cover
Contact Name
Fahrullah
Contact Email
bnjakys@gmail.com
Phone
+6285250916350
Journal Mail Official
bnjakys@gmail.com
Editorial Address
https://bnj.akys.ac.id/BNJ/about/editorialTeam
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Borneo Nursing Journal
ISSN : 26855054     EISSN : 26548453     DOI : https://doi.org/10.61878/bnj.
Core Subject : Health, Science,
Borneo Nursing Journal (BNJ) adalah jurnal yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun oleh Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yarsi Pontianak. Adapun ruang lingkup/topik dalam BNJ adalah bidang Keperawatan. Dalam setiap edisinya, BNJ menerbitkan minimal 5 naskah hasil penelitian dan satu artikel editorial notes. Penulis yang dapat mengirimkan artikel ke BNJ tidak dibatasi hanya pada tenaga pengajar Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda saja, tetapi penulis yang berasal dari perguruan tinggi lain pun dapat mengirimkan manuskrip. Setiap manuskrip yang masuk akan di-review oleh reviewer yang memiliki berbagai macam latar belakang keilmuan yang relevan dengan topik manuskrip.
Articles 127 Documents
Search results for , issue "vol. 8 no. 2b (2026)" : 127 Documents clear
Hubungan Durasi Puasa Terhadap Kejadian Mual Muntah (PONV) Pada Pasien Elektif Post Operasi Dengan Anestesi Umum Devi Ayu Putri Aryandani; Supono; Kissa Bahari; Tri Nataliswati
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1098

Abstract

Puasa praoperasi merupakan prosedur standar untuk mencegah aspirasi selama anestesi umum. Namun, durasi puasa yang terlalu panjang dapat menimbulkan ketidaknyamanan dan meningkatkan risiko komplikasi pascaoperasi, salah satunya Postoperative Nausea and Vomiting (PONV). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara durasi puasa dengan kejadian PONV pada pasien elektif yang menjalani anestesi umum di RSI Aisyiyah Malang. Penelitian menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari pasien elektif yang menjalani anestesi umum dan memenuhi kriteria inklusi, dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian meliputi lembar observasi demografi serta kuesioner Rhodes Index of Nausea, Vomiting, and Retching (RINVR) untuk menilai PONV. Analisis data dilakukan menggunakan uji Rank Spearman. Sebagian besar pasien dengan durasi puasa 6–8 jam menunjukkan insidensi PONV lebih rendah dibandingkan pasien dengan durasi puasa lebih dari 8 jam. Uji statistik Rank Spearman menunjukkan adanya hubungan signifikan antara durasi puasa dengan kejadian PONV (p < 0,05). Durasi puasa praoperasi yang sesuai rekomendasi (6–8 jam) terbukti dapat menurunkan risiko PONV pada pasien elektif dengan anestesi umum. Temuan ini menegaskan untuk memperhatikan ketepatan durasi puasa pasien sesuai yang di anjurkan bagi pasien yang akan melakukan operasi dengan anestesi umum, serta memperhatikan tentang kondisi atau kenyamanan pasien post operasi.
Asuhan Kebidanan pada Ibu Hamil dengan Hipertensi Gestasional, Usia Maternal ≥ 35 Tahun, Grand Multiparitas, dan Ketidakpatuhan Antenatal Care Nabella Rahmadhani; Astuti Setiyani; Suparji Suparji; Nana Usnawati
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1193

Abstract

Hipertensi gestasional perlu dipantau secara berkelanjutan karena kondisi ibu dapat berubah meskipun keluhan sempat membaik. Risiko menjadi lebih kompleks ketika hipertensi terjadi pada ibu berusia lanjut, dengan riwayat persalinan berulang, dan kunjungan Antenatal Care (ANC) yang tidak teratur. Laporan kasus ini menggambarkan asuhan kebidanan pada Ny. M, usia 40 tahun, G5P4A0, usia kehamilan 28–29 minggu, yang dipantau dalam sembilan kunjungan selama Februari 2026. Data diperoleh melalui anamnesis, pemeriksaan fisik dan obstetri, telaah dokumentasi, serta pemantauan serial tekanan darah dan denyut jantung janin. Pada kunjungan pertama, tekanan darah ibu 160/100 mmHg, disertai pusing, edema tungkai + 1, varises vagina, riwayat ANC tidak lengkap, dan skor Kartu Skor Poedji Rochjati 10. Selama pemantauan, tekanan darah berada pada rentang 128–160/90–110 mmHg, sedangkan DJJ berkisar 132–161 kali/menit. Asuhan difokuskan pada pemantauan kondisi ibu dan janin, pengenalan tanda bahaya, pengurangan asupan garam, istirahat cukup, kepatuhan terhadap terapi dokter, persiapan persalinan, dan penguatan kunjungan ANC. Pada kunjungan terakhir, tekanan darah meningkat menjadi 155/100 mmHg, edema bertambah menjadi + 2, serta muncul sesak napas dan pandangan kabur. Ibu kemudian diarahkan ke fasilitas rujukan untuk pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut. Pemantauan yang dilakukan secara berkesinambungan membantu mengenali pola perubahan klinis dan mendukung keputusan rujukan pada waktu yang tepat.
Tingkat Kecemasan dengan Kualitas Tidur Pasien Praoperasi Fraktur di RSUD Dr. Moewardi Surakarta Bagus Jagad Prakosa; Mursudarinah Mursudarinah; Agung Widiastuti
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1215

Abstract

Latar belakang: Kecemasan merupakan respons psikologis yang sering dialami pasien sebelum menjalani tindakan pembedahan, termasuk pada pasien Praoperasi fraktur. Kondisi kecemasan dapat memengaruhi kualitas tidur sehingga berpotensi mengganggu kondisi fisik maupun psikologis pasien serta kesiapan dalam menghadapi operasi. Kualitas tidur yang buruk pada pasien Praoperasi dapat memperlambat proses pemulihan dan meningkatkan komplikasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan dengan kualitas tidur pada pasien Praoperasi fraktur di RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif analitik menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 51 responden yang dipilih menggunakan teknik Purposive sampling. Tingkat kecemasan diukur menggunakan instrumen Amsterdam Preoperative Anxiety and Information Scale (APAIS), sedangkan kualitas tidur diukur menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Analisis data dilakukan menggunakan uji Spearman Rank penelitian menunjukkan sebagian besar responden mengalami kecemasan sedang sebanyak 23 responden (45,1%), sedangkan kualitas tidur buruk dialami oleh 43 responden (84,3%). Hasil: Hasil analisis menggunakan uji Spearman Rank menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kecemasan dengan kualitas tidur pada pasien Praoperasi fraktur dengan nilai p 0,000 (p 0,05) dan korelasi r 0,646, yang menunjukkan kekuatan hubungan kuat dengan arah hubungan positif. Kesimpulan: Disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara tingkat kecemasan dengan kualitas tidur pada pasien Praoperasi fraktur di RSUD Dr. Moewardi Surakarta.
Dukungan Emosional dan Sosial Keluarga dengan Anak Down Syndrome: Studi Fenomenologi Winta Noviyana; Totok Wahyudi; Rovica Probowati
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1219

Abstract

Pengasuhan anak dengan Down Syndrome memberikan dinamika dan tantangan psikososial yang kompleks bagi system keluarga, khususnya ibu sebagai pengasuh utama. Pemahaman mendalam mengenai proses adaptasi, dukungan keluarga, dan ketahanan pengasuhan sangat krusial dalam merancang intervensi keperawatan keluarga holistic. Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam pengalaman keluarga, proses adaptasi, bentuk dukungan, serta ketahanan psikososial ibu dalam merawat anak dengan Down Syndrome. Penelitian kualitatif deskriptif fenomenologi ini melibatkan 4 partisipan 2 keluarga yang memiliki anak Down Syndrome usia 9 dan 10 tahun di kota Surakarta. Pengumpulan data melalui wawancara mendalam (in-depth interview) hingga mencapai kejenuhan data (data saturation). Transkip analisis tematik dilakukan untuk mengekstrak tema-tema utama. Analisis tematik mengahsilkan empat tema utama, yaitu: (1) Proses adaptasi keluarga yang berkembang bertahap dari reaksi emosional awal (kejutan/kebingungan) menuju penerimaan realistis dan penyesuaian peran; (2) Dukungan berkelanjutan dalam mengoktimalkan tumbuh kembang serta kemandirian anak; (3) peran sentral dalam ikatan emosional ibu sebagai pengasuh utama (Primary Caregiver); serta (4) Ketahanan psikososial ibu dalam menghadapi beban pengasuhan, hambatan komunikasi, dan syigma lingkungan sosial. Adaptasi dan ketahanan keluarga dibangun melalui interaksi emosional yang solid, strategi coping berbasis spiritual, serta stimulasi berkelanjutan. Hasil penelitian ini merekomendasikan penerapan modul intervensi berbasis Family Centered Care (FCC) dalam praktik keperawatan anak dan komunitas.
Sistem Informasi Pemasaran Rumah di Putri Nusantara Residence Lahat Berbasis Web Lendy Rahmadi; Kusnita Yusmiarti; Johan Dwi Anggara
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1222

Abstract

PT. Putri Nusantara Sejahtera merupakan perusahaan pengembang perumahan di Pagar Agung, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, yang masih menerapkan pemasaran rumah secara manual. Calon konsumen harus datang langsung ke lokasi atau menghubungi pihak marketing untuk memperoleh informasi mengenai harga, tipe, dan spesifikasi rumah, sehingga prosesnya kurang efisien. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sistem informasi pemasaran rumah berbasis web yang mampu menyajikan informasi properti secara cepat, lengkap, dan mudah diakses. Pengembangan sistem menggunakan metode System Development Life Cycle (SDLC) dengan tahapan requirement, design, implementation, testing, dan maintenance. Perancangan sistem menggunakan Data Flow Diagram (DFD) dan Entity Relationship Diagram (ERD). Sistem dibangun menggunakan PHP dan MySQL serta diuji dengan metode Black Box Testing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu menyajikan informasi harga, tipe, dan spesifikasi rumah, menyediakan fitur simulasi Kredit Pemilikan Rumah (KPR), serta mendukung pengelolaan data oleh admin. Hasil pengujian menunjukkan seluruh fungsi sistem berjalan sesuai harapan dan hasil validasi ahli menyatakan sistem layak untuk diimplementasikan. Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pemasaran serta mempermudah calon konsumen dalam memperoleh informasi perumahan.
Pengelolaan Limbah Medis Padat Infeksius di RSU GMIM Kalooran Amurang Dullsherina Adinda Sarah Pangkey; Woodford Baren Solaiman Joseph; Oksfriani Jufri Sumampouw
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1225

Abstract

Limbah medis padat infeksius yang tidak dikelola sesuai standar dapat meningkatkan risiko pajanan bagi petugas, pasien, masyarakat, dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan jenis, lokasi, serta proses pengelolaan limbah medis padat infeksius di RSU GMIM Kalooran Amurang. Penelitian menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada Januari-Maret 2026. Empat informan dipilih secara purposive, terdiri atas wakil direktur, petugas sanitarian/kepala pengelolaan limbah medis, dan dua perawat. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dokumentasi, dan telaah standar operasional prosedur, kemudian dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta divalidasi melalui triangulasi sumber dan metode. Limbah infeksius dihasilkan dari ruang rawat inap, instalasi gawat darurat, laboratorium, ruang operasi, dan poliklinik, terutama berupa perban dan kasa, sarung tangan, masker, kapas, kateter, selang infus, plester, alat pelindung diri sekali pakai, dan jarum suntik. Pemilahan dan pengemasan telah berjalan baik melalui penggunaan kantong kuning, kantong hitam untuk limbah non-infeksius, serta safety box. Pengumpulan dilakukan setiap hari, tetapi alat pelindung diri belum lengkap dan troli tidak digunakan. TPS limbah B3 telah berizin, namun pemeriksaan kemasan dan disinfeksi belum rutin, penyimpanan melebihi 48 jam, kapasitas terlampaui, dan pintu tidak selalu dapat dikunci. Pengangkutan bergantung pada pihak ketiga dengan jadwal tidak menentu sehingga memicu penumpukan. Keterbatasan penelitian ialah hanya dilakukan pada satu rumah sakit dan tidak mengukur volume limbah maupun tahap pengelolaan akhir. Disimpulkan bahwa pengelolaan telah dilaksanakan, tetapi belum sepenuhnya memenuhi standar, terutama pada tahap pengumpulan, penyimpanan, dan pengangkutan.
Hubungan Pola Asuh Ibu Dalam Pemberian Makan Terhadap Kejadian Picky Eating Anak Usia Pra Sekolah Aninta Surgiyan Dini; Khoirun Nisa Alfitri; Silvi Lailatul Mahfida
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1228

Abstract

Pola asuh ibu dalam menyajikan makan merupakan salah satu faktor penting yang berperan dalam membentuk perilaku makan anak sejak dini. Penerapan pola asuh yang tidak tepat diduga berkontribusi terhadap munculnya perilaku pilih-pilih makan pada anak usia dini, yang selanjutnya dapat menyebabkan gangguan tumbuh kembang anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pola asuh ibu dalam memberikan makan dengan kejadian picky feeding anak usia dini. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional . Populasi penelitian mencakup seluruh ibu yang memiliki anak usia 2-6 tahun di wilayah kerja Puskesmas Gamping I. Sebanyak 99 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Kriteria inklusi meliputi ibu yang memiliki anak usia 2-6 tahun, berdomisili di wilayah kerja Puskesmas Gamping I, mampu membaca dan menulis, serta bersedia berpartisipasi dalam penelitian dengan menandatangani informed consent . Kriteria eksklusi meliputi ibu dengan keterbatasan kesehatan fisik atau mental, anak dengan alergi makanan berat, anak dengan gangguan perkembangan, serta anak yang datang ke posyandu tidak bersama ibu. Pola asuh ibu dalam memberikan makan diukur dengan Caregiver's Feeding Styles Questionnaire (CFSQ), dan perilaku picky feeding diukur menggunakan Children's Eating Behavior Questionnaire (CEBQ). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu menerapkan pola pengasuhan demokratis (30,30%), pengabaian (25,25%), otoriter (23,23%), dan permisif (21,21%). Kejadian picky eater ditemukan pada 70,71% anak. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value sebesar 0,004 (p < 0,05) yang berarti terdapat hubungan yang bermakna antara pola asuh ibu dalam memberikan makan terhadap kejadian picky feeding anak usia dini. Tingginya prevalensi picky eater pada anak membuktikan bahwa perlunya edukasi kepada ibu tentang penerapan pola asuh yang seimbang antara kontrol dan tanggung jawab.
Pengaruh Inovasi Media Edukasi Berbasis Mobile Learning Terhadap Kesiapsiagaan Bencana Gempa Bumi Pada Tenaga Pengajar Di TK ABA Kecamatan Piyungan Dinna Azzahra; Endah Tri Wulandari; Heri Puspito
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1230

Abstract

Latar Belakang: Kecamatan Piyungan merupakan wilayah rawan gempa bumi di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Fenomena rendahnya kesiapsiagaan guru TK terhadap bencana telah dibuktikan oleh beberapa penelitian, di antaranya Solfiah et al. (2019) yang menemukan bahwa tingkat kesiapsiagaan guru TK hanya mencapai 30,26% dengan kategori kurang. Hal ini diperkuat oleh Lee et al. (2023) yang melaporkan skor kesiapsiagaan guru PAUD berada pada kategori sedang dengan rata-rata 61,0 dari 100, serta Kawasaki et al. (2022) yang menyatakan bahwa 62,3% sekolah belum siap dijadikan tempat evakuasi saat bencana. Tujuan: Mengetahui pengaruh inovasi media edukasi berbasis Mobile learning terhadap kesiapsiagaan bencana gempa bumi pada tenaga pengajar di TK ABA Kecamatan Piyungan. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 35 responden yang diambil menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner kesiapsiagaan bencana gempa bumi dengan 30 butir pernyataan berskala Likert. Analisis data menggunakan Uji Wilcoxon Signed Ranks Test. Hasil: Sebelum intervensi, sebagian besar responden berada pada kategori Hampir Siap dan tidak ada yang mencapai kategori Siap maupun Sangat Siap. Setelah intervensi, mayoritas responden meningkat ke kategori Sangat Siap (57,1%), dengan kategori paling sedikit adalah Hampir Siap (11,4%). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai Z = -5,596 dengan nilai p = 0,001 (p < 0,05). Simpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan media edukasi berbasis Mobile learning terhadap kesiapsiagaan bencana gempa bumi pada tenaga pengajar di TK ABA Kecamatan Piyungan. Saran: Tenaga pengajar diharapkan memanfaatkan Mobile learning secara berkelanjutan, lembaga pendidikan dan pemerintah daerah disarankan mengintegrasikannya dalam program pelatihan formal, serta peneliti selanjutnya disarankan menggunakan desain dengan kelompok kontrol. Kata Kunci: Gempa Bumi, Kesiapsiagaan Bencana, Mobile learning, Tenaga Pengajar TK Daftar Pustaka: 69 pustaka (2018–2026)
Perbedaan Pengaruh Latihan Isotonik Dan Latihan Isometrik Terhadap Penurunan Lingkar Perut Pada Remaja Putri Di Kota Yogyakarta Annisa Putri Ramadhani; Razany Fauziah Alboneh; Nindha Prabaningrum
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1233

Abstract

Obesitas sentral pada remaja putri merupakan salah satu masalah kesehatan yangditandai dengan peningkatan lingkar perut dan dapat meningkatkan risiko berbagai penyakitmetabolik. Latihan isotonik dan latihan isometrik merupakan bentuk latihan yang dapat meningkatkanpengeluaran energi, memperkuat otot inti, serta membantu menurunkan lingkar perut. Namun,pengaruh kedua jenis latihan tersebut masih perlu dibandingkan. Tujuan: Mengetahui pengaruhlatihan isotonik dan latihan isometrik terhadap penurunan lingkar perut pada remaja putri sertamembandingkan pengaruh kedua jenis latihan tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan desainquasi experimental dengan rancangan pre-test and post-test two group design. Sampel penelitianberjumlah 36 remaja putri yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok latihan isotonik (n=18)dan kelompok latihan isometrik (n=18). Kelompok latihan isotonik diberikan intervensi sebanyak 3kali per minggu, sedangkan kelompok latihan isometrik diberikan intervensi sebanyak 5 kali perminggu selama 4 minggu. Pengukuran lingkar perut dilakukan sebelum dan sesudah intervensimenggunakan pita ukur (midline). Analisis data menggunakan uji Shapiro-Wilk Test, Levene&#39;s Test,Wilcoxon Signed-Rank Test, serta Mann-Whitney U Test sesuai distribusi data. Hasil: Hasil penelitianmenunjukkan bahwa latihan isotonik maupun latihan isometrik memberikan pengaruh yang signifikanterhadap penurunan lingkar perut pada remaja putri (p&lt;0,05). Namun, hasil uji perbandingan antarkelompok menunjukkan tidak terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara latihan isotonik danlatihan isometrik terhadap penurunan lingkar perut (p&gt;0,05). Kesimpulan: Latihan isotonik danlatihan isometrik sama-sama berpengaruh dalam menurunkan lingkar perut pada remaja putri, namuntidak terdapat perbedaan pengaruh yang bermakna di antara kedua jenis latihan tersebut. Kedua latihandapat dijadikan sebagai alternatif latihan untuk membantu menurunkan lingkar perut pada remajaputri.
Pengalaman Anak Usia Sekolah Dasar dalam Menghadapi Menarche Dini tentang Respon Fisik, Psikologis, dan Sosial Ayuna Khaina; Siti Sholihat
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1234

Abstract

Latar Belakang: Menarche dini yang dialami oleh anak usia sekolah dasar memunculkan tantangan adaptasi yang kompleks akibat ketidakseimbangan antara kematangan fungsi reproduksi biologis dengan kesiapan kognitif serta emosional anak. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam pengalaman anak perempuan usia sekolah dasar (9–10 tahun) dalam menghadapi Menarche dini ditinjau dari aspek respon fisik, psikologis, dan sosial. Metode: Penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi deskriptif ini melibatkan 10 partisipan siswi SDN Mekarjaya 7 Kota Depok yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam (in–depth interview ) berpedoman dan catatan lapangan. Analisis data menerapkan metode Colaizzi dan John W. Creswell. Triangulasi sumber dilakukan kepada orang tua dan guru untuk menjamin kredibilitas data. Hasil: Penelitian mengidentifikasi tiga tema utama: (1) Respon fisik, meliputi munculnya dismenore primer (kram abdomen melilit), gejala sistemik (pusing, pegal ekstremitas, lemas), sensasi mengganjal saat menggunakan pembalut, serta koping fisik sederhana berupa kompres air hangat; (2) Respon psikologis dan emosional, ditandai oleh reaksi afektif awal (syok, kaget, bingung), distres emosional (menangis), dan ketidakstabilan suasana hati (Mood Swing/marah); (3) Respon sosial, mencakup pentingnya bimbingan edukasi kebersihan menstruasi berbasis keluarga (ibu/kakak), reaksi keterkejutan teman sebaya, keterbukaan status haid akibat pembatasan ibadah di sekolah, serta munculnya perasaan terasing akibat terbatasnya aktivitas bermain. Kesimpulan: Menarche dini menimbulkan dampak holistik biopsikososial yang memerlukan mekanisme pendampingan yang peka dan terintegrasi dari lingkungan keluarga serta ekosistem sekolah.

Page 1 of 13 | Total Record : 127