memanggil dengan nama orang tua, dihina atau direndahkan karena diangap merebut teman atau hal-hal lainnya. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode quasi experiment. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMPN 1 Kota Jathoe. Sampel diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling yang terdiri dari dua kelompok. Metode Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner/angket. Analisis uji prasyarat menggunakan uji normalitas Kolmogoriv-Smirnov. Sedangkan untuk analisis data menggunakan uji Wilcoxon signed rank test. Adapun hasil diketahui bahwa nilai Z hitung eksperimen > Z hitung kontrol (2,032 > 2,023), hal ini menunjukan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Selain itu didapat niilai rata-rata posttest kelas eksperimen lebih besar dari kelas kontrol (97,8 > 88,2). Jika dilihat dari hasil yang telah didapat maka kelas eksperimen mengalami peningkatan yang lebih besar dibandingkan kelas kontrol. Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa  bimbingan kelompok menggunakan pendekatan SFBC dapat meningkatkan rasa percaya diri peserta didik korban cyberbullying di SMPN 1 Kota Jathoe.      
Landasan dan Asas Pengembangan Kurikulum dalam Sistem Pendidikan Harjun Harjun; Muliha Halim; Hasniah Hasniah; Layly Ambar Vyuta Widodo
Kayee: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 1 No. 2 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : CV. Rumoh Aceh Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/8rxsvt89

Abstract

This research examines the foundations and principles of curriculum development within the education system. This research employed a qualitative method with a literature review approach. The study found that the evolution of the curriculum in Indonesia, from a more adaptive and student-focused approach, such as the Independent Curriculum, demonstrates a continuous effort to improve the quality of education to better meet global challenges. Therefore, the success of curriculum development depends heavily on the alignment between the foundations and principles applied, as well as the ability to implement them contextually in the field. A well-designed and systematic curriculum will produce students who are competent, have character, and are ready to face dynamic changes in the future.  
Transformasi Kurikulum Pendidikan Artificial Intelligence di Era Society 5.0 Harjun Harjun; Juwantho Lewa; Wahyu Muh Syata; WD. ST. Febri Wardamianingsih
Kayee: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 1 No. 2 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : CV. Rumoh Aceh Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/k2wczq94

Abstract

This study analyzes the transformation of the Artificial Intelligence (AI) Education Curriculum in the Society 5.0 Era. This study uses the Systematic Literature Review (SLR) method as the primary approach to examine the development, patterns, and direction of the transformation of the Artificial Intelligence (AI) education curriculum in the Society 5.0 era. Based on the results of the literature review on the transformation of the Artificial Intelligence (AI)-based curriculum in the Society 5.0 era, it shows that the current curriculum development demands the integration of technology, 21st-century skills, and character values. The curriculum no longer focuses on knowledge transfer but also on developing critical thinking, creativity, collaboration, and digital literacy skills in students. The implementation of the Independent Curriculum is a relevant form of adaptation in addressing these challenges, as it provides a student-centered learning platform and encourages the use of technology.
Dinamika Sosial dalam Pengelolaan Pariwisata Gumuk Pasir Parangtritis: Studi Kasus Perspektif Masyarakat Lokal Elan Artono Nurdin; Era Iswara Pangastuti; Rosi Okta Fajar Ramadhani; Tsania Alfa Sabila; Disma Susanti
Kayee: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 1 No. 2 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : CV. Rumoh Aceh Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/4svyxt04

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika sosial dalam pengelolaan pariwisata di kawasan Gumuk Pasir Parangtritis dari perspektif masyarakat lokal. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik purposive sampling untuk memilih informan utama, serta pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan aktif masyarakat lokal menjadi faktor kunci dalam pengelolaan pariwisata yang berkelanjutan. Meskipun pengembangan wisata memberikan dampak positif terhadap perekonomian, seperti peningkatan pendapatan dan pembukaan lapangan kerja, terdapat pula dampak negatif seperti pergeseran nilai budaya dan ketimpangan distribusi manfaat. Masyarakat setempat memprakarsai pengelolaan wisata secara swadaya, termasuk pengoperasian jip wisata dan pelestarian lingkungan melalui gotong royong. Namun, tidak semua masyarakat mendapat manfaat yang setara, dan sebagian merasa terpinggirkan. Penelitian ini menyarankan perlunya peningkatan partisipasi masyarakat dalam proses pengambilan keputusan serta penguatan kapasitas melalui pelatihan berbasis kearifan lokal. Kajian ini menekankan pentingnya model pengelolaan pariwisata yang inklusif dan partisipatif untuk mencapai keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, pelestarian budaya, dan keberlanjutan lingkungan.

Page 2 of 2 | Total Record : 19