cover
Contact Name
Rahmat Fadhli
Contact Email
rahmat.fadhli@uny.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jump@uny.ac.id
Editorial Address
Educational Administration Department, Faculty of Education, Universitas Negeri Yogyakarta Jl. Colombo No 1, Karangmalang, Yogyakarta 55281 Indonesia
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Manajemen Pendidikan: Jurnal Ilmiah Administrasi, Manajemen dan Kepemimpinan Pendidikan
ISSN : 19781938     EISSN : 25806491     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
The journal’s focus is on the studies of management and leadership in schools. The scope: • School planning. • Program and project management in school. • School resources management. It includes management of educational personnel, curriculum, student affairs, school finance, infrastructure and educational facilities (libraries, laboratories, learning resources, etc.), technology and information. • School leadership preparation and development. • School leadership in different contexts culturally, geographically, economically, etc. The journal enocurages manuscripts that discuss innovations, practices, current issues within the scope above. Studies outside Indonesian contexts are welcome if they have implications for broad audience.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 1 (2024): April Issue" : 9 Documents clear
Meta Analisis: Pengaruh Sarana Dan Prasarana Terhadap Hasil Belajar Siswa Tuanany, Nursyahar Jihan; Triwiyanto, Teguh
Jurnal Manajemen Pendidikan : Jurnal Ilmiah Administrasi, Manajemen dan Kepemimpinan Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2024): April Issue
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jump.v6i1.67285

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis penelitian yang terkait dengan pengaruh sarana dan prasarana serta untuk menganalisis sejauh mana pengaruh sarana dan prasarana memengaruhi hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode meta-analisis (Glass, 1981). Data diperoleh dari artikel-artikel yang dipublikasikan dalam kurun waktu 10 tahun (2013-2023) yang dihimpun dari Google Scholar atau Google Cendekia dengan menggunakan kata kunci "sarana prasarana," "hasil belajar," dan "prestasi siswa." Selama proses analisis, dihitung besarnya effect size untuk mengukur seberapa besar pengaruh antar variabel-variabel tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengaruh sarana dan prasarana sangat signifikan, terutama pada tingkat SMA/SMK dan SD, yang tercermin dari kategori effect size yang tinggi (1,67) dan sangat tinggi (1,27). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa: (1) Jenis penelitian mengenai pengaruh sarana dan prasarana terhadap hasil belajar siswa mencakup metode kuantitatif, kuantitatif-korelasi/asosiatif, kuantitatif-explanatory survey method, dan kuantitatif-kausal komparatif. (2) Effect size dari pengaruh sarana dan prasarana terhadap hasil belajar menunjukkan pengaruh yang signifikan dan besar.
Analisis SWOT: Strategi Peningkatan Mutu Program Studi Ilmu Sejarah FKIP Universitas Jambi Sudiono, Helik; Muspawi, Mohamad
Jurnal Manajemen Pendidikan : Jurnal Ilmiah Administrasi, Manajemen dan Kepemimpinan Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2024): April Issue
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jump.v6i1.67748

Abstract

Penelitian ini berfokus pada evaluasi dan analisis yang komprehensif terhadap Program Studi Ilmu Sejarah di Universitas Jambi untuk memahami tantangan dan peluang yang dihadapi dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Responden dalam penelitian ini mencakup tenaga pendidik, mahasiswa, dan pihak lain yang terlibat dalam pengembangan program studi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi di lokasi penelitian, dan dokumentasi. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data yang diperoleh dianalisis dengan matriks SWOT untuk merumuskan strategi pengembangan program studi guna meningkatkan kualitas pendidikan dan daya tarik bagi calon mahasiswa. Adapun hasil analisis matriks SWOT  penelitian ini adalah yang pertama adalah Strengths-Opportunities (S-O), memaksimalkan kerja sama dengan stakeholder terkait demi meningkatkan mutu dosen dan mahasiswa, memaksimalkan kegunaan fasilitas penunjang sepenuhnya untuk kebutuhan penelitian dan inovasi dosen dan mahasiswa, selanjutnya memperbanyak kegiatan workshop, seminar dan kegiatan lainnya dalam sekala nasional, dan internasional, tata kelola administrasi yang akun tabel dan transparan, penyesuaian kurikulum dan peningkatan dalam hal pendanaan. Kedua strategi Strength-Threat (S-T) membangun kerja sama untuk lulusan program studi, memaksimalkan penggunaan fasilitas, dan menyadarkan Masyarakat akan pentingnya belajar Sejarah. Yang ke tiga adalah Weakness-Opportunities (W-O), perbaikan pada sistem penghargaan dan hukuman, meningkatkan kerja sama, membuka peluang kepada semua mahasiswa dan dosen untuk terlibat pada kegiatan pengembangan akademik dan profesi, memaksimalkan kegunaan fasilitas untuk keperluan program studi, dan peningkatan sarana prasarana. Ke-empat Weakness-Threats (W-T), membuka jalan kemudahan untuk karier mahasiswa, tenaga kependidikan dan dosen, pelatihan penulisan Sejarah dan memahami aksara melayu kuno. kerja sama dengan BPCB, Perpustakaan dan Arsip, dan mengadakan kegiatan pameran Sejarah. Serta mendorong mahasiswa dan dosen untuk mengikuti kompetisi-kompetisi tentang sejarah.
Evaluasi Program Peminatan Life Skills di SMP N 3 Depok Wisesa, Yuni Ratri; Saputra, Ragiladi; Asfa Nur Arifah, Mirza; Khofifah, Marliana; Nisa, Aulia
Jurnal Manajemen Pendidikan : Jurnal Ilmiah Administrasi, Manajemen dan Kepemimpinan Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2024): April Issue
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jump.v6i1.68762

Abstract

Program life skills bermanfaat untuk melatih keterampilan peserta didik yang dapat digunakan di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi terhadap program peminatan life skills di SMPN 3 Depok. Subjek penelitian ini adalah Kepala Sekolah SMPN 3 Depok. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi. Evaluasi program ini menggunakan model CIPP (Context, Input, Process, and Product). Teknik analisis data meliputi tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dari data yang didapat dari wawancara, kemudian didapatkan kesimpulan yang akan digunakan penulis untuk menentukan rekomendasi. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa walaupun dalam pelaksanaan program peminatan life skills ini tidak memiliki pedoman dalam pelaksanaannya, kegiatan berlangsung baik selama 3 tahun ini. Terdapat 4 program unggulan yang telah ditetapkan, yaitu bidang IT, Teknologi Tepat Guna, Kulinary dan Pameran Pagelaran. Program tersebut merupakan murni program yang dikembangkan sekolah melihat kebutuhan siswa di luar nilai akademik. Selain itu, program ini telah tersusun struktur pembina, jadwal kegiatan dan penetapan tujuan akhir. Dalam pelaksanaannya, semua komponen yang terlibat telah memberikan partisipasi penuh terhadap program baru yang dijalankan oleh sekolah. Para siswa berpartisipasi aktif dalam mengikuti kegiatan yang dipilihnya, sementara orang tua turut mendukung perkembangan soft skills dengan memberikan kebutuhan sarana yang dibutuhkan oleh anaknya. Di samping pencapaian tersebut, dikarenakan tidak adanya pedoman pelaksanaan program, siswa maupun pembimbing tidak memiliki kepastian akan capaian pembelajaran yang diraih baik standar kompetensi atau nilai secara tertulis. Keadaan ini menjadikan kehadiran siswa menjadi komponen penting dalam aspek penilaian. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menyelesaikan masalah tersebut yaitu pembentukan pedoman pelaksanaan program
Analisis Manajemen Fasilitas Pendidikan di Sekolah Dasar Negeri Samirono suharyadi, Aris; Sari, Maya Novita
Jurnal Manajemen Pendidikan : Jurnal Ilmiah Administrasi, Manajemen dan Kepemimpinan Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2024): April Issue
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jump.v6i1.68832

Abstract

Manajemen fasilitas pendidikan merupakan proses dalam mengelola sarana dan prasarana sekolah untuk mencapai tujuan pendidikan yang efektif dan efisien. Penelitian manajemen fasilitas pendidikan di SD Negeri Samirono ini memiliki tujuan utama (1) untuk mendeskripsikan alur manajemen fasilitas pendidikan di Sekolah Dasar Negeri Samirono. (2) mengidentifikasi permasalahan yang muncul, dan (3) mengetahui solusi yang diterapkan. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan pendekatan kualitatif. Penggalian data menggunakan observasi lapangan, studi pustaka serta wawancara dengan salah satu guru sekaligus operator sekolah. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa alur manajemen fasilitas pendidikan di SD Negeri Samirono mencakup beberapa tahapan utama, yaitu perencanaan, pengadaan, penggunaan, serta pemeliharaan yang dilakukan secara berkala. Adapun kendala yang dihadapi adalah ketersediaan dana dan sumber daya manusia dalam mengelola fasilitas pendidikan.
PENGELOLAAN KELAS DIGITAL ENTREPRENEUR UNTUK MEMBENTUK LULUSAN SIAP BERWIRAUSAHA Tuanany, Nursyahar Jihan; Wulandari, Tyas; Dewi, Zaqia Rahma; Timan, Agus
Jurnal Manajemen Pendidikan : Jurnal Ilmiah Administrasi, Manajemen dan Kepemimpinan Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2024): April Issue
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jump.v5i2.68833

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengelolaan kelas digital entrepreneur, kurikulum, mata pelajaran dan sikap wirausaha di kelas XI Jurusan Tata Busana di SMKN 1 Donorojo. Penulisan artikel ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian yakni kaprodi tata busana, guru kewirausahaan, guru technopreneur, guru digital entrepreneur serta peserta didik kelas XI Jurusan Tata Busana kelas digital entrepreneur. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara serta penyebaran kuesioner melalui google form dan dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan pengelolaan kelas digital entrepreneur diterapkan dengan mengadakan seleksi dari 140 siswa menjadi 49 siswa per kelas. Kurikulum yang digunakan adalah kurikulum merdeka belajar pada tingkat X dan XI. Materi yang diajarkan sebagai instrumen mata pelajaran dalam kelas wirausaha yaitu: technopreneur, produk kreatif dan kewirausahaan (PKKWU), pembuatan busana industri; pembuatan busana secara customed; desain busana; menghias busana; pengetahuan tekstil; quality control. Berdasarkan hasil perhitungan rata-rata diketahui bahwa sikap wirausaha siswa kelas XI Jurusan Tata Busana di SMKN 1 Donorojo pada kategori sikap berani mengambil resiko sebanyak 77%. Untuk sikap berorientasi ke masa depan diperoleh sebanyak 99%. Sikap percaya diri peserta didik dalam berwirausaha sebesar 95%. Selanjutnya hasil angket diperoleh sikap wirausaha peserta didik dalam berorientasi pada tugas sebesar 100% dan sikap kepemimpinan peserta didik dalam berwirausaha sebesar 100%. Sehingga, jiwa wirausaha siswa kelas XI Tata Busana di SMKN 1 Donorojo berada pada kategori baik dan siap untuk berwirausaha.
Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah Dan Budaya Organisasi Dalam Meningkatkan Nilai Akreditasi Sekolah Narmayani, Narmayani
Jurnal Manajemen Pendidikan : Jurnal Ilmiah Administrasi, Manajemen dan Kepemimpinan Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2024): April Issue
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jump.v6i1.69048

Abstract

Kepala sekolah memiliki kemampuan untuk memimpin dan membimbing sekolah. Kepemimpinan yang efektif memiliki potensi untuk memberikan dampak positif terhadap berbagai aspek operasional dan kualitas pendidikan di sekolah. Kepemimpinan yang kuat dan efisien dapat berdampak positif terhadap kinerja dan pelaksanaan proses akreditasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kepemimpinanan kepala sekolah dan budaya organisasi dalam meningkatkan nilai akreditasi sekolah. Penelitian untuk studi ini dilakukan di sekolah menengah pertama negeri (SMPN) di Mamuju Tengah, Provinsi Sulawesi Barat. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini. Sampel penelitian terdiri dari 100 para guru di lima SMP Negeri di Mamuju Tengah dipilih melalui teknik simple random sampling. Proses pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran angket. Data yang terkumpul dianalisis secara kuantitatif menggunakan program SPSS 24 for windows dalam tiga tahap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh signifikan dan budaya organisasi berpengaruh secara bersama-sama terhadap peningkatan nilai akreditasi sekolah dengan nilai koefisien sebesar 0,485.
PENERAPAN COSTUMER FOCUS DENGAN MENGGUNAKAN METODE RATER DI SMP MUHAMMADIYAH 2 TAMAN Aulia, Maya
Jurnal Manajemen Pendidikan : Jurnal Ilmiah Administrasi, Manajemen dan Kepemimpinan Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2024): April Issue
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jump.v6i1.69527

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) aspek bukti fisik (tangibles), (2) aspek empati (empathy),(3) Aspek reliability,(4) Aspek Daya tanggap (responsiveness), dan (5) aspek Jaminan (assurance). Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kulitatif dengan jenis deskriptif analisis. Dari data masing-masing dimensi mutu layanan dalam penelitian ini dikumpulkan melalui teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian membuktikan bahwa: (1) Mutu layanan aspek bukti fisik (tangible) kersediaannya fasilitas sarana dan prasarana yang mendukung pembelajaran dengan keseluruhan 30 ruang kelas dan total 7 lantai dalam satu gedung. Pihak SMP Muhammadiyah 2 Taman juga memberikan fasilitas lift serta tetap memberikan layanan kesehatan dan sarana ruang baca. (2) Mutu layanan aspek empati (empathy) ditunjukkan dengan adanya kepedulian pada pengguna jasa dalam hal ini siswa, adanya perhatian pada siswa yang memiliki tingkat kemampuan dibawah rata-rata. (3) Mutu layanan aspek kehandalan (reliability) adalah dengan memberikan layanan yang sesuai dengan yang dijanjikan, setiap informasi yang disampaikan akurat dan tepat sasaran. (4) Mutu layanan aspek daya tanggap (responsiveness) pihak ditunjukan dengan kesediaan dan kemampuan baik kritik maupun saran. (5) Mutu layanan aspek jaminan (assurance) menciptakan kepercayaan dan memberikan jaminan kepada pelanggan bahwa tingkat keberhasilan proses pembelajaran di SMP Muhammadiyah 2 Taman cukup memuaskan
Peran Manajemen Sumber Daya Manusia Dalam Meningkatkan Kompetensi TPACK Maheswari, Sasikirana Zahra; Mufida, Naila Rahma; Haqq, Wildan Saiful; Arfinanti, Nurul
Jurnal Manajemen Pendidikan : Jurnal Ilmiah Administrasi, Manajemen dan Kepemimpinan Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2024): April Issue
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jump.v6i1.69667

Abstract

Manajemen sumber daya manusia adalah segala upaya konkret yang mencakup perencanaan, organisasi, koordinasi, pelaksanaan, dan pemantauan terhadap semua kegiatan yang terkait dengan pengadaan, pengembangan, kompensasi, pengintegrasian, atau pemisahan karyawan dengan tujuan mencapai sasaran tertentu. Manajemen sumber daya manusia di sekolah penting dilaksanakan agar sumber daya manusia dalam hal ini adalah guru, dapat terorganisir sehingga terbentuk SDM yang unggul. Hal ini dalam rangka mewujudkan guru yang memiliki kompetensi Technological Pedagogical Content Knowledge harus memaksimalkan sumber daya manusia yang terdapat di sekolah. Maka dari itu, penelitian ini  bermaksud untuk menggali secara lebih mendalam  mengenai peran manajemen sumber  daya manusia dalam meningkatkan kompetensi TPACK Guru di SMA Negeri 9 Yogyakarta. Pada penelitian ini, penulis menerapkan metode penelitian kualitatif. Metode penelitian kualitatif pada penelitian ini difokuskan untuk mendeskripsikan dan Menguraikan temuan atau fenomena dan menyajikannya sesuai dengan apa adanya, mengacu pada fakta atau hasil temuan di lapangan. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini berupa teks wawancara yang dilakukan oleh dua narasumber yang mana adalah salah satu guru mata pelajaran dan waka kurikulum dan SDM. Berdasarkan penelitian ini, didapatkan bahwa peran manajemen sumber daya manusia dalam meningkatkan kompetensi TPACK guru di SMA Negeri 9 Yogyakarta yang telah dikendalikan oleh waka kurikulum dan SDM sudah berperan dengan baik. Hal tersebut dapat diamati dari pencapaian tujuan dari manajemen sumber daya manusia yang telah dirancang.
PENDEKATAN SUPERVISI KOLABORATIF SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PEMBELAJARAN YANG KREATIF Dewi, Triratnaning kusuma dewi Ratna
Jurnal Manajemen Pendidikan : Jurnal Ilmiah Administrasi, Manajemen dan Kepemimpinan Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2024): April Issue
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jump.v6i1.69839

Abstract

Abstrak: Guru merupakan ujung tombak pendidikan karena guru secara langsung berinteraksi dengan siswa-siswi baik di dalam kelas ataupun di luar kelas. Guru dituntut untuk memiliki profesionalitas dalam mengajar guna meningkatkan mutu pendidikan yang ada. Profesionalitas guru perlu untuk dilatih dan diasah. Oleh karena itu salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah mengoptimalkan peran kepala sekolah sebagai supervisor untuk mendampingi guru dalam meningkatkan profesionalitasnya. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan atau library research yakni memperoleh data dengan cara melihat penelitian-penelitian terdahulu yang relevan dengan tujuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan pendekatan supervisi kolaboratif memberikan ruang bagi guru untuk berekspresi dan mengeluarkan ide-ide yang inovatif dan kreatif dalam meningkatkan kemampuan pembelajarannya. Kepala sekolah memberikan pendampingan dan memposisikan diri sebagai teman sejawat guru sehingga guru dapat meningkatkan kemampuan dalam kegiatan pembelajaran yang kreatif.

Page 1 of 1 | Total Record : 9