cover
Contact Name
I Putu Widyanto
Contact Email
putuwidyanto@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
putuwidyanto@gmail.com
Editorial Address
Jl. G.Obos X Pasca Sarjana Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangkaraya
Location
Kota palangkaraya,
Kalimantan tengah
INDONESIA
Satya Sastraharing: Jurnal Manajemen
Core Subject : Science, Education,
Satya Sastraharing : Jurnal Manajemen adalah jurnal akses terbuka peer-review dan kebijakan ganda. Jurnal ini diterbitkan dua kali Bulan Juni dan Desember. Jurnal di bidang Manajemen Pendidikan Agama Hindu, Manajemen Pendidikan, Manajemen Kepemimpinan, Manajemen Sumber Daya Manusia.
Articles 90 Documents
Optimalisasi Manajemen Perintisan Pendidikan Non Formal Lembaga Kursus Little Josua di Desa Pagarbatu Tapanuli Utara Alki Firton Tambunan; Abai Manupak Tambunan; Hiskia Maruli Tua Pakpahan
Satya Sastraharing : Jurnal Manajemen Vol 7 No 2 (2023): Satya Sastraharing: Jurnal Manajemen
Publisher : Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33363/satya-sastraharing.v7i2.1051

Abstract

Dalam penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan Studi kasus, pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, studi dokumen, wawancara dilakukan dengan informan yaitu pengelola bimbingan belajar. Observasi dilakukan dengan cara ikut serta hadir terus-menerus di tempat penelitian dengan mengamati aktivitasoptimalisasi manajemen perintisan pendidikan non formal lembaga kursus Little Josua Instrumen pengambilan data selain peneliti sebagai instrument kunci, juga menggunakan alat perekam serta kamera untuk mengambil foto-foto dalam wawancara. Dalam penelitian ini telah terjawab bahwa optimalisasi manajemen perintisan tetap dilakukan dengan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi dengan mengedepankan toleransi atau perlakuan khusus terhadap segala keterbatasan yang diaktualisasi dalam tindakan manajemen.
Manajemen Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Pascapandemi Covid-19 di SMA Negeri Kota Palangka Raya I Wayan Muliana; I Made Suyasa; Ni Wayan Gateri
Satya Sastraharing : Jurnal Manajemen Vol 7 No 2 (2023): Satya Sastraharing: Jurnal Manajemen
Publisher : Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33363/satya-sastraharing.v7i2.1065

Abstract

Pemulihan pembelajaran tatap muka pascapandemi Covid-19 menjadi sangat penting dan wajib bagi satuan pendidikan dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan untuk mendukung pembangunan dibidangnya, sebagai solusi dari dampak ketertinggalan pembelajaran (learning loss) selama pandemi. Pascapandemi Covid-19 saat ini memerlukan perubahan pola belajar peserta didik dari pembelajaran jarak jauh ke pembelajaran tatap muka terutama pada SMA Negeri di Kota Palangka Raya. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan dan menganalisis manajemen pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti di SMA Negeri Kota Palangka Raya pascapandemi Covid-19. Deskripsi dan analisis ini sangat penting karena terjadi perubahan metode dan model pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti masa pandemi Covid-19 ke pascapandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Teori kognitif digunakan untuk memecahkan masalah manajemen perencanaan Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Pascapandemi Covid-19 di SMA Negeri Kota Palangka Raya. Teori behavioristik digunakan untuk memecahkan masalah manajemen pelaksanaan Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Pascapandemi Covid-19 di SMA Negeri Kota Palangka Raya. Teori Humanistik digunakan untuk memecahkan masalah manajemen evaluasi Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Pascapandemi Covid-19 di SMA Negeri Kota Palangka Raya. Informan penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Guru mata pelajaran Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, dan Peserta Didik mata pelajaran Pendidikan Agama dan Budi Pekerti. Hasil analisis diperoleh kesimpulan pada mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti pascapandemi Covid-19 di SMA Negeri kota Palangka Raya, manajemen perencanaan pembelajaran berjalan baik berdasarkan teori kognitif yaitu sesuai pengetahuan dan kemampuan untuk proses perencanaan yang baik oleh kepala sekolah, guru, dan peserta didik dalam merencanakan dan mempersiapkan pembelajaran; manajemen pelaksanaan pembelajaran berjalan baik menurut teori behavioristik yang menekankan penguatan secara positif proses pembelajaran sesuai dengan perangkat pembelajaran, aktivitas peserta didik dalam proses pembelajaran, pemanfaatan alat, dan bahan yang dipergunakan dalam pembelajaran, serta pengalaman peserta didik dalam memperoleh ilmu pengetahuan; manajemen evaluasi pembelajaran telah berjalan baik sesuai dengan teori humanistik yaitu supervisi mengutamakan pendekatan personal oleh kepala sekolah, tercapainya tujuan pembelajaran melalui penilaian dan asesmen oleh guru, pemanfaatan sarana dan sarana serta moda pelaksanaan ulangan/penilaian oleh peserta didik. Saran yang disampaikan dalam penelitian ini yang berkaitan dengan manajemen perencanaan pembelajaran, manajemen pelaksanaan pembelajaran, dan manajemen evaluasi pembelajaran ditujukan kepada beberapa pihak, antara lain: kepala sekolah, guru Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, peserta didik, dan satuan pendidikan.
Analisis Manajemen Pembelajaran Diferensiasi Dalam Penguatan Profil Pelajar Pancasila Melalui Mata Pelajaran IPS di SMAN 2 Sampit krisma natalia
Satya Sastraharing : Jurnal Manajemen Vol 7 No 2 (2023): Satya Sastraharing: Jurnal Manajemen
Publisher : Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33363/satya-sastraharing.v7i2.1074

Abstract

A student profile based on Pancasila is a characteristic that must be formed and realized by students when implementing the independent curriculum. This research was conducted at SMAN 2 Sampit, East Kotawaringin Regency, in 2022, which has independently implemented the independent curriculum. The aim of this research is to identify the implementation of differentiated learning in social studies subjects, as well as identify the obstacles and factors that encourage the implementation of differentiated learning in schools. This research is qualitative in nature and uses data collection methods through observation, documentation and interviews. The research results show that differentiated learning in social studies subjects is carried out through differentiation in processes, content and products, in accordance with the principles of differentiated learning. However, differentiated learning in social studies subjects is still not implemented optimally, because teachers experience difficulties in implementing it. Teachers still have difficulty in preparing teaching modules that are suitable for differentiated learning and managing classes according to the principles of differentiated learning. The factor that encourages the implementation of differentiated learning is the leadership of the school principal who provides motivation to teachers and organizes various training, seminars and workshops. Meanwhile, the factors that hinder the implementation of differentiated learning are the teacher's readiness in planning differentiated learning and the teacher's ability which is not yet optimal in carrying out diagnostic assessments and understanding the dimensions of student profiles based on Pancasila which will be developed in learning.
Fungsi Manajemen Pengembangan Kapasitas dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Perspektif Manajemen Pendidikan Handiska Ayu Hepi Irjanti; Kadek Sukiada; Sihung Sihung
Satya Sastraharing : Jurnal Manajemen Vol 7 No 2 (2023): Satya Sastraharing: Jurnal Manajemen
Publisher : Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33363/satya-sastraharing.v7i2.1104

Abstract

Manajemen merupakan proses dalam membuat suatu perencanaan, pengorganisasian, pengendalian serta memimpin berbagai usaha dari anggota organisasi dan juga menggunakan semua sumber daya yang dimiliki untuk mencapai tujuan yang ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Manajemen Pengembangan Kapasitas Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Di SMPN Satu Atap Desa Tumbang Kajamei, Kecamatan Bukit Raya Kabupaten Katingan, (Perspektif Manajemen Pendidikan Hindu). Jenis penelitian yang dipakai menggunakan penelitian kualitatif. Informan penelitian meliputi kepala sekolah, wakil kepala sekolah, para guru, siswa, orang tua murid dan kepala desa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian didapatkan bahwa kepala SMPN Satu Atap Desa Tumbang Kajamei sudah menjalankan aspek-aspek Manajemen Pengembangan Kapasitas Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan diantaranya yaitu Pertama, peran sebagai perencanaan mutu kepala SMPN Satu Atap Desa Tumbang Kajamei melakukan koordinasi kepada seluruh staf karyawan dan juga dewan guru dalam melakukan kegiatan, melibatkan seluruh komponen, menjelaskan tujuan yang akan dicapai, membentuk panitia-panitia, mengadakan monitoring dan mengadakan kegiatan. Kedua, peran sebagai pengendalian mutu kepala SMPN Satu Atap Desa Tumbang Kajamei dilakukan dengan mengadakan evaluasi kinerja, membandingkan kinerja aktual dengan target, mengadakan rapat pertahun, memberikan reward dan punishment, memberikan arahan kepada pegawai, dan selalu memberikan motivasi kepada staf karyawan maupun dewan guru. Ketiga, peran sebagai perbaikan mutu dalam hal ini kepala SMPN Satu Atap Desa Tumbang Kajamei mengadakan perbaikan terus menerus, mengadakan supervisi setiap persemester, memberikan pelatihan dan pendidikan kepada guru, mengadakan bimbingan belajar siswa pada jam luar sekolah dan bekerja sama dengan orang tua murid
Manajemen Manajemen Peningkatan Mutu Pendidikan Di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 5 Palangka Raya Marliani Marliani; I Made Suyasa; Kade Sukiada
Satya Sastraharing : Jurnal Manajemen Vol 7 No 2 (2023): Satya Sastraharing: Jurnal Manajemen
Publisher : Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33363/satya-sastraharing.v7i2.1105

Abstract

Mutu pendidikan yang baik tergantung pada peran guru dalam proses belajar mengajarnya, karena guru menjadi figur sentral dalam dunia pendidikan yang selalu terkait dengan komponen sistem pendidikan khususnya yang diselenggarakan secara formal di sekolah. Atas dasar anggapan tersebut, maka penelitian ini dilakukan dengan fokus kajian pada tiga aspek permasalahan, yaitu Pelaksanaan, Pengelolaan Standar Isi serta Faktor-faktor pendukung dan penghambat Manajemen Peningkatan Mutu Pendidikan di SMK Negeri 5 Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data penelitian ini dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara mendalam, studi pustaka, dan dokumentasi. Berdasarkan telaah dan metode analisis tersebut dapat diasumsikan sebagai berikut. Pertama manajemen peningkatan mutu pendidikan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 5 Palangka Raya berdasarkan pada dua elemen dasar yakni manajemen peningkatan mutu, dan peningkatan mutu pendidikan. Dua elemen tersebut saling terkait menjadi satu keutuhan yang terartikulasikan pada manajemen peningkatan mutu pendidikan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 5 Palangka Raya. Pelaksanaan manajemen peningkatan mutu pendidikan di SMK Negeri 5 Palangka Raya, mengacu pada tujuan pendidikan nasional yaitu membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa; Kedua, Standar isi SMK Negeri 5 Palangka Raya mengacu pada standar nasional Pendidikan mencakup lingkup materi dan tingkat kompetensi untuk mencapai kompetensi lulusan pada jenjang dan jenis Pendidikan tertentu. Standar isi tersebut memuat kerangka dasar dan struktur kurikulum, beban belajar, kurikulum tingkat satuan pendidikan, dan kalender pendidikan/akademik; dan ketiga, Faktor pendukung dalam upaya peningkatan mutu pendidikan di SMK Negeri-5 Palangka Raya adalah sumber daya manusia, lingkungan sekolah, tujuan/visi SMK Negeri-5 Palangka Raya, peran serta masyarakat dan lembaga lain. Sedangkan faktor penghambat adalah faktor ruang kelas di dalam melaksanakan ujian praktik
Pemanfaatan Komik Digital Sebagai Media Pembelajaran Di Sekolah Dasar I Nyoman Urip; Renol Renol; Heri Kusuma Tarupay
Satya Sastraharing : Jurnal Manajemen Vol 7 No 2 (2023): Satya Sastraharing: Jurnal Manajemen
Publisher : Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33363/satya-sastraharing.v7i2.1110

Abstract

The learning process requires media to make it easier for student to understand the learning materials. This article discusses the use of Digital Comics or illustrated stories as learning media for elementary school student. Digital comics offer images and dialogues that can serve as a means of delivering learning materials to elementary school student. Picture can capture students attention and focus on learning, while dialogues provide a space to insert learning materials. The ai of this research is to examine the use of Digital Comics as an alternative learning media for elementary school students. The method used is literature review (library research). Digital Comics as a learning media are considered capable of supporting enjoyable learning and increasing vocabulary knowledge, preventing students from getting bored quickly.
Future Teacher Competency Of Vocational Education: Literature Review Warda Indadihayati
Satya Sastraharing : Jurnal Manajemen Vol 8 No 1 (2024): Satya Sastraharing: Jurnal Manajemen
Publisher : Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33363/satya-sastraharing.v8i1.1247

Abstract

Globalisation era without boundaries, Technological advancement modernises different factors in life and affects many areas, including vocational education. Therefore, TVET teachers should enhance their competencies to present vocational training that can facilitate future human capital and adapt to new technologies and global challenges in this digital era. Urgency development educational teacher competence vocation need noticed in ensure quality education expected vocation. Method in this article used in this literature review refer to Prisma method used to do literature review and meta-analysis activities so that make it easy in review goal roadmap structure. result of discussion this more carry on discuss about development trends technology, directions teacher vocational education competence development, development strategy vocational education competencies.
Pengaruh Ketersediaan Sarana dan Prasarana Pendidikan terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas X TKR SMK Negeri 2 Siatas Barita Tahun Ajaran 2023/2024 kristian Simanjuntak
Satya Sastraharing : Jurnal Manajemen Vol 8 No 1 (2024): Satya Sastraharing: Jurnal Manajemen
Publisher : Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33363/satya-sastraharing.v8i1.1274

Abstract

The aim of this research is to determine the effect of the availability of infrastructure on the learning achievement of class X TKR students at SMK Negeri 2 Siatas Barita. The method used in this research is an inferential quantitative method. The population was all 127 class X TKR students and a sample of 30 was determined using a non-probability sampling technique, namely purposive sampling. Data was collected using a closed questionnaire with 15 items. The results of data analysis show that there is a positive and significant influence in the availability of educational infrastructure on the learning achievement of class A positive relationship is obtained by the value rxy = 0.553 > rtable(=0.05,n=30) = 0.361, thus it is known that there is a positive relationship between variable > t table(=0.05,dk=n-2=28)= 2.048, thus there is a significant relationship between variable "72.863"+0.130X. b) Regression coefficient of determination test (r2) = 30.5%. 3) Test the hypothesis using the F test to obtain Fcount > Ftable, namely 12.315 > 4.17. Thus Ha is accepted and H0 is rejected.
Teknologi Informasi Dan Komunikasi Dalam Pembelajaran: Analisis Penggunaan Dan Pengaruhnya Pada Interaksi Guru-Siswa Di Smpn 5 Katingan Hilir, Kabupaten Katingan) I Wayan Sindia Griya Danika
Satya Sastraharing : Jurnal Manajemen Vol 8 No 1 (2024): Satya Sastraharing: Jurnal Manajemen
Publisher : Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33363/satya-sastraharing.v8i1.1293

Abstract

Teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam pembelajaran memiliki potensi besar untuk memberdayakan siswa, yaitu dapat mendorong tumbuhnya keterampilan belajar yang efektif, keterampilan penalaran tingkat tinggi, kemampuan komunikasi lisan dan tulisan yang baik, serta kemampuan dalam menemukan berbagai sumber belajar yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam pembelajaran dan dampaknya pada interaksi guru-siswa di SMPN 5 Katingan Hilir, Kabupaten Katingan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini mendokumentasikan pengalaman guru dan siswa dalam mengintegrasikan TIK dalam proses pembelajaran. Melalui wawancara mendalam dan observasi kelas, penelitian ini menjelajahi berbagai aspek penggunaan TIK, termasuk jenis aplikasi yang digunakan, strategi pembelajaran yang diimplementasikan, dan respons siswa terhadap pembelajaran yang melibatkan teknologi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan pendekatan tematik untuk mengidentifikasi pola-pola umum dalam interaksi guru-siswa dan memahami dampak positif TIK terhadap partisipasi siswa dan motivasi belajar. Hasil penelitian ini memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana TIK telah mempengaruhi dinamika kelas, memperkaya pengajaran guru, dan meningkatkan keterlibatan siswa. Penelitian ini juga menggali faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi TIK di lingkungan pembelajaran, seperti pelatihan guru, akses internet, dan dukungan teknis. Implikasi hasil penelitian ini dapat memberikan panduan berharga bagi sekolah dan pendidik dalam memperbaiki penggunaan TIK dalam proses pembelajaran
Peran Manajemen Strategik Dalam Sistem Pengelolaan Perguruan Tinggi putu yulia angga dewi
Satya Sastraharing : Jurnal Manajemen Vol 8 No 1 (2024): Satya Sastraharing: Jurnal Manajemen
Publisher : Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33363/satya-sastraharing.v8i1.1295

Abstract

Implementasi manajemen strategik dalam pengelolaan perguruan tinggi mencakup berbagai aspek, mulai dari perencanaan kurikulum, pengembangan SDM, pengelolaan keuangan, hingga peningkatan kualitas penelitian dan pengabdian masyarakat. Pendekatan ini mendorong terciptanya budaya organisasi yang berorientasi pada kinerja dan perbaikan berkelanjutan. Namun, penerapan manajemen strategik di perguruan tinggi bukan tanpa tantangan. Karakteristik unik institusi akademik seperti otonomi fakultas, kebebasan akademik, serta struktur organisasi yang kompleks dapat menjadi hambatan dalam implementasi strategi yang koheren. Diperlukan kepemimpinan yang kuat dan komunikasi efektif untuk menyelaraskan berbagai elemen dalam institusi menuju visi bersama. Mengingat dinamika lingkungan pendidikan tinggi yang terus berubah, peran manajemen strategik menjadi semakin penting. Perguruan tinggi yang mampu menerapkan manajemen strategik secara efektif akan lebih siap menghadapi tantangan masa depan dan mencapai keunggulan kompetitif yang berkelanjutan.