cover
Contact Name
Nova Asvio
Contact Email
talim@mail.uinfasbengkulu.ac.id
Phone
+6285793886665
Journal Mail Official
talim@mail.uinfasbengkulu.ac.id
Editorial Address
Jl. Raden Patah, Kelurahan, Pagar Dewa, Selebar, Pagar Dewa, Selebar, Kota Bengkulu, Bengkulu 65144, Indonesia
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam
is an open-access, peer-reviewed academic journal established to disseminate state-of-the-art knowledge in the field of Islamic education. Published by the Pusat Publikasi Ilmiah of UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Indonesia. The journal serves as a scholarly platform that bridges theory and practice across diverse areas of Islamic educational studies. It aims to publish and disseminate high-quality research and is committed to providing a space for professionals, educators, teachers, college students, practitioners of Islamic education, and researchers to share their knowledge, innovations, and experiences in the dynamic and evolving field of Islamic education. This journal focuses on empirical, theoretical, and conceptual issues surrounding Islamic education.
Articles 351 Documents
PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER (PPK) MELALUI MANAJEMEN DAN KEPEMIMPINAN SEKOLAH DI SMP NEGERI 29 BENGKULU UTARA IRPAN NUR
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 16, No 2 (2017): DESEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v16i2.842

Abstract

Implementasi Nilai-Nilai Pendidikan Multikultural Kabupaten Subang Adam Hasyim; Aldo Muhammad Derlan
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 22, No 1 (2023): JUNI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v22i1.5919

Abstract

This study discusses the implementation of multicultural education in Subang district. The fact shows that Subang Regency currently accommodates adequate plurality and multiculturalism, besides that Subang is also an area that takes advantage of the current changing times, with the target being industrial areas and metropolitan smart cities on the Rebana triangle and also the presence of the Patimban International Port, this is the case Of course, it has a lot of good potential if it can be maximally empowered, but it is prone to conflicts and frictions that can cause divisions if it is not managed properly. Through a qualitative descriptive research method, it describes how the conditions of multicultural reality in Subang Regency and its implementation analyze the values of multicultural education in the midst of the times that have an impact on people's lives. This management can be done by implementing the values of multicultural education in an area, especially in Subang, education has an important role in guiding the social order to have attitudes and views of mutual respect, tolerance, democracy, justice and mutual understanding.
Prioritas Ibadah Di Masa Pandemi esthi sa’adatus tsani
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 19, No 1 (2020): JUNI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v19i1.3102

Abstract

Abstract : Worship Priorities During The PandemicCongregational worship activities caused mass groups to become a problem during the Covid19 pandemic. This study aims to determine the priority of a Muslim's worship during a pandemic. The focus of this research problem is related to how the priority of a Muslim's worship in the face of a pandemic. This research method is a literature study and uses a descriptive qualitative approach. The results of the research prove that in conditions during the pandemic a Muslim continues to cultivate Islamic values through awareness to worship and improve the quality of worship because worship is an obligation and priority for a servant. Because during the pandemic, there were still Muslim community members who worshiped in the mosque, so the village issued a policy to maintain cleanliness, use masks and maintain a distance of one to two meters when praying in the mosque.
The Use Of English Movie Assisted Role Playing Technique Toward Students’ Vocabulary Mastery Yashori Revola
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 16, No 1 (2017): JUNI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v16i1.818

Abstract

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kelompok eksperimen yang menerapkan film berbahasa Inggris berbantuan role playing tehnik  dalam belejar-mengajar, siswa mendapat nilai yang lebih baik  dari pada kelompok kontrol yang tidak menerapakan film berbahasa inggris berbantuan role playing tehnik di kelas. Dalam kelompok eksperimen, skor tertinggi adalah 90 dan skor terendah adalah 60. Sementara di kelompok kontrol skor tertinggi adalah 75 dan skor terendah adalah 35. Prestasi para siswa dari kedua kelompok memiliki prestasi yang berbeda. Setelah melewati pre-test, treatment, and post-test, para siswa dalam kelompok eksperimen memiliki peningkatan skor yang tinggi, tetapi dalam kelompok kontrol, skor pencapaian siswa dalam penguasaan kosa-kata masih rendah. Hal ini menunjukkkan bahwa adanya perbedaan yang signifikan dalam pencapaian kosa-kata yang di capai oleh siswa baik yang telah menggunakan film berbahasa Inggris dan mereka yang diajarkan menggunakan role playing technique. Sejalan dengan hasil: penelitian menunjukkan bahwa film berbahasa Inggris berbantuan role playing tehnik sangat efektif digunakan sebagai panduan dalam mengajar bahasa Inggris khususnya mengajar dalam meningkatkan kosa-kata siswa. Dengan tujuannya adalah untuk meningkatkan kamampuan siswa terhadap perbendaharaan kosa-kata bahasa inggris dan menciptakan situasi belajar yang membuat siswa tertarik dan lebih aktif untuk belajar bahasa Inggris.
Pemahaman Matematika Dalam Kajian Teori APOS (Action, Process, Object, And Schema ) Fatrima Santri Syafri
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 15, No 2 (2016): DESEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v15i2.536

Abstract

Implementasi Pendekatan Penilaian Acuan Normatif (PAN) Dan Pendekatan Penilaian Acuan Patokan (PAP) Dalam Mengevaluasi Hasil Belajar Siswa (Studi Kasus Siswa Kelas XI Sma Gema 45 Surabaya) Dewi Nur Annisa Aliyan; Fifin Dayanti
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 20, No 2 (2021): DESEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v20i2.2839

Abstract

Abstract: Implementation of the Normative Reference Assessment Approach (PAN) and Benchmark Reference Assessment Approach (PAP) in Evaluating Student Learning Outcomes (Case Study of Class XI Students of SMA Gema 4 Surabaya).Assessment is a very important part of the evaluation process. Evaluation is one of the learning component sub-systems that participate in providing quality assurance for the continuity of learning in the following stages. There are two assessment approaches in evaluating learning outcomes, namely norm-based assessment (PAN) and benchmark-based assessment (PAP). The object of this research is class XI students of SMA Gema 45 Surabaya, more specifically PAI subjects. The method used in this research is a qualitative case study. The results obtained are that in assessing learning outcomes, teachers at SMA Gema 45 Surabaya do not yet know about norm-based assessment (PAN) and benchmark-based assessment (PAP), so the two assessment approaches have not been applied.Abstrak: Implementasi Pendekatan Penilaian Acuan Normatif (PAN) dan Pendekatan Penilaian Acuan Patokan (PAP) dalam Mengevaluasi Hasil Belajar Siswa (Studi Kasus Siswa Kelas XI SMA Gema 4 Surabaya)Penilaian merupakan salah satu hal yang terpenting dalam kegiatan evaluasi pembelajaran. Sedangkan evaluasi yakni bagian dari sub-sistem komponen belajar yang dapat memberikan jaminan kualitas atau mutu pada kelangsungan pembelajaran pada tahap selanjutnya. Di dalam penilaian, terdapat dua pendekatan yang dapat digunakan dalam mengevaluasi hasil belajar, yakni penilaian yang berpatokan pada norma (PAN) dan penilaian beracuan pada patokan (PAP). Obyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Gema 45 Surabaya lebih khusus pada mata pelajaran PAI. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil yang diperoleh yakni bahwa dalam penilain hasil belajar, guru di SMA Gema 45 Surabaya belum mengetahui mengenai penilaian beracuan norma (PAN) dan penilaian beracuan patokan (PAP), sehingga pendekatan kedua penilaian tersebut belum diterapkan
THE EFFECT OF USING POWER POINT ANIMATION TOWARD STUDENTS’ VOCABULARY (A STUDY AT THE FOURTH GRADE OF SD N 22 KOTA BENGKULU) Fera Zasrianita
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 17, No 2 (2018): DESEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v17i2.1547

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh dari media Power Point Animation dalam pengajaran bahasa inggris khususnya vocabulary. Penelitian ini menggunakan metode experiment yang terdiri dua grup: grup pertama sebagai kelas experiment dan grup kedua sebagai kelas control. Populasi dari penelitian adalah siswa kelas empat SD N 22 Kota Bengkulu tahun ajaran 2012/2013 yang berjumlah 51 orang siswa yang terbagi dalam 3 kelas yaitu kelas IVA, IVB dan IVC. Untuk menentukan kelas samples, peneliti melakukan uji homogenitas dan normalitas dari tiga kelas populasi. Setelah itu peneliti menentukan dua kelas yang akan dijadikan kelas sampel (experiment dan control), dimana kelas IV A sebagai kelas control, IV B kelas experiment.Perlakuan yang diberikan pada kelas experiment dan control adalah sebanyak sembilan kali pertemuan. Materi yang diberikan adalah materi yang berdasarkan apa yang ada pada kurikulum ktsp (2006) yaitu shape, preposition dan occupation/profession. Sebelum peneliti memberikan perlakuan dikelas sample, peneliti memberikan pre-test kepada kelas sampel. Sedangkan Instrument yang digunakan adalah tes pilihan ganda yang berjumlah 40 butir soal. Untuk melihat kelayakan soal, peneliti melakukan test uji coba dikelas yang berbeda (try-out class), dan peneliti menemukan 20 butir soal yang dibuang. Begitu juga untuk posttest. Untuk menganalisa data peneliti menggunakan rumus Dari Gay dan Airasian yang menunjukan adanya peningkatan nilai setelah perlakuan diberikan. Dengan pengujian statistik didapat bahwa adanya perbedaan dengan nilai rata-rata pada kelas experiment 76,47 dan kelas control 63,82 serta ttabel 2,04 dan tcalculated 3,19. Ini berarti adanya pengaruh yang significant terhadap Power Point Animation sebagai media dalam peningkatan kemamapuan siswa dalam vocabulary.
The Role of Islamic Education Teachers in Instilling Islamic Character Values among Junior High School Students in the Digital Era Alsha Silvia Grymitha; Romlah Romlah; Fitriani Fitriani
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 25, No 1 (2026): JUNE
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v25i1.11176

Abstract

ENGLISH: The Role of Islamic Education Teachers in Instilling Islamic Character Values among Junior High School Students in the Digital Era.Objective: This study aims to analyse the role of Islamic education teachers in instilling Islamic character values among students in the digital era at SMP Negeri 22 Bandar Lampung. Method: This study employed a descriptive qualitative approach, with data collected through observations, interviews, and documentation, using source and method triangulation. Results: The findings indicate that Islamic education teachers play roles as educators, mentors, role models, and evaluators through IMTAQ programs, ROHIS activities, and the integration of digital media in learning. The challenges encountered include excessive use of digital technology, declining discipline, and the influence of external social environments. The strategies implemented include role modelling, religious habituation, digital-based learning, and communication between schools and families. Conclusion: This study concludes that instilling Islamic character values in the digital era can be effectively implemented through structured religious programs and the educational use of digital technology. Contribution: This study contributes to the development of a digital-integrated Islamic character education model grounded in religious habituation, which may serve as a reference for Islamic educational institutions.INDONESIAN: Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Menanamkan Nilai-Nilai Karakter Islami Siswa SMP di Era DigitalTujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menanamkan nilai-nilai karakter Islami pada peserta didik di era digital di SMP Negeri 22 Bandar Lampung. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan teknik triangulasi sumber dan metode. Hasil: Temuan studi menunjukkan bahwa Guru PAI berperan sebagai pendidik, pembimbing, teladan, dan evaluator melalui program IMTAQ, kegiatan ROHIS, serta pemanfaatan media digital dalam pembelajaran. Tantangan yang dihadapi meliputi tingginya penggunaan teknologi digital, menurunnya kedisiplinan, dan pengaruh lingkungan luar sekolah. Strategi yang diterapkan meliputi keteladanan, pembiasaan religius, pembelajaran berbasis digital, serta komunikasi antara sekolah dan keluarga. Kesimpulan: Studi ini menyimpulkan bahwa penanaman nilai-nilai karakter Islami di era digital dapat berjalan efektif apabila didukung program religius yang terstruktur dan pemanfaatan teknologi digital secara edukatif. Kontribusi: Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan model pendidikan karakter Islami berbasis pembiasaan religius terintegrasi digital yang dapat menjadi rujukan bagi institusi Pendidikan Islam.
Education Management in Curriculum Development A Study in Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah Kesatuan Agam Tuo (MDTA-KAT) Balqis Nyimas Zhafirah; Khairul Anwar; Izul Mar’ati; Eka Nuraini; Aliya Aliya; Nabila Nabila
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 25, No 1 (2026): JUNE
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v25i1.9960

Abstract

ENGLISH: Education Management in Curriculum Development at Madrasah Diniyah Takmiliyah AwaliyahObjective: This study aims to describe and empirically analyze the curriculum development management process at Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) KAT Curup Talang Rimbo Baru. Method: This study used a qualitative approach, employing in-depth interviews, observations, and documentation. Informants included the madrasah principal, teachers, and foundation administrators. Results: The results showed that MDTA curriculum development refers to the policies of the Ministry of Religious Affairs and is developed autonomously through the Diniyah Takmiliyah Communication Forum (FKDT). The curriculum is developed collaboratively with an emphasis on Islamic values, the ability to read the Qur'an, and character building. Curriculum management is carried out in a participatory manner, with routine evaluations every semester. The main obstacles include limited funding, low government attention, and limited human resources. Conclusion: MDTA curriculum development management has been quite effective despite facing various limitations. Contribution: Reinforces the curriculum management model in non-formal religious education.INDONESIAN: Manajemen Pengembangan Kurikulum di Madrasah Diniyah Takmiliyah AwaliyahTujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis secara empiris proses manajemen pengembangan kurikulum di Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) KAT Curup Talang Rimbo Baru. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan meliputi kepala madrasah, guru, dan pengurus yayasan. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kurikulum MDTA mengacu pada kebijakan Kementerian Agama dan dikembangkan secara otonom melalui Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT). Kurikulum disusun secara kolaboratif dengan penekanan pada nilai keislaman, kemampuan membaca Al-Qur’an, dan pembentukan akhlak. Pengelolaan kurikulum dilakukan secara partisipatif dengan evaluasi rutin per semester. Kendala utama meliputi keterbatasan pembiayaan, rendahnya perhatian pemerintah, dan keterbatasan sumber daya manusia. Kesimpulan: Manajemen pengembangan kurikulum MDTA telah berjalan cukup efektif meskipun menghadapi berbagai keterbatasan. Kontribusi: Memberikan penguatan model pengelolaan kurikulum pada pendidikan keagamaan nonformal.
Developing a Family Literacy Ecosystem Rooted in Islamic Values through the Read-Aloud Method: A Participatory Action Research Approach Giyarsi Giyarsi; Wildan Murtadho
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 25, No 1 (2026): JUNE
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v25i1.11122

Abstract

ENGLISH: Development of a Family Literacy Ecosystem Based on Islamic Values through the Read Aloud Method: A Participatory Action Research Approach Purpose: This study aims to analyze the development of a family literacy ecosystem grounded in Islamic values through the integration of the read aloud method and the Participatory Action Research (PAR) approach. Method: This study employed the PAR approach, consisting of problem identification, participatory planning, collective action, observation, evaluation, and reflection. Participants included families, literacy communities, educational institutions, and strategic partners in Bengkulu City. Results: The findings indicate that the Islamic values-based read aloud method effectively enhances children's reading interest, strengthens parental involvement, and fosters moral values. The PAR approach also promotes the development of a participatory, collaborative, and sustainable family literacy ecosystem through multi-stakeholder engagement. Conclusion: Integrating the Islamic values-based read aloud method within the PAR framework effectively promotes holistic family literacy development by addressing cognitive, affective, and behavioral dimensions. Contribution: This study offers a conceptual and practical model for developing a family literacy ecosystem grounded in Islamic values that can be adapted for sustainable community-based literacy programs.INDONESIAN: Pengembangan Ekosistem Literasi Keluarga Berbasis Nilai-Nilai Islam melalui Metode Read Aloud: Pendekatan Participatory Action ResearchTujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengembangan ekosistem literasi keluarga berbasis nilai-nilai Islam melalui integrasi metode read aloud dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR). Metode: Penelitian menggunakan metode PAR yang meliputi identifikasi masalah, perencanaan partisipatif, pelaksanaan aksi, observasi, evaluasi, dan refleksi, dengan melibatkan keluarga, komunitas literasi, lembaga pendidikan, dan mitra strategis di Kota Bengkulu. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode read aloud berbasis nilai-nilai Islam meningkatkan minat baca anak, memperkuat keterlibatan orang tua, dan menanamkan nilai-nilai akhlak. Pendekatan PAR juga berhasil membangun ekosistem literasi yang partisipatif, kolaboratif, dan berkelanjutan melalui sinergi antarpemangku kepentingan. Kesimpulan: Integrasi metode read aloud berbasis nilai-nilai Islam dalam kerangka PAR efektif mengembangkan literasi keluarga secara holistik, mencakup aspek kognitif, afektif, dan perilaku. Kontribusi: Penelitian ini menawarkan model pengembangan ekosistem literasi keluarga berbasis nilai-nilai Islam yang adaptif sebagai acuan bagi implementasi program literasi berbasis komunitas secara berkelanjutan.