cover
Contact Name
Sheila Ayu Pratama
Contact Email
sheilapratama@unesa.ac.id
Phone
+6282336424221
Journal Mail Official
jkptbunesa@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ketintang, Ketintang, Kec. Gayungan, Surabaya, Jawa Timur 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan
ISSN : -     EISSN : 31090893     DOI : https://doi.org/10.26740
Core Subject : Education, Social,
Focus and Scope Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan (JKPTB) promotes research in the broad field of Education Research and Technology (including such disciplines as Building Engineering Education, Vocational Education, etc.) with particular respect to Indonesia, but not limited to authorship or topical coverage within the region. Contributions are expected from senior researchers, project managers, research administrators and undergraduate/postgraduate students at advanced stages of their research, representing both public organizations and private industry. Equally, the journal if intended for scholars and students, reseachers working at research organizations and government agencies, and also for enterprises undertaking applied R&D to lead innovations. The editorial contents and elements that comprise the journal include: Theoretical articles Empirical studies Practice-oriented papers Case studies Review of papers, books, and resources. As far as the criteria for evaluating and accepting submissions is concerned, a rigorous review process will be used. Submitted papers will, prior to the formal review, be screened so as to ensure their suitability and adequacy to the journal. In addition, an initial quality control will be performed, so as to ensure matters such as language, style of references and others, comply with the journal“s style. The below mentioned areas are just indicative. The editorial board also welcomes innovative articles that redefine any Vocational and Building Engineering Educational field. Teaching and learning in building engineering and civil engineering education Evaluation, assessment, and certification in building engineering and civil engineering education, human resources management in civil engineering and building engineering education Vocational resources in building engineering and civil engineering education Policy and contemporary issues in building engineering and civil engineering education Other things related to Building Engineering and Civil Engineering Education
Articles 548 Documents
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO TUTORIAL TOTAL STATION PADA MATA KULIAH PENGUKURAN SIPAT DATAR DAN PRAKTIKUM PADA MAHASISWA PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA ALFIA DWI SEPTYANING PUTRI; INDIAH KUSTINI
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 4 No. 1 (2018)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v4i1.25031

Abstract

Abstrak Media pembelajaran dapat membantu guru menyampaikan materi pembelajaran. Video tutorial adalah rangkaian gambar hidup yang ditayangkan oleh seorang pengajar yang berisi pesan-pesan pembelajaran untuk membantu pemahaman terhadap suatu materi pembelajaran sebagai bimbingan atau bahan pengajaran tambahan kepada sekelompok kecil peserta didik. Tujuan penelitian ini yaitu (1) Mengetahui tingkat kelayakan media pembelajaran berbasis video tutorial total station pada mata kuliah pengukuran sipat datar dan praktikum. (2) Untuk mendapatkan informasi mengenai keterlaksanaan pembelajaran berbasis video tutorial total station pada mata kuliah pengukuran sipat datar dan praktikum. (3) Mengetahui respon mahasiswa mengenai media pembelajaran berbasis video tutorial total station pada mata kuliah pengukuran sipat datar dan praktikum. Penelitian menggunakan jenis penelitian One-Shot Case Study. Penelitian ini dilaksanakan pada Program Studi Teknik Bangunan Universitas Negeri Surabaya. Subjek peneliitiannya adalah S1 PTB 2016. Penelitian dilaksanakan pada Semester Genap Tahun Ajaran 2017/2018. Penelitian ini dilakasanakan pada materi perhitungan luas menggunakan total station. Metode penelitian menggunakan lembar observasi dan lembar angket. Hasil analisis data yaitu sebagai berikut: (1) Rata-rata hasil validasi kelayakan media pembelajaran video tutorial total station dengan presentase sebesar 75,36% dan termasuk dalam kriteria valid. (2) Hasil pengamatan keterlaksanaan pembelajaran mendapatkan nilai sebesar 3,92 dari skor maksimum 5 dengan persentase sebesar 78,46%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa keterlaksanaan pembelajaran dengan menggunakan media video tutorial Total Station Pada Mata Kuliah Pengukuran Sipat Datar dan Praktikum pada mahasiswa PTB 2016 Universitas Negeri Surabaya dalam kategori baik. (3) Pembelajaran dengan menggunakan media video tutorial total station mendapat respons baik dari mahasiswa dengan 64,23% mengatakan setuju dilaksanakan. Kata kunci: Video Tutorial Total Station, Keterlaksanaan Pembelajaran, Respon Mahasiswa. Abstract Learning media can help teachers deliver learning materials. The video tutorial is a live picture series that is shown by a teacher containing instructional messages to aid understanding of a learning material as a guide or additional teaching material to a small group of learners. The purpose of this study are (1) To determine the feasibility level of learning media based on total station tutorial video on the subject of measurement of flat and practicum. (2) To obtain information about the implementation of video-based learning total station tutorials on the courses of measurement of flat plates and lab work. (3) To know the students response about learning media based on total station video tutorial on the subject of measurement of flat and practicum. The study used a One-Shot Case Study study. This research was conducted at Building Engineering Department Program Universitas Negeri Surabaya. The research subjects are S1 PTB 2016. The research was conducted in even semester of academic year 2017/2018. This research was conducted on the calculation material using total station total. The research method uses an observation sheet and a questionnaire. The result of data analysis are as follows: (1) Average validation result of media video learning eligibility tutorial total station with percentage of 75,36% and included in valid criterion. (2) The result of observation of learning activity get value equal to 3,92 from maximum score 5 with percentage equal to 78,46%. So it can be concluded that the implementation of learning by using video tutorial media Total Station In Measurement Courses of Flat Flat and Practicum at student of PTB 2016 Universitas Negeri Surabaya in good category. (3) Learning by using video tutorial media total station got good response from student with 64,23% said agree implemented. Keywords: Total Station Video Tutorial, Learning Implementation, Student Response.
Penerapan Maket Kuda-kuda Pada Mata Pelajaran Menggambar Konstruksi Bangunan Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI di SMK Negeri 7 Surabaya DYAH AYU SURYONEGORO; INDIAH KUSTINI
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 4 No. 1 (2018)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v4i1.25032

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilaksanakan sebagai upaya mencapai tujuan pembelajaran berupa keterlaksanaan pembelajaran, keaktifan siswa dan ketuntasan hasil belajar yang lebih tinggi dari yang ditentukan (nilai 75) dengan menerapkan media maket kuda-kuda. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pre-Ekperimental dengan desain penelitian tipe One Shoot Case. Penelitian dilakukan dengan sampel sebanyak 32 siswa kelas XI jurusan Teknik Gambar Bangunan (TGB) di SMK Negeri 7 Surabaya. Penelitian dilakukan pada semester genap tahun ajaran 2016/2017 tanggal 10, 12 dan 15 Mei 2017. Metode pengambilan data dengan pengamatan dan tes hasil kinerja. Analisa data dengan mengkategorikan hasil skor pengamatan sesuai persentase perolehan. Hasil pengamatan dari tiga pertemuan menunjukkan keterlaksanaan mengajar guru mendapatkan hasil sangat baik. Keterlaksanaan belajar siswa mendapatkan hasil sangat baik. Keaktifan siswa mendapatkan hasil baik yang menunjukan siswa sudah aktif dalam pembelajaran. Hasil belajar siswa mendapatkan hasil tuntas sebanyak 1 orang siswa dan tidak tuntas sebanyak 31 orang siswa dengan kategori siswa tuntas yang nilainya di atas KKM 75. Hasil belajar siswa kurang maksimal karena media pembelajaran cocok untuk pemahaman kognitif, sedangkan proses harus membutuhkan keterampilan menggambar. Kata Kunci : Media Maket Kuda-kuda , Pembelajaran, Hasil Belajar Abstract This research is conducted as an effort to achieve learning objectives in the form of learning activities, student activeness and learning result completeness higher than that specified (value 75) by applying rafter media maket. Type of research used in this research is Pre-Experimental with research design type One Shoot Case. The study was conducted with a sample of 32 students of class XI of Drawing Building Engineering (TGB) at SMK Negeri 7 Surabaya. The study was conducted on the even semester of the academic year 2016/2017 dated 10, 12 and 15 May 2017. Methods of data retrieval by observation and performance test results. Analyze the data by categorizing the result of the observation score as per percentage of acquisition. The observations from the three meetings indicate the implementation of teaching teachers to get excellent results. Students learning performance gets excellent results. Activity of students get good results that show students are already active in learning. Students learning outcomes get a complete result of 1 student and not complete as many as 31 students with the category of complete students whose value is above KKM 75. Student learning outcomes are less than the maximum because the learning media is suitable for cognitive understanding, while the process must require drawing skills. Keywords: Rafter Media Maket, Learning, Learning Outcomes
PENGARUH HASIL BELAJAR MENGGAMBAR STRUKTUR BANGUNAN DAN MENGGAMBAR AUTOCAD TERHADAP KESIAPAN KERJA SEBAGAI DRAFTER MAHASISWA S1-2014 PRODI PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN ANGGA SIGIT NURCAHYO; DJONI IRIANTO
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 4 No. 1 (2018)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v4i1.25033

Abstract

ABSTRAK Menggambar struktur bangunan merupakan salah satu mata kuliah yang wajib diprogram dalam kuriulum S1 Pendidikan Teknik Bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui pengaruh hasil belajar menggambar struktur bangunan dan Autocad terhadap kesiapan kerja mahasiswa S1 Pendidikan Teknik Bangunan 2014 Universitas Negeri Surabaya. Penelitian ini menggunakan paradigma dengan satu variabel dependen dan dua variabel independen. Lokasi penelitian di Jurusan Teknik Sipil Prodi Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Unesa, pada semester genap 2017/2018. Sampel dalam penelitian ini adalah Mahasiswa Prodi Pendidikan Teknik Bangunan kelas B 2014 Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Unesa yang terdiri dari 21 Mahasiswa. Instrumen penelitian adalah lembar tes kesiapan kerja. Teknik pengumpulan data mengunakan teknik dokumentasi. Dokumentasi didapat dari nilai menggambar struktur bangunan dan menggambar autocad dan Dokumentasi kesiapan kerja diperoleh dani nilai tes menggambar potongan rumah 1 (satu) lantai. Teknik pengumpulan data mengunakan uji persyaratan analisis data dan analisis uji variabel. Hasil penelitian variabel menggambar struktur bangunan dengan jumlah sampel sebanyak 21 mahasiswa menunjukkan nilai minimal 68.3, nilai maksimal 86.4, mean atau rata-rata 76.1 dan standard deviasi 6.4. Dan hasil data pada variabel menggambar CAD dengan jumlah 21 mahasiswa mempunyai nilai minimal 69.1, nilai maksimal 86.8, mean atau rata-rata 75.3 dan standard deviasi 4.1. Hasil data penelitian pada variabel kesiapan kerja dengan jumlah sampel sebanyak 21 mahasiswa menunjukkan nilai minimal 73, nilai maksimal 93, mean atau rata-rata 80.9 dan standard deviasi 6.6. Uji normalitas menunjukkan bahwa menggambar struktur bangunan memiliki taraf signifikansi 0,124 untuk uji normalitas Liliefors (Kolmogorof-Smirnov) dan taraf sinifikansi 0,296 uji normalitas Shapiro-Wilk. Kedua taraf signifikansi tersebut lebih besar dari 0,05 sehingga data berdistribusi normal. Analisa Uji Korelasi antara menggambar struktur bangunan terhadap kesiapan kerja memperoleh angka R sebesar 0,930, menunjukkan hubungan yang sangat kuat. Analisa Uji Korelasi antara menggambar struktur bangunan terhadap kesiapan kerja memperoleh angka R sebesar 0,423, menunjukkan hubungan bertaraf sedang. Kata Kunci : Kesiapan Kerja, Menggambar Autocad, Menggambar Struktur Bangunan.
KELAYAKAN MEDIA MINIATUR PONDASI DAN PERANGKAT PEMBELAJARAN PADA MATA PELAJARAN KONSTRUKSI BANGUNAN KELAS X TGB DI SMK MOCHAMAD GANJAR NUGRAHA; DJONI IRIANTO
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 4 No. 1 (2018)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v4i1.25036

Abstract

ABSTRAK Mata pelajaran Konstruksi Bangunan merupakan salah satu mata pelajaran kejuruan di SMK yang kompleks karena dalam pelajaran tersebut mencangkup materi teori dan juga praktik, dan salah satu materi materi yang sulit dipahami oleh siswa adalah tentang pondasi. Siswa meras sulit memahami materi pelajaran tersebut dikarenakan media yang ada di sekolah hanya berupa gambar dua dimensi, bukan media berbentuk tiga dimensi yang dapat mendukung meningkatkan pengetahuan dan praktik siswa. Pengambilan data dilakukan di SMKN 3 Surabaya dengan menggunakan bantuan Focus Group Discussion (FGD). Validator pada FGD terdiri dari 5 orang validator yaitu 2 dosen Pendidikan Teknik Bangunan Universitas Negeri Surabaya ahli media dan materi, serta 3 orang guru SMK Negeri 3 Surabaya ahli media dan materi. Adapun penelitian ini dilaksanakan yaitu untuk mengetahui kelayakan media miniatur pondasi telapak dan perangkat pembelajaran pada mata pelajaran konstruksi bangunan Hasil pada penelitian ini ditunjukkan dengan hasil validasi sebagai berikut: (1) Kelayakan perangkat pembelajaran silabus menunjukkan keseluruhan skor sebesar 80.00% dengan katagori layak, (2) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) menunjukkan keseluruhan skor kelayakan sebesar 76,20% dengan katagori layak, (3) Materi pembelajaran menunjukkan keseluruhan skor kelayakan sebesar 76,60% dengan katagori layak, (4) Soal menunjukkan keseluruhan skor kelayakan sebesar 77,14% dengan katagori layak, (5) Kelayakan media miniatur menunjukkan skor sebesar 76,89% dengan katagori layak. Kata Kunci : Konstruksi Bangunan, Media Pembelajaran Miniatur Pondasi Telapak, FGD, Kelayakan Media.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) PADA MATA PELAJARAN ILMU UKUR TANAH KELAS X SMKN 3 SURABAYA SYARKAWI; MACHFUD RIDWAN
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 4 No. 1 (2018)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v4i1.25049

Abstract

Abstrak Badan Nasional Satuan Pendidikan (2010) menyatakan bahwa tujuan pendidikan merupakan tantangan yang harus dihadapi oleh para siswa pada abad ke-21 mendatang. Tantangan tersebut antara lain pembelajaran harus berpusat pada siswa, belajar menggunakan aneka sumber belajar, pembelajaran menggunakan pendekatan Contextual Teaching And Learning (CTL). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterlaksanaan penerapan model pembelajaran CTL, respon siswa, dan hasil belajar. Penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan metode True Experimental Design yaitu dengan menggunakan tipe Posttest-Only Control Design, dilaksanakan di SMKN 3 Surabaya semester genap tahun ajaran 2017/2018. Teknik analisis data berupa analisis perangkat pembelajaran, analasis keterlaksanaan pembelajaran, analisis respon siswa, dan analisis hasil belajar. Penelitian penerapan model Contextual Teaching And Learning (CTL) didapatkan empat hasil. (1) kelayakan perangkat dengan presentase rata-rata 87,97% dengan kategori Sangat Valid (SV), (2) keterlaksanaan model pembelajaran CTL dengan presentase rata-rata untuk pertemuan pertama sebesar 82,8% dengan kategori Sangat Baik (SB) dan untuk pertemuan kedua sebesar 95,3% dengan kategori Sangat Baik (SB), (3) respon siswa terhadap penerapan model CTL mendapat presentase sebesar 83,87% dengan kategori Sangat Baik (SB), (4) hasil belajar memperoleh nilai rata-rata 85 untuk kelas eksperimen dan untuk kelas kontrol sebesar 78. Kata Kunci : Contextual Teaching And Learning, Peralatan Survey dan Pematan Abstract The National Board of Education Unit (2010) states that the goal of education is a challenge that must be faced by students in the coming 21st century. These challenges include learning to be student-centered, learning to use various learning resources, learning using approach Contextual Teaching And Learning (CTL). This study aims to determine the implementation of the implementation model of learning CTL, student responses, and learning outcomes. The research used is experimental research with method True Experimental Design by using Posttest-Only Control Design type, implemented in SMKN 3 Surabaya even semester of academic year 2017/2018. Data analysis techniques such as learning device analysis, instructional learning analysis, student response analysis, and analysis of learning outcomes. Research application of Model Contextual Teaching And Learning (CTL) obtained four results. (1) the feasibility of the device with an average percentage of 87.97% with the category of Very Valid (VV); (2) the implementation of CTL learning model with average percentage for the first meeting of 82.8% with Very Good category (VG) and for the second meeting of 95.3% with Very Good category (VG), (3) student response to the implementation of CTL model got a percentage of 83.87% with Very Good category (VG), (4) Learning outcomes obtained average score 85 for the experimental class and for the control class of 78. Keywords: Contextual Teaching And Learning, Surveying and Mapping Equipment.
PENGEMBANGAN MEDIA VISUAL 3 DIMENSI SKETCHUP PADA MATERI PELAJARAN MENGGAMBAR POTONGAN RUMAH SEDERHANA SATU LANTAI KELAS XI TEKNIK GAMBAR BANGUNAN SMK NEGERI 3 SURABAYA PRIYO NUR CAHYANTO; KRISNA DWI HANDAYANI
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 4 No. 1 (2018)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v4i1.25051

Abstract

Abstrak Media visual 3 dimensi SketchUp merupakan sebuah program modelling yang dapat digunakan dalam sebuah bidang pembuatan objek 3 dimensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan media visual 3 dimensi SketchUp dan mengetahui hasil belajar setelah menggunakan media visual 3 dimensi SketchUp pada mata pelajaran menggambar dengan perangkat lunak. Desain penelitian yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan. Subyek penelitian menggunakan kelas XI Teknik Gambar Bangunan SMK Negeri 3 Surabaya. Instrumen yang digunakan adalah validasi media visual 3 dimensi dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelayakan Media Visual 3 Dimensi mendapatkan prosentase nilai sebesar 80,00% dengan kategori Layak. Hasil belajar siswa kelas XI Teknik Gambar Bangunan 1 SMK Negeri 3 Surabaya setelah menggunakan Media Visual 3 Dimensi pada mata pelajaran menggambar dengan perangkat lunak dengan materi pokok menggambar potongan rumah sederhana satu lantai, menunjukkan siswa tuntas belajar dengan nilai di atas Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) sebesar 90,91%. Kata Kunci : Media Visual 3 Dimensi SketchUp, Hasil Belajar, Research and Development. Abstract 3-dimensional visual SketchUp media is a modeling program that can be used in a 3-dimensional object creation field. The purpose of this study is to determine the validity of visual media 3-dimensional SketchUp on drawing lesson with software and knowing learning outcomes after using visual media 3-dimensional SketchUp on lesson drawing with software. Research design used is Research and Development method. The research use class XI Building Drawing Engineering SMK Negeri 3 Surabaya. The instrument used is 3-dimensional visual media validity and test of learning outcomes. The results showed that the validity of 3-Dimensional Media Visual gets percentage value of 80.00% with valid category. Student learning outcomes of class XI Building Drawing Technique 1 SMK Negeri 3 Surabaya after using Visual Media 3 Dimension in drawing lesson with software of drawing simple one-story house, showing students learning outcomes with value above Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) amounted to 90.91%. Keywords : Visual Media 3 Dimensions SketchUp, Research and Development.
PENGEMBANGAN MEDIA 3D RUMAH LANTAI SATU PADA MATERI MENGGAMBAR POTONGAN PROYEKSI BANGUNAN SEDERHANA PADA SISWA KELAS XI TEKNIK GAMBAR BANGUNAN DI SMKN 5 SURABAYA MOHAMMAD DANY PRATAMA; HENDRA WAHYU CAHYAKA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 4 No. 1 (2018)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v4i1.25055

Abstract

PENGEMBANGAN MEDIA 3D RUMAH LANTAI SATU PADA MATERI MENGGAMBAR POTONGAN PROYEKSI BANGUNAN SEDERHANA PADA SISWA KELAS XI TEKNIK GAMBAR BANGUNAN DI SMKN 5 SURABAYA Mohammad Dany Pratama SI Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya E-mail:dhani_mbo@yahoo.co.id Hendra Wahyu Cahyaka Dosen Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Surabaya Abstrak Gambar konstruksi bangunan merupakan mata pelajaran praktik produktif yang mempelajari tentang merencana suatu gambar, cara menggambar, serta mengetahui bagian-bagian dan kelengkapan gambar. Siswa merasa sulit memahami materi pelajaran tersebut dikarenakan media yang digunakan oleh guru dalam menyampaikan materi hanya berupa gambar 2 dimensi yang ditampilkan dengan media auto cad. Maka dari itu media 3D rumah lantai satu merupakan salah satu alat yang dapat digunakan guru dalam pembelajaran. Media 3D rumah lantai satu yang merupakan media pembelajaran yang digunakan pada pembelajaran langsung. Dengan media ini siswa akan lebih mudah memahami gambar yang tampak sebenarnya. Karena pada dasarnya pembelajaran langsung merupakan proses pembelajaran yang memberikan kesempatan pada siswa untuk mengonstruksi pengetahuan dengan cara menemukan dan mengalami sendiri secara langsung. Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri 5 Surabaya,Penelitian ini memiliki variabel yaitu (1)Kelayakan media pembelajaran menggunakan 3D Bangunan Rumah Lantai Satu pada mata pelajaran gambar konstruksi bangunan,(2) Hasil Belajar, (3) Respon Siswa, (4)Keterlakasanaan Pembelajaran. Hasil pada penelitian ini menunjukkan (1)Pelaksanaan validasi kelayakan media pembelajaran mendapat rata-rata persentase kelayakan sebesar 82,22%, hal tersebut membuktikan media 3D Bangunan Rumah Lantai Satu mendapat predikat sangat layak digunakan dalam kegiatan pembelajaran pada siswa kelas XI TGB di SMK Negeri 5 Surabaya, (2) Hasil Belajar dianalisis dengan menentukan ketuntasan hasil belajar siswa dengan ketuntasan hasil belajar siswa memperoleh 93,93%,yang tidak tuntas memperoleh 06,06%. Dan rata-rata nilai siswa dalam penelitian ini diperoleh nilai sebesar 77,73%, dapat disimpulkan bahwa rata-rata nilai siswa telah tuntas (3) Respon siswa terhadap media 3D bangunan rumah lantai satu adalah siswa lebih mudah dalam menggambar potongan, hal ini bisa dilihat pada lampiran lembar respon siswa dimana terdapat skor tertinggi ada pada pertanyaan tersebut. Respon siswa terhadap media 3D bangunan rumah lantai satu termasuk dalam kriteria sangat baik, dengan persentase nilai rata-rata yang didapat adalah 91%, (4) Hasil pengamatan keterlakanaan pembelajaran pada bagi guru menunjukkan persentase sebesar 89,6%, hasil pengamatan keterlakanaan pembelajaran bagi siswa menunjukkan persentase sebesar 85% menunjukkan kategori sangat baik. Kata Kunci : Gambar Konstruksi Bangunan, Media 3D Bangunan Rumah Lantai Satu, Hasil Belajar. Abstract Picture of building construction is a productive practice lesson that studies about planning an image, how to draw, and know the parts and completeness of the image. Students find it difficult to understand the subject matter because the media used by the teacher in delivering the material is only a 2 dimensional image that is displayed with auto cad media. Therefore, the 3D media house on the first floor is one tool that can be used by teachers in learning. 3D media home floor one which is a learning media used in direct learning. With this media students will more easily understand the image that looks real. Because basically direct learning is a learning process that provides an opportunity for students to construct knowledge by finding and experiencing themselves directly. This study was conducted in SMK Negeri 5 Surabaya. This study has variables, namely (1) The feasibility of learning media using 3D Building One Floor on the subject of construction drawing, (2) Learning Outcomes, (3) Student Response, (4) Learning Talent. The results of this study show (1) The validation of the feasibility of learning media gets the average percentage of eligibility of 82.22%, it proves the 3D media of Building One Floor House gets a very worthy predicate used in learning activities for students of class XI TGB in SMK Negeri 5 Surabaya, (2) Learning outcomes analyzed by determining the completeness of student learning outcomes with the completeness of student learning outcomes obtained 93.93%, which did not complete obtained 06.06%. And the average value of students in this study obtained a value of 77.73%, it can be concluded that the average value of students has been completed (3) Student response to the 3D media house building the first floor is easier for students in drawing pieces, it can seen in the attachment of student response sheets where there is a high score on the question. The students response to the 3D media of the first floor house building is included in the criteria very well, with the percentage of the average score obtained is 91%, (4) The observation result of learning achievement on the teacher shows the percentage of 89.6%, the observation result of learning achievement for students showed a percentage of 85% showed very good category. Keywords: Picture of Building Construction, 3D Media, First Floor House Building, Learning Outcomes
PENERAPAN PEMBELAJARAN INKUIRI MENGGUNAKAN LEMBAR KEGIATAN SISWA (LKS) PADA MATA PELAJARAN MEKANIKA TEKNIK KELAS X-TGB DI SMKN 3 BOYOLANGU TULUNGAGUNG DANANG PRADANA B.; NUR ANDAJANI
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 4 No. 1 (2018)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v4i1.25072

Abstract

Abstrak Inkuiri merupakan suatu pembelajaran melalui pemeriksaan atau penyelidikan. Dalam pembelajaran inkuiri terdapat tahap merumuskan masalah, membuat hipotesis, merancang percobaan, melaksanakan percobaan, mengumpulkan dan menganalisis data, serta membuat kesimpulan. Untuk mendukung jalanya pembelajaran, maka dibutuhkan sebuah media pembelajaran. Salah satu media yang sesuai dengan mata pelajaran mekanika teknik adalah media Lembar Kerja Siswa (LKS). Lembar kerja siswa adalah lembaran-lembaran berisi tugas yang harus dikerjakan oleh peserta didik. Adapun tujuan penelitian ini adalah : (1) Mengetahui hasil belajar siswa setelah menggunakan pembelajaran inkuiri pada mata pelajaran mekanika teknik, (2) Mengetahui keterlaksanaan pembelajaran menggunakan pembelajaran inkuiri pada mata pelajaran mekanika teknik, (3) Mengetahui respon siswa terhadap penerapan pembelajaran inkuiri pada mata pelajaran mekanika teknik. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian pre-eksperimen jenis One-Shot Case Study. Penelitian dilaksanakan di SMKN 3 Boyolangu Tulungagung pada waktu semester genap tahun ajaran 2017/2018. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa Jurusan Teknik Bangunan SMK Negeri 3 Boyolangu Tulungagung kelas X yang terdiri dari 3 kelas. Subyek penelitian adalah kelas X Teknik Gambar Bangunan (TGB)1. Instrumen yang digunakan adalah soal tes, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, dan angket respon siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Hasil posttest pertama hasil belajar siswa menghasilkan sebanyak 4 siswa tuntas dan siswa tidak tuntas sebanyak 32 siswa. Dimana dapat disimpulkan bahwa presentase ketuntasan belajar klasikal siswa tidak terpenuhi karena ketuntasan hasil belajar yang didapat sebesar 11,11%. Pada posttest kedua presentase siswa lulus 80,57% dengan jumlah siswa tuntas sebanyak 29 siswa dan 7 siswa tidak tuntas. Dapat disimpulkan bahwa ketuntasan belajar klasikal terpenuhi dimana ketuntasan belajar siswa ?75%. Dari hasil pengerjaan LKS pertemuan pertama presentase siswa yang mendapat nilai lebih dari KKM yaitu sebesar 66,67% yaitu sebanyak 24 siswa. Dari hasil pengerjaan LKS pertemuan pertama presentase siswa yang mendapat nilai lebih dari KKM yaitu sebesar yaitu sebesar 77,78% yaitu sebanyak 28 siswa (2)Hasil pengamatan keterlaksanaan pembelajaran pada pertemuan pertama 70,33% dengan kategori baik. Kemudian, nilai hasil pengamatan keterlaksanaan pembelajaran pada pertemuan kedua sebesar 75% dengan kategori baik. (3) Respon siswa terhadap penerapan pembelajaran inkuiri menggunakan lembar kerja siswa (LKS) pada mata pelajaran Mekanika Teknik menunjukkan persentase sebesar 77,11% yang berarti siswa memberi respon yang baik terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan. Kata Kunci : Inkuiri, LKS, Hasil Belajar, Keterlaksanaan Pembelajaran, Respon Siswa. Abstract Inquiry is a learning through torture or investigation. In inquiry learning there are stages of formulating problems, making hypotheses, designing experiments, conducting experiments, collecting and analyzing data, and making conclusions. To support the learning nets, it takes a learning medium. One of the media in accordance with the subjects of mechanical engineering is the media Student Worksheet (LKS). Student worksheets are sheets of assignments to be performed by learners. The purpose of this research are: (1) To know the learning result of the students after using inquiry learning on the subjects of mechanical technique, (2) To know the learning implementation using inquiry learning on the subjects of mechanical technique, (3) To know the students response to the application of inquiry learning on the mechanical technique lesson. The research design used pre-experimental research type One-Shot Case Study. The research was conducted at SMKN 3 Boyolangu Tulungagung at the end of the academic year 2017/2018. population of this research is all students of Teknik Gambar Bangunan SMK Negeri 3 Boyolangu Tulungagung class X consisting of 3 classes. The subject of the research is the X Teknik Gambar Bangunan (TGB) 1. The instruments used are test questions, instructional observation sheets, and student response questionnaires. The results showed that: (1) The result of the first posttest result of the students learning resulted in 4 complete students and 32 students unfinished. Where it can be concluded that the percentage of students learning classical completeness is not fulfilled because the result of learning achievement is 11.11%. In the second posttest percentage of students graduated 80.57% with a total of 29 students complete and 7 students are not complete. It can be concluded that the completeness of classical learning is fulfilled where students learn ?75% mastery. From the results of workmanship LKS first meeting percentage of students who got more value than KKM that is equal to 66.67% that is as many as 24 students. From the results of workmanship LKS first meeting percentage of students who got more value than KKM that is equal to 77.78% ie as many as 28 students (2) The results of observation of the implementation of learning at the first meeting 70.33% with good category. Then, the value of observation result of learning activity at second meeting is 75% with good category. (3) Student response to the learning included in good category that is equal to 77,11%. Keywords: Inquiry, LKS, Learning Outcomes, Learning Implementation, Student Response.
EVALUASI LAMA WAKTU PENYELESAIAN MATA KULIAH PKL (STUDI KASUS S1 PRODI PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN PERIODE 2016-2017) ALI FAUZI; INDIAH KUSTINI
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 4 No. 1 (2018)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v4i1.25183

Abstract

Abstrak Pencapaian kompetensi lulusan siap kerja industri dari mahasiswa prodi Pendidikan Teknik Bangunan Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya diwajibkan menempuh mata kuliah Praktik Kerja Lapangan (PKL). Pelaksanaan kegiatan mata kuliah PKL di dunia industri untuk meningkatkan ketrampilan mahasiswa mencapai bidang yang di tekuni. Pelaksanaan PKL dalam kenyataannya banyak mahasiswa yang tidak menyelesaikan tepat waktu selama satu semester atau ditentukan 132 hari, waktu tersebut dikurangi dengan mata kuliah merencana 2 SKS dan teori 4 SKS. Ada beberapa tahapan penyelesaian PKL yakni: persiapan 14 hari, pelaksanaan 400 jam atau 60 hari, pelaporan 14 hari, dan evaluasi 2 minggu+ 1 bulan atau 44 hari. Pendekatan yang di gunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Analisis penelitian ini menggunakan distribusi frekuensi. Berdasarkan data hasil penelitian tentang Evaluasi Lama Waktu Penyelesaian Mata PKL Periode 2016/2017 Universitas Negeri Surabaya yang telah dianalisis dan dihasilkan ada 4 mahasiswa menyelesaikan PKL sesuai panduan dengan lama waktu kurang dari 132 hari. 23 mahasiswa lainnya tidak menyelesaikan PKL sesuai panduan dengan lama waktu lebih dari 132 hari karena hambatan terbesar pada tahap evaluasi yaitu mencakup penyelesaian laporan setelah seminar PKL sampai selesai revisi PKL. . Kata Kunci : Evaluasi, Lama waktu penyelesaian PKL. Abstract Achievement of industry-ready graduates competencies from students of Building Engineering Education Study Program Civil Engineering Department of the State University of Surabaya is required to take Field Work Practice (PKL) courses. The implementation of PKL course activities in the industrial world to improve the skills of students to reach the field under study. The implementation of street vendors in reality many students do not complete on time for one semester or are determined 132 days, the time is reduced by the 2 SKS planning courses and 4 SKS theory. There are several stages of PKL completion, namely: preparation for 14 days, implementation of 400 hours or 60 days, reporting for 14 days, and evaluation of 2 weeks + 1 month or 44 days. The approach used in this research is quantitative descriptive. This research analysis uses frequency distribution. Based on the research data about the Evaluation of the Length of PKL Period 2016/2017 at Surabaya State University Period that has been analyzed and produced there are 4 students completing street vendors according to the guidelines with a duration of less than 132 days. 23 other students did not complete street vendors according to the guidelines with a duration of more than 132 days because the biggest obstacle at the evaluation stage was includes the completion of the report after the PKL seminar until the PKL revision is complete. . Keywords: Evaluation, Length of completion of street vendors
ANALISIS KELAYAKAN MEDIA VIDEO TUTORIAL PADA MATA KULIAH MENGGAMBAR BANGUNAN SIPIL JURUSAN TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA AHMAD NASHIRUDDIN; GDE AGUS YUDHA PRAWIRA ADISTANA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 4 No. 1 (2018)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v4i1.25197

Abstract

Abstrak Proses pembelajaran diperlukan adanya faktor eksternal yaitu berupa alat atau media agar penyampaian materi dapat dipahami dengan lebih baik. Pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan angkatan 2015-2016 Jurusan Tekik Sipil Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya ditemukan informasi bahwa, mahasiswa kesulitan menalar perintah menggambar dengan AutoCAD, hal ini disebabkan media yang digunakan adalah konvensional yaitu dengan contoh gambar kalkir dan demonstrasi dari dosen. Media pembelajaran berupa video tutorial sebagai media pembelajaran yang efektif dalam menerangkan penggunaan AutoCAD sesuai prosedur menggambar bangunan sipil, diharapkan dapat membantu mahasiswa dapat menalar dan kemudian menerapkan pada gambar dengan mudah. Penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif dengan penjelasan secara deskriptif untuk mengetahui pengembangan media video tutorial. Populasi dalam penelitian ini meliputi seluruh mahasiswa program studi Pendidikan Teknik Bangunan angkatan 2017 Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya dengan jumlah 39 mahasiswa. Besarnya sampel dalam penelitian ini dihitung menggunakan rumus Nomogram Harry King, dan hasil perhitungan menunjukkan sampel dalam penelitian ini minimal 20. Hasil peneltian ditunjukkan dengan hasil validasi dan hasil angket respon. Hasil validasi oleh dua dosen, media tutorial ini secara keseluruhan mendapatkan nilai rata-rata 77,44%, maka video tutorial mendapat predikat layak berdasarkan tabel Riduwan(2013: 39-41). Hasil dari angket respon menunjukkan rata-rata dari keseluruhan angket respon siswa menghasilkan penilaian 78,83%, berdasarkan kriteria yang dikutip dari Riduwan (2013: 39-41), maka secara umum respon mahasiswa adalah tegolong baik (B). Kata Kunci : Validasi, Angket Respon, Deskripti Kuantitatif. Abstract The learning process requires the existence of external factors in the form of tools or media so that the delivery of material can be better understood. In the 2015-2016 Building Engineering Education Study Program Students of the Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Surabaya State University found information that students found it difficult to reason with drawing commands with AutoCAD, this was due to the conventional media that is by example tracing images and demonstrations from lecturers. Learning media in the form of video tutorials as an effective learning media in explaining the use of AutoCAD according to the procedure of drawing civil buildings, is expected to help students to reason and then apply it to images easily. This study uses quantitative descriptive with descriptive explanations to find out the development of video tutorial media. The population in this study includes all students of the 2017 Building Engineering Education Study Program of the Department of Civil Engineering Faculty of Engineering, Surabaya State University with a total of 39 students. The size of the sample in this study was calculated using Harry Kings Nomogram formula, and the calculation results showed the sample in this study was at least 20. The results of the research are indicated by the results of the validation and the results of the response questionnaire. The results of the validation by two lecturers, this tutorial media as a whole gets an average value of 77.44%, then the tutorial video gets a decent title based on Riduwans table (2013: 39-41). The results of the response questionnaire showed the average of the overall student response questionnaire produced an assessment of 78.83%, based on the criteria quoted by Riduwan (2013: 39-41), in general the student response was good (B). Keywords: Validation, Response questionnaire, Quantitative Descriptions.