cover
Contact Name
Wheny Utariningsih
Contact Email
lembagarisetm@gmail.com
Phone
+6282213200972
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Open Access DRIVERset
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 33 Documents
Pengembangan Kebun Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Melalui Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT) Di Desa Lubuk Jering, Kecamatan Sungai Mandau, Kabupaten Siak Bunari; Dewi Ellyssa Afriani Lubis; Winda Zahara; Alyssa; Yoga Saparis Pratama; Irma Yulianingsih; Siti Rahmadhani Siregar; Erin Parida Pakpahan; Putri Kartika Sari; T. Syadza Zuhra Afifah; M. Zakky Wanna Saises; Nur Deanny Edly
Dedikasi Mandiri Nusantara Vol. 2 No. 4 (2026): Dedikasi Mandiri Nusantara - Agustus 2026
Publisher : Dedikasi Mandiri Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.21902395

Abstract

Desa Lubuk Jering, Kecamatan Sungai Mandau, Kabupaten Siak, Provinsi Riau memiliki potensi lahan pekarangan yang dapat dimanfaatkan sebagai kebun Tanaman Obat Keluarga (TOGA), namun pemanfaatannya belum optimal karena keterbatasan pengetahuan dan pendampingan masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan Kelompok Wanita Tani (KWT) yang dipimpin oleh Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) dalam membangun dan mengelola kebun TOGA sebagai sarana edukasi kesehatan keluarga sekaligus pemanfaatan lahan pekarangan secara produktif. Metode pelaksanaan meliputi pembersihan lokasi, pemupukan dasar, penanaman bibit rimpang (jahe merah, jahe gajah, kunyit, dan kencur), penanaman benih kangkung sebagai tanaman pendukung, serta monitoring dan penyiraman rutin dua kali sehari. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh bibit tumbuh dengan baik, ditandai dengan tumbuhnya kencur pada hari kelima dan kangkung pada hari ketiga setelah penanaman. Kegiatan diakhiri dengan pembuatan plang penanda pintu masuk lahan TOGA dan plang nama tiap jenis tanaman untuk memudahkan identifikasi. Kegiatan ini berhasil meningkatkan partisipasi dan kesadaran ibu-ibu KWT dalam memanfaatkan lahan pekarangan secara berkelanjutan.
Pemanfaatan Limbah Sekam Padi Dengan Tempurung Kelapa untuk Inovasi Biobriket di Desa Sungai Panji-Panji Ali Asfar; Amanda Novawati Theresia; Angelina Mawarsari Sibarani; Faulina Banjarnahor; Indra Prasetio Mukti; Putri Ayu Nengsih; Rahmi Amru; Rebica Agustine; Salomo Saut Maruli Pasaribu; Sumayyah Anas; Yemima Elia Priskila Sihotang
Dedikasi Mandiri Nusantara Vol. 2 No. 4 (2026): Dedikasi Mandiri Nusantara - Agustus 2026
Publisher : Dedikasi Mandiri Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.21983394

Abstract

Desa Sungai Panji-Panji, Kecamatan Kubu Babussalam, Kabupaten Rokan Hilir, memiliki limbah sekam padi dan tempurung kelapa yang belum dimanfaatkan secara optimal, sehingga sebagian limbah dibuang atau dibakar secara terbuka. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah kedua limbah tersebut menjadi biobriket sebagai bahan bakar alternatif. Kegiatan dilaksanakan secara tatap muka melalui penyampaian materi dan praktik langsung dengan tahapan pengeringan, karbonisasi, penghalusan dan pengayakan 80 mesh, pembuatan perekat tepung tapioka, pencampuran dengan perbandingan sekam padi dan arang tempurung kelapa 1:1, pencetakan menggunakan pipa paralon, pengeringan, dan uji coba pembakaran. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi dalam mengikuti proses pembuatan biobriket serta meningkatnya pemahaman mengenai pemanfaatan limbah biomassa. Kendala utama ditemukan pada pembuatan perekat tepung tapioka yang mengalami penggumpalan, sehingga campuran adonan menjadi kurang merata dan mempengaruhi hasil pencetakan. Secara keseluruhan, kegiatan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan sekam padi dan tempurung kelapa menjadi biobriket dapat menjadi alternatif pengolahan limbah yang aplikatif sekaligus memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
Pemanfaatan Rocket Stove Sebagai Solusi Pengurangan Pembakaran Sampah Terbuka di Desa Paya Rumbai, Kecamatan Seberida, Kabupaten Indragiri Hulu oleh Mahasiswa Kukerta UNRI 2026 Masyitah; Aisyah Karimah; David Riski Saputra; Donna Suryani Malau; Jihan Salsabila; Kiki Herdiansyah Lubis; Muhammad Fakhri Hafizh; Mutia Hasanah; Nada Salsabila; Nadia Dwi Putri; Ratna Dewi; Windi Arjuna Saputra
Dedikasi Mandiri Nusantara Vol. 2 No. 4 (2026): Dedikasi Mandiri Nusantara - Agustus 2026
Publisher : Dedikasi Mandiri Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.21993007

Abstract

Sampah rumah tangga yang tidak terkelola dengan baik masih menjadi persoalan lingkungan di berbagai wilayah perdesaan Indonesia, terutama pada wilayah yang memiliki keterbatasan fasilitas pengumpulan dan pengolahan sampah. Keterbatasan pelayanan pengelolaan sampah dapat mendorong masyarakat melakukan pengelolaan secara mandiri, termasuk melalui pembakaran sampah secara terbuka. Pembakaran sampah terbuka berpotensi menghasilkan partikulat dan black carbon serta dapat menimbulkan risiko kesehatan bagi masyarakat yang berada di sekitar lokasi pembakaran. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengurangi praktik pembakaran sampah secara mandiri melalui pembangunan Rocket Stove sebagai fasilitas pembakaran sampah yang lebih terpusat dan terkontrol. Metode pelaksanaan meliputi observasi dan koordinasi dengan perangkat desa, perancangan dan pembangunan fasilitas, serta serah terima kepada masyarakat. Rocket Stove dirancang berbentuk L, dibangun menggunakan campuran semen dan bata ringan (hebel), serta ditempatkan di samping Pasar Senin Desa Paya Rumbai. Pembangunan dilaksanakan pada 29 Juli 2026 selama kurang lebih lima jam dengan melibatkan mahasiswa KUKERTA, warga setempat, dan Ketua RT 07. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa fasilitas berhasil dibangun dan siap dimanfaatkan sebagai alternatif pengelolaan sampah yang lebih terarah dibandingkan pembakaran secara individual di halaman rumah. Penerapan Rocket Stove sebagai teknologi pembakaran sampah telah dikembangkan dalam beberapa kegiatan pengabdian masyarakat di Indonesia dan menunjukkan potensi sebagai alternatif teknologi pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Namun, efektivitas fasilitas dalam menurunkan emisi belum dapat dinyatakan secara kuantitatif karena kegiatan ini belum dilengkapi pengukuran kualitas udara dan karakteristik emisi. Oleh karena itu, pemantauan dan penelitian lanjutan diperlukan untuk mengetahui dampak penggunaan Rocket Stove terhadap kualitas udara dan perubahan perilaku masyarakat.

Page 4 of 4 | Total Record : 33