cover
Contact Name
Ahmad Rayhan
Contact Email
ahmadrayhan30@gmail.com
Phone
+6281917637016
Journal Mail Official
conference.sinesia@gmail.com
Editorial Address
Puri Cempaka Azalea A9 No. 22, Panancangan, Cipocok Jaya, Kota Serang, Provinsi Banten
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Proceedings National Conference Sisi Indonesia
ISSN : -     EISSN : 31101062     DOI : https://doi.org/10.69836/ncrcs-sinesia
Proceedings National Conference Sisi Indonesia (E-ISSN : 3110-1062) is a scientific proceeding resulting from the national conference organized as a forum for collaboration and dissemination of research findings as well as community service activities across various fields of study. The proceedings aim to document and disseminate the ideas, findings, and innovations of academics, researchers, practitioners, and students to a wider audience, both at the national and international levels. These proceedings are published by the Sisi Indonesia Research and Community Service Foundation, as part of its commitment to supporting the improvement of scientific quality and contributing meaningfully to research-based development and community engagement in Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 50 Documents
Peningkatan Literasi STEM melalui Pelatihan Pemanfaatan Candi Muaro Jambi sebagai Sumber Belajar di SMAN 2 Tanjung Jabung Barat Padhil Hudaya; Akhyaruddin; Deri Rachmad Pratama; Rahmawati; Nurfadilah
Proceedings National Conference Sinesia Vol. 1 No. 2 (2025): Accelerating SDGs Implementation in Indonesia towards a Golden Indonesia 2045
Publisher : Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69836/ncrcs-sinesia.v1i2.87

Abstract

Pendidikan abad ke-21 menuntut penerapan kurikulum dan pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan kontekstual peserta didik. Salah satu pendekatan yang relevan dengan tuntutan tersebut adalah STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics). Namun, selama ini STEM sering dipahami hanya untuk bidang eksakta, padahal prinsip integratifnya juga dapat diterapkan dalam bidang non-eksakta seperti sejarah, bahasa, dan ilmu sosial. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi STEM guru melalui pelatihan pemanfaatan Candi Muaro Jambi sebagai sumber belajar berbasis potensi lokal. Kegiatan dilaksanakan di SMAN 2 Tanjung Jabung Barat dengan melibatkan 32 guru dari berbagai mata pelajaran. Metode pelaksanaan meliputi workshop, diskusi lintas bidang, dan pendampingan dalam perancangan pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning). Guru dilatih untuk mengintegrasikan konsep sains, teknologi, rekayasa, dan matematika dengan nilai budaya dan sejarah yang terkandung dalam Candi Muaro Jambi sebagai laboratorium belajar terbuka. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru terhadap penerapan literasi STEM lintas disiplin, baik eksakta maupun non-eksakta. Guru berhasil merancang model pembelajaran adaptif yang menghubungkan konsep ilmiah dengan konteks budaya lokal, seperti proyek analisis arsitektur candi, pelestarian material bangunan, serta penulisan reflektif sejarah peradaban.
Kajian Literatur Faktor Penyebab Perkawinan  Anak Di Indonesia Herti Puspasari
Proceedings National Conference Sinesia Vol. 1 No. 2 (2025): Accelerating SDGs Implementation in Indonesia towards a Golden Indonesia 2045
Publisher : Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69836/ncrcs-sinesia.v1i2.88

Abstract

Perkawinan anak masih menjadi persoalan serius di Indonesia meskipun telah terjadi penurunan jumlah kasus dalam beberapa tahun terakhir. Pernikahan dini sendiri banyak menimbulkan resiko yang nantinya dapat merugikan negara. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi terjadinya pernikahan dini. Kajian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor penyebab perkawinan anak di Indonesia melalui tinjauan literatur sistematis terhadap berbagai penelitian tentang perkawinan anak di Indonesia  yang diterbitkan pada jurnal nasional maupun periode 2016–2024. Metode yang digunakan adalah kajian literatur (literature review) dengan menelusuri sumber-sumber dari basis data ilmiah seperti Google Scholar, ResearchGate, dan Portal Garuda menggunakan kata kunci “perkawinan anak”, “pernikahan dini”, “faktor penyebab”, dan “Indonesia”. Analisis yang digunakan adalah analisis tematik Hasil kajian menunjukkan bahwa penyebab utama perkawinan anak meliputi kemiskinan dan ketimpangan ekonomi, rendahnya tingkat pendidikan, nilai sosial budaya dan keagamaan yang konservatif, tekanan keluarga dan masyarakat, ketidaksetaraan gender, serta lemahnya implementasi regulasi dan pemberian dispensasi nikah. Selain itu, perilaku seks pranikah dan kehamilan di luar nikah juga menjadi faktor pendorong signifikan. Perkawinan anak di Indonesia merupakan fenomena multidimensional yang membutuhkan pendekatan lintas sektor.
Piercing The Corporate Veil Dalam Kepailitan Anak Perusahaan BumnPersero Civil Law Dan Common Law Wiwid Putri Handayani; Yudho Taruno Muryanto; Diana Tantri Cahyaningsih
Proceedings National Conference Sinesia Vol. 1 No. 2 (2025): Accelerating SDGs Implementation in Indonesia towards a Golden Indonesia 2045
Publisher : Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69836/ncrcs-sinesia.v1i2.89

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan doktrin piercing the corporate veil dalam kepailitan anak perusahaan BUMN Persero dengan membandingkan sistem civil law dan common law. Permasalahan muncul karena besaran kepemilikan saham induk BUMN Persero terhadap anak perusahaan BUMN Persero yang lebih dari 50% (lima puluh persen) seringkali menimbulkan persepsi bahwa seluruh aset BUMN Persero termasuk anak perusahaannya merupakan bagian dari kekayaan negara yang tidak dapat dijadikan objek kepailitan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan perbandingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam sistem civil law, anak perusahaan BUMN Persero diakui sebagai badan hukum yang terpisah (separate legal entity) dari induknya, sehingga dapat dipailitkan secara mandiri tanpa melibatkan tanggung jawab induk perusahaan. Sementara itu, sistem common law seperti di Amerika Serikat menerapkan prinsip tersebut secara lebih fleksibel melalui doktrin piercing the corporate veil yang memungkinkan pengadilan menembus pemisahan badan hukum jika induk perusahaan menyalahgunakan anak perusahaan untuk menghindari kewajiban atau merugikan kreditur. Perbandingan tersebut menunjukkan bahwa Indonesia lebih mengutamakan kepastian hukum formal, sedangkan Amerika Serikat mengutamakan keadilan substantif berdasarkan realitas pengendalian ekonomi. Penelitian ini menegaskan perlunya penguatan pendekatan keadilan substantif dalam praktik peradilan Indonesia untuk mencegah penyalahgunaan struktur holding BUMN Persero dalam perkara kepailitan.
Pemanfaatan Produk Alam dalam Mengatasi Resistensi Antimikroba: Tinjauan Naratif Sistematis Menuju Inovasi Kesehatan Berkelanjutan Rona Hawa Kamilah; Fatmawati
Proceedings National Conference Sinesia Vol. 1 No. 2 (2025): Accelerating SDGs Implementation in Indonesia towards a Golden Indonesia 2045
Publisher : Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69836/ncrcs-sinesia.v1i2.92

Abstract

Resistensi antimikroba (AMR) telah menjadi ancaman kesehatan global yang serius, mengurangi efektivitas antibiotik konvensional dan menantang sistem kesehatan masyarakat. Produk alam, termasuk senyawa turunan tumbuhan dan jamur endofit, merupakan sumber potensial agen antimikroba baru. Tinjauan naratif sistematis ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan merangkum studi-studi terbaru (2020–2025) mengenai potensi antimikroba produk alam dan perannya dalam inovasi kesehatan berkelanjutan. Pencarian literatur dilakukan secara komprehensif di PubMed, ScienceDirect, Google Scholar, dan ResearchGate. Studi disaring berdasarkan relevansi, kualitas metodologi, dan ketersediaan teks lengkap. Sebanyak 38 studi memenuhi kriteria inklusi, menyoroti efektivitas flavonoid, alkaloid, terpenoid, dan fenolik terhadap bakteri resisten obat, seperti Staphylococcus aureus, Pseudomonas aeruginosa, dan Escherichia coli. Mekanisme aksi meliputi gangguan membran sel, inhibisi pembentukan biofilm, dan intervensi pada quorum sensing bakteri. Meskipun bukti in vitro kuat, translasi klinis masih terbatas karena variasi metode ekstraksi, standar dosis, dan data farmakokinetik. Temuan ini menekankan potensi produk alam dalam menangani AMR sekaligus mendukung inovasi kesehatan berkelanjutan, khususnya di Indonesia dan Asia Tenggara. Upaya kolaboratif diperlukan untuk menstandarisasi metodologi, memvalidasi efektivitas in vivo, dan mengintegrasikan produk alam ke strategi kesehatan yang sejalan dengan Sustainable Development Goals.
Kepercayaan Merek, Produk Hijau, dan Kesadaran Lingkungan:Pengaruhnya Terhadap Keputusan Pembelian Lampu LED Philips Ilmi Rahma Fadila; Annisa Wahyuni Arsyad; Fareis Althalets; Khairil Anwar
Proceedings National Conference Sinesia Vol. 1 No. 2 (2025): Accelerating SDGs Implementation in Indonesia towards a Golden Indonesia 2045
Publisher : Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69836/ncrcs-sinesia.v1i2.93

Abstract

Sektor rumah tangga merupakan salah satu pengguna listrik terbesar di Indonesia berdasarkan laporan tahunan kementrian ESDM tahun 2024. Namun, Sebagian besar di Indonesia pembangkit listrik masih menerapkan bahan bakar fosil, yang berpotensi meningkatkan emisi gas rumah kaca. Dengan demikian, diperlukannya penggunaan produk ramah lingkungan serta hemat energi, seperti lampu LED. Tujuan penelitian ini ialah guna menganalisa pengaruh kepercayaan merek, produk hijau, serta kesadaran lingkungan atas keputusan pembelian lampu LED Philips di Kota Samarinda. Metode penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif memakai teknik analisa linier berganda. Sampel penelitian ini menerapkan teknik non-probability sampling melalui metode purposive sampling sejumlah 100. Alat analisis data yang dipergunakan yaitu SPSS versi 31. Hasil penelitian menerangkan secara simultan variable kepercayaan merek, produk hijau, serta kesadaran lingkungan memengaruhi positif serta signifikan terhadap keputusan pembelian. Tetapi, secara parsial variabel produk hijau tidak memiliki pengaruh atas keputusan pembelian. Hal ini menunjukkan kepercayan merek dan kesadaran lingkungan memiliki peran yang lebih dominan daripada produk hijau. Berdasarkan hal ini, perusahaan diharapkan dapat memperkuat strategi green marketing dalam mempromosikan lampu LED Philips, dan untuk konsumen diharapkan semakin meningkatkan kesadaran lingkungan dengan memilih produk yang hemat energi dan berkelanjutan.
Systematic Review Hubungan Diare Kronis dan Infeksi Cacingan dengan Kejadian Stunting pada Balita di Indonesia Hendrika Octavia Nugraheni Kitu
Proceedings National Conference Sinesia Vol. 1 No. 2 (2025): Accelerating SDGs Implementation in Indonesia towards a Golden Indonesia 2045
Publisher : Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69836/ncrcs-sinesia.v1i2.94

Abstract

Latar Belakang: Stunting pada balita merupakan masalah kesehatan serius di Indonesia yang berdampak terhadap kualitas sumber daya manusia dan pertumbuhan ekonomi. Diare kronis dan infeksi cacingan diketahui sebagai faktor infeksi yang berkontribusi terhadap peningkatan risiko stunting melalui gangguan penyerapan nutrisi dan kekurangan energi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengkaji hubungan antara diare kronis, infeksi cacingan, dan kejadian stunting pada balita di Indonesia. Metode: Menggunakan pendekatan systematic review berdasarkan panduan PRISMA. Artikel relevan diidentifikasi melalui database PubMed dan Google Scholar. Sebanyak 24 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis secara deskriptif untuk mengidentifikasi hubungan antara diare kronis, infeksi cacingan, dan stunting pada balita. Hasil: Sebagian besar studi menunjukkan hubungan signifikan antara diare kronis dan infeksi cacingan dengan kejadian stunting. Dari 24 artikel, 11 studi melaporkan hubungan signifikan antara diare dan stunting, 3 studi menunjukkan hubungan signifikan antara infeksi cacingan dan stunting, serta 6 studi menemukan kombinasi keduanya meningkatkan risiko stunting. Sementara itu, 1 studi tidak menemukan hubungan antara diare dan stunting, dan 3 studi lainnya tidak menemukan hubungan signifikan antara kombinasi kedua faktor tersebut. Secara keseluruhan, lebih banyak studi mendukung adanya hubungan signifikan dibandingkan yang tidak. Di antara kedua faktor tersebut, diare lebih sering dilaporkan sebagai faktor signifikan dalam meningkatkan risiko stunting dibandingkan infeksi cacingan. Kesimpulan: Diare kronis dan infeksi cacingan merupakan faktor risiko signifikan terhadap stunting pada balita di Indonesia. Diperlukan intervensi komprehensif melalui peningkatan akses sanitasi, pengobatan kecacingan rutin, dan perbaikan status gizi untuk menurunkan prevalensi stunting di Indonesia.
Studi Faktor Ergonomi yang Berpengaruh Terhadap Keluhan Musculoskeletal Disorders pada Penjahit di Wilayah Pesisir Andi Mifta Farid Panggeleng; Rizky Maharja; Nurul Pratiwi Army; Astaman Sultan
Proceedings National Conference Sinesia Vol. 1 No. 2 (2025): Accelerating SDGs Implementation in Indonesia towards a Golden Indonesia 2045
Publisher : Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69836/ncrcs-sinesia.v1i2.95

Abstract

Penjahit merupakan profesi yang sangat rentan mengalami masalah kesehatan seperti gangguan otot dan rangka (Musculuskeletal Disorders) yang secara langsung berdampak pada produktivitas penjahit. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis risiko ergonomi yang berpengaruh terhadap keluhan Musculusceletal Disorders pada penjahit di wilayah pesisir. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain cross-sectional. Seluruh Penjahit di Kecamatan Banggae Timur adalah responden penelitian ini yang berjumlah 62 orang yang dipilih secara purposive sampling. Variabel penelitian yaitu kelelahan kerja, keluhan MSDs, beban kerja fisik, dan beban kerja mental. Uji statistik yang digunakan adalah Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 41 orang (37,3%) mengalami keluhan Musculusceletal Disorders tingkat ringan. Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa terdapat pengaruh postur kerja (p-value=0,000), beban kerja fisik (p-value=0,000), dan beban kerja mental (p-value=0,000) terhadap keluhan Musculusceletal Disorders. Penelitian ini menyimpulkan bahwa risiko ergonomi yang berpengaruh terhadap keluhan MSDs penjahit adalah postur kerja, beban kerja fisik, dan beban kerja mental.
Pengaruh Faktor Psikososial Terhadap Kelelahan Kerja Perawat di Wilayah Pesisir Bambang Hermawan; Heriyati Heriyati; Rizky Maharja; A.Suci Setiani Annisa; Yusniar Anggraeny
Proceedings National Conference Sinesia Vol. 1 No. 2 (2025): Accelerating SDGs Implementation in Indonesia towards a Golden Indonesia 2045
Publisher : Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69836/ncrcs-sinesia.v1i2.96

Abstract

Kelelahan kerja pada perawat merupakan isu krusial yang berdampak signifikan terhadap kualitas pelayanan kesehatan dan kesejahteraan tenaga kesehatan. Perawat, sebagai garda terdepan dalam pelayanan, memiliki beban kerja yang tinggi yang dapat meningkatkan risiko kelelahan. Kondisi ini berpotensi menurunkan kualitas layanan, meningkatkan risiko kesalahan medis, dan mengancam keselamatan pasien. Selain itu, kelelahan kerja dapat menyebabkan gangguan fisik seperti kelelahan kronis dan insomnia, serta masalah psikologis seperti burnout, yang berdampak pada produktivitas dan kepuasan kerja perawat. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh faktor psikososial terhadap kelelahan kerja perawat di wilayah pesisir. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain cross-sectional. Seluruh perawat instalasi rawat inap di RSUD Majene adalah sampel penelitian ini yang berjumlah 150 orang yang dipilih secara purposive sampling. Variabel penelitian yaitu kelelahan kerja, beban kerja mental, stres kerja, kinerja, dan faktor sosial. Kelelahan kerja, beban kerja mental, kinerja, dan faktor sosial diperoleh menggunakan kuisioner, sedangkan stres kerja diukur melalui aktivitas enzim amilase menggunakan Cocorometer. Uji statistik yang digunakan adalah Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 56 orang (37,3%) perawat mengalami kelelahan kerja tingkat sedang. Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa terdapat pengaruh beban kerja mental (p-value=0,048), stres kerja (p-value=0,001), dan kinerja (p-value=0,001) terhadap kelelahan kerja. Sementara itu, faktor sosial (p-value=0,251) tidak berpengaruh terhadap kelelahan kerja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kelelahan perawat di wilayah pesisir dipengaruhi oleh beban kerja mental, stres kerja, dan kinerja.
Bagaimana Hubungan Pengangguran dan Pembangunan Manusia terhadap Pertumbuhan Ekonomi Jawa Barat Abdul Holik
Proceedings National Conference Sinesia Vol. 1 No. 2 (2025): Accelerating SDGs Implementation in Indonesia towards a Golden Indonesia 2045
Publisher : Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69836/ncrcs-sinesia.v1i2.99

Abstract

Kondisi ekonomi yang stabil selalu berkaitan dengan penurunan angka pengangguran dan naiknya kesejahteraan masyarakat. Hal ini telah diterima para ekonomi sebagai persoalan fundamental untuk mendorong kapabilitas ekonomi negara, wilayah, maupun kota/ kabupaten.  Penelitian ini berusaha mengeksplorasi pengaruh pengangguran dan pembangunan manusia terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jawa Barat. Riset dikerjakan dengan periode pengamatan sejak tahun 2017 hingga 2022. Metode yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan pendekatan OLS (Ordinary Least Square). Data didapatkan dari BPS (Badan Pusat Statistik) Jawa Barat. Hasil penelitian menemukan bahwa hanya pengangguran yang berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi secara negatif. Sedangkan variabel pembangunan manusia sama sekali tidak menunjukkan tanda signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Melalui temuan ini kami menyimpulkan bahwa terkadang program pembangunan manusia tidak selamanya selaras dengan pertumbuhan ekonomi. Tapi pemberantasan pengangguran, selalu berkaitan dengan kapabilitas ekonomi di level provinsi.
Pengaruh Variasi Kadar Bentonit terhadap Sifat Fisik Biochar Pelet sebagai Bahan Penyangga Pupuk Alghifari Rizqi Hastami Muhammad
Proceedings National Conference Sinesia Vol. 1 No. 2 (2025): Accelerating SDGs Implementation in Indonesia towards a Golden Indonesia 2045
Publisher : Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69836/ncrcs-sinesia.v1i2.100

Abstract

Biochar pelet sedang dikembangkan sebagai media penyangga pupuk yang berfungsi mengurangi kehilangan unsur hara saat penyiraman, dengan cara melepaskannya secara bertahap sesuai kebutuhan tanaman. Pada penelitian ini, pelet dibuat dari biochar hasil pirolisis tempurung kelapa, menggunakan tapioka sebagai perekat alami dan bentonit sebagai bahan tambahan untuk meningkatkan kekuatan serta kemampuan menahan air. Kandungan bentonit divariasikan antara 5% hingga 30% dari massa biochar. Proses pembuatan dilakukan dengan mencampur bahan hingga merata, kemudian dibentuk menjadi silinder kecil dan dikeringkan pada suhu serta kelembapan yang terkontrol. Pelet yang dihasilkan diuji melalui beberapa pengujian fisik, antara lain uji ketahanan jatuh, perendaman dalam air, dan uji penyerapan air, untuk menilai kestabilan struktur serta interaksinya dengan air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kadar bentonit umumnya memperkuat struktur pelet dan meningkatkan kemampuan menyerap air. Namun, pada kadar bentonit yang terlalu tinggi, struktur menjadi lebih rapat sehingga ikatan antarpartikel melemah. Komposisi bentonit sebesar 20% memberikan hasil paling optimal, dengan keseimbangan antara kekuatan, ketahanan dalam air, dan kemampuan penyerapan. Secara keseluruhan, biochar pelet dengan penambahan bentonit berpotensi menjadi bahan penyangga pupuk yang stabil, ramah lingkungan, dan efektif untuk pelepasan hara secara bertahap di tanah pertanian.