cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
MAJALAH ILMIAH PEMBELAJARAN
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 162 Documents
MASALAH PEMBELAJARAN DAN UPAYA PENCARIAN SOLUSI MELALUI KLINIK Arif Rohman
MAJALAH ILMIAH PEMBELAJARAN No 1 (2009): Jurnal Majalah Ilmiah Pembelajaran Edisi Mei 2009
Publisher : MAJALAH ILMIAH PEMBELAJARAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekolah dianggap sebagai instrumen penting dalam mewujudkan sosok manusiayang diharapkan. Aneka kesulitan telah menghadang sekolah dalam mewujudkan sosokmanusia diantaranya adalah drug use, early pregnancy, delinquency, dan schoolfailures. Salah satu jenis school failures adalah kesulitan sekolah dalam menentukankontrol atas faktor yang mempengaruhi proses belajar mengajar efektif untuk mencapaistudents’ academic and social gains. Arus utama peningkatan pengelolaan pendidikandewasa ini mencakup peningkatan relevansi, iklim akademik, komitmen kelembagaan,efisiensi, dan keberlanjutan; Untuk itu peningkatan kualitas pembelajaran memperolehtempat yang amat penting, yang meliputi: kualitas perilaku pembelajaran guru (teacher’sbehavior), perilaku belajar siswa (student’s behavior), iklim pembelajaran (learningclimate), materi pembelajaran, media pembelajaran, dan sistem pembelajaran disekolah. Aneka permasalahan pembelajaran (learning problems) yang terjadi dalampraktek pembelajaran di sekolah, khususnya sekolah dasar (SD), memiliki variasi yangamat beragam.Tiga problem yang paling menonjol pada Klinik Pembelajaran milikiDirektorat Ketenagaan Ditjen Dikti yaitu: (1) Cara menangani kasus pada anak didikseperti rendahnya motivasi belajar, kesulitan membaca, daya serap rendah, danketerbatasan lain, (2) Kesulitan memilih metode mengajar secara efektif untuk bidangstudi tertentu, dan (3) Kesulitan memahami dan menerapkan Kurikulum Tingkat SatuanPendidikan (KTSP) serta memahami sertifikasi guru. Oleh karenanya, hal ini menjadikanKlinik Pembelajaran menjadi bagian dari pencarian solusi atas problem pembelajaran.
PENDEKATAN PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK M.ENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SD DALAM PEMBELAJARAN PKN Fathurrohman Fathurrohman
MAJALAH ILMIAH PEMBELAJARAN No 1 (2008): Jurnal Majalah Ilmiah Pembelajaran Edisi Mei 2008
Publisher : MAJALAH ILMIAH PEMBELAJARAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PKn learning at elementary school associated as a bored lesson, becausethe student did not have free thinking and free assumptions about thelesson it self. This problem causes student interest in PKn at elemenlwJ'school ;s very low. One strategy that we can do is repair learning pallernthat can enhance critical thinking. ability with problem based learningapproach. Problem based learning is a kind of approach oriented lo skillof solving problems and to trained student critical thinking, rational , ndresponsible, The elementary student need to trained earlier to make adecision compatible with their understanding.
METODE PEMBELAJARAN KEWIRAUSAHAAN TRANSFORMATIF DI PERGURUAN TINGGI Puji Riyanto
MAJALAH ILMIAH PEMBELAJARAN No 1 (2010): Jurnal Majalah Ilmiah Pembelajaran Edisi Mei 2010
Publisher : MAJALAH ILMIAH PEMBELAJARAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A strong country with progressive growth is own creative, innovative, flexibility of thingking, and capability to manage change of it’s people. Enterpreneurship education nowday is being concern of regulation show the goverment awareness as importance of it and try to integrate it into the curriculum. But, entrepreneurship education is tend to implement teoritically, similar to business school not as enterpreneuship school with abstract outcome. Learning methods are occur in conventional ways as transfer of knowledge process quite in much, so the attention to mindset and mental transformation is rarely happen. In the other side the learning models are lack of respect to practical knowledge. Project Based Learning (PBL) as an alternative learning model which is provide with sufficient learning outcomes through meaningfull learning process. University is closely relate to the workplace as a potential institution being a pioneer to implement PBL model that could gives both of practical and theoritical knowledge for the student. PBL as a model is relatively ideal to develop essential competences as learning outcomes, and simultaneously university can promote coorperate enterpreneurship to generate condusive environment in implementing PBL model as usefull context.
KARAKTERISTIK LAGU YANG SESUAI UNTUK ANAK DITINJAU DARI SEGI AMBITUS Rina Wulandari
MAJALAH ILMIAH PEMBELAJARAN No 2 (2008): Jurnal Majalah Ilmiah Pembelajaran Edisi Oktober 2008
Publisher : MAJALAH ILMIAH PEMBELAJARAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Music vocal at education institute have many problems inconsiderable song study. ambitus is one of solutions where ateacher can plan song activities for kids better with thisreferences; first, a teacher must have music manuscript in hislesson plan. It would be better in music notation. Second, ateachers must identify low and high tones from the song, andthen compare it with children ambitus. It must not lower than“a” and not higher than “f”.
MEDIA AUDIO PEMBELAJARAN UNTUK PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DENGAN MODEL PERMAINAN Innayah .
MAJALAH ILMIAH PEMBELAJARAN No 1 (2012): Jurnal Majalah Ilmiah Pembelajaran Edisi Mei 2012
Publisher : MAJALAH ILMIAH PEMBELAJARAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bermain pada hakekatnya merupakan dunia anak. Bermain memiliki peran penting dalamperkembangan anak, baik perkembangan fisik motorik, bahasa, intelektual, moral, sosial, maupunemosional. Pendidikan anak usia dini (PAUD) adalah wadah untuk membimbing atau membina anakusia dini dengan menerapkan esensi bermain, yang meliputi perasaan menyenangkan, merdeka,bebas memilih, dan merangsang anak terlibat aktif. Oleh karena itu, PAUD mempunyai prinsip bermainsambil belajar. Balai Pengembangan Media Radio (BPMR) Yogyakarta yang merupakan Unit PelaksanaTeknis (UPT) Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (Pustekkom) Kementerian Pendidikan danKebudayaan (Kemdikbud) mengembangkan model dan format media audio pembelajaran untukpendidikan anak usia dini permainan (MAPAUD PERMAINAN). Tujuan pengembangan model danformat MAPAUD PERMAINAN ini adalah menyediakan model media alternatif berupa mediapembelajaran berbasis audio dalam rangka meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar pada PAUDdengan kegiatan bermain. MAPAUD PERMAINAN menerapkan prinsip ”belajar sambil bermain” atau“bermain sambil belajar” secara interaktif, sehingga melalui kegiatan bermain memungkinkan anak-anaksaling berinteraksi baik dengan teman maupun pendidik. Tujuan dari penulisan ini adalah menyajikandan menginformasikan kepada masyarakat pendidikan, khususnya guru PAUD untuk mengenal danmemanfaatkan model media audio pembelajaran untuk PAUD yang bernama MAPAUD PERMAINANpada pembelajaran di PAUD.
STRATEGI CREATIF PROBLEM SOLVING DALAM PEMBELAJARAN Sujarwo Sujarwo
MAJALAH ILMIAH PEMBELAJARAN No 1 (2006): Jurnal Majalah Ilmiah Pembelajaran Edisi Mei 2006
Publisher : MAJALAH ILMIAH PEMBELAJARAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran yang menerapkan strategi creatif problem solving,peran pendidik lebih banyak menempatkan diri sebagaifasilitator, motivator dan dinamisator belajar, baik secaraindividual maupun secara berkelompok. Langkah-langkahCreatif problem solving tersebut bila diterapkan dalampembelajaran adalah: I) Penemuan fakta, mengajukanpertanyaan sesuai dengan pokok/sub pokok bahasan. 2)Penemuan masalah, berdasar fakta-fakta yang telah dihimpunditentukan masalah/pertanyaan kreatif untuk dipecahkan. 3)Penemuan gagasan, menjaring sebanyak mungkin alternatifjawaban untuk pemecahan masalah. 4) Penemuan jawaban,penentuan tvlok ukur atas Kriteria pengujian jawaban, sehinggaciitemukan jawaban yang diharapkan. 5) penemuan penerimaan,dikctemukan kebaikan c'an kelemailan gagasan, kemudianmenyimpulkan dari masing-masing masalah yang dibahas.Proses pembelajaran yang memberikan kesempatan secara luaskepada peserta didik merupakan prasyarat bagi peserta didikuntuk berlatih belajar mandiri melalui creatif problem solving.Secara umum dapat dikatakan lahwa strategi pembelajaran yangdipergunakan adalah strategi yang banyak melibatkan partisipasipeserta didik dalam pembelajaran, peran fasilitator adalahmembantu peserta didik dalam menciptakan suasana belajar yangkondusif. Kondisi terscbut akan mcmbcrikan kondisi yangnyaman pada peserta didik berpartisipasi dalam pembelajaran.
MENDEKATKAN SISWA DENGAN KEARIFAN BUDAYA LOKAL MELALUI IPS DI SEKOLAH DASAR Sekar Purbarini Kawuryan
MAJALAH ILMIAH PEMBELAJARAN No 1 (2010): Jurnal Majalah Ilmiah Pembelajaran Edisi Mei 2010
Publisher : MAJALAH ILMIAH PEMBELAJARAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

any preservation from their community. Slowly but sure, the process will be pass through the extinction. One way to guard against globalization is using the utilization of local culture potentials in learning process on school. Social studies which hands on as a significant lesson to improve culture, hopefully could use local culture potentials as well as possible. Social studies in elementary school should develop all capability of students, especially how to keep up with society around they live. Because of that, there are necessary to prepare and have many teachers who possess sufficient comprehension about local culture, besides their responsibility in material lesson.
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN DALAM PEMBELAJARAN Lantip Diat Prasojo; eko Budi Prasetyo
MAJALAH ILMIAH PEMBELAJARAN No 2 (2005): Jurnal Majalah Ilmiah Pembelajaran Edisi Oktober 2005
Publisher : MAJALAH ILMIAH PEMBELAJARAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Informasi me111pakan unsur yang · sangat · · penting dalampembelajaran. · Kualitas pempelajaran sangat ditentukan olehbagaimana informasi- itu dikemas, dikomunikasikan, dipahamiataupun diaplikasikan oleh peserta belajar. Tujuan~ pemebeJiii~akan tercapai secara optimal diperlukan upaya untuk merencanakan,mengaplikasikan ·d8n . melak.ukan kontrol terhadap strategi untukrnengakses informasi : yang up to date dan ,berdaya guna dalaJnkehidupan. Hal ini diperlukan a~ya sistem 'informasi manajemenyang mendukung proses pembelajaran. Sistem in:formasi manajemenyang baik sangat membantu dalam pembelajaran terutama terkaitdengan media pembelajaran baik yang berbasis komputer atau selainkomputer.
TEKNIK DAN PENDEKATAN PENANAMAN NILAI DALAM PROSES PEMBELAJARAN DI SEKOLAH Ali Muhtadi
MAJALAH ILMIAH PEMBELAJARAN No 1 (2007): Jurnal Majalah Ilmiah Pembelajaran Edisi Mei 2007
Publisher : MAJALAH ILMIAH PEMBELAJARAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Values are what people believe to be right and are standardv tojudge something to be good, right, valuable and precious. Valuesdrive people 's live, give meanings to live and legalize people'sbehaviors. Therefore, individual's values can have effects onsociety and national characteristics.Education seems to fail to educate universal values such ashonesty, patience, modesty and trustworthy. This is becauseeducational process that occurred lately is so merely mechanisticlearning that negelected the essence of education as wizys tointernalize universal values in life.There are some learning techniques for teachers to use ineducating value to their students, such as indoctrination technique,moral reasoning technique, consequence forecasting technique,clnrification technique and internalization technique. Theapproaches that teacher can use to educate value through learningprocess al school are experience approach, making it accustomed,emotional, rational, functional and role model approach.
UPAYA MENINGKATAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR IPS KONSEPKENAMPAKAN ALAM DAN BUATAN MELALUI PENGGUNAAN PETABAGI SISWA KELAS V SD NEGERI 01 KARANGREJO SEMESTER I TAHUN 2009/2010 Winarni .
MAJALAH ILMIAH PEMBELAJARAN No 1 (2012): Jurnal Majalah Ilmiah Pembelajaran Edisi Mei 2012
Publisher : MAJALAH ILMIAH PEMBELAJARAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: Untuk meningkatkan nilai motivasi dan hasilbelajar IPS melalui peta bagi siswa kelas V semester I SD Negeri 01 Karangrejo.Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan menggunakan modelsiklus. Tiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaantindakan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas V dan guruSD Negeri 01 Karangrejo kecamatan Kerjo kabupaten Karanganyar dengan jumlahsiswa 22 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancaradokumen tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis interaktifyang terdiri dari reduksi data, sajian data dan penarikan simpulan atau verivikasi.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada peningkatanhasil belajar siswa kelas V SD Negeri 01 Karangrejo, setelah diadakan tindakankelas. Hal ini dapat ditunjukkan bahwa hasil belajar yang diperoleh siswameningkat yakni dari pembelajaran dengan sebelum dilaksanakannya tindakan dansesudah dilakukan penelitian tindakan. Pada proses pembelajaran, dari frekuensinilai dapat dilihat bahwa hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPS padapembelajaran pra siklus nilai rata-rata kelas yang dicapai adalah 65,9, pada siklus Inilai rata-rata kelas yang dicapai adalah 70,9, dan pada siklus II nilai rata-rata kelasyang dicapai adalah 74,8. Prosentase jumlah siswa yang memperoleh nilai di atasKKM juga mengalami peningkatan. Pada pra siklus siswa yang tuntas ataumemperoleh nilai sama dengan KKM atau di atas KKM ada 14 anak (63,6 %),pada siklus I ada 17 anak (77,3%), dan pada siklus II ada 22 anak (100 %)..Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa motivasi dan hasil belajar IPS konsepkenampakan alam dan buatan bagi siswa kelas V di SD Negeri 01 Karangrejokecamatan Kerjo Karanganyar tahun pelajaran 2009 /2010 dapat ditingkatkan.