cover
Contact Name
Fajrin Sidiq Muzaffarul Zaman
Contact Email
jate@uny.ac.id
Phone
+6289668655443
Journal Mail Official
jate@uny.ac.id
Editorial Address
Department of Automotive Engineering Education, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Yogyakarta Karangmalang, Yogyakarta, 55281, Indonesia
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Journal of Automotive Technology and Education
ISSN : -     EISSN : 30633591     DOI : https://doi.org/10.21831/jate.v1i1
Journal of Automotive Technology and Education (JATE) adalah jurnal akademik berbasis peer-review yang diterbitkan oleh Departemen Pendidikan Teknik Otomotif, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Jurnal ini didedikasikan untuk mewadahi dan mendiseminasikan kajian teoretis maupun riset empiris dalam rumpun ilmu pendidikan vokasi, teknologi terapan, dan teknik otomotif. Fokus dan Ruang Lingkup (Focus and Scope) JATE mempublikasikan naskah penelitian yang berfokus pada tiga pilar utama: 1. Pendidikan Vokasi Otomotif: Mencakup pengembangan kurikulum (termasuk Kurikulum Merdeka di SMK), model dan strategi pembelajaran, instrumen evaluasi/asesmen praktik, efikasi diri dan kompetensi guru, hingga manajemen pendidikan vokasi. 2. Teknologi Terapan Otomotif: Berkaitan dengan inovasi rekayasa otomotif, pengujian performa mesin, efisiensi energi, hingga riset kendaraan masa depan seperti teknologi sepeda motor dan mobil listrik (EV). 3. Teknik dan Manajemen Perbengkelan: Meliputi implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di bengkel/laboratorium, budaya kerja industri (seperti 5R), manajemen kualitas perakitan, dan perawatan kendaraan ringan maupun berat. Informasi Penerbitan E-ISSN: 3063-3591 Frekuensi Terbit: Terbit secara berkala dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan Januari dan Juli. Bahasa Publikasi: Jurnal ini menerima dan menerbitkan naskah dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Akses: Jurnal ini menggunakan sistem Open Access, sehingga seluruh literatur dan hasil penelitian yang dipublikasikan dapat diakses secara terbuka dan gratis oleh publik, peneliti, serta praktisi pendidikan. Target Pembaca dan Penulis Jurnal ini menjadi platform yang sangat relevan bagi dosen, peneliti, mahasiswa, praktisi industri otomotif, dan khususnya guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang ingin membagikan hasil riset terapan demi kemajuan teknologi serta kualitas pendidikan vokasi di Indonesia.
Articles 67 Documents
IMPLEMENTASI PRAKTIK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN) KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN SMK MUHAMMADIYAH 1 LENDAH KULON PROGO: Indonesia, Inggris Nur Vido Alfiansyah; Herminarto Sofyan
Journal of Automotive Technology and Education Vol. 2 No. 2 (2025): JATE
Publisher : Department of Automotive Engineering Education, Faculty of Engineering, Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Thisresult aims to describe the implementation of industry work practice competency skills in Light Vehicle Engineering SMK Muhammadiyah 1 Lendah Kulon Progo. This study uses a quantitative method using a descriptive approach. Data collection techniques used in this study were questionnaires, interviews, observation, and documentation. The subjects of this study were 100 students of class XII Automotive Light Vehicle Engineering SMK Muhammadiyah 1 Lendah. 3 working program groups, and 6 supervising teachers. Instrument validation was carried out by experts (expert judgment) while the reliability of the instrument usedSPSS V.26. Data analysis was performed using quantitative descriptive data analysis. The results showed that apprenticeship readiness for light vehicle engineering expertise at SMK Muhammadiyah 1 Lendah from the aspect of administrative and organizational readiness was 78.95%, financing readiness was 85.7%, and tutor teacher readiness was 82.22% so in general the apprentice readiness in good category; The imThe implementation of student apprenticeships is in a fairly low category, namely 56%; The implementation of the monitoring program yielded a result of 100% in the very high category; Key Words: Implementation, Internship, SMK Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi praktik kerja industri (Prakerin) kompetensi keahlian Teknik Kendaraan Ringan SMK Muhammadiyah 1 Lendah Kulon Progo. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu kuesioner, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini 100 siswa kelas XII Teknik Kendaraan Ringan Otomotif SMK Muhammadiyah 1 Lendah, 3 orang kelompok program kerja, dan 6 guru pembimbing. Validasi instrumen dilakukan oleh ahli (expert judgement) reliabilitas instrumen SPSS V.26. Analisis data yang dilakukan menggunakan analisis data kuantitatif deskriptif . Hasil penelitian menunjukkan kesiapan Prakerin kompetensi keahlian Teknik Kendaraan Ringan SMK Muhammadiyah 1 Lendah dari aspek kesiapan administrasi dan organisasi sebesar 78,95%, kesiapan pembiayaan sebesar 80%, kesiapan pengelolaan program sebesar 85,7% dan kesiapan guru pembimbing sebesar 77,77% sehingga secara garis besar kesiapan Prakerin dalam kategori baik; Pelaksanaan Prakerin siswa dalam kategori cukup rendah yaitu sebesar 56%; Keterlaksanaan program monitoring mendapatkan hasil sebesar 100% dalam kategori sangat tinggi; Keterlaksanaan program evaluasi mendapatkan skor sebesar 62,5% dengan kategori sedang. Kata Kunci: Implementasi, Prakerin, SMK
MINAT BERWIRAUSAHA DALAM BIDANG OTOMOTIF SISWA KELAS XII PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK OTOMOTIF SMK NEGERI 2 WONOSARI : Indonesia, Inggris Alfian Nurfauzi; Gunadi Gunadi
Journal of Automotive Technology and Education Vol. 2 No. 2 (2025): JATE
Publisher : Department of Automotive Engineering Education, Faculty of Engineering, Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jate.v2i2.2082

Abstract

Abstract This research was conducted to determine the level of interest in entrepreneurship in the automotive sector, the forms of business in the automotive sector that are of interest, internal and external factors that hinder or support it. This research uses quantitative descriptive research methods to explain the situation to be studied and then explain the results of data collection. Research data was obtained using a research instrument in the form of a statement questionnaire which was distributed online to respondents. Based on the research results, it can be seen that the interest in entrepreneurship in the automotive sector of class . Based on the discussion of research data, it can also be seen that the internal and external factors that support the formation of interest in entrepreneurship in the automotive sector are courage, motivation, ability, enthusiasm and self-confidence. Based on the discussion of research data, no internal and external factors could be found that hinder the formation of entrepreneurial interest in the automotive sector, but conditions for each factor were found that need to be considered because they have the possibility of inhibiting the formation of entrepreneurial interest in the automotive sector. Keywords: Automotive Industry, Entrepreneurial Interest, SMK Abstrak Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui besarnya minat berwirausaha dalam bidang otomotif, bentuk usaha dalam bidang otomotif yang diminati, faktor internal dan eksternal yang menghambat atau mendukung. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif untuk menjelaskan situasi yang hendak diteliti dan kemudian menjelaskan hasil pengambilan datanya. Data penelitian didapatkan dengan menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioner pernyataan yang dibagikan secara online kepada responden. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa minat berwirausaha dalam bidang otomotif siswa kelas XII Program Keahlian Teknik Otomotif SMK Negeri 2 Wonosari tergolong tinggi sebesar 70,89 % dengan bentuk usaha dari yang paling diminati yaitu usaha perbaikan, perawatan, penjualan barang, penyewaan dan penjualan jasa lainnya. Berdasarkan pembahasan data penelitian dapat diketahui juga faktor internal dan eksternal yang mendukung terbentuknya minat berwirausaha dalam bidang otomotif yaitu keberanian, motivasi, kemampuan, semangat dan kepercayaan diri. Berdasarkan pembahasan data penelitian tidak dapat ditemukannya faktor internal dan eksternal yang menghambat terbentuknya minat berwirausaha dalam bidang otomotif, namun ditemukannya kondisi dari setiap faktor yang perlu diperhatikan karena memiliki kemungkinan untuk menghambat terbentuknya minat berwirausaha dalam bidang otomotif. Kata kunci: Bidang Otomotif, Minat Berwirausaha, SMK
ANALISIS EKSPERIMENTAL PENGARUH VARIASI MASSA ROLLER TRANSMISI OTOMATIS (CVT) TERHADAP KARAKTERISTIK DAYA, TORSI, DAN AKSELERASI MESIN SEPEDA MOTOR 150CC: Indonesia, Inggris I Kadek Darma Putra; Kir Haryana
Journal of Automotive Technology and Education Vol. 2 No. 2 (2025): JATE
Publisher : Department of Automotive Engineering Education, Faculty of Engineering, Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jate.v2i2.2083

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) pengaruh bobot roller CVT terhadap daya Sepeda Motor 150CC, (2) pengaruh bobot roller CVT terhadap torsi Sepeda Motor 150CC, dan (3) dampak bobot roller CVT terhadap akselerasi Sepeda Motor 150CC. Metode analisis deskriptif digunakan dalam penelitian eksperimen ini. Mesin Sepeda Motor 150CC menjadi subjek penelitian ini. Tes ini menggunakan lima jenis variabel berat roller yang berbeda. Dinamometer digunakan dalam pengujian ini untuk mendapatkan informasi daya, torsi, dan percepatan awal untuk setiap variabel bobot. Temuan penelitian ini menunjukkan: (1) Besarnya daya yang dihasilkan mesin dipengaruhi oleh berat roller CVT pada Sepeda Motor 150CC. Daya terbesar yang dihasilkan adalah 11,52 HP saat menggunakan roller 17 gram, sedangkan daya terkecil yang dihasilkan adalah 11,11 HP saat menggunakan roller 13 gram. (2) Besarnya torsi yang dihasilkan mesin dipengaruhi oleh berat roller CVT pada Sepeda Motor 150CC. torsi terbesar yang dihasilkan adalah 11,93 Nm saat menggunakan roller 13 gram, sedangkan yang terkecil 10,96 Nm menggunakan roller 17 gram. (3) perubahan berat roller CVT Sepeda Motor 150CC berpengaruh terhadap akselerasi yang dicapai oleh mesin, dimana akselerasi tercepat yang diperoleh 0,9 detik pada 7000 rpm dengan roller 13 gram sedangkan akselerasi paling lambat 6,9 detik pada 7000 rpm dengan roller 17 gram   Kata Kunci: pengaruh; roller; daya; torsi; akselerasi   Abstract The objectives of this study are to determine: (1) the effect of CVT roller weight on the power of a 150CC motorcycle, (2) the effect of CVT roller weight on the torque of a 150CC motorcycle, and (3) the effect of CVT roller weight on the acceleration of a 150CC motorcycle. Descriptive analysis was used in this experimental study. A 150CC motorcycle engine was the subject of this study. This test used five different roller weight variables. A dynamometer was used in this test to obtain information on power, torque, and initial acceleration for each weight variable. The findings of this study indicate: (1) The amount of power produced by the engine is influenced by the weight of the CVT roller on a 150CC motorcycle. The greatest power produced was 11.52 HP when using a 17-gram roller, while the least power produced was 11.11 HP when using a 13-gram roller. (2) The amount of torque produced by the engine is influenced by the weight of the CVT roller on a 150CC motorcycle. The largest torque produced was 11.93 Nm when using a 13-gram roller, while the smallest was 10.96 Nm when using a 17-gram roller. (3) Changes in the weight of the CVT roller of a 150CC motorcycle affect the acceleration achieved by the engine, where the fastest acceleration obtained is 0.9 seconds at 7000 rpm with a 13-gram roller, while the slowest acceleration is 6.9 seconds at 7000 rpm with a 17-gram roller.   Keywords: influence; roller; power; torque; acceleration
PENGARUH PENGETAHUAN K3 DAN PENERAPAN REWARD AND PUNISHMENT TERHADAP PERILAKU K3 SISWA KELAS XI TKRO PADA PRAKTIK PEMELIHARAAN MESIN KENDARAAN RINGAN DI SMK NASIONAL BERBAH: Indonesia, Inggris Ahmad Ridho Tamami; Yoga Guntur Sampurno
Journal of Automotive Technology and Education Vol. 2 No. 2 (2025): JATE
Publisher : Department of Automotive Engineering Education, Faculty of Engineering, Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jate.v2i2.2084

Abstract

Abstract This study aims to determine the effect of OHS knowledge and the application of reward and punishment on OHS behavior of TKRO XI class students in PMKR practicum at SMK Nasional Berbah. In addition, this study also aims to determine the simultaneous effect of OHS knowledge variables and the application of rewards and punishments on OHS behavior. This research is causal associative research with a quantitative approach. The population of this study were 52 students in class XI TKRO. The data analysis technique used descriptive statistical analysis of multiple linear regression, t test, F test and R2. The results of this study indicate (1) K3 knowledge has a positive effect on student K3 behavior with the results of t count 2.642> ttable 2.009 and p-value of 0.001 <0.05; (2) reward and punishment has an effect on student K3 behavior with the results of tcount 2.296> t table 2.009 and p-value 0.001 <0.05; (3) K3 knowledge and reward and punishment simultaneously affect students' K3 behavior during PMKR practice at SMK Nasional Berbah with the results of Fcount 8.678> Ftable 3.19 and a p-value of 0.001 <0.05. Key Words: knowledge K3, behavior K3, reward and punishment Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan K3 dan penerapan reward and punishment terhadap perilaku K3 siswa kelas XI TKRO pada praktikum PMKR di SMK Nasional Berbah. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui pengaruh secara simultan variabel pengetahuan K3 dan penerapan reward and punishment terhadap perilaku K3. Penelitian ini merupakan penelitian asosiatif kausal dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini sebanyak 52 siswa kelas XI TKRO. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif Regresi Linear berganda, uji t, uji F dan R2. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) pengetahuan K3 berpengaruh positif terhadap perilaku K3 siswa dengan hasil thitung 2,642 > ttabel 2,009 dan p-value sebesar 0,001< 0,05; (2) reward and punishment berpengaruh terhadap perilaku K3 siswa dengan hasil thitung 2,296 > ttabel 2,009 dan p-value 0,001< 0,05; (3) pengetahuan K3 dan reward and punishment secara simultan berpengaruh terhadap perilaku K3 siswa pada saat praktik PMKR di SMK Nasional Berbah dengan hasil Fhitung 8,678 > Ftabel 3,19 dan p-value sebesar 0,001< 0,05. Kata Kunci: pengetahuan K3, perilaku K3, reward and punishment
PENGARUH TINGKAT EFIKASI DIRI TERHADAP KESIAPAN KERJA SISWA KELAS XI TEKNIK OTOMOTIF DI SMKN 1 SEDAYU: Indonesia, Inggris Naraswati Ayu Ramadhan; Muhkamad Wakid
Journal of Automotive Technology and Education Vol. 2 No. 2 (2025): JATE
Publisher : Department of Automotive Engineering Education, Faculty of Engineering, Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jate.v2i2.2085

Abstract

Abstract This research aims to (1) Analyze the students’ level of self-efficacy; (2) Analyze the students’ level of work readiness; (3) Analyze the influence of students’ self-efficacy on their readiness to work. Correlation research design is used in a quantitative approach. The study was conducted at SMKN 1 Sedayu, with 78 students from the 11th-grade Automotive Engineering Vocational Program as research subjects. Data collection was through interviews and questionnaires. The Research instrument was a questionnaire with Likert scale. Expert judgment and item analysis is used for validity test. And for reliability test is using Cronbach’s Alpha formula. Data analysis techniques included descriptive analysis and correlation analysis. Before data analysis, normality and linearity were tested. The results of the research demonstrated that: (1) The level of self-efficacy among students was mostly categorized as high, with 74.36% of students; (2) The level of work readiness among students was mostly categorized as high, with 88.46% of students; (3) Students’ level of self-efficacy and work readiness are positively correlated. This is evidenced by the linear equation Y = 29.497 + 1.135x, with a coefficient of determination 0.590, indicating that self-efficacy influences job readiness by 59%. Keywords: self-efficacy, job readiness, students, vocational school (SMK), Automotive Engineering Abstrak Tujuan penelitian ini untuk (1) Menganalisis tingkat efikasi diri pada siswa; (2) Menganalisis tingkat kesiapan kerja siswa; (3) Menganalisis pengaruh tingkat efikasi diri terhadap kesiapan kerja siswa. Penelitian menggunakan jenis penelitian kuantitatif korelasi. Penelitian dilakukan di SMKN 1 Sedayu. Siswa kelas sebelas khususnya Program Keahlian Teknik Otomotif dengan jumlah sampel 78 orang menjadi subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui wawancara dan pengisian kuesioner. Instrumen yang dipakai adalah lembar kuesioner dengan skala pengukuran Likert. Judgment expert dan analisis butir digunakan untuk validitas instrumen. Sementara Alpha Cronbach digunakan untuk uji reliabilitas. Analisis deskriptif dan korelasi digunakan untuk menganalisis data. Uji normalitas dan linieritas dilakukan sebagai uji prasyarat analisis. Hasil penelitian mengidentifikasikan bahwa: (1) Tingkat efikasi diri pada siswa mayoritas memiliki kategori yang tinggi dengan persentase frekuensi siswa 74,36%; (2) Tingkat kesiapan kerja pada siswa mayoritas memiliki kategori yang tinggi dengan persentase frekuensi siswa 88,46%; (3) Ditemukan adanya korelasi positif antara variabel independent (efikasi diri) dengan variabel dependent (kesiapan kerja). Hal ini dijelaskan melalui persamaan garis linier Y = 29,497 + 1,135x dengan nilai R2 sebesar 0,590 yang berarti (variabel independent) efikasi diri mempengaruhi (variabel dependent) kesiapan kerja sebesar 59%. Kata kunci : efikasi diri, kesiapan kerja, siswa, SMK, Teknik Otomotif
PERENCANAAN DAN ANALISIS BIAYA PEMELIHARAAN (MAINTENANCE COST) ARMADA BUS TRANSJAKARTA RK260 CNG PADA PERUSAHAAN DISTRIBUTOR KENDARAAN KOMERSIAL: Indonesia, Inggris Dhimas Derra Adipratama; Zainal Arifin
Journal of Automotive Technology and Education Vol. 2 No. 2 (2025): JATE
Publisher : Department of Automotive Engineering Education, Faculty of Engineering, Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This study aims to identify the processes and aspects used to obtain accurate results in planning maintenance costs for vehicles using the On-site Service scheme for Transjakarta RK260 CNG buses. The type of research used is quantitative descriptive research with the object of research being the planning of maintenance costs for the Transjakarta RK260 CNG bus fleet. This research was conducted by collecting primary data from direct observations in the field and secondary data from sources related to the research topic. The results of this research testing obtained aspects used in the vehicle maintenance cost budget planning process, namely analysis of the operational key performance index (KPI) requirements of the unit, operational information of the unit, identification of spare part requirements, identification of equipment requirements, labour, and finally calculating the vehicle maintenance cost design. The results of the calculation using the cost per kilometre (CPK) method showed that the total maintenance cost budget for the 2023 period was Rp 2.694 per kilometre. The total planned vehicle maintenance cost budget was Rp 10,159,980,826 for the fifth year of the vehicle's life. Keywords: Bus Rapid Transit; Vehicle Maintenance Costs; On-site Service; Cost per Kilometre Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi proses dan aspek-aspek yang digunakan untuk mendapatkan hasil akurat dalam perencanaan anggaran biaya perawatan kendaraan dengan skema On-site Service pada unit bus Transjakarta RK260 CNG. Jenis penelitian yang digunakan yakni penelitian deskriptif kuantitatif dengan objek penelitiannya adalah perencanaan anggaran biaya perawatan kendaraan untuk armada bus Transjakarta RK260 CNG. Penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan data primer yang berasal dari hasil observasi langsung di lapangan penelitian dan data sekunder diambil dari data yang memiliki hubungan dengan topik penelitian. Hasil dari pengujian penelitian ini didapatkan aspek-aspek yang digunakan dalam proses perencanaan anggaran biaya perawatan kendaraan yaitu Analisa kebutuhan key performance index (KPI) operasional unit, informasi operasional unit, identifikasi kebutuhan spare part, identifikasi kebutuhan peralatan, tenaga kerja, dan diakhiri menghitung rancangan biaya perawatan kendaraan. Hasil dari perhitungan dengan metode cost per kilometer (CPK) didapat total anggaran biaya perawatan periode tahun 2023 sebesar Rp. 2.694, - per kilometer. Total perencanaan anggaran biaya perawatan kendaraan adalah sebesar Rp. 10.159.980.826, - untuk periode tahun ke lima umur kendaraan. Kata kunci: Bus Rapid Transit; Biaya Perawatan Kendaraan; On-site Service; Cost per Kilometer
Persepsi Siswa Terhadap Pelaksanaan Mata Pelajaran Peminatan Teknik Kendaraan Ringan Otomotif SMK N 2 Yogyakarta: Indonesia, Inggris Achmad Tri Fauzan; Muhkamad Wakid
Journal of Automotive Technology and Education Vol. 2 No. 3 (2025): JATE
Publisher : Department of Automotive Engineering Education, Faculty of Engineering, Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jate.v2i3.2683

Abstract

Penelitian memiliki tujuan untuk mengetahui persepsi dari siswa terhadap mata pelajaran peminatan dilihat faktor internal dan eksternal. Mata pelajaran Peminatan adalah mata pelajaran baru dalam rangka mewadahi minat siswa, dan minat adalah sebuah hal yang subjektif bagi siswa sehingga persepsi siswa menjadi fokus perhatian peneliti. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan instrumen angket. Populasi penelitian adalah kelas XI Teknik Kendaraan Ringan Otomotif SMKN 2 Yogyakarta sebanyak 138 siswa dan diambil sampel 102 siswa. Angket terdiri dari dua aspek: (1) Faktor internal terkait kemampuan berpikir, perhatian, motivasi, minat, harapan, dan pengalaman; (2) Faktor eksternal terkait guru, sarana, prasarana, dan teman. Pengujian validitas ahli melibatkan dosen Psikologi Pendidikan dan Bimbingan dan dosen pembimbing. Hasil penelitian menunjukkan persepsi siswa dilihat dari faktor internal sebesar 19,61% masuk kategori sangat positif, 29,41% kategori positif, 35,29% kategori negatif, dan 15,69% kategori sangat negatif. Sedangkan dari faktor eksternal persepsi sebesar 16,67% pada kategori sangat positif, 32,35% persentase positif, 39,22% negatif, dan 11,76% sangat negatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa persentase terbesar persepsi siswa masuk dalam kategori negatif, dengan item yang menjadi perhatian terkait kemampuan berpikir, perhatian, motivasi, pengalaman, harapan, sarana, dan prasarana. Oleh karena itu, perlu dilakukan peningkatan baik dalam hal kompetensi guru, sarana dan prasarana, interaksi guru dan siswa, dan juga evaluasi secara berkala pada mata pelajaran Peminatan, sehingga persepsi siswa dapat menjadi positif. This study has the purpose understanding students' perceptions of Interest-Based Subjects from both internal and external factors. Interest-Based Subjects are newly introduced to accommodate students' interests, making their perceptions a key focus. The study employed a descriptive quantitative method with a questionnaire as the instrument. The research population consisted of 138 eleventh-grade students from the Light Vehicle Engineering program at SMKN 2 Yogyakarta, with a sample of 102 students. The questionnaire covered two aspects: (1) Internal factors, including thinking ability, attention, motivation, interest, expectations, and experience; (2) External factors, including teachers, facilities, infrastructure, and peers. Expert validity testing involved Educational Psychology and Guidance lecturers and academic advisors. Results indicated that for internal factors, 19.61% of students' perceptions were very positive, 29.41% were positive, 35.29% were negative, and 15.69% were very negative. Regarding external factors, 16.67% were very positive, 32.35% were positive, 39.22% were negative, and 11.76% were very negative. The findings reveal that the largest percentage of students' perceptions falls into the negative category, with items of concern including thinking ability, attention, motivation, experience, expectations, facilities, and infrastructure. Therefore, improvements are needed in terms of teacher competence, facilities and infrastructure, teacher-student interaction, and regular evaluation of Interest-Based Subjects, so that students' perceptions can become positive.
Implementasi Kurikulum Merdeka Materi Sistem Pemindah Tenaga Teknik Otomotif SMK N 2 Wonosari: Inggris, Indonesia Nanang Wahyu Nugroho; Suhartanta Suhartanta
Journal of Automotive Technology and Education Vol. 2 No. 3 (2025): JATE
Publisher : Department of Automotive Engineering Education, Faculty of Engineering, Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jate.v2i3.2705

Abstract

Abstract This research aims to find out: (1) The implementation of the Independent Learning Curriculum on Power Train System Material for Class XI Automotive Engineering at SMK N 2 Wonosari. (2) Supporting factors and inhibiting factors in implementing the Independent Learning Curriculum in Class XI Automotive Engineering Power Train System Material at SMK N 2 Wonosari. This research is a qualitative descriptive study. The subjects of this research were 2 (two) PCSPT teachers and 3 (three) class XI Automotive Engineering students taken using purposive sampling. Data collection techniques use interview and documentation techniques. This research uses the Miles and Huberman model data analysis technique. The results of the research show: (1) The implementation of the Independent Learning Curriculum on Power Train System Material for Class XI Automotive Engineering at SMK N 2 Wonosari has gone well. (2) Supporting factors, namely providing fun, comfortable and light learning conditions, providing various learning material references, availability of 60% practicum training objects, independent curriculum training workshops for teachers, and guest teachers for the P5 program. The inhibiting factors are the material load which is too extensive for students, the adequacy of practicum media which is not yet ideal, and the Wifi internet speed which is not yet able to accommodate all students.   Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar pada Materi Sistem Pemindah Tenaga Kelas XI Teknik Otomotif di SMK N 2 Wonosari. (2) Faktor pendukung dan faktor penghambat dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar pada Materi Sistem Pemindah Tenaga Kelas XI Teknik Otomotif di SMK N 2 Wonosari. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 2 (dua) guru PCSPT dan 3 (tiga) siswa kelas XI Teknik Otomotif berjumlah yang diambil dengan cara purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data model Miles and Huberman. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar pada Materi Sistem Pemindah Tenaga Kelas XI Teknik Otomotif di SMK N 2 Wonosari telah berjalan dengan baik. (2) Faktor pendukung yaitu pengkondisian pembelajaran yang menyenangkan, nyaman, dan ringan, pemberian referensi materi belajar yang beragam, ketersediaan training object praktikum yang sudah 60%, workshop pelatihan kurikulum merdeka untuk guru, dan guru tamu untuk program P5. Faktor penghambat yaitu beban materi yang terlalu luas untuk siswa, ketercukupan media praktikum yang belum ideal, dan kecepatan internet Wifi yang belum mampu mengakomodir seluruh siswa.  
Kendala Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Guru Otomotif SMK Kristen 5 Klaten: Inggris, Indonesia Ari Setiawan; Joko Sriyanto
Journal of Automotive Technology and Education Vol. 2 No. 3 (2025): JATE
Publisher : Department of Automotive Engineering Education, Faculty of Engineering, Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jate.v2i3.2706

Abstract

Abstract This study aims to identify and analyze the challenges faced by automotive teachers in implementing the Merdeka Curriculum at SMK Kristen 5 Klaten. The research employed a qualitative descriptive method, with data collected through in-depth interviews and documentation. The respondents consisted of 10 automotive teachers from the TKRO, TBSM, and TBO programs. The findings reveal several main issues faced by the teachers: 1) lack of understanding of the essence and concept of the Merdeka Curriculum; 2) difficulties in designing, implementing, and evaluating differentiated learning; 3) low discipline among students and teachers during learning activities, as well as limited teacher ability to analyze the condition of school equipment; and 4) limited support for training and technical assistance.   Abstrak Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis kendala yang dihadapi guru otomotif dalam implementasi Kurikulum Merdeka di SMK Kristen 5 Klaten. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan dokumentasi. Responden berjumlah 10 guru otomotif dari program TKRO, TBSM, dan TBO. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menghadapi beberapa permasalahan utama, yaitu: 1) kurangnya pemahaman guru terhadap esensi dan konsep Kurikulum Merdeka; 2) kendala dalam merancang, melaksanakan, serta mengevaluasi pembelajaran berdiferensiasi; 3) rendahnya kedisiplinan siswa dan guru dalam pelaksanaan pembelajaran serta keterbatasan kemampuan guru dalam menganalisis kondisi peralatan sekolah; dan 4) keterbatasan dukungan pelatihan dan pendampingan teknis.  
Pengetahuan Dan Sikap Tentang Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Siswa Praktik Program Keahlian Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO) Kelas X SMK Negeri 1 Ngawen: Inggris, Indonesia Muhammad Rivai; Zainal Arifin
Journal of Automotive Technology and Education Vol. 2 No. 3 (2025): JATE
Publisher : Department of Automotive Engineering Education, Faculty of Engineering, Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jate.v2i3.2707

Abstract

Abstract The purpose of this study was to 1) Determine the knowledge of K3 about workplace hazards of class X students at SMK Negeri 1 Ngawen. 2) Determine the attitude of class X students in implementing Occupational Health and Safety at SMK Negeri 1 Ngawen. 3) Determine the implementation of Occupational Safety and Health (K3) for class X students at SMK Negeri 1 Ngawen. This study used a quantitative approach with a descriptive method, and data collection techniques using test methods, questionnaires and observations. The subjects of this study were 68 class X students of SMK N 1 Ngawen. The variables in this study were Knowledge, Attitude, and Implementation. Data analysis was carried out using descriptive analysis techniques with percentages. The results of this study were concluded as follows: 1) The level of K3 knowledge possessed by students showed that: 86.2% of students were included in the outstanding category, 10.8% of students were included in the good category, and 3% of students were included in the sufficient category. 2) Students' attitudes towards K3 showed that: 89.2% of students were included in the moderate category and 10.8 students were included in the poor category. 3) From the aspect of implementing K3, automotive workshops are in the outstanding category with a percentage of 90% with the implementation of 18 out of 20 items.   Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji tiga aspek terkait Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) pada siswa kelas X SMK Negeri 1 Ngawen, yaitu: 1) pengetahuan tentang bahaya di tempat kerja, 2) sikap terhadap implementasi K3, dan 3) praktik implementasi K3 itu sendiri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 68 siswa sebagai subjek. Pengumpulan data dilakukan melalui tiga instrumen: tes untuk mengukur pengetahuan, angket untuk menilai sikap, dan observasi untuk mengevaluasi implementasi. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara statistik deskriptif dengan teknik persentase untuk mendeskripsikan setiap variabel. Temuan penelitian ini mengungkapkan gambaran yang menarik. Dari aspek pengetahuan, mayoritas siswa (86,2%) memiliki pemahaman yang sangat baik tentang K3, diikuti oleh 10,8% dengan kategori baik dan 3% cukup. Namun, hasil mengenai sikap menunjukkan profil yang berbeda. Sebagian besar siswa (89,2%) memiliki sikap yang hanya berada pada kategori sedang, sementara 10,8% dikategorikan buruk. Di sisi lain, implementasi K3 di bengkel otomotif justru menunjukkan hasil yang sangat positif, dengan 90% item terlaksana (18 dari 20), sehingga masuk dalam kategori sangat baik. Simpulan dari rangkaian data ini menunjukkan adanya diskoneksi antara tingkat pengetahuan yang tinggi dan sikap yang masih biasa-biasa saja. Meskipun demikian, pengetahuan dan prosedur yang baik tampaknya mampu mendorong praktik implementasi yang sangat baik di bengkel. Implikasinya, sekolah perlu mengembangkan strategi yang tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi lebih khusus lagi difokuskan untuk membentuk sikap dan kesadaran internal siswa terhadap pentingnya K3, agar keselamatan menjadi nilai yang dipegang teguh, bukan hanya sebatas aturan yang diikuti.