cover
Contact Name
Ashif Az Zafi
Contact Email
qualityjournal@uinsuku.ac.id
Phone
+6285789104304
Journal Mail Official
qualityjournal@uinsuku.ac.id
Editorial Address
Gedung Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sunan Kudus, Jl.Conge Ngembalrejo PO.BOX 51 Kudus 59322, Jawa Tengah. Fax. 0291-432677
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Quality
ISSN : 23550333     EISSN : 25028324     DOI : http://dx.doi.org/10.21043/quality
The focus and scope of Quality Journal is the leading journal in Islamic educational institutions concerning Islamic Education Management. The journal promotes research and scholarly discussion concerning the Transformative Management of Islamic Education in Academic disciplines and Institutions, focusing on the advancement of scholarship in both formal and non-formal education. Topics might be about the management of Islamic education, Islamic Leadership, and teacher professional development in Madrasah, Pesantren and Islamic College.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 1 (2021): QUALITY" : 10 Documents clear
Manajemen Kelas dengan Pendekatan Savi dan Model Examples Non Examples Surur, Agus Miftakus
QUALITY Vol 9, No 1 (2021): QUALITY
Publisher : Pascasarjana IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/quality.v9i1.7300

Abstract

AbstractThis research is a classroom action research. The use of the Examples non-examples type learning model with the SAVI approach is proven to be able to increase student learning activities in Islamic Religious Education lessons. From the results of the evaluation, it was explained that students reached 77% able to master the material, so that the learning carried out by the teacher could change the passivity of students before the application of learning methods, to become more active in learning, followed by an increase in the value of student learning outcomes.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengaktifkan siswa ketika belajar di kelas. Siswa tidak hanya diam saja, akan tetapi guru juga mendapat respon dari materi yang telah disampaikannya. Respon siswa tidak hanya berasal dari siswa tertentu, akan tetapi dapat menyeluruh dalam kelas. Pembelajaran yang dilakukan oleh siswa dengan memanfaatkan seluruh panca indera sangat ditekankan dalam pembelajaran SAVI ini. Penelitian Tindakan Kelas dipilih sebagai pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini. Pembelajaran dalam materi Pendidikan agama islam terbukti dengan pendekatan SAVI dengan model pembelajaran tipe Examples Non examples mampu meningkatkan aktivitas belajar siswa. Dari hasil evaluasi menjelaskan bahwa peserta didik mencapai 77% mampu menguasai materi, sehingga guru yang melakukan pembelajaran dapat mengubah pasifnya siswa sebelum penerapan metode pembelajaran, menjadi lebih aktif dalam belajar, diikuti dengan meningkatnya nilai hasil belajar siswa.
Implementasi Penilaian Berbasis High Order Thinking Skills dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreatif pada Mata Pelajaran PAI dan Budi Pekerti
QUALITY Vol 9, No 1 (2021): QUALITY
Publisher : Pascasarjana IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/quality.v9i1.10136

Abstract

AbstractThis study aims to analyze the concept of HOTS based assessment to improve students critical and creative thinking skills, the implementation of HOTS based assessments in improving students critical and creative thinking skills, results of HOTS-based assessments in improving students abilities. critical and creative thinking of students in the subjects of Islamic Religious Education and Character Education at the Junior High School level in Kudus Regency. This type of research uses descriptive qualitative. Data collection techniques using observation, interviews, and documentation. Data analysis techniques using Milles and Huberman analysis models include data reduction, data presentation, drawing conclusions. Results of this study indicate that the HOTS based assessment concept consists of analyzing the Basic Competencies; compiling a grid of questions; choosing a stimulus; write question items; and make scoring guidelines. Implementation of the HOTS based assessment consists of the dominance of the cognitive aspect in making questions; cognitive level creates, evaluates and analyzes as a reference in making questions; and making questions oriented towards measuring the metacognitive dimensions of students. Results of the HOTS based assessment can be seen from the mastery of the material with a higher level, and the ability to think systematically, learn to analyze a problem from various aspects and educate students to be confident. Thus, HOTS based assessment is important to be implemented in learning activities, with the aim that students are able to think creatively, critically, innovatively, argue, solve problems, and have expertise in making decisions, especially on Islamic Religious Education and Character Education materials.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep penilaian berbasis HOTS untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif peserta didik, implementasi penilaian berbasis HOTS dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif peserta didik, dan hasil penilaian berbasis HOTS dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif peserta didik pada mata pelajaran PAI dan Budi Pekerti di tingkat SMP Kabupaten Kudus. Jenis penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model analisis Milles dan Huberman meliputi reduksi data, penyajian data, menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsep penilaian berbasis HOTS terdiri dari menganalisis KD; menyusun kisi-kisi soal; memilih stimulus; menulis butir pertanyaan; dan membuat pedoman penskoran. Implementasi penilaian berbasis HOTS terdiri dari dominasi aspek kognitif dalam membuat soal; level kognitif mencipta, mengevaluasi dan menganalisis menjadi rujukan dalam membuat soal; dan pembuatan soal berorientasi mengukur dimensi metakognitif peserta didik. Hasil penilaian berbasis HOTS terlihat dari penguasaan materi dengan level yang lebih tinggi, dan kemampuan berpikir secara sistematis, belajar menganalisis suatu masalah dari berbagai aspek dan mendidik peserta didik percaya diri. Dengan demikian penilaian berbasis HOTS penting untuk diimplementasikan dalam kegiatan pembelajaran, dengan tujuan agar peserta didik mampu berpikir kreatif, kritis, inovatif, berargumen, menyelesaikan masalah, dan keahlian dalam mengambil keputusan, khususnya pada materi PAI dan Budi Pekerti.
Kepemimpinan Perempuan Dalam Menciptakan Sekolah Ramah Anak
QUALITY Vol 9, No 1 (2021): QUALITY
Publisher : Pascasarjana IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/quality.v9i1.10109

Abstract

AbstractThe purpose of this study was to determine the leadership of women in creating child-friendly schools in RA Nurus Salam, Sambirampak Kidul, Kotaanyar, Probolinggo. The type of research used is quantitative research with a case study observation approach. The results showed, first, the leadership in RA Nurus Salam was a woman who wanted to create a child-friendly school. Second, the implementation of child-friendly schools has been implemented in RA Nurus Salam with the following stages; first, Word Analysis. Second, the Branding School. Third, Implementation of Sra Development. Fourth, Continuous Improvement. With the implementation of child-friendly schools in RA Nurus, the learning greetings are more conducive and the trust of parents to teachers is getting higher.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memahami tentang kepemimpinan perempuan dalam menciptakan sekolah ramah anak di Raulatul Athfal (RA) Nurus Salam, Sambirampak Kidul, Kotaanyar, Probolinggo, Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis fenomenologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pertama kepemimpinan di RA Nurus Salam adalah seorang perempuan yang ingin menciptakan sekolah ramah anak. Kedua, penerapan sekolah ramah anak sudah dilaksanakan di RA Nurus Salam dengan tahapan berikut; pertama, Analisis SWOT. Kedua, Branding School. Ketiga, Pelaksanaan SRA Development. Keempat, Perbaikan Berkelanjutan. Dengan penerapan sekolah ramah anak di RA Nurus salam pembelajaran lebih kondusif serta kpercayaan wali murid terhadap guru semakin tinggi.
Strategi Implementasi Profesionalisme Guru pada Masa Pandemi di MI Hikmatun Najah Partono, Partono
QUALITY Vol 9, No 1 (2021): QUALITY
Publisher : Pascasarjana IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/quality.v9i1.10399

Abstract

AbstractThe purpose of this study is to find out about the efforts or strategies for implementing teacher professionalism during the pandemic because learning activities are no longer carried out face-to-face but are completely digital / online. This type of research is field research with a descriptive qualitative approach that tries to explore the meaning of teacher professionalism as a step to develop the quality of educational institutions while still adjusting educational goals. The results of this study indicate that the majority of MI Hikmatun Najah teachers can implement their professionalism through online learning properly and right. They still carry out their duties and obligations in a professional manner even though the learning process is online / online. This research also shows that teachers can put their professionalism in accordance with the place and conditions.AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang upaya-upaya atau strategi implementasi profesionalisme guru pada masa pandemi dikarenakan kegiatan pembelajaran tidak lagi dilakukan dengan tatap muka melainkan dengan serba digital/online. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif deskriptif yang mencoba mengeksplorasi makna profesionalisme guru sebagai langkah mengembangkan mutu lembaga pendidikan dengan tetap menyesuaikan tujuan pendidikan.. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa mayoritas guru MI Hikmatun Najah dapat mengimplementasikan sikap profesionalisme mereka melalui pembelajaran online dengan baik dan tepat. Mereka tetap melaksanakan tugas dan kewajiban mereka secara profesional walaupun proses pembelajaran melalui online/daring. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa para guru dapat menempatkan sikap profesionalisme mereka sesuai dengan tempat dan kondisi.
The Concept of Professional Learning Community By Teacher Group in Developing Religious Work Culture At LPIT Nurul Fikri Juwana Rahmawati, Tri
QUALITY Vol 9, No 1 (2021): QUALITY
Publisher : Pascasarjana IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/quality.v9i1.10010

Abstract

AbstractThis study aims to analyze and understand the concept of a professional learning community by a group of teachers in developing a religious work culture to improve the quality of teacher and employee performance as a form of success for educational institutions at LPIT Nurul Fikri Juwana. This study uses a qualitative approach to the type of field research (field research). The results showed that the concept of Professional Learning Community in developing a religious work culture at the Nurul Fikri Integrated Islamic Education Institute can be done through discussion, example, spontaneous habituation, routine activities and conditioning. However, in the implementation of the Professional Learning Community, there are some obstacles, including the difficulty of controlling the rapid development of information technology, the different behavior of teachers and students, the lack of balance between the school environment, the family environment and the community environment which cause the values of religious work culture are not implemented optimally. In addition, the implementation of the Professional Learning Community concept in developing a religious work culture requires a long process, so the results cannot be felt immediately. Linking individual learning to stakeholder learning is a basic element of building a learning community. Embedded in the learning community is a concept that if all stakeholders learn, the school will develop to meet its future and also a religious work culture in everyday life so that the community as education customers are satisfied with the results of planting religiosity to students.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memahami konsep professional learning community oleh kelompok guru dalam mengembangkan budaya kerja religius untuk meningkatkan kualitas kinerja guru dan karyawan sebagai bentuk kesuksesan lembaga pendidikan di LPIT Nurul Fikri Juwana. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis penelitian lapangan (field research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep Professional Learning Community dalam mengembangkan budaya kerja religius di Lembaga Pendidikan Islam Terpadu Nurul Fikri dapat dilakukan melalui diskusi, keteladanan, pembiasaan spontan, kegiatan rutin dan pengkondisian. Namun dalam implementasinya Professional Learning Community masih ditemukan kendala diantaranya yaitu sulitnya mengontrol perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat, adanya perilaku guru serta peserta didik yang berbeda, kurang adanya keseimbangan antara lingkungan lembaga sekolah, lingkungan keluarga dan lingkungan masyarakat yang mengakibatkan nilai-nilai budaya kerja religius tidak terimplementasikan secara maksimal. Selain itu implementasi konsep Professional Learning Community dalam mengembangkan budaya kerja religius membutuhkan proses yang panjang, sehingga tidak bisa langsung dirasakan hasilnya. Mengaitkan pembelajaran individual dengan pembelajaran stakeholder merupakan elemen dasar membangun komunitas pembelajaran. Tertanam di dalam komunitas pembelajaran sebuah konsep bahwa apabila seluruh stakeholder belajar, maka sekolah pun akan berkembang untuk menyongsong masa depannya dan tentunya pula dalam mengembangkan budaya kerja religius dalam kehidupan sehari-hari sehingga masyarakat sebagai pelanggan pendidikan puas dengan hasil penanaman religiusitas kepada peserta didik.
Model Pengembangan Pendidikan Karakter di Pesantren Khalaf (Studi Kasus di Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Boarding School Yogyakarta) Nugraheni, Yumidiana Tya; Firmansyah, Agus
QUALITY Vol 9, No 1 (2021): QUALITY
Publisher : Pascasarjana IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/quality.v9i1.9887

Abstract

AbstractHumans begin to lose their true character identity. Humans have abandoned the values of religiosity and spirituality. The character that is built is the character of pragmatism, hedonism, and materialism. This research is a field research and the method of collecting data is observation to observe the character education development model, interviews by asking questions to the asatidz, administrators and students about the character education development model, and the problems faced during implementation and documentation. This research aims to determine the character values instilled in students in the Yogyakarta Muhammadiyah Boarding School and determine the model of character education development in Yogyakarta Muhammadiyah Boarding School. The results of this research are the formation of characters in Yogyakarta Muhammadiyah Boarding School consists of several values. These values include: respect, responsibility, honesty, tolerance, discipline, help, caring for others and cooperation, courage, and democracy. The pillars of character education include: pesantren residents, kitab kuning, santri organizations and pesantren culture. Based on the four pillars of character education and democratic kyai leadership and the formation of pesantren culture, it produces a holistic-inclusive character education model in Yogyakarta Muhammadiyah Boarding School.AbstrakPenelitian ini bertujuan mengetahui nilai-nilai karakter yang ditanamkan kepada santri di PPM MBS Yogyakarta dan mengetahui model pengembangan pendidikan karakter di PPM MBS Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Jenis penelitian ini adalah studi kasus dan metode dalam mengumpulkan data-data tersebut yakni observasi untuk mengamati model pengembangan pendidikan karakter, wawancara dengan mengajukan beberapa pertanyaan kepada asatidz, pengurus dan santri tentang model pengembangan pendidikan karakter, serta kendala yang dihadapi pada saat pelaksanaannya dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah pembentukan karakter di PPM MBS Yogyakarta terdiri dari beberapa nilai. Nilai-nilai tersebut antara lain: rasa hormat, tanggung jawab, kejujuran, toleransi, disiplin, tolong-menolong, peduli sesama dan kerjasama, keberanian, dan demokratis. Pilar-pilar pendidikan karakter tersebut antara lain: warga pesantren, kitab kuning, organisasi santri dan budaya pesantren. Berdasarkan empat pilar pendidikan karakter yang dimiliki PPM MBS Yogyakarta dan peran kyai yang bersifat demokratis selama kepemimpinan dan pembentukan budaya pesantren, menghasilkan model pendidikan karakter holistik-inklusif di PPM MBS Yogyakarta. Model pendidikan karakter holistic-inklusif merupakan salah satu alternatif pengembangan pendidikan karakter yang dapat digunakan dari internalisasi pendidikan karakter kepada peserta didik.
Manajemen Pembelajaran Jarak Jauh pada Mata Pelajaran PAI dan BP SMP di Kota Tegal Kurniawati, Indah; B.S, Abdul Wachid
QUALITY Vol 9, No 1 (2021): QUALITY
Publisher : Pascasarjana IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/quality.v9i1.10015

Abstract

AbstractResearch on Distance Learning Management (PJJ) in the subject of Islamic Religious Education and Characteristics aims to identify distance learning management conducted on Islamic Education and BP SMP teachers in Tegal City. The distance learning management studied includes the Learning Management System (LMS) and PJJ Applications, the approaches and methods used, as well as the implications for competency attainment and the problems encountered. The Learning Management System and applications used are Google Classroom, WhatsApp, Google Form, Google Meeting, Zoom Cloud Meeting, and AGPAII Digital. The approach used is a scientific approach with the method of Problem Based Learning, Project Based Learning, Inquiry, and Discovery Learning. The implication of distance learning that is carried out is related to the achievement of students' competencies, including Attitude, Spiritual, Social, Knowledge and Skill Competencies. The training was carried out to overcome the problems faced, namely training on the use of LMS and PJJ applications, training on distance learning methods, and training on making ICT-based teaching materials. Effective communication with parents is needed in order to achieve competency attainment.AbstrakPenelitian Manajemen Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti ini bertujuan untuk mengidentifikasi manajemen pembelajaran jarak jauh  yang dilakukan pada guru PAI dan BP SMP di Kota Tegal. Manajeman pembelajaran jarak jauh  yang diteliti meliputi Learning Management Sytem (LMS) dan Aplikasi PJJ, pendekatan dan metode yang digunakan, serta  implikasi terhadap ketercapaian kompetensi dan permasalahan yang ditemui. Learning Management Sytem dan aplikasi yang digunakan adalah Google Classroom, WhatsApp, Google Form, Google Meeting, Zoom Cloud Meeting, dan AGPAII Digital. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan saintifik dengan metode Problem Based Learning, Project Based Learning, Inquiry, dan Discovery Learning. Implikasi dari pembelajaran jarak jauh yang dilakukan berhubungan dengan ketercapaian kompetensi peserta didik, meliputi Kompetensi Sikap, yakni Spiritual dan Sosial, Pengetahuan, dan Ketrampilan. Pelatihan dilakukan untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi, yaitu Pelatihan penggunaan LMS dan Aplikasi PJJ, Pelatihan metode pembelajaran jarak jauh, dan pelatihan pembuatan bahan ajar berbasis TIK. Komunikasi efektif dengan orang tua diperlukan guna mencapai ketercapaian kompetensi.
Manajemen Pembelajaran pada Mata Pelajaran PAI untuk Anak Autis di Tingkat Sekolah Dasar Kholidin, Afif; Mas'ad, Mas'ad
QUALITY Vol 9, No 1 (2021): QUALITY
Publisher : Pascasarjana IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/quality.v9i1.9014

Abstract

AbstractThis research aim know the management of PAI learning for autistic children in SDLB Sunan Kudus. This type of research is a qualitative descriptive research. The data collection techniques apply observation, interview, and documentation. From the data obtained, analysed by using the triangulation method. The findings of this research are the management applying of PAI learning for autistic children that showed by planning which prepared everyday and in accordance with the preparing procedure of PPI. The next, organizing of planning that has been prepared by providing resources who complement autistic children’s needs and adapting to their conditions. And than, organize the existing resources into PAI learning by importing simplified material and adapted to the conditions of autistic children in their daily lives. The evaluation of PAI learning is use the process evaluation and products evaluation during the learning is going on continuously with giving descriptive notes value.AbstrakPenelitian bertujuan untuk mengetahui manajemen pembelajaran PAI pada anak autis di SDLB Sunan Kudus. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang diterapkan adalah teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dari data yang diperoleh kemudian dilakukan analisis dengan metode triangulasi. Adapun temuan penelitian ini adalah manajemen yang diterapkan dalam pembelajaran PAI pada anak autis ditunjukkan dengan perencanaan yang disusun setiap hari dan sesuai dengan prosedur penyusunan PPI. Perencanaan yang sudah disusun selanjutnya dilakukan pengorganisasian dengan menyediakan sumber daya yang memenuhi kebutuhan dan sesuai dengan kondisi mereka. Dari sumber daya yang ada diorganisasikan ke dalam pembelajaran PAI dengan cara memasukkan materi PAI yang sudah disederhanakan dan disesuaikan dengan kondisi anak-anak autis ke dalam kegiatan sehari-hari. Evaluasi pembelajaran PAI dilakukan dengan cara evaluasi proses dan evaluasi produk selama pembelajaran berlangsung secara terus-menerus dengan memberikan nilai dalam bentuk catatan deskriptif.
Manajemen Madrasah dalam Pembelajaran Jarak Jauh Melalui Peningkatkan Efektivitas Siswa MAN 1 Sragen Rokhmiyati, Sri
QUALITY Vol 9, No 1 (2021): QUALITY
Publisher : Pascasarjana IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/quality.v9i1.10204

Abstract

AbstractThis study aims to understand and provide an overview of madrasah management in distance learning through increasing the effectiveness of students in MAN 1 Sragen. The research method used is descriptive qualitative research, through interview and observation techniques to students. The results obtained describe the effectiveness of students through distance learning that can be done with various applications, but learning is quite effective even though it is not optimal because some of the material has to be explained directly. The implication in this research is that the principal as a manager is required to be able to carry out the duties of being a leader in every policy, planning in learning, and managing various components in the madrasah.AbstrakPenelitian ini memiliki tujuan memahami dan memberikan gambaran tentang manajemen madrasah dalam pembelajaran jarak jauh melalui peningkatkan efektivitas siswa MAN 1 Sragen. Metode riset yang digunakan ialah penelitian kualitatif deskriptif, melalui teknik wawancara dan observasi kepada siswa. Hasil yang didapatkan mendeskripsikan efektivitas siswa melalui pembelajaran jarak jauh dapat dilakukan dengan berbagai aplikasi, namun pembelajaran cukup efektif walaupun kurang maksimal karena sebagian materi ada yang harus dijelaskan secara langsung. Implikasi dalam riset ini kepala sekolah sebagai manajer dituntut mampu melaksanakan tugas menjadi pemimpin di setiap kebijakan, perencana dalam pembelajaran, dan mengelola berbagai komponen yang ada di madrasah.
Efektivitas Pembelajaran Daring dalam Pandangan Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Samarinda Mai Al Mawangir, Fathiyatul Haq; Puspita, Fulan
QUALITY Vol 9, No 1 (2021): QUALITY
Publisher : Pascasarjana IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/quality.v9i1.9951

Abstract

AbstractThe purpose of this study was to determine the views of students in the effectiveness of online learning. This study used a quantitative approach with 341 respondents of FTIK IAIN Samarinda students in academic year 2020-2021. The research data were analyzed using descriptive quantitative analysis of percentage techniques. The results showed that the average percentage value of the survey results was 62.7% which was in the good category, which means that students gave a positive view of implementing this online lecture and were willing to continue even though the Covid-19 pandemic had ended.AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pandangan mahasiswa dalam  meningkatkan efektifitas pembelajaran daring. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah responden 341 mahasiswa FTIK IAIN Samarinda semester genap tahun akademik 2020-2021. Data penelitian dianalisis menggunakan analisis kuantitatif deskriptif teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata persentase hasil survei yaitu 62,7% yang termasuk dalam kategori baik yang artinya mahasiswa memberikan pandangan positif atas pelaksanaan perkuliahan daring ini dan bersedia dilanjutkan meskipun pandemi Covid-19 telah berakhir.

Page 1 of 1 | Total Record : 10