cover
Contact Name
Ahmad Rayhan
Contact Email
ahmadrayhan30@gmail.com
Phone
+6281917637016
Journal Mail Official
conference.sinesia@gmail.com
Editorial Address
Puri Cempaka Azalea A9 No. 22, Panancangan, Cipocok Jaya, Kota Serang, Provinsi Banten
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Proceedings National Conference Sisi Indonesia
ISSN : -     EISSN : 31101062     DOI : https://doi.org/10.69836/ncrcs-sinesia
Proceedings National Conference Sisi Indonesia (E-ISSN : 3110-1062) is a scientific proceeding resulting from the national conference organized as a forum for collaboration and dissemination of research findings as well as community service activities across various fields of study. The proceedings aim to document and disseminate the ideas, findings, and innovations of academics, researchers, practitioners, and students to a wider audience, both at the national and international levels. These proceedings are published by the Sisi Indonesia Research and Community Service Foundation, as part of its commitment to supporting the improvement of scientific quality and contributing meaningfully to research-based development and community engagement in Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 50 Documents
Benchmarking Keuangan Lokal Kreatif: Inovasi Kebijakan dan Tata Kelola Fiskal Indonesia, Pelajaran dari Negara-Negara OECD Ari Wibowo
Proceedings National Conference Sinesia Vol. 1 No. 2 (2025): Accelerating SDGs Implementation in Indonesia towards a Golden Indonesia 2045
Publisher : Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69836/ncrcs-sinesia.v1i2.102

Abstract

Penelitian ini mengkaji keuangan lokal kreatif di Indonesia dalam konteks desentralisasi fiskal, reformasi kelembagaan, dan pembangunan berkelanjutan. Studi ini menelaah bagaimana inovasi kebijakan, mekanisme tata kelola fiskal, dan desain hukum membentuk ketahanan ekonomi lokal serta pemberdayaan masyarakat. Dengan menggunakan metode komparatif kualitatif yang terintegrasi, meliputi Qualitative Comparative Analysis (QCA), analisis hukum normatif, serta benchmarking terhadap praktik terbaik OECD, penelitian ini mengevaluasi instrumen fiskal lokal utama Indonesia seperti dana desa, obligasi daerah, dan sukuk hijau. Instrumen tersebut dibandingkan dengan inovasi fiskal di Jepang, Finlandia, Korea Selatan, dan Belanda, terutama terkait sistem penganggaran partisipatif, transfer berbasis kinerja, dan pelaporan fiskal yang transparan di tingkat subnasional. Triangulasi metodologis ini memperkuat identifikasi kesenjangan kelembagaan dan peluang reformasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi fiskal Indonesia perlu bergerak menuju desain kebijakan berbasis bukti, struktur akuntabilitas berbasis aturan, serta kerangka hukum yang adaptif dan mendorong inovasi untuk mencapai pembangunan lokal yang adil dan berkelanjutan.
Kapabilitas Manajemen Pengetahuan dan Orientasi Kewirausahaan dalam Mendorong Inovasi UMKM Tri Hadi Sulistyanto; Dewi Puspasari; Indri Putri Utami; Nur Izzati; Budhi Supriyadi
Proceedings National Conference Sinesia Vol. 1 No. 2 (2025): Accelerating SDGs Implementation in Indonesia towards a Golden Indonesia 2045
Publisher : Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69836/ncrcs-sinesia.v1i2.105

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh digital capability (DC), entrepreneurial orientation (EO), dan learning culture (LC) terhadap innovation performance (IP) UMKM di Kota Bekasi, dengan knowledge management capability (KMC) sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei terhadap 252 UMKM yang dipilih menggunakan rumus Slovin dari populasi 681 UMKM. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner menggunakan indikator terukur pada masing-masing variabel. Analisis data menggunakan PLS-SEM mencakup uji validitas, reliabilitas, diskriminan, multikolinearitas, serta pengujian hipotesis dan mediasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DC, EO, dan LC berpengaruh positif signifikan terhadap IP, baik secara langsung maupun melalui KMC. Selanjutnya KMC terbukti menjadi mekanisme penting yang memperkuat hubungan antara DC dan LC dengan IP, sementara EO memiliki pengaruh langsung paling kuat terhadap IP. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan kapabilitas digital, orientasi kewirausahaan, budaya pembelajaran, serta pengelolaan pengetahuan merupakan faktor strategis dalam meningkatkan kinerja inovasi UMKM di era digital. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan model integratif inovasi UMKM serta rekomendasi praktis bagi UMKM dan pemerintah daerah untuk memperkuat kesiapan digital dan sistem manajemen pengetahuan guna meningkatkan daya saing.
Identifikasi Ketimpangan Wilayah Antar Kabupaten/Kota di Pulau Jawa Bagian Barat Togi Haidat Mangara; Lilis Hoeriyah; Cici Musliha
Proceedings National Conference Sinesia Vol. 1 No. 2 (2025): Accelerating SDGs Implementation in Indonesia towards a Golden Indonesia 2045
Publisher : Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69836/ncrcs-sinesia.v1i2.106

Abstract

Pertumbuhan ekonomi tidak dapat terlepas dari permasalahannya yang mana salah satunya adalah ketimpangan. Pulau Jawa, khususnya Jawa Bagian Barat, meskipun seringkali dianggap sebagai konsentrasi pertumbuhan ekonomi di Indonesia ternyata tidak terlepas dari permasalahan ketimpangan tersebut. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengidentifikasi seberapa besar ketimpangan yang terjadi di Jawa Bagian Barat serta wilayah mana saja yang memiliki dominasi kuat terhadap proses ketimpangan wilayah tersebut. Metode yang digunakan adalah analisis Indeks Entropi Theil yang dilakukan bertahap yaitu perhitungan ketimpangan dalam wilayah (intra) di masing – masing provinsi dan ketimpangan antar wilayah (inter). Hasil dari analisis menunjukkan bahwa Provinsi Jawa Barat memiliki nilai ketimpangan tertinggi, disusul oleh Provinsi DKI Jakarta, dan provinsi dengan ketimpangan terendah adalah Provinsi Banten.
Gamelan sebagai Media Dinamis Pengembangan Ekstroversi melalui Kolaborasi menuju Indonesia Emas Muhammad
Proceedings National Conference Sinesia Vol. 1 No. 2 (2025): Accelerating SDGs Implementation in Indonesia towards a Golden Indonesia 2045
Publisher : Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69836/ncrcs-sinesia.v1i2.111

Abstract

Penelitian ini mengkaji gamelan sebagai media pembelajaran yang dinamis dalam mengembangkan sifat ekstroversi melalui proses interaktivitas dan kolaborasi di antara peserta didik. Pesatnya perkembangan teknologi menjadi tantangan masa kini seperti dominasi musik digital di kalangan pelajar seni, gamelan memberikan alternatif yang menekan hubungan sosial langsung dan kerja sama dalam kelompok. Tujuan penelitian ini melestarikan dan mempromosikan budaya lokal sebagai warisan yang berkelanjutan,  melalui gamelan, peserta didik tidak hanya memperoleh keterampilan musik, tetapi keterampilan sosial yang esensial untuk kesehatan mental dan kesejahteraan sosial sekaligus membentuk generasi kreatif dan berdaya saing global. Penelitian ini menggunakan teori yang ditawarkan oleh Carl Gustav Jung dan menggunakan Pendekatan deskriptif naratif digunakan untuk menggali pengalaman pembelajaran gamelan terhadap aspek kepercayaan diri, kemampuan berkomunikasi dan solidaritas sosial. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa gamelan mampu membentuk karakter generasi muda ditengah gencarnya tekhnologi dan memanfaatkan keadaan tersebut untuk mengembangkan diri. Studi ini memberikan wawasan bagi pengembangan metode pembelajaran seni yang efektif dan pelestarian budaya di era digital yang  terus berkembang.
Implementasi Pendidikan Karakter Berbasis Wayang Topeng Malang di SMP Negeri 2 Sumberpucung Ahmad Yusuf
Proceedings National Conference Sinesia Vol. 1 No. 2 (2025): Accelerating SDGs Implementation in Indonesia towards a Golden Indonesia 2045
Publisher : Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69836/ncrcs-sinesia.v1i2.114

Abstract

Percepatan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di Indonesia mensyaratkan transformasi pendidikan yang menanamkan karakter kuat dan tertanam pada nilai-nilai budaya lokal. Penelitian ini bertujuan mengkaji pemanfaatan karakter tokoh dalam kesenian Wayang Topeng Malang sebagai media pendidikan karakter yang mendukung percepatan SDGs, khususnya dalam bidang pendidikan berkualitas. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi literatur dan observasi lapangan untuk menganalisis potensi Wayang Topeng Malang dalam membentuk karakter nilai-nilai moral, sosial, dan budaya yang relevan dengan pembangunan berkelanjutan. Hasil penelitian mengungkap bahwa pendalaman nilai karakter tokoh dalam pendidikan berbasis kesenian Wayang Topeng Malang mampu memperkuat integritas, kesabaran, dan kecakapan sosial peserta didik secara kontekstual dan menyenangkan. Kesenian Wayang Topeng Malang sebagai media edukatif efektif memperkuat karakter generasi muda serta mempromosikan budaya lokal sebagai pilar pembangunan berkelanjutan. Kajian ini menyarankan integrasi budaya lokal dalam kurikulum karakter pendidikan sebagai strategi inovatif dalam mendukung percepatan pencapaian SDGs menuju Indonesia Emas 2045.
Peran Sanggar Wayang Kulit Jawatimuran Candrasiswa dalam Regenerasi Anak untuk Percepatan SDGs Indonesia Emas 2045 Ike Nur Kumalasari
Proceedings National Conference Sinesia Vol. 1 No. 2 (2025): Accelerating SDGs Implementation in Indonesia towards a Golden Indonesia 2045
Publisher : Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69836/ncrcs-sinesia.v1i2.115

Abstract

Implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di Indonesia menemukan tantangan besar untuk menghasilkan generasi penerus yang kompeten. Seni pedalangan gaya Jawatimuran memiliki peranan penting dalam membentuk karakter generasi muda sekaligus menjadi sarana pelestarian budaya yang relevan dengan tuntutan pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menelusuri bagaimana seni wayang kulit gaya Jawatimuran berfungsi sebagai media pendidikan karakter anak usia sekolah serta berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) menuju Indonesia Emas 2045. Pendekatan penelitian yang digunakan bersifat deskriptif kualitatif dengan metode studi pustaka, observasi partisipatif, wawancara mendalam terhadap dalang, pengelola sanggar, serta peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sanggar wayang kulit Jawatimuran menjadi wadah pembelajaran yang menumbuhkan nilai-nilai moral, sosial, dan budaya melalui proses pelatihan yang disesuaikan dengan karakter anak. Anak-anak yang mengikuti kegiatan belajar mendalang menunjukkan peningkatan kedisiplinan, empati, dan kesadaran etika yang lebih baik. Faktor bakat dan keturunan jiwa seni dapat mempercepat penguasaan teknik dasar, tetapi keberhasilan belajar tetap dipengaruhi oleh kemampuan kognitif dan metode pengajaran yang tepat.  Pelatihan intensif sanggar seni tidak hanya berorientasi pada ketrampilan teknik, tetapi juga turut menanamkan nilai kearifan lokal yang memperkuat karakter dan kesadaran sosial. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa seni pedalangan gaya Jawatimuran tidak hanya berfungsi sebagai pertunjukan seni, tetapi juga sebagai sarana efektif dalam pembentukan karakter dan regenerasi sumber daya manusia yang berbudaya, berdaya saing, dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.
Fenomena ‘Unruly Girl’ dan Pergeseran Makna Kenakalan pada Anak Perempuan Hilda Mianita
Proceedings National Conference Sinesia Vol. 1 No. 2 (2025): Accelerating SDGs Implementation in Indonesia towards a Golden Indonesia 2045
Publisher : Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69836/ncrcs-sinesia.v1i2.116

Abstract

Penelitian ini mengkaji fenomena “Unruly Girl” sebagai representasi pergeseran makna kenakalan pada anak perempuan di Indonesia. Secara tradisional, kenakalan dipahami sebagai pelanggaran hukum, namun dalam praktik sosial, perilaku menyimpang anak perempuan semakin dimaknai melalui kerangka moral dan nilai patriarki. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pergeseran makna kenakalan dari ranah yuridis ke ranah moral-sosial, serta mengkaji mekanisme kontrol sosial yang membentuk konstruksi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menelaah jurnal ilmiah, buku akademik, dokumen kebijakan, dan laporan institusional yang relevan dengan kajian kriminologi feminis, kontrol sosial, representasi media, dan sistem peradilan anak. Data dianalisis menggunakan pendekatan kualitatif tematik untuk mengidentifikasi pola regulasi berbasis gender dan wacana moral. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku anak perempuan lebih sering diposisikan sebagai penyimpangan moral daripada pelanggaran hukum, yang mencerminkan kuatnya bias gender dalam konstruksi kenakalan remaja. Media, keluarga, agama, dan institusi hukum berperan sebagai agen kontrol sosial informal yang memperkuat pengawasan moral terhadap anak perempuan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa fenomena “Unruly Girl” tidak sekadar mencerminkan perilaku menyimpang remaja, tetapi juga merepresentasikan kecemasan sosial terhadap perubahan peran gender. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang sensitif gender, berbasis pemberdayaan, dan berorientasi pada hak anak untuk menggantikan paradigma moralistik yang selama ini dominan.
Pengaruh Bimbingan Teknis terhadap Kualitas Pelaporan melalui Tata Kelola dan Akuntabilitas Sosial Pemerintah Tia Desi Yanti
Proceedings National Conference Sinesia Vol. 1 No. 2 (2025): Accelerating SDGs Implementation in Indonesia towards a Golden Indonesia 2045
Publisher : Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69836/ncrcs-sinesia.v1i2.117

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Kualitas Bimbingan Teknis terhadap Kualitas Pelaporan Pemerintah, dengan Perilaku Tata Kelola dan Akuntabilitas Sosial sebagai variabel mediasi pada instansi pemerintah di Provinsi Aceh. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif eksplanatori dengan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 150 pegawai yang terlibat dalam proses pelaporan pada instansi pemerintah di Aceh, dipilih dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kualitas Bimbingan Teknis berpengaruh positif dan signifikan terhadap Perilaku Tata Kelola dan Akuntabilitas Sosial, serta secara langsung maupun tidak langsung berpengaruh terhadap Kualitas Pelaporan. Selain itu, Perilaku Tata Kelola dan Akuntabilitas Sosial terbukti berperan sebagai variabel mediasi parsial yang memperkuat hubungan antara Kualitas Bimbingan Teknis dan Kualitas Pelaporan. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan mutu bimtek tidak hanya berdampak pada peningkatan kompetensi aparatur, tetapi juga mendorong pembentukan perilaku tata kelola yang baik dan peningkatan akuntabilitas sosial dalam penyelenggaraan pemerintahan. Secara praktis, penelitian ini merekomendasikan agar pemerintah Aceh memperkuat program bimbingan teknis berbasis kebutuhan, meningkatkan partisipasi publik dalam pengawasan, serta menegakkan prinsip-prinsip good governance untuk menghasilkan laporan yang lebih akurat, transparan, dan andal.
Dampak Transformasi Digital dan Budaya Organisasi terhadap Perilaku Tata Kelola dalam Pengelolaan Barang Milik Negara Al Imam Assauqi; Mukhlis
Proceedings National Conference Sinesia Vol. 1 No. 2 (2025): Accelerating SDGs Implementation in Indonesia towards a Golden Indonesia 2045
Publisher : Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69836/ncrcs-sinesia.v1i2.118

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh transformasi digital dan budaya organisasi terhadap perilaku tata kelola dalam pengelolaan Barang Milik Negara (BMN), dengan Efektivitas Pengendalian Internal sebagai variabel mediasi pada pegawai DJKN Kanwil Aceh. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dan melibatkan 180 responden yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi digital dan budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas pengendalian internal. Kedua variabel juga terbukti berpengaruh langsung terhadap perilaku tata kelola. Selain itu, efektivitas pengendalian internal berperan sebagai mediator yang signifikan dalam hubungan antara transformasi digital dan budaya organisasi terhadap perilaku tata kelola. Temuan ini mengindikasikan bahwa perilaku tata kelola akan semakin kuat apabila teknologi digital, budaya kerja yang adaptif, dan sistem pengendalian internal berjalan secara sinergis. Penelitian menyimpulkan bahwa integrasi digitalisasi, penguatan budaya organisasi, dan peningkatan kualitas pengendalian internal merupakan kunci untuk mewujudkan pengelolaan BMN yang transparan dan akuntabel. Penelitian ini menyarankan DJKN untuk memperkuat infrastruktur digital, meningkatkan kompetensi pegawai di bidang teknologi, serta mengoptimalkan implementasi pengendalian internal guna mendukung kinerja tata kelola aset negara.
Pengaruh Kemampuan Teknologi Informasi terhadap Kinerja Karyawan melalui Nilai-Nilai Pelayanan Publik dan Perilaku Kewarganegaraan (OCB) di Rumah Sakit Pemerintah Khairina
Proceedings National Conference Sinesia Vol. 1 No. 2 (2025): Accelerating SDGs Implementation in Indonesia towards a Golden Indonesia 2045
Publisher : Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69836/ncrcs-sinesia.v1i2.125

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Kapabilitas Teknologi Informasi terhadap Kinerja Pegawai, dengan Nilai Layanan Publik dan Organizational Citizenship Behavior (OCB) sebagai variabel mediasi pada rumah sakit pemerintah di Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Sampel penelitian terdiri dari 160 pegawai yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kapabilitas Teknologi Informasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Nilai Layanan Publik, OCB, dan Kinerja Pegawai, baik secara langsung maupun tidak langsung. Selain itu, Nilai Layanan Publik dan OCB terbukti menjadi variabel mediasi parsial yang memperkuat pengaruh Kapabilitas Teknologi Informasi terhadap Kinerja Pegawai. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan kapabilitas teknologi informasi perlu diiringi dengan internalisasi nilai-nilai pelayanan publik serta pembentukan budaya kerja kolaboratif yang mendorong perilaku OCB. Secara praktis, hasil penelitian ini merekomendasikan pentingnya pelatihan digital berkelanjutan, peningkatan etika pelayanan publik, dan dukungan manajemen terhadap penggunaan sistem informasi di rumah sakit. Dengan demikian, transformasi digital tidak hanya meningkatkan efisiensi administrasi, tetapi juga memperkuat profesionalisme dan kualitas pelayanan kesehatan publik secara menyeluruh.