cover
Contact Name
asran
Contact Email
asran@tritunas.ac.id
Phone
+6285299629686
Journal Mail Official
asran@tritunas.ac.id
Editorial Address
JL. Tamangapa Raya No.168 Kelurahan Tamangapa Kecamatan Manggala Kota Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Journal of Environmental and Safety Engineering (JESE)
ISSN : 28284771     EISSN : 28284771     DOI : -
Core Subject : Social, Engineering,
Jurnal Teknik Lingkungan dan Keselamatan (JESE) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Institut Teknologi dan Kesehatan Tri Tunas Nasional sejak Februari 2022 dengan e-ISSN 2828-4771. JESE menerima makalah ilmiah dalam bentuk laporan penelitian (makalah penelitian asli) dan tinjauan pustaka dengan fokus pada bidang prinsip-prinsip teknik lingkungan dan keselamatan.
Articles 39 Documents
Profile Of Treatment For Patients With Congestive Heart Failure: Profil Pengobatan Pasien Dengan Penyakit Congestive Heart Failure Deniyati Deniyati
Journal of Environmental and Safety Engineering Vol. 2 No. 2 (2023): June - Journal of Environmental and Safety Engineering (JESE)
Publisher : Institut Teknologi dan Kesehatan Tri Tunas Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Evaluasi penggunaan obat merupakan proses jaminan mutu resmi dan terstruktur yang dilaksanakan terus-menerus, yang ditujukan untuk menjamin obat yang tepat, aman dan efektif. Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui ketepatan penggunaan obat CHF pada pasien CHF di rumah sakit umum propinsi Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar tahun 2018 ditinjau dari aspek tepat indikasi, tepat pasien, tepat obat, tepat dosis dan tepat interval. Motode: Pengambilan data dilakukan pada bulan April– Juli 2019 di Pusat Jantung Terpadu RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar. Penelitian ini merupakan sebuah penelitian non eksperimental yang bersifat deskriptif dengan pengambilan data secara retrospektif terhadap suatu populasi terbatas yaitu seluruh pasien dengan penyakit CHF di instalasi rawat inap pusat jantung terpadu RSUP DR. Wahidin Sudirohusodo Makasssar. Subjek penelitian merupakan pasien dengan penyakit CHF yang menjalani terapi di instalasi rawat inap Pusat Jantung Terpadu RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar selama bulan Januari – Desember 2018, penetapan sampel dengan metode purposive sampling yaitu menentukan sampel berdasarkan kriteria inklusi. Hasil: Hasil penelitian pada 50 pasien menunjukkan bahwa angka kejadian paling banyak terjadi pada jenis kelamin laki-laki sebanyak 32 pasien (64%) dan pada jenis kelamin perempuan sebanyak 18 pasien (36%) dan pada umur 18-24 tahun sebanyak 6 pasien (12%); umur 25-45 tahun sebanyak 13 pasien (26%); umur 46-65 tahun sebanyak 16 pasien (32%); umur > 65,0 tahun sebanyak 15 pasien (30%). Pola terapi CHF pada pasien DM tipe 2, terdiri atas terapi tunggal (78%) dan kombinasi (22%). Kesimpulan: Profil pengobatan pasien CHF menunjukkan bahwa pasien laki-laki lebih banyak menderita penyakit CHF dibandingkan perempuan, usia yang paling rentan terkena CHF adalah lansia dan profil persentase pengobatan telah tepat indikasi, tepat pasien dan tepat dosis adalah 100%, tepat obat adalah 84%, dan tepat interval/ waktu adalah 88%.
Faktor-Faktor Yang Behubungan Dengan Kelelahan Kerja Pada Pegawai di PT. PLN (PERSERO) Wilayah NTB Area Bima M Avan Aswin Akabar
Journal of Environmental and Safety Engineering Vol. 3 No. 1 (2024): August - Journal of Environmental and Safety Engineering (JESE)
Publisher : Institut Teknologi dan Kesehatan Tri Tunas Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Kelelahan adalah kondisi di mana seseorang merasa lelah secara fisik, mental, atau emosional, yang dapat diakibatkan oleh berbagai faktor seperti pekerjaan yang berlebihan, kurang tidur, atau stres. Kelelahan fisik biasanya ditandai dengan lemahnya otot dan kurangnya energi, sementara kelelahan mental seringkali terkait dengan sulitnya berkonsentrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Behubungan Dengan Kelelahan Kerja. Motode: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh pegawai tetap yang bekerja pada PT. PLN (PERSERO) UP 3 Wilayah NTB Area Bima, yaitu sebanyak 47 Orang. Teknik pengambilan sampel mengunakan total sampling,. Intrumen penelitian menggunakan kuesioner dengan skala Guttman. Hasil: Hubungan antara kelelahan dan beban kerja karyawan dengan hasil analisis statistik menunjukan nilai p value = 0,001 < 0.05. Hubungan antara kelelahan dan lingkungan kerja karyawan dengan hasil analisis statistik menunjukan nilai p value = 0,766 > 0.05. Hubungan antara kelelahan dan masa kerja karyawan dengan hasil analisis statistik menunjukan nilai p value = 0,001 < 0.05 Kesimpulan: Ada Hubungan antara Kelelahan dan Beban Kerja karyawan. Tidak ada Hubungan antara Kelelahan dan Lingkungan Kerja karyawan. Ada Hubungan antara Kelelahan dan Masa Kerja karyawan
Studi Keterpaparan Pestisida Pada Petani Di Desa Bontotangnga Kecamatan Bontotiro Kabupaten Bulukumba Yusrianto; Andi Zulkifli Ramli; Andi Agustang
Journal of Environmental and Safety Engineering Vol. 2 No. 1 (2023): February - Journal of Environmental and Safety Engineering (JESE)
Publisher : Institut Teknologi dan Kesehatan Tri Tunas Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Penggunaan Alat Pelindung Diri petani kelompok Tani Timbula Desa Bontotangnga yang tidak memenuhi syarat (APD ˂ 5) sebanyak 19 orang (100 % ) dan memenuhi syarat (APD ˃ 5) sebanyak 0 (0 %). Di kelompok tani Timbula Desa Bontotangnga, jenis pestisida yang digunakan oleh penyemprot hama tanaman adalah: Matador, Gramoxone, Roundup, Tridaxone, dan Supremo. Masa kerja 18 responden (94,7 %) merupakan petani penyemprot dengan kategori lama sedangkan sebanyak 1 responden ( 5,3 % ) merupakan petani dengan kategoribaru, dan frekuensi penyemprotan untuk tanaman padi 2 kali dari masa tanam sampai panen. (BPP, 2013) Motode: Penelitian ini bersifat deskriftif yang bertujuan untuk mengetahui gambaran keterpaparan pestisida pada petani yaitu : Penggunaan APD, Jenis Pestisida dan Lama kerja petani di Desa Bon totangnga Kecamatan Bonto tiro Kabupaten Bulukumba Tahun 2021. Hasil: Hasil penelitian didapatkan bahwa petani di Desa Bontotangnga terpapar pestisida, hal ini dapat dilihat dari hasil penelitian yang dilakukan bahwa petaniyang tidak menggunakan APD terpapar pestisida sebanyak 53,4 % dan tidak terpapar sebanyak 46,6 %, petani terpapar dengan menggunakan jenis pestisida sebanyak58,6 %, dan yang tidak terpapar sebanyak41,4 % serta petani yang terpapar pestisida dengan lama kerja petani sebanyak 98,3 %, dan yang tidak terpapar sebanyak 1,7 %. Kesimpulan: Petani di Desa Bontotangnga secara keseluruhan tidak mengggunakan Alat Pelindung Diri. Jenis pestisida yang digunakan petani di Desa Bontotangnga memenuhi syarat. Petani di Desa Bontotangnga secara umum semuanya sudah lama bekerja sebagai petani. Petani sekiranya lebih bijak, lebih cerdas dan secara sadar menggunakan Alat Pelindung Diri agar lebih aman dari paparan pestisida sehingga tidak terjadi kecelakaan akibat kerja serta pengamatan secara periodik dengan cara penyuluhan. Kata Kunci: Penggunaan APD, jenis pestisida, masa kerja
HUBUNGAN SANITASI LINGKUNGAN DENGAN KEJADIAN DIARE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BATANG KECAMATAN BONTOTIRO KABUPATEN BULUKUMBA Irwan Amar
Journal of Environmental and Safety Engineering Vol. 3 No. 1 (2024): August - Journal of Environmental and Safety Engineering (JESE)
Publisher : Institut Teknologi dan Kesehatan Tri Tunas Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Penyakit diare merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat. Banyak faktor yang mempengaruhi terjadinya penyakit diare, salah satunya adalah faktor sanitasi yaitu persediaan air yang tidak memadai, air yang terkontaminasi oleh tinja, kebersihan diri dan lingkungan rumah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sanitasi lingkungan dengan kejadian diare di Puskesmas Batang Motode: Jenis penelitian yang digunakan adalah survei dengan studi analitik cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 97 responden. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyediaan air bersih (p = 0.374 > 0.05 X2hitung = 0.789), dan pengelolaan air limbah (p = 0.925 > 0.05, X2hitung = 0.009), tidak berhubungan dengan kejadian diare. Sedangkan penggunaan jamban (p = 0,004 < 0,05, X2hitung = 8,136), dan pengelolaan sampah (p = 0,000 < 0,05, X2hitung = 13,620), mempunyai hubungan dengan kejadian diare, maka perlu adanya partisipasi aktif dari masyarakat. dalam perilaku sehat memanfaatkan jamban, membuang sampah pada tempatnya, memanfaatkan air bersih, dan memperbaiki saluran air limbah. Kesimpulan: Kesimpulan penelitian ini adalah pemanfaatan jamban keluarga dan pengelolaan sampah berhubungan dengan kejadian diare, sedangkan penyediaan air dan pengelolaan sampah berhubungan dengan kejadian diare. pengelolaan air tidak berhubungan dengan kejadian diare. Saran penelitian ini adalah perlunya sosialisasi kepada masyarakat, pentingnya sanitasi lingkungan untuk mencegah diare. Kata Kunci: Sanitasi Lingkungan, Kejadian Diare
GIZI PEKERJA WANITA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KESEHATAN DAN PRODUKTIVITAS : SISTEMATIC REVIEW Syamsul Alam
Journal of Environmental and Safety Engineering Vol. 4 No. 1 (2025): February - Journal of Environmental and Safety Engineering (JESE)
Publisher : Institut Teknologi dan Kesehatan Tri Tunas Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63916/jese.v4i1.337

Abstract

Latar Belakang: Gizi memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan dan meningkatkan produktivitas pekerja wanita, mengingat faktor fisiologis seperti menstruasi, kehamilan, dan menopause yang mempengaruhi kebutuhan gizi mereka. Kekurangan zat gizi, seperti zat besi, kalsium, vitamin D, dan protein, berisiko menurunkan kapasitas kerja dan produktivitas. Menurut WHO, sekitar 35% wanita di dunia mengalami anemia defisiensi zat besi, yang dapat menyebabkan penurunan kapasitas kerja. Motode: Desain studi ini menggunakan tinjauan sistematis yang mengikuti pedoman PRISMA (Moher et al., 2015). Sumber data diperoleh melalui penelusuran pada database PubMed, Scopus, dan Google Scholar dengan menggunakan kata kunci "nutrition", "female workers", "work productivity", dan "health status". Kriteria inklusi meliputi artikel yang membahas hubungan antara status gizi dan produktivitas pekerja wanita, baik studi observasional maupun intervensi, serta publikasi yang diterbitkan dalam lima tahun terakhir. Artikel yang tidak relevan, memiliki data tidak lengkap, atau tidak ditulis dalam bahasa Inggris atau Indonesia dikeluarkan berdasarkan kriteria eksklusi. Hasil: bahwa kebutuhan gizi pekerja wanita mencakup berbagai unsur penting yang mendukung kesehatan dan produktivitas kerja, seperti zat besi, kalsium, vitamin D, protein, asam folat, energi, dan karbohidrat. Wanita berisiko tinggi mengalami anemia defisiensi besi akibat kehilangan darah saat menstruasi, yang dapat menurunkan produktivitas kerja (Nguyen et al., 2022). Kalsium dan vitamin D juga sangat penting untuk menjaga kesehatan tulang dan mencegah osteoporosis, terutama bagi pekerja yang jarang terpapar sinar matahari (Smith et al., 2021). Selain itu, protein berperan dalam mendukung sistem imun dan menjaga massa otot, yang sangat dibutuhkan oleh pekerja dengan aktivitas fisik tinggi (Johnson et al., 2021). Asam folat juga memiliki peran penting bagi wanita usia subur untuk mencegah cacat tabung saraf pada janin (Lee & Kim, 2019). Terakhir, energi dan karbohidrat merupakan sumber energi utama bagi pekerja dengan aktivitas tinggi, memastikan tubuh tetap bertenaga dan mendukung kinerja yang optimal. Kesimpulan: bahwa pemenuhan gizi yang baik bagi pekerja wanita sangat penting untuk meningkatkan produktivitas dan mengurangi risiko penyakit.NKekurangan gizi dapat menurunkan produktivitas kerja, meningkatkan risiko penyakit kronis, serta menyebabkan gangguan mental dan emosional. Status gizi yang buruk juga berhubungan dengan tingkat absensi yang tinggi, yang berdampak pada efisiensi dan keberlanjutan operasional di berbagai sektor pekerjaan. Perusahaan dan pemerintah perlu berperan aktif dalam menyediakan lingkungan kerja yang mendukung pola makan sehat dan edukasi gizi
Implementasi K3 dalam Teknik Konstruksi dan Properti di PT A anggun; A.Jusriadi
Journal of Environmental and Safety Engineering Vol. 4 No. 1 (2025): February - Journal of Environmental and Safety Engineering (JESE)
Publisher : Institut Teknologi dan Kesehatan Tri Tunas Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63916/jese.v4i1.340

Abstract

Latar Belakang: Industri konstruksi merupakan salah satu sektor yang memiliki risiko kecelakaan kerja yang tinggi. Berdasarkan data Organisasi Perburuhan Internasional (ILO), sekitar 2,78 juta pekerja meninggal setiap tahunnya akibat kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Satu dari enam kecelakaan fatal di tempat kerja terjadi di sektor konstruksi. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3) sangat penting untuk menekan angka kecelakaan kerja Motode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan survei kuantitatif. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling sebanyak 191 pekerja. Data dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji Mann Whitney untuk melihat pengaruh variabel K3 terhadap implementasinya dalam proyek konstruksi Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel penetapan K3 (p=0,005), perencanaan K3 (p=0,001), pelaksanaan K3 (p=0,001), dan evaluasi K3 (p=0,01) memiliki hubungan yang signifikan terhadap penerapan keselamatan dan kesehatan kerja di PT A.. Kesimpulan: Perusahaan harus menyesuaikan kebijakan K3 dengan komitmen manajemen untuk meningkatkan keselamatan pekerja konstruksi secara menyeluruh. Implementasi K3 yang efektif dapat mengurangi risiko kecelakaan dan meningkatkan produktivitas kerja.
Identifikasi Faktor Risiko Kecelakaan Kerja di PT. X Ery Sakti; Yusriyanto
Journal of Environmental and Safety Engineering Vol. 4 No. 1 (2025): February - Journal of Environmental and Safety Engineering (JESE)
Publisher : Institut Teknologi dan Kesehatan Tri Tunas Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63916/jese.v4i1.341

Abstract

Latar Belakang: Kecelakaan kerja dalam industri berdampak pada keselamatan tenaga kerja dan produktivitas. Faktor seperti umur, masa kerja, kepatuhan APD, dan kelelahan berkontribusi pada risiko kecelakaan. Kurangnya kesadaran keselamatan dan lingkungan kerja yang buruk meningkatkan potensi insiden. Pemahaman mendalam tentang faktor kecelakaan kerja diperlukan untuk strategi pencegahan yang lebih efektif. Motode: Penelitian ini merupakan survei analitik dengan rancangan cross-sectional study yang dilakukan di Unit Main Office Plant Site, PT. X, Kab. Luwu Timur pada bulan Mei 2024. Sampel penelitian sebanyak 54 tenaga kerja yang diambil menggunakan metode exhaustive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara umur dengan kejadian kecelakaan kerja (p=0,037) dan penggunaan APD dengan kejadian kecelakaan kerja (p=0,000). Namun, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara masa kerja (p=0,051) dan kelelahan kerja (p=0,727) dengan kejadian kecelakaan kerja. Kesimpulan: Faktor yang berhubungan dengan kejadian kecelakaan kerja di Unit Main Office Plant Site, PT. X adalah umur dan penggunaan APD. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan kesadaran pekerja dalam menggunakan APD serta kebijakan perusahaan dalam melindungi tenaga kerja yang berusia muda maupun tua dari risiko kecelakaan kerja.
Analisis Implementasi K3 pada Proyek Konstruksi PT R Zalika Syahriani Mahyudin; adi hermawan
Journal of Environmental and Safety Engineering Vol. 4 No. 1 (2025): February - Journal of Environmental and Safety Engineering (JESE)
Publisher : Institut Teknologi dan Kesehatan Tri Tunas Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63916/jese.v4i1.342

Abstract

Latar Belakang: Industri konstruksi memiliki tingkat kecelakaan kerja yang tinggi, mencapai 31,9% dari total kecelakaan yang terjadi di sektor ini (BPJS Ketenagakerjaan, 2023). Faktor utama penyebab kecelakaan meliputi jatuh dari ketinggian (26%), terbentur benda keras (12%), dan tertimpa alat berat atau material konstruksi (9%). Kondisi ini menunjukkan masih lemahnya implementasi standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di berbagai proyek konstruksi, yang berakibat pada tingginya angka kecelakaan dan menurunnya produktivitas tenaga kerja. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis program K3 pada proyek konstruksi di PT R. Motode: Penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan cross-sectional study. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 63 pekerja. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan hubungan yang signifikan antara pengawasan dan pembinaan K3 (X2 = 5,534, P = 0,01), penggunaan peralatan yang memenuhi syarat (X2 = 7,159, P = 0,007), prosedur kerja (X2 = 4,226, P = 0,04), serta penggunaan alat pelindung diri (APD) (X2 = 14,17, P = 0,001) terhadap implementasi program K3.3 Kesimpulan: Program K3 pada proyek konstruksi PT R memiliki hubungan erat dengan pengawasan, peralatan kerja, prosedur kerja, dan penggunaan APD. Implementasi K3 yang lebih ketat serta peningkatan kesadaran pekerja diperlukan untuk mengurangi kecelakaan kerja.
Pengaruh Penerapan Keselamatan Kerja Terhadap Kenyamanan Karyawan Pada PT. Ithikhara Kabupaten Luwu Timur Yuyun; Sri Hariati Mustari
Journal of Environmental and Safety Engineering Vol. 4 No. 1 (2025): February - Journal of Environmental and Safety Engineering (JESE)
Publisher : Institut Teknologi dan Kesehatan Tri Tunas Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63916/jese.v4i1.343

Abstract

Latar Belakang: Keselamatan dan kesehatan kerja harus ditanamkan pada diri masing-masing individu pegawai, dengan adanya pelatihan dan pembinaan yang baik agar menyadari pentingnya keselamatan kerja bagi dirinya maupun untuk perusahaan. Apabila banyak terjadi kecelakaan, pegawai banyak yang menderita, absensi meningkat, produktifitas menurun, dan biaya pengobatan semakin besar. Sehingga akan menimbulkan kerugian bagi pegawai maupun perusahaan yang tersebut, karena pegawai cacat ataupun meninggal dunia. Motode: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang Penerapan Keselamatan Kerja Terhadap Kenyamanan Karyawan Pada PT. ITHIKHARA Kab.Luwu Timur. Penelitian ini di laksanakan pada PT. ITHIKHARA Kab.Luwu Timur, dengan sebanyak 36 orang sebagai sampel di ambil secara purposive dan accidental sampling. Analisis data yang di gunakan adalah secara deskriptif untuk menjelaskan data penelitian dan deskripsi penelitian, sedangkan untuk menganalisis data kuantitatif menggunakan alat analisis Regresi Linier Sederhana. Hasil: Pengujian hipotesis yang diajukan yaitu diduga bahwa terdapat pengaruh keselamatan kerja terhadap kenyamanan karyawan dapat diterima. Diketahui dari hasil analisis regresi sederhana diperoleh keterangan bahwa variabel independen keselamatan kerja secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kenyamanan karyawan. Besarnya pengaruh variabel keselamatan kerja secara parsial berpengaruh positif terhadap kenyamanan pegawai adalah 3.307 dengan nilai signifikan yaitu sebesar 0.002 Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data menunjukkan bahwa Keselamatan kerja berpengaruh positif signifikan terhadap kenyamanan karyawan pada PT. PT. ITHIKHARA Kab.Luwu Timur, hal ini bermakna bahwa semakin tejaga keselamatan kerja, maka kinerja karyawan juga akan semakin meningkat.
Analisis Kepatuhan Pelaksanaan Kesehatan Dan Keselamatan Kerja (K3) Pada Pekerja Di Unit Process Plant (Funance) Plant Site Pt X Guntur Pandam Pandiono; Irwan Amar; Muhammad Syahrir
Journal of Environmental and Safety Engineering Vol. 4 No. 2 (2025): Juny - Journal of Environmental and Safety Engineering (JESE)
Publisher : Institut Teknologi dan Kesehatan Tri Tunas Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63916/jese.v4i2.346

Abstract

Pendahuluan: Perkembangan industri dan bisnis berdampak signifikan pada penerapan manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), yang bertujuan melindungi pekerja dari kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Kesadaran akan pentingnya K3 menjadi kunci dalam mencegah kecelakaan yang dapat menyebabkan cedera hingga kematian. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis kepatuhan pelaksanaan K3 pada pekerja di unit Process Plant (Furnace) di PT X. Metode: Penelitian yang digunakan adalah penelitian survei analitik pendekatan Cross Sectional dengan teknik penarikan sampel purposive sampling, jumlah sampel sebanyak 83. Analisis statistik yang digunakan yaitu analisis univariat dan bivariat. Pada analisis bivariat menggunakan uji Chi-square untuk melihat hubungan dua variabel. Hasil penelitian: bahwa terdapat hubungan pendidikan dengan nilai X2= 6.350, p= 0,01, masa bekerja (X2= 8,18, p= 0,004), Pengetahuan K3 (X2= 8,622, p= 0,003), Pelatihan K3 (X2= 20,24, p= 0,001) terhadap kepatuhan Pelaksanaan Kesehatan Dan Keselamatan Kerja (K3) Pada Pekerja di Unit Process Plant (Funance), Kesimpulan: faktor pendidikan, masa kerja, pengetahuan K3, dan pelatihan K3 memiliki hubungan signifikan terhadap tingkat kepatuhan pekerja dalam pelaksanaan K3. Kepatuhan yang tinggi dapat meningkatkan efisiensi kerja dan mengurangi risiko kecelakaan kerja.. Saran: bahwa PT X menyusun program pelatihan K3 secara berkala dan terjadwal kepada seluruh pekerja bukan hanya pada pekerja yang baru masuk serta Melakukan evaluasi secara berkala mengenai pelaksanaan K3 Kata Kunci: Kesehatan Dan Keselamatan Kerja (K3), Pendidikan,Pengetahuan K3,Pelatihan K3

Page 3 of 4 | Total Record : 39