cover
Contact Name
Rahmat Fadhli
Contact Email
rahmat.fadhli@uny.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jump@uny.ac.id
Editorial Address
Educational Administration Department, Faculty of Education, Universitas Negeri Yogyakarta Jl. Colombo No 1, Karangmalang, Yogyakarta 55281 Indonesia
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Manajemen Pendidikan: Jurnal Ilmiah Administrasi, Manajemen dan Kepemimpinan Pendidikan
ISSN : 19781938     EISSN : 25806491     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
The journal’s focus is on the studies of management and leadership in schools. The scope: • School planning. • Program and project management in school. • School resources management. It includes management of educational personnel, curriculum, student affairs, school finance, infrastructure and educational facilities (libraries, laboratories, learning resources, etc.), technology and information. • School leadership preparation and development. • School leadership in different contexts culturally, geographically, economically, etc. The journal enocurages manuscripts that discuss innovations, practices, current issues within the scope above. Studies outside Indonesian contexts are welcome if they have implications for broad audience.
Articles 107 Documents
Studi Etnografi Organisasi pada Harmonisasi Hamemayu Hayuning Bawana dan Environmental Social Governance dalam Transformasi SMK Menuju School 5.0 Syifa Aida Khoirunnisa; Ramadhani, Azizah Iswan; Luvitasari, Fitriana; Ramadhan, Irman; Nurfadila, Putri Khoirunisa; Utari, Rahmania
Jurnal Manajemen Pendidikan : Jurnal Ilmiah Administrasi, Manajemen dan Kepemimpinan Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2026): April Issue
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jump.v8i1.90998

Abstract

Riset ini menelaah makna Hamemayu Hayuning Bawana (HHB) danpenerapan Environmental Social Governance (ESG) dalampengelolaan SMK sebagai dasar transformasi menuju School 5.0.Melalui pendekatan kualitatif etnografi di dua SMK Yogyakarta,ditemukan bahwa HHB dipahami sebagai pedoman moral-spiritualuntuk membentuk karakter, menjaga lingkungan, danmengembangkan teknologi humanis, meski belum sepenuhnyaterintegrasi dalam tata kelola sekolah. Tiga tema utama ESG yangmuncul ialah pendidikan karakter, kolaborasi sosial, dan tata kelolaakuntabel. Transformasi menuju School 5.0 ditandai dengan budayaramah lingkungan, governance etis, cerdas, dan pelestarian kearifanlokal. Harmoni HHB dan ESG terwujud dalam nilai kultural, integrasilingkungan dan teknologi, serta tata kelola humanis yang mendukungsekolah berkarakter dan berkelanjutan.
Penempatan, Induksi, dan Evaluasi Guru Pemula: Perspektif Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Pendidikan Nurul Izzati; Chusnita, Laela; Sumirat, Idham; Murniati, Ngurah Ayu Nyoman
Jurnal Manajemen Pendidikan : Jurnal Ilmiah Administrasi, Manajemen dan Kepemimpinan Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2026): April Issue
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jump.v8i1.94171

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis praktik penempatan, induksi, dan evaluasi guru pemula dari perspektif manajemen sumber daya manusia (MSDM) pendidikan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru senior, dan guru pemula di tiga sekolah dasar negeri Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penempatan guru pemula umumnya didasarkan pada kebutuhan sekolah dan ketersediaan tenaga pendidik, meskipun belum sepenuhnya sesuai dengan kompetensi akademik guru pemula. Program induksi guru pemula telah dilaksanakan secara relatif terstruktur melalui pendampingan mentor, pengenalan budaya sekolah, dan supervisi awal pembelajaran, namun masih menghadapi kendala keterbatasan waktu dan beban kerja mentor. Evaluasi kinerja guru pemula dilaksanakan secara formatif dan berorientasi pada pembinaan profesional melalui supervisi akademik dan umpan balik konstruktif. Integrasi antara penempatan, induksi, dan evaluasi telah berjalan cukup baik dan saling berkesinambungan, meskipun masih terdapat kendala yang tidak bersifat fatal. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengelolaan guru pemula secara terintegrasi dalam kerangka MSDM pendidikan guna mendukung pengembangan profesional guru dan peningkatan mutu pembelajaran di sekolah dasar.
Implementasi Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Meningkatkan Mutu Tenaga Pendidik di SMK Miftahul Ulum Bandar Lampung Okvitaningrum, Okvita; Eti Hadiati; Sela Kholidiani; Ryuzen Praja Tuala
Jurnal Manajemen Pendidikan : Jurnal Ilmiah Administrasi, Manajemen dan Kepemimpinan Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2026): April Issue
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jump.v8i1.95918

Abstract

This study aims to analyze the implementation of human resource management strategies in improving the quality of educators at SMK Miftahul Ulum Bandar Lampung. The method used is a descriptive qualitative approach, utilizing data collection techniques through in-depth interviews, participant observation, and documentation involving the principal, student affairs staff, and teachers. The results of the study indicate that the school successfully implements a hybrid management model that harmonizes professional competency standards with Islamic boarding school values. Key aspects of this implementation include a recruitment system that balances foundation loyalty with strict micro-teaching testing, and adaptive competence development strategies to overcome facility limitations through industry partnerships and digital training. Furthermore, academic supervision is conducted using a humanistic approach to provide constructive feedback, while the internalization of religious values fosters a disciplined work culture and a strong sense of belonging (rasa kegondolan). This study concludes that integrating professional human resource management with spiritual values is effective in producing high-quality, adaptive, and character-driven educators. These findings serve as a reference for vocational education practitioners in managing limited resources to achieve superior educational quality.
Academic Leadership in Fostering Safety Culture in Maritime Educational Institutions Muhammad Sahid
Jurnal Manajemen Pendidikan : Jurnal Ilmiah Administrasi, Manajemen dan Kepemimpinan Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2026): April Issue
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jump.v8i1.96351

Abstract

Safety is a crucial aspect in the maritime sector due to the high level of risk associated with operational activities in this field. Therefore, maritime educational institutions play a strategic role in instilling safety awareness and behavior among cadets before they enter the workforce in the maritime sector. This study aims to analyze the role of academic leadership in fostering a safety culture within maritime educational institutions. This research employs a quantitative approach with a survey design. Data collection was conducted by distributing questionnaires to fifth-semester cadets majoring in Nautical and Marine Engineering. The total number of respondents in this study was 41. Data analysis was performed using validity tests, reliability tests, and simple linear regression analysis via statistical software. The results indicate that academic leadership has a positive and significant influence on safety culture within maritime educational institutions. The coefficient of determination (R²) indicates that academic leadership accounts for 41.6% of the variation in safety culture, while the remainder is influenced by other factors outside the scope of this study. These findings suggest that academic leadership plays a crucial role in strengthening safety culture through academic policies, the learning process, and practical activities within the maritime education environment.
Peran Kepala Sekolah dalam Perencanaan Kinerja Guru untuk Meningkatkan Profesionalisme di MTs Zia Salsabila Fahrezi, Muhammad Arby Fahrezi; Inom Nasution
Jurnal Manajemen Pendidikan : Jurnal Ilmiah Administrasi, Manajemen dan Kepemimpinan Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2026): April Issue
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jump.v8i1.96399

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepala sekolah dalam perencanaan kinerja guru sebagai upaya meningkatkan profesionalisme guru. Profesionalisme guru merupakan faktor penting dalam peningkatan mutu pendidikan dan sangat dipengaruhi oleh kepemimpinan kepala sekolah dalam mengelola kinerja guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologis deskriptif. Data penelitian diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap lima partisipan yang terdiri dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah, dan tiga orang guru. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah berperan dalam menyusun perencanaan kinerja guru melalui penilaian awal dan supervisi akademik, kemudian mengimplementasikannya melalui supervisi, evaluasi, dan pembinaan berkelanjutan. Perencanaan kinerja guru terbukti berkontribusi terhadap peningkatan profesionalisme guru melalui peningkatan kedisiplinan, tanggung jawab, dan kualitas pembelajaran. Faktor pendukung utama adalah kerja sama dan komunikasi yang baik antara kepala sekolah dan guru, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu supervisi, kesiapan administrasi guru, serta perbedaan motivasi dan kedisiplinan guru.
TECHNOLOGY-DRIVEN PR MANAGEMENT OF THE INSTITUTION CONCERNING EFFICIENT INFORMATION DISSEMINATION ON THE INSTITUTIONAL LEVEL IN THE BAN-PDM EAST JAVA. fadiyatus silmiya
Jurnal Manajemen Pendidikan : Jurnal Ilmiah Administrasi, Manajemen dan Kepemimpinan Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2026): April Issue
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jump.v8i1.92408

Abstract

The emergence of information technology has greatly affected the practices of PR even in the public institutions like BAN-PDM East Java. This research paper will evaluate the adoption of technology based PR management and how it is effective in sharing institutional information. An in-depth interview, observation and analysis of documents were used to conduct a qualitative study in a descriptive approach. The results have shown that using the different digital platforms like SISPENA, SI-NADITA, Tata Kelola, and social media tools like Instagram and YouTube promote the speed, coverage, and precision of information that has been passed across to educational establishments and the community. Transparency is also enhanced by technology, which makes the administration of accreditation easier and helps in internal coordination using WhatsApp Groups, Telegram, and Zoom Meeting. Nevertheless, it is still ineffective due to the digital literacy differences, the lack of human resources, and the discrepancy in the management of content and the administrative publication rates. In general, this research establishes that digitalizing communication is one of the strategic measures to enhance the work of the BAN-PDM PR agency, yet organizational capacity should be enhanced to achieve the best outcome.
MANAJEMEN PROGRAM PELATIHAN DI LPK SEOULINA DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI DAN KESIAPAN KERJA PESERTA PELATIHAN Jamilah, Evie; Suherman, Maman; Mastiani, Emay; Purnamasasri, Aas; Ramadan, Iman
Jurnal Manajemen Pendidikan : Jurnal Ilmiah Administrasi, Manajemen dan Kepemimpinan Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2026): April Issue
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jump.v8i1.95270

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengelolaan program pelatihan di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Seoulina untuk meningkatkan keterampilan dan kesiapan kerja peserta. Fokus penelitian adalah pada proses manajemen pelatihan yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi, serta tantangan dan solusi yang muncul selama proses pelaksanaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui teknik observasi, wawancara, dan studi dokumen dengan manajer, instruktur, dan peserta pelatihan. Temuan pada penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan program pelatihan di LPK Seoulina telah dilaksanakan dengan baik melalui perencanaan yang berorientasi pada kebutuhan industri di Korea Selatan dan Jepang, implementasi pelatihan berbasis kompetensi, dan evaluasi berkelanjutan menggunakan simulasi ujian EPS-TOPIK dan studi penelusuran alumni. Beberapa tantangan yang diidentifikasi meliputi kurangnya fasilitas dan infrastruktur, perbedaan kemampuan peserta, dan kebutuhan penyesuaian kurikulum untuk mengikuti perkembangan standar industri yang berubah. Untuk mengatasi masalah ini, peningkatan kapasitas instruktur, penggunaan media digital dalam proses pembelajaran, dan penguatan kemitraan dengan industri sedang diimplementasikan. Secara keseluruhan, manajemen pelatihan di LPK Seoulina telah memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan keterampilan teknis, keterampilan lunak, dan kesiapan kerja lulusan, sehingga memungkinkan mereka untuk bersaing di pasar tenaga kerja global.

Page 11 of 11 | Total Record : 107