cover
Contact Name
Maria Ulfa
Contact Email
ulfa.razak88@gmail.com
Phone
+6281328322764
Journal Mail Official
framejurnal27@gmail.com
Editorial Address
FRAME (Jurnal Imiah Mahasiswa) adalah jurnal elektronik resmi, peer-reviewed, open-access dari Program Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, yang didedikasikan untuk penelitian dan komentar pada topik empiris, teoretis dan inovatif dalam profesi konseling sekolah dan bidang terkait.
Location
Kota bau bau,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Frame: Jurnal Ilmiah Mahasiswa
ISSN : 30475554     EISSN : 30253128     DOI : https://doi.org/10.35326/frame.v4i02
FRAME (Jurnal Imiah Mahasiswa) menerbitkan naskah asli yang berkaitan dengan hal-hal berikut: konseling sekolah; konseling karir; konseling pasangan, pernikahan, dan keluarga; kesehatan mental; pengawasan konseling; pengembangan teori; etika konseling profesional; konseling internasional dan isu-isu multikultural; aplikasi program; dan ulasan integratif dari konseling dan bidang terkait.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 58 Documents
Efektivitas Layanan Konseling Kelompok Dengan Teknik Self Talk Untuk Mengurangi Kecemasan Berkomunikasi Siswa Kelas VII SMP Negeri 15 Baubau Nur Intan Intan; Ria Safaria Sadif
Frame (Jurnal Ilmiah Mahasiswa) Vol. 4 No. 01 (2025): FRAME (Jurnal Ilmiah Mahasiswa)
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/frame.v4i01.7462

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kecemasan berkomunikasi siswa, mengetahui pelaksanaan layanan konseling kelompok dengan teknik self talk, serta menguji efektivitas penurunan kecemasan berkomunikasi pada siswa kelas VII SMP Negeri 15 Baubau. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental one group pretest-posttest dengan teknik Sampling Purposive sebanyak 10 siswa kategori tinggi. Teknik pengumpulan data menggunakan skala likert dengan uji wilcoxon. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan treatment (pre-test), mayoritas kecemasan berkomunikasi siswa di peroleh (34%) berada dalam kategori tinggi, (45%) berada dalam kategori sedang, (21%) berada dalam kategori rendah. Sebanyak 10 siswa dalam kategori tinggi diberikan treatment berupa layanan konseling kelompok dengan teknik self talk dalam empat pertemuan, yang mencakup aspek suasana hati, aspek kognitif, aspek somatik dan aspek perilaku motorik. hasil posttest menunjukkan pengurangan signifikan dengan 70% siswa mencapai kategori rendah dan 30% dalam kategori sedang. Hasil analisis uji test statistik uji wilcoxon pada hasil pretest dan posttest menunjukkan nilai Asymp. Sig(2-tailed) sebesar 0.005<0.05 atau (p<0.05), dalam pernyataan tersebut menunjukkan bahwa ada penurunan kecemasan berkomunikasi setelah di berikan treatment dengan menggunakan layanan konseling kelompok dengan teknik self talk. Sehingga layanan konseling kelompok teknik self talk efektif mengurangi kecemasan berkomunikasi siswa kelas VII SMP Negeri 15 Baubau. Kata Kunci: Konseling Kelompok, Kecemasan Berkomunikasi, Self Talk
Efektivitas Layanan Konseling Kelompok Dengan Teknik Psikodrama Untuk Meningkatkan Resiliensi Siswa Kelas VII SMP Negeri 5 Baubau Wa Ode Fadila Rahmi Fadila; Unhaluddin T Kurniawan
Frame (Jurnal Ilmiah Mahasiswa) Vol. 4 No. 01 (2025): FRAME (Jurnal Ilmiah Mahasiswa)
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/frame.v4i01.7463

Abstract

Abstrak: Penelitian ini mengkaji efektivitas layanan konseling kelompok dengan teknik psikodrama untuk meningkatkan resiliensi siswa kelas VII SMP Negeri 5 Baubau. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 5 Baubau yang terdiri 2 kelas dengan jumlah 50 orang siswa. Sampel terdiri dari 12 siswa dalam kategori rendah dalam resiliensi, yang mengikuti delapan sesi intervensi. Hasil pretest menunjukkan bahwa (100%) berada dalam kategori rendah dalam resiliensi. Sebanyak 12 siswa dalam kategori rendah diberikan intervensi melalui delapan pertemuan yang mencakup regulasi emosi, pengendalian impuls, optimis, kemampuan menganalisis penyebab masalah, empati, keyakinan diri, berpikir positif, dan evaluasi. Hasil posttest menunjukkan peningkatan signifikan, dengan 75% siswa mencapai kategori tinggi, 25% siswa dalam kategori sedang, dan 0% dalam ketegori rendah. Uji statistik Wilcoxon menunjukkan perbedaan signifikan antara pretest dan posttest p = 0.002 (p<0.05), yang mengindikasikan bahwa layanan konseling kelompok teknik psikodrama efektif dalam meningkatkan resiliensi siswa kelas VII SMP Negeri 5 Baubau. Kata kunci: Layanan konseling kelompok, psikodrama, resiliensi.
Efektivitas Layanan Bimbingan Kelompok dengan Teknik Antecedent Control Procedures Untuk Meningkatkan Manajemen Waktu Siswa Kelas X SMA Negeri 2 Mawasangka Tengah Hikmahyasi Hikmah; Samsaifil
Frame (Jurnal Ilmiah Mahasiswa) Vol. 4 No. 01 (2025): FRAME (Jurnal Ilmiah Mahasiswa)
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/frame.v4i01.7464

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan manajemen waktu siswa, mengetahui pelaksanaan layanan bimbingan kelompok dengan teknik antecedent control procedures, serta menguji efektivitasnya dalam meningkatkan manajemen waktu siswa kelas X SMA Negeri 2 Mawasangka Tengah. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental one group pretest-posttest dengan teknik purposive sampling. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X dengan sampel sebanyak 8 siswa yang berada dalam kategori rendah dalam manajemen waktu. Teknik pengumpulan data menggunakan skala likert dengan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sebelum diberikan treatment (pre-test), mayoritas siswa berada dalam kategori sedang (72%), tinggi (15%), dan rendah (13%). Sebanyak 8 siswa dalam kategori rendah diberikan treatment berupa layanan bimbingan kelompok dengan teknik antecedent control procedures selama empat pertemuan, yang mencakup aspek menetapkan tujuan, menyusun prioritas, menyusun jadwal, bersikap asertif, bersikap tegas, menghindari penundaan, dan meminimalkan waktu yang terbuang. Hasil posttest menunjukkan peningkatan signifikan dengan 88% siswa mencapai kategori tinggi dan 12% dalam kategori sedang. Uji statistik Wilcoxon menunjukkan perbedaan signifikan antara pre-test dan posttest dengan nilai p = 0.012 (p<0.05), yang mengindikasikan bahwa teknik antecedent control procedures efektif dalam meningkatkan manajemen waktu siswa kelas X SMA Negeri 2 Mawasangka Tengah. Kata Kunci: Layanan Bimbingan Kelompok, Manajemen Waktu, Antecedent Control Procedures.
Efektivitas Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Self talk Untuk Meningkatkan Kesadaran Moral Siswa Kelas X SMA Negeri 2 Baubau Muhammad Nur Ahwan Zakir Ahwan; Rosmawati Taherong
Frame (Jurnal Ilmiah Mahasiswa) Vol. 4 No. 01 (2025): FRAME (Jurnal Ilmiah Mahasiswa)
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/frame.v4i01.7466

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesadaran moral siswa, mengetahui pelaksanaan bimbingan kelompok dengan teknik self talk, serta menguji peningkatan kesadaran moral siswa kelas X SMA Negeri 2 Baubau melalui bimbingan kelompok dengan teknik self talk. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 41 siswa, diambil sampel sebanyak 10 siswa dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kesadaran moral siswa secara umum dari kategori sedang dengan persentase (54%) menjadi kategori tinggi dengan persentase (90%). Hasil analisis uji tes statistik uji Wilcoxon pada hasil pretest dan posttest menunjukkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,005 < 0,05 atau (p<0,05). Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu terdapat peningkatan signifikan dari nilai pretest kategori sedang dengan persentase (100%) meningkat menjadi katgori tinggi dengan persentase (90%), yang mengindikasikan bahwa bimbingan kelompok dengan teknik self talk efektif dalam menigkatkan kesadaran moral siswa kelas X SMA Negeri 2 Baubau. Kata Kunci: Bimbingan Kelompok, Kesadaran Moral, Self talk
Pengembangan Video Animasi Melalui Bimbingan Kelompok Untuk Mempersiapkan Diri Siswa Dalam Menghadapi Menstruasi Di Kelas VII SMPN 7 Baubau Esti Rahayu Esti; Maria Ulfa
Frame (Jurnal Ilmiah Mahasiswa) Vol. 4 No. 01 (2025): FRAME (Jurnal Ilmiah Mahasiswa)
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/frame.v4i01.7533

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui analisis kebutuahan video animasi untuk mempersiapkan diri menghadapi menstruasi siswa, 2) mengetahui prototipe pengembangan video animasi melalui bimbingan kelompok, 3) mengetahui tingkat validasi dan kepraktisan video animasi melalui, bimbingan kelompok untuk mempersiapkan diri siswa dalam menghadapi menstruasi siswa di kelas VII SMP Negeri 7 Baubau. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model Borg and Gall, dengan 3 subjek uji ahli produk dan sabjek uji coba produk sebanyak 12 siswa kelas VII SMP Negeri 7 Baubau. Hasil penelitin menunjukan tingkat faliditas dan kepraktisan dari ahli materi dan praktisi terhadap video animasi di peroleh skor total sebanyak 370 dengan presentase 92,71%, termasuk dalam kriteria “Sangat Sesuai”. Hasil validasi dari ahli media memperoleh skor 370 dengan priesentase 92,71%, termasuk dalam kriteri “Sangat Baik”. Sedangkan hasil tanggapan siswa terhadap video animasi memperoleh skor 6 dengan presentase 75 % termaksud dengan kriteria “Sangat Sesuai dan Sangat Baik”.
Pengembangan Media Video Animasi Kedisiplinan Siswa Dalam Layanan Bimbingan Kelompok Di SD Negeri 1 Kaobula Aswad Ilyas Aswad; Edison
Frame (Jurnal Ilmiah Mahasiswa) Vol. 4 No. 01 (2025): FRAME (Jurnal Ilmiah Mahasiswa)
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/frame.v4i01.7554

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengembangkan media video animasi kedisiplinan untuk layanan bimbingan kelompok di SD Negeri 1 Kaobula. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya disiplin siswa seperti sering datang terlambat, melepas sepatu saat pelajaran, dan makan di kelas. Guru kelas memiliki peran penting membentuk sikap dan perilaku siswa melalui layanan bimbingan, terutama pada masa sekolah dasar sebagai masa emas pembentukan karakter. Metode penelitian menggunakan Research and Development (R&D) model Borg & Gall dengan delapan tahap dari analisis kebutuhan hingga implementasi. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan angket akseptabilitas, dengan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Produk yang dikembangkan berupa video animasi 2D berdurasi ±6 menit, menarik, dan mudah dipahami sesuai karakteristik siswa SD. Hasil penelitian menunjukan bahwa video animasi kedisiplinan siswa sangat dibutuhkan di SD. Menghasilkan video animasi kedisplinan sebagai media dalam layanan bimbingan kelompok siswa SD serta tingkat validitas dan kepraktisan video animasi telah dinyatakan valid dan praktis digunakan sebagai media dalam layanan bimbingan dan kelompok dalam meningkatkan kedisplinan siswa di SD Negeri 1 Kaobula.
Efektivitas Layanan Bimbingan Kelompok Teknik Self Management Untuk Mengurangi Perilaku Merokok Siswa Amala Oktafiani. I,; Rasman Sastra Wijaya
Frame (Jurnal Ilmiah Mahasiswa) Vol. 3 No. 2 (2024): FRAME (Jurnal Ilmiah Mahasiswa)
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/frame.v3i2.7655

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran umum perilaku merokok, mengetahui pelaksanaan bimbingan kelompok teknik self management untuk mengurangi perilaku merokok, serta mengetahui efektif pelaksanaan bimbingan kelompok melalui teknik self management untuk mengurangi perilaku merokok siswa kelas XII SMK Negeri 1 Baubau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen one group pretest-posttest design. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji wilcoxon. Hasil penelitian ini adalah (1) perilaku merokok siswa ketika dilakukan pretest menunjukan bahwa siswa SMK Negeri 1 Baubau kelas XI jurusan pemasaran. Terbagi atas tiga kategorisasi, kategori tinggi 12 siswa 100%, kategori sedang 0%, dan kategori rendah 0%. (2) setelah melakukan pelaksanaan layanan bimbingan kelompok dengan teknik self management , hasil pemberian treatment kepada siswa dari data peneliti posttest perilaku merokok mengurang, yaitu kategori tinggi 0 siswa (0%), kategori sedang 5 siswa (41,7%) dan kategori rendah 7 siswa (58,3%). (3) dari hasil uji wilcoxon nilai Asymp sesuai data pretest-postest menunjukan nilai sig (2- tailed) sebesar 0,002< 0,05 atau (p<0,05), perbedaan hasil menunjukan adanya (-3,059) perbedaan pretest-postest. Sehingga disimpulkan bahwa layanan bimbingan kelompok teknik self management efektif mengurangi perilaku merokok.
Meningkatkan Minat Belajar Siswa Sekolah Dasar Di Era New Normal Melalui Layanan Informasi Dengan Memanfaatkan Video Animasi Wa Ode Humairah; Wa Ode Husniah
Frame (Jurnal Ilmiah Mahasiswa) Vol. 3 No. 2 (2024): FRAME (Jurnal Ilmiah Mahasiswa)
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/frame.v3i2.7656

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan minat belajar siswa Sekolah Dasar di era new normal melalui layanan informasi menggunakan media video animasi. Subjek penelitian adalah siswa kelas II di SD Negeri 1 Nganganaumala yang mengalami penurunan minat belajar akibat pembelajaran daring. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi. Intervensi dilakukan dalam bentuk layanan informasi sebanyak tiga kali pertemuan dengan menayangkan video animasi edukatif. Hasil menunjukkan adanya peningkatan minat belajar subjek, yang ditandai dengan meningkatnya keterlibatan, perhatian, dan inisiatif dalam pembelajaran daring. Penelitian ini menegaskan pentingnya peran guru BK dalam memberikan layanan yang adaptif, menyenangkan, dan relevan dengan kondisi siswa.
Analisis Komunikasi Interpersonal Anak Dalam Keluarga Pasca Perceraian Di Kota Baubau Rachmad Ramadhan Romy; Maria Ulfa
Frame (Jurnal Ilmiah Mahasiswa) Vol. 3 No. 2 (2024): FRAME (Jurnal Ilmiah Mahasiswa)
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/frame.v3i2.7659

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui gambaran komunikasi interpersonal anak dalam keluarga pasca perceraian pada remaja di kota baubau, (2) faktor penyebab terjadinya permasalahan komunikasi interpersonal, dan (3) peran konseling individual dalam mengatasi permasalahan komunikasi interpersonal anak dalam keluarga pasca perceraian. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi dan wawancara, dengan tahapan studi kasus yaitu identifikasi masalah, diagnosis, pelaksanaan treatment dan evaluasi. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) komunikasi antara subjek penelitian dan orang tuanya menjadi renggang. Subjek peneltian jarang memulai percakapan atau menghubungi orang tuanya. (2) penyebab renggangnya komunikasi tersebut diakibatkan subjek penelitian merasa marah dan kecewa kepada orang tuanya karena belum bisa menerima kenyataan bahwa orang tuanya telah bercerai sehingga membuat subjek kurang terbuka dalam berkomunikasi dengan orang tuanya. (3) penanganan yang diberikan adalah layanan konseling individual untuk membantuk subjek penelitian mengatasi permasalahannya. Dalam proses pemberian layanan konseling individual peneliti membantu mengarahkan subjek penelitian agar mampu kembali terbuka kepada orang tuanya. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan pemberian layanan konseling individual dapat membantu subjek penelitian terkait permasalahan komunikasi interpersonal dengan orang tuanya.
Efektivitas Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Diskusi Untuk Meningkatkan Keterampilan Komunikasi Interpersonal Siswa Luthfyah; Ria Safaria Sadif
Frame (Jurnal Ilmiah Mahasiswa) Vol. 3 No. 2 (2024): FRAME (Jurnal Ilmiah Mahasiswa)
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/frame.v3i2.7660

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Diskusi Untuk Meningkatkan Komunikasi Interpersonal Siswa. Metode penelitian menggunakan experimental dengan desain penelitian Pre Experimental Desain: One Group Pretest-Posttest design dan menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini 77 siswa. Dalam pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik Sampling Purposive yaitu teknik pengambilan sampel yang ditentukan oleh peneliti karena tujuan khusus tertentu. Dari 77 siswa yang diberikan instrument terdapat 8 orang siswa yang memiliki kategori rendah. Sehingga 8 orang siswa inilah yang diberikan intervensi dan Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data pada hasil pretest 14,87% Dan setelah diberikan intervensi melalui bimbingan kelompok dengan teknik diskusi mengalami peningkatan komunikasi interpersonal siswa, dapat dilihat pada hasil posttest yaitu 23,45%. Hasil analisis uji test statistik uji wilcoxon masing-masing pretest posttest menunjukkan nilai Z (-2.527a) dan pada nilai Asymp. Sig (2-tailed) sebesar 0.002 < 0.05 atau (p<0.05), yang berarti ada perbedaan yang signifikan pada pengisian skala komunikasi interpersonal sebelum diberikan bimbingan kelompok dengan teknik diskusi dan setelah diberikan diskusi, sehingga bimbingan kelompok dengan teknik diskusi efektif meningkatkan keterampilan komunikasi interpersonal pada siswa kelas X SMA Negeri 3 Baubau.