cover
Contact Name
Joni Rokhmat
Contact Email
joni.fkip@unram.ac.id
Phone
+62812-3776-3659
Journal Mail Official
joni.fkip@unram.ac.id
Editorial Address
Jl. Majapahit No. 62, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, 83125
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Contextual Natural Science Education Journal
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : 30468094     DOI : https://doi.org/10.29303/cnsej.v3i4.1429
Contextual Natural Science Education Journal (E-ISSN: 3046-8094) is a peer reviewed and open access scientific journal first published by the Science Education Doctoral Study Program, Postgraduate Program, Mataram University. This journal distributes papers written based on the results of original research studies in the fields of natural science education, biology education, physics education, and chemistry education and its applications. The Contextual Natural Science Education Journal publishes its issues four times a year in March, June, September and December.
Articles 48 Documents
The Relevansi Pengetahuan Masyarakat dengan Sains Ilmiah pada Rumah Adat Desa Beleq Sembalun Lawang Hadyatul Muizzatissalmi; Wahyuni Arafani; Kadek Sukma Darma Putra; Agil Al Idrus; Gito Hadiprayitno; Yayuk Andayani
Contextual Natural Science Education Journal Vol. 2 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Science Education Doctoral Study Program, Postgraduate, Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/cnsej.v2i1.537

Abstract

The role of local wisdom in building cultural and national identity has veryimportant relevance in a society. By studying ethnoscience, we canunderstand different cultural ways of thinking and perspectives in explainingscientific phenomena. One of the local wisdoms in West Nusa Tenggara isthe traditional house of Beleq Village. This traditional house has a roofmade of reeds and poles and walls made of bamboo. The use of naturalmaterials as building materials by the Sembalun community has its ownphilosophy and reasons. The aim of this research is to obtain more detailedinformation regarding the relevance of public knowledge and scientificknowledge regarding the use of reeds and bamboo as building materials fortraditional houses in Beleq Village. The method used is a qualitativemethod. The results of this research show that use of reeds as a roof is abletoreverse the temperature. This is in line with sacientific knowledgeregarding the ability of alang-alang as an insulator in the thermal insulationprocess. Apart from that, the use of bamboo as poles, walls and roof trussesfor traditional houses has the ability to provide the strongest support and atthat time bamboo was easy to find. This is in line with scientific knowledgeregarding bamboo's ability to be a sustainable plant and become stronger ifdried. So, it can be concluded that there is relevance between publicknowledge an scientific science.
The article Identifikasi Pengetahuan Sains Masyarakat Yang Relevansi Dengan Sains Ilmiah Tentang Minyak Obat Khas Desa Sembalun Husniatul Ummi; Dian Islamiyati; Lalu Muhammad Rispan Sugi Saputra; Yayuk Andayani; Gito Hadiprayitno; Agil Al Idrus
Contextual Natural Science Education Journal Vol. 1 No. 1 (2023): Desember
Publisher : Science Education Doctoral Study Program, Postgraduate, Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/cnsej.v1i1.540

Abstract

Obat tradisional merupakan ramuan atau bahan-bahan yang berupa bahan hewan, bahan tumbuhan dan bahan mineral yang secara turun temurun dimanfaatkan untuk pengobatan berdasarkan pengalaman. Penelitian ini bertujuan unruk mengidentifikasi pengetahuan sains masyarakat relevansi dengan sians ilmiah pada minyak obat khas desa Semalun. Penelitian ini menggunakan pendekata kualitatif berfokus pada pengetahuan masyarakat (etnosains) tentang obat tradisional minyak khas sembalun, pengumpulan data menggunakan instrumen teks wawancara dan dokumentasi, alat yang digunakan dalam peneltian ini adalah peneliti itu sendiri dan dibantu dengan instrumen wawancara, dimana sumber data diperoleh dari hasil wawancara dengan narasumber yaitu Papuk Rismi sekalu tabib dari desa Sembalun. Tanaman obat yang digunakan dari segi pengetahuan sains masyarakat cukup relevan dengan sains ilmiah dimana hal tersebut dibuktikan dari hasil wawancara dengan masyarakat di desa Sembalun terkait khasiat tanaman obat dengan literatur ilmiah pengetahuan sains masyarat tentang khasiat tanaman obat.
Analisis Konsep IPA Asam Basa pada Pertanian Strawberry (Fragaria sp.) di Sembalun Galuh Elisa Roliana Fatimah; Baiq Nabil Saufika Zainuri; Wahyu Indah Widya Astuti; Yayuk Andayani; Gito Hadiprayitno; Agil Al Idrus
Contextual Natural Science Education Journal Vol. 1 No. 1 (2023): Desember
Publisher : Science Education Doctoral Study Program, Postgraduate, Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/cnsej.v1i1.541

Abstract

Anorganik yang sudah dicampurkan dengan tanah memberi dampak terhadap pertumbuhan tanaman strawberry dan hasil produksinya. Secara ilmiah, kesuburan tanah dapat dilihat dari kandungan ion hidrogennya atau tingkat keasaman tanah (pH). pH sangat mempengaruhi unsur hara yang diperlukan bagi tanaman strawberry Adanya relevansi sains masyarakat dengan sains ilmiah tersebut maka perlu dilakukan kajian tentang pengaruh pH tanah terhadap hasil panen strawberry. Pengumpulan data primer dilakukan melalui observasi secara langsung dan wawancara guru sekaligus penggiat tanaman strawberry di SMPN 2 Sembalun serta data sekunder melalui kajian pustaka yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan sains masyarakat yang berkembang dengan sains ilmiah tentang metode pemberian pupuk pada strawberry (Fragaria sp.). Strawberry adalah tanaman subtropis yang dapat beradaptasi baik di dataran tinggi tropis dengan temperatur 17-20°C dan disertai curah hujan 600-700 mm/tahun, berada di tanah lempung berpasir dengan pH 5,8-6,5 dan kondisi drainase yang baik. Unsur hara esensial yang dibutuhkan tanaman strawberry adalah unsur makro dan mikro terutama unsur N, P, dan K.
Relevansi Pengetahuan Sains Masyarakat dengan Sains Ilmiah terhadap Kegiatan Nyensek (Menenun) di Desa Sukarare Lombok Tengah Najia Dzurrahmi; Nurul Hidayah; Gito Hadiprayitno; Yayuk Andayani; Agil Al Idrus
Contextual Natural Science Education Journal Vol. 2 No. 3 (2024): September
Publisher : Science Education Doctoral Study Program, Postgraduate, Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/cnsej.v2i3.544

Abstract

Indonesia memiliki beragam budaya yang memiliki nilai pengetahuan yang relevan dengan sains ilmiah. Pengetahuan sains masyarakat ini dapat dijadikan salah-satu sumber belajar IPA di sekolah. dengan penegtahuan sains ilmiah dapat dijadikan salah satu langkah untuk menanaman etnosains terhadap pembelajaran IPA pada peserta didik di Sekolah. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi relavansi pengetahuan sains masyarakat dengan pengetahuan sains ilmiah pada budaya “Nyesek” (menenun) di Desa Sukarare Lombok Tengah. Data didapatkan melalui observasi dan wawancara dengan masyarakat untuk menggali pemahaman mendalam tentang kegiatan Nyesek (menenun) menggunakan alat tradisional. Terdapat relevansi atau kaitan antara pengetahuan sains masyarakat dengan sains ilmiah pada kegiatan “Nyensek” (menenun) di Desa Sukarare Lombok Tengah yaitu pada kajian etnobotani dalam pemanfaatan beberapa jenis tumbuhan untuk pembuatan alat tenun tradisioanal. Diantara jenis tumbuhan yang dimanfaatkan adalah bambu (Dendrocalamus asper), asam (Garcinia xanthochymus Hook.), dan kelapa (Cocus nucifera) yang dimanfaatkan bagian batangnya untuk membuat bagian-bagian dari alat tenun tradisional. Adanya relevansi pengetahuan sains masyarakat dengan sains ilmiah pada kegiatan “Nyensek” khususnya dalam kajian etnobotani dapat dituangkan dalam pembelajaran IPA bagi peserta didik di sekolah dengan materi Pemanfaatan Keanekaragaman Hayati Di Indonesia pada materi Biologi kelas X.
Relevansi Pengetahuan Sains Masyarakat Dengan Sains Ilmiah Terhadap Kegiatan Nyensek (Menenun) Di Desa Sukarare Lombok Tengah Baiq Dini Najia Dzurrahmi; Nurul Hidayah; Gito Hadiprayitno; Yayuk Andayani; Agil Al Idrus
Contextual Natural Science Education Journal Vol. 1 No. 1 (2023): Desember
Publisher : Science Education Doctoral Study Program, Postgraduate, Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/cnsej.v1i1.545

Abstract

Indonesia memiliki beragam budaya yang memiliki nilai pengetahuan yang relevan dengan sains ilmiah. Pengetahuan sains masyarakat ini dapat dijadikan salah-satu sumber belajar IPA di sekolah. dengan penegtahuan sains ilmiah dapat dijadikan salah satu langkah untuk menanaman etnosains terhadap pembelajaran IPA pada peserta didik di Sekolah. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi relavansi pengetahuan sains masyarakat dengan pengetahuan sains ilmiah pada budaya “Nyesek” (menenun) di Desa Sukarare Lombok Tengah. Data didapatkan melalui observasi dan wawancara dengan masyarakat untuk menggali pemahaman mendalam tentang kegiatan Nyesek (menenun) menggunakan alat tradisional. Terdapat relevansi atau kaitan antara pengetahuan sains masyarakat dengan sains ilmiah pada kegiatan “Nyensek” (menenun) di Desa Sukarare Lombok Tengah yaitu pada kajian etnobotani dalam pemanfaatan beberapa jenis tumbuhan untuk pembuatan alat tenun tradisioanal. Diantara jenis tumbuhan yang dimanfaatkan adalah bambu (Dendrocalamus asper), asam (Garcinia xanthochymus Hook.), dan kelapa (Cocus nucifera) yang dimanfaatkan bagian batangnya untuk membuat bagian-bagian dari alat tenun tradisional. Adanya relevansi pengetahuan sains masyarakat dengan sains ilmiah pada kegiatan “Nyensek” khususnya dalam kajian etnobotani dapat dituangkan dalam pembelajaran IPA bagi peserta didik di sekolah dengan materi Pemanfaatan Keanekaragaman Hayati Di Indonesia pada materi Biologi kelas X.
A Efektivitas Ice Breaking Dalam Membangun Interaksi dan Mengurangi Kejenuhan Peserta Didik Mempelajari Fisika Fase E di SMAN 2 Mataram Yanti Pebriani1; Juis Hildayantu; Ni Putu Anindita Dara Maheswari; Ahmad Harjono
Contextual Natural Science Education Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Juni
Publisher : Science Education Doctoral Study Program, Postgraduate, Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/cnsej.v2i2.547

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas ice breaking dalam membangun interaksi dan mengurangi kejenuhan peserta didik mempelajari fisika fase E di SMAN 2 Mataram. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif. Narasumber dari penelitian ini adalah peserta didik kelas X.7. Teknik dalam pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan kegiatan belajar yang sebelumnya tidak menerapkan ice breaking membuat pembelajaran sangat membosankan dan jenuh sehingga siswa tidak bersemangat dalam belajar. Namun, ketika sudah menerapkan ice breaking pada kegiatan pembelajaran siswa merasa senang dan termotivasi untuk belajar serta suasana belajar menjadi menyenangkan. Sehingga ice breaking dianggap sangat efektif dalam membangun interaksi dan mengurangi kejenuhan peserta didik dalam belajar.
Efektivitas Perlindungan Sinar UV Ekstrak Daun Katuk (Sauropus Androgynus (L. Merr)) Berdasarkan Nilai Sun Protection Factor (SPF) Alifka Jinan Fathiyyah; Sakinatut Tamimi; Riza Mahendra; Afra Amaniah; Gina Harnum Fatin; I Nyoman Loka
Contextual Natural Science Education Journal Vol. 2 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Science Education Doctoral Study Program, Postgraduate, Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/cnsej.v2i1.564

Abstract

Besarnya kemampuan tabir surya ditentukan melalui nilai SPF yang menyatakan lamanya kulit seseorang berada dibawah sinar matahari tanpa mengalami sengatan surya. Penelitian ini bertujuan untuk memperkirakan nilai SPF dari ekstrak etanol, fraksi n-heksan, fraksi etil asetat dan fraksi air rimpang lengkuas (Alpinia galanga). Ekstrak daun katuk memiliki kandungan metil sinamat yang dapat berkhasiat sebagai tabir surya. Penelitian dilakukan secara in vitro menggunakan metode Spektrofotometri UV-Vis. Absorbansi ekstrak dan fraksi etil asetat diukur pada panjang gelombang sinar UV-B yaitu 290-320 nm. Penentuan nilai SPF didasarkan pada persamaan Mansur. Hasil pengujian menunjukkan bahwa ekstrak etanol dan fraksi air. diperoleh nilai SPF dari ketiga sampel yakni masing-masing sebesar 18,39 untuk yang sampel daun katuk, kemudian fraksi etil asetat sebesar 7,40, dan ekstrak etanol sebesar 9,79. Hasil analisis data menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara ekstrak etanol ekstrak daun katuk. dengan fraksi n-heksan, fraksi etil asetat dan fraksi air. Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa fraksi etil asetat daun katuk. galanga memiliki nilai SPF paling tinggi sehingga berpotensi sebagai tabir surya terhadap proteksi sinar UV-B.
Etika Pengelolaan Sumber Daya Alam Berkelanjutan Dalam Perspektif Islam Zawil Fadli; Muhammad Sarjan
Contextual Natural Science Education Journal Vol. 2 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Science Education Doctoral Study Program, Postgraduate, Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/cnsej.v2i1.618

Abstract

This article discusses the importance of ethics in sustainable management of natural resources from an Islamic perspective. With a focus on environmental conservation and sustainability of natural resources, this research highlights the ethical principles that must be applied in natural resource management. From an Islamic perspective, the earth and its contents are seen as a gift from Allah that must be protected and used wisely for human welfare and survival. By understanding and applying these ethical principles, it is hoped that sustainability goals can be achieved in managing natural resources for human welfare and environmental sustainability.
Systematic Literature Review: PBL Model Assisted by PhET Simulation to Improve Students' Critical Thinking Ability Qothrunnada Qothrunnada; Joni Rokhmat
Contextual Natural Science Education Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Juni
Publisher : Science Education Doctoral Study Program, Postgraduate, Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/cnsej.v2i2.792

Abstract

This study was conducted to demonstrate the effectiveness of implementing a problem-based learning model in enhancing students' critical thinking skills at the high school level or its equivalent. The type of research carried out was a systematic literature review, following seven stages: formulating research questions, establishing selection criteria, developing search strategies, selecting studies based on selection criteria, assessing research quality, synthesizing results for the research questions, and reporting findings.Article searches were conducted using Google Scholar, SINTA, and ProQuest, with the assistance of the Publish or Perish application, utilizing keywords such as "critical thinking skills," "problem-based learning," and "physics." A total of 35 articles were obtained from the study, of which 33 met the inclusion criteria. The quality assessment results indicated that the identified articles were of good quality and were published in SINTA and SCOPUS. The implementation of problem-based learning can be integrated with other media, such as PhET simulations, websites, and Microsoft Teams, to enhance students' critical thinking skills. The review of these articles confirms that the overall application of the problem-based learning model can effectively improve students' critical thinking skills in physics.
Studi Literatur:Pengaruh Model Pembelajaran Project Based Learning(PjBL) Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Peserta Didik. Rina Martiana; Joni Rokhmat
Contextual Natural Science Education Journal Vol. 2 No. 3 (2024): September
Publisher : Science Education Doctoral Study Program, Postgraduate, Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/cnsej.v2i3.793

Abstract

Abad 21 ditandai oleh kemajuan pesat dalam teknologi, komunikasi, dan informasi, yang memerlukan penguasaan keterampilan baru dalam kehidupan sehari-hari. Pendidikan harus beradaptasi untuk mempersiapkan siswa menghadapi tantangan ini, salah satunya melalui model pembelajaran inovatif seperti Project Based Learning (PjBL). Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh PjBL terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa, dengan menggunakan tinjauan pustaka dari 25 artikel terkait. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan PjBL secara signifikan meningkatkan keterampilan berpikir kreatif peserta didik, sekaligus mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan di era modern.