cover
Contact Name
Moh Riswandha Imawan
Contact Email
p3i@um-surabaya.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
p3i@um-surabaya.ac.id
Editorial Address
Proceeding Universitas Muhammadiyah Surabaya ini merupakan kumpulan Jurnal kegiatan hasil konferensi atau seminar yang diadakan oleh Masing - Masing program studi yang ada di Lingkungan Universitas Muhammadiyah Surabaya.
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Proceeding UMSurabaya
ISSN : -     EISSN : 29627656     DOI : https://doi.org/10.30651/pc.v1i1
Core Subject :
Proceeding Universitas Muhammadiyah Surabaya ini merupakan kumpulan Jurnal kegiatan hasil konferensi atau seminar yang diadakan oleh Masing - Masing program studi yang ada di Lingkungan Universitas Muhammadiyah Surabaya.
Arjuna Subject : -
Articles 645 Documents
Peran Enzim dalam Penyakit Metabolik Putri Alya Ramadhani; Muhamad Syahran Mustafa; Rifdatus Salma Nabila; Adinda Izzati Amanina Zain; Neisya Hanis Widika; Dimas Sufianto; Najwa Aulia Rahmah; Dena Aulya Kusumah; Riko Cendika Putra Pratama; Maulidiya Putri Maharani; Nur Aisah Ibrahimiyah
PROCEEDING UMSURABAYA Vol 1 No 2 (2026): Proceeding Series LSPID UMSURA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ps.v5i1.31760

Abstract

Metabolisme merupakan rangkaian reaksi biokimia yang berperan penting dalam mempertahankan fungsi, pertumbuhan, dan kelangsungan hidup sel, yang seluruhnya bergantung pada kerja enzim sebagai katalis biologis. Gangguan fungsi enzim dapat menghambat jalur metabolisme normal dan berkontribusi terhadap terjadinya penyakit metabolik, seperti obesitas, diabetes melitus, dislipidemia, dan sindrom metabolik. Tinjauan pustaka ini bertujuan untuk mengkaji peran enzim dalam metabolisme sel, mekanisme kerja enzim, serta hubungan gangguan enzim dengan patogenesis penyakit metabolik, dengan penekanan pada gangguan metabolisme karbohidrat, lipid, dan obesitas. Metode penulisan dilakukan melalui studi literatur terhadap jurnal ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa gangguan jumlah, aktivitas, dan regulasi enzim, baik akibat faktor genetik maupun didapat dapat menyebabkan akumulasi substrat, kekurangan produk metabolik, gangguan homeostasis energi, serta disfungsi seluler. Kesimpulannya, enzim memiliki peran sentral dalam menjaga keseimbangan metabolisme, sehingga gangguan fungsi enzim merupakan faktor kunci dalam patogenesis penyakit metabolik.
Peran Asam Laktat Sebagai Respons Metabolik Pada Aktivitas Fisik Intensitas Tinggi Agna Sahana Gofur; Yulistia Alfianti; Anissa Amellia Sari; Athiyyatul Udhma; Reni Anggraini; Adzra Azizah Ilhami; Maharani Aulia Idris; Faiza Yulie Santika; Naufal Rozmi Insan Kamiil; Mokhammad Akmal Dzaki; Kartika Prahasanti
PROCEEDING UMSURABAYA Vol 1 No 2 (2026): Proceeding Series LSPID UMSURA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ps.v5i1.31749

Abstract

Latar Belakang: Aktivitas fisik intensitas tinggi memicu perubahan metabolisme energi yang signifikan, khususnya pergeseran dari metabolisme aerobik menuju anaerobik yang menyebabkan peningkatan produksi asam laktat. Asam laktat tidak hanya merupakan produk metabolik, tetapi juga berperan sebagai indikator fisiologis penting dalam menilai respons tubuh terhadap aktivitas fisik. Tujuan: Untuk meninjau dan mensintesis peran asam laktat sebagai respons metabolik pada aktivitas fisik intensitas tinggi. Metode: Kajian ini menggunakan pendekatan literature review terstruktur dengan penelusuran database Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect hingga tahun 2025. Kriteria inklusi meliputi penelitian pada manusia yang membahas hubungan antara aktivitas fisik intensitas tinggi dengan kadar asam laktat. Proses seleksi dilakukan melalui tahap identifikasi, penyaringan, dan evaluasi teks lengkap. Karena adanya heterogenitas desain penelitian, variasi protokol latihan, dan perbedaan metode pengukuran, sintesis dilakukan secara naratif. Penilaian risiko bias dilakukan secara kualitatif berdasarkan kejelasan metodologi dan konsistensi hasil. Hasil: Hasil kajian menunjukkan bahwa peningkatan intensitas aktivitas fisik berkaitan dengan peningkatan produksi asam laktat akibat dominasi metabolisme anaerobik. Kadar laktat meningkat secara signifikan ketika aktivitas melampaui ambang laktat, terutama pada latihan intensitas tinggi seperti sprint dan latihan anaerobik. Selain itu, strategi pemulihan seperti recovery aktif terbukti mempercepat eliminasi laktat, sementara adaptasi latihan jangka panjang meningkatkan efisiensi metabolisme energi dan kemampuan tubuh dalam mengelola akumulasi laktat. Keterbatasan: Heterogenitas desain penelitian, variasi protokol latihan, serta perbedaan metode pengukuran membatasi kemungkinan dilakukan sintesis kuantitatif. Kesimpulan: Asam laktat memiliki peran penting sebagai respons metabolik pada aktivitas fisik intensitas tinggi. Peningkatan intensitas aktivitas meningkatkan produksi laktat, sementara mekanisme pemulihan dan adaptasi latihan berperan dalam regulasi metabolisme energi. Temuan ini memiliki implikasi penting dalam fisiologi olahraga, perencanaan latihan, dan praktik klinis.
Penyakit Infeksi Virus pada Manusia Aspek Etiologi, Patogenesis, dan Manifestasi Klinis Siti Sabrina Salsabilla; Rivaldino Haryo Kusuma Werdana; Khadijah Amelia Putri; Aslahatul Auliya Junaidah; Navisha Syahwa Ayugia; Riqueza Narapati; Kamelia Hadianti Deliana; Aldya Afdalya Wiratami; Eva Pupa Artha Paulina; Hazza Igor Sabilillah P. A. R; Risma Pangestu Widhanar; Ayu Lidya Paramita
PROCEEDING UMSURABAYA Vol 1 No 2 (2026): Proceeding Series LSPID UMSURA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ps.v5i1.31748

Abstract

Penyakit akibat paparan virus menjadi pemicu dominan morbiditas dan mortalitas dunia, dengan variasi manifestasi klinis dari infeksi ringan hingga kondisi yang mengancam jiwa. Virus sebagai parasit intraseluler obligat memiliki kemampuan bereplikasi cepat dan beradaptasi melalui mutasi, sehingga menyulitkan upaya pengendalian penyakit. Penularan infeksi virus dapat terjadi melalui berbagai jalur, termasuk respiratorik, kontak langsung, vektor, serta transmisi vertikal. Proses patogenesis melibatkan invasi virus ke sel inang, replikasi, serta respons imun yang dapat bersifat protektif maupun merusak jaringan. Manifestasi klinis sangat bervariasi tergantung jenis virus, organ target, dan status imun inang. Diagnosis infeksi virus memerlukan pendekatan klinis yang didukung pemeriksaan laboratorium dan penunjang untuk memastikan etiologi dan derajat keparahan penyakit. Penatalaksanaan difokuskan pada terapi suportif, penggunaan antivirus spesifik, pencegahan komplikasi, serta pengendalian penularan. Literature review ini bertujuan untuk mengkaji aspek etiologi, patogenesis, manifestasi klinis, diagnosis, dan penatalaksanaan penyakit infeksi virus pada manusia.
Bakteri Penyebab Pneumonia Atipikal: Tinjauan Klinis Dan Mikrobiologi Yelvi Levani
PROCEEDING UMSURABAYA Vol 1 No 2 (2026): Proceeding Series LSPID UMSURA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ps.v5i1.31745

Abstract

Pneumonia atipikal merupakan bentuk pneumonia yang disebabkan oleh mikroorganisme dengan karakteristik biologis dan klinis yang berbeda dari bakteri tipikal. Agen utama meliputi Mycoplasma pneumoniae, Chlamydia pneumoniae, dan Legionella pneumophila. Manifestasi klinis umumnya lebih ringan dengan gejala sistemik dominan dan temuan radiologis berupa infiltrat interstisial. Diagnosis seringkali menantang karena keterbatasan metode kultur konvensional, sehingga diperlukan pendekatan berbasis molekuler dan serologi. Penatalaksanaan utama menggunakan antibiotik yang bekerja pada sintesis protein, seperti makrolida, tetrasiklin, dan fluorokuinolon. Manuskrip ini bertujuan untuk mengulas karakteristik mikrobiologi, faktor virulensi, metode diagnostik, dan terapi dari bakteri penyebab pneumonia atipikal. Pemahaman yang komprehensif diharapkan dapat meningkatkan akurasi diagnosis dan efektivitas terapi, serta berkontribusi pada pengendalian resistensi antimikroba.
Cara Efektif Belajar dan Memahami Ilmu Patologi Klinik dengan Baik Nayla Zahra Zhafira; Maulidya Nuzula; Filza Raihana Nashrullah; Alief Akbar Rovi'ananda; Lailatus Syifa Harahap; Aqil Mushawwir; Muhammad Dafa Raihan; Najwa El Safara; Ramya Pindha Pebrianto; Candra Dyah Ayu Murti; Naela Oktafia Ramadani; Muhamad Reza Utama
PROCEEDING UMSURABAYA Vol 1 No 2 (2026): Proceeding Series LSPID UMSURA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ps.v5i1.31743

Abstract

Patologi klinik merupakan cabang ilmu kedokteran yang berperan penting dalam mendukung diagnosis, pemantauan penyakit, dan evaluasi terapi melalui pemeriksaan laboratorium. Namun, kompleksitas parameter laboratorium, tuntutan integrasi data klinis, tingginya beban akademik, serta perkembangan teknologi diagnostik menjadikan pembelajaran patologi klinik sering dianggap sulit oleh mahasiswa kedokteran, terutama ketika pendekatan belajar masih berorientasi pada hafalan. Oleh karena itu, diperlukan strategi pembelajaran yang efektif, berbasis bukti, dan berpusat pada mahasiswa. Literature review ini bertujuan untuk mengkaji peran patologi klinik dalam praktik medis, tantangan pembelajaran yang dihadapi mahasiswa, serta berbagai pendekatan pembelajaran yang terbukti efektif, termasuk pemahaman gaya belajar mahasiswa, penerapan case-based learning, dan pemanfaatan media serta teknologi pembelajaran seperti modul digital, video pembelajaran, simulasi laboratorium, e-learning, dan blended learning. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa strategi pembelajaran yang menekankan pemahaman konseptual, keterlibatan aktif, dan konteks klinis mampu meningkatkan kemampuan interpretasi hasil laboratorium, penalaran diagnostik, kemandirian belajar, serta kesiapan mahasiswa kedokteran dalam praktik klinis. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan pembelajaran patologi klinik yang lebih efektif dan relevan dengan kebutuhan pendidikan kedokteran modern.
Perkembangan Ilmu Histologi Hingga Masa Artificial Intelligence Pada Darah Secara Normal Maupun Abnormal/Patologis Roro Dewi Sekar Ayu Wicaksono; Allief Rahman; Aninnur Qotrunnada F.Z; Lega Rahmadani; Arras Puspawati; Ragil Nurmuhammad B; Zuhro Aribatun Rosydah; Fazrin Rahma Anggrainy; Raja Ibrahim Ramadhan W; Ruwaidah Khoirun Niswah; Nur Mujaddidah Mochtar
PROCEEDING UMSURABAYA Vol 1 No 2 (2026): Proceeding Series LSPID UMSURA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ps.v5i1.31742

Abstract

Perkembangan histologi sel darah dengan menggunakan teknik apusan darah tepi yang berlangsung sejak abad ke-18 hingga di zaman artificial intelligence (AI) memberikan dampak yang signifikan terhadap perkembangan ilmu kedokteran klinik dalam menganalisis morfologi abnormal/kelainan sel darah atau histopatologi darah. Tujuan dari jurnal ini, untuk mengkaji perkembangan teknologi dalam identifikasi morfologi sel darah, normal dan abnormal/patologis, hingga pada masa AI. Dengan menggunakan metode analisis beberapa jurnal yang berkaitan dengan modernisasi teknologi hemato-histopatologi, didapatkan beberapa penemuan antara lain, Generative Adversarial Networks (GAN) yang mampu mengatasi perbedaan pewarnaan, Cella Vision Proficiency Software yang merupakan sebuah sistem digital untuk menjamin kesesuaian klasifikasi sel darah, teknologi Convolutional Neural Networks (CNN) memungkinkan proses pembelajaran karakteristik sel dilakukan secara otomatis dan mendalam, serta CLARITY dan metode serupa yang memungkinkan visualisasi jaringan utuh tanpa perlu pemotongan berulang.
Peran Motivasi dan Teknik Strategi Pembelajaran Anatomi Yang Baik Pada Mahasiswa Kedokteran Maya Rahmayanti Syamhadi; Nagita Sabryna Putri Afan; Enggar Galih Ade Puspita; Nadira Farah Anindya; Zia Fatih Farhan; Eko Andreansah Widi Al Farisi; Hareera Azka Dzul Fither; Muthiaradienna Qonita; Mahdania Nawawi Putri; Tuhfatul Athfal Laili; Bella Fadhilah Ramadhani; Naura Rihhadatul Aisya
PROCEEDING UMSURABAYA Vol 1 No 2 (2026): Proceeding Series LSPID UMSURA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ps.v5i1.31741

Abstract

Ilmu anatomi merupakan mata kuliah penting dalam pendidikan kedokteran, namun dikenal memiliki tingkat kompleksitas dan beban kognitif yang tinggi sehingga menjadi tantangan bagi mahasiswa. Kondisi ini menuntut adanya motivasi belajar yang kuat serta pemilihan teknik belajar yang efektif agar pemahaman dan retensi pengetahuan anatomi dapat tercapai secara optimal. Literature review ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis motivasi belajar dan teknik belajar anatomi yang efektif pada mahasiswa kedokteran. Penelusuran literatur dilakukan melalui basis data PubMed dengan kata kunci terkait pembelajaran anatomi, motivasi belajar, dan strategi belajar, mencakup publikasi sepuluh tahun terakhir. Sebanyak 20 artikel yang relevan dianalisis, terdiri dari penelitian kuantitatif, kualitatif, dan systematic review. Hasil kajian menunjukkan bahwa motivasi belajar memiliki peran penting dalam meningkatkan keterlibatan, ketekunan, dan kesejahteraan mental mahasiswa. Berbagai teknik belajar, seperti visualisasi tiga dimensi (VR, AR, dan model 3D), pembelajaran aktif (flipped classroom, team-based learning, dan gamifikasi), serta strategi self-regulated learning, terbukti mampu meningkatkan motivasi dan kualitas pengalaman belajar anatomi. Namun, peningkatan motivasi tidak selalu berbanding lurus dengan peningkatan nilai akademik, sehingga integrasi metode inovatif konvensional dan kontekstualisasi klinis menjadi kunci pembelajaran anatomi yang efektif. Kajian ini menegaskan bahwa sinergi antara motivasi dan teknik belajar sangat penting dalam mendukung keberhasilan akademik dan kesiapan profesional mahasiswa kedokteran.
Metode Belajar Anatomi yang Menyenangkan bagi Mahasiswa Kedokteran Talitha Rahmania; Salman Abdillah Susandi; Tania Siti Khalilah; Hamida Alya Mukhbita; Tiara Anggie Kumala; Ardina Divayanti; Fathur Rosi; Rengga Jaya Saputra; Anisa Nabila; Nurul Syafiqah; Farrel Maulana Adinatha; Maya Rahmayanti Syamhadi
PROCEEDING UMSURABAYA Vol 1 No 2 (2026): Proceeding Series LSPID UMSURA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ps.v5i1.31740

Abstract

Pembelajaran anatomi dalam pendidikan kedokteran merupakan pondasi penting dalam membentuk kompetensi klinis mahasiswa, tetapi ada tantangan seperti metode konvensional berbasis hafalan, materi kompleks, beban kognitif tinggi, serta rendahnya keterlibatan dan motivasi mahasiswa. Literatur review ini bertujuan untuk mengkaji berbagai pendekatan pembelajaran anatomi yang efektif dan menyenangkan, serta faktor-faktor yang memengaruhi kualitas proses dan hasil belajar mahasiswa. Metode yang digunakan adalah penelusuran dan analisis literatur ilmiah dari jurnal nasional dan internasional yang relevan. Dengan transformasi strategi pembelajaran yang lebih berpusat pada mahasiswa, aktif, fokus, dan senang. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan strategi pembelajaran aktif dan inovatif, seperti Active and Engaging Learning (AEL), gamifikasi, kuis interaktif, active recall, pembelajaran berbasis permainan, serta pemanfaatan teknologi visualisasi tiga dimensi (VR, AR, dan MR), dan juga metode konvensional seoerti diseksi kadaver. dilaporkan mampu meningkatkan keterlibatan, kesenangan, interaktif, kreativitas, serta pemahaman konsep anatomi. Meskipun metode inovatif tersebut tidak selalu menunjukkan peningkatan nilai ujian secara konsisten dibandingkan metode konvensional, pendekatan ini terbukti efektif sebagai pelengkap pembelajaran anatomi dalam pendidikan kedokteran.
RELATIONSHIP OF OBESITY WITH HYPERTENSION DISEASE IN PUSKESMAS LEGUNG, SUMENEP REGENCY Safera Dewi Agustini; Nur Mujadiddah Mochtar; Muhammad Perdana Airlangga; Irma Kartikasari
PROCEEDING UMSURABAYA Vol 1 No 3 (2023): Proceeding Series Fakultas Kedokteran
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ps.v2i1.19424

Abstract

Hypertension is defined as an increase in systolic and diastolic blood pressure >140/90 mmHg in adults over the age of 18 years with at least 2 examinations. Obesity is overweight which is characterized by the results of a body mass index that is above normal. Measurement of body mass index can be done by measuring height, weight, upper arm circumference, as well as waist and hip circumference. The results of measurements of excess body mass index (obesity) are one of the factors that can trigger hypertension. Based on this, it is important to conduct research related to the relationship between obesity and hypertension. Objectives: To determine the relationship between obesity and hypertension at the Legung Health Center, Batang-Batang District, Sumenep Regency. Methods: Using an observational analytic method with a cross sectional approach. From 133 research populations, 100 samples were selected using the Slovin formula calculation. Simple random sampling technique was used for sampling to be used in a random sample of hypertensive patients. Research Results: The number of respondents who are obese is 75 people. A total of 87 respondents had grade II hypertension and 13 respondents had grade I hypertension. Statistical analysis using the Chi-Square method obtained p value = 0.626 (p>0.05) so it can be interpreted that there is no significant relationship between body mass index and hypertension. Conclusion: From the results of Chi-Square analysis, it is known that there is no significant relationship between body mass index and hypertension. Respondents with hypertension patients who are not obese may be due to the fact that patients always control their blood pressure by maintaining their diet by avoiding coconut milk and not eating fried foods.Keywords: hypertension, obesity, body mass index, chi-square
THE RELATIONSHIP OF SELF-RESILIENCE TO THE ACADEMIC PERFORMANCE OF STUDENTS OF THE FACULTY OF MEDICINE, UNIVERSITY OF MUHAMMADIYAH SURABAYA DURING THE COVID-19 PANDEMIC Djatmiko Diva Talitha Raissa; Yuliyanasari Nurma; Yelvi Levani
PROCEEDING UMSURABAYA Vol 1 No 3 (2023): Proceeding Series Fakultas Kedokteran
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ps.v2i1.19423

Abstract

The rise of covid-19 pandemic cases in Indonesia has caused physical and psychological changes, especially in medical students. In addition, the learning activities of medical students have also changed, due to the lockdown and quarantine, so that learning is carried out online. Medical students must be able to adjust to this learning. This ability is called self-resilience. Because medical students are prone to psychological stress and followed by low self-resilience. High levels of stress can affect concentration, academic performance and cognitive function. Research on self-resilience has never been carried out at the Faculty of Medicine, University of Muhammadiyah Surabaya during the Covid-19 Pandemic.Knowing the Relationship between Self-Resilience and Academic Performance of Students of the Faculty of Medicine, University of Muhammadiyah Surabaya during the Covid-19 Pandemic. This study used an observational analytical method with a cros sectional approach. Data collection is carried out by requesting an ethics permit letter. With the population of all students of the Faculty of Medicine, University of Muhammadiyah Surabaya class of 2018-2021 with a total of 307 students and a sample of 183 students. Statistical test technique using spearmen test. Based on the results of the spearmen test of the relationship of self-resilience to the academic performance of students of the Faculty of Medicine, University of Muhammadiyah Surabaya during the Covid-19 pandemic, a p value of < 0.05 and a value of r = -0.28 were obtained. There is no Relationship between Self-Resilience and Academic Performance of Students of the Faculty of Medicine, University of Muhammadiyah Surabaya during the Covid-19 Pandemic.Keywords: Self-resilience, academic performance, covid-19