Journal of Counseling, Education and Society
Journal of Counseling, Education and Society ISSN: 2716-4896 (Print) , ISSN 2716-4888 (Electronic) is a peer-reviewed journal and scientific journal managed by the ELORA Center for Research & Innovation. Journal of Counseling, Education and Society a multi-disciplinary, peer-refereed open-access international journal which has been established for the dissemination of state-of-the-art knowledge in the field of education, teaching, development, instruction, educational projects and innovations, learning methodologies and new technologies in education and learning and social sciences. Papers for publication in this journal are selected through precise peer-review to ensure quality, originality, appropriateness, significance and readability. The journal encompasses a variety of topics of education and learning, including but not limited to child development, curriculum, reading comprehension, philosophies of education, STEM education, instructional technology, technology education, inquiry-based learning, project-based learning, problem-based learning, simulation-based learning, pedagogic and educational approaches, learning management, language teaching researches, teaching and learning at all levels of schooling and institutions of higher learning, the education of special groups, gender and education, theories of education, educational research and methodologies, educational psychology (emotional, social, and cognitive learning processes), e-learning, Computer supported collaborative Work, emerging technologies in education, educational software & serious games, e-content management and development, general issues in education and learning, contributions to current debates in teacher education throughout the world, generally or on specific issues, and Social Sciences
Articles
80 Documents
Upaya mencegah dampak cyberbullying terhadap kesehatan mental remaja
Aulia Helsa Octari Hasanah;
Asih Setia Rahmah;
Syafni Gustina Sari
Journal of Counseling, Education and Society Vol. 4 No. 2 (2023): Journal of Counseling, Education and Society
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29210/08jces366000
Dalam era digital yang terus berkembang, cyber bullying menjadi ancaman serius terhadap kesehatan mental remaja. Artikel ini membahas upaya mencegah dampak negatif cyber bullying dengan fokus pada pendidikan dan kesadaran. Melalui peningkatan pemahaman tentang risiko dan konsekuensi cyber bullying, diharapkan masyarakat dapat bersama-sama menciptakan lingkungan online yang aman.Selain itu, artikel ini mengeksplorasi peran penting sekolah dan orang tua dalam mendukung remaja menghadapi tantangan ini. Pendidikan formal di sekolah tentang etika digital, tanggung jawab online, dan cara melaporkan kasus cyber bullying dapat menjadi langkah krusial. Di sisi lain, peran orang tua dalam memantau aktivitas online anak-anak mereka dan memberikan dukungan emosional sangat diperlukan.Dengan langkah-langkah preventif ini, diharapkan dapat mengurangi insiden cyber bullying dan melindungi kesehatan mental remaja secara efektif. Dengan kerjasama antara pihak sekolah, orang tua, dan komunitas online, kita dapat menciptakan lingkungan di mana remaja dapat tumbuh dan berkembang tanpa terpengaruh oleh dampak negatif cyber bullying. Dalam merespon ancaman serius cyber bullying terhadap kesehatan mental remaja, artikel ini menggunakan metode literatur untuk menyelidiki upaya pencegahan yang telah diusulkan dan diimplementasikan. Melalui telaah literatur, kami mengidentifikasi pendekatan pendidikan, kesadaran, dan pengembangan kultur positif online yang telah terbukti efektif. Kami juga mengeksplorasi perkembangan teknologi pelaporan dan evaluasi dampaknya dalam menanggapi kasus cyber bullying. Artikel ini memberikan tinjauan komprehensif tentang peran sekolah, orang tua, dan komunitas dalam pencegahan cyber bullying, dengan memanfaatkan penelitian dan temuan terbaru dalam bidang ini. Dengan menggabungkan perspektif literatur dari berbagai sumber, artikel ini memberikan dasar yang kuat untuk memahami kompleksitas isu ini dan merumuskan rekomendasi berbasis bukti untuk mencegah dampak negatif cyber bullying pada kesehatan mental remaja.
Analisis perencanaan karir remaja dalam konteks krisis identitas
Lailatul Afifah Ardi;
Nilma Zola;
Afdal Afdal;
Nurfarhanah Nurfarhanah;
Intan Zulian Apri;
Soeci Izzati Adlya
Journal of Counseling, Education and Society Vol. 5 No. 1 (2024): Journal of Counseling, Education and Society
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29210/08jces373700
Krisis identitas yang dialami oleh remaja bervariasi, dan beberapa remaja menghadapinya lebih baik daripada yang lain. Sulit bagi sebagian remaja untuk mengatasi masa-masa krisis identitas ini, dan dampaknya dapat mencakup konflik, rendahnya harga diri, kurangnya keyakinan diri, dan kesulitan dalam membangun hubungan sosial. Semua dampak ini dapat mempengaruhi bagaimana remaja merencanakan dan membentuk karir remaja. Remaja yang kesulitan mengatasi krisis identitas mungkin mengalami kebingungan terkait dengan identitas dan pilihan karir remaja. Sebaliknya, remaja yang berhasil mengatasi krisis identitas dapat memiliki pemahaman yang lebih baik tentang tujuan hidup, meningkatkan kesadaran diri, dan lebih siap dalam memilih jalur karir yang sesuai dengan dirinya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perencanaan karir remaja dalam konteks krisis identitas. Dengan menganalisis secara mendalam faktor-faktor psikologis dan dampak krisis identitas terhadap pengambilan keputusan karir remaja, penelitian ini berusaha memberikan wawasan lebih mendalam dan solusi yang potensial. Studi pustaka ini menggunakan metode pengumpulan, analisis, dan penyusunan literatur yang relevan untuk menyelidiki hubungan ini dan menyajikan pemahaman yang lebih baik tentang faktor-faktor yang memengaruhi perencanaan karir remaja dalam konteks krisis identitas.
Studi kasus: dampak broken home terhadap prestasi belajar siswa di madrasah aliyah negeri
Restu Fauziah;
Nurfarhanah Nurfarhanah
Journal of Counseling, Education and Society Vol. 5 No. 1 (2024): Journal of Counseling, Education and Society
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29210/08jces398000
Penelitian ini berfokus pada masalah broken homeyang sering kali memberikan dampak signifikan terhadap perkembangan psikologis dan sosial siswa. Masalah broken homedapat menyebabkan berbagai masalah emosional dan perilaku, seperti gangguan kecemasan, depresi, dan penurunan prestasi akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perilaku terkait masalah broken homeyang dialami oleh siswa Madrasah Aliyah Negeri di Kota Solok. Fokus penelitian mencakup gambaran awal masalah broken homeyang dialami siswa, penyebab broken home, dan pelaksanaan bantuan layanan konseling untuk siswa yang menghadapi masalah tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, menggunakan responden dan informan sebagai sumber data utama. Teknik pengumpulan data meliputi observasi dan wawancara, kemudian data dianalisis dengan metode analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, subjek kasus (RK) mengalami masalah broken homekarena ayahnya meninggalkan dirinya dan ibunya demi wanita lain. Hal ini menyebabkan ibunya mengalami gangguan mental yang berdampak pada kondisi ekonomi mereka. RK tinggal dengan bibinya, saudara perempuan ibunya, dan hidup dari bantuan tersebut. RK merasa impian-impian yang dimilikinya tidak mungkin tercapai karena kondisi ekonomi dan keadaan ibunya. Penanganan masalah broken home pada subjek kasus (RK) dilakukan melalui layanan konseling individu yang bertujuan untuk menyusun, membimbing, mengelola, dan mengarahkan perilaku subjek ke arah yang lebih positif, sehingga klien dapat kembali menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih efektif dan menghindari gangguan yang menghambat aktivitasnya.
Urgensi kecerdasan emosional dalam meningkatkan prestasi belajar remaja
Desep Pria Pandri;
Fitratul Husna;
Nurfarhanah Nurfarhanah
Journal of Counseling, Education and Society Vol. 5 No. 1 (2024): Journal of Counseling, Education and Society
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29210/08jces398100
Prestasi belajar adalah kesempurnaan yang dicapai seseorang dalam berpikir, Prestasi belajar tidak lepas dari proses pembelajaran, pembelajaran adalah suatu proses yang kompleks karena remaja diharapkan tidak sekedar mendengar informasi, tetapi melibatkan diri secara penuh dalam berbagai kegiatan pembelajaran untuk menghasilkan pengalaman dan menyerap ilmu pengetahuan. Prestasi belajar dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor ekternal. kecerdasan emosional merupakan faktor internal dan dukungan sosial orangtua adalah bagian dari faktor ekternal Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) Prestasi belajar, kecerdasan emosional, (2) kontribusi kecerdasan emosional secara sendiri-sendiri maupun secara bersama-sama terhadap prestasi belajar Remaja. Penelitian menggunakan metode kuantitatif jenis deskriptif korelasional. Populasi penelitian adalah Remaja kelas XI yang terdaftar pada semester ganjil tahun ajaran sebanyak 436 remaja. Sampel penelitian sebanyak 209 Remaja, yang dipilih dengan teknik proportional stratified random sampling.. Instrumen menggunakan skala dukungan sosial orangtua, skala kecerdasan emosional dan hasil legger nilai Remaja. Data penelitian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, regresi sederhana, regresi ganda. Temuan penelitian menunjukkan bahwa: (1) kecerdasan emosional berada pada kategori sedang, (2) kecerdasan emosional berkontribusi terhadap prestasi belajar Remaja sebesar 31,5%, Implikasi hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan masukan untuk membuat program layanan konseling dalam meningkatkan pretsasi belajar remaja.
Peran kepala madrasah dalam meningkatkan kinerja guru melalui perencanaan pendidikan di madrasah ibtida’iyah negeri
Rizki Akmalia;
Fatin Syahirah;
Geniza Aidilla Syuaira;
Said Hasian Simanjuntak;
Salwa Nabila Damanik
Journal of Counseling, Education and Society Vol. 5 No. 1 (2024): Journal of Counseling, Education and Society
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29210/08jces413600
Studi ini mengulas peran penting kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di MIN 4 Kota Medan. Kepala sekolah memiliki tanggung jawab utama dalam mempengaruhi, mengambil keputusan, dan merumuskan kebijakan untuk meningkatkan kompetensi guru. Dalam peran ganda sebagai edukator, manajer, administrator, supervisor, leader, inovator, dan motivator, kepala sekolah menjadi pilar penting dalam kemajuan pendidikan. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan akses teknologi, kurangnya disiplin, dan kendala waktu untuk pengawasan. Solusi yang diusulkan meliputi pemberian motivasi melalui pelatihan, peningkatan manajemen sekolah, dan umpan balik yang konstruktif kepada guru. Dengan demikian, kepala sekolah dapat memimpin sekolah dengan efektif, meningkatkan kualitas pendidikan, dan mencapai tujuan pendidikan yang diharapkan.
Penyelesaian pinjaman bermasalah dan strategi pengembangan pada koperasi simpan pinjam “bangun mandiri”
Ripho Delzy Perkasa;
Windu Asmoro;
Noval Noval
Journal of Counseling, Education and Society Vol. 5 No. 1 (2024): Journal of Counseling, Education and Society
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29210/08jces428700
Koperasi Simpan Pinjam “BANGUN MANDIRI” dalam mengembangkan usahanya telah membantu masyarakat dalam meningkatkan taraf hidupnya. Akan tetapi dalam pelaksanaan simpan pinjam di Koperasi Simpan Pinjam “BANGUN MANDIRI” tidak selamanya berjalan dengan lancar, ada juga pelaksanaan yang berjalan kurang lancar, dan pelaksanaan yang berjalan kurang lancar ini masuk dalam kategori pembiayaan bermasalah. Pembiayaan bermasalah dapat mengakibatkan kerugian bahkan kebangkrutan bagi koperasi. Oleh sebab itu, penulisan artikel ini bertujuan untuk menganalisis penyelesaian pinjaman bermasalah dan strategi pengembangan pada koperasi simpan pinjam “bangun mandiri”. Jenis metode penelitian yang digunakan ialah penelitian deskriptif, dengan teknik analisis kualitatif yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun subjek penelitian ini adalah (1) Staf Kasir, (2) Staf Kredit, (3) Staf Pembukuan, dan (4) Staf Tabungan Koperasi Simpan Pinjam “BANGUN MANDIRI” yang berlokasi di Jl. Sisingamangaraja No. 253 Medan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor penyebab terjadinya Pinjaman Bermasalah pada Koperasi Simpan Pinjam “BANGUN MANDIRI” yaitu: (1) Tingkat suku bunga pinjaman yang cenderung tinggi, (2) Banyaknya penunggakan pembayaran, (3) Kurangnya komitmen anggota, dan (4) Minimnya keahlian dalam pengelolaan koperasi. Alternatif penyelesaian pinjaman bermasalah yang dilakukan yaitu dengan cara: (1) Penjadwalan kembali (rescheduling), (2) Persyaratan kembali (reconditioning), (3) Penataan kembali (restructuring), dan (4) Penurunan suku bunga. Dan strategi yang dilakukan dalam pengembangan Koperasi Simpan Pinjam “BANGUN MANDIRI”, yaitu: (1) Meningkatkan promosi, (1) Mempermudah persyaratan pinjaman, (3) Pengembangan produk usaha simpan pinjam, (4) Memberikan penyuluhan kepada masyarakat terkait pentingnya koperasi, dan (5) membuka cabang koperasi dibeberapa daerah.
Design and evaluation of solar power plant-based learning media for renewable energy education in high schools
Entang Entang;
Beta Kurnia Illahi;
Andreny Dwi Nurlita;
Dadi Rusdiana
Journal of Counseling, Education and Society Vol. 5 No. 1 (2024): Journal of Counseling, Education and Society
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29210/08jces479100
This research aims to develop renewable energy learning media in the form of a Solar Power Plant (PLTS), assess its feasibility, and analyze students' responses to the Renewable Energy Learning Media in the form of a Solar Power Plant (PLTS) in a high school in Bandung. This study is a type of developmental research that produces a product in the form of Renewable Energy Learning Media (Pane Surya). The research design adopts the Richey and Klein model with the stages of Design, Development, Implementation, and Decision Making. Data collection in this study was carried out using questionnaires. The results show that students' responses to the developed learning media indicate 80% for the attractiveness indicator, which falls under the high category; 81% for the usefulness indicator, categorized as high; and 79% for the ease-of-use indicator, also in the high category. Based on the research results, the renewable energy learning media in the form of a solar panel is deemed feasible to use and received positive responses from students during the renewable energy learning process in a high school in Bandung.
Peran pengembangan sumber daya manusia pendidik dalam meningkatkan mutu pendidikan nasional
Des Erna Weni;
Srimayanti Srimayanti;
Asmendri Asmendri;
Milya Sari
Journal of Counseling, Education and Society Vol. 5 No. 2 (2024): Journal of Counseling, Education and Society
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29210/08jces493300
Penelitian ini mengkaji rencana pengembangan sumber daya manusia pendidik untuk meningkatkan kualitas, kompetensi, dan produktivitas tenaga pendidik di lembaga pendidikan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara, observasi, dan analisis data Miles dan Huberman, penelitian ini mengidentifikasi bahwa program pelatihan berbasis teknologi dan penguatan soft skills terbukti efektif dalam meningkatkan profesionalitas guru. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa tantangan utama terletak pada kurangnya dukungan fasilitas dan koordinasi antar pemangku kepentingan. Temuan ini menunjukkan bahwa pengembangan sumber daya manusia pendidik memerlukan strategi yang terintegrasi, mulai dari perencanaan hingga evaluasi, agar berdampak signifikan pada mutu pendidikan. Implikasi praktisnya adalah penerapan temuan ini pada sekolah penggerak lain untuk mendukung kebijakan pendidikan nasional yang berorientasi pada peningkatan kompetensi pendidik dan keberhasilan peserta didik.
Peran guru dan murid dalam tradisi Islam
Kholidah Hannum Hasibuan;
Raufan Syiddik Harahap;
Abdusima Nasution
Journal of Counseling, Education and Society Vol. 5 No. 2 (2024): Journal of Counseling, Education and Society
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29210/08jces505600
Pendidikan islam pada hakikatnya memberikan peran yang penting kepada guru dan murid dalam proses pembelajaran. Secara tradisi yang dipaparkan semenjak masa Rasulullah SAW, pendiddikan dimulai dengan pengajaran agama sebagai tujuan utama. Seiring berkembagnya zaman lingkup pendidikan tidak hanya mencakup pada agama semata. Hal ini mempengaruhi peran guru dan murid dalam proses pendidikan. Artikel ini ditulis untuk mendalami dan memaparkan bagaimana pendidikan islam pada masa lampau hingga pengaruhnya pada masa sekarang serta peran guru dan murid pada masa lampau dan bagaimana perbandingannya dengan masa sekarang. Pembahasan dalam artikel ini tidak hanya mencakup secara teori umum tetapi juga dalam sudut pandang tradisi islam. Metode yang digunakan dalam artikel ini yaitu pendekatan kualitatif dengan metode literature review atau kajian literatur yang mengkaji teori-teori serta mendapat informasi dan data dari sumber-sumber ilmiah.. Artikel ini menjabarkan bagaimana perkembangan pendidikan islam dan perkembangan peran-peran yang terlibat di dalamnya dari masa ke masa yang di fokuskan pada 4 masa yaitu: masa Rasulullah SAW, masa Khulafaur Rasyidin, serta masa kekhalifahan Umayyah dan Abbasiyah. Secara keseluruhan artikel ini bertujuan sebagai bentuk bacaan untuk sebagai pembelajaran dan penyadaran bahwa dalam pendidikan ada peran dan tanggungjawab yang patut dipenuhi.
Pandangan trait and factor theory terhadap kegagalan dan keberhasilan pemilihan karir
Sectio Putri Larasati;
Daharnis Daharnis;
Ifdil Ifdil
Journal of Counseling, Education and Society Vol. 6 No. 1 (2025): Journal of Counseling, Education and Society
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29210/08jces517000
Karir yang bagus seharusnya dilandasi dengan kompetensi dan kemampuan yang relevan dengan pekerjaan yang dikerjakan. Namun fenomena yang ditemukan di lapangan sering kali individu mendapatkan kesuksesan dalam berkarir dan ada juga yang mengalami kendala dalam perkembangan karirnya yang berdampak pada kegagalan dalam berkarir. Sehingga perlu dianalis mendalam terkait menurut teori karir tentang keberhasilan dan kegagalan individu dalam perkembangan karirnya, salah satunya teori trait and factor. Metode penelitian yang dilakukan adalah studi literature yaitu serangkaian kegiatan dengan pengumpulan data dari berbagai sumber bacaan seperti catatan, buku, makalah, artikel/jurnal, dan hasil kajian ilmiah lainnya yang relevan dengan teori trait and factor. Teknik analisis data yang digunakan yaitu metode analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada dua aspek yang mempengaruhi kegagalan ataupun keberhasilan individu dalam perkembangarn karirnya menurut hasil analisis teori trait and factor, yaitu aspek tempat bekerja atau lingkungan pekerjaan (seperti tuntutan pekerjaan, rekan kerja, kepemimpinan pimpinan tempat kerja) dan aspek pribadi yang bekerja (motivasi kerja, kualitas kompetensi yang dimiliki sesuai dengan bidang yang digeluti, kemampuan manajemen waktu kerja dan perspektif terhadap pekerjaan). Hasil ini tentunya menjadi perhatian khusus bagi praktisi konseling untuk membekali pemahaman kepada klien agar mampu menyesuaikan diri dengan tuntutan lingkungan pekerjaannya dan mengembangkan karir dengan baik.