cover
Contact Name
Kiftian Hady Prasetya
Contact Email
kiftian@uniba-bpn.ac.id
Phone
+6281351626040
Journal Mail Official
eunoia@uniba-bpn.ac.id
Editorial Address
Jl. Pupuk Raya, Gn. Bahagia, Kecamatan Balikpapan Selatan, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur 76114
Location
Kota balikpapan,
Kalimantan timur
INDONESIA
EUNOIA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Published by Universitas Balikpapan
ISSN : 28278755     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.36277/eunoia.v4i2
Core Subject :
EUNOIA: Jurnal Pengabdian Masyarakat (E-ISSN: 2827-8755) is a journal that publishes scientific articles from the field of occupational safety and health. Eunoia Journal is published by the D-4 Occupational Health and Safety Study Program (D-4 K3 Uniba). The articles published in the EUNOIA Journal are the results of research/applied research fields or community service. Articles published in the EUNOIA Journal are articles that have gone through the process of internal and external reviewers (peer-reviewers). EUNOIA: Jurnal Pengabdian Masyarakat is published twice a year in January and July.
Arjuna Subject : -
Articles 160 Documents
Efektivitas Sistem Proteksi Kebakaran Aktif Pada Basemant Gedung Jantung Terpadu RSUD Dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan Taufik, Taufik; Nur, Muhamad; Kamandhanu, Bimo Bayu; Saputera, Dharma
EUNOIA Vol 5 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i2.1067

Abstract

Peningkatan ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas sistem proteksi kebakaran aktif pada Basement Gedung Jantung Terpadu RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan sebagai area dengan potensi bahaya kebakaran tinggi. Evaluasi dilakukan untuk menilai kesesuaian instalasi, fungsi, serta pemeliharaan sistem proteksi kebakaran aktif terhadap regulasi seperti Permenkes No. 66 Tahun 2016, Permenkes No. 40 Tahun 2022, Permenaker No. 4 Tahun 1980, dan standar teknis proteksi kebakaran lainnya. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui observasi lapangan dan studi dokumentasi terhadap komponen sistem proteksi kebakaran aktif, meliputi hydrant, sprinkler, sprinkler alarm, smoke detector, dan alat pemadam api ringan (APAR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keseluruhan sistem proteksi kebakaran aktif telah terpasang dengan baik dan berfungsi sesuai standar, sehingga mampu memberikan respons dini dan mendukung pencegahan kebakaran. Meskipun demikian, ditemukan beberapa aspek yang memerlukan perbaikan, seperti penambahan penanda visual pada APAR, peningkatan dokumentasi inspeksi rutin, serta penguatan program pelatihan tanggap darurat. Secara keseluruhan, sistem proteksi kebakaran aktif dinilai efektif dalam mendukung implementasi K3RS dan meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bahaya kebakaran di rumah sakit.
Pendampingan dan Analisis Penyebab Timbulnya Unsafe Action Dan Unsafe Condition Pada Kegiatan Perbaikan Pipa Besar Di PT. XYZ Durauw, Octavia Wijaya; Siboro, Impol; Noor, Rizal Rahmawan
EUNOIA Vol 5 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i2.1068

Abstract

Penelitian ini menganalisis faktor-faktor penyebab timbulnya unsafe action (tindakan tidak aman) dan unsafe condition (kondisi tidak aman) pada kegiatan perbaikan pipa besar di PT. XYZ. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara, dan studi dokumentasi di lokasi perbaikan pipa daerah Manggar. Hasil penelitian mengidentifikasi bahwa unsafe action terutama disebabkan oleh ketidakpatuhan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), kebiasaan kerja yang tidak ergonomis, dan lemahnya pengawasan. Sementara itu, unsafe condition didominasi oleh permukaan licin akibat genangan air, pencahayaan kurang, cuaca buruk, dan lokasi kerja yang berdekatan dengan jalur lalu lintas. Interaksi antara kedua faktor tersebut saling memperburuk risiko kecelakaan kerja. Disimpulkan bahwa peningkatan pengawasan, disiplin prosedur, pelatihan K3 berkelanjutan, serta perbaikan kondisi fisik area kerja sangat diperlukan untuk menekan angka kecelakaan.
Pelatihan dan Evaluasi Kesiapan Sarana Proteksi Kebakaran Sebagai Dasar Rekomendasi Pemenuhan Standar Keselamatan Pada Gedung Lama Di PT XYZ Balikpapan Liku, James Ever Adolf; Estiawan, Rangga; Siboro, Impol
EUNOIA Vol 5 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i2.1070

Abstract

Pelatihan ini mengevaluasi kesiapan fasilitas pencegahan kebakaran pada gedung lama PT XYZ Balikpapan yang sudah tidak beroperasi namun masih terhubung dengan instalasi listrik aktif. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi lapangan, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur, penelitian menemukan bahwa tidak terdapat APAR di seluruh area gedung. Kondisi ini menunjukkan ketidaksesuaian terhadap standar keselamatan kebakaran nasional (SNI dan Permenaker) meskipun bangunan tetap memiliki potensi bahaya kebakaran akibat utilitas yang masih aktif. Ketiadaan APAR juga mengindikasikan adanya gap dalam penerapan Safety Management System (SMS) yang wajib diterapkan pada fasilitas bandara. Situasi tersebut meningkatkan risiko kebakaran dan membahayakan personel yang masih melakukan inspeksi dan pemeliharaan. Penelitian menyimpulkan bahwa bangunan idle tetap harus dilengkapi proteksi kebakaran dasar untuk memenuhi regulasi dan mengendalikan risiko.
Edukasi dan Analisis Faktor Pengetahuan Perawat Tentang Penggunaan APAR Di Ruangan Flamboyan C RSUD Dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan Hermawan, Dwi Satrio; Zulfikar, Iwan; Kamandhanu, Bimo Bayu; Rusba, Komeyni
EUNOIA Vol 5 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i2.1073

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit merupakan aspek fundamental dalam penerapan sistem keselamatan di fasilitas kesehatan yang memiliki tingkat risiko tinggi terhadap berbagai potensi bahaya. Manajemen kebakaran menjadi salah satu elemen penting dalam K3RS karena rumah sakit memiliki risiko kebakaran yang tinggi akibat banyaknya instalasi listrik, penggunaan gas medis, dan peralatan elektronik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pengetahuan perawat mengenai penggunaan Alat Pemadam Api Ringan di Ruangan Flamboyan C RSUD Dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan serta mengidentifikasi kondisi fasilitas APAR yang tersedia. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, kuesioner, dan inspeksi lapangan yang dilaksanakan pada Oktober 2025. Hasil penenelitian menunjukkan bahwa pengetahuan perawat tentang penggunaan APAR berada pada kategori baik, dengan perawat mampu mendemonstrasikan prosedur pengoperasian APAR dengan benar dan memahami fungsinya sebagai alat pemadaman awal. Kondisi fasilitas APAR di Ruangan Flamboyan C secara fisik terawat dengan baik, tekanan tabung normal, segel utuh, dan label instruksi terbaca jelas. Namun ditemukan kelemahan pada aspek pendukung yaitu belum tersedianya signage dan penanda visual lokasi APAR yang memadai. Berdasarkan hasil analisis, direkomendasikan penambahan signage lokasi APAR sesuai standar, penguatan program pelatihan berkala, audit internal yang lebih sistematis, dan integrasi informasi APAR dalam orientasi perawat baru untuk meningkatkan kesiapsiagaan kebakaran di lingkungan rumah sakit.
Penerapan Inspeksi Tool And Equipment Pada Area Check Point Sebelum Masuk Ke Area Kilang PT XYZ Ramadhan, Alvin Fadhil; Siboro, Impol; Rusba, Komeyni
EUNOIA Vol 5 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i2.1076

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana inspeksi peralatan kerja dilaksanakan di area checkpoint PT XYZ sebagai salah satu upaya meningkatkan keselamatan pekerja dan memastikan bahwa seluruh peralatan yang digunakan benar‑benar dalam kondisi aman dan layak pakai. Fokus pengamatan diarahkan pada berbagai tool and equipment, seperti jack hammer, gerinda tangan, dan electric blower, yang sering dipakai dalam pekerjaan dengan tingkat risiko tinggi.Pengkajian dilakukan melalui penggunaan checklist inspeksi, observasi langsung terhadap kondisi fisik dan kinerja alat, serta penelaahan dokumen pemeliharaan dan riwayat perbaikan. Dari rangkaian kegiatan tersebut diharapkan diperoleh gambaran mengenai sejauh mana peralatan telah memenuhi standar K3, sekaligus mengidentifikasi temuan kerusakan mekanis maupun kelistrikan dan merumuskan rekomendasi perbaikan serta langkah pengendalian. Dengan demikian, inspeksi alat di PT XYZ diharapkan dapat mendukung terciptanya tempat kerja yang lebih aman, menekan kemungkinan terjadinya kecelakaan akibat penggunaan peralatan yang tidak layak, dan menguatkan budaya keselamatan di lingkungan perusahaan.
Implementasi Analisis Risiko Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Di PT. PLN UP3 Tanah Bumbu Dalam Upaya Pencegahan Dan Penanggulangan Kecelakaan Kerja Rahima, Gheriya; Zulfikar, Iwan; Setiawan, M. Arief; Zainul, L.M
EUNOIA Vol 5 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i2.1078

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen risiko keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di PT PLN UP3 Tanah Bumbu, dengan fokus pada upaya pencegahan dan mitigasi kecelakaan. Penelitian ini menggunakan metode HIRARC (Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, dan Pengendalian Risiko) melalui observasi lapangan langsung, tinjauan dokumentasi, dan wawancara. Temuan menunjukkan bahwa langkah-langkah pencegahan risiko di PLN meliputi eliminasi, substitusi, pengendalian teknis, prosedur administratif, dan penggunaan APD (Alat Pelindung Diri). Sistem tanggap darurat dan pemulihan pasca-kecelakaan telah ditetapkan, tetapi perlu ditingkatkan dalam hal waktu respons, dokumentasi, dan pelatihan. Penguatan keselamatan perilaku, dokumentasi digital, dan pengawasan proaktif direkomendasikan untuk mencapai budaya "nol kecelakaan" dalam operasi kelistrikan.
Pelatihan dan Evaluasi Pelaksanaan Tanggap Darurat LB3 Berdasarkan Permen LHK No. 74 Tahun 2019 Di PT XYZ Pratiwi, Ayunda Nurul; Zulfikar, Iwan; Gunarso, Wikan; Zainal, Isradi
EUNOIA Vol 5 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i2.1082

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi pelaksanaan tanggap darurat Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (LB3) di PT XYZ berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Permen LHK) No. 74 Tahun 2019 tentang Program Kedaruratan Pengelolaan B3 dan Limbah B3. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui telaah dokumen, observasi lapangan, dan penilaian menggunakan checklist selama kegiatan praktik kerja industri pada bulan November 2025. Indikator evaluasi disusun mengacu pada ketentuan Permen LHK No. 74 Tahun 2019, meliputi identifikasi risiko dan potensi keadaan darurat, organisasi tanggap darurat, sarana dan peralatan kedaruratan, prosedur penanggulangan, pelatihan dan simulasi, pelaksanaan penanggulangan insiden, komunikasi dan koordinasi, serta pemulihan lingkungan pasca kejadian. Data dianalisis dengan metode gap analysis dengan membandingkan kondisi aktual di perusahaan terhadap persyaratan regulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT XYZ telah memiliki sistem tanggap darurat LB3 yang relatif lengkap, ditandai dengan tersusunnya dokumen program kedaruratan, struktur organisasi khusus, ketersediaan sarana tanggap darurat tumpahan, serta pelaksanaan pelatihan secara berkala. Sebagian besar persyaratan regulasi telah dipenuhi, khususnya pada aspek identifikasi risiko, struktur organisasi, dan penyediaan fasilitas dasar kedaruratan. Namun masih terdapat beberapa kesenjangan, antara lain perlunya evaluasi sistematis pasca simulasi, pembaruan berkala identifikasi risiko, pendokumentasian tindak korektif pasca insiden, serta penyesuaian kapasitas fasilitas dengan potensi timbulan LB3. Perbaikan berkelanjutan diperlukan untuk memperkuat kepatuhan terhadap regulasi dan kesiapsiagaan tanggap darurat secara menyeluruh
Implementasi Sistem Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Pada Pengoperasian Alat Konstruksi Maniacces 120 XEL Sebagai Model Pengendalian Risiko Kerja Di Ketinggian Di PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur Mulya, Widya; Aksana, Rifqi Ardy; Rusba, Komeyni; Mardam, Mardam
EUNOIA Vol 5 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i2.1083

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam pengoperasian alat konstruksi Maniacces 120 XEL (aerial work platform) di PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi partisipan pasif, wawancara, dan studi dokumentasi selama periode kerja praktek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi K3 berjalan sangat terstruktur dan mengacu pada dokumen Tata Kerja Penggunaan Alat (TKPA) No. D7-001/PHI80510/2025-S9 sebagai standar utama. Prosedur izin kerja (SIKA), analisis keselamatan pekerjaan (JSA), inspeksi rutin, dan pemeliharaan pencegahan (preventive maintenance) dilaksanakan dengan disiplin dan didukung dokumentasi yang lengkap. Kompetensi operator dijamin melalui sertifikasi dan program penyetaraan (Clover), sementara budaya K3 yang kuat tercermin dari kepatuhan terhadap alat pelindung diri (APD) dan prosedur darurat. Sistem ini berhasil menjaga integritas peralatan dan menciptakan lingkungan kerja yang aman. Penelitian menyimpulkan bahwa integrasi aspek prosedural, teknis, dan manusiawi dalam kerangka TKPA merupakan kunci efektivitas sistem K3 pengoperasian alat berat di perusahaan tersebut.
Penerapan Sistem Tanggap Darurat Pada PT. Dermaga Perkasapratama Risty, Nur Azizah Andira; Rusba, Komeyni; Rakhmadtullah, Rakhmadtullah
EUNOIA Vol 5 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i2.1084

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan sistem tanggap darurat kebakaran di PT. Dermaga Perkasapratama berdasarkan observasi lapangan selama kegiatan Praktek Kerja Industri. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, dokumentasi, dan studi dokumen prosedur tanggap darurat perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan telah memiliki struktur Tim Tanggap Darurat (ERT), sarana proteksi kebakaran seperti APAR, hydrant, jalur evakuasi, serta melaksanakan pelatihan dan simulasi keadaan darurat. Namun, beberapa temuan menunjukkan perlunya peningkatan pada inspeksi berkala dan optimalisasi sarana proteksi. Penelitian ini memberikan rekomendasi perbaikan dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan darurat.
Optimalisasi Penerapan Manajemen Keselamatan K3 Pada Industri Pelayaran Khususnya Kapal TB GONAYA XVII Di PT. Masada Jaya Lines Novialdo, Muhammad Fadly; Noeryanto, Noeryanto; Setyawati, Nur Falah; Sihite, Sangadi Hasiholan
EUNOIA Vol 5 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i2.1087

Abstract

Manajemen keselamatan K3 pada industri pelayaran batubara memiliki risiko tinggi terhadap keselamatan jiwa dan aset kapal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan manajemen keselamatan K3, khususnya pada Life Saving Appliances (LSA) dan Life Saving Appliances (FFA) di kapal TB GONAYA XVII PT. Masada Jaya Lines. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan tim HSE, dan analisis dokumen pemeriksaan selama tiga bulan (September-November 2025). Hasil menunjukkan bahwa PT. Masada Jaya Lines telah menyediakan peralatan LSA dan FFA secara lengkap sesuai regulasi SOLAS 1974, dengan penempatan yang strategis dan terdokumentasi dalam safety plan kapal. Perusahaan melaksanakan program pemeriksaan berkala melalui checklist yang diverifikasi tim HSE dan tercatat dalam logbook. Namun, efektivitas masih bergantung pada konsistensi inspeksi, kecepatan tindak lanjut temuan, dan kompetensi awak kapal dalam mengoperasikan peralatan darurat. Kesimpulannya, penerapan manajemen K3 pada LSA dan FFA di kapal TB GONAYA XVII telah sejalan dengan kebijakan perusahaan dan regulasi internasional SOLAS serta ISM Code, sehingga menjadi bagian penting dalam strategi pengendalian risiko kecelakaan pelayaran.