cover
Contact Name
Triana Arisdiani
Contact Email
naiwabestscience@gmail.com
Phone
+6282298059191
Journal Mail Official
naiwabestscience@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Griya Pesona Asri Kav. 3 Tambakrejo Patebon
Location
Kab. kendal,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kesehatan (JIKK)
Published by CV. Naiwa Best Science
ISSN : 30480310     EISSN : 3046949X     DOI : https://doi.org/10.5281/zenodo.18753191
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kesehatan (JIKK). Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kesehatan (JIKK) merupakan Open Journal Access berbasis blind-review dengan rumpun ilmu Kesehatan. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kesehatan (JIKK) merupakan sarana pengembangan dan publikasi karya ilmiah bagi para peneliti, dosen dan praktisi kesehatan. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kesehatan (JIKK) menerbitkan artikel-artikel yang merupakan hasil penelitian, studi kasus, hasil studi literatur, konsep keilmuan, pengetahuan dan teknologi yang inovatif dan terbaharu dalam lingkup kesehatan dan keperawatan yang berfokus pada (10) pilar keperawatan, : meliputi keperawatan anak, keperawatan maternitas, keperawatan medikal-bedah, keperawatan kritis, keperawatan gawat darurat, keperawatan jiwa, keperawatan komunitas, keperawatan gerontik, keperawatan keluarga, dan kepemimpinan dan manajemen keperawatan. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kesehatan (JIKK) terbit 4x dalam setahun, yaitu bulan terbitan Maret, Juni, September, dan Desember. Artikel yang terbit di Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kesehatan (JIKK) telah melalui proses telaah sejawat yang memiliki keahlian yang relevan. Berikut adalah ruang lingkup Jurnal Ilmu Kesehatan dan Keperawatan (JIKK): Sub Rumpun ILMU KEPERAWATAN Keperawatan Anak Keperawatan Maternitas Keperawatan Medikal-Bedah Keperawatan Kritis Keperawatan Gawat Darurat Keperawatan Jiwa Keperawatan Komunitas Keperawatan Gerontik Keperawatan Keluarga Kepemimpinan Dan Manajemen Keperawatan Bidang Keperawatan Lain Yang Belum Tercantum Sub Rumpun KEBIDANAN Kebidanan Administrasi Rumah Sakit Entomologi (Kesehatan, Fitopatologi) Ilmu Biomedik Ergonomi Fisiologi Kerja Fisioterapi Analis Medis Fisiologi (Keolahragaan) Reproduksi (Biologi dan Kesehatan) Akupunktur Rehabilitasi Medik Bidang Kebidanan Lain Yang Belum Tercantum Sub Rumpun ILMU PSIKOLOGI Psikologi Umum Psikologi Anak Psikologi Masyarakat Psikologi Kerja (Industri) Bidang Psikologi Lain Yang Belum Tercantum Sub Rumpun ILMU FARMASI Farmasi Umum dan Apoteker Farmakologi dan Farmasi Klinik Biologi Farmasi Analisis Farmasi dan Kimia Medisinal Farmasetika dan Teknologi Farmasi Farmasi Makanan dan Analisis Keamanan Pangan Farmasi Lain Yang Belum Tercantum Sub Rumpun ILMU KESEHATAN UMUM Kedokteran Kesehatan Masyarakat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Kesehatan Kerja; Hiperkes) Kebijakan Kesehatan (dan Analis Kesehatan) Ilmu Gizi Epidemiologi Teknik Penyehatan Lingkungan Promosi Kesehatan Ilmu Asuransi Jiwa dan Kesehatan Kesehatan Lingkungan Ilmu Olah Raga Bidang Kesehatan Umum Lain Yang Belum Tercantum
Articles 59 Documents
PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN DAN PENGETAHUAN TERHADAP SIKAP ORANG TUA DALAM PEMBERIAN IMUNISASI DASAR LENGKAP PADA BAYI Ryska Setiawati Dewi; Murtiningsih Murtiningsih
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Vol. 1 No. 4 (2024): Desember
Publisher : CV. Naiwa Best Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18723980

Abstract

Imunisasi dasar lengkap pada bayi merupakan salah satu upaya penting dalam mencegah penyakit menular dan meningkatkan kesehatan masyarakat. Namun, cakupan imunisasi di beberapa wilayah masih belum optimal, yang dapat disebabkan oleh faktor kurangnya pengetahuan dan sikap orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penyuluhan kesehatan dan tingkat pengetahuan terhadap sikap orang tua dalam pemberian imunisasi dasar lengkap pada bayi melalui literature dari 10 artikel ilmiah yang diterbitkan antara tahun 2015-2023. Hasil menunjukan bahwa program penyuluhan kesehatan yang terstruktur dan berkelanjutan, disertai dengan upaya meningkatkan pengetahuan orang tua, sangat diperlukan untuk mencapai cakupan imunisasi dasar lengkap. Kesimpulannya Pemerintah dan penyedia layanan kesehatan perlu bekerja sama untuk mengintegrasikan program penyuluhan dalam kegiatan Posyandu, kunjungan rumah, dan program lainnya.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KESEHATAN MASYARAKAT DI KABUPATEN KENDAL Mushidah Mushidah; Ainul Maghfiroh
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2024): September
Publisher : CV. Naiwa Best Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18718719

Abstract

Masalah kesehatan masyarakat seperti angka stunting, penyakit menular, serta kurangnya fasilitas kesehatan di beberapa daerah masih menjadi perhatian utama. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kesehatan masyarakat di Kabupaten Kendal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan statistik deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui survei yang disebarkan kepada warga Kabupaten Kendal, dengan variabel seperti sanitasi, akses terhadap layanan kesehatan, gizi, dan kondisi lingkungan menjadi fokus penelitian. Temuan menunjukkan bahwa sanitasi, akses layanan kesehatan, dan gizi mempunyai dampak signifikan terhadap tingkat kesehatan masyarakat. Studi ini menunjukkan perlunya perbaikan fasilitas kesehatan dan program kesehatan masyarakat untuk mengatasi tantangan yang teridentifikasi.
TINGKAT PENGETAHUAN DAN KESADARAN BERPERILAKU K3 PESERTA DIDIK TEKNIK KENDARAAN RINGAN (TKR) DI SEKOLAH MENEGAH KEJURUAN (SMK) Julia Rakhmawati; Muhammad Khabib Burhanudin Iqomh; Elvira Rosa
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2024): September
Publisher : CV. Naiwa Best Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18718850

Abstract

Pendidikan SMK lebih menitik beratkan pada keterampilan praktik, dengan kata lain lebih dilatarbelakangi oleh pendidikan yang bersifat keterampilan². Saat ini perkembangan dunia otomotif sangatlah pesat. Hal ini tentu saja membawa dampak pada efektifitas pekerjaan yang semakin kompleks. Oleh karena itu, tenaga kerja juga perlu disiapkan dan ditingkatkan lagi kompetensinya, serta sikap pekerjaan antara lain terkait dengan keselamatan dan kesehatan kerja. Penelitian meneliti tentang tingkat pengetahuan dan kesadaran berperilaku K3 pada peserta didik kelas XI di Sekolah Menengah Kejuruan. Data primer penelitian diambil dengan kuesioner dan diukur dengan menggunakan Skala Likert setiap butir pernyataan, sangat setuju, setuju, kurang setuju, tidak setuju, dan sangat tidak setuju. Pada pernyataan tingkat pengetahuan didapatkan hasil rerata lebih dari 80,0% dan kesadaran berperilaku K3 lebih dari 85,0%.
MANAJEMEN KECEMASAN PADA PASIEN KANKER DI JAKARTA: PENDEKATAN PSIKOEDUKASI DAN DUKUNGAN SOSIAL Dewi Damayanti; Anik Inayati
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2024): September
Publisher : CV. Naiwa Best Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18719076

Abstract

Tekanan psikologis yang dialami oleh pasien kanker merupakan salah satu tantangan signifikan dalam perawatan onkologi. Kecemasan adalah salah satu masalah kesehatan mental paling umum yang mempengaruhi pasien yang didiagnosis menderita kanker, terutama selama fase perawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi manajemen kecemasan pada pasien kanker di Jakarta. Pendekatan metode campuran digunakan, yang melibatkan survei kuantitatif dan wawancara kualitatif. Hasilnya mengungkapkan bahwa kombinasi psikoedukasi, dukungan sosial, dan konseling psikologis secara signifikan membantu mengurangi tingkat kecemasan di antara pasien. Psikoedukasi dan dukungan emosional dari keluarga dan profesional kesehatan ditemukan sangat bermanfaat. Temuan ini menekankan pentingnya pendekatan komprehensif untuk perawatan kanker yang mencakup dukungan psikologis sebagai komponen kunci.
PENGELOLAAN HIPERTENSI: TANTANGAN DAN PENDEKATAN KEPERAWATAN UNTUK PENINGKATAN KUALITAS HIDUP PASIEN Devi Susanti; Lia Ananda Hartawan
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2024): September
Publisher : CV. Naiwa Best Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18719205

Abstract

Hipertensi adalah salah satu penyebab utama penyakit kardiovaskular secara global, dengan dampak signifikan pada kesehatan masyarakat. Di Jakarta, prevalensi hipertensi tetap tinggi, dan mengelolanya secara efektif sangat penting untuk mencegah komplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penanganan hipertensi di Jakarta, dengan fokus pada peran intervensi keperawatan dalam meningkatkan hasil pasien. Desain studi deskriptif digunakan, menggunakan survei dan wawancara pasien. Hasil menunjukkan bahwa intervensi keperawatan, termasuk pendidikan pasien, pemantauan rutin, dan dukungan modifikasi gaya hidup, berkontribusi secara signifikan pada kontrol hipertensi yang lebih baik dan peningkatan kualitas hidup. Penelitian ini menekankan pentingnya intervensi keperawatan dalam mengelola hipertensi dan mencegah komplikasi kesehatan lebih lanjut.
MANAJEMEN DIRI MAHASISWA PROFESI NERS DAN KINERJA PERSEPTOR DENGAN PENCAPAIAN TARGET KOMPETENSI MATA AJAR KLINIK KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH DI KABUPATEN KENDAL Ahmad Asyrofi; Triana Arisdiani
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2024): September
Publisher : CV. Naiwa Best Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18720333

Abstract

Penelitian ini mengkaji hubungan antara manajemen diri mahasiswa keperawatan dengan kinerja pembimbing dalam mencapai target kompetensi Program Pembelajaran Klinis Keperawatan Medis-Bedah. Penelitian ini dilakukan di beberapa fasilitas kesehatan di Kendal, yang melibatkan mahasiswa keperawatan dan pembimbing mereka. Penelitian ini menggunakan desain korelasi dengan analisis kuantitatif, menggabungkan survei dan evaluasi kinerja. Temuan menunjukkan bahwa manajemen diri pada siswa dan efektivitas kinerja pembimbing berdampak signifikan terhadap pencapaian target kompetensi kurikulum pembelajaran klinis. Studi ini menyoroti pentingnya pengaturan diri dan bimbingan yang efektif dalam meningkatkan kualitas pendidikan keperawatan dan praktik klinis.
STUDI DESKRIPTIF : PENGETAHUAN PENGASUH DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN SPIRITUAL LANSIA DI AKHIR HAYAT Deniza Anggun Wulandari; Setianingsih Setianingsih; Lestari Eko Darwati; Triana Arisdiani
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2024): September
Publisher : CV. Naiwa Best Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18720497

Abstract

Ketidakterpenuhan kebutuhan spiritual pada lansia dapat menyebabkan tekanan spiritual berupa gangguan terhadap keyakinan dan nilai-nilai yang memberikan keberanian, harapan, serta tujuan hidup. Hal ini dapat meningkatkan risiko lansia mengalami keputusasaan, kesepian, kecemasan, dan gangguan kesehatan. Lansia yang berada dalam kondisi terminal memiliki kebutuhan spiritual yang dapat dipenuhi dengan dukungan dari pengasuh. Informasi yang diberikan oleh atasan kepada pengasuh berperan penting dalam memastikan lansia mendapatkan pemenuhan kebutuhan spiritual, sehingga mereka dapat menghadapi akhir hayat dengan damai dan tenang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pengetahuan pengasuh dalam memenuhi kebutuhan spiritual lansia yang mendekati ajal. Metode penelitian yang digunakan adalah survei deskriptif dengan jumlah responden sebanyak 37 orang, yang seluruhnya merupakan pengasuh. Teknik total sampling digunakan dalam pengambilan sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 51% pengasuh berjenis kelamin laki-laki, 54% memiliki tingkat pendidikan terakhir SMA, dan 92% memiliki pengalaman kerja lebih dari tiga tahun. Selain itu, 51% pengasuh memiliki tingkat keahlian yang dikategorikan sebagai "baik" atau lebih tinggi.  Mayoritas pengasuh memiliki pengalaman yang memadai yang berkontribusi pada optimalisasi pemenuhan kebutuhan spiritual lansia, memungkinkan mereka menghadapi akhir kehidupan dengan tenang dan bermartabat.
PERBEDAAN TEKNIK RELAKSASI NAFAS DENGAN SENAM DISMENORE TERHADAP PENURUNAN NYERI PADA REMAJA PUTRI DI SMP NEGERI 1 WONOSALAM Mu'minatul Abadiah; Moch.Aspihan; Iskim Luthfa
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2025): Maret
Publisher : CV. Naiwa Best Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18737388

Abstract

Dismenore menjadi masalah kesehatan yang sering dijumpai pada wanita, khususnya remaja putri, dan dikenali melalui rasa nyeri berupa kram di perut bagian bawah selama siklus menstruasi. Intervensi terhadap dismenore secara garis besar terbagi menjadi pendekatan farmakologis dan non-farmakologis. Teknik relaksasi pernapasan dan senam dismenore merupakan contoh intervensi non-farmakologis yang dapat membantu meredakan nyeri. Penelitian ini dilaksanakan dengan maksud untuk mengkaji perbedaan pengaruh antara teknik relaksasi pernapasan dan senam dismenore dalam upaya meredakan nyeri pada remaja putri di SMP Negeri 1 Wonosalam. Metode penelitian yang dipilih adalah Quasi Eksperiment dengan rancangan pretest-posttest tanpa kelompok kontrol, namun menggunakan pendekatan kelompok kontrol non-ekuivalen. Pengumpulan data dilakukan melalui survei, lembar observasi nyeri (dengan skala penilaian numerik), penilaian nyeri menggunakan PQRST, SOP teknik relaksasi pernapasan dan senam dismenore, kuesioner, dan dokumentasi. Sebanyak 36 responden terlibat dalam penelitian ini. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dan uji Mann-Whitney. Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan bahwa kelompok senam dismenore memiliki rata-rata nilai yang lebih tinggi (24,11) dibandingkan kelompok teknik relaksasi pernapasan (12,89), dengan p-value 0,00. Karena p-value (0,001) lebih kecil dari 0,005, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok, dan senam dismenore lebih efektif dalam mengurangi nyeri haid pada remaja putri di SMP Negeri 1 Wonosalam.
PENGARUH DUKUNGAN SPIRITUAL PERAWAT TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PADA KELUARGA PASIEN DI RUANG ICU Lia Amelia
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2025): Maret
Publisher : CV. Naiwa Best Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18736693

Abstract

Kecemasan terhadap kerabat penderita yang mendapatkan perawatan di kamar ICU merupakan masalah yang sering terjadi dan dapat memengaruhi proses pengambilan keputusan dalam perawatan pasien. Salah satu intervensi yang dapat diberikan guna menangani kekhawatiran ini diperlukan dukungan spiritual dari perawat. Kajian ini dirancang untuk mengukur hubungan antara dukungan spiritual perawat dan tingkat kecemasan keluarga pasien di unit perawatan intensif RS Awal Bros Bagan Batu. Kajian ini memakai pendekatan numerik dengan rancangan semu-eksperimental dan kelompok pembanding tak setara. Partisipan berjumlah 44 orang yang dikelompokkan menjadi kelompok perlakuan (pendampingan spiritual Islam) serta kelompok pembanding (doa kolektif). Tingkat kekhawatiran dinilai memakai angket ZSAS sebelum maupun setelah perlakuan. Informasi dianalisis menggunakan uji Chi-Square serta Marginal Homogeneity. Hasil studi memperlihatkan keberhasilan pendampingan rohani Islam dalam mengurangi kecemasan anggota keluarga pasien di ruang ICU. Hasil evaluasi memperlihatkan selisih yang signifikan antara kelompok perlakuan dan pembanding (p=0,000), di mana kelompok perlakuan mengalami penurunan tingkat kecemasan yang lebih besar. Dukungan spiritual perawat berperan penting dalam menurunkan tingkat kecemasan kerabat penderita di kamar ICU. Rumah sakit disarankan untuk mengintegrasikan program dukungan spiritual dalam standar pelayanan keperawatan.
PENGARUH TELENURSING TERHADAP KEPATUHAN SELF CARE PENDERITA GAGAL GINJAL YANG MENJALANI TERAPI HEMODIALISA DI RUANG BOUGENVILLE RUMAH SAKIT AWAL BROS PEKANBARU Wiwit Prihatini; Iskim Luthfa; Abrori Abrori
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2025): Maret
Publisher : CV. Naiwa Best Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18733117

Abstract

Penyakit gagal ginjal kronik (CKD) adalah kondisi di mana fungsi ginjal menurun secara progresif, mengganggu penyaringan elektrolit dan keseimbangan cairan tubuh. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Awal Bros Pekanbaru pada 125 pasien dengan gagal ginjal akut atau CKD, dari Mei hingga Juli 2024. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh telenursing terhadap kepatuhan self-care pada pasien gagal ginjal yang menjalani terapi hemodialisis di ruang Bougenville. Desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan pre-test dan post-test digunakan, melibatkan 95 responden yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner, dan analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon Signed Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berjenis kelamin perempuan (62,7%), berusia 46-65 tahun (69,5%), berpendidikan SMA (70,5%), dan menjalani terapi hemodialisis dua kali seminggu (67,4%). Hasil uji statistik menunjukkan peningkatan signifikan dalam kepatuhan self-care setelah diberikan pendidikan kesehatan melalui telenursing dengan nilai p = 0,000 (< 0,05). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa telenursing melalui WhatsApp Group berpengaruh positif terhadap peningkatan kepatuhan self-care pasien gagal ginjal yang menjalani terapi hemodialisis.