cover
Contact Name
Nova Asvio
Contact Email
talim@mail.uinfasbengkulu.ac.id
Phone
+6285793886665
Journal Mail Official
talim@mail.uinfasbengkulu.ac.id
Editorial Address
Jl. Raden Patah, Kelurahan, Pagar Dewa, Selebar, Pagar Dewa, Selebar, Kota Bengkulu, Bengkulu 65144, Indonesia
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam
is an open-access, peer-reviewed academic journal established to disseminate state-of-the-art knowledge in the field of Islamic education. Published by the Pusat Publikasi Ilmiah of UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Indonesia. The journal serves as a scholarly platform that bridges theory and practice across diverse areas of Islamic educational studies. It aims to publish and disseminate high-quality research and is committed to providing a space for professionals, educators, teachers, college students, practitioners of Islamic education, and researchers to share their knowledge, innovations, and experiences in the dynamic and evolving field of Islamic education. This journal focuses on empirical, theoretical, and conceptual issues surrounding Islamic education.
Articles 337 Documents
Peningkatan Kinerja Dan Motivasi Dosen Sebagai Usaha Meningkatkan Kualitas Layanan Kepada Mahasiswa Deni Febrini
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 13, No 2 (2014): DESEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v13i2.556

Abstract

Strategi Guru Pondok Pesantren Menanamkan Nilai-Nilai Pendidikan Multikultural Di Pondok Pesantren Makrifatul Ilmi Bengkulu Selatan Hamdan effendi
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 20, No 1 (2021): JUNI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v20i1.3076

Abstract

Abstract: The Strategy of Islamic Boarding School Teachers in Instilling Multicultural Education Values in Makrifatul Ilmi Islamic Boarding Schools, South Bengkulu.Indonesia is known as a multicultural country. The many variations present a considerable risk of conflict. Miniatures of Indonesia can be seen in Islamic boarding schools, where students from many cultures come from. This method employs a qualitative approach with a field research design. The study was carried out at the Makrifatul Ilmi Islamic Boarding School in South Bengkulu. Administrators, educators, and grade 12 Madrasah Aliyah students served as informants in this study. Data collection methods include observation, interviews, and documentation. The data validity technique employs source triangulation, technical triangulation, and time triangulation. The data analysis technique employs data reduction, data display, and generating conclusions or verification. The study's findings reveal that educators impart multicultural education principles such as democracy, fairness, and tolerance in their students so that they can embrace the disparities that exist in the diversity of their friends and teachers. So that it can foster a harmonious and serene environment. The administrators of Makrifatul Ilmi Islamic Boarding School South Bengkulu employ example and habituation tactics.Abstrak: Strategi Guru Pondok Pesantren Menanamkan Nilai-Nilai Pendidikan Multikultural Di Pondok Pesantren Makrifatul Ilmi Bengkulu Selatan.Indonesia dikenal sebagai Negara yang multicultural karena memiliki banyak budaya dimilikinya. Potensi konflik yang diakibatkan oleh banyaknya perbedaan sangat tinggi. Miniatur Indonesia bisa dilihat dari Pesantren, karena dari sanalah santri dari berbagai budaya berasal. Metode ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Penelitian ini dilakukan di Pondok Pesantren Makrifatul Ilmi Bengkulu Selatan. Informan dalam penelitian ini adalah pengurus, pendidik, dan santri kelas 12 Madrasah Aliyah. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber, triangulasi teknik dan triangulasi waktu. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Nilai-nilai pendidikan multikultural yaitu demokrasi, nilai keadilan dan nilai toleransi ditanamkan oleh pendidik agar santri dapat menerima perbedaan yang ada atas keanekaragaman temannya dan gurunya. Sehingga dapat menciptakan suatu lingkungan yang rukun dan damai. Strategi yang dilakukan oleh pengurus Pondok Pesantren Makrifatul Ilmi Bengkulu Selatan yakni dengan menggunakan strategi keteladanan dan pembiasaan
GURU TERPASUNG FORMALISME Indah Wigati
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 12, No 2 (2013): DESEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v12i2.1633

Abstract

PENDIDIKAN ISLAM KONTEMPORER: “Problematika, Tantangan dan Perannya dalam menghadapi era globalisasi” suparnis suparnis
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 15, No 1 (2016): JUNI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v15i1.296

Abstract

Implementation of Learning of The Akidah Akhlak In The Character of Loving The Country Alimni Alimni
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 21, No 1 (2022): JUNI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v21i1.2784

Abstract

Abstract: Implementation of Learning of The Akidah Akhlak In The Character of Loving The Country.The purpose of this research is to describe the implementation of Akidah Ahlak learning to form the character of love for the homeland at Madrasah Ibtidaiyah. This type of research is descriptive qualitative, because the primary data are 4th grade students, and secondary data are teachers of morals and the principal of the school. Methods of data collection using the method of observation, interviews, documentation. The results of this study indicate that Public Madrasah Ibtidaiyah 04 Seluma has introduced character education to love the homeland through the study of moral creed. Although there are several obstacles, the teacher provides solutions to minimize these obstacles. So that the implementation of Akidah Akhlak Learning in to form of the Character of Love for the Homeland goes well. The attitude of love for the homeland is reflected in how we defend our homeland, are ready to sacrifice for the nation and state, love customs, culture, language and preserve nature and the environment.Abstract: Penerapan Model Pembelajaran Mastery Learning (Belajar Tuntas) dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Akidah Akhlak.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan Implementasi Pembelajaran Akidah Ahlak alam membentuk karakter cinta tanah air pada Madrasah Ibtidaiyah. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, karena data primernya adalah siswa kelas IV, dan data sekundernya adalah guru mata pelajaran akidah akhlak dan kepala sekolah. Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Madrasah IbtidaiyahNegeri 04 Seluma telah memperkenalkan pendidikan karakter cinta tanah air melalui kajian akidah akhlak, walaupun terdapat beberapa kendala, namun guru memberikan solusi untuk meminimalisir kendala tersebut. Sehingga Implementasi Pembelajaran Akidah Akhlak Dalam Pembentukan Karakter Cinta Tanah Air berjalan dengan baik. Sikap cinta tanah air tercermin dari bagaimana kitamempertahankan tanah air kita, siap berkorban demi bangsa dan negara, mencintai adat istiadat, budaya, bahasa dan melestarikan alam dan lingkungan.
EKSISTENSI GURU DALAM PENANAMAN NILAI PENDIDIKAN ISLAM MULTIKULTURAL DI ERA MILENIAL Ali Akbarjono
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 17, No 2 (2018): DESEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v17i2.1408

Abstract

The existence of Teachers at schools is important inimplementing the values of inclusive diversity in today's modern worldand plays a vital role in educating the values of social politeness, toleranceand mutual respect for generation z in this milineal era. The teacher hasan important role in multicultural education because he is one of thetargets of the education strategy in the literature on understandinghumanist, dialogical-persuasive, contextual, substantive and sociallyactive. Paradigm about the urgency of teachers to teach and implement thevalues of diversity in schools, teachers have an important role in fosteringstudents' social care attitudes, among others; (a) A teacher should havesufficient insight that multicultural Islamic education is essentiallyeducation that places multiculturalism as one of the visions of educationwith the main characters who are inclusive, egalitarian and humanist, butstill firm in spiritual and divine values based on al Qur'an and Sunnah;(b) Teachers should have sensitivity to discrimination and social, economicand political key justice that is happening; (c) The teacher must directlyapply the anti-discriminatory, social, political and economic attitudes inthe classroom; (d) The teacher does not discriminate between the students'children, officials and students of pedicab drivers, all are treated equally.
Islamic Education Based on Sufi-Transformative Learning: A Philosophical Framework for Pedagogical Change in Pesantren Taufikin Taufikin; Fajar Syarif; Mowafg Abrahem Masuwd
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 24, No 1 (2025): JUNE
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v24i1.8427

Abstract

ENGLISH: Islamic Education Based on Sufi-Transformative Learning: A Philosophical Framework for Pedagogical Change in Pesantren (Islamic Boarding Schools)Objective: This study proposes an integrative framework for Sufi-transformative learning in Islamic pesan-tren, combining transformative learning theory with the philosophy of neo-Sufi education to bridge the conceptual gap. Method: This study uses a qualitative multi-case study design, the research was conducted in two Islamic boarding schools in Central Java, recognized for their strong Sufi traditions. Data were collected through in-depth interviews, participant observation and document analysis. Results: The findings reveal significant transformations in pedagogical practices, including the use of digital tools to support moral learning, increased emphasis on spiritual reflection, and the repositioning of teachers as moral exemplars. Conclusion: Transformative Islamic education in pesantren emphasizes metaphysical awareness and ethical formation, and holds the potential to become an innovative model for holistic Islamic education that bridges tradition and modernity. Contribution: This study offers a new philosophical lens and opens avenues for curriculum development, teacher training, and future research in values-based Islamic pedagogy.INDONESIA: Pendidikan Islam berbasis Pembelajaran Sufistik-Transformatif: Kerangka Kerja Filosofis untuk Perubahan Pedagogis di PesantrenTujuan: Syudi ini mengusulkan kerangka kerja integratif untuk pembelajaran transformatif Sufi di pesantren Islam, dengan menggabungkan teori pembelajaran transformatif dengan filsafat pendidikan neo-Sufi untuk menjembatani kesenjangan konseptual. Metode: Desain penelitian menggunakan studi multi-kasus kualitatif, penelitian ini dilakukan di dua pesantren di Jawa Tengah, yang terkenal dengan tradisi sufistiknya yang kuat. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan analisis dokumen. Hasil: Temuan menunjukkan adanya transformasi signifikan dalam praktik pedagogis, yang meliputi penggunaan alat digital untuk meningkatkan pembelajaran moral, penekanan yang semakin kuat pada refleksi spiritual, dan reposisi guru sebagai teladan moral. Kesimpulan: Pendidikan Islam transformatif di pesantren menekankan kesadaran metafisik dan pembentukan etika, dan memiliki potensi untuk menjadi model inovatif dalam pendidikan Islam holistik yang menjembatani tradisi dan modernitas. Kontribusi: Studi ini memberikan kontribusi lensa filosofis baru dan membuka jalur baru untuk pengembangan kurikulum, pelatihan guru, dan penelitian di masa depan dalam pedagogi Islam berbasis nilai.
Pembelajaran Materi PAI Berwawasan Multikultural Elyana Elyana
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 14, No 1 (2015): JUNI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v14i1.261

Abstract

Dalam memahami nilai-nilai pokok multikultural mulai dari sikap inklusif terhadap perbedaan-perbedaan, menghormati,  demokrasi, toleransi, menghargai hasil karya orang lain, sikap mengutamakan persatuan dan kesatuan dalam suatu komunitas atau masyarakat yang berbeda latar belakang suku, agama, budaya, status ekonomi dan lain-lain, sehingga pada akhirnya siswa diharapkan mampu mempraktekkan sikap-sikap tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Metode pembelajaran yang dimaksud terdiri dari tiga hal, yaitu strategi pengorganisasian pembelajaran materi PAI berwawasan Multikultural, strategi penyampaian pembelajaran materi PAI berwawasan Multikultural, dan strategi pengelolaan pembelajaran materi PAI berwawasan multikultural. 
Pengembangan Teori Pendidikan Islam Perspektif Muhammad Jawwad Ridla (Religius Konservatif, Religius Rasional, Pragmatis Instrumental) Fajar Kurniawan
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 18, No 1 (2019): JUNI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v18i1.1823

Abstract

Abstract: Development of Islamic Education Theory Perspective of Muhammad Jawwad Ridla (Conservative Religious, Rational Religious, Pragmatic Instrumental) This article discusses the study of the theory of Islamic education in the perspective of Muhammad Jawwad Ridla with six theories of Islamic Education built by Jawwad Ridla and Analysis of Jawwad Ridla concerning the three schools of Islamic education philosophy with the main characters who tend to these schools. The method of writing scientific papers uses library research. Namely, the author looks for data sources by prioritizing concepts and theories that refer to writing literature related to the specific research theme. The approach to writing scientific papers uses a philosophical approach. The results of this study are 1) The theory of Islamic education built by Muhammad Jawwad Ridla has several aspects, among them are the Concept of Teaching / Learning, Psychological Basics of the learning process, Understanding of student subjects, teaching methods, Teaching (teachers) and preparing individuals to participate active in the economic life of the community. 2) Muhammad Jawwad Ridla classifies the three main schools of Islamic education philosophy: 1) Conservative Religious Flow which is only covered by religious teachings. The main figures in this school are al-Ghazali, 2) Religious-rational, Ikhwan al-Shafa considers all disciplines as important with the flow they adhere to, 3) Pragmatic instrumentalism, adherents of this sect, Ibn Khaldun. He revealed that education is to gain worldly expertise and ukhrowi, both of which must provide benefits.Abstrak: Pengembangan Teori Pendidikan Islam Perspektif Muhammad Jawwad Ridla (Religius Konservatif, Religius Rasional, Pragmatis Instrumental). Artikel ini membahas tentang kajian teori pendidikan Islam dalam perspektif Muhammad Jawwad Ridla dengan enam teori Pendidikan Islam yang dibangun oleh Jawwad Ridla dan Analisis Jawwad Ridla mengenai tiga aliran filsafat pendidikan Islam dengan  tokoh utama yang berkecenderungan ke aliran-aliran tersebut. Metode penelitian karya ilmiah ini menggunakan kajian pustaka (library research). Yaitu penulis mencari sumber data dengan mengedepankan konsep dan teori yang mengacu pada literatur-literatur kepenulisan terkait dengan tema penelitian secara spesifik. Adapun pendekatan penulisan karya ilmiah ini menggunakan pendekatan filosofis. Hasil penelitian ini yaitu 1) Teori pendidikan Islam yang dibangun oleh Muhammad Jawwad Ridla terdapat beberapa aspek yaitu diantaranya adalah Konsep Pengajaran/Pembelajaran, Dasar-dasar psikologis proses pembelajaran, Pemahaman tentang subjek didik, metode pengajaran, Ppengajaran (guru) dan penyiapan individu untuk berpartisipasi aktif dalam kehidupan ekonomi masyarakat. 2) Muhammad Jawwad Ridla mengklasifikasikan tiga aliran utama filsafat pendidikan Islam : 1) Aliran Religius Konservatif yang hanya dilingkupkan pada ajaran keagamaan saja. Tokoh utama pada aliran ini yakni al-Ghazali, 2) Religius-rasional, Ikhwan al-Shafa menganggap semua disiplin ilmu adalah penting dengan aliran yang dianutnya, 3) Aliran pragmatis instrumental, penganut aliran ini yakni Ibnu Khaldun. Beliau mengungkapkan pendidikan adalah untuk mendapatkan keahlian duniawi dan ukhrowi, keduanya harus memberikan keuntungan. 
SINERGISITAS PENDIDIKAN KELUARGA, SEKOLAH DAN MASYARAKAT; ANALISIS TRIPUSAT PENDIDIKAN Alfauzan Amin
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 16, No 1 (2017): JUNI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v16i1.824

Abstract