cover
Contact Name
Dr. Permana, M.Pd.
Contact Email
admin@al-afif.org
Phone
+6282240316203
Journal Mail Official
admin@al-afif.org
Editorial Address
Jl.Pamekaran No 668 Suci Kaler
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
Advances In Education Journal
Published by Yayasan Al-Afif
ISSN : -     EISSN : 30637112     DOI : -
Core Subject :
Advances in Education Journal (AEJ) adalah jurnal akademik yang berfokus pada penelitian, pengembangan, dan inovasi dalam bidang pendidikan. Jurnal ini mempublikasikan artikel-artikel yang menawarkan wawasan baru, pendekatan inovatif, dan hasil penelitian terkini yang dapat meningkatkan praktik pendidikan di berbagai tingkatan, mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi. AEJ menerima kontribusi dari berbagai disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan diantaranya: - Metode Pengajaran dan Pembelajaran - Teknologi Pendidikan - Kebijakan Pendidikan - Psikologi Pendidikan - Manajemen Pendidikan - Pendidikan Multikultural - Pendidikan Khusus - Evaluasi dan Penilaian Pendidikan - Pengembangan Kurikulum - Pendidikan Islam - Pendidikan Berbasis Komunitas - Edukasi Lingkungan Setiap artikel yang diterbitkan di AEJ melalui proses peer-review untuk memastikan kualitas dan validitas ilmiah. Jurnal ini menyediakan platform bagi peneliti, pendidik, dan praktisi untuk berbagi temuan dan ide-ide yang dapat diterapkan dalam konteks pendidikan nyata, dengan tujuan akhir untuk meningkatkan hasil belajar dan kesejahteraan peserta didik.
Arjuna Subject : -
Articles 447 Documents
Strategi  Guru  PKN dalm Menanamkan Nilai Moral dan  Karakter di Era Transformasi Pendidikan Navisa Auliya Kumalasari; Shofi Nur Amalia
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 4 (2026): Advances In Education Journal (Februari)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penanaman nilai moral dan kewarganegaraan di era transformasi Pendidikan penting dalam pembentukan kepribadian siswa sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru Pendidikan kewarganegaran dalam memperkuat karakter moral dan kewarganegaraan siswa di sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan meliputi tinjauan literatur (literatur review), dengan menganalisis berbagai jurnal artikel yang diterbitkan antara tahun 2020 hingga tahun 2025 yang relevan dengan topik ini. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa Pendidikan kewarganegaraan memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai karakter seperti cinta tanah air, toleransi, demokrasi, tanggung jawab, dan nasionalisme di tengah arus globalisasi. Keberhasilan internalisasi nilai moral dan karekter siswa juga sangat dipengaruhi oleh peran guru sebagai contoh teladan, dukungan lingkungan sekolah yang inklusif, serta kelibatan keluarga. Namun, masih terdapat tantangan berupa keterbatasan infrastruktur dan akses teknologi, rendahnya kompetensi digital guru dan kesenjangan adaptasi teknologi antara guru dan peserta didik. . Implikasi dari temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan kompetensi pedagogic guru Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) berbasis Pendidikan karakter serta perancangan model pembelajaran yang lebih adaptif dan kontekstual dalam menanamkan nilai moral dan kewarganegaraan sejak Pendidikan dasar.
Penguatan Nilai Pancasila Melalui Pendidikan Kewarganegaraan Di Sekolah Dasar Nina Agnes Saputri; Shofi Nur Amalia
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 4 (2026): Advances In Education Journal (Februari)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat Indonesia kini kehilangan generasi yang memiliki semangat nasionalisme. Hal ini menjadi tantangan besar bagi bangsa Indonesia dalam membentuk kembali nilai-nilai Pancasila pada setiap orang. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan upaya untuk melindungi generasi muda dari pengaruh negatif globalisasi yang dapat mengancam identitas bangsa. Rasa nasionalisme yang menghilang di tengah masyarakat di era globalisasi menyebabkan nilai-nilai Pancasila sebagai pandangan hidup dan ideologi bangsa semakin terkikis. Perilaku masyarakat yang semakin jauh dari nilai-nilai moral menunjukkan dampak negatif dari globalisasi. Pancasila bertujuan membentuk generasi muda yang memiliki semangat nasionalis. Sikap individualis, tidak peduli, serta terpengaruh budaya asing adalah dampak dari globalisasi tersebut. Untuk mencegah hal ini, diperlukan penguatan nilai Pancasila sejak dini, yaitu mulai dari usia sekolah dasar. Hal ini bisa menjadi upaya untuk membangkitkan kembali semangat nasionalisme pada generasi muda serta mengembalikan perilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila sebagai ideologi dan pandangan hidup bangsa.
Meningkatkan Pemahaman Anak SD Melalui Pembelajaran PKN yang Menarik Rea lisa Radita Febrianti; Shofi Nur Amalia
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 4 (2026): Advances In Education Journal (Februari)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) Di Sekolah Dasar Memiliki Peran Penting Dalam Membentuk Pemahaman, Sikap, Dan Karakter Siswa Sebagai Warga Negara Sejak Dini. Namun, Pembelajaran PKN Masih Sering Dianggap Membosankan Karena kebanyakan Metode yang digunakan guruadalah Ceramah Dan Hafalan. Artikel Ini Bertujuan Untuk Mengkaji Upaya Meningkatkan Pemahaman Anak SD Melalui Pembelajaran PKN Yang Menarik. Metode Penelitian Yang Digunakan Adalah Studi Pustaka, Serta Dengan Pengalaman Penulis Selama Mengikuti Dan Melaksanakan Pembelajaran PKN Di Sekolah Dasar. Hasil Kajian Menunjukkan Bahwa Pembelajaran PKN Yang Dirancang Secara Menarik Melalui Metode Aktif, Kontekstual, Dan Partisipatif Mampu Meningkatkan Pemahaman Siswa Terhadap Materi PKN. Selain Itu, Keterlibatan Aktif Siswa Dalam Pembelajaran Membantu Mereka Mengaitkan Nilai-Nilai PKN Dengan Kehidupan Sehari-Hari.
Strategi Guru Dalam Internalisasi Nilai Pancasila Melalui Pembiasaan : Studi Literatur dan Persepsi Erika Duwi Septianingtias; Shofi Nur Amalia
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 4 (2026): Advances In Education Journal (Februari)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In the digital era, moral dedigration is a serious challenge for elementary school students, so internalizing Pancasila values from an early age is crucial for the exsistence of student character in elementary schools. This study aims so analyze teacher strategis in internalizing Pancasila values through habibutation metods and map educator’s practical preceptions in responding to contemporary moral challenges. The study show that medeling strategies are the most important determaint instrument in transforming abstract values into concrete actions. This researcher used a literature study and a perceptions survey of elementaryschool educators. The result found that modeling strategies are the most affective method. Implementation adjustments were made by integrating Pancasila values into independent curriculum ecosystem (p5) and active collaborating with parents. It can be concluded that the success of internalizing values is highly dependent on the consistency between educators’role models and the strengthening of the student environmental ecosystem holistically.
Konsep Munasabah Ayat sebagai Metode Memahami Kesatuan Makna Al-Qur’an Najamuddin; Awaliyah Musgamy; Muh. Khumaidi Ali
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 4 (2026): Advances In Education Journal (Februari)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Al-Qur’an sebagai kitab suci umat Islam menjadi pedoman utama yang wajib diyakini dan dipahami secara menyeluruh untuk menangkap makna utuh dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna, fungsi, dan implikasi munasabah ayat sebagai prinsip keterkaitan antar ayat dalam Al-Qur’an yang menekankan hubungan tematis, logis, konseptual, naratif, dan perbandingan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif dengan teknik penelitian pustaka (library research) dan analisis teks (content analysis). Data primer diperoleh dari Al-Qur’an dan kitab tafsir klasik seperti Āmi‘ al-Bayān (al-Ṭabarī), Al-Jāmi‘ li Aḥkām al-Qur’ān (al-Qurṭubī), dan Tafsir Ibn Kathīr, sedangkan data sekunder berasal dari literatur ulumul Qur’an, buku, dan artikel ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa munasabah ayat membantu memahami kesatuan makna Al-Qur’an melalui pola keterkaitan antar ayat, memperjelas pesan moral, hukum, dan spiritual, serta memudahkan pembaca menafsirkan konsekuensi perbuatan dan hikmah ilahi. Fungsi munasabah ayat mencakup membimbing pemahaman iman, amal, dan moral, memperkuat kesadaran spiritual, dan menjembatani teks wahyu dengan realitas kehidupan. Kesimpulannya, pemahaman munasabah ayat memperkaya tafsir tematik, membentuk kesadaran moral dan spiritual, serta memfasilitasi aplikasi prinsip-prinsip Al-Qur’an secara kontekstual dan holistik dalam kehidupan umat Islam sehari-hari.
Keterampilan Pedagogik dan Minat Mengajar sebagai Prediktor Kesiapan Mengajar Calon Guru Abelia Paramista; Riza Yonisa Kurniawan
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 4 (2026): Advances In Education Journal (Februari)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the effect of teaching skills and teaching interest on teaching readiness among students of the Economic Education Program, Universitas Negeri Surabaya, class of 2022. The main problem addressed is the variation in students’ readiness to teach despite having undertaken pedagogical courses. This research aims to analyze the partial and simultaneous influence of teaching skills and teaching interest on teaching readiness. A quantitative explanatory approach was employed. Data were collected using structured questionnaires distributed to 30 students selected through simple random sampling. The data were analyzed using multiple linear regression with classical assumption tests. The results indicate that teaching skills have a positive and significant effect on teaching readiness, while teaching interest does not show a significant partial effect. However, teaching skills and teaching interest simultaneously have a significant influence on teaching readiness, with a determination coefficient of 35.9%. These findings suggest that teaching readiness is primarily shaped by pedagogical competence supported by internal motivation. The study concludes that strengthening practical teaching skills and fostering professional interest are essential to prepare competent future teachers.
Nilai-Nilai yang Terkandung dalam Tradisi Perahu Baganduang Desa Lubuk Jambi Kabupaten Kuantan Singingi Provinsi Riau Ervina Dwi Ningtyas; Yahyar Erawati
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 4 (2026): Advances In Education Journal (Februari)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the values embedded in the Perahu Baganduang tradition in Lubuk Jambi Village, Kuantan Singingi Regency, Riau Province. The study aims to identify and analyze religious, customary, traditional, and social values reflected in the practice of this tradition. A qualitative descriptive approach was employed, with data collected through observation, in-depth interviews, and documentation. The findings reveal that the Perahu Baganduang tradition has undergone a functional shift from a transportation medium to a cultural festival that preserves ancestral heritage. Religious values are evident in its implementation during Eid al-Fitr, halal bihalal activities, and the use of Moon and Star symbols symbolizing belief in the oneness of Allah Swt. Customary values appear through deliberation and consensus in determining community participation, while traditional values are reflected in the continuity of ritual practices across generations. Social values are manifested in cooperation, mutual assistance, and community solidarity. Overall, the Perahu Baganduang tradition functions as a medium for strengthening cultural identity and sustaining local wisdom within the community.
Hata Andung dalam Budaya Mandailing: Kajian Historis dan Makna Sosial Mukhlis Lubis
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 4 (2026): Advances In Education Journal (Februari)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hata Andung merupakan tradisi lisan masyarakat Mandailing berupa ratapan atau nyanyian duka dalam upacara kematian yang mengandung nilai historis, sosial, dan budaya. Selain sebagai media ekspresi kesedihan, Hata Andung berfungsi sebagai sarana pewarisan nilai adat, moral, dan identitas budaya. Namun, seiring modernisasi dan perubahan pemahaman sosial-keagamaan, praktik Hata Andung semakin jarang dilakukan dan berpotensi mengalami kepunahan. Penelitian ini bertujuan mengkaji sejarah dan perkembangan Hata Andung serta mengungkap makna sosialnya dalam budaya Mandailing. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode sejarah dan sejarah lisan. Lokasi penelitian berada di Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal. Data diperoleh melalui wawancara dengan inang parandung, tokoh adat, dan tokoh masyarakat, serta didukung oleh sumber pustaka dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi, dengan keabsahan data dijamin melalui teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hata Andung merupakan bagian penting dari sistem adat Mandailing yang berfungsi sebagai media ungkapan duka, penguat solidaritas sosial, dan sarana pewarisan nilai budaya. Dalam perkembangannya, praktik Hata Andung mengalami penyempitan ruang pelaksanaan dan kini hanya bertahan secara terbatas. Oleh karena itu, diperlukan upaya pelestarian melalui dokumentasi, pendidikan budaya lokal, serta penguatan peran adat dalam kehidupan masyarakat Mandailing.
Pembelajaran Berkualitas Berbasis Deep Learning Dan Penguatan Karakter Dalam Meningkatkan Kompetensi Guru Pendidikan Dasar Subowo Dikdayana
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 4 (2026): Advances In Education Journal (Februari)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Primary education plays a strategic role in shaping students’ knowledge, attitudes, and character; therefore, learning quality and teacher competence are key determinants of sustainable educational quality. However, learning practices in primary schools are still dominated by surface learning approaches focused on memorization and short-term cognitive outcomes, which limit deep understanding and character development. This study aims to conceptually examine the relationship between deep learning–based quality learning, character strengthening, and the enhancement of primary school teacher competence. The study employs a qualitative approach using a literature review method through critical analysis and theoretical synthesis of reference books, scholarly journal articles, and relevant educational policy documents. The findings indicate that deep learning–based instruction promotes conceptual understanding, higher-order thinking skills, and character internalization when supported by teachers’ pedagogical, professional, personal, and social competencies. In conclusion, the integration of deep learning, character education, and teacher competence forms an interconnected conceptual framework for achieving quality learning in primary education, contributing to a holistic perspective on meaningful learning development.
Polisemi dan Ambiguitas pada Konten Instagram @Tempodotco serta Pemanfaatannya sebagai Bahan Ajar Alternatif Semantik Yazid Rizki; Erwan Kustriono
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 4 (2026): Advances In Education Journal (Februari)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the phenomenon of polysemy and ambiguity in posts on the Instagram account @Tempodotco and its potential use as alternative teaching material. The problem focuses on identifying forms of polysemy and ambiguity in digital news texts and exploring their educational value for semantic learning. The purpose of this study is to describe the use of polysemy and ambiguity and to design a model for their use as teaching materials for 10th grade students. The method used is descriptive qualitative with content analysis techniques on posts from February 2025. The results show that polysemy and ambiguity appear in various forms, such as lexical and metaphorical polysemy and structural ambiguity, which function as discourse strategies to attract attention and convey social criticism. This analysis produced a number of authentic examples that can be integrated into Indonesian language learning materials to train students' semantic analysis and critical media literacy skills. The impact of this research provides a practical contribution in the form of alternative contextual teaching materials that improve students' understanding of double meanings in digital media texts. In conclusion, @Tempodotco content can be used as a relevant learning resource to develop students' language competence and digital literacy skills.