cover
Contact Name
Yuda Syahputra
Contact Email
info@eloracenter.org
Phone
+628116601212
Journal Mail Official
info@eloracenter.org
Editorial Address
Bumi Mutiara Serang, Cluster Symphony, Blok C2 No.18, Serang - Banten - Indonesia 42122
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
ISSN : 2502079X     EISSN : 25031619     DOI : 10.29210/30036820000
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) ISSN: 2502-079X (Print), ISSN: 2503-1619 (Electronic) is a peer-reviewed, open-access journal that publishes research and practice-based research across multidisciplinary fields of knowledge. The journal adopts an integrative and transdisciplinary perspective, welcoming scholarly works that employ systematic cycles of planning, action, observation, and reflection to address real-world challenges and generate measurable improvements in diverse professional and community contexts. JRTI is committed to bridging theory and practice by disseminating actionable knowledge that contributes to institutional development, community empowerment, policy implementation, technological innovation, and sustainable social transformation at local, national, and international levels. The journal embraces contributions from a wide range of scientific clusters, including education and human development; social sciences and humanities; psychology and mental health; public health and well-being; science, technology, engineering, and applied innovation; environmental and sustainability studies; governance, public administration, and policy reform; economic development and entrepreneurship; agriculture and rural advancement; disaster mitigation and resilience; as well as creative and cultural industries. JRTI particularly values studies conducted in authentic field settings such as schools, universities, government institutions, non-governmental organizations, community groups, healthcare facilities, industries, and multi-sector collaborative networks. JRTI welcomes various forms of action-oriented inquiry, including classroom action research, participatory and collaborative action research, community-based interventions, practitioner-led research, institutional improvement projects, organizational development initiatives, and multi-sector transformative programs. Submissions are expected not only to report contextual findings but also to present methodological refinement, innovative intervention models, best-practice frameworks, or scalable solutions that can be adapted and replicated across regions. Through interdisciplinary dialogue and cross-institutional collaboration, JRTI aims to strengthen Indonesia’s capacity for evidence-based decision-making, enhance professional practice across disciplines, and contribute to sustainable development aligned with national priorities and global development goals.
Articles 332 Documents
Kematangan Emosi Pasangan yang Menikah di Usia Muda Julia Eva Putri; Taufik Taufik
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 2 No. 2 (2017): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Publisher : IICET (Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/3003214000

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena banyaknya pasangan yang menikah di usia muda berakhir dengan perceraian, salah satu penyebab perceraian tersebut dipengaruhi oleh tingkat kematangan emosi pasangan yang menikah di usia muda. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kematangan emosi pasangan yang menikah di usia muda di Kecamatan Siulak Kabupaten Kerinci. Penelitian ini berbentuk deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah pasangan yang menikah di usia muda pada tahun 2014 di Kecamatan Siulak Kabupaten Kerinci sebanyak 35 pasangan. Instrumen yang digunakan yaitu instrumen berskala likert. Data diolah dengan teknik statistik menentukan nilai mean, standar deviasi, range, skor dan presentase. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa 1) Tingkat kematangan emosi pasangan yang menikah di usia muda berkaitan dengan aspek kontrol diri berada pada kategori cukup 2) Tingkat kematangan emosi pasangan yang menikah di usia muda berkaitan dengan aspek memahami diri sendiri berada pada kategori cukup 3) Tingkat kematangan emosi pasangan yang menikah di usia muda berkaitan dengan aspek kemampuan menggunakan fungsi krisis mental berada pada kategori baik. 
Perilaku menyontek dan upaya penanggulangannya Sinta Huri Amelia; Zulfriadi Tanjung; Ervina Riyant; Rize Azizi A.M; Maya Nova; Nurva Novita; Ranny Ranny
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 2 No. 1 (2017): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Publisher : IICET (Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/3003226000

Abstract

Menyontek adalah “melakukan ketidakjujuran atau tidak fair dalam rangka memenangkan atau meraih keuntungan”.Salah satu faktor yang menyebabkan siswa menyontek adalah ketidakpercayaan diri. Dan dampak dari perilaku menyontek dapat merusak kepercayaan diri siswa terhadap kemampuan yang ia miliki. Upaya yang dapat dilakukan konselor yaitu melakukan bimbingan kelompok dan membahas tentang perilaku menyontek tersebut.Menyontek merupakan sebuah kecurangan yang dilakukan oleh seseorang dalam mengerjakan tugas dan ujian, baik itu di sekolah, di perguruan tinggi, maupun ditempat yang lainnya dan juga merupakan suatu penipuan atau melakukan perbuatan tidak jujur.
Perkembangan emosional anak dan peran konselor Chasia Fera Efeni; Dira Yulmi; Syifa Ulfah; Rifaty Nizhomy; Hasnah Karimah; Amalia Dinung
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 2 No. 1 (2017): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Publisher : IICET (Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/3003227000

Abstract

Emosi merupakan pengalaman efektif yang disertai penyesuaian di dalam diri individu tentang keadaan mental dan fisik yang berwujud suatu tingkah laku yang nampak  seperti gembira, bahagia, cinta, marah, takut, sedih, benci, cemas dll. Emosi pada anak sangatlah beragam, ada anak-anak yang mudah di atur, mudah beradaptasi dengan pengalaman dan teman baru, senang bermain dan dapat menyesuaikan diri dengan perubahan disekitarnya. Kemudian ada anak yang sulit diatur seperti sering menolak rutinitas sehari-hari, sering menangis, gelisah, jarang berpartisipasi dll. Upaya guru bimbingan dan konseling dalam meningkatkan perkembangan emosional anak yaitu dengan berperan sebagai motivator secara kontinyu yang dilakukan di dalam maupun di luar kelas. Guru bimbingan dan konseling tidak hanya sebatas membantu siswa dalam memecahkan permasalahan yang sedang dihadapinya, tetapi juga mampu mengenmangkan kualitas pribadi siswa agar mampu berkembang secara optimal, untuk itu guru bimbingan dan konseling hendaknya mampu memberikan layanan bimbingan yang mengarah pada keberhasilan perkembangan siswa baik dari aspek intelektual (akademik), emosi, spiritual dan social.
Kreativitas anak Syifa Ulfah; Dira Yulmi; Chasia Fera Efeni; Rifaty Nizhomi; Amalia Dinung; Hasnah Karimah
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 2 No. 1 (2017): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Publisher : IICET (Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/3003228000

Abstract

Semua anak mempunyai Kreativitas yang berbeda, ada yang kreativitas nya di tuangkan pada keterampilan belajar, menggambar, dan ketika bermain. Kreativitas anak merupakan merupakan kemampuan mengembangkan imajinasi anak dalam pengembangan motorik halus sehingga tercipta hal-hal baru, unik dan orisinil. Semua anak pasti mempunyai Kreativitas nya masing-masing jadi kita tidak bisa membanding-bandingkan kreativitas yang di miliki oleh anak. Naskah ini akan mengealkan bagaimana Kreativitas Anak, ciri-cirinya, faktor yang mendorong dan menghambat kreativitas anak  dan bagaimana cara kita mengembangkan kreativitas anak tersebut.
Perbedaan komunikasi antar kebudayaan yang berbeda Innaka Fhatarani Batubara
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 2 No. 1 (2017): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Publisher : IICET (Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/3003229000

Abstract

intercultural communication in Indonesia is very important because in reality the life of society and culture of Indonesia is very heterogeneous consisting of various tribes, language, religion, race, culture, and custom.
Perbedaan individu anak terhadap pola asuh orangtua Nabila Permata Yuri
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 2 No. 1 (2017): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Publisher : IICET (Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/3003230000

Abstract

Individual differences make each parent have a different parenting pattern to their child. Individual differences concern about variations that occur, both variations on physical and psychological aspects. Parenting is the attitude of parents in interacting with their children is a picture used by parents to take care (care, maintain, or educate). How individual differences become the foundation for parents to give a pattern that can not be beat equally for all children. Hope this can be used as a reference.
Hubungan kemampuan mengelola emosi dengan kecenderungan berperilaku agresif siswa Mutiara Eka Putri; Herman Nirwana; Indah Sukmawati
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 5 No. 1 (2020): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Publisher : IICET (Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/3003238000

Abstract

This research is motivated by the number of students who have a tendency to behave aggressively. One of the factors that is thought to influence is the ability to manage emotions. The purpose of this study is to describe (1) the tendency to behave aggressively, (2) the ability to manage emotions, and (3) test the relationship between the ability to manage emotions and the tendency to behave aggressively in students. The population of the study was 205 students of SMP N 1 X Koto Singkarak in the July-December semester of the 2018/2019 academic year and a sample of 138 students was selected by Stratified Random Sampling. The instrument used is the Aggressive Behavior Trending questionnaire with a reliability of 0.942 and the Emotion Management Ability questionnaire with a reliability of 0.741. Data were analyzed by descriptive techniques and Pearson Product Moment. The research findings are: (1) the tendency of aggressive behavior of students in the high category, (2) the ability to manage students' emotions in the very low category, and (3) there is a significant negative relationship between the ability to manage emotions and the tendency to behave aggressively in students.
Hubungan antara kecerdasan emosi dengan perilaku agresif remaja dan implikasinya dalam bimbingan dan konseling Ulya Illahi; Neviyarni Neviyarni; Azrul Said; Zadrian Ardi
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 3 No. 2 (2018): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Publisher : IICET (Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/3003244000

Abstract

This research is motivated by the number of adolescents who behave aggressively, such as hitting, kicking, yelling, cursing, slandering. Aggressive behavior is an action that aims to hurt other people both physically and verbally. One of the factors that is thought to influence is emotional intelligence. This study aims to: (1) describe emotional intelligence, (2) describe the aggressive behavior of adolescents, and (3) test the significance of the relationship between emotional intelligence and adolescent aggressive behavior. This study uses quantitative methods with descriptive correlational types. The population of this study was 300 students of MAN 1 Tanah Datar who were enrolled in the July-December semester of the 2018/2019 academic year and a sample of 178 students selected by Stratified Random Sampling. The instrument used in this study was ascale model Likert. Data were analyzed by descriptive statistical techniques andtechniques Pearson Product Moment with the help of the SPSS for Windows 20 program. Research findings show that: (1) adolescent emotional intelligence is in the high category, (2) adolescent aggressive behavior is in the moderate category, (3) and there is a significant negative relationship between emotional intelligence and aggressive behavior of adolescents with a correlation coefficient of -0.431 and level significance of 0,000. One of the factors that influence adolescent's aggressive behavior is emotional intelligence. This research is important so that aggressive behavior of adolescents can be minimized by emotional intelligence, because adolescents who manage theirintelligence are emotionalwell able to control themselves so they do not take aggressive actions. 
Penggunaan media audio visual untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran PKn Devi Anggraini
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 3 No. 2 (2018): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Publisher : IICET (Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/3003248000

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif.Dalam pelaksanaannya, penelitian ini terdiri dari dua siklus yang dilakukan secara kolaboratif dengan guru PKn. Setiap siklus terdiri atas kegiatan perencanaan, pelaksanaan tindakan yang disertai pengamatan dan refleksi pada masing-masing siklus. Penelitian ini dilaksanakan pada semester II tahun ajaran 2016/2017 di SDN. 27 Limau Asam dengan subjek penelitian adalah seluruh peserta didik kelas IV SD terteliti. Data penelitian ini diperoleh melalui observasi, wawancara, catatan lapangan, dokumentasi dan hasil tes. Hasil analisis data penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media audio visual dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran PKn di kelas IV SDN. 27 Limau Asam Kabupaten Pesisir Selatan. Hal ini terlihat dari (1) Hasil belajar peserta didik pada ranah kognitif terjadi peningkatan dari nilai rata-rata 7,1 pada siklus I menjadi 8,0 pada siklus II, (2) pada ranah afektif meningkat dari nilai rata-rata 7,8 pada siklus I menjadi 8,5 pada siklus II dan (3) pada ranah psikomotor meningkat dari nilai rata-rata 6,4 pada siklus I menjadi 7,9 pada siklus II. Melihat hasil penelitian ini, maka penelitian tindakan kelas dalam penggunaan media audio visual pada pembelajaran PKn perlu diterapkan dan dikembangkan dalam rangka peningkatan mutu pendidikan di masa yang akan datang.
Pelaksanaan supervisi akademik oleh kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi profesional guru Sukarmen Sukarmen
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 3 No. 2 (2018): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Publisher : IICET (Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/3003251000

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui program, pelaksanaan, tindak lanjut dan hambatan-hambatan yang dihadapi oleh guru untuk meningkatkan kompetensi profesionalnya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah 14 orang guru. Data dianalisis dengan cara mereduksi, mengambil kesimpulan dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru-guru belum menunjukkan kinerja sebagai seorang guru yang profesional.

Page 3 of 34 | Total Record : 332


Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 1 (2026): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 10 No. 4 (2025): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 10 No. 3 (2025): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 10 No. 2 (2025): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 10 No. 1 (2025): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 9 No. 4 (2024): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 9 No. 3 (2024): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 9 No. 2 (2024): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 9 No. 1 (2024): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 8 No. 4 (2023): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 8 No. 3 (2023): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 8 No. 2 (2023): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 8 No. 1 (2023): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 7 No. 4 (2022): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 7 No. 3 (2022): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 7 No. 2 (2022): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 7 No. 1 (2022): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 6 No. 2 (2021): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 6 No. 1 (2021): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 5 No. 2 (2020): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 5 No. 1 (2020): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 4 No. 2 (2019): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 4 No. 1 (2019): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 3 No. 2 (2018): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 3 No. 1 (2018): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 2 No. 2 (2017): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 2 No. 1 (2017): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 1 No. 1 (2016): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) More Issue