cover
Contact Name
Kiftian Hady Prasetya
Contact Email
kiftian@uniba-bpn.ac.id
Phone
+6281351626040
Journal Mail Official
eunoia@uniba-bpn.ac.id
Editorial Address
Jl. Pupuk Raya, Gn. Bahagia, Kecamatan Balikpapan Selatan, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur 76114
Location
Kota balikpapan,
Kalimantan timur
INDONESIA
EUNOIA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Published by Universitas Balikpapan
ISSN : 28278755     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.36277/eunoia.v4i2
Core Subject :
EUNOIA: Jurnal Pengabdian Masyarakat (E-ISSN: 2827-8755) is a journal that publishes scientific articles from the field of occupational safety and health. Eunoia Journal is published by the D-4 Occupational Health and Safety Study Program (D-4 K3 Uniba). The articles published in the EUNOIA Journal are the results of research/applied research fields or community service. Articles published in the EUNOIA Journal are articles that have gone through the process of internal and external reviewers (peer-reviewers). EUNOIA: Jurnal Pengabdian Masyarakat is published twice a year in January and July.
Arjuna Subject : -
Articles 101 Documents
Pekerjaan Penggantian Penangkal Petir Pada Pemeliharaan SUTM (Saluran Udara Tegangan Menengah) Pada PT X Klaudio Danielo Pratama; Lina Yuliana; Adham Suman Hakim; Iwan Zulfikar
EUNOIA Vol 5 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i1.901

Abstract

Pekerjaan penggantian arrester pada pemeliharaan saluran udara tegangan menengah merupakan kegiatan yang memiliki tingkat risiko listrik tinggi sehingga diperlukan penerapan keselamatan listrik yang ketat. Pada pekerjaan ini telah diterapkan langkah pengendalian risiko melalui identifikasi bahaya, penyusunan izin kerja, dan rencana kerja sebelum pelaksanaan. Pemadaman jaringan dilakukan disertai penerapan sistem pengamanan energi melalui penguncian dan pemberian tanda untuk mencegah energisasi ulang. Kondisi bebas tegangan telah dipastikan melalui pengujian tegangan sebelum dilakukan pemasangan grounding sebagai pengaman terhadap tegangan induksi maupun tegangan balik. Selama pekerjaan, personel telah menggunakan alat pelindung diri listrik sesuai standar dan menerapkan prosedur kerja aman di ketinggian. Setelah arrester diganti, instalasi telah diperiksa kembali dan dilakukan pengujian untuk memastikan fungsi peralatan. Proses dinormalkan kembali setelah area dinyatakan aman dan dokumentasi telah diselesaikan. Hasil penerapan prosedur menunjukkan bahwa keselamatan listrik dapat terjaga apabila pekerjaan dilakukan sesuai standar dan instruksi kerja.
Efektivitas Training Refresh Terhadap Keselamatan Kerja Operator Forklift Di PT X Ananda Dita Syahhana Putri; Iwan Zulfikar; Muhammad Fajar Fauzi Desianto; Iin Pratama Sari
EUNOIA Vol 5 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i1.916

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisa training refresh terhadap keselamatan kerja operator forklift yang menjadi objek kajian. Permasalahan yang diteliti adalah mengukur keefektivitasan training refresh yang didapat karyawan terhadap keselamatan kerja operasional. Digunakan pendekatan kuantitatif deskriptif untuk memperoleh hasil analisis mengenai persepsi responden terhadap variabel keefektivitasan training refresh dan keselamatan kerja operator forklift. Data primer didapatkan dari kuesioner serta data sekunder dokumen pendukung insiden register. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa training refresh memberikan pengaruh positif terhadap keterampilan, pengalaman, pengetahuan serta keahlian pekerja. Analisis statistik menunjukkan terdapat hubungan searah dan signifikan antara dua variabel tersebut. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengadaan training refresh berperan penting terhadap kinerja pekerja.
Sosialisasi Bahaya Fisik Di Area Batching Plant Di PT. XYZ Mery Andani; Lina Yuliana; Destian Adhitama; Widya Mulya
EUNOIA Vol 5 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i1.918

Abstract

Dalam penelitian mengenai lingkungan kerja di batching plant PT. XYZ, teridentifikasi adanya enam bahaya fisik utama yang diakibatkan oleh aktivitas operasional yang melibatkan peralatan berat. Melalui metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Control (HIRAC), ditemukan bahaya kebisingan ekstrem, paparan debu semen, risiko tertabrak alat bergerak, titik jepit pada conveyor, potensi kebakaran, dan risiko ledakan selang. Risiko kebisingan dan debu semen dikategorikan sebagai risiko tinggi, memiliki konsekuensi serius seperti gangguan pendengaran permanen. Evaluasi efektivitas kontrol yang ada, termasuk penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dan sistem dust collector, menunjukkan bahwa hasilnya masih kurang optimal. Faktor penghambat utama meliputi ketidakdisiplinan dalam penggunaan APD, pemeliharaan peralatan yang tidak terjadwal, dan kurangnya prosedur tanggap darurat. Disarankan untuk memperkuat sistem kontrol risiko melalui pemeliharaan rutin, pelatihan berkala, serta pengawasan penggunaan APD, demi menurunkan tingkat risiko kecelakaan kerja dan membangun budaya keselamatan yang lebih baik di area operasional.
Penerapan Keandalan Sistem Proteksi Kebakaran Aktif Dan Pasif Pada Terminal Bahan Bakar Minyak PT KRR Nur Izzah Achmad Rahmatullah Putra Iswoyo; Lina Yuliana; Randi Andhika; Arief Fatharoni
EUNOIA Vol 5 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i1.919

Abstract

Keselamatan kebakaran adalah isu krusial di industri energi dan logistik, terutama pada terminal Bahan Bakar Minyak (BBM) yang berisiko tinggi terhadap kerugian material, cedera pekerja, dan dampak lingkungan. Penelitian ini berlatar belakang pada urgensi penerapan sistem proteksi kebakaran komprehensif, sesuai mandat Peraturan Menteri PU No. 26/PRT/2008, untuk menanggulangi potensi kebakaran yang dipicu oleh faktor teknis, manusia, dan lingkungan. PT KRR, sebagai perusahaan logistik dan penyaluran BBM, menghadapi tantangan spesifik karena penyimpanan cairan mudah terbakar dalam jumlah besar dan tingginya intensitas operasional.Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis keandalan operasional sistem proteksi kebakaran aktif (APAR, hydrant, dan smoke detector); (2) mengevaluasi efektivitas sistem proteksi kebakaran pasif (pintu darurat dan jalur evakuasi); dan (3) mengidentifikasi faktor penghambat dalam penerapannya. Meskipun observasi menunjukkan inspeksi APAR yang rutin melebihi standar, ditemukan tantangan terkait kurangnya integrasi sistem alarm dengan prosedur tanggap darurat serta perlunya peningkatan disiplin pekerja dalam SOP evakuasi. Menggunakan metode observasi langsung, wawancara, dan analisis dokumen, penelitian ini menghubungkan temuan lapangan dengan standar K3 (Permen PU No. 26/2008 dan ISO 45001:2018). penelitian ini berkontribusi dengan menyediakan rekomendasi berbasis bukti untuk memperkuat pengawasan, meningkatkan pelatihan tanggap darurat, dan membangun budaya keselamatan berkelanjutan di PT KRR.
Penerapan Sistem Manajemen Penanganan Limbah Di PLTD 12 MW PT XYZ Muhamad Fathul Aziz Alfaroby; Lina Yuliana; Ade Januar Suciadi; Iwan Zulfikar
EUNOIA Vol 5 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i1.929

Abstract

Penelitian ini telah dilakukan untuk menganalisis efektivitas sistem manajemen penanganan limbah di Pembangkit Listrik Tenaga Diesel berkapasitas 12 megawatt yang dikelola oleh PT. XYZ. Permasalahan yang telah diidentifikasi meliputi tingginya volume lumpur minyak pada perangkap minyak, dokumentasi pengelolaan limbah yang belum konsisten, kondisi alat pemadam api ringan yang menunjukkan tekanan rendah, serta belum adanya bukti resmi kerja sama dengan pihak ketiga dalam pengangkutan dan pengolahan limbah bahan berbahaya dan beracun. Analisis telah dilakukan dengan membandingkan praktik lapangan terhadap prinsip sistem manajemen lingkungan, sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja, serta ketentuan pengelolaan limbah yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar aspek operasional telah memenuhi prinsip pengendalian lingkungan, pemilahan limbah, dan keselamatan kerja, namun beberapa aspek administratif dan kesiapsiagaan darurat belum memenuhi ketentuan secara optimal. Kesimpulan penelitian ini menyatakan bahwa sistem pengelolaan limbah di fasilitas tersebut telah berjalan cukup baik, tetapi masih diperlukan peningkatan dalam pengendalian lumpur, pemeliharaan peralatan darurat, dan penjaminan kemitraan resmi guna memastikan kesesuaian penuh terhadap persyaratan pengelolaan limbah.
Evaluasi Postur Kerja Pada Pekerja Laboratorium QC Di PT Balikpapan Ready Mix Dengan Metode Reba (Rapid Entire Body Assessment) Rendy Andriawan Syaputra; Komeyni Rusba; Lina Yuliana
EUNOIA Vol 5 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i1.930

Abstract

K3 menjadi aspek penting di industri modern. Kecelakaan dapat terjadi akibat faktor manusia maupun lemahnya sistem keselamatan. Di manufaktur dan konstruksi, K3 mencakup risiko transportasi, kebakaran, mekanis, dan lingkungan. Aspek ergonomi juga krusial, terutama bagi pekerja QC yang rentan keluhan muskuloskeletal akibat postur tidak ergonomis, aktivitas berulang, serta penggunaan alat yang tidak sesuai dengan antropometri tubuh. Kondisi ini tidak hanya menurunkan kenyamanan kerja, tetapi juga berdampak pada produktivitas dan risiko cedera jangka panjang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif observasional untuk mengevaluasi risiko ergonomi pada aktivitas kerja di Laboratorium QC PT. Balikpapan Ready Mix. Penilaian ergonomi dilakukan dengan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA), digunakan untuk mengidentifikasi tingkat risiko muskuloskeletal berdasarkan postur kerja pekerja selama melakukan pengujian mutu beton. Hasil analisis menunjukkan aktivitas kerja di Laboratorium QC PT. Balikpapan Ready Mix masih melibatkan postur tidak ergonomis, terutama saat mengangkat cetakan beton, melakukan pengujian tekan, dan membersihkan benda uji. Skor akhir REBA 7–10 menunjukkan risiko sedang hingga tinggi terhadap gangguan muskuloskeletal. Faktor utama meliputi postur membungkuk, kerja statis, dan pengangkatan beban tanpa alat bantu. Sehingga diperlukan perbaikan sistem kerja dan penataan lingkungan kerja di laboratorium QC melalui penerapan prinsip ergonomi, guna menciptakan kondisi kerja yang lebih aman, nyaman, dan efisien bagi pekerja.
Efektivitas Sistem Proteksi Kebakaran Pasif Di Gedung Jantung Terpadu Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan X Rheina Aulia Putri; Komyeni Rusba; Bimo Bayu Kamadhanu; Iwan Zulfikar
EUNOIA Vol 5 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i1.931

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi Efektivitas Sistem Proteksi Kebakaran Pasif di Gedung Jantung Terpadu Rumah Sakit Umum Daerah dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan. Gedung ini dikategorikan berisiko tinggi karena penggunaan gas medis, peralatan listrik bertegangan tinggi dan adanya pasien dengan keterbatasan mobilitas. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi lapangan dan analisis komparatif, membandingkan kondisi sarana Sistem Proteksi Kebakaran Pasif dengan standar peraturan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (K3RS) yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sistem Proteksi Kebakaran Pasif belum sepe nuhnya efektif. Ditemukan bahwa elemen vital seperti fire door dan dinding tahan api tidak memiliki sertifikasi uji laboratorium yang membuktikan ketahanan sesuai standar. Selain itu, sarana evakuasi seperti tangga darurat dan ramp masih kekurangan kelengkapan keselamatan, termasuk tidak adanya safety walk dan titik kumpul belum memenuhi kriteria bebas hambatan.
Penerapan Program Keselamatan Kerja Transportasi Darat Pada Operator Dan Kendaraan Truk Mixer Di PT. X Fadliannur Fadliannur; Iwan Zulfikar; Widya Mulya
EUNOIA Vol 5 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i1.952

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi penerapan program keselamatan kerja transportasi darat pada operator dan kendaraan truck mixer di PT. X. Pengamatan dilakukan selama kegiatan Praktik Kerja Industri dengan metode observasi lapangan, wawancara, dokumentasi, serta analisis deskriptif terhadap kondisi kendaraan, perilaku operator, dan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa perusahaan telah menyediakan perlengkapan keselamatan seperti APAR, P3K, safety sign, segitiga pengaman, scotlight merah, dan body harness, namun beberapa unit kendaraan dan operator masih ditemukan belum memenuhi standar secara konsisten. Operator mengalami peningkatan kesadaran keselamatan setelah dilakukan sosialisasi, safety talk, dan toolbox meeting, meskipun kedisiplinan penggunaan APD dan prosedur berkendara masih menghadapi kendala. Dari sisi kendaraan, kelengkapan keselamatan telah diterapkan, namun pemeliharaan dan inspeksi tidak selalu berjalan optimal. Secara keseluruhan, penerapan program keselamatan kerja transportasi darat telah berjalan cukup baik tetapi memerlukan peningkatan pada aspek pengawasan, pemeliharaan kendaraan, dan kedisiplinan operator untuk mencapai penerapan K3 yang lebih efektif.
Penerapan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Pada Pengoperasian Alat Angkat Angkut Jenis Jib Crane Di PT Pamapersada Nusantara Balikpapan Operation Muhammad Aulia Fathan Ali; Muhammad Nur; Bonis Rekoyoso; Iwan Zulfikar
EUNOIA Vol 5 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i1.973

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada pengoperasian alat angkat angkut jenis Jib Crane di PT Pamapersada Nusantara Distrik Balikpapan Operation. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara dengan operator dan petugas K3, serta studi dokumen terhadap kebijakan dan prosedur perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan K3 telah dilaksanakan dengan cukup baik melalui pelaksanaan inspeksi harian (Pre-Start Check), sertifikasi alat dan operator, serta penerapan pengendalian risiko berdasarkan hirarki pengendalian. Namun, masih ditemukan beberapa kendala seperti kurangnya kedisiplinan operator dalam melakukan pemeriksaan harian dan belum optimalnya dokumentasi hasil inspeksi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penerapan K3 pada pengoperasian Jib Crane di PT Pamapersada Nusantara telah sesuai dengan peraturan yang berlaku, namun perlu peningkatan dalam aspek pengawasan dan pembinaan operator untuk mencapai tingkat keselamatan kerja yang lebih optimal.
Implementasi Program Manajemen Kebakaran Dan Kinerja Unit Pemadam Ganda Di Kilang X Iqbal Nurhidayat; Lina Yuliana; Iwan Zulfikar
EUNOIA Vol 5 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i1.977

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan penerapan program manajemen kebakaran di fasilitas kilang melalui penilaian terhadap penyediaan sarana proteksi, kinerja unit pemadam ganda, serta efektivitas inspeksi peralatan keselamatan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung dan telaah dokumen teknis yang berkaitan dengan sistem perlindungan kebakaran di area proses. Analisis menunjukkan bahwa fasilitas telah menyediakan perlindungan aktif dan pasif secara terpadu, termasuk penggunaan unit pemadam ganda berkapasitas besar yang mampu memberikan respons cepat terhadap kebakaran berbahan bakar hidrokarbon. Hasil penelitian juga memperlihatkan bahwa kegiatan inspeksi dilaksanakan lebih sering daripada ketentuan minimal, sehingga meningkatkan kesiapan operasional peralatan pemadam. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi peralatan proteksi, perencanaan inspeksi, dan kompetensi operator berperan penting dalam memperkuat kesiapsiagaan fasilitas terhadap keadaan darurat. Penelitian ini memberikan gambaran empiris mengenai praktik pengendalian risiko kebakaran yang telah diterapkan secara sistematis di lingkungan industri kilang.

Page 6 of 11 | Total Record : 101