cover
Contact Name
Sarwinda Intan Putri
Contact Email
sarwindaintan96@uho.ac.id
Phone
+6281245849917
Journal Mail Official
journalcelebica@uho.ac.id
Editorial Address
https://celebica.uho.ac.id/index.php/journal/about/editorialTeam
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Celebica : Jurnal Kehutanan Indonesia
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 27231909     DOI : http://dx.doi.org/10.33772/jc.v2i2
Core Subject : Agriculture, Social,
Celebica Jurnal Kehutanan Indonesia merupakan jurnal online open akses enam bulanan yang diterbitkan oleh Jurusan Kehutanan Fakultas Kehutanan dan Ilmu Lingkungan Universitas Halu Oleo. Jurnal ini fokus untuk menyebarluaskan hasil-hasil penelitian dan pemikiran di bidang Kehutanan. Hasil Penelitian kehutanan yang dipublikasikan dalam jurnal ini mencakup bidang Manajemen Hutan, Sosial Ekonomi Kehutanan, Pengelolaan Daerah Aliran Sungai, Teknologi Pemanfaatan Hasil Hutan, Silvikultur dan Konservasi Sumberdaya Hutan
Articles 92 Documents
A ANALISIS STRUKTUR VEGETASI MANGROVE DI DESA LANGERE, KABUPATEN BUTON UTARA: Analysis Of Mangrove Vegetation Structure In Langere Village, North Button District laksananny satya; Basruddin Basruddin; Lade Ahmaliun; Eka Rahmatiah
Jurnal Celebica : Jurnal Kehutanan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2024): Celebica Jurnal Kehutanan Indonesia
Publisher : Jurusan Kehutanan -FHIL-UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jc.v5i1.77

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat nilai Kerapatan Relatif, Frekuensi Relaif, Dominansi Relatif, Indeks Nilai Penting dan Indeks Keanekaragaman pada komunitas vegetasi mangrove di Desa Langere Kabupaten Buton Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah metoda garis berpetak (Onrizal, et al. 2005), dengan ukuran petak untuk semai 2m x 2m; pancang 10m x 10m; dan untuk pohon 20m x 20m. Selanjutnya dilakukan analisis vegetasi dengan menerapkan rumus untuk kerapatan relatif, dominansi relaif dan frekuensi relatif serta menghitung besaran Indeks Nilai Penting dan Indeks Keanekaragamn. Hasil penelitian diperoleh bahwa terdapat 5 jenis spesies mangrove di Desa Langere, yaitu Bruguiera gymnorrhyza, Rhizophora stylosa, Heriteria littoralis, Bruguiera parviflora, Sonneratia alba J.E.Smith. Indeks Keanekaragamn 0,24 – 0,35 dan tergolong rendah (Barbour et al. (1987))
KONTRIBUSI USAHATANI GULA AREN TERHADAP PENDAPATAN KELUARGA DI DESA TANGKENO KECAMATAN KABAENA TENGAH (Contribution of palm sugar farming to family income in Tangkeno village, central Kabaena subdistrict) Hafidah Nur; Rosmarlinasiah Rosmarlinasiah; Sitti Marwah; Anas Nikoyan; Satya AgustinaLaksananny; La Ode Agus Salim Mando
Jurnal Celebica : Jurnal Kehutanan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2024): Celebica Jurnal Kehutanan Indonesia
Publisher : Jurusan Kehutanan -FHIL-UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jc.v5i1.78

Abstract

Sugar palm is a type of palm plant that is almost spread throughout Indonesia. All parts of this plant can be used, starting from the sap which can be processed into sugar, and the stems can be processed into palm flour, the unripe fruit can be processed into palm fruit, and the fibers can be processed into crafts. The aim of this research is to find out how much palm sugar farming contributes to family income in Tangkeno Village, Central Kabaena District. Meanwhile, the benefit of this research is to provide information regarding how much palm sugar processing contributes to family income in Tangkeno Village, Central Kabaena District. The method used in this research is the interview method. The types of data used to conduct research are primary data and secondary data. The results of research from 38 respondents show that the average contribution to palm sugar farming income in Tangkeno Village, Central Kabaena District for one year is IDR 22.934.210 with an average amount of palm sugar production of 4.323 kilograms, so the annual contribution of palm sugar farming is by 55%. The amount of income from palm sugar farming is quite large and is able to help the family to meet their needs. Keywords: Contribution, Income, Palm Sugar Farming Business, Tangkeno Village, Central Kabaena District
Estimation Of The Carbon Value Of The Savana Ecosystem Of Wangi-Wangi Island Wakatobi Regency Umar Ode Hasani; Sitti Marwah; Abdul Manan; La Baco; Dewi Fitriani
Jurnal Celebica : Jurnal Kehutanan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2024): Celebica Jurnal Kehutanan Indonesia
Publisher : Jurusan Kehutanan -FHIL-UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jc.v5i1.80

Abstract

The purpose of this study was to determine the amount of carbon availability in the savanna ecosystem on Wangi-Wangi Island, Wakatobi Regency. This research was carried out in December 2023-January 2024, sampling in this research was carried out in the Wangi-Wangi Island Savana Ecosystem with an area of 2005.38 ha. Sampling used 15 plots. Determining the number of plots was based on the observation area which consisted of 5 separate locations, each location consisting of 3 plots so that 15 plots were obtained. Each location is given the symbol Location 1 (Komala Village), Location 2 (Matahora Village), Location 3 (Matahoran Village and Pookambua Village), Location 4 (Waetuno Village and Waelumu Village) and Location 5 (Liya Togo Village). The research results show that the availability of biomass in the Savana Ecosystem on Wangi-Wangi Island is 362,572.704 tons and the total carbon availability is 166,767.400 tons.
ANALISIS KADAR AIR DAN KADAR HMF PADA MADU HUTAN (Apis dorsata Binghami) DI KECAMATAN ASINUA KABUPATEN KONAWE niken pujirahayu; zakiah uslinawaty; Nurhayati Hadjar
Jurnal Celebica : Jurnal Kehutanan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2024): Celebica Jurnal Kehutanan Indonesia
Publisher : Jurusan Kehutanan -FHIL-UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jc.v5i1.81

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar Air dan Kadar HMF madu hutan Apis dorsata binghamii dari Kecamatan Asinua, Konawe. Penelitian ini dilakukan dalam tiga tahap, yaitu tahap preparasi sampel, tahap ekstraksi, dan tahap pengujian. Penyiapan sampel dilakukan di Laboratorium Kehutanan Universitas Halu Oleo, Ekstraksi dilakukan di laboratorium mikrobiologi BPOM Kendari dan Laboratorium Biokimia FMIPA Universitas Hasanuddin. Pengujian madu hutan Apis dorsata mengikuti Standar Nasional Indonesia (SNI) 8664-2018, meliputi kadar air dan kadar HMF dan uji organoleptik bau, rasa dan warna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar air madu sebesar 15,18 %b/b dan kadar HMF tidak terdeteksi, sedangkan sifat fisik warna, bau dan rasa menunjukkan sifat khas madu, hasil pengujian ini memenuhi persyaratan SNI 8664- 2018.
F KELAYAKAN FINANSIAL AGROFORESTRI DAN KEBUTUHAN HIDUP LAYAK PETANI DI DESA LAMBUSANGO KECAMATAN KAPONTORI KABUPATEN BUTON agussalim Mando; Sitti Marwah; Rosmarlinasiah Rosmarlinasiah; Satya AgustinaLaksananny; Hafidah Nur; Lisnawati Hamdu
Jurnal Celebica : Jurnal Kehutanan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2024): Celebica Jurnal Kehutanan Indonesia
Publisher : Jurusan Kehutanan -FHIL-UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jc.v5i1.82

Abstract

The increase in population and basic needs has led to an increase in the need for larger agricultural areas and to be cultivated more intensively. Based on this, optimal land processing activities are needed for maximum results to address increasing needs, by implementing an agroforestry system. Agroforestry provides increased harvest intensity which in the end is able to provide additional output, even though the area of ​​cultivated land is very limited. The aim of this research is to determine the financial feasibility of agroforestry and the needs for a decent living in Lambusango Village, Kapontori District, Buton Regency. The population in this study were people who had an agroforestry planting pattern in Lambusango Village, consisting of 25 heads of families (HoF). Thus, the sample size in this study was determined using the census method. The data analysis used is analysis of financial feasibility and decent living needs (DLN). The results of this research indicate that agroforestry activities in Lambusango Village are financially feasible, with the agroforestry pattern that provides the greatest benefits, namely the Agrosilvopostura II pattern with an NPV value of Rp. 121,310,123,- BCR value of 2.74 and IRR value of 9%. Business of agroforestry systems in Lambusango Village with net income of IDR. 10,576,369/year has not been met based on Decent Living Needs (KHL) of IDR 24,000,000/year. Keywords: Agroforestry, Decent Living Feasibility, Financial Feasibility, Lambusango Village
UJI KADAR AIR TITIK JENUH SERAT BEBERAPA JENIS KAYU PERDAGANGAN DI KABUPATEN KONAWE SELATAN zakiah uslinawaty; Niken Pujirahayu; Nurhayati Hadjar; abigael kabe; Nurnaningsih Hamzah
Jurnal Celebica : Jurnal Kehutanan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2024): Celebica Jurnal Kehutanan Indonesia
Publisher : Jurusan Kehutanan -FHIL-UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jc.v5i1.83

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menguji kadar air titik jenuh serat bebrapa jenis kayu perdagangan dikabupaten konawe selatan. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium kehutanan fakultas kehutanan dan ilmu lingkungan universitas halu oleo, berlangsung selama kurang lebih satu bulan yakni september sampai oktober 2019, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai kandunag kadar air yang terdapat pada beberapa jenis kayu perdagangan yang ada dikabupaten konawe selatan, dan ini manfaat dari penelitian ini yaitu sebagai dasar untuk membuat jadwal pengeringan kayu perdagangan yang berada di kabupaten konawe selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kadar air kondisi titik jenuh serat (KA-TJS) untuk Jabon putih (Neoleamarckia cadamba) memiliki nilai rata-rata 30,86%, kayu Akasia mangium (Acacia mangium), 27,74%, kayu Jati Lokal (Tectona grandis L.F) 15,16%, dan kayu Jabon Merah (Neoleamarckia macrophyllus)30,06%. Nilai-nilai ini mendekati nilai pustaka yang dijadikan rujukan meskipun cenderung lebih rendah. Dengan demikian maka rata-rata nilai KA-TJS pada ke-lima jenis kayu perdagangan Indonesia yang diteliti khususnya Jabon putih, kayu Akacia, kayu Jati Lokal, Kayu Jabon Merah ternyata dibawah 30%..
KEANEKARAGAMAN VEGETASI ULTRABASA DI HUTAN LINDUNG NANGA-NANGA PAPALIA KOTA KENDARI basrudin basrudin; La Ode Agus Sali Mando; Muh. Salman Alfaridzhi; Mariana Zainun
Jurnal Celebica : Jurnal Kehutanan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2024): Celebica Jurnal Kehutanan Indonesia
Publisher : Jurusan Kehutanan -FHIL-UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jc.v5i1.84

Abstract

This research aimed to determine the ultra-basic vegetation diversity in the Nanga-Nanga Papalia Protected Forest, Kendari City, Southeast Sulawesi. The study was conducted in May to June 2023, covering an area of 42 hectares within the Nanga-Nanga Papalia Protected Forest. The sampling intensity was set at 5% over a study area of 2.1 hectares, resulting in 52 sampling plots arranged using the Line Transect method. The findings revealed that the ultra-basic vegetation diversity across all vegetation levels in the protected forest was classified as low, with values of 1.25 for trees, 1.22 for saplings, 1.27 for poles, and 1.13 for seedlings
Studi STUDI ANALISIS PERUBAHAN TUTUPAN LAHAN DI KABUPATEN SLEMAN TAHUN 2017 - 2021 DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS Sugeng Wahyudiono Sugeng; Tatik Suhartati; M. Randi Mulia
Jurnal Celebica : Jurnal Kehutanan Indonesia Vol. 5 No. 2 (2024): Celebica Jurnal Kehutanan Indonesia
Publisher : Jurusan Kehutanan -FHIL-UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sleman Regency is one of the busiest cities in Indonesia. It is an urban area where various aspects and areas of human life take place such as economy, trade, housing, education, and more. Due to these activities, there have been changes in land cover that need to be managed. To understand the extent of these changes, it is utilizing GIS (Geographic Information System) is crucial. This study's goal is to ascertain the land cover condition in Sleman Regency from 2017 to 2021 and to find out the extent of land cover changes. The results showed that the area of buildings increased by 43,64 ha and settlements increased by 264,54 ha. There were reductions in protected forests by 1,04 ha, plantations by 14,54 ha, irrigated rice fields by 279,20 ha, rainfed rice fields by 2,55 ha, shrubs by 2,83 ha, and Tegalan/fields by 8,17 ha. However, airports, lakes/reservoirs, grass/vacant land, and rivers remained unchanged or experienced no decrease or increase in land cove.
KONTRIBUSI PENDAPATAN MASYARAKAT KELOMPOK TANI LEBAH DALAM PEMBUDIDAYAAN LEBAH MADU TRIGONA SP DI DESA ABENGGI KECAMATAN LANDONO Rosmarlinasiah Rosmarlinasiah; Niken Pujirahayu; Hafidah Nur; Satya Agustina Laksananny; La Ode Agus Salim Mando; zakiah uslinawaty
Jurnal Celebica : Jurnal Kehutanan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2024): Celebica Jurnal Kehutanan Indonesia
Publisher : Jurusan Kehutanan -FHIL-UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jc.v5i1.87

Abstract

Madu merupakan salah satu hasil hutan non kayu yang sudah lama dimanfaatkan di Indonesia. Salah satu jenis lebah penghasil madu yang ada di Indonesia adalah lebah trigona. Madu merupakan salah satu sumber daya yang potensial untuk dikembangkan budidayanya, hal ini disebabkan nilai jual madu yang tinggi dan pakan lebah yang melimpah. Usaha lebah madu dapat dijadikan sebagai sumber pendapatan masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar kontribusi budidaya lebah madu terhadap pendapatan masyarakat. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari sampai Juli 2023 dengan menggunakan metode wawancara terhadap seluruh responden. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata total pendapatan petani sebesar Rp18.993.235/tahun, dimana pendapatan petani dari madu sebesar Rp5.264.706/tahun. Sedangkan rata-rata pendapatan dari tanaman hortikultura sebesar Rp 13.728.529/tahun, sehingga diperoleh kontribusi budidaya lebah madu sebesar 27,7%. Kontribusi pendapatan lebah madu lebih rendah dibandingkan pendapatan tanaman hortikultura. Hal ini disebabkan jumlah madu yang dipanen sangat bergantung pada jumlah stup, dimana jumlah produksi pada setiap stup hanya 1 kg. Petani lebah madu di Desa Abenggi Kecamatan Landono Kabupaten Konawe Selatan cenderung mempunyai stup yang sedikit sehingga jumlah madu yang dihasilkan juga sedikit. Oleh karena itu, semakin banyak stup yang diberikan maka akan semakin banyak pula madu yang dihasilkan
Identification of Orangutan Nest Tree Types (Pongo pygmaeus) in KHDTK Mungku Baru, Palangka Raya, Central Kalimantan: IDENTIFIKASI JENIS POHON SARANG ORANGUTAN (Pongo Pygmaeus) DI KHDTK MUNGKU BARU, PALANGKA RAYA, KALIMANTAN TENGAH Ardiyansyah Purnama; Mariaty Mariaty; Armadiyanto Armadiyanto
Jurnal Celebica : Jurnal Kehutanan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2024): Celebica Jurnal Kehutanan Indonesia
Publisher : Jurusan Kehutanan -FHIL-UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jc.v5i1.88

Abstract

Muhammadiyah University of Palangkaraya has a KHDTK covering an area of ​​4,910 ha. However, research on Orangutan is still very minimal and limited to KHDTK Mungku Baru. Therefore, this research aims to determine several trees used for habitat and food for orangutans (Pongo pygmaeus) in KHDTK Mungku Baru, Palangka Raya City, Central Kalimantan. Observations from research on Orangutan (P. pygmaeus) nests showed that there were 19 nests from 27 tree species identified in 9 different tree species, dominated by Meranti (Shorea) and Guava (Syszgium) trees. Characteristics of Orangutan (P. pygmaeus) nests: There are 5 types of nests, namely types A, B, C, D and E.

Page 4 of 10 | Total Record : 92