cover
Contact Name
Kiftian Hady Prasetya
Contact Email
kiftian@uniba-bpn.ac.id
Phone
+6281351626040
Journal Mail Official
eunoia@uniba-bpn.ac.id
Editorial Address
Jl. Pupuk Raya, Gn. Bahagia, Kecamatan Balikpapan Selatan, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur 76114
Location
Kota balikpapan,
Kalimantan timur
INDONESIA
EUNOIA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Published by Universitas Balikpapan
ISSN : 28278755     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.36277/eunoia.v4i2
Core Subject :
EUNOIA: Jurnal Pengabdian Masyarakat (E-ISSN: 2827-8755) is a journal that publishes scientific articles from the field of occupational safety and health. Eunoia Journal is published by the D-4 Occupational Health and Safety Study Program (D-4 K3 Uniba). The articles published in the EUNOIA Journal are the results of research/applied research fields or community service. Articles published in the EUNOIA Journal are articles that have gone through the process of internal and external reviewers (peer-reviewers). EUNOIA: Jurnal Pengabdian Masyarakat is published twice a year in January and July.
Arjuna Subject : -
Articles 160 Documents
Fire Safety Socialization for Elementary School Students Through Evacuation Route and Assembly Point Introduction at SDIT Nurul Ilmi Balikpapan Nadifa Neeha Wibowo; Indah Rahayu; Devi Ramadan Yanti; Intan Nur Rahman; Danu Adi Prastiyo; Lalita Suci Ramadhani; Retnowaty Retnowaty; Besse Intan Permata Sari; Prita Indriawati
EUNOIA Vol 5 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i1.1227

Abstract

Fire is one of the most serious threats to safety in schools. Lack of knowledge about evacuation procedures and safety symbols can increase the risk of casualties and material losses. This community service activity aimed to provide fire safety education by presenting material on fire evacuation simulations to students at SDIT Nurul Ilmi Balikpapan. The material presented included an understanding of fire simulations, steps to take in the event of a fire, and an introduction to evacuation route symbols and assembly points. The activity was attended by 42 students. The results showed an increase in students' understanding of basic fire safety concepts, awareness of the importance of evacuation routes, and the ability to recognize safety symbols. This education is expected to foster a culture of emergency response in elementary schools and strengthen the implementation of K3 principles.
Implementasi Analisis Inspeksi Proteksi Unit Heavy Dump (HD) Untuk Mengendalikan Risiko Fatalitas Keselamatan Pertambangan PT Putra Perkasa Abadi Site Adaro Indonesia Hafidhillah, Muhammad; Yuliana, Lina; Fajriyah, Zulfa Hifni; Setyawati, Nur Falah
EUNOIA Vol 5 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i2.998

Abstract

Sektor pertambangan batubara memiliki risiko fatalitas yang tinggi, terutama yang terkait dengan operasional alat angkut berat, khususnya Unit Heavy Dump (HD). Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan efektivitas program inspeksi proteksi Unit HD sebagai upaya strategis untuk mengendalikan risiko kecelakaan fatalitas keselamatan pertambangan di PT Putra Perkasa Abadi Site Adaro Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui observasi langsung pelaksanaan inspeksi dan studi dokumentasi K3 perusahaan. Hasil dan pembahasan menunjukkan bahwa program inspeksi proteksi unit HD dilaksanakan secara rutin dan komprehensif, berfokus pada pemeriksaan komponen vital seperti sistem pengereman, proteksi aktif kebakaran (APAR), sistem penerangan, dan komunikasi. Pelaksanaan inspeksi ini terbukti efektif dalam mendeteksi dan mengidentifikasi kondisi tidak aman (unsafe condition) pada unit. Mekanisme tindak lanjut penandatanganan surat pernyataan dari operator yang melakukan pelanggaran agar ditindaklanjuti menjadi kontrol rekayasa dan administratif yang fundamental. Disimpulkan bahwa program inspeksi proteksi unit HD merupakan upaya pengendalian risiko yang strategis dan esensial, serta berhasil menekan potensi fatalitas di lingkungan pertambangan.
Implementasi Peningkatan Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya Dan Beracun (LB3) Pada PT Pelindo (Persero) Regional 4 Balikpapan Aisyah, Siti; Siboro, Impol; Tiringeng, Andi
EUNOIA Vol 5 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i2.1019

Abstract

Pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (LB3) merupakan aspek krusial dalam operasional perusahaan kepelabuhanan untuk mencegah pencemaran lingkungan dan melindungi kesehatan pekerja. Tujuan pengabdian masyarakat ini menganalisis pengelolaan LB3 dan Aspek K3 penyimpanan Limbah B3 pada PT Pelindo Regional (Persero) 4 Balikpapan berdasarkan Peraturan Menteri LHK Nomor 6 Tahun 2021. Pengabdian masyarakat ini menggunakan metode analisis deskriptif yaitu melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa penyimpanan, pengemasan, dan pelabelan limbah B3 telah sesuai persyaratan regulasi. Namun, terdapat ketidaksesuaian pada aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) mengenai pengadaan spill kit. Tempat Penyimpanan Sementara hanya menyediakan serbuk kayu dan oil dispersant yang tidak memadai untuk penanganan komprehensif. Serbuk kayu memiliki daya serap rendah, mudah terbakar, dan berpotensi reaktif dengan limbah B3. Oil dispersant hanya efektif untuk tumpahan berbasis minyak, tidak dapat menangani limbah mengandung asam sulfat, logam berat, merkuri, dan pelarut kimia. Diperlukan spill kit dilengkapi cara penggunaannya standar dengan absorbent universal, netralizer asam-basa, alat pelindung diri, dan wadah kontainmen untuk memenuhi regulasi dan meningkatkan respon tanggap darurat.
Pendampingan Implementasi dan Evaluasi Scaffolding Tagging Untuk Pengendalian Risiko Kerja Di Ketinggian Di PT KPI Egistiarly, Adelia Feby; Kusmiyati, Kusmiyati; Zulfikar, Iwan
EUNOIA Vol 5 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i2.1027

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi penerapan sistem scaffolding tagging dalam mengendalikan risiko kerja di ketinggian pada aktivitas utility di PT Kilang Pertamina Internasional RU V Balikpapan. Penelitian ini dilaksanakan dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi lapangan, wawancara, dan analisis dokumen untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi scaffolding, kesesuaian tanda kelayakan, serta efektivitas proses inspeksi yang diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar scaffolding telah dilengkapi tanda kelayakan, namun masih ditemukan ketidaksesuaian antara kondisi aktual dengan tanda yang terpasang, termasuk kerusakan komponen dan ketidakterbaruan informasi kelayakan. Penelitian ini juga menemukan bahwa pemahaman pekerja mengenai fungsi dan makna warna tanda masih terbatas, sehingga berpotensi menurunkan efektivitas pengendalian risiko. Kesimpulan penelitian ini menyatakan bahwa penerapan scaffolding tagging memiliki potensi sebagai pengendalian administratif yang efektif, namun efektivitasnya sangat bergantung pada kualitas inspeksi, pembaruan informasi, pemeliharaan scaffolding, serta tingkat kepatuhan pekerja. Peningkatan mekanisme inspeksi dan penguatan komunikasi keselamatan diperlukan untuk memastikan pengendalian risiko yang lebih optimal.
Sosialisasi dan Efektivitas Penerapan CLSR No. 10 Land Transport Terhadap Keselamatan Transportasi Darat Di Pasir Ridge PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur Syahidhan, Muhammad; Rusba, Komeyni; Shofi, Makhrus; Zulfikar, Iwan
EUNOIA Vol 5 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i2.1033

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penerapan CLSR No.10 Land Transport dalam meningkatkan kinerja keselamatan transportasi darat di area Pasir Ridge, Pertamina Hulu Kalimantan Timur. Data diperoleh melalui observasi lapangan, penelaahan dokumen, dan validasi hasil assessment di Zona 10 Pasir Ridge dan Tarakan. Indikator yang diamati mencakup penerapan Journey Management Plan (JMP), Pre-Trip Inspection (PTI), Daily Check Up (DCU), kepatuhan terhadap empat pengendalian kritis saat berkendara, kepatuhan rambu lalu lintas, serta penerapan analisis bahaya rute. Hasil penelitian menunjukkan bahwa JMP telah diterapkan dengan baik untuk perjalanan non-rutin, sedangkan perjalanan rutin masih dilaksanakan melalui safety briefing tanpa dokumentasi JMP formal. PTI dan DCU dilakukan secara konsisten namun dokumentasi PTI masih perlu ditingkatkan. Kepatuhan perilaku mengemudi berada pada kategori sangat baik, meskipun ditemukan kendala saat mengingatkan penumpang dengan jabatan lebih tinggi. Secara keseluruhan, pelaksanaan CLSR No.10 dinilai efektif dalam mengurangi risiko transportasi, meningkatkan kedisiplinan berkendara, serta mendukung tujuan Zero Harm. Rekomendasi perbaikan mencakup peningkatan dokumentasi PTI dan penguatan budaya keselamatan asertif terhadap seluruh penumpang.
Efektivitas Sarana Evakuasi Ram Sebagai Upaya Peningkatan Aksesibilitas Pasien Di Gedung Jantung Terpadu RSUD Dr. Kanujoso Djatiwibowo Saputera, Dharma; Saputra, Muhammad Nardo; Nur, Muhamad; Kamandhanu, Bimo Bayu
EUNOIA Vol 5 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i2.1044

Abstract

Praktek Kerja Lapangan dilaksanakan di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektivitas jalur evakuasi ram melalui tingkat kesesuaian terhadap standar teknis yang diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 40 Tahun 2022 tentang Persyaratan Teknis Bangunan, Prasarana, dan Peralatan Kesehatan Rumah Sakit. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan cara membandingkan kondisi aktual jalur evakuasi ram hasil observasi lapangan terhadap ketentuan regulasi. Data diperoleh melalui observasi langsung pada jalur evakuasi ram yang menghubungkan lantai satu dan basement Gedung Jantung Terpadu. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa secara umum sarana evakuasi ram telah memenuhi sebagian besar aspek kesesuaian, seperti lebar antar dinding ram mencapai 186 cm, posisi ram yang tidak berhadapan langsung dengan pintu, serta perlindungan dari cuaca. Namun demikian, masih ditemukan beberapa ketidaksesuaian, antara lain lebar antar pilar yang kurang dari standar (137 cm), permukaan lantai yang licin dan belum bertekstur, serta belum tersedianya pegangan rambat (handrail). Berdasarkan hasil tersebut, tingkat efektivitas sarana evakuasi ram pada Gedung Jantung Terpadu dikategorikan sebagian sesuai terhadap ketentuan peraturan. Perbaikan pada aspek fisik ram perlu dilakukan untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna, terutama bagi pasien dengan keterbatasan mobilitas dalam proses evakuasi darurat.
Pendampingan Peningkatan Kepatuhan Pengemudi Terhadap Safety Driving Di PT XYZ Ghifari, Nadhifa Surya; Rusba, Komeyni; Setyawati, Nur Falah
EUNOIA Vol 5 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i2.1045

Abstract

Pendampingan ini menganalisis kepatuhan pengemudi terhadap safety driving di PT XYZ. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi langsung, inspeksi checklist, dan wawancara selama periode praktik kerja industri dari September hingga Oktober 2025. Subjek pengamatan adalah pengemudi truk tangki BBM dan truk pengangkut LPG yang beroperasi di area distribusi BBM dan LPG. Penilaian kepatuhan mencakup sebelas item inspeksi: pre-use inspection, pemeriksaan rute, kondisi fit to work, perilaku harsh braking, harsh cornering, overspeed, menjaga jarak aman, pola istirahat, penggunaan safety belt, cara parkir, dan kepatuhan Alat Pelindung Diri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan pengemudi terhadap safety driving secara keseluruhan berada pada kategori baik. Sebagian besar pengemudi menunjukkan kepatuhan tinggi dalam prosedur pre-trip inspection, kepatuhan batas kecepatan, penggunaan sabuk pengaman, dan perilaku berkendara tanpa pengereman mendadak atau overspeed. Namun demikian, beberapa aspek masih memerlukan peningkatan, meliputi konsistensi pengisian checklist PTI, kepatuhan jadwal istirahat, pelaporan bahaya, dan kelengkapan penggunaan APD. Sistem In-Vehicle Monitoring System berkontribusi signifikan terhadap pengendalian perilaku melalui pemantauan pola berkendara secara real-time.
Penerapan Deluge System Sebagai Sistem Proteksi Aktif Dalam Meningkatkan Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Kebakaran Pada Area HSC Plant 5 Di PT XYZ Balikpapan Wahyuni, Sri; Solekah, Adetya Fitri; Rusba, Komeyni
EUNOIA Vol 5 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i2.1058

Abstract

Penerapan sistem proteksi kebakaran yang andal merupakan aspek penting dalam menjamin keselamatan operasional di lingkungan kilang minyak yang memiliki tingkat risiko tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan Deluge System sebagai sistem proteksi aktif dalam penanggulangan kebakaran pada area operasional PT XYZ Balikpapan. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung selama kegiatan kerja praktek, wawancara dengan personel Emergency & Insurance, serta telaah dokumen teknis dan standar perusahaan. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa Deluge System berfungsi sebagai sistem penyemprotan air bertekanan tinggi yang bekerja secara otomatis berdasarkan sinyal dari detektor panas atau detektor api, dan memiliki peran sentral dalam mencegah eskalasi kebakaran pada peralatan proses berisiko tinggi. Pemeriksaan lapangan mengungkapkan bahwa sebagian besar komponen seperti deluge valve, jaringan pipa, dan nozzle berada dalam kondisi operasional, namun temuan seperti korosi menunjukkan pentingnya pemeliharaan yang lebih intensif. Pelaksanaan inspeksi dan pengujian berkala juga telah disesuaikan dengan standar yang sudah diterapkan, meskipun dokumentasi pemeliharaan dan tindak lanjut perbaikan masih perlu ditingkatkan untuk memastikan efektivitas sistem secara menyeluruh. Secara umum, penerapan Deluge System terbukti mendukung kesiapsiagaan tanggap darurat dan meningkatkan level proteksi kebakaran di area kilang. Penelitian ini menegaskan bahwa pemeliharaan preventif, evaluasi rutin, serta peningkatan integrasi sistem deteksi dan pemadaman merupakan langkah strategis dalam menjaga keandalan proteksi aktif di PT XYZ Balikpapan.
Evaluasi Penerapan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Sebagai Dasar Rekomendasi Perbaikan Bagi Pekerja Pembesian Plat Lantai Di PT. Adhi Karya Tbk Luqmantoro, Luqmantoro; Banne, Netaria; Rusba, Komeyni; Sultan, Fitriani
EUNOIA Vol 5 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i2.1062

Abstract

Sektor industri konstruksi dikenal sebagai sektor yang memiliki risiko tinggi terhadap terjadinya kecelakaan kerja. Penelitian ini berfokus pada pekerjaan pembesian plat lantai di PT. Adhi Karya, Tbk, suatu tahapan pembangunan yang sangat penting bagi konstruksi dan pada dasarnya menghadapi potensi bahaya yang tinggi, seperti risiko jatuh dari ketinggian dan cedera tusuk dari ujung besi tulangan yang tajam. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada pekerja pembesian plat lantai.Pengumpulan data dilakukan dengan metode kualitatif melalui pengamatan langsung di lokasi kerja, wawancara mendalam dengan pekerja. Hasil analisis menunjukkan bahwa tata kelola K3 yang dirancang oleh PT. Adhi Karya, Tbk sangat baik dan terperinci serta memenuhi standar yang berlaku. Namun, pelaksanaan di lapangan masih menghadapi hambatan utama, yaitu ketidakpatuhan pekerja dalam menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) tertentu, seperti helm keselamatan dan sarung tangan. Ketidakpatuhan ini dipicu oleh faktor lingkungan (iklim panas) dan daya guna kerja agar pekerjaan dapat diselesaikan lebih cepat.
Penerapan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Pada Pekerjaan Pembesian Slab Sebagai Bagian Dari Keselamatan Konstruksi Di PT. Adhi Karya Tbk Datu, Anjelita Bura; Zulfikar, Iwan; Sultan, Fitriani; Zainul, L.M
EUNOIA Vol 5 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i2.1066

Abstract

Pembesian slab merupakan salah satu tahapan penting dalam pekerjaan struktur yang berfungsi membentuk rangka tulangan baja sesuai desain bangunan. Aktivitas ini memiliki tingkat risiko yang cukup tinggi karena melibatkan pemotongan, pembengkokan, penyusunan, dan pengikatan tulangan secara manual pada area kerja yang berada di ketinggian. Kondisi tersebut dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya kecelakaan kerja apabila penerapan keselamatan tidak dijalankan secara optimal. Pengamatan ini bertujuan untuk menilai penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada aktivitas pembesian slab di PT Adhi Karya,Tbk khususnya terkait perilaku pekerja, penggunaan alat pelindung diri (APD), kondisi area kerja, serta upaya pengendalian bahaya yang diterapkan. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara, diperoleh gambaran bahwa sebagian pekerja telah menggunakan APD dasar, namun pemakaian sarung tangan dan body harness belum sepenuhnya diterapkan, terutama oleh pekerja subkon. Disimpulkan bahwa penerapan K3 pada pekerjaan pembesian slab di PT Adhi Karya, Tbk sudah berjalan dengan cukup baik. Prosedur keselamatan telah diterapkan dan sebagian besar pekerja mematuhi penggunaan APD dasar. Namun, masih ditemukan ketidaksesuaian pada penggunaan APD , khususnya sarung tangan dan body harness. Beberapa pekerja tidak menggunakan sarung tangan, sementara body harness tidak tersedia bagi pekerja subkon karena tidak disediakan oleh perusahaan subkon.

Page 11 of 16 | Total Record : 160