Frame: Jurnal Ilmiah Mahasiswa
FRAME (Jurnal Imiah Mahasiswa) menerbitkan naskah asli yang berkaitan dengan hal-hal berikut: konseling sekolah; konseling karir; konseling pasangan, pernikahan, dan keluarga; kesehatan mental; pengawasan konseling; pengembangan teori; etika konseling profesional; konseling internasional dan isu-isu multikultural; aplikasi program; dan ulasan integratif dari konseling dan bidang terkait.
Articles
58 Documents
PERILAKU CYBERBULLYING DENGAN TEKNIK RESTRUKTURISASI KOGNITIF (Studi Kasus Pada Remaja Siswa Di SMA Negeri 3 Lasalimu)
Ruslan;
Ria Safaria Sadif
Frame (Jurnal Ilmiah Mahasiswa) Vol. 2 No. 02 (2023): FRAME (Jurnal Imiah Mahasiswa)
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35326/frame.v2i02.4989
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) gambaran perilaku cyberbullying siswa di SMA Negeri 3 Lasalimu, 2) penyebabkan perilaku cyberbullying siswa di SMA Negeri 3 Lasalimu, 3) penanganan dalam mengatasi perilaku cyberbullying siswa di SMA Negeri 3 Lasalimu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus (case study). Subjek penelitian ada satu orang remaja SMA Negeri 3 Lasalimu yang berinisial AR. Pengumpulan data dengan menggunakan wawancara, pedoman observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Perilaku cyberbullying yang dilakukan oleh AR adalah flaming dan harrasement. 2) Faktor yang memengaruhi perilaku cyberbullying AR yaitu itensitas penggunaa sosial media, kurangnya perhatian keluarga. 3) Penanganan perilaku cyberbullying pada konseli dilakukan dengan menggunakan teknik restrukturisasi kognitif terdiri atas 6 tahap yaitu rational treatment, identifikasi pikiran kedalam situasi, Pengenalan dan latihan coping thought, Peralihan pikiran negative ke coping tought, Latihan penguatan positif, dan evaluasi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa setelah diberikan Setelah diberikan teknik restrukturisasi kognitif maka perubahan pikiran konseli dari irrasional ke rasional..
EFEKTIVITAS BIMBINGAN KELOMPOK MELALUI TEKNIK MODELING SIMBOLIK UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA KELAS VII DI SMP NEGERI 1 KAMBOWA
Meki Srya Wati Tamsir;
Samsaifil
Frame (Jurnal Ilmiah Mahasiswa) Vol. 2 No. 02 (2023): FRAME (Jurnal Imiah Mahasiswa)
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35326/frame.v2i02.4990
Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas bimbingan kelompok dengan teknik modeling untuk meningkatkan minat belajar siswa. Rendahnya minat belajar siswa menjadi dasar dalam penelitian ini. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif demgan desain pre experimental: one grup pretest-posttest design dan. Populasi dalam penelitian ini 29 siswa yang terdiri dari 3 kelas yaitu kelas VII A VII C 29 siswa. Teknik sampling menggunkan sampling purpove dengan sampel 12 siswa. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan uji wilcoxon. Penelitian ini menunjukkan: 1) gambaran umum minat belajar siswa kelas VII SMP Negeri 1 Kambowa; 2) adanya peningkatan minat belajar siswa berdasarkan uji Wilcoxon sebesar 0,002 pada taraf signifikan nilai 0,05 (p<0,05); 3) bimbingan kelompok teknik Modeling simbolik terbukti efektif untuk meninggkatkan minat belajar siswa
EFEKTIVITAS LAYANAN KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK ASSERTIVE TRAINING UNTUK MENINGKATKAN RESILIENSI DIRI KORBAN CYBERBULLYING DI SMA NEGERI 3 BAUBAU
Nani Maharani;
Unhaluddin T. Kurniawan
Frame (Jurnal Ilmiah Mahasiswa) Vol. 2 No. 02 (2023): FRAME (Jurnal Imiah Mahasiswa)
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35326/frame.v2i02.4991
Penelitian ini bertujuan menguji efektifitas konseling kelompok dengan teknik assertive training untuk meningkatkan resiliensi diri korban cyberbullying pada siswa, penedektan penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif, metode penelitian, Pre-experimental desain one group pretest- posttest design. Populasi penelitian ini yaitu X IPA. A SMA Negeri 3 Baubau. Teknik pengambilan sampel di lakukan mengunakan teknik sampling purposive dengan sampel penelitian 10 siswa. Hasil pretest dan posttest menunjukan nilai nilai Asymp. Sig. ( 2-tailed ) probabilitas 0.005 pada taraf signifikasi nilai 0.05 (p<0,05), dengan hasil tersebut menunjukan adannya perbedaan anatara pretest dan posttest. Penelitian ini mengunakan uji hipotesis dengan mengunkan uji Wilcoxon dengan taraf singnifikasi p < 0,05. Hasil penelitian dan analisis melalui konseling kelompok dengan teknik assertive training terbukti efektif untuk meningkatkan resiliensi diri korban cyeberbullying dan dapat di jadikan sebagai informasi bagi guru bimbingan dan konseling dalam upaya meningkatkan resiliensi diri korban cyeberbullying siswa melalui layanan konseling kelompok dengan memanfaatkan teknik assertive training
EFEKTIVITAS KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 TOMIA
Ica Saputra;
Rosmawati Taherong
Frame (Jurnal Ilmiah Mahasiswa) Vol. 2 No. 02 (2023): FRAME (Jurnal Imiah Mahasiswa)
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35326/frame.v2i02.4992
Penelitian ini bertujuan untuk menguji konseling kelompok dengan teknik mind mapping untuk meningkatkan kemandirian belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Tomia. Metode penelitian menggunakan experimental dengan desain penelitian PreExperimental Desain: One Group Pretest-posttest design dan menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini 27 siswa, sampel penelitian ini dengan teknik pengumpulan data menggunakan skala kemandirian belajar berjumlah 5 orang siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Sampling purposive. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon. Hasil Teknik pengumpulan data menggunakan skala kemandirian belajar. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan antara nilai pre-test dan posttest, dimana skala pretest diperoleh 5 siswa (100%) mengalami kemandirian belajar yang rendah dan skala posttest menunjukan adanya kategori tinggi 1 siswa dengan persentasi (20%), kategori sedang terdapat 3 siswa dengan persentasi (60%), dan kategori rendah terdapat 1 siswa dengan persentasi (20%). Sehingg hasil analisis uji wilcoxon menunjukkan nilai asymp. Sig. (2-tailer) 0,005<0.05, dengan demikian konseling kelompok dengan teknik mind mapping efektif meningkatkan kemandirian belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Tomia
EFEKTIVITAS KONSELING KELOMPOK DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK RELAKSASI UNTUK MENGURANGI KEJENUHAN BELAJAR SISWA SMP NEGERI 45 BUTON
Indri;
Maria Ulfa
Frame (Jurnal Ilmiah Mahasiswa) Vol. 2 No. 02 (2023): FRAME (Jurnal Imiah Mahasiswa)
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35326/frame.v2i02.4993
Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas konseling kelompok teknik relaksasi untuk mengurangi kejenuhan belajarsiswa kelas VIII SMP Negeri 45 Buton. Metode penelitian menggunakan experimental dengan desain penelitian Pre Experimental Desain: One Group Pretest-Posttest design dan menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini 21 siswa dan sampel dalam penelitian ini 9 siswa maka teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara dan skala kejenuhan belajar. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon.Adapun hasil penelitian mengalami pengurangan kejenuhan belajar siswa dapat lihat berdasarkan hasilpre-test dalam penelitian ini memperoleh nilai rat-rata 28,06%. Dan nilai rata-rata hasil post-test 18,95%.Hasil analisis uji test statistik uji wilcoxon masing-masing pretest danposttest menunjukkan nilai Z (-2.668a) dan pada nilaiAsymp. Sig (2-tailed) sebesar 0.008< 0.05 atau (p<0.05), yang berarti ada perbedaan yang signifikan pada pengisisan skala kejenuhan belajar siswa sebelum diberikan konseling kelompokteknik relaksasi(pretest) dan setelah diberikan konseling kelompok teknik relaksasi(posttest).sehingga konseling kelompokteknik relaksasi efektif mengurangi kejenuhan belajar pada siswa kelas VIII SMP Negeri 45 Buton
EFEKTIVITAS KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK SELF MANAGEMENT UNTUK MENGURANGI KECENDERUNGAN PERILAKU MEMBOLOS SISWA SMP NEGERI 2 BATUATAS
Sunarti Kaimudin;
Rasman Sastra Wijaya
Frame (Jurnal Ilmiah Mahasiswa) Vol. 2 No. 02 (2023): FRAME (Jurnal Imiah Mahasiswa)
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35326/frame.v2i02.4994
Penelitian ini bertujuan untuk menguji Efektivitas Konseling Kelompok Dengan Teknik Self Management UntukMengurangi Kecenderungan Perilaku Membolos Siswa. Metode penelitian menggunakan experimental dengan desain penelitian Pre Experimental Desain: One Group Pretest-Posttest design dan menggunakan pendekatan kuantitatif.Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan siswa kelas VII di SMP Negeri 2 Batuatas yang berjumlah 22siswa, dan sampel dalam penelitian ini 6 siswa teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara dan skala kecenderungan perilaku membolos. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon. Adapun hasil dalam penelitian ini mengalami pengurangan kecenderungan perilaku membolos dapat dilihat pada skor pretest 597 atau rata-rata atau mean 99,5 , dan skor pada posttest 379 atau nilai rata- rata atau mean 63,1. Hasil analisis uji test statistik uji wilcoxon masing-masing pretest danposttest menunjukkan nilai Z (-2.264a) dan pada nilaiAsymp. Sig (2-tailed) sebesar 0.004< 0.05 atau (p<0.05), yang berarti ada perbedaan yang signifikan pada pengisisan skala perilaku membolos siswa sebelum diberikan konseling kelompok teknik self management (pretest) dan setelah diberikan konseling kelompok teknik self management (posttest).
Efektivitas Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Bibliocounseling Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas VIII Di SMP Negeri 4 Baubau
sri rezeky;
Samsaifil
Frame (Jurnal Ilmiah Mahasiswa) Vol. 3 No. 01 (2024): FRAME (Jurnal Ilmiah Mahasiswa)
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35326/frame.v3i01.5521
This study aims to examine group guidance with Bibliocounseling techniques to increase students' learning motivation. The main problem in this study is the effectiveness of group guidance services with Bibliocounseling techniques to increase student learning motivation in class VIII SMP Negeri 4 Baubau. The research method used Pre-Experimental with the form of One-Group Pretest-Postest Design: One-Group Pretest-Postest Design and used a quantitative approach. The population in this study was 24 students. The sampling technique used purposive sampling technique with a sample of 12 students. The data analysis technique in this study used the Wilcoxon test. This research resulted in: 1) General profile of Learning Motivation of Class VIII Students of SMP Negeri 4 Baubau: 2) Students' learning motivation has increased based on the wilcoxon test of 0.028 at a significant level of value <0.05 or (p<0.05),; 3) group guidance Bibliocounseling techniques proved effective for increasing student learning motivation.
Efektivitas Layanan Bimbingan Kelompok Melalui Media Tiktok Untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa Kelas X SMK Negeri 2 Baubau
Hesti;
Maria Ulfa
Frame (Jurnal Ilmiah Mahasiswa) Vol. 3 No. 01 (2024): FRAME (Jurnal Ilmiah Mahasiswa)
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35326/frame.v3i01.5690
Abstrak: Kepercayaan diri merupakan keyakinan yang berkaitan dengan kemampuan dan harga diri yang kuat. Banyak siswa yang memiliki kepercayaan diri rendah yang ditemukan pada siswa Kelas X SMK Negeri 2 Baubau, sehingga untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa menggunakan layanan bimbingan kelompok melalui media Tiktok. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) untuk mengetahui gambaran umum kepercayaan diri siswa kelas X SMK Negeri 2 Baubau, (2) untuk mengetahui pelaksanaan layanan bimbingna kelompok melalui media Tiktok untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa kelas X SMK Negeri 2 Baubau, (3) untuk mengetahui efektivitas layanan bimbingan kelompok melalui media Tiktok untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa kelas X SMK Negeri 2 Baubau. Pendekatan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian One group pretest-posttest. Subjek penelitian ini terdiri dari 10 siswa kelas X SMK Negeri 2 Baubau yang memiliki kepercayaan diri rendah. Metode pengumpulan data yang digunkan yaitu skala pengukuran dengan menggunakan skala linkert sedangkan teknik analisis data yang digunakan uji wilcoxon statistic non parametric. Hasil penelitian menunjukkan nilai Asymp.sig.(2-tailed) sebesar 0,005<0,05 atau (p<0,05), dengan hasil tersebut menunjukan bahwa ada perbedaan yang sebelum di berikan treatmen (pretetst) dan setelah diberikan treatmen (post-test), sehingga layanan bimbingan kelompok melalui media Tiktok efektif dapat meningkatkan kepercayaan diri siswa kelas X SMK Negeri 2 Baubau. Kata Kunci: Kepercayaan Diri, Bimbingan Kelompok, Tiktok
Efektivitas Layanan Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Cognitive Restructuring Untuk Meningkatkan Motivasi Intrinsik Dalam Belajar Siswa XI SMA Negeri 3 Lakudo
AMILDA RAHIM;
Rasman Sastra Wijaya
Frame (Jurnal Ilmiah Mahasiswa) Vol. 3 No. 01 (2024): FRAME (Jurnal Ilmiah Mahasiswa)
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35326/frame.v3i01.5710
Penelitian ini bertujuan untuk menguji Layanan Bimbingan Kelompok menggunakan Teknik Restrukturisasi Kognitif Untuk Meningkatkan Motivasi Intrinsik Dalam Belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kuantitatif dengan desain penelitian Pre Eksperimental One-Group Pretest-Posttest Desain . Populasi penelitian 48 Siswa i dari 2 kelas yaitu kelas IPA 23 Siswa dan kelas IPS 25 Siswa. Teknik sampling menggunakan Sampling Non Pribabilitas dengan jenis Purposive Sampling yang terdiri dari 8 siswa kategori rendah motivasi intrinsik dalam belajar yang diberikan bimbingan kelompok dengan teknik rekonstruksi kognitif . Teknik analisis data menggunakan data kuantitatif dengan Statistik Non Parametrik uji Analisis Wilcoxon Signed-Rank . nilai pre-test yang diperoleh menunjukkan 100% dengan jumlah 8 siswa kategori rendah motivasi intrinsik dalam belajar dan hasil Post-test pada kategori sedang 5 siswa dengan persentase 62,5% dan 3 siswa dengan persentase 37,5% kategori tinggi. Hasil analisis uji Wilcoxon Signed-Rank menggunakan SPSS 2021 menunjukkan nilai Asymp. Sig(2-tailed) 0.012 atau p<0.05 dengan nilai Z -2.524, maka dapat disimpulkan bahwa pemberian layanan bimbingan kelompok dengan teknik rekonstruksi kognitif juga dapat meningkatkan motivasi intrinsik dalam belajar siswa.
Meningkatkan Etika berkomunikasi di Media Sosial Siswa Kelas VIII SMP Negeri 7 Baubau Dengan Bimbingan kelompok Media Audio Visual
Aldy Arya Nesta;
Ria Safaria Sadif
Frame (Jurnal Ilmiah Mahasiswa) Vol. 3 No. 01 (2024): FRAME (Jurnal Ilmiah Mahasiswa)
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35326/frame.v3i01.5711
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran umum etika berkomunikasi di media sosial siswa SMP Negeri 7 Baubau kelas VIII dan juga bagaimana keefetivan bimbingan kelompok dengan media audio visual dapat meningkatkan etika berkomunikasi di media sosial siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Baubau. Pada sampel penelitian yang berjumlah 10 orang menunjukan hasil pretest sebagai berikut siswa dengan kategori tinggi yaitu 1 orang dengan presentase (10%), sedang 2 (20%) dan rendah 7 (70%). Lalu setelah diberikan layanan bimbinga kelompok dengan media audio visual sebanyak 5 kali pertemuan terjadi perubahan pada tingkat etika berkomunikasi di media sosial siswa yang menjadi sampel penelitan, adapun hasil posttest yaitu siswa dengan kategori tinggi 3 orang dengan presentase (30%), sedang 6 (60%) dan rendah 1 (10%). Kemudian hasil uji wilcoxon yaitu 0.000 < 0.05 atau (p<0.05) dan nilai Z -2805b. Berdasarkan dari penjelasan dan juga data diatas maka dapat di simpulkan bahwa bimbingan kelompok dengan media audio visual efektif dalam meningkatkan etika berkomunikasi di media sosial siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Baubau.