cover
Contact Name
Didin Septa Rahmadi
Contact Email
lppmununtb@gmail.com
Phone
+6285339028532
Journal Mail Official
lppmununtb@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pendidikan No. 06, Dasan Agung Baru, Kec. Selaparang, Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, 83125
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 30322537     DOI : https://doi.org/10.69503/abdinesia
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan jurnal pengabdian kepada masyarakat berisikan hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu secara umum.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 144 Documents
Penerapan Transformasi Digital Melalui Tokopedia Seller Apps untuk Memperluas Pemasaran Pada Pelaku UMKM di Kota Medan (Studi Kasus Pada Pelita Petshop Medan) Siti Aisyah; Imamsyah Imamsyah; Sugeng Arifandi Banurea; Supardi Supardi; Yudi Bimantaka
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v3i1.304

Abstract

Pelaku UMKM adalah para pelaku usaha yang sangat berperan penting dalam perekonomian suatu daerah, jika pelaku UMKM dapat menggunakan media teknologi yang sedang berkembang dalam usahanya maka semakin besar peluangnya untuk memajukan usahanya. Teknologi berkembang sangat pesat dan terus mengalami perubahan dari tahun ke tahun. Oleh karenanya akan terus muncul tren digital marketing terbaru yang disesuaikan dengan kondisi dan situasi di tahun tersebut. Sudah banyak media yang dapat menjadi alternatif bagi banyak masyarakat Indonesia untuk memasarkan produk, salah satunya ialah Tokopedia Seller Apps. Namun tidak semua para pelaku UMKM paham tentang hal tersebut, oleh sebab itu penulis tertarik melakukan kegiatan Pengabdian yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan mengenai digitalisasi dalam berbisnis. Dengan terlaksananya kegiatan ini, penulis dapat menyimpulkan hasil kegitan yang diperoleh yaitu: pihak UMKM yang sebelumnya masih belum menggunakan Tokopedia Seller Apps, namun sekarang sudah menggunakannya, pihak UMKM memperoleh perubahan yang signifikan dari penerapan Transformasi Digital melalui Tokopedia Seller Apps, yang mana perubahan tersebut menimbulkan respon positif bagi mereka.
Penyuluhan Good Gold Mining Practice Pada Praktik Pertambangan Emas Rakyat Empang Provinsi Nusa Tenggara Barat Suhadi Suhadi; Sueb Sueb; Vivi Novianti; Kiswojo Kiswojo; Muhammad Syamsussabri
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v2i2.305

Abstract

Kecamatan Empang di Kabupaten Sumbawa Provinsi Nusa Tenggara Barat merupakan salah satu kecamatan dengan mayoritas penambang rakyat yang cukup banyak. Pertambangan emas rakyat di daerah ini merupakan pertambangan skala kecil yang menggunakan metode amalgamasi dan sianidasi dalam pengolahan emas. Aktivitas ini sangat banyak dilakukan dikarenakan sifat dari bijih emas yang sangat cocok diolah menggunakan teknik amalgamasi dan sianidasi. Tujuan dalam pelaksanaan pengabdian ini yaitu untuk memberikan penyuluhan kepada masyarakat terkait dengan prinsip good gold mining practice (praktik penambangan emas yang baik) pada praktik pertambangan emas rakyat Empang. Metode pelaksanaan dilakukan dengan memberikan materi dan diskusi interaktif. Kegiatan ini dilakukan di Desa Lementa dengan jumlah peserta sebanyak 80 orang. Titik lokasi pengabdian langsung dilakukan di lokasi pertambangan emas rakyat yang ada di empat titik. Pada pengabdian yang sudah dilakukan terdapat beberapa kegiatan yang dilakukan guna meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap isu pertambangan rakyat, diantaranya: 1) Penyuluhan kepada Penambang dan Stakeholder dam 2) Pemeriksaan Kesehatan kepada Penambang dan Masyarakat Umum.
Sosialisasi Penggunaan Tanaman Obat Herbal Sereh (Cymbopogon citratus) untuk Penyakit Diabetes di Lingkungan Geguntur Almahera Almahera; Yusfina Himayanti
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v3i1.313

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan suatu keadaan dimana metabolit yang terganggu, mengakibatkan tidak dapatnya pangkreas dalam menghasilkan insulin sesuai kebutuhan, atau insulin yang dihasilkan tidak bekerja secara maksimal, seperti kurangnya kemampuan insulin dalam meningkatkan konsentrasi glukosa dalam darah, sehingga menyebabkan kerusakan pada system tubuh, khususnya pembuluh darah dan saraf, sehingga dapat menyebabkan penyakit yang kronis. Maddaloni et al (2020) menyatakan bahwa di Indonesia masih menunjukkan kecenderungan peningkatan kejadian diabetes. Indonesia merupakan Negara dengan peringkat ke 6 di dunia sebagai penyandang diabetes. Terhitung mulai dari usia 20-29 tahun, total jumlah sekitar 10,3 jt orang. (Dinata, 2022) Pengobatan diabetes mellitus adalah pengobatan menahun dan seumur hidup. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan penerapan dalam pemanfaatan tanaman herbal sereh untuk menurunkan gula darah pada lansia. Sasaran dalam kegiatan adalah lansia yang berada di lingkungan Geguntur berjumlah 10 peserta. Metode dalam pengabdian ini berupa sosialisasi tanaman herbal sereh untuk menurunkan gula darah. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat ini yaitu terjadi peningkatan pengetahuan dan penerapan mengenai tanaman herbal sereh untuk menurunkan gula darah pada lansia di lingkungan Geguntur.
Sosialisasi Pendidikan Inklusif dan Disabilitas di Desa Bayan Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara Lukman Hakim; Nurul Lailatul Khusniyah; Pinton Setya Mustafa
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v3i1.332

Abstract

Setiap peserta didik perlu mendapatkan hak pendidikan yang sama antara satu dengan lainnya tanpa membeda-bedakan kondisi yang dialaminya. Keberagaman dan keterbatasan peserta didik merupakan tantangan bagi guru maupun keluarga untuk mentransfer ilmu pengetahuan secara optimal. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini yaitu memberikan informasi dan pemahaman tentang pendidikan inklusif dan disabilitas pada masyarakat di Desa Bayan Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara. Metode pengabdian kepada masyarakat ini terdiri dari tiga tahap, antara lain: tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Hasil yang didapat dari pengabdian kepada masyarakat ini yaitu meningkatnya pengetahuan tentang pendidikan inklusif dan disabilitas serta kepedulian masyarakat setempat terhadap anak atau peserta didik untuk mendorongnya belajar walaupun terjadi kondisi yang berbeda atau berkebutuhan khusus. Dengan memahami pentingnya pendidikan bagi setiap anak, para orang tua maupun guru di Desa Bayan menjadi antusias untuk membuat sekolah dengan sistem pendidikan inklusif dan disabilitas. sehingga setiap anak belajar di tempat yang sama dan memperoleh pengetahuan yang berkualitas yang dihasilkan kolaborasi dari guru dengan bantuan dari pendamping anak tersebut.
Pengembangan Branding Produk Wirausaha Kerupuk Singkong Desa Banjartengah Kecamatan Dau Kabupaten Malang Samlatul Izzah; Setyoadi Pambudi
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v3i2.417

Abstract

Branding merupakan kegiatan dengan mengkombinasikan nama, logo, symbol, dan aspek lain yang menjadi identitas suatu produk. Kedudukan branding produk saat ini menjadi senjata pemasaran produk paling utama dibandingkan dnegan kualitas produk. Saat ini kebanyakan masyarakat cenderung membeli suatu produk bukan karena menyukai rasanya, akan tetapi mereka lebih condong suka dengan branding dari produk tersebut. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membantu mengembangkan usaha kerupuk singkong desa Banjartengah dengan memanfaatkan teknologi digital sebagai salah satu strategi wirausaha mandiri. Metode pelakasanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu melakukan observasi dan pendampingan praktik. Hasil dari kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa pemilik usaha keeupuk singkong desa Banjartengah mampu mengembangkan kreativitasnya dengan menentukan desain label sebagai ciri khas produk kerupuk singkong, dapat menentukan desain pilihan warna serta kemasan produk supaya masyarakat tertarik sehingga mempermudah untuk melakukan promosi dan daya jual produk meningkat. Pelaksanaan kegiatan ini mendapat respon positif dari masayarakat sekitar dan perangkat kelurahan sebagai mitra, terlihat dari antusias dan dukungan mereka yang diberikan selama kegiatan. Dari kegiatan ini diharapkan mampu mendorong tingkat perekonomian dan memiliki wirausaha kreatif di Desa Banjartengah yang mamou memberikan pengaruh dalam proses pemberdayaan SDM (Sumber Daya Manusia) yang dimiliki.
Pelatihan Koperasi Syariah Pemuda Baiq Mulianah; Habibul Umam Taqiuddin
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v4i1.430

Abstract

Lahirnya koperasi syari’ah merupakan koreksi atas praktik perkoperasian yang dikenal dengan koperasi konvensional yang dinilai tidak sejalan dengan prinsip-prinsip syari’ah. Perbedaan koperasi syariah dengan koperasi konvensional (non syariah) hanya terletak pada teknis operasionalnya saja, dimana koperasi syariah mengharamkan bunga dan mengusung etika moral. tujuan dakegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah (1) Untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia pengurus koperasi syariah bagi pemuda di kecamatan Dasan Agung Kota Mataram, (2) Untuk mengembangkan kinerja pengurus koperasi sebelum dan sesudah mengikuti pelatihan koperasi syariah pemuda. Metode pelaksanaan kegiatan Pelatihan Koperasi Syariah Pemuda yang dilaksanakan di Kampus Langko Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat adalah focus group discussion (FGD). Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini antara lain 1) Para peserta sangat antusias dalam setiap materi yang diberikan, karena berhubungan langsung dengan persoalan di lapangan; 2) Para peserta mulai memahami prinsip-prinsip dasar koperasi syariah; 3) Para Peserta mulai merumuskan strategi pengembangan koperasi syariah di kalangan pemuda; 4) Para Peserta menginginkan pelatihan koperasi syariah lanjutan untuk mengembangkan koperasi syariah.
Penyuluhan Pengolahan Limbah Pertambangan Emas Rakyat di Desa Lopok, Kabupaten Sumbawa Suhadi Suhadi; Sueb Sueb; Vivi Novianti; Murni Sapta Sari; Kiswojo Kiswojo; Muhammad Syamsussabri; Endang Lasminawati
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v3i2.448

Abstract

Lopok Village, Lopok District in Sumbawa Regency, West Nusa Tenggara Province is one of the sub-districts with a large majority of artisanal miners. The people's gold mining in this area is a small-scale mining that uses amalgamation and cyanidation methods in gold processing. This activity is widely carried out due to the nature of the gold ore which is very suitable for processing using amalgamation and cyanidation techniques. The purpose of implementing this service is to provide counseling on processing gold mining waste. The implementation method is carried out by providing interactive materials and discussions. This activity was carried out in Lopok Village with 85 participants. The location of the direct service is carried out at the people's gold mining location at four points. In the service that has been carried out, there are several activities carried out to increase public understanding and awareness of the issue of community mining, namely counseling to Miners, Stakeholders, and the General Public.
Pencegahan Bencana Tanah Longsor Dengan Penanaman Pohon di Ngargoyoso Karanganyar Christiana Arin Proborini; Nuriyah Yuliana; Estiningtyas Estiningtyas; Anindhita Yudha; Triana Mirasari
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v3i2.459

Abstract

Tanah longsor adalah sebuah bencana alam yang sering terjadi di Indonesia. Tanah longsor adalah bencana alam yang membawa banyak kerugian bagi manusia dan lingkungan alam di sekitar tanah longsor. Meskipun tidak dapat dicegah, kita dapat mengambil langkah-langkah pencegahan untuk mencegah tanah longsor. Dampak paling signifikan yang diakibatan tanah longsor adalah terputusnya jalur transportasi, timbulnya korban jiwa, ataupun hilangnya mata pencaharian dan rusaknya objek-objek pariwisata yang berada didekatnya. Banyak objek wisata yang berada didekat lereng ataupun perbukitan mengingat lokasi tersebut memiliki pemandangan yang indah dan tempat yang sejuk sehingga dapat menarik minat wisatawan. Salah satu daerah objek wisata yang berada di lereng terjal perbukitan adalah Desa Ngargoyoso Karanganyar. Metode pelaksanaan pencegahan bencana tanah longsor dengan penanaman pohon di Ngargoyoso Karanganyar. Kegiatan ini dilakukan satu hari dan dilakukan bersama pemuda, pemudi dari pecinta alam beserta masyarakat sekitar Tambakrejo Ngargoyoso Karanganyar. Hasil kegiatan ini adalah mitigasi terhadap bencana tanah longsor yang sering terjadi di lingkungan tersebut, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir atau was-was lagi bilamana terjadi hujan deras yyang mengakibatkan tanah longsor.
Pembuatan Herbarium Dengan Memanfaatkan Tumbuhan di Lingkungan Sekitar Desa Agustian Indra; Devi Hartini; Hidayatul Helmi; Dianita Gadis Pratama; M. Khairul Fahmi; Ahmad Muhazab; Hamdani Hamdani; Muhammad Agus Salim; Muhammad Mansur; Arianto Arianto; Fastion Toti; Nada Warla Ziyanti; Khuldatul Haerani; Khaerul Anam
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v5i1.477

Abstract

Herbarium sebagai suatu koleksi spesimen tumbuhan yang dapat digunakan sebagai suatu media pengobatan alternatif kepada masyarakat Artikel ini membahas tentang pembuatan obat herbal (Herbarium) menggunakan tanaman dari lingkungan di Desa Sembalun Bumbung kecamatan sembalun Kabupaten Lombok Timur. Pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat Desa sembalun bumbung dengan pengetahuan tentang tumbuhan obat yang ada di sekitar mereka dan cara yang tepat untuk mengumpulkan, mengindentifikasi, dan mengolahnya menjadi obat-obatan herbal yang bermanfaat. Dengan meningkatnya pemahaman masyarakat tentang nilai-nilai kesehatan yang terkandung dalam flora lokal, diharapkan akan muncul kesadaran yang lebih besar akan melestarikan lingkungan sekitar dan merawat keanekaragaman hayati yang ada Metode yang digunakan dalam pengabdian ini yaitu identifikasi tanaman, pengumpulan spesimen, pengeringan, persiapan. Uji-Spesimen tanaman yang telah dikeringkan atau diawetkan. Hasil berdasarkan kondisi di laparangan 80% masyarakat menggunakan herbal sebagai obat namun masih kurang dari segi metode. Setelah dilakukan edukasi melalui metode yang efektip peningkatan penggetahuan penggunaan 95% masyarakat menjadi tau bahwa Media herbarium dapat menjadi alat yang efektif untuk digunakan sebagai obat. Kesan dalam pengabdian Ini membantu masyarakat memahami nilai kesehatan dari setiap tanaman serta cara yang tepat untuk menggunakannya.
Literasi Restoratif Justice (Keadilan Restoratif) Kepada Organisasi Kepemudaan Habibul Umam Taqiuddin; Baiq Mulianah
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v4i1.478

Abstract

Restorative justice (keadilan restorative) berakar dari nilai-nilai tradisional dalam masyarakat tradisional seperti nilai keseimbangan, harmonisasi serta kedamaian dalam masyarakat. Oleh karena itu di beberapa negara tercatat bahwa lembaga peradilan adat tetap dipertahankan sebagai sarana bagi masyarakat untuk menyelesaikan sengketa atau permasalahan yang dialaminya termasuk di dalamnya perkara pidana agar pelaku, korban dan masyarakat serta tokoh masyarakat dirasakan lebih memberikan rasa keadilan masyarakat. Tujuan dan manfaat kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah sebagai berikut: 1) untuk memberikan pemahaman konsep restorative justice (keadilan restoratif) kepada organisasi kepemudaan, 2) untuk menggerakan tokoh organisasi kepemudaan agar berperan sebagai penengah (mediator) dalam penyelesaian sengketa di luar pengadilan. Metode pelaksanaan kegiatan literasi restoratif justice (keadilan restoratif) kepada Organisasi Kepemudaan dalam bentuk diskusi interaktif. Berdasarkan kegiatan ang telah dilakukan dapat diambil kesimpulan antara lain sebagai berikut: pertama, Para peserta sangat antusias dalam setiap materi yang diberikan, karena berhubungan langsung dengan persoalan di lapangan terkait dengan penyelesaian sengketa melalui restorative justice (keadilan restoratif). kedua Para peserta mulai memahami peran tokoh pemuda dalam penyelesaian melalui restorative justice (keadilan restoratif). Adapun saran yang ingin diberikan tim pelaksana kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalan agar penyelesaian sengketa di luar pengadilan lebih optimal, maka sebaiknya perlu dilibatkan tokoh masyarakat terutama tokoh pemuda dalam proses penyelesaian sengketa melalui pendekatan restorative justice (keadilan restoratif).

Page 7 of 15 | Total Record : 144