cover
Contact Name
Muthma'innah
Contact Email
muthmainnahlppm@gmail.com
Phone
+6285272014338
Journal Mail Official
tadribuna@instituthidayatullahbatam.ac.id
Editorial Address
Institut Agama Islam Hidayatullah Batam Jl. Letjen Soeprapto, Kibing, Kec. Batu Aji, Kota Batam, Kepulauan Riau 29424
Location
Kota batam,
Kepulauan riau
INDONESIA
Tadribuna: Journal of Islamic Management Education
ISSN : 2746363X     EISSN : 27975908     DOI : https://doi.org/10.61456/tjiec
Tadribuna: Journal of Islamic Management Education is a scientific journal of Islamic Education Management that publishes scientific articles and field research in the field of Islamic Education Management. The scope of the Tadribuna Journal includes: 1. Modernization of Islamic Education; 2. Islamic Education Policy; 3. Islamic Educational Institutions; 4. Islamic Higher Education; 5. Character and Islamic Education; 6. Islamic Boarding School and Madrasah Education; 7. Islamic Education and Social Transformation; 8. Islamic Education Curriculum; 9. Islamic Education Figures; 10. Evaluation of Islamic Education
Articles 80 Documents
Peran Muhammadyah dan Nahdlatul Ulama dalam Perjuangan Merebut Kemerdekaan Indonesia Sania Anggraini; Nilma Yola
TADRIBUNA: Journal of Islamic Education Management Vol. 4 No. 2 (2024): Januari-Juni
Publisher : Institut Agama Islam Hidayatullah Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61456/tjiec.v4i2.161

Abstract

Abstrak. Organisasi Islam di Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan, peranan dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Walaupun terkadang ada perbedaan pandangan di antara anggota-anggotanya seperti tampak dalam MIAI dan Masyumi, akan tetapi secara keorganisasian tujuannya adalah mengetahui bentuk-bentuk perjuangan organisasi Islam dalam usaha mencapai kemerdekaan Indonesia dan mengetahui peran organisasi Islam dalam memperahankan kemerdekaan Indonesia. Dari hasil kajian ini menunjukkan bahwa organisasi Islam di Indonesia mempunyai andil besar dalam perjuangan menuju kemerdekaan. Munculnya PII (Partai Islam Indonesia) yang mewadahi perjuangan umat Islam pasca melemahnya Sarekat Islam (SI) tidak terlepas dari peran NU dan Muhammadiyah. Dalam kedua organisasi federasi ini, tampaknya NU dan Muhammadiyah ingin menyamakan visi untuk mencapai kemerdekaan Indonesia.
Peningkatan Efektivitas Pembelajaran Melalui Strategi Pembelajaran M Muthma'innah; Faisal Amri; Frangky Silitonga
TADRIBUNA: Journal of Islamic Education Management Vol. 4 No. 2 (2024): Januari-Juni
Publisher : Institut Agama Islam Hidayatullah Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61456/tjiec.v4i2.162

Abstract

Increasing the effectiveness of learning requires paying attention to appropriate learning strategies. This article aims to determine the increase in learning effectiveness through learning strategies. This article is the result of a literature review based on related books and journals. Increasing the effectiveness of learning can be done by choosing the right learning strategy. The selection of learning strategies must pay attention to certain criteria or standards, such as learning objectives, material, student characteristics, educational staff, and time.
Partisipasi Orang Tua Siswa Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Aisyah Nuramini; Suci Masyithoh
TADRIBUNA: Journal of Islamic Education Management Vol. 4 No. 2 (2024): Januari-Juni
Publisher : Institut Agama Islam Hidayatullah Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61456/tjiec.v4i2.164

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Perencanaan sekolah partisipasi orang tua dalam implementasi kurikulum merdeka belajar, (2) Implementasi partisipasi orang tua mendukung kurikulum merdeka belajar dan (3) Evaluasi sekolah terkait pertisipasi orang tua. Metode penelitian ini adalah kualitatif, dengan rancangan studi kasus di sekolah dasar negeri. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara dan studi dokumentasi. Ada tiga rumusan hasil penelitian yaitu: (1) Sekolah memberikan kesempatan yang luas khususnya orangtua siswa dalam partisipasi sekolah. Khusus untuk menunjang kelancaran pembelajaran di kurikulum merdeka, sekolah mengawali dengan membentuk paguyuban kelas dan strukturnya; (2) Setelah terbentuk paguyuban kelas, dilanjutkan dengan pembentukkan kelompok orangtua. Kelompok orangtua terdiri dari dua kelompok besar yang secara proporsi hadir disetiap pekan kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5); dan (3) Hambatan yang ditemukan dalam kegiatan ini adalah sulit mengkondisikan waktu yang sesuai antara waktu sekolah dan orangtua siswa yang bekerja. Selain itu masalah sosial lainnya yang ada di wilayah perkotaan. Selain peran kepala sekolah dalam mengupayakan partisipasi orangtua, peran guru melalui guru penggerak dapat mengispirasi dan menggerakkan ekosistem pendidikan yang lebih baik melalui perubahan mindset pembelajaran.
Urgensi Audit Dalam Konteks Manajemen Keuangan Pada Lembaga Pendidikan Islam Lutfi Putra Mahesa; Hadijah Hadijah
TADRIBUNA: Journal of Islamic Education Management Vol. 4 No. 2 (2024): Januari-Juni
Publisher : Institut Agama Islam Hidayatullah Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61456/tjiec.v4i2.175

Abstract

Audit keuangan merupakan proses independen yang bertujuan untuk mengevaluasi keandalan informasi keuangan suatu entitas. Dalam konteks lembaga pendidikan Islam, di mana transparansi dan akuntabilitas memiliki nilai yang sangat penting, audit keuangan menjadi alat vital dalam manajemen keuangan. Audit keuangan membantu lembaga pendidikan Islam untuk mengidentifikasi potensi risiko keuangan, menilai efektivitas penggunaan dana, auditor juga dapat membantu mencegah dan mendeteksi manipulasi atau pelanggaran lainnya terhadap standar akuntansi yang sesuai agar dapat ditegakkan. Lebih jauh lagi, audit keuangan memberikan keyakinan kepada pihak-pihak terkait, seperti dewan pengawas, pemberi dana, dan masyarakat, bahwa laporan keuangan lembaga tersebut dapat dipercaya. Dengan adanya audit keuangan yang berkualitas, lembaga pendidikan Islam dapat meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan integritasnya dalam pengelolaan keuangan dan dapat meningkatkan kualitas pendidikan bahkan sampai kepada meningkatkan kesejahteraan pegawai. Hal ini memperkuat kepercayaan masyarakat dan mendukung pertumbuhan berkelanjutan lembaga tersebut. Oleh karena itu, pengakuan akan urgensi audit keuangan dalam manajemen keuangan lembaga pendidikan Islam sangatlah penting. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kepustakaan dengan pendekatan deskriptif. Studi kepustakaan merupakan pendekatan penelitian dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca, mencatat, serta mengolah bahan penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa audit laporan keuangan pada lembaga pendidikan Islam memiliki peran yang sangat penting dalam memastikan transparansi, akuntabilitas, dan integritas dalam pengelolaan sumber daya keuangan
Manajemen Program Tahfidzul Qur’an di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiien II Pekalongan Abidatul Karimah; Ahmad Ta’rifin; Cita Eka 'Ainiyyah; Sabrina Salsabila; Afiq Izzat Nan Arif
TADRIBUNA: Journal of Islamic Education Management Vol. 4 No. 2 (2024): Januari-Juni
Publisher : Institut Agama Islam Hidayatullah Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61456/tjiec.v4i2.180

Abstract

Abstrak. Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiien II merupakan sebuah lembaga pendidikan Islam yang menerapkan program Tahfidz Al-Qur'an di wilayah Kampir Wangandowo, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Perintah untuk memelihara dan merawat kitab suci Al-Qur’an itu dapat melalui 2 cara yaitu dengan membaca dan menghafal. Sebagai umat Islam sudah seharusnya kita bertanggung jawab akan hal ini, akan tetapi hanya beberapa orang yang diberikan kemampuan oleh Allah dalam menghafalkan Al-Qur’an. Pondok Pesantren ini memiliki tujuan dalam membentuk para santri memiliki pribadi yang mencintai Al-Qur’an dan mampu mengamalkannnya dalam kehidupan sehari-hari untuk dirinya sendiri dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar. Dalam hal ini tentunya memiliki cara atau langkah dalam mengelola pondok pesantren dalam mencapai tujuan atau visi misi pondok. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami strategi pengelolaan Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiien II dalam mengelola sistem pembelajaran, pengorganisasian, serta untuk mengetahui penerapan program Tahfidzul Qur’an di Pondok Pesantren dan kesulitan yang dialami oleh santri dalam proses menghafalkan Al-Qur’an. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah melalui jenis penelitian kualitatif-deskriptif dengan mengumpulkan data-data deskriptif yang relevan dengan tema. Hasil penelitian bahwa pondok pesantren Hidayatul mubtadiien selain memiliki manajemen pembelajaran yang diutamakan, juga mempunyai upaya tersendiri dalam memberikan pengajaran kepada para santri khususnya untuk mengelola keuangan, misalnya dalam bidang kewirausahaanKata Kunci: Manajemen, Santri, Al-Qur’an, Hidayatul Mubtadiien
Prinsip Dan Teknik Supervisi Kepala Sekolah Joni Joni
TADRIBUNA: Journal of Islamic Education Management Vol. 5 No. 1 (2024): Juli-Desember
Publisher : Institut Agama Islam Hidayatullah Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61456/tjiec.v5i1.186

Abstract

Abstrak: Pengawasan kepala sekolah memegang peranan penting dalam pengembangan profesional guru dan peningkatan kualitas pembelajaran. Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis prinsip-prinsip serta teknik-teknik supervisi yang efektif hingga hambatan-hambatan bagi kepala sekolah dalam melakukan supervisi. Penelitian ini merupakan studi kepustakaan ( penelitian perpustakaan ). Hasil artikel ini menunjukkan bahwa prinsip supervisi kepala sekolah berisi kepemimpinan instruksional, supervisi kolaboratif, supervisi berbasis data dan pengembangan profesional berkeinginan. Sedangkan teknik supervisi kepala sekolah diperoleh dengan adanya observasi kelas, supervisi klinis, supervisi berbasis data dan supervisi berbasis teknologi. Selanjutnya hambatan-hambatan kepala sekolah dalam melakukan supervisi yaitu kurangnya kompetensi dan keterampilan supervisi, tuntutan administratif yang berlebihan, kurangnya dukungan dari pihak eksternal, resistensi guru terhadap supervisi dan keterbatasan waktu untuk supervisi.
Transformasi Lembaga Pendidikan Islam di Minangkabau: Peralihan dari Tradisional ke Modern dalam Perspektif Sejarah dan Dinamika Sosial Nilma Yola; Mufti Ulil Amri; Cut Ezha Thania
TADRIBUNA: Journal of Islamic Education Management Vol. 5 No. 1 (2024): Juli-Desember
Publisher : Institut Agama Islam Hidayatullah Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61456/tjiec.v5i1.191

Abstract

Tulisan ini bertujuan mengetahui bagaimana transformasi atau perubahan lembaga pendidikan Islam yang terdapat di wilayah Minangkabau mulai dari lembaga tradisional hingga modern. Adapun metode penelitian yang digunakan pada tulisan ini adalah metode penelitian sejarah dengan teknik pengumpulan data dari tinjauan kepustakaan. Setiap sumber yang diperoleh, akan dilakukan kritik sumber baik secara internal maupun eksternal. Kemudian, data yang sudah dikritisi dikelompokkan berdasarkan klasifikasi data masing-masing. Setelah itu dilakukan interpretasi data hasil penelitian dan dituliskan dalam bentuk paragraf serta dilakukan analisis terhadap data-data yang kredibilitas untuk digunakan. Hasil dari penelitian ini ialah untuk mendapatkan pengetahuan tentang beberapa jenis lembaga pendidikan Islam yang terdapat di wilayah Minangkabau yakni dimulai dari lembaga surau, pesantren, madrasah, pondok pesantren tradisional hingga moderen, serta juga terdapat tiga universitas Islam negeri.
Implementasi Manajemen Mutu Terpadu Pendidikan di Sekolah Sari Mahwati Hasibuan
TADRIBUNA: Journal of Islamic Education Management Vol. 5 No. 1 (2024): Juli-Desember
Publisher : Institut Agama Islam Hidayatullah Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61456/tjiec.v5i1.192

Abstract

Baik dan tidak lulusan menjadi suatu mutu pendidikan di lembaga yang ditentukan dalam kualitas lulusannya yang nanti akan menjadi sebagai penerus bangsa di dunia pendidikan. Meningkatnya suatu mutu pendidikan dengan tinggi melambung pesat kemajuannya bagi suatu lembaga atau untuk bangsa. Bahkan akan menjadi sebaliknya bila menurun dengan rendah mutu pendidikan dalam lembaga akan menjadi kemunduran bagi pendidikan di bangsa tersebut. Maka sumber daya manusia itu sendiri pun juga akan menurun dalam mutunya yang tercipta. Untuk membentuk karakter dalam mengasah kemampuan berfikir peserta didik di perlukan pendidikan dan sumber daya yang mengempuni, agar tercapat sesuai kompetensi yang diinginkan dalam suatu lembaga pendidikan yang bermutu. Zaman yang sudah berkembang sangat cepat dan pesat dalam berevolusi, mewajibkan dan memfokuskan suatu unit lembaga sekolah dalam pendidikan menghasilkan lulusan yang berkualitas di era tuntutannya. Untuk menghadapi perkembangan zaman di eranya setiap peserta didik dituntun dan di arahkan agar memiliki kompetensi yang luas akan wawasan, kecerdasan yang baik, berkarakter kuat, agar dapat bermanfaat untuk hidupnya sendiri, bangsa, negara dalam bermasyarakat. Sehingga mampu akan beradaptasi untuk hidup di zamannya tanpa ada ketinggalan dalam pengetahuan juga wawasan yang bermutu di pendidikan. Dengan begitu, setiap unit lembaga sekolah selalu dituntut agar terus dapat merevisi dan melakukan setiap adanya perbaikan-perbaikan secara berkala yang sudah direncanakan dan terarah gunanya agar dapat menjawab juga melakukan arus globalisasi di perubahan zaman.
Manajemen Konflik Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Pesisir Aisyah Nuramini; Suci Masyithoh
TADRIBUNA: Journal of Islamic Education Management Vol. 5 No. 1 (2024): Juli-Desember
Publisher : Institut Agama Islam Hidayatullah Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61456/tjiec.v5i1.195

Abstract

Implementasi kurikulum merdeka belajar menemukan hambatan, bahkan diawali dari suatu konflik dalam lembaga pendidikan khususnya sekolah di wilayah pesisir. Wilayah pesisir dengan keunikan geografis, sosial kemasyarakatannya akan menemukan perbedaan sudut pandang dari keterbatasan sumber daya yang saat ini ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) sumber penyebab konflik dalam implementasi kurikulum merdeka belajar, (2) dampak konflik dalam implementasi kurikulum merdeka belajar, (3) resolusi konflik dalam implementasi kurikulum merdeka belajar. Metode penelitian ini adalah kualitatif, pendekatan fenomenologis, dengan rancangan studi multi situs pada dua sekolah di wilayah pesisir. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dengan model alir. Ada tiga rumusan dari hasil penelitian yaitu: (1) Sumber penyebab konflik seperti perbedaan pendapat antar guru, terbatasnya sarana dan prasarana, terbatasnya kemampuan guru, dan kecemasan posisi/jabatan guru, dan orangtua siswa sulit berpartisipasi dalam kegiatan pembelajaran kurikulum merdeka. (2) Dampak konflik yang dirasakan adalah dampak fungsional. Guru yang dipaksa untuk implementasi kebijakan perubahan kurikulum nasional. Kebijakan ini menuntut guru untuk terus mengembangkan kompetensi diantaranya kompetensi professional, sosial dan pedagogik. Serta guru, secara tidak langsung menerapkan konsep pembelajaran sepanjang hayat. Resolusi konflik yang disarankan adalah kolaborasi guru senior & junior, pemerataan sarana dan prasarana sekolah, menerapkan strategi manajemen perubahan, dan menyusun program home visit. Hasil penelitian ini, sebagai dasar pemerintah dalam menentukkan kebijakan pendidikan, sebaiknya, melihat porsi kesiapan khusunya dalam karakteristik letak sekolah. Kepala sekolah lebih resposif menanggapi perubahan, dan orang tua diharapkan dapat antuasias dalam partisipasi pendidikan. Pada akhirnya keberhasilan pendidikan menjadi prioritas bersama. Selain itu, dapat dijadikan referensi dari pemecahan konflik dengan karakteristik yang sama dalam implementasi kurikulum merdeka.
Efektivitas Penerapan Aplikasi SAKTI dalam Pengelolaan Keuangan Sekolah untuk Transparansi dan Akuntabilitas di MTs Negeri Elsa Dwiyana; Nurul Syafawani; Dwita Saskia
TADRIBUNA: Journal of Islamic Education Management Vol. 5 No. 1 (2024): Juli-Desember
Publisher : Institut Agama Islam Hidayatullah Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61456/tjiec.v5i1.208

Abstract

Pengelolaan keuangan yang efektif dan efisien menjadi kebutuhan utama bagi MTs Negri 01 Bengkalis untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan dana operasional sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi dan dampak aplikasi SAKTI (Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi) dalam proses pencatatan, pengelolaan, dan pelaporan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui wawancara dengan staf keuangan sebagai sumber data utama, serta analisis dokumen terkait pengelolaan keuangan. Untuk mendukung temuan, peneliti juga merujuk pada studi literatur dengan mencermati jurnal-jurnal yang relevan mengenai penerapan teknologi dalam tata kelola keuangan pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi SAKTI mempermudah penyusunan anggaran yang lebih cepat, akurat, dan sistematis. Selain itu, integrasi dengan Sistem Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (SPAN) mendukung proses pencairan serta verifikasi dana secara efisien dan transparan. Kemampuan aplikasi untuk memantau alokasi dana secara real-time turut memperkuat pengendalian keuangan sekolah. Namun, keterbatasan kapasitas server mengakibatkan lambatnya sistem saat banyak pengguna mengakses aplikasi. Untuk mengatasi masalah ini, sekolah merencanakan transisi ke aplikasi e-RKAM pada tahun 2025 guna meningkatkan efisiensi dan aksesibilitas pengelolaan keuangan. Secara keseluruhan, penerapan aplikasi SAKTI memberikan kontribusi positif terhadap profesionalisme, efisiensi, dan akuntabilitas tata kelola keuangan sekolah, meskipun masih ada tantangan teknis yang perlu diatasi.