cover
Contact Name
Hardiyanti Rian Utami
Contact Email
jurnalycn@gmail.com
Phone
+6285194842985
Journal Mail Official
redaksi@journal.ycn.or.id
Editorial Address
Jl. Pemuda II, No. 20 B, Kelurahan Takkalala, Kecamatan Wara Selatan, Palopo, Provinsi Sulawesi Selatan, 91922
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Publikasi Pengabdian Masyarakat: Inovasi dan Pemberdayaan
ISSN : -     EISSN : 31093809     DOI : https://doi.org/10.71049/mzcq1560
Jurnal Publikasi Pengabdian Masyarakat: Inovasi dan Pemberdayaan merupakan jurnal ilmiah yang berfokus pada publikasi hasil-hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh akademisi, praktisi, dan institusi. Jurnal ini bertujuan untuk menjadi wadah penyebarluasan ide, inovasi, dan implementasi kegiatan yang berkontribusi pada pemberdayaan masyarakat, pembangunan berkelanjutan, dan solusi atas permasalahan sosial. Fokus: Publikasi hasil kegiatan pengabdian masyarakat yang berbasis pada pemecahan masalah komunitas menggunakan pendekatan ilmiah. Cakupan: Pendidikan dan pelatihan untuk masyarakat. Peningkatan kualitas hidup komunitas. Penerapan teknologi tepat guna. Program pemberdayaan ekonomi, sosial, atau kesehatan. Pelestarian budaya lokal dan pengelolaan lingkungan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 15 Documents
Evaluasi Tingkat Kelangsungan Hidup Mangrove Pada Kegiatan Rehabilitasi Wahyu Rina Dwi Oktaviani; Haafizah Airin; Oktavia Dinnur Romadhona; Paris Tamaam Abdurachman; Ibrahim Rassidy Bahroun
Jurnal Publikasi Pengabdian Masyarakat: Inovasi dan Pemberdayaan Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Publikasi Pengabdian Masyarakat: Inovasi dan Pemberdayaan
Publisher : YAYASAN YASZOY CAYAHA NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71049/drh8tp05

Abstract

Desa Pulo Panjang, Kecamatan Pulau Ampel, Kabupaten Serang, merupakan lokasi program pengabdian masyarakat yang berfokus pada pemantauan dan evaluasi rehabilitasi mangrove sebagai lanjutan dari penanaman bibit Rhizophora sp. pada Desember 2024. Metode Participatory Action Research (PAR) digunakan dalam penelitian ini untuk memastikan bahwa masyarakat terlibat secara aktif dalam proses pemantauan dan pengumpulan data, serta untuk menemukan faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan rehabilitasi. Jumlah bibit yang ditanam sebanyak 700 bibit. Monitoring dilakukan berkala pada Februari hingga Juli 2025 dengan mengamati kondisi fisik, jumlah tanaman hidup, dan Kesehatan bibit. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa jumlah bibit menurun dari 387 (55,28%) pada Februari menjadi 30 (4,29%) pada Juli 2025. Hal ini menunjukkan bahwa kondisi lingkungan pesisir, khususnya ketidakstabilan sedimen serta paparan gelombang kuatnya tekanan, berdampak pada kemampuan adaptasi mangrove. Secara keseluruhan, hasil kegiatan ini menyoroti perlunya analisis teknis yang lebih mendalam, peningkatan pendampingan masyarakat, serta monitoring berkelanjutan untuk mendukung keberhasilan rehabilitasi mangrove.
Digitalisasi Kesenian Hadrah Berbasis Media Sosial Melalui Pendekatan ABCD untuk Pelestarian Budaya Lokal Luluk Musfiroh; Firda Ayu Ramadhani; Rani Juliya Nanta; Siti Hawiwik; Wulan Dwi Lestari Santoso
Jurnal Publikasi Pengabdian Masyarakat: Inovasi dan Pemberdayaan Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Publikasi Pengabdian Masyarakat: Inovasi dan Pemberdayaan
Publisher : YAYASAN YASZOY CAYAHA NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71049/vc6yn185

Abstract

Kesenian hadrah di Desa Kabuaran, Kecamatan Grujugan, Kabupaten Bondowoso, merupakan warisan budaya religius yang terintegrasi dengan kegiatan spiritual rutin seperti sholawat nariyah. Namun, minimnya dokumentasi digital membuat eksistensinya kurang dikenal di ranah publik dan berisiko tergerus zaman. Program pengabdian ini bertujuan mendigitalisasi kesenian hadrah melalui strategi media sosial berbasis pendekatan Asset Based Community Development (ABCD). Metode yang digunakan adalah kualitatif partisipatif melalui siklus 5-D: Discovery, Dream, Design, Define, dan Destiny. Hasil pelaksanaan menunjukkan transformasi signifikan dari kondisi titik nol literasi digital menjadi kemandirian pengelolaan 100%. Indikator keberhasilan fisik mencakup kepemilikan identitas digital (e-mail resmi) dan aktivasi 3 akun platform media sosial dengan total 14 konten video (6 YouTube, 6 TikTok, 2 Instagram). Hingga evaluasi awal September 2025, kanal YouTube memperoleh 117 penayangan, Instagram menjangkau 65 pemirsa, dan TikTok menjadi instrumen paling efektif dengan lebih dari 243 penayangan organik berkat pemanfaatan algoritma distribusi berbasis minat. Meskipun menghadapi kendala bahasa dan literasi awal, program ini berhasil menumbuhkan digital agency pemuda desa dalam menjaga kedaulatan narasi budaya mereka. Dengan demikian, digitalisasi berbasis aset terbukti efektif memperkuat identitas budaya lokal dan memperluas jangkauan dakwah di era siber.
Pelatihan Digital Marketing untuk Meningkatkan Kompetensi Pemasaran Produk Sayuran Hidroponik pada Mahasiswa Polbangtan Medan Ameilia Zuliyanti Siregar; Gusti Setiavani; Addiena Kinanthi Alfiah; Riki Rahmadani; Pandu Arasy Baihaqi; Nur Nadia Febrianti Fatihah Putri; Nilam Abelia; Puan Rahma Octora Batubara; Putri Jingga Mahrani Harahap; Natasya Ramadhana
Jurnal Publikasi Pengabdian Masyarakat: Inovasi dan Pemberdayaan Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Publikasi Pengabdian Masyarakat: Inovasi dan Pemberdayaan
Publisher : YAYASAN YASZOY CAYAHA NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71049/mdsamb89

Abstract

Perkembangan budidaya sayuran hidroponik sebagai bagian dari sistem pertanian modern memerlukan dukungan strategi pemasaran yang efektif, khususnya melalui pemanfaatan media digital. Namun, keterbatasan pengetahuan dan keterampilan pemasaran online masih menjadi kendala utama dalam pengembangan usaha hidroponik di lingkungan pendidikan vokasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelatihan pemasaran sayuran hidroponik secara online terhadap peningkatan literasi dan kompetensi pemasaran anggota (mahasiswa) Hidroponik Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan pada bulan November hingga Desember 2025 di Desa Paya Geli, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, melalui empat tahap, yaitu observasi dan identifikasi permasalahan, penyebaran kuesioner awal, sosialisasi pemasaran online, serta evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata peserta dari 83 pada pre-test menjadi 98 pada post-test atau meningkat sebesar 15.30%. Nilai normalized gain (N-gain) sebesar 0,88 berada pada kategori tinggi, yang menandakan bahwa pelatihan sangat efektif dalam meningkatkan kompetensi pemasaran online peserta. Pelatihan ini mampu meningkatkan literasi digital, keterampilan promosi melalui media sosial, serta pemahaman strategi pemasaran produk hidroponik. Meskipun demikian, masih terdapat kendala teknis terkait distribusi produk dan sarana pendukung pemasaran online yang perlu mendapatkan perhatian untuk keberlanjutan program.
Pemberdayaan Guru dalam Mengimplementasikan Nilai-Nilai Sensitivitas Gender Pada Pembelajaran Anak Usia Dini Firman Priyo Suhasto; Nihna Athoa Rosfalia; Faizzatul Afkarina
Jurnal Publikasi Pengabdian Masyarakat: Inovasi dan Pemberdayaan Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Publikasi Pengabdian Masyarakat: Inovasi dan Pemberdayaan
Publisher : YAYASAN YASZOY CAYAHA NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71049/z4v3mt59

Abstract

Pendidikan anak usia dini memiliki peran penting dalam membentuk pemahaman anak mengenai peran sosial, termasuk pemahaman tentang gender. Namun, praktik pembelajaran di lembaga PAUD masih sering dipengaruhi oleh stereotip gender yang dapat membatasi perkembangan potensi anak. Oleh karena itu, guru perlu memiliki pemahaman dan keterampilan dalam mengimplementasikan pembelajaran yang sensitif gender. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan guru dalam mengimplementasikan nilai-nilai sensitivitas gender pada pembelajaran anak usia dini di TK Barokatul Ulum, Kabupaten Jember. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan tahapan identifikasi masalah, perencanaan program, pelatihan, diskusi reflektif, pendampingan, dan evaluasi. Peserta kegiatan berjumlah 8 orang guru yang terlibat langsung dalam proses pembelajaran. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, dokumentasi, serta pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman guru. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru mengenai konsep sensitivitas gender setelah mengikuti pelatihan dan pendampingan. Selain itu, terjadi perubahan pada praktik pembelajaran, seperti penggunaan media yang lebih inklusif dan pengurangan pembagian aktivitas berdasarkan stereotip gender. Dengan demikian, program pemberdayaan ini efektif dalam meningkatkan kapasitas guru untuk menerapkan pembelajaran yang sensitif gender pada pendidikan anak usia dini.
Penerapan Bimbingan Kelompok Berbasis Filosofi Kolaborasi Pengrajin Phinisi untuk Meningkatkan Keterampilan Komunikasi Interpersonal Mahasiswa Mawaddatul Maykam; Nur Asriyanti Jabir; Hadryanti; Ramli Ely; Wahyu Nurhamzah; A. Muh. Ramadhan AS.
Jurnal Publikasi Pengabdian Masyarakat: Inovasi dan Pemberdayaan Vol. 2 No. 2 (2026): Issue in Progess
Publisher : YAYASAN YASZOY CAYAHA NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71049/tmdcad78

Abstract

Isu utama yang melatarbelakangi pengabdian ini adalah rendahnya keterampilan komunikasi interpersonal mahasiswa di era pasca-pandemi, yang berdampak pada interaksi akademik dan sosial. Penelitian pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan dan mengevaluasi efektivitas bimbingan kelompok berbasis filosofi kolaborasi pengrajin Phinisi dalam meningkatkan keterampilan komunikasi interpersonal mahasiswa di STKIP Andi Matappa. Pendekatan pengabdian yang digunakan adalah Mix-Methods Research dengan strategi Sequential Explanatory, di mana tahap kuantitatif menggunakan desain One-Group Pre-Post Test yang dilanjutkan dengan observasi partisipatif kualitatif. Subyek pengabdian terdiri dari 57 mahasiswa yang dipilih secara purposive dengan kriteria memiliki skor komunikasi rendah. Intervensi dilakukan dalam 8 sesi bimbingan kelompok, di mana setiap tahap bimbingan diintegrasikan dengan nilai-nilai filosofi kolaborasi pembuatan Phinisi (persiapan, pembentukan kerangka, perakitan, dan peluncuran). Data kuantitatif dikumpulkan menggunakan Skala Komunikasi Interpersonal dan dianalisis menggunakan Paired Sample T-test. Data kualitatif bersumber dari FGD dan catatan observasi yang dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada total skor komunikasi interpersonal mahasiswa (p < 0.05) dengan lima dimensi komunikasi interpersonal mengalami kenaikan rata-rata sebesar 38.6%. Analisis kualitatif mengungkap bahwa integrasi filosofi Phinisi mempercepat kohesivitas kelompok dan menumbuhkan kesadaran diri tentang pentingnya trust dan pembagian peran dalam komunikasi. Bimbingan kelompok berbasis kearifan lokal ini terbukti efektif dan relevan dalam meningkatkan keterampilan interpersonal mahasiswa.

Page 2 of 2 | Total Record : 15