cover
Contact Name
I Gede Dharman Gunawan
Contact Email
dharman.gunawan@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
dharman.gunawan@gmail.com
Editorial Address
Jalan G Obos x Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah. Indonesia
Location
Kota palangkaraya,
Kalimantan tengah
INDONESIA
Tampung Penyang: Jurnal Ilmu Agama dan Budaya Hindu
Core Subject : Religion, Social,
Tampung Penyang: Jurnal Ilmu Agama dan Budaya Hindu merupakan jurnal ilmiah yang mempublikasikan artikel konseptual dan artikel penelitian terkait dengan ilmu Agama Hindu dan Budaya Hindu yang diterbitkan oleh Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya.
Articles 78 Documents
PENGARUH KEPEMIMPINAN TERHADAP DISIPLIN DAN KINERJA TENAGA PENDIDIK (STUDI KASUS DI PASRAMAN WIDYA BHAKTI KOTA PALANGKA RAYA) Made Gede Ardika
Tampung Penyang Vol 18 No 01 (2020): Tampung Penyang
Publisher : Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33363/tampung-penyang.v18i01.507

Abstract

The role of a leader in an organization becomes an urgent and very important thing to do to improve the decrease in the attendance of educators so that it will have an impact on the performance of educators. The influence of a leader is very important to encourage educators to be more disciplined and improve performance, of course, with policies and decisions made so that educators can carry out the tasks assigned to educators in order to realize the goals to be achieved by Pasraman Widya Bhakti Palangka Raya City, namely the realization of discipline from the discipline all components to form a strong and sturdy personality and improve the quality of education that is educative and insightful. Based on this background, this study was conducted with the focus of the study on three aspects of the problem, namely the form of leadership influence, the effect of leadership influence and the implications of leadership influence on the discipline and performance of educators in Pasraman Widya Bhakti, Palangka Raya City. This study uses a qualitative approach and to analyze the results of the study used the theory of structural functionalism, management theory and supporting theory. Based on the analysis and analysis method can be delivered as follows, namely the form of leadership influence, leadership influence function and the implications of leadership influence on the discipline and performance of educators in Pasraman Widya Bhakti Palangka Raya City.
PARA WIDYA VS APARA WIDYA DALAM VEDA I Wayan Sindia Griya Danika
Tampung Penyang Vol 17 No 02 (2019): Tampung Penyang
Publisher : Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33363/tampung-penyang.v17i01.538

Abstract

Science is the science that helps live a good life in helping everyday life and helps in spiritual life which will lead us to surrender to God. Science that helps in everyday life is the science that guides in carrying out life in the fields of mathematics, biology, chemistry and so on. Meanwhile, spiritual knowledge leads to return to one God. Science must be studied together, both general knowledge and spiritual knowledge, each of which is obtained collectively. It aids in living life and helps us see both in truth and in evil or darkness. In this study, using the literature study method by looking at the verses from the Vedic scriptures and trying to see the knowledge of the Widya and also Apara Widya in the Vedas used in everyday life. Then compare the virtues of giving priority to living life. The results of this study are to see how the roles of Widya and Apara Widya in life. And how Apara Widya and Para Widya provide a balance of knowledge for ourselves.
PENGGALIAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN DALAM RITUAL NAHUNAN Megawati Megawati
Tampung Penyang Vol 18 No 02 (2020): Tampung Penyang
Publisher : Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33363/tampung-penyang.v18i02.556

Abstract

Upacara ritual umat Hindu Kaharingan sangat unik, karena pada setiap daerah pelaksanaannya selalu berbeda – beda sesuai konsep desa, kala, patra. Dalam kepercayaan Hindu Kaharingan terdapat banyak sekali upacara-upacara ritual, salah satunya adalah ritual Nahunan yang sarat dengan nilai-nilai pendidikan. Ritual Nahunan sudah dikenal turun-temurun oleh umat Hindu Kaharingan. Nahunan merupakan suatu kewajiban yang harus dilaksanakan yang tertuang dalam kitab suci Panaturan pasal 53. Nahunan berasal dari kata “nuhun” yang berarti turun. Dengan demikian upacara Nahunan adalah ritual pemberian nama bagi bayi berusia satu bulan atau balita yang dibawa turun keluar rumah. Upacara Nahunan juga merupakan perwujudan dari Panca Yadnya, yaitu kurban suci yang ditujukan kepada para Dewa, Pitra dan Munusa atau proses balas jasa atau ucapan terimakasih kepada bidan dan ucapan syukur kepada Tuhan, para leluhur selama merawat dan melindungi bayi dan ibunya, sehingga mulai dari proses mengandung hingga melahirkan tidak mengalami gangguan dari berbagai penyakit dan pengaruh buruk. Nilai pendidikan yang terkandung dalam upacara Nahunan salah satunya yaitu nilai tattwa, religius, etika, moral, sosial, dan kasih sayang.
Teknologi dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya Hindu di tengah pandemi Covid 19 Ni Putu Eka Merliana
Tampung Penyang Vol 18 No 02 (2020): Tampung Penyang
Publisher : Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33363/tampung-penyang.v18i02.596

Abstract

Covid 19 sudah membawa kehidupan masyarakat secara umum menjadi berubah baik salah satunya adalah dalam hal pelaksanaan kegiatan keagamaan. Perilaku selama pandemic covid 19 dibatasi sehingga ini dapat mengurangi kualitas dalam peningkatan mutu masyarakat khususnya bagi umat Hindu dikarenakan adanya pembatasan kegiatan dan pelaksanaan dalam melakukan kegiatan keagamaan. Dengan berkembangannya teknologi menjadi peran yang sangat mendukung selama masa pandemic covid 19 yang mana hal tersebut dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas sumber daya hindu dalam melaksanakan kegiatan ibadah atau persembahyangan tanpa harus berkerumun dengan tidak mengurangi nilai ketakwaan dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Tujuan dari tulisan ini adalah untuk medeskripsikan pemanfaatan teknologi sebagai media pendukung dalam peningkatan sumber daya manusia di masa pandemic covid 19. Hasil yang didapat dari penjabaran tersebut adalah bahwa teknologi membantu dalam mengimplementasikan pelaksanaan kegiatan keagamaan secara virtual dengan memanfaatkan teknologi internet.
Pelestarian Ekowisata dalam perspektif Hindu di masa Pandemi Covid 19 Ni Nyoman Ayu Wilantari
Tampung Penyang Vol 18 No 02 (2020): Tampung Penyang
Publisher : Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33363/tampung-penyang.v18i02.614

Abstract

Abstrak
Efektifitas Pembelajaran Daring (online) pada mahasiswa Pasca Sarjana IAHN Tampung Penyang Palangka Raya Lia Shanlie
Tampung Penyang Vol 18 No 02 (2020): Tampung Penyang
Publisher : Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33363/tampung-penyang.v18i02.615

Abstract

Abstrak
Peranan kinerja pendidik terhadap prestasi peserta didik di institut agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya I Putu Widiyanto; Anggi Resnungki
Tampung Penyang Vol 18 No 02 (2020): Tampung Penyang
Publisher : Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33363/tampung-penyang.v18i02.616

Abstract

Pendidik dalam proses belajar mengajar selain sebagai pengajar dan pendidik, juga mempunyai tanggung jawab yang besar dalam meningkatkan kualitas pendidikan antara lain sebagai tenaga pendidik dalam suatu lembaga pendidikan, penentu kualitas hasil pendidikan dengan mencetak peseta didik yang berkualitas serta sebagai pembimbing peserta didik. Kinerja pendidik di IAHN-TP Palangka Raya yang dapat mempengaruhi prestasi peserta didik antara lain merumuskan RPP, melaksakan pendekatan pembelajaran saintifik, menggunakan media pembelajaran, pengawasan dan bimbingan secara rutin yang dilakukan kepada peserta didik maupun kepada pendidik, serta menggunakan penilaian otentik untuk mendapatkan hasil proses belajar peserta didik.
Peran Festival Tandak Intan Kaharingan Meningkatkan Sradha dan Bhakti Kehidupan Sosial Umat di Kabupaten Lamandau Tardi Edung
Tampung Penyang Vol 18 No 02 (2020): Tampung Penyang
Publisher : Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33363/tampung-penyang.v18i02.617

Abstract

Abstrak
Perilaku Sosial Kehidupan Umat Hindu di Desa Batu Nindan Kecamatan Basarang Kabupaten Kapuas Wayan Gepu
Tampung Penyang Vol 19 No 1 (2021): Tampung Penyang
Publisher : Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33363/tampung-penyang.v19i01.624

Abstract

Manusia sebagai makhluk reigius,di dalam menjalankan kehidupannya memerlukan satu tutntunan yang dijadikan sebagai pijakan, aturan, bimbingan dalam melakukan berbagai aktivitas, baik sosial individu maupun sosial masyarakat. Sehingga ada sebuah tuntunan yang dijadikan sebagai suluh penerang, dengan harapan tidak menyimpang dari norma-norma kepatutan yang tertuang dalam ajaran agama diyakininya. Mengapa demikian karena di dalam ajaran agama terdapat banyak wejangan-wejangan yang beegitu bermanfaat bagi kehidupan manusia dalam menjalankan dan beraktivitas sehari-hari.Terkait dengan perihal tersebut, Bergerson dalam Agus (2005:3) bahwa bergama sebagai gejala universal manusia, artinya banyak dijumpai manusia tanpa sains, seni, dan filsafat, tetapi tidak ada masyarakat tanpa agama. Namun ungkapan itu menekankan universal fenomena beragama dalam kehidupan manusia. Di mana kehidupan keagamaan yang dijalankan, terepleksi dengan lingkungan sosial, yang memerlukan adaptasi dengan lingkungan sosial dalam masyarakat.Perilaku kehidupan sosial beragama umat Hindu di desa Batunindan diantaranya adalah Menyame braye, merupakan tradisi yang menjdai spirit dalam membangun tali persaudaraan. Sangkep (musyawarah mupakat), membangun spirit saling menghargai keputusan berdasarkan suara terbanyak. Metulungan, saling membantu tanpa melihat golongan, status sosial siapa orang yang membutuhkan bantuan. Medelokan (mengunjungi) saling memberikan support, semangat bagi umat/masyaarakat Hindu yang dalam kesusuhan. Implikasi perilaku sosial kehidupan keagamaan umat Hindu di Kabupaten Kapuas; Menguatnya tali persuadaraan, perilaku sosial kehidupan keagamaan yang berjalan dengan baik menjadikan rasa toleransi semakin kuat. Meningkatnya Keamanan, saling menghargai, membantu, menolong akan meningkatkan rasa aman bagi masyarakat. Mengningkatnya kerja sama, kebersamaan akan terbangundan terjaga dengan baik menjadi kebersamaan semakin baik.
Memaknai Perpustakaan Sebagai Rumah Betang I Gusti Ayu Ketut Yuni Masriastri
Tampung Penyang Vol 19 No 1 (2021): Tampung Penyang
Publisher : Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33363/tampung-penyang.v19i01.669

Abstract

Perpustakaan merupakan pusat sumber informasi artinya segala jenis ilmu pengetahuan, hasil penelitian, adat istiadat suatu daerah bahkan sejarah suatu daerah dan negara terdapat di dalam sebuah perpustakaan. Perpustakaan diibaratkan seperti suatu rumah yang ditempati oleh banyak orang dengan berbagai macam keyakinan, dari latar belakang yang berbeda tetapi mempunyai tujuan yang sama. Rumah betang adalah rumah adat suku dayak ngaju Kalimantan tengah yang sampai saat ini masih ada dan masih ditempati oleh masyarakat. Rumah betang merupakan rumah adat dengan ukuran besar yang bisa ditinggali oleh 100-200 orang. Mereka yang tinggal disana memiliki latar belakang serta keyakinan berbeda tetapi selalu hidup rukun penuh toleransi dan damai. Filosofi rumah betang sampai saat ini masih dijadikan dasar oleh masyarakat dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Filosofi rumah betang tersebut sesuai dengan peran dan nilai yang terkandung dalam perpustakaan dalam fungsinya sebagai pusat sumber informasi bagi masyarakat. Empat filosofi rumah betang yaitu (1) hidup rukun dan damai walau terdapat banyak perbedaan (2) bergotong royong (3) menyelesaikan perselisihan dengan damai dan kekeluargaan (4) menghormati leluhur