cover
Contact Name
Kiftian Hady Prasetya
Contact Email
kiftian@uniba-bpn.ac.id
Phone
+6281351626040
Journal Mail Official
eunoia@uniba-bpn.ac.id
Editorial Address
Jl. Pupuk Raya, Gn. Bahagia, Kecamatan Balikpapan Selatan, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur 76114
Location
Kota balikpapan,
Kalimantan timur
INDONESIA
EUNOIA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Published by Universitas Balikpapan
ISSN : 28278755     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.36277/eunoia.v4i2
Core Subject :
EUNOIA: Jurnal Pengabdian Masyarakat (E-ISSN: 2827-8755) is a journal that publishes scientific articles from the field of occupational safety and health. Eunoia Journal is published by the D-4 Occupational Health and Safety Study Program (D-4 K3 Uniba). The articles published in the EUNOIA Journal are the results of research/applied research fields or community service. Articles published in the EUNOIA Journal are articles that have gone through the process of internal and external reviewers (peer-reviewers). EUNOIA: Jurnal Pengabdian Masyarakat is published twice a year in January and July.
Arjuna Subject : -
Articles 160 Documents
Implementasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 Sebagai Upaya Peningkatan Keselamatan Mekanis Pada Mesin Cnc Lathe (MC-L11) Di PT. Mulia Jaya Mandiri Putri, Fadilla Dyen; Zulfikar, Iwan; Simanungkalit, Rifka Mahdalena; Zainal, Isradi
EUNOIA Vol 5 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i2.1107

Abstract

Keselamatan mekanis merupakan aspek penting dalam operasional industri manufaktur karena berkaitan langsung dengan perlindungan pekerja terhadap bahaya dari mesin berputar, benda kerja bergerak, dan potensi kegagalan teknis. PT Mulia Jaya Mandiri sebagai perusahaan manufaktur dan jasa teknik industri migas mengoperasikan mesin CNC Lathe (MC-L11) sebagai salah satu alat utama pemesinan presisi. Pengabdian/analisis ini bertujuan mengevaluasi implementasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 sebagai upaya peningkatan keselamatan mekanis melalui observasi lapangan, telaah SOP, Work Instruction, dan penerapan Job Safety Analysis (JSA). Hasil pengamatan menunjukkan bahwa penerapan ISO 9001 mendukung keteraturan proses kerja melalui dokumentasi mutu, inspeksi berkala, dan penerapan prinsip risk-based thinking. Tahap kerja CNC meliputi persiapan material, setting benda kerja, machining, pembersihan chip, dan inspeksi dimensi—dan dua tahap terakhir memiliki risiko bahaya tertinggi, yaitu jepitan chuck, serpihan logam terlempar, serta paparan panas. Walaupun pengendalian teknis seperti emergency stop dan machine guarding telah tersedia, disiplin operator dalam pemenuhan SOP dan penggunaan APD masih perlu diperkuat. Secara keseluruhan, implementasi ISO 9001 telah memberikan dampak positif terhadap pengendalian risiko mekanis, namun peningkatan konsistensi pelaksanaan, pengawasan, dan penguatan budaya K3 diperlukan untuk menciptakan operasi mesin CNC yang lebih aman dan berkelanjutan.
Implementasi Rambu Keselamatan Pekerja Kontraktor Pada PT XYZ Balikpapan Loreta, Yolanda; Siboro, Impol; Yuliana, Lina
EUNOIA Vol 5 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i2.1109

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi rambu-rambu keselamatan kerja (safety signs) pada pekerjaan kontraktor di proyek Balikpapan di area tersebut PT XYZ Balikpapan untuk mengidentifikasi potensi bahaya dan menerapkan rambu sesuai standar regulasi keselamatan kerja. Metode penelitian menggunakan observasi lapangan dan survei lapangan terhadap pekerja kontraktor serta analisis kesesuaian rambu dengan standar keselamatan kerja. Hasil menunjukkan bahwa pemasangan rambu-rambu keselamatan secara umum sudah diterapkan, terutama di area berisiko tinggi, namun terdapat beberapa titik yang kurang memiliki rambu peringatan atau petunjuk darurat. Temuan juga menunjukkan bahwa sebagian pekerja belum sepenuhnya memahami arti simbol rambu, terutama untuk rambu kebakaran dan kondisi aman, menunjukkan kebutuhan pelatihan tambahan. Implementasi rambu tersebut berkontribusi pada peningkatan kesadaran K3 dan berpotensi mengurangi insiden kecelakaan kerja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa rambu keselamatan kerja merupakan alat penting dalam pencegahan kecelakaan, tetapi efektivitasnya tergantung pada desain, penempatan, dan pemahaman pekerja.
Penguatan Kontrol Keselamatan Melalui Identifikasi Bahaya dan Pengendalian Risiko pada Pekerjaan Dumping Lumpur Tambang Batu Bara di Area Pit NB 24 PT Pamapersada Nusantara Site Kideco Jaya Agung Rusba, Komeyni; Pandung, Nelby Belo
EUNOIA Vol 5 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i2.1110

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya dan mengevaluasi efektivitas pengendalian risiko pada pekerjaan dumping lumpur batubara di Pit NB 24 PT Pamapersada Nusantara. Kegiatan dumping lumpur merupakan proses pembuangan material lumpur hasil aktivitas tambang ke area pembuangan (disposal) yang telah ditentukan , namun memiliki potensi risiko tinggi seperti tergelincirnya alat berat, longsor, dan pencemaran lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif melalui observasi lapangan, wawancara, dan analisis dokumen, dengan fokus pada evaluasi Hirarki Pengendalian Risiko (Hierarchy of Risk Control). Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun perusahaan telah menerapkan pengendalian teknis seperti pemasangan dumping limiter dan safety berm, efektivitas pengendalian tersebut masih kurang optimal. Hal ini disebabkan adanya temuan fasilitas keselamatan yang rusak ringan, rusak berat, hingga hilang, yang mencapai sekitar 8% dari total alat dan rambu yang diperiksa. Kelemahan dalam pemeliharaan dan pengawasan berkala ini berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan kerja, terutama amblas atau tergulingnya alat berat. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan perlunya tindak lanjut perbaikan atau penggantian segera terhadap fasilitas yang rusak serta penguatan kontrol administratif dan pengawasan disiplin kerja.
Penerapan Safety Sign Sebagai Dasar Penguatan Sistem Komunikasi Visual Keselamatan Dalam Upaya Pencegahan Kecelakaan Kerja Di PT Buma Perindahindo Yuliana, Lina; Putra, Luthfi Dyen
EUNOIA Vol 5 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i2.1111

Abstract

Penerapan safety sign merupakan salah satu bentuk pengendalian administratif yang berfungsi memberikan peringatan, petunjuk, dan informasi bahaya kepada pekerja, khususnya pada industri konstruksi migas yang memiliki risiko tinggi terhadap kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas penerapan safety sign di PT Buma Perindahindo sebagai perusahaan konstruksi yang terlibat dalam berbagai proyek pembangunan fasilitas minyak dan gas. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi lapangan, wawancara informal dengan pekerja dan petugas HSE, serta telaah dokumen keselamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan safety sign telah dilakukan pada sebagian besar area kerja seperti jalur evakuasi, area crane, area ruang terbatas, serta lokasi dengan potensi bahaya mekanik dan kimia. Namun ditemukan beberapa ketidaksesuaian seperti penempatan tanda kurang terlihat, warna yang memudar, serta belum konsistennya penggunaan standar SNI dan ANSI Z535. Evaluasi ini menegaskan bahwa safety sign berperan penting dalam mencegah kecelakaan, namun diperlukan peningkatan dari aspek desain, penempatan, dan sosialisasi.
Pengelolaan Traffic Sebagai Upaya Peningkatan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Berbasis Good Mining Practice Di Area Tambang PT Hillconjaya Sakti Site Borneo Prima Hardiyono, Hardiyono; D, Indra Delon; Noeryanto, Noeryanto; Tobing, Hendro
EUNOIA Vol 5 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i2.1112

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan traffic dalam meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di PIT Area PT Hillconjaya Sakti Site Borneo Prima. Pengamatan dilakukan melalui observasi langsung, pengumpulan data MOC (peta jalan tambang), wawancara dengan personel SHEs, serta pendokumentasian kondisi lapangan. Fokus analisis meliputi pola pergerakan alat berat, kondisi infrastruktur jalan tambang, titik rawan seperti blind spot dan persimpangan, serta tingkat kepatuhan operator terhadap SOP/JSA dan regulasi keselamatan kerja. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa perusahaan telah menerapkan sistem pengelolaan traffic seperti pemasangan rambu, pengaturan jalur dan kecepatan, safety induction, serta penggunaan komunikasi radio. Namun, ditemukan beberapa aspek yang memerlukan perbaikan, terutama terkait visibilitas pada jalur menurun, kepadatan unit pada shift change, dan potensi near miss pada area interaksi alat berat. Secara umum, pengelolaan traffic telah berjalan baik, namun evaluasi dan pengawasan berkala tetap diperlukan untuk meningkatkan efektivitas sistem K3 di area tambang.
Optimalisasi Penerapan Job Safety Analysis (JSA) Pada Pekerjaan Fabrikasi Dan Pengelasan Di Workshop PT XYZ Ramadhani, Tito Fajrin; Siboro, Impol
EUNOIA Vol 5 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i2.1113

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan Job Safety Analysis (JSA) pada aktivitas pengelasan dan fabrikasi di Workshop PT XYZ. Metode yang digunakan meliputi observasi langsung, wawancara, inspeksi peralatan, dan studi dokumentasi untuk membandingkan kesesuaian antara prosedur JSA dan praktik aktual di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun dokumen JSA telah disusun secara lengkap, implementasinya masih belum konsisten. Beberapa ketidaksesuaian ditemukan, seperti penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) yang tidak lengkap, pemeriksaan peralatan yang tidak dilakukan dengan benar, kerusakan pada selang gas, roda gerinda yang aus, serta kurangnya tindak lanjut terhadap temuan inspeksi. Hasil wawancara mengungkap bahwa pekerja memahami isi JSA, tetapi dalam praktiknya sering mengutamakan kecepatan kerja dan kenyamanan dibanding mengikuti prosedur keselamatan. Studi ini menyimpulkan bahwa efektivitas penerapan JSA sangat bergantung pada kedisiplinan pekerja, kondisi peralatan, serta intensitas pengawasan. Rekomendasi diberikan untuk memperkuat budaya keselamatan, meningkatkan kualitas inspeksi, dan memastikan tindakan korektif dilakukan secara konsisten.
Optimalisasi Evaluasi Kelayakan Lifebuoy Dan Hydrant Pada Area Dermaga 8 PT Pelindo Multi Terminal Balikpapan Alnur, Arafiq; Noeryanto, Noeryanto; Husada, Samami
EUNOIA Vol 5 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i2.1114

Abstract

Kegiatan ini dilakukan untuk mengevaluasi kelayakan lifebuoy dan hydrant sebagai peralatan keselamatan di area Dermaga 8 PT Pelindo Multi Terminal Balikpapan. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan evaluatif. Data dikumpulkan melalui observasi terstruktur menggunakan lembar checklist dan dokumentasi foto terhadap tujuh lifebuoy dan tiga hydrant. Setiap indikator dinilai dengan skala 0–2, dijumlahkan menjadi skor total, kemudian dikonversi menjadi persentase kelayakan dan dibandingkan dengan kriteria internal serta standar SOLAS, LSA Code, dan NFPA 14. Hasil menunjukkan bahwa lima dari tujuh lifebuoy berada pada kategori layak (≥80%), sementara dua unit dinilai kurang layak karena kerusakan fisik dan ketidaklengkapan grabline. Pada sistem hydrant, masih ditemukan ketidaklengkapan komponen penting seperti nozzle, selang, dan box, serta hambatan akses di sekitar titik pemasangan yang menurunkan tingkat kesiapsiagaan pada kondisi darurat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa program pemeliharaan dan inspeksi perlu diperkuat melalui perbaikan dan kelengkapan peralatan, penataan ulang penempatan, serta pengendalian housekeeping agar tingkat kelayakan peralatan keselamatan di Dermaga 8 mencapai kategori layak secara menyeluruh.
Upaya Peningkatan Kesiapsiagaan Karyawan Terhadap Keadaan Darurat Melalui Penguatan Budaya Keselamatan Kerja Di PT. Bhumi Phala Perkasa Balikpapan Sari, Iin Pratama; Budiani, Farrel Luthfi Haidar; Zulfikar, Iwan; Rinaldi, Aditya
EUNOIA Vol 5 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i2.1116

Abstract

Kesiapsiagaan karyawan terhadap keadaan darurat merupakan aspek penting dalam penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3), terutama pada perusahaan yang bergerak di bidang workshop, pemeliharaan, dan permesinan yang memiliki tingkat risiko tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesiapsiagaan karyawan, mengevaluasi ketersediaan sarana dan prasarana tanggap darurat, serta mengidentifikasi upaya peningkatan yang dilakukan oleh PT. Bhumi Phala Perkasa Balikpapan. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara, dan dokumentasi fasilitas keselamatan kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan telah menyediakan fasilitas dasar keselamatan seperti APAR, hydrant, jalur evakuasi, alarm kebakaran, serta titik kumpul. Namun, kesiapsiagaan karyawan masih tergolong moderat karena pelatihan tanggap darurat belum dilaksanakan secara rutin, sosialisasi SOP belum merata, dan keterlibatan karyawan dalam budaya K3 masih rendah. Selain itu, ditemukan beberapa kendala seperti tingginya beban kerja operasional dan minimnya inspeksi fasilitas keselamatan berkala. Upaya peningkatan yang direkomendasikan meliputi pelatihan dan simulasi darurat secara rutin, pembentukan Emergency Response Team (ERT), penguatan budaya keselamatan, serta perbaikan sistem dokumentasi dan evaluasi insiden. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar perbaikan sistem tanggap darurat untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan responsif terhadap keadaan kritis.
Penerapan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Terhadap Unit Crane Dalam Oprasional Di PT. Dermaga Perkasapratama Safitri, Rindayanti Wahyu; Rusba, Komeyni; Rakhmadtullah, Rakhmadtullah; Zulfikar, Iwan
EUNOIA Vol 5 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i2.1117

Abstract

Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada operasional crane merupakan aspek penting dalam kegiatan pelabuhan yang memiliki tingkat risiko tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi K3 pada unit crane di PT Dermaga Perkasapratama, dengan fokus pada kompetensi operator, prosedur kerja aman, inspeksi peralatan, serta kepatuhan terhadap regulasi keselamatan. Penelitian dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara, serta analisis dokumen selama pelaksanaan Praktek Kerja Industri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan telah menerapkan berbagai program keselamatan seperti Job Safety Analysis (JSA), safety induction, pemeriksaan harian (P2H), dan sertifikasi operator. Meskipun demikian, ditemukan beberapa kekurangan, seperti ketidakkonsistenan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), kurangnya pengawasan pada jam sibuk, serta perlunya peningkatan pelatihan terkait bahaya mekanis. Secara keseluruhan, penerapan K3 dalam operasional crane di perusahaan ini telah berjalan baik, namun masih membutuhkan penguatan pada aspek budaya keselamatan, standarisasi alat, dan efektivitas pengawasan.
Penerapan Surat Izin Kerja Aman (Sika) Pada Pekerjaan Overhaul Tangki N-2 Di PT. XYZ Deja, Aurora Bidadari; Noeryanto, Noeryanto; Sari, Iin Pratama
EUNOIA Vol 5 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i2.1118

Abstract

Penerapan ini menganalisis Surat Izin Kerja Aman (SIKA) pada pekerjaan overhaul tangki N-2 di PT XYZ. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi jenis SIKA yang digunakan, mengevaluasi tingkat kepatuhan terhadap prosedur, serta mengkaji kendala dalam pelaksanaannya. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara, dan studi dokumen selama periode Praktek Kerja Industri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis SIKA yang diterapkan, yaitu SIKA Panas, SIKA Pergerakan Alat Berat, dan SIKA Ruang Terbatas, telah sesuai dengan potensi bahaya pekerjaan. Namun, tingkat kepatuhan terhadap isi SIKA belum optimal, yang ditandai dengan ketidaksesuaian antara checklist administratif dan kondisi aktual di lapangan. Kendala utama yang dihadapi adalah lamanya proses penerbitan SIKA akibat koordinasi yang kurang efisien dan rendahnya pemahaman pekerja serta pengawas terhadap substansi persyaratan keselamatan dalam SIKA. Disimpulkan bahwa diperlukan penyederhanaan alur persetujuan, peningkatan kapasitas melalui pelatihan, dan validasi lapangan yang lebih ketat untuk memaksimalkan efektivitas SIKA sebagai alat pengendalian risiko.