cover
Contact Name
ADDIN ZUHROTUL AINI
Contact Email
addinzuhrotul@upms.ac.id
Phone
+6282215081513
Journal Mail Official
lppm@upms.ac.id
Editorial Address
Jl. AR Saleh no 21 Nganjuk
Location
Kab. nganjuk,
Jawa timur
INDONESIA
Dharma Pendidikan
ISSN : 19072813     EISSN : 28290267     DOI : https://doi.org/10.69866/dp.vXXi1.XX
Dharma Pendidikan is a journal contains publications from researches and scientific studies. The publications intended to  contribute understanding and developing scientific theories and concepts, education and their application in education. 
Articles 189 Documents
Nilai-Nilai Pendidikan Dalam Novel Sepatu Dahlan Karya Khrisna Pabichara Serta Implementasinya Dalam Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia Di MTS Amin Ngetos, Kabupaten Nganjuk Achmad Tantowi Azis
Dharma Pendidikan Vol 12 No 1 (2017): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v12i1.30

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan deskripsi mengenai bentuk nilai- nilai pendidikan yang ada dalam novel Sepatu Dahlan karya Khrisna Pabichara. Selain itu penelitian ini juga bertujuan mendapatkan deskripsi dari proses implementasi hasil analisis bentuk nilai-nilai pendidikan yang ada di dalam novel tersebut pada pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data berasal dari novel Sepatu Dahlan karya Khrisna Pabichara, dan data dari hasil observasi dan wawancara yang berlokasi di MTS Al Amin Ngetos, Kabupaten Nganjuk. Teknik analisis data menggunakan dua teknik analisis yaitu content analysis dan Miles and Huberman. Content analysis digunakan saat menganalisis data dari novel, sedangkan teknik analisis Miles and Huberman digunakan untuk mendeskripsikan data yang diperoleh saat dilapangan. Dari hasil temuan penelitian yang berkaitan dengan fokus penelitian diperoleh hasil sebagai berikut: (1) Nilai pendidikan religius dalam novel tersebut ditunjukkan lewat prilaku dan sikap dalam keseharian tokoh meliputi iman, ihklas, takwa, tabah, tawakal dan meyakini sepenuh hati terhadap doa yang dipanjatkan kepada Tuhan (2) Nilai pendidikan sosial dalam novel tersebut ditunjukkan dengan prilaku lebih mengutamakan kepentingan bersama dari pada kepentingan pribadi dan hidup mandiri tanpa berharap pemberian orang tanpa usaha (3) Nilai pendidikan moral dalam novel tersebut banyak ditunjukkan dengan sikap hormat dan patuh kepada orang tua serta taat terhadap aturan yang diterapkan dalam keluarga, nasihat agar tidak berharap menjadi orang kaya dan tidak takut hidup miskin (4) Nilai pendidikan budaya dalam novel tersebut banyak ditunjukkan dengan budaya bersalaman, hormat dan taat pada guru, tradisi sastra lisan, kepercayaan terhadap hal yang magis, hukuman mondok, dan tradisi tahunan berupa kupatan dan punjungan (5) pengeimplementasian bentuk perjuangan hidup meliputi rencana pembelajaran, langkah-langkah pembelajaran, metode, media, dan evaluasi.
Penerapan Contextual Teaching And Learning (CTL) Dengan Metode Kooperatif Model Jigsaw Untuk Meningkatkan Aktivitas dan Kemampuan Kognitif Mahasiswa Yulia Dewi Puspitasari
Dharma Pendidikan Vol 12 No 1 (2017): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v12i1.31

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan: (1) aktivitas belajar mahasiswa pendidikan IPA Semester 2 Tahun Akademik 2016/2017. (2) kemampuan kognitif mahasiswa pendidikan IPA Semester 2 Tahun Akademik 2016/2017. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) dengan model Kurt Lewin dan model Kolaboratif yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus diawali tahap persiapan kemudian dilanjutkan tahap pelaksanaan siklus yang terdiri dari perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Subyek penelitian adalah mahasiswa pendidikan IPA sebanyak 10 mahasiswa dengan penelitian dikhususkan pada mata kuliah fisika dasar 2. Data diperoleh melalui pengamatan, Kuis, kuesioner dan kajian dokumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik kuantitatif dan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa (1) penerapan CTL dengan metode pembelajaran kooperatif model jigsaw dapat meningkatkan aktivitas belajar mahasiswa pada mata kuliah fisika dasar. (2) Penerapan CTL dengan metode pembelajaran kooperatif model Jigsaw dapat meningkatkan kemampuan kognitif siswa pada mata kuliah fisika dasar 2 program studi pendidikan IPA STKIP PGRI Nganjuk Tahun Akademik 2016/2017. Ketuntasan belajar siswa dapat mencapai 33,33% pada siklus I dan 73,33% pada siklus II dari Standar Ketuntasan Minimum sebesar 57.
Penerapan Metode Guided Inquiry Disertai Mind Mapping Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Mahasiswa Pendidikan IPA STKIP PGRI Nganjuk Purwo Adi Nugroho
Dharma Pendidikan Vol 12 No 1 (2017): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v12i1.32

Abstract

Penelitian bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar mahasiswa pendidikan ipa dengan menerapkan metode pembelajaran Guided Inquiry disertai Mind Mapping. Penelitian ini merupakan Classroom Action Research yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Data penelitian diperoleh melalui observasi, angket, dan tes. Teknik analisis data yaitu menggunakan analisis deskriptif. Validasi data menggunakan triangulasi metode. Hasil penelitian membuktikan bahwa melalui penerapan metode pembelajaran Guided Inquiry disertai Mind Mapping dapat meningkatkan motivasi belajar mahasiswa pendidikan ipa. Rata-rata persentase capaian setiap indikator motivasi belajar mahasiswa berdasarkan angket siklus I, II, dan III (69,91%, 72,92%, dan 77,93%). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan metode Guided Inquiry disertai Mind Mapping dapat meningkatkan motivasi belajar mahasiswa pendidikan ipa.
Pengembangan Buku Pengayaan Menulis Teks Biografi Bermuatan Nilai-Nilai Nasionalisme Bagi Siswa Kelas VIII MTs Al Amin Ngetos Kabupaten Nganjuk Achmad Tantowi Azis
Dharma Pendidikan Vol 12 No 2 (2017): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v12i2.33

Abstract

Buku pengayaan menulis teks biografi bermuatan nilai-nilai nasionalisme sebagai pendamping buku teks pelajaran dirasa penting. Hal tersebut dikarenakan buku pengayaan menulis teks biografi bermuatan nilai-nilai nasionalisme dapat mempermudah siswa dalam memahami materi biografi, dan diharapkan siswa mampu menulis teks teks biografi sesuai dengan struktur teks biografi. Adapun pengintegrasian nilai-nilai nasionalisme dalam pengembangan buku pengayaan ini dimaksudkan agar siswa mampu meningkatkan dan menggunakan pengetahuannya, serta mampu mengkaji dan menginternalisasi nilai-nilai nasionalisme sehingga terwujud dalam perilaku sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode research and development. Buku pengayaan menulis teks biografi bermuatan nilai-nilai nasionalisme bagi siswa kelas VIII MTS Al Amin Ngetos, Kabupaten Nganjuk dinyatakan efektif guna membimbing siswa dalam menulis teks biografi bermuatan nilai-nilai nasionalisme.
Pentingnya Pengembangan Media Pembelajaran Dalam Kegiatan Proses Belajar Mengajar Rina Puji Utami
Dharma Pendidikan Vol 12 No 2 (2017): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v12i2.34

Abstract

Pada kegiatan belajar mengajar banyak faktor yang mempengaruhi keberhasilan siswa terhadap materi pembelajaran sesuai dengan mata pelajaran yang diberikan oleh guru di kelas. Beberapa faktor tersebut diantaranya adalah guru sebagai fasilator dan proses kegiatan pembelajaran. Proses kegiatan pembelajaran akan menjadi penentu keberhasilan apabila dalam proses kegiatan pembelajaran tersebut siswa dapat merasakan susasana pembelajaran yang menarik sehingga siswa lebih mudah memahami materi yang sedang dipelajarai.Dalam proses kegiatan pembelajaran tersebut media penunjang pembelajaran dapat menentukan keberhasilan dalam penguasaan materi yang diberikan, karena dengan media pembelajaran siswa bisa memperoleh penjelasan lebih menarik dan suasana yang menyenangkan sehingga memotivasi siswa untuk lebih bersemangat memahami materi yang siswa pelajari. Dalam kegiatan pembelajaran dengan adanya pembelajaran dengan lisan dan tulisan akan lebih menarik dan mempermudah siswa memahami materi dapat diperkaya dengan berbagai media pembelajaran . Dengan tersedianya , guru dapat menciptakan berbagai situasi kelas, menentukan yang akan dipakai dalam situasi yang berlainan dan menciptakan iklim yang emosional yang sehat antar siswa. Selanjutnya guru dapat membawa dunia luar yang berkaitan materi pengajaran ke dalam kelas melalui media pembelajaran yang diberikan siswa tersebut .Dengan demikian pemahaman, konsep dan ide yang abstrak dan asing sifatnya menjadi konkrit dan mudah dimengerti oleh peserta didik. Bila alat/media pembelajaran ini dapat di fungsikan secara tepat dan proforsional, maka akan dapat berjalan efektif. Dengan demikian peran guru selain penguasaan materi yang baik juga terus aktif dalam dalam mengembangkan media pembeljaran sesuai dengan materi yang disampaikan sehingga tujuan penguasaan materi bisa efektif sesuai dengan tujuan pendidikan.
Pemanfaatan Strategi Pengajuan Soal Matematika Agar Proses Berpikir Kreatif Siswa Meningkat agustin patmaningrum
Dharma Pendidikan Vol 12 No 2 (2017): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v12i2.35

Abstract

Pengajuan soal dapat melatih siswa untuk mengajukan pertanyaan-pertanyaan atau soal-soal yang berkaitan dengan materi yang dipelajari. Pengajuan soal matematika dalam proses pembelajaran dapat digunakan untuk mengetahui proses berpikir kreatif siswa dalam mengajukan soal berserta penyelesaiannya yang mengarah pada berbagai cara yang lebih bervariasi sesuai dengan proses berpikir yang dimiliki sehingga akan melatih kemampuan berpikir siswa dalam menguraikan berbagai ide dalam menyelesaikan setiap masalah. Proses berpikir kreatif siswa, dapat dilihat dari kreativitas siswa (dalam aspek kefasihan, fleksibilitas, dan kebaruan) dalam mengajukan masalah matematika. Informasi terhadap aspek produk (kreativitas) dan proses berpikir kreatif akan memberikan gambaran tingkat berpikir kreatif siswa yang berguna bagi perancangan langkah-langkah pembelajaran untuk mendorong dan meningkatkan berpikir kreatif siswa.
Eksperimentasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Assisted Individualization Pada Materi Operasi Hitung Bentuk Aljabar Ditinjau Dari Kecerdasan Emosional Siswakelas VII SMP Se-Kabupaten Nganjuk Tahun Pelajaran 2016/2017 Reza Dimas Pravangasta Perdana
Dharma Pendidikan Vol 12 No 2 (2017): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v12i2.37

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran terhadap prestasi belajar matematika ditinjau dari kecerdasan emosi siswa (EI). Model pembelajaran yang digunakan adalah Teams Assisted Individualization (TAI) dan pembelajaran langsung. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri di Nganjuk tahun 2016/2017. Stratified cluster random sampling digunakan untuk mengumpulkan sampel. Dua cara Anova dengan desain faktorial 2x3 digunakan untuk uji hipotesis. Berdasarkan analisis, dapat disimpulkan: (1) siswa yang diberi TAI memiliki prestasi lebih baik daripada mereka yang diberi pembelajaran langsung (2) tinggi Siswa EI memiliki prestasi yang lebih baik daripada siswa EI menengah dan rendah, siswa EI tengah memiliki prestasi yang sama dengan siswa EI rendah, (3) pada TAI pembelajaran langsung; siswa EI tinggi memiliki prestasi yang lebih baik daripada siswa EI menengah dan rendah, siswa EI tengah memiliki prestasi yang sama dengan siswa EI rendah, (4) di EI tinggi, menengah dan rendah, siswa yang diberi TAI memiliki prestasi yang lebih baik daripada mereka yang diberikan pembelajaran langsung.
Potensi Malacostraca dan Echinoidea di Zona Intertidal Pantai Gatra Kabupaten Malang Arindra Trisna Widiansyah; Nilta Nikmatul
Dharma Pendidikan Vol 12 No 2 (2017): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v12i2.38

Abstract

Invertebrata memiliki keanekaragaman dan habitat jenis yang luas, tidak terkecuali di zona intertidal. Dari semua jenis zona pasang surut, substrat berbatu yang tersusun dari bahan yang keras merupakan daerah yang paling padat makroorganismenya. Permukaan batuan yang keras berfungsi melindungi Malacostraca dan Echinoidea dari panas dan predator. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui famili dan potensi malacostraca dan echinoidea di zona intertidal Pantai Gatra Kabupaten Malang. Metode yang digunakan adalah transek kuadran. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret 2016 dengan 3 kali ulangan. Pada penelitian ini dihasilkan data kelas Malacostraca terdapat 6 famili yaitu Xanthidae, Pilumnidae, Varunidae, Portunidae, Calappidae, Mithracidae. Sedangkan kelas Echinoidea dihasilkan data 4 famili yaitu Diadematidae, Stomopneustidae, Echinometridae, Toxopneustidae. Berdasarkan hasil penelusuran pustaka sebanyak 5 famili diketahui berpotensi sebagai sumber makanan Portunidae, Calappidae, Diadematidae, Echinometridae, dan Toxopneustidae.
Identifikasi Materi Praktikum Mahasiswa Pendidikan Biologi UMS Terhadap Kesesuaian Implementasi Kurikulum2013 SMP Kelas VII Sebagai Usulan Penambahan Referensi Materi Praktikum Biologi Dasar Program Studi Pendidikan IPA Di STKIP PGRI Nganjuk Imega Syahlita Dewi
Dharma Pendidikan Vol 12 No 2 (2017): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v12i2.39

Abstract

Salah satu upaya Perguruan Tinggi dalam kesiapan implementasi Kurikulum 2013 adalah dengan memberikan bekal praktikum kepada mahasiswanya. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk memperoleh informasi mengenai pembekalan praktikum mahasiswa Pendidikan Biologi di FKIP UMS terhadap kesesuaian implementasi Kurikulum 2013 SMP Kelas VII sehingga dapat digunakan sebagai usulan penambahan referensi materi praktikum biologi dasar Program Studi Pendidikan IPA di STKIP PGRI Nganjuk. Metode penelitian yang digunakan adalah metode dokumentasi dan metode wawancara. Penelitian ini merupakan penelitian berkelanjutan menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis data triangulasi, yaitu memadukan dan menggeneralisasikan hasil data dalam bentuk kalimat deskriptif secara terperinci dan apa adanya. Hasil identifikasi yang diolah menggunakan analisis data triangulasi dapat diketahui bahwa 7 item atau sebanyak 5,3% materi praktikum biologi di UMS masuk kategori ada dan sesuai dengan materi praktikum IPA SMP Kelas VII; 79 item atau sebanyak 59,8% materi praktikum biologi di UMS ada untuk pengayaan alumni karena materi yang disajikan lebih detail dan kompleks sehingga orientasinya bukan hanya digunakan sebagai bekal untuk mengajar di SMP saja melainkan dapat digunakan bekal mengajar di SMA; dan 46 atau sebanyak 34,8% materi dikategorikan belum ada, artinya materi praktikum IPA SMP kelas VII yang mengkaji bidang lain seperti fisika hanya dipraktikumkan selama satu semester saja sehingga tidak begitu mendalam dan bidang kajian kimia belum dipraktikumkan, hal ini dikarenakan praktikum biologi di Prodi Pendidikan Biologi UMS lebih mengutamakan bidang kajian biologi dan pengayaannya. Dengan demikian Program Studi Pendidikan IPA STKIP PGRI Nganjuk pada mata kuliah praktikum Biologi Dasar disarankan untuk menambah materi dari jenis praktikum Anatomi tumbuhan, Histologi, Anatomi Hewan, Sistimatika Hewan Invertebrata, Ekologi Tumbuhan, Fisiologi Hewan, Sistimatika Hewan Vertebrata, Anatomi Fisiologi Manusia dan Genetika.
Bilingualism: Keeping Spirit Bilingual Program In Local University Triana Wuri Cahyanti
Dharma Pendidikan Vol 12 No 2 (2017): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v12i2.40

Abstract

English becomes the most essential language in the world. Almost all the people from many different countries around the world use it to communicate. The area of English has always become special interest. It is caused of the importance of English in many scope of human life. In this case, the writer tries to apply bilingual program in teaching speaking and there is conversation in this method, and conversation is part of speaking. It also gives students an opportunity to practice communication in different social contexts and social roles. Bilingual program would seem to be the ideal activity in which students could use their English creatively and it aims to stimulate a opportunity to practice and develop their communication skill.

Page 3 of 19 | Total Record : 189