cover
Contact Name
LPPM UWGM Samarinda
Contact Email
lppm@uwgm.ac.id
Phone
+6282189998560
Journal Mail Official
lppm@uwgm.ac.id
Editorial Address
Jl. Wahid Hasyim No.28, Sempaja Sel., Kec. Samarinda Utara, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75243
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
FisiPublik: Jurnal Ilmu Sosial dan Politik
ISSN : 25282689     EISSN : 25409751     DOI : https://doi.org/10.24903/fpb.v10i2
Core Subject : Humanities, Social,
FisiPublik: Jurnal Ilmu Sosial dan Politik is a periodical scientific journal published by the Faculty of Social and Political Sciences, Widya Gama Mahakam University, Samarinda, with pISSN 2528-2689 and eISSN 2540-9751 published twice a year in May and November. This Journal Jurnal FISIPublik publishes scientific work resulting from research, development, thought studies, or administrative theory studies relating to socio-political and administrative issues both concerning organizations and the public.
Articles 157 Documents
Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur Perbatasan Negara Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat (Studi di Desa Long Nawang Kecamatan Kayan Hulu Kabupaten Malinau Provinsi Kalimantan Utara) Anye Ckristofer; Muhammad Kasim; Trisna Waty Riza Eryani; Ahmad Yani
FisiPublik: Jurnal Ilmu Sosial dan Politik Vol. 11 No. 1 (2026): May
Publisher : Social and Political Sciences Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/fpb.v11i1.3993

Abstract

Pembangunan infrastruktur di wilayah perbatasan negara merupakan salah satu upaya strategis pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat kedaulatan negara. Desa Long Nawang Kecamatan Kayan Hulu Kabupaten Malinau Provinsi Kalimantan Utara merupakan salah satu wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia yang masih menghadapi keterbatasan infrastruktur, terutama akses jalan, pendidikan, kesehatan, dan fasilitas pelayanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pembangunan infrastruktur perbatasan negara dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mengetahui faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya di Desa Long Nawang. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembangunan infrastruktur di Desa Long Nawang telah berjalan cukup baik dan memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat, terutama pada bidang perhubungan, perkantoran, sosial, ekonomi, dan produksi. Namun demikian, masih terdapat beberapa kendala seperti kondisi geografis yang sulit, keterbatasan akses transportasi, dan belum meratanya pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah desa.
Analisis Kinerja Pegawai Pada Kantor Kecamatan Samarinda Utara Kota Samarinda Monika Jelau; Said Zulkifli; Deandlles Christover; Ahmad Yani
FisiPublik: Jurnal Ilmu Sosial dan Politik Vol. 11 No. 1 (2026): May
Publisher : Social and Political Sciences Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kinerja pegawai dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik pada instansi pemerintah, khususnya di Kantor Kecamatan Samarinda Utara Kota Samarinda. Permasalahan yang ditemukan meliputi kurangnya disiplin waktu pegawai, rendahnya responsivitas terhadap keluhan masyarakat, serta ketidaksesuaian pelaksanaan absensi yang berdampak pada kualitas pelayanan administrasi kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja pegawai di Kantor Kecamatan Samarinda Utara Kota Samarinda serta mengidentifikasi faktor pendukung dan faktor penghambat yang memengaruhi kinerja pegawai. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari Plt Camat, pegawai kantor kecamatan, dan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja pegawai berdasarkan indikator kualitas, kuantitas, pelaksanaan tugas, dan tanggung jawab secara umum sudah cukup baik, namun masih terdapat beberapa kendala terutama dalam kedisiplinan kerja dan pelayanan kepada masyarakat. Faktor pendukung kinerja pegawai meliputi penggunaan E-Logbook, tersedianya fasilitas komputer, dan partisipasi masyarakat dalam pelayanan digital. Sementara itu, faktor penghambat meliputi kurangnya disiplin pegawai, keterbatasan fasilitas kendaraan operasional, serta minimnya pelatihan dan pengembangan pegawai
Studi Tentang Disiplin Kerja Pegawai Pada Kantor Kecamatan Long Kali Kabupaten Paser Dian Andri Yana; Said Zulkifli; Trisna Waty Riza Eryani; Shorea Helminasari
FisiPublik: Jurnal Ilmu Sosial dan Politik Vol. 11 No. 1 (2026): May
Publisher : Social and Political Sciences Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih adanya permasalahan disiplin kerja pegawai pada Kantor Kecamatan Long Kali Kabupaten Paser, seperti pegawai yang datang terlambat, meninggalkan kantor pada jam kerja, dan kurang optimal dalam menjalankan tanggung jawab pekerjaan. Kondisi tersebut dapat memengaruhi efektivitas pelayanan publik kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui disiplin kerja pegawai pada Kantor Kecamatan Long Kali Kabupaten Paser serta mengidentifikasi faktor pendukung dan faktor penghambat disiplin kerja pegawai. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari camat, kepala seksi, dan pegawai pelayanan. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja pegawai pada Kantor Kecamatan Long Kali Kabupaten Paser belum terlaksana secara maksimal, terutama pada disiplin waktu karena masih terdapat pegawai yang datang terlambat dan tidak berada di ruangan saat jam kerja berlangsung. Disiplin tanggung jawab dan disiplin peraturan sudah cukup baik karena pegawai telah melaksanakan pekerjaan sesuai standar operasional prosedur (SOP). Faktor pendukung disiplin kerja adalah adanya aturan dan SOP yang jelas, sedangkan faktor penghambatnya adalah kurangnya kesadaran pegawai dalam mematuhi aturan jam kerja.
Transparansi Pelaksanaan Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (Probebaya) di Kelurahan Sungai Pinang Dalam Kota Samarinda Alfinsi Brenda Rohali; Said Zulkifli; Abdul Rofik
FisiPublik: Jurnal Ilmu Sosial dan Politik Vol. 11 No. 1 (2026): May
Publisher : Social and Political Sciences Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya transparansi dalam pelaksanaan Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (Probebaya) sebagai salah satu upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) di tingkat kelurahan. Transparansi diperlukan agar masyarakat dapat mengetahui proses perencanaan, pelaksanaan, hingga pertanggungjawaban program secara terbuka dan akuntabel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui transparansi pelaksanaan Probebaya di Kelurahan Sungai Pinang Dalam Kota Samarinda serta mengidentifikasi faktor pendukung dan faktor penghambatnya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari lurah, sekretaris kelurahan, ketua RT, ketua LPM, dan masyarakat. Analisis penelitian difokuskan pada dimensi transparansi yaitu informatif, keterbukaan, dan pengungkapan (disclosure). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Probebaya di Kelurahan Sungai Pinang Dalam telah berjalan cukup transparan melalui penyampaian informasi kepada masyarakat dan keterlibatan masyarakat dalam kegiatan program. Namun demikian, masih terdapat hambatan berupa kurangnya pemahaman masyarakat terhadap mekanisme program serta keterbatasan penyampaian informasi secara menyeluruh kepada seluruh warga.
Potensi Pengembangan Objek Wisata Danau Jempang Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Di Kampung Tanjung Jan Kecamatan Jempang Kabupaten Kutai Barat Kezia Ardeani Dedy; Zainal Arifin; Ahmad Yani; Deandlles Christover
FisiPublik: Jurnal Ilmu Sosial dan Politik Vol. 11 No. 1 (2026): May
Publisher : Social and Political Sciences Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan sektor pariwisata merupakan salah satu strategi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan potensi sumber daya lokal. Kampung Tanjung Jan, Kecamatan Jempang, Kabupaten Kutai Barat memiliki potensi wisata yang cukup besar, khususnya objek wisata Danau Jempang dengan Dermaga Wisata Rajaq Kenohaan Lawai Langit yang berpotensi menjadi destinasi wisata unggulan daerah. Namun, pengembangan objek wisata tersebut masih menghadapi berbagai kendala yang memengaruhi optimalisasi manfaatnya bagi masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi pengembangan objek wisata Danau Jempang terhadap kesejahteraan masyarakat di Kampung Tanjung Jan serta mengidentifikasi faktor pendukung dan faktor penghambat dalam pengembangannya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling. Analisis penelitian difokuskan pada aspek objek dan daya tarik wisata, sarana wisata, prasarana wisata, tata laksana atau infrastruktur, serta masyarakat dan lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa objek wisata Danau Jempang memiliki potensi yang cukup besar untuk dikembangkan karena didukung oleh keindahan alam, keberadaan dermaga wisata, serta partisipasi masyarakat. Pengembangan objek wisata tersebut memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan masyarakat dan peluang usaha lokal. Namun demikian, keterbatasan sarana dan prasarana, aksesibilitas, serta pengelolaan yang belum optimal masih menjadi faktor penghambat dalam pengembangan wisata secara berkelanjutan.
Implementasi Peraturan Walikota Samarinda Nomor 4 Tahun 2023 Tentang Pedoman Teknis Pelaksanaan Program Pembangunan Dan Pemberdayaan Masyarakat Di Kelurahan Teluk Lerong Ulu Kecamatan Sungai Kunjang Kota Samarinda (Studi Koordinasi Wilayah Pokmas II) Muhammad Wendy; Muhammad Habibi; Ahmad Yani; Abdul Rofik
FisiPublik: Jurnal Ilmu Sosial dan Politik Vol. 11 No. 1 (2026): May
Publisher : Social and Political Sciences Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (PROBEBAYA) merupakan salah satu kebijakan Pemerintah Kota Samarinda yang bertujuan meningkatkan pembangunan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat berbasis Rukun Tetangga (RT). Implementasi program ini diharapkan mampu mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan berbagai kendala, seperti kurang optimalnya komunikasi antar pelaksana program, keterbatasan sumber daya manusia, serta belum maksimalnya keterlibatan masyarakat dan lembaga terkait. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Peraturan Walikota Samarinda Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pedoman Teknis Pelaksanaan Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (PROBEBAYA) di Kelurahan Teluk Lerong Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis penelitian menggunakan model implementasi kebijakan Edward III yang meliputi komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi PROBEBAYA di Kelurahan Teluk Lerong Ulu telah berjalan cukup baik. Komunikasi antar pelaksana program telah dilakukan melalui sosialisasi dan koordinasi, sumber daya yang tersedia cukup mendukung pelaksanaan program, disposisi pelaksana menunjukkan komitmen yang baik, serta struktur birokrasi telah berjalan sesuai tugas dan fungsi masing-masing. Faktor pendukung meliputi dukungan pemerintah daerah, pendanaan program, dan partisipasi masyarakat, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan kapasitas sumber daya manusia, waktu penyusunan laporan yang terbatas, dan belum optimalnya koordinasi antar pihak terkait.
Kualitas Pelayanan Publik Di Kantor Kelurahan Lempake Kecamatan Samarinda Utara Kota Samarinda Milana Milana; Muhammad Zainal Arifin; Ahmad Yani; Deandlles Christover
FisiPublik: Jurnal Ilmu Sosial dan Politik Vol. 11 No. 1 (2026): May
Publisher : Social and Political Sciences Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan publik merupakan salah satu fungsi utama pemerintah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Kualitas pelayanan publik menjadi indikator penting dalam menilai keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan, khususnya pada tingkat kelurahan sebagai unit pelayanan yang berhubungan langsung dengan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas pelayanan publik di Kantor Kelurahan Lempake Kecamatan Samarinda Utara Kota Samarinda serta mengidentifikasi faktor pendukung dan faktor penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari Lurah, Sekretaris Lurah, kepala seksi, staf kelurahan, serta masyarakat pengguna layanan. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan publik di Kantor Kelurahan Lempake telah berjalan cukup baik berdasarkan indikator keadilan, partisipasi, akuntabilitas, transparansi, berdaya guna, dan aksesibilitas. Pelayanan diberikan tanpa diskriminasi, masyarakat diberikan kesempatan untuk berpartisipasi dalam penyampaian saran dan keluhan, serta informasi pelayanan telah disampaikan secara terbuka. Faktor pendukung meliputi tersedianya sarana dan prasarana pelayanan, sumber daya manusia, serta pemanfaatan sistem informasi. Adapun faktor penghambat meliputi keterbatasan kemampuan sebagian pegawai dalam memberikan informasi pelayanan secara cepat dan tepat serta masih adanya kendala dalam pemanfaatan teknologi informasi oleh masyarakat.