cover
Contact Name
Fajrin Sidiq Muzaffarul Zaman
Contact Email
jate@uny.ac.id
Phone
+6289668655443
Journal Mail Official
jate@uny.ac.id
Editorial Address
Department of Automotive Engineering Education, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Yogyakarta Karangmalang, Yogyakarta, 55281, Indonesia
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Journal of Automotive Technology and Education
ISSN : -     EISSN : 30633591     DOI : https://doi.org/10.21831/jate.v1i1
Journal of Automotive Technology and Education (JATE) adalah jurnal akademik berbasis peer-review yang diterbitkan oleh Departemen Pendidikan Teknik Otomotif, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Jurnal ini didedikasikan untuk mewadahi dan mendiseminasikan kajian teoretis maupun riset empiris dalam rumpun ilmu pendidikan vokasi, teknologi terapan, dan teknik otomotif. Fokus dan Ruang Lingkup (Focus and Scope) JATE mempublikasikan naskah penelitian yang berfokus pada tiga pilar utama: 1. Pendidikan Vokasi Otomotif: Mencakup pengembangan kurikulum (termasuk Kurikulum Merdeka di SMK), model dan strategi pembelajaran, instrumen evaluasi/asesmen praktik, efikasi diri dan kompetensi guru, hingga manajemen pendidikan vokasi. 2. Teknologi Terapan Otomotif: Berkaitan dengan inovasi rekayasa otomotif, pengujian performa mesin, efisiensi energi, hingga riset kendaraan masa depan seperti teknologi sepeda motor dan mobil listrik (EV). 3. Teknik dan Manajemen Perbengkelan: Meliputi implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di bengkel/laboratorium, budaya kerja industri (seperti 5R), manajemen kualitas perakitan, dan perawatan kendaraan ringan maupun berat. Informasi Penerbitan E-ISSN: 3063-3591 Frekuensi Terbit: Terbit secara berkala dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan Januari dan Juli. Bahasa Publikasi: Jurnal ini menerima dan menerbitkan naskah dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Akses: Jurnal ini menggunakan sistem Open Access, sehingga seluruh literatur dan hasil penelitian yang dipublikasikan dapat diakses secara terbuka dan gratis oleh publik, peneliti, serta praktisi pendidikan. Target Pembaca dan Penulis Jurnal ini menjadi platform yang sangat relevan bagi dosen, peneliti, mahasiswa, praktisi industri otomotif, dan khususnya guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang ingin membagikan hasil riset terapan demi kemajuan teknologi serta kualitas pendidikan vokasi di Indonesia.
Articles 67 Documents
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO TUTORIAL SISTEM AIR CONDITIONING DI JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK OTOMOTIF: PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO TUTORIAL SISTEM AIR CONDITIONING DI JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK OTOMOTIF Fajrin Sidiq; Atha Fawwaz Rudiyanto
Journal of Automotive Technology and Education Vol. 1 No. 2 (2024): JATE
Publisher : Department of Automotive Engineering Education, Faculty of Engineering, Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jate.v1i2.796

Abstract

Abstract This study aims to produce a video tutorial on air conditioning (AC) system maintenance in the Department of Automotive Engineering, FT UNY, knowing the feasibility of the developed media. This development research is a type of Research and Development (R&D) research using the Borg and Gall model. The subjects of this research are students of Automotive Engineering Education who have taken or are currently taking AC System courses, totaling 40 students. The data collection techniques used were closed questions, observations of workshop facilities and Automotive Engineering students, and a questionnaire to determine the media results from experts and user's feasibility data analysis by describing into four categories as in the Likert Scale. The results of the development research are: (1) instructional media of AC system maintenance video tutorial in MP4, (2) media feasibility based on material expert assessment of (3,27) very feasible category, (3) media feasibility based on media experts on (3,54) category is very feasible, (4) user response to video tutorials (3,4513) so that the AC system maintenance tutorial video is very suitable for use in learning. Keywords: video tutorial, Air Conditioning, learning media Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk pengembangan video tutorial perawatan sistem air conditioning (AC) di Jurusan Pendidikan Teknik Otomotif FT UNY, mengetahui kelayakan media yang dikembangkan. Penelitian pengembangan ini merupakan jenis penelitian Research and Development (R&D) menggunakan model Borg and Gall. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa Pendidikan Teknik Otomotif yang telah menempuh atau sedang menempuh mata kuliah Sistem AC yang berjumlah 40 mahasiswa. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah pertanyaan tertutup dan observasi terhadap fasilitas bengkel serta mahasiswa Teknik Otomotif, dan angket untuk mengetahui hasil media dari para ahli dan pengguna. Analisis data kelayakan dengan mendeskripsikan menjadi empat kategori seperti pada Skala Likert. Hasil dari penelitian pengembangan yaitu: (1) media pembelajaran video tutorial perawatan sistem AC, di dalamnya terdapat materi cara kerja sistem, identifikasi komponen, dan tutorial menguras & mengisi refrigeran dengan format MP4, (2) kelayakan berdasarkan penilaian ahli materi terhadap video tutorial (3,27) kategori sangat layak, (3) kelayakan berdasarkan ahli media terhadap video tutorial (3,54) kategori sangat layak, (4) respon pengguna terhadap video tutorial (3,4513) sehingga video tutorial perawatan sistem AC sangat layak digunakan dalam pembelajaran. Kata kunci: video tutorial, Air Conditioning, media pembelajaran
IMPLEMENTASI KURIKULUM SMK PUSAT KEUNGGULAN PADA KOMPETENSI KEAHLIAN TKRO DI SMK NEGERI 3 YOGYAKARTA: Indonesia, Inggris Bambang Sulistyo; Yogi Surya Putra
Journal of Automotive Technology and Education Vol. 1 No. 3 (2024): JATE
Publisher : Department of Automotive Engineering Education, Faculty of Engineering, Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jate.v1i3.860

Abstract

Abstrak SMK Pusat Keunggulan merupakan sebuah program yang ditujukan untuk SMK. Program ini bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi yang sesuai dengan dunia kerja. Diharapkan setelah lulus peserta didik siap bekerja dalam dunia kerja dan juga berwirausaha. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui implementasi dari kurikulum SMK Pusat Keunggulan yang meliputi proses perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan pelaksanaan penilaian hasil belajar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang dilakukan di kompetensi keahlian TKRO di SMK N 3 Yogyakarta. Subyek penelitian melibatkan 12 guru TKRO dan 123 siswa X TKRO. Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan angket, observasi, dan wawancara. Hasil dari analisis data penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) perencanaan proses pembelajaran data diperoleh tergolong kategori sangat baik dengan rata-rata skor 108,3; (2) pelaksanaan pembelajaran dengan responden guru tergolong kategori baik dengan rata-rata skor 171,25; (3) pelaksanaan pembelajaran dengan responden siswa tergolong kategori baik dengan rata-rata skor 121,6; (4) pelaksanaan pembelajaran hasil observasi tergolong kategori sangat baik dengan rata-rata skor 156,7; Serta (5) pelaksanaan penilaian hasil belajar siswa tergolong kategori baik dengan rata-rata skor 100,25. Dari seluruh data tersebut menunjukkan bahwa implementasi kurikulum SMK Pusat Keunggulan telah sesuai. Kata kunci : SMK Pusat Keunggulan, Teknik Kendaraan Ringan Otomotif Abstract SMK Center of Excellence is a program aimed at SMK. This program aims to produce graduates who have competencies appropriate to the world of work. It is expected that after graduating students are ready to work in the world of work and also entrepreneurship. This research was conducted to determine the implementation of the SMK Center of Excellence curriculum which includes the process of planning lessons, implementing learning, and implementing assessment of learning outcomes. This research is a quantitative descriptive study conducted in TKRO expertise competency at SMK N 3 Yogyakarta. The research subjects involved 12 TKRO teachers and 123 TKRO X students. Data collection techniques used by questionnaires, observation, and interviews. The results of the analysis of the research data are as follows: (1) the data learning process planning is classified as very good with an average score of 108.3; (2) the implementation of learning with teacher respondents is in the good category with an average score of 171.25; (3) the implementation of learning with student respondents is in the good category with an average score of 121.6; (4) the implementation of learning from observation results is classified as very good with an average score of 156.7; And (5) the implementation of the assessment of student learning outcomes is classified as good with an average score of 100.25. From all these data it shows that the implementation of the SMK Center of Excellence curriculum is appropriate. Key word: SMK Center Of Excellence, Automotive Light Vehicle Engineering.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA JURUSAN TKRO DI SMK N 5 SURAKARTA: Indonesia, Inggris Eko Prabowo; Suhartanta Suhartanta
Journal of Automotive Technology and Education Vol. 1 No. 3 (2024): JATE
Publisher : Department of Automotive Engineering Education, Faculty of Engineering, Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jate.v1i3.861

Abstract

Abstrak Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui implementasi manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada jurusan TKRO di SMK N 5 Surakarta yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, keadaan sarana dan prasarana, serta evaluasi. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Subyek penelitian ini adalah peserta didik kelas XI sejumlah 89 siswa, 3 guru kompetensi keahlian dan 3 guru mata pelajaran produktif. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan yaitu teknik analisis deskriptif. Penelitian ini mendapati hasil bahwa: (1) perencanaan manajemen K3 tidak berjalan sesuai dengan Sistem Manajemen K3 hal ini merujuk pada skor rata-rata 17,18 oleh guru dan 18,91 oleh siswa dengan kategori kurang sesuai, (2) Aspek pelaksanaan manajemen K3 terdiri dari: (a) Jaminan kemampuan K3, dalam kategori sesuai merujuk pada skor rata-rata 18,33 oleh guru dan skor rata-rata 24,09 oleh peserta didik, (b) Sumber bahaya, dalam kategori sesuai merujuk pada skor rata-rata 42 oleh guru dan skor rata-rata 19,88 oleh peserta didik, (3) Aspek sarana prasarana, dalam kategori sesuai merujuk pada skor rata-rata 34,33 oleh guru dan skor rata-rata 26,05 oleh peserta didik, (4) Evaluasi K3, tidak berjalan sesuai dengan Sistem Manajemen K3 merujuk pada skor rata-rata 24,83 oleh guru dan 10 oleh peserta didik. Berdasarkan data di atas, dapat disimpulkan bahwa perencanaan dan penerapan K3 masih belum maksimal dan belum sesuai dengan Sistem Manajemen K3. Kata Kunci: Sekolah Menengah Kejuruan, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Abstract This study aims to determine the implementation of Occupational Safety and Health (K3) management in the TKRO department at SMK N 5 Surakarta, including planning, implementation, the state of facilities and infrastructure, and evaluation. This research is descriptive. The subjects of this study were class XI students totaling 89 students, 3 teachers of expertise competence, and 3 teachers of productive subjects. Data collection is carried out with questionnaires and documentation. The analysis technique used is descriptive. This study found the results that: (1) K3 management planning does not work by the K3 Management System, this refers to an average score of 17.18 by teachers and 18.91 by students with less appropriate categories, (2) Aspects of K3 management implementation consist of: (a) Guarantee of K3 ability, in the appropriate category refers to the average score of 18.33 by the teacher and an average score of 24.09 by learners, (b) Sources of hazards, in the appropriate category referring to an average score of 42 by the teacher and an average score of 19.88 by learners, (3) Aspects of infrastructure, in the corresponding category referring to an average score of 34.33 by the teacher and an average score of 26.05 by learners, (4) Evaluation of K3, not running by the K3 Management System referring to an average score of 24.83 by the teacher and 10 by the learner. Based on the data above, it is concluded that the planning and implementation of K3 is still not optimal and is not by the K3 Management System. Keywords: Vocational High School, Occupational Safety and Health (K3)
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN DARING PADA MATA PELAJARAN PEMELIHARAAN SASIS DAN PEMINDAHAN TENAGA KENDARAAN RINGAN (Studi kasus: SMK N 2 Wonosari saat Pandemi Covid-19): Indonesia, Inggris Yoga Guntur Sampurno; Muhammad Diksfa Dani Aldi
Journal of Automotive Technology and Education Vol. 1 No. 3 (2024): JATE
Publisher : Department of Automotive Engineering Education, Faculty of Engineering, Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jate.v1i3.862

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keberhasilan penerapan pembelajaran daring di SMK N 2 Wonosari pada bidang alih daya dan perawatan sasis kendaraan ringan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan metode survei wawancara dan kuesioner digunakan untuk pengumpulan data, dan statistik dengan persentase digunakan untuk analisis data. Populasi pada penelitian ini sebanyak 90 siswa kelas XI SMK N 2 Wonosari. Siswa dan instruktur yang mengedukasi tentang pemeliharaan sasis dan transmisi tenaga mobil ringan adalah populasi sasaran penelitian. Survei online dengan 50 pertanyaan yang disajikan dengan Google form sebagai kuesioner utama penelitian. Analisis pada data yang menggabungkan teknik analisis deskriptif kuantitatif dengan visualisasi data. Hasil dalam penelitian ini adalah implementasi pembelajaran daring SMK N 2 Wonosari secara keseluruhan termasuk dalam kategori baik dengan persentase sangat baik (32,2%), baik (48,9%), buruk (44,4%), dan sangat buruk (8,9%) berdasarkan temuan penelitian secara keseluruhan. Terdapat persepsi kurang baik dari siswa yang kurang baik, beberapa temuan kelemahan dan kendala dari implementasi pembelajaran daring diantaranya: (1) kurangnya jangkauan jaringan internet, (2) pemahaman aplikasi pembelajaran daring, (3) kuota internet yang cepat habis. Kata Kunci: Implementasi, pembelajaran, kuesioner. Abstract The purpose of this study was to determine the success of implementing online learning at SMK N 2 Wonosari in the outsourcing and maintenance of light vehicle chassis. This research is a qualitative descriptive study with interview survey methods and questionnaires used for data collection, and statistics with percentages used for data analysis. The population in this study were 90 students of class XI SMK N 2 Wonosari. Students and instructors who are educated about chassis maintenance and power transmission of light cars are the target population of the study. An online survey with 50 questions presented with Google form as the main research questionnaire. Analysis of data that combines quantitative descriptive analysis techniques with data visualization. The results in this study are that the implementation of online learning at SMK N 2 Wonosari as a whole is included in the good category with very good percentages (32.2%), good (48.9%), bad (44.4%), and very bad (8 .9%) based on the overall research findings. There is a poor perception of students who are not good, some findings of weaknesses and obstacles to the implementation of online learning include: (1) lack of internet network coverage, (2) understanding of online learning applications, (3) internet quota that runs out quickly. Keywords: Implementation, learning, questionnaire.
KESIAPAN GURU TEKNIK KENDARAAN RINGAN OTOMOTIF DI SMKN 2 YOGYAKARTA DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN KURIKULUM MERDEKA : Indonesia, Inggris Amir Fatah; Musthafa Bintang Harapan
Journal of Automotive Technology and Education Vol. 1 No. 3 (2024): JATE
Publisher : Department of Automotive Engineering Education, Faculty of Engineering, Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jate.v1i3.863

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesiapan guru Teknik Kendaraan Ringan Otomotif di SMK Negeri 2 Yogyakarta dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka yang ditinjau dari (1) pengetahuan terhadap regulasi Kurikulum Merdeka, (2) pengetahuan terhadap perubahan hal baru dalam Kurikulum Merdeka, dan (3) kemampuan mengembangkan Kurikulum Merdeka. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian deskriptif dengan subyek penelitian guru kelompok mata pelajaran umum dan kejuruan Teknik Kendaraan Ringan Otomotif di SMK Negeri 2 Yogyakarta. Pengambilan data menggunakan angket dan diperkuat dengan wawancara. Hasil penelitian mengungkap kesiapan guru dengan ketiga tinjauan tersebut berada pada kategori tinggi. Namun demikian, hasil wawancara mengungkap masih terdapat aspek pengetahuan dan keterampilan guru yang masih rendah. Kata Kunci: kesiapan guru, implementasi, Kurikulum Merdeka Abstract This study aims to describe the readiness of Automotive Engineering teachers at SMK Negeri 2 Yogyakarta in implementing the Merdeka Curriculum in terms of (1) knowledge of the regulations of the Merdeka Curriculum, (2) knowledge of new changes in the Merdeka Curriculum, and (3) the ability to develop Merdeka Curriculum. This research is included in the type of descriptive research with the subject of research is the general and vocational subject group teacher of Automotive Engineering at SMK Negeri 2 Yogyakarta. Collecting data using a questionnaire and strengthened by interviews. The results of the study revealed teacher readiness with the three reviews in the high category. However, the results of the interview revealed that there were still aspects of teacher knowledge and skills that were still low. Keywords: teacher readiness, implementation, Merdeka Curriculum
KONTRIBUSI MOTIVASI BELAJAR DAN FASILITAS BELAJAR DI RUMAH TERHADAP HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR OTOMOTIF KELAS X TEKNIK KENDARAAN RINGAN SMK NEGERI 3 YOGYAKARTA: Indonesia, Inggris Martubi Martubi; Anna Nur Rahmawati
Journal of Automotive Technology and Education Vol. 1 No. 3 (2024): JATE
Publisher : Department of Automotive Engineering Education, Faculty of Engineering, Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jate.v1i3.864

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui besar suatu kontribusi antara motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Teknik Dasar Otomotif Kelas X Teknik Kendaraan Ringan SMK Negeri 3 Yogyakarta; (2) Mengetahui besar suatu kontribusi antara fasilitas belajar di rumah terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Teknik Dasar Otomotif Kelas X Teknik Kendaraan Ringan SMK Negeri 3 Yogyakarta; (3) Mengetahui besar suatu kontribusi antara motivasi belajar siswa dan fasilitas belajar siswa di rumah terhadap hasil belajar siswa secara bersama-sama pada mata pelajaran Teknik Dasar Otomotif Kelas X Teknik Kendaraan Ringan SMK Negeri 3 Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan ex-post facto. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X Teknik Kendaraan Ringan SMK Negeri 3 Yogyakarta. Sampel penelitian sebanyak 105 siswa menggunakan teknik Simple Random Sampling. Metode pengambilan data dengan kuesioner dan dokumentasi. Pengujian validitas instrumen dengan korelasi product moment, dan reliabilitas instrumen dengan rumus Alpha Cronbach’s. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif, regresi linear ganda serta sumbangan efektif (SE%) dan sumbangan relatif (SR%). Uji prasyarat menggunakan uji normalitas, multikolinearitas dan heterokedastisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat kontribusi yang positif antara motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa dengan SE%=4,16% dan SR%=52%; (2) Terdapat kontribusi yang positif antara fasilitas belajar terhadap hasil belajar siswa dengan SE%=3,85% dan SR%=48%; (3) Terdapat kontribusi yang positif antara motivasi belajar dan fasilitas belajar di rumah secara bersama-sama terhadap hasil belajar siswa dengan SE%=8% dan SR%=100%. Kata Kunci: Motivasi Belajar, Fasilitas Belajar di Rumah, Hasil Belajar. ABSTRACT This research aims to (1) Determine the contribution of learning motivation to student learning outcomes in the subjects of Basic Automotive Engineering Class X Light Vehicle Engineering at SMK Negeri 3 Yogyakarta; (2) Knowing the magnitude of a contribution between learning facilities at home on student learning outcomes in the subjects of Basic Automotive Engineering Class X Light Vehicle Engineering at SMK Negeri 3 Yogyakarta; (3) Knowing the magnitude of a contribution between student learning motivation and student learning facilities at home to student learning outcomes together in the subject of Basic Automotive Engineering Class X Light Vehicle Engineering at SMK Negeri 3 Yogyakarta. This research is a quantitative research with an ex-post facto approach. The population of this study were all students of class X Light Vehicle Engineering at SMK Negeri 3 Yogyakarta. The research sample was 105 students using the Simple Random Sampling technique. Methods of data collection with questionnaires and documentation. Testing the validity of the instrument with the product moment correlation, and the reliability of the instrument with Cronbach's Alpha formula. The data analysis technique used descriptive statistical analysis, multiple linear regression and effective contribution (SE%) and relative contribution (SR%). The prerequisite test used normality, multicollinearity and heteroscedasticity tests. The results showed that: (1) There was a positive contribution between learning motivation on student learning outcomes with SE%=4.16% and SR%=52%; (2) There is a positive contribution between learning facilities on student learning outcomes with SE%=3.85% and SR%=48%; (3) There is a positive contribution between learning motivation and learning facilities at home together on student learning outcomes with SE%=8% and SR%=100%. Keywords: Learning Motivation, Learning Facilities at Home, Learning Outcomes.
PENGARUH KEAKTIFAN SISWA DALAM EKSTRAKURIKULER KEJURUAN DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR: Indonesia, Inggris Herminarto Sofyan; Izhaar Akhmad
Journal of Automotive Technology and Education Vol. 1 No. 3 (2024): JATE
Publisher : Department of Automotive Engineering Education, Faculty of Engineering, Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jate.v1i3.865

Abstract

Abstrak Dalam penelitian ini ditujukan untuk mengetahui (1) pengaruh keaktifan siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler kejuruan dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa, (2) pengaruh keaktifan siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler kejuruan terhadap prestasi belajar siswa, dan (3) pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi belajar. Penelitian ini menggunakan jenis ex post facto. Populasi yaitu peserta didik kelas XI Kompetensi Keahlian Teknik Bisnis Sepeda Motor dan Teknik Kendaraan Ringan Otomotif, SMKN 1 Gombong tahun 2021/2022 dengan jumlah 216 peserta didik. Instrumen yaitu kuesioner dan nilai rapor. Analisis data yang digunakan regresi berganda. Penelitian ini menunjukkan hasil (1) Ada pengaruh yang signifikan keaktifan siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler kejuruan dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa, dengan signifikansi 0.000 < 0.05, (2) Ada pengaruh yang signifikan keaktifan siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler kejuruan terhadap prestasi belajar siswa, dengan nilai signifikansi 0.000 < 0.05, (3) Ada pengaruh yang signifikan antara motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa program keahlian Teknik Otomotif SMK Negeri 1 Gombong tahun ajaran 2021/2022, dengan nilai signifikansi 0.000 < 0.05. Kata Kunci: ekstrakurikuler, keaktifan siswa, motivasi belajar, prestasi belajar Abstract In this study, it is intended to find out (1) the effect on student activity in vocational extracurricular activities and learning motivation on learning achievement, (2) the effect on student activity in vocational extracurricular activities on student achievement, and (3) the effect of and learning motivation on learning achievement. This type of research is ex post facto. The population is Class XI students the Motorcycle Businnes Enginering Skills Competence and Automotive Light Vehicle Engineering Skills Study Program at SMKN 1 Gombong for the 2021/2022 academic year which opens 216 students. The instruments are questionnaires and report cards. The data analysis technique used multiple regression. The results showed that (1) There was a significant effect of student activity in vocational extracurricular activities on student achievement, with a significance value of 0.000 <0.05, (2) There is a significant effect of learning motivation on student achievement, with a significance value of 0.000 <0.05, (3) There is a significant effect of learning motivation on student achievement in the Automotive Engineering Expertise Program at SMKN 1 Gombong for the 2021/2022 academic year, with significance value of 0.000 <0.05. Keywords: extracurricular, student activity, learning motivation, learning achievement
PENGARUH SISTEM PENJURUSAN TERHADAP MINAT KEPADA JURUSAN DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN: Indonesia, Inggris Joko Sriyanto; Rizky Aditya Alfath
Journal of Automotive Technology and Education Vol. 1 No. 3 (2024): JATE
Publisher : Department of Automotive Engineering Education, Faculty of Engineering, Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jate.v1i3.866

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk: (1) untuk mengetahui pengaruh sistem penjurusan terhadap minat kepada jurusan, (2) untuk mengetahui pengaruh sistem penjurusan terhadap motivasi belajar siswa Sekolah Menengah Kejuruan dengan sistem penjurusan yang berbeda. Penelitian ini merupakan penelitian komparatif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dari penelitian ini adalah siswa teknik otomotif dari dua sekolah berbeda yaitu SMK Negeri 2 Klaten dan SMK Negeri 3 Yogyakarta. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner atau angket. Analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif dan statistik komparatif dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan pada minat kepada jurusan dan motivasi belajar siswa dengan sistem penjurusan hanya berdasarkan nilai akademik dengan sistem penjurusan berdasarkan gabungan nilai akademik dan minat bakat. Perbedaan ini ditunjukkan dengan hasil uji independent sample t test memperoleh hasil pengaruh sistem penjurusan terhadap minat kepada jurusan sebesar 0,00 < 0,05 dan t hitung (4,239) > dari t tabel (1,98). Sedangkan untuk pengaruh sistem penjurusan terhadap motivasi belajar 0,014 < 0,05 dan t hitung (2,491) > t tabel (1,98). Maka dapat disimpulkan terdapat perbedaan yang signifikan antara sistem penjurusan terhadap minat kepada jurusan dan motivasi belajar, sehingga dapat dikatakan sistem penjurusan berpengaruh terhadap minat kepada jurusan dan motivasi belajar. Siswa dengan sistem penjurusan berdasarkan gabungan nilai akademik dan minat bakat mempunyai minat kepada jurusan dan motivasi belajar yang lebih tinggi dibandingkan dengan sistem penjurusan hanya berdasarkan nilai akademik. Hal ini dibuktikan dengan perbandingan nilai mean antara kedua sistem penjurusan yaitu 77,57 berbanding 62,7 untuk minat kepada jurusan dan 83,4 berbanding 79,2 untuk motivasi belajar. Kata kunci: Sistem Penjurusan, Minat Kepada Jurusan, Motivasi Belajar. ABSTRACT The objectives of this study are: (1) to determine the effect of the majoring system on interest in majors, (2) to determine the effect of the majoring system on the learning motivation of Vocational High School students with different majoring systems. This research is a comparative research using quantitative approach. The population of this study was automotive engineering students from two different schools, namely SMK Negeri 2 Klaten and SMK Negeri 3 Yogyakarta. The sampling technique used proportional random sampling. Data were collected using a questionnaire or questionnaire. Data analysis was done by descriptive analysis and comparative statistics using t test. The results showed that there was a significant difference in interest in majors and learning motivation of students with a majoring system based only on academic grades with a majoring system based on a combination of academic grades and talent interest. This difference is shown by the results of the independent sample t test which obtained the results of the influence of the majoring system on interest in majors of 0.00 < 0.05 and t count (4.239)> from t table (1.98). Meanwhile, the effect of the majoring system on learning motivation is 0.014 < 0.05 and t count (2.491) > t table (1.98). So it can be concluded that there is a significant difference between the majoring system on interest in majors and learning motivation so that it can be said that the majoring system affects interest in majors and learning motivation. Students with a majoring system based on a combination of academic grades and talent interests have a higher interest in majors and motivation to learn compared to a majoring system based only on academic grades. This is evidenced by the comparison of mean values between the two majoring systems, namely 77.57 versus 62.7 for interest in majors and 83.4 versus 79.2 for learning motivation. Keyword : Majoring system, Interest Of Majors, Learning Motivation
RELEVANSI KOMPETENSI TKRO SMK MUHAMMADIYAH KARANGMOJO DENGAN KOMPETENSI YANG DIBUTUHKAN INDUSTRI: Indonesia, Inggris Agus Budiman; Rizaldi Isnadar
Journal of Automotive Technology and Education Vol. 1 No. 3 (2024): JATE
Publisher : Department of Automotive Engineering Education, Faculty of Engineering, Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jate.v1i3.867

Abstract

ABSTRACT This study aims to determine: (1) the competence of Automotive Light Vehicle Engineering (TKRO) at SMK Muhammadiyah Karangmojo; (2) the competency needs of the APM business and automotive industry following the TKRO Skills Competency curriculum given by SMK Muhammadiyah Karangmojo; (3) the relevance of the TKRO competencies given at SMK Muhammadiyah Karangmojo to the needs of the business world and the APM automotive industry. This research is descriptive quantitative and qualitative research. The subject of this research is the Head of TKRO Expertise Competence at SMK Muhammadiyah Karangmojo and 5 respondents from 5 DU/DI automotive APMs. Data collection techniques in this study used documentation, questionnaires, and interviews. The data analysis technique in this study used quantitative descriptive analysis with percentages. The results of this study indicate that: (1) competence in the curriculum of SMK Muhammadiyah Karangmojo TKRO expertise competence consists of 256 KD, (2) competencies required by DU/DI automotive APM consist of 238 KD meaning there are several KD that DU/DI APM does not require, and (3) The relevance of the TKRO competencies given at SMK Muhammadiyah Karangmojo to the overall need for DU/DI APM is 82%, with details of 191 (75%) Basic Competencies in the very relevant category, 26 (10%) Basic Competencies in the relevant category, 21 (8%) Basic Competencies in the less relevant category, and 18 (7%) Basic Competencies in the irrelevant category. Keywords: Relevance, Basic Competencies, Automotive Light Vehicle Engineering, the Automotive industries ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) kompetensi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO) di SMK Muhammadiyah Karangmojo; (2) kompetensi kebutuhan dunia usaha dan industri otomotif APM sesuai kurikulum Kompetensi Keahlian TKRO yang diberikan SMK Muhammadiyah Karangmojo; (3) relevansi kompetensi TKRO yang diberikan di SMK Muhammadiyah Karangmojo dengan kebutuhan dunia usaha dan industri otomotif APM. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah Ketua Kompetensi Keahlian TKRO SMK Muhammadiyah Karangmojo dan 5 responden dari 5 DU/DI otomotif APM. Teknik pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan dokumentasi, angket dan wawancara. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) kompetensi pada kurikulum SMK Muhammadiyah Karangmojo kompetensi keahlian TKRO terdiri dari 256 KD, (2) kompetensi yang dibutuhkan DU/DI otomotif APM terdiri dari 238 KD artinya terdapat beberapa KD yang tidak dibutuhkan oleh DU/DI APM, dan (3) Relevansi kompetensi TKRO yang diberikan di SMK Muhammadiyah Karangmojo dengan kebutuhan DU/DI APM secara keseluruhan sebesar 82%, dengan rincian 191 (75%) Kompetensi Dasar dalam kategori sangat relevan, 26 (10%) Kompetensi Dasar dalam kategori relevan, 21 (8%) Kompetensi Dasar dalam kategori kurang relevan, dan 18 (7%) Kompetensi Dasar dalam kategori tidak relevan. Kata kunci: Relevansi, Kompetensi di SMK, Kompetensi yang dibutuhkan DU/DI APM, TKRO SMK Muhammadiyah Karangmojo.
STUDI PENDAHULUAN: PENGETAHUAN AWAL MAHASISWA PENDIDIKAN OTOMOTIF TENTANG TEKNOLOGI SEPEDA MOTOR LISTRIK: Indonesia, Inggris Nabila Naila Fatin; Beni Setya Nugraha
Journal of Automotive Technology and Education Vol. 1 No. 3 (2024): JATE
Publisher : Department of Automotive Engineering Education, Faculty of Engineering, Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jate.v1i3.868

Abstract

Abstract This study aims to identify the initial knowledge of students of the Department of Automotive Engineering Education FT UNY related to electric motorbikes. A quantitative survey method was used with a Likert scale questionnaire which included 10 statement items. The research respondents were students of the Department of Automotive Engineering Education FT UNY who were taking the Motorcycle Technology Course. The results showed that the level of initial knowledge was in the moderate category with an average score of 2.76. Some aspects such as hands-on experience and maintenance of electric motorcycles are low, while interest in learning more deeply is high. So, it is recommended to update the curriculum and study materials in the Semester Learning Plan (RPS) of the Motorcycle Technology Course, as well as the development of teaching tools to support students' understanding of electric motorcycle technology. Curriculum updates support SDGs 4, namely quality education by improving student competencies and aligning learning with industry needs. This research is also in line with SDGs 7, namely clean and affordable energy, through the introduction of environmentally friendly electric motorcycle technology to support clean energy. Keywords: initial knowledge, students, electric motorbikes Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengetahuan awal mahasiswa Departemen Pendidikan Teknik Otomotif FT UNY terkait sepeda motor listrik. Metode survei kuantitatif digunakan dengan kuisioner skala Likert yang mencakup 10 item pernyataan. Responden penelitian merupakan mahasiswa Departemen Pendidikan Teknik Otomotif FT UNY yang sedang menempuh Mata Kuliah Teknologi Sepeda Motor. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan awal berada pada kategori sedang dengan rata-rata skor 2,76. Beberapa aspek seperti pengalaman langsung dan perawatan sepeda motor listrik rendah, sementara minat untuk belajar lebih mendalam tinggi. Sehingga direkomendasikan pembaruan kurikulum dan bahan kajian pada Rencana Pembelajaran Semester (RPS) Mata Kuliah Teknologi Sepeda Motor, serta pengembangan perangkat ajar untuk mendukung pemahaman mahasiswa terhadap teknologi sepeda motor listrik. Pembaruan kurikulum mendukung SDGs 4 yaitu pendidikan berkualitas dengan meningkatkan kompetensi mahasiswa dan menyelaraskan pembelajaran dengan kebutuhan industri. Penelitian ini juga sejalan dengan SDGs 7 yaitu energi bersih dan terjangkau, melalui pengenalan teknologi sepeda motor listrik yang ramah lingkungan untuk mendukung energi bersih. Kata kunci: pengetahuan awal, mahasiswa, sepeda motor listrik