cover
Contact Name
Angga Hadiapurwa
Contact Email
angga@upi.edu
Phone
+6285221282902
Journal Mail Official
dedicated@upi.edu
Editorial Address
Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Pendidikan Indonesia, Jl. Dr. Setiabudhi Nomor 229 Bandung 40154
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Dedicated: Journal of Community Services (Pengabdian kepada Masyarakat)
ISSN : 29884179     EISSN : 29884187     DOI : https://doi.org/10.17509/dedicated.
Core Subject :
Dedicated: Journal of Community Services (Pengabdian kepada Masyarakat) is an open-access and peer-reviewed journal published by Faculty of Educational Sciences, Universitas Pendidikan Indonesia, in collaboration with Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia (HIPKIN). This journal aims to disseminate the conceptual thoughts, ideas, research results, or best practices achieved in community services in education. Dedicated: Journal of Community Services (Pengabdian kepada Masyarakat) publishes the results of community service carried out by researchers, teachers, lecturers, and education practitioners, including training, mentoring, coaching, strengthening, empowerment, counseling, and other services for community empowerment.
Arjuna Subject : -
Articles 122 Documents
Formation of student character in preparation for the Branch Jamboree Event Arya Farhan Azhari; Aulia Nurannisa; Aulia Shabrina Fitri; Nur Fitria Ramadhani
Dedicated: Journal of Community Services (Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 2 (2024): Dedicated: Journal of Community Services (Pengabdian kepada Masyarakat)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/dedicated.v2i2.62445

Abstract

Community Service or Kuliah Kerja Nyata (KKN) is a student learning process that is carried out directly in a community group. One of them is by directly participating in the field of education related to the formation of student character through the scout training program. The formation of student character aims to enable students to utilize the knowledge and skills they have wisely. This service is carried out with the direct involvement of KKN participants in the preparation for the jamboree. The implementation activities are carried out every day within 2 weeks. The types of activities provided include semaphore training, cheer creativity, and making emergency stretchers, tents, and gates. The form of learning carried out is dominated by practical activities in the field rather than providing theory. In its implementation, UPI KKN students divided themselves into 4 small groups according to their fields to maximize the teaching process. The results achieved from this KKN program include the emergence of leadership values, togetherness, independence, and discipline in students at SDN Sukadami. SDN Sukadami students contributed to the Wanayasa District Branch Jamboree event.   Abstrak Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah proses pembelajaran mahasiswa yang dilakukan secara langsung di suatu kelompok masyarakat. Salah satunya adalah dengan terjun langsung di bidang pendidikan terkait pembentukan karakter peserta didik melalui program pelatihan Pramuka. Pembentukan karakter peserta didik ini bertujuan agar peserta didik mampu memanfaatkan pengetahuan dan keterampilan yang mereka miliki dengan bijak. Pengabdian ini dilakukan dengan keterlibatan langsung peserta KKN ke dalam persiapan untuk jambore. Kegiatan pelaksanaan dilakukan setiap hari dalam rentan waktu 2 minggu. Adapun jenis kegiatan yang diberikan seperti pelatihan semaphore, kreativitas yel-yel, pembuatan tandu darurat, tenda, dan gapura. Bentuk pembelajaran yang dilakukan didominasi oleh kegiatan praktik di lapangan ketimbang pemberian teori. Pada pelaksanaannya mahasiswa KKN UPI membagi diri menjadi 4 kelompok kecil sesuai dengan bidangnya untuk memaksimalkan proses pengajaran. Hasil yang dicapai dari program KKN ini seperti timbulnya nilai-nilai kepemimpinan, kebersamaan, kemandirian hingga kedisiplinan pada diri peserta didik di SDN Sukadami. Peserta didik SDN Sukadami berkontribusi dalam acara Jambore Ranting Kecamatan Wanayasa. Kata Kunci: jambore; Kuliah Kerja Nyata; pengabdian masyarakat; Pramuka; SDGs
Community service through toddlers’ mentoring Posyandu in Cihanjuang Village Vania Nurshavira; Renaldi Malik; Sjaeful Anwar
Dedicated: Journal of Community Services (Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 2 (2024): Dedicated: Journal of Community Services (Pengabdian kepada Masyarakat)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/dedicated.v2i2.62512

Abstract

The successful implementation of the community health development program to improve the quality of public health in Cihanjuang Village cannot be separated from the support and various active roles of the entire community from various circles. The role of Posyandu is in improving the quality of maternal and child health and Posyandu is a community health center. Posyandu plays an important role in improving the quality of maternal and child health through health service processes such as family planning, nutrition, vaccination, and MCH services. This Kuliah Kerja Nyata activity aims to provide education regarding the importance of monitoring maternal and child health at posyandu. Data collection was obtained through interviews and observations. The results obtained show that mothers in Cihanjuang Village already understand the importance of vaccination status and children's health, but need to receive training to determine children's nutritional status and know the appropriate vaccination intervals. This counseling activity is expected to be carried out regularly every month to detect any deviations in growth and take corrective action as soon as possible so as not to disrupt the child's growth and development process.   Abstrak Keberhasilan pelaksanaan program pembangunan kesehatan masyarakat untuk meningkatkan mutu kesehatan masyarakat di Desa Cihanjuang tidak lepas dari dukungan dan berbagai peran aktif seluruh masyarakat dari berbagai kalangan. Peran Posyandu dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak dan Posyandu merupakan pusat kesehatan masyarakat. Posyandu berperan penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak melalui proses pelayanan kesehatan seperti KB, gizi, vaksinasi, dan pelayanan KIA. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata ini bertujuan untuk menyelenggarakan penyuluhan mengenai pentingnya pemantauan kesehatan ibu dan anak di posyandu. Pengumpulan data diperoleh melalui wawancara dan observasi. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa para ibu di Desa Cihanjuang sudah memahami tentang pentingnya status vaksinasi dan kesehatan anak, hanya saja perlu mendapatkan pelatihan untuk menentukan status gizi anak dan mengetahui interval vaksinasi yang sesuai. Kegiatan penyuluhan ini diharapkan dilakukan secara rutin setiap bulannya untuk mendeteksi adanya penyimpangan pertumbuhan dan mengambil tindakan perbaikan sesegera mungkin agar tidak mengganggu proses tumbuh kembang anak. Kata Kunci: kesehatan ibu dan anak; kuliah kerja nyata; pemantauan pertumbuhan balita; posyandu
The influence of water quality on the growth of children Salsabila Nur Afifah; M. Ridwan; Ahdiyatul Fauza
Dedicated: Journal of Community Services (Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 2 (2024): Dedicated: Journal of Community Services (Pengabdian kepada Masyarakat)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/dedicated.v2i2.68663

Abstract

Currently, stunting is an issue that is of concern to various parties. Monitoring toddler growth is very important to detect growth disorders early as an effort to prevent stunting. Clean water quality and good sanitation are factors that influence toddler growth. This community service is carried out to see the quality of water in Kutawaringin Village as a factor that influences toddler growth, physical indicators that can measure the quality of clean water, and the effect of water quality on toddler growth. This community service is carried out by directly approaching the community to measure the quality of water in Kutawaringin Village and analyzing its effect on toddler growth. The results of this community service show that in Kutawaringin Village, male toddlers have a higher risk of stunting than female toddlers, one of which is due to differences in clean water sources used by the local community. 20 toddlers have abnormal growth due to poor clean water quality. These results prove that clean water quality affects toddler growth. Based on this, this community service can provide direct information to the Kutawaringin Village community to jointly improve sources and access to clean water to improve the quality of water used daily.   Abstrak Saat ini stunting adalah suatu isu yang menjadi perhatian berbagai pihak. Pemantauan pertumbuhan balita sangat penting dilakukan untuk mengetahui adanya gangguan pertumbuhan secara dini sebagai upaya pencegahan stunting. Kualitas air bersih dan penyediaan sanitasi yang baik sebagai salah satu faktor yang mempengaruhi pertumbuhan balita. Pengabdian ini dilakukan untuk melihat kualitas air di Desa Kutawaringin sebagai faktor yang mempengaruhi pertumbuhan balita, indikator fisik yang dapat mengukur kualitas air bersih, serta pengaruh kualitas air terhadap pertumbuhan balita. Pengabdian ini dilakukan dengan pendekatan langsung kepada masyarakat untuk mengukur langsung kualitas air yang ada di Desa Kutawaringin serta menganalisis pengaruhnya terhadap pertumbuhan balita. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa di Desa Kutawaringin balita laki-laki memiliki angka risiko stunting lebih tinggi dibandingkan balita perempuan, hal ini salah satunya disebabkan perbedaan sumber air bersih yang digunakan masyarakat setempat. Terdapat 20 balita yang memiliki pertumbuhan tidak normal akibat memiliki kualitas air bersih yang buruk. Hasil ini membuktikan bahwa kualitas air bersih berpengaruh terhadap pertumbuhan balita. Berdasarkan hal tersebut pengabdian ini dapat memberikan informasi secara langsung kepada masyarakat Desa Kutawaringin untuk bersama memperbaiki sumber dan akses terhadap air bersih untuk meningkatkan kualitas air yang digunakan dalam sehari-hari. Kata Kunci: kualitas air bersih; perkembangan balita; pertumbuhan balita
UPI community services actions to combat stunting in Ciherang Village, Cianjur Fauziah Fauziah; Ilham Firdaus; Santi Sukmawati
Dedicated: Journal of Community Services (Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 2 (2024): Dedicated: Journal of Community Services (Pengabdian kepada Masyarakat)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/dedicated.v2i2.62472

Abstract

Stunting is a significant nutritional problem and is currently prevalent in Indonesia. The problem of stunting will have a negative impact on the physical growth and brain development of children so that it can affect the quality of human resources, worsen intergenerational poverty, and have a negative impact on the country's economic growth, so this problem must be prevented and addressed immediately. This community service aims to increase public awareness and education about preventing stunting through Kuliah Kerja Nyata (KKN) program in Ciherang Village, Cianjur. The community service carried out by KKN-T students from the Indonesian Education University, through seminars and talk shows with the theme "Ciherang, Zero Stunting" focused on emphasizing public understanding of stunting through seminars and talk shows. The enthusiasm of the participants, especially Posyandu cadres, pregnant women, and adolescents, showed an increase in understanding of the importance of nutrition and a healthy lifestyle. This activity succeeded in making a positive contribution in supporting the program to accelerate the reduction of stunting at the local level. The high enthusiasm of the participants showed the success of the program in providing the information and skills needed to detect stunting early. Through this initiative, UPI KKN students play an active role in educating the community and encouraging real action to combat stunting, which is expected to reduce the prevalence of stunting in Ciherang Village.   Abstrak Stunting merupakan masalah gizi yang signifikan dan banyak terjadi di Indonesia saat ini. Masalah stunting akan berdampak buruk pada pertumbuhan fisik dan perkembangan otak anak sehingga dapat memengaruhi kualitas sumber daya manusia, memperburuk kemiskinan antar generasi, dan berdampak negatif pada pertumbuhan ekonomi negara, sehingga masalah ini harus segera dicegah dan ditangani. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan edukasi masyarakat tentang pencegahan stunting melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Ciherang, Cianjur. Pengabdian yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN-T Universitas Pendidikan Indonesia, melalui seminar dan talkshow bertema "Ciherang, Zero Stunting" berfokus pada penekanan pemahaman masyarakat mengenai stunting melalui seminar dan talkshow. Antusiasme peserta, terutama kader posyandu, ibu hamil, dan remaja, yang menunjukkan peningkatan pemahaman tentang pentingnya gizi dan pola hidup sehat. Kegiatan ini berhasil memberikan kontribusi positif dalam mendukung program percepatan penurunan stunting di tingkat lokal. Tingginya antusiasme peserta menunjukkan keberhasilan program dalam memberikan informasi dan keterampilan yang diperlukan untuk mendeteksi dini stunting. Melalui inisiatif ini, mahasiswa KKN UPI berperan aktif dalam edukasi masyarakat dan mendorong tindakan nyata untuk melawan stunting, yang diharapkan dapat menurunkan prevalensi stunting di Desa Ciherang. Kata Kunci: pendidikan masyarakat; pengabdian kepada masyarakat; stunting
Implementation of Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) from an early age Rani Maharani; Najla Nadhifa; Adam Syahbani
Dedicated: Journal of Community Services (Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 2 (2024): Dedicated: Journal of Community Services (Pengabdian kepada Masyarakat)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/dedicated.v2i2.62479

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), or Clean and Healthy Living Behavior, is a form of individual response to the environment to minimize the emergence of various diseases caused by behavior from everyday life. To increase this awareness, it needs to be done early so that it becomes a good habit for the community. This community service was carried out by students of the Indonesian Education University with the theme "Si Penting" (Mahasiswa Pedul Stunting) with the implementation of PHBS as an effort to contribute to increasing awareness of clean and healthy living behavior in the community in an effort to prevent and eradicate stunting. The community service was carried out in Ciherang Village, Karangtengah District, Cianjur Regency. Class V students of SDN 1 Karangtengah and PAUD Dahlia, Ciherang Village, were the targets of this activity. The socialization of increasing PHBS awareness was filled with material and also questions and answers. This activity had a positive impact marked by the students and early childhood involved in the activity being able to answer every question and implement it in their daily lives. PHBS is something that must be understood early on because it can reduce the risk of various diseases in the future.   Abstrak Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) adalah bentuk respons individu terhadap lingkungan untuk meminimalisir munculnya berbagai penyakit yang dilakukan akibat perilaku dari kehidupan sehari-hari. Untuk meningkatkan kesadaran tersebut, perlu dilakukan sejak dini sehingga menjadi kebiasaan baik bagi masyarakat. Pengabdian ini dilakukan oleh mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia dengan tema “Si Penting” (Mahasiswa Peduli Stunting) dengan penerapan PHBS sebagai upaya kontribusi meningkatkan kesadaran perilaku hidup bersih dan sehat di masyarakat dalam upaya mencegah dan memberantas stunting. Pengabdian dilaksanakan di Desa Ciherang, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur. Peserta didik kelas V SDN 1 Karangtengah dan PAUD Dahlia Desa Ciherang menjadi sasaran pada kegiatan ini. Sosialisasi peningkatan kesadaran PHBS diisi dengan pematerian dan juga tanya jawab. Kegiatan ini memberikan dampak positif ditandai dengan para peserta didik dan anak usia dini yang terlibat pada kegiatan dapat menjawab setiap pertanyaan dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari. PHBS menjadi hal yang harus dipahami sejak dini karena dapat menurunkan risiko munculnya berbagai penyakit di masa yang akan datang. Kata Kunci: kesehatan; pengabdian kepada masyarakat; PHBS; sosialisasi
Physical activity education to prevent stunting and anemia in SDN Setiawarga Oktaviani Prameswari Nur Gayatri; Adinda Athania
Dedicated: Journal of Community Services (Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 2 (2024): Dedicated: Journal of Community Services (Pengabdian kepada Masyarakat)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/dedicated.v2i2.62444

Abstract

Stunting is an important problem to solve because it has risks to human resource potential. It can even cause death in children. The impact caused by stunting on health in toddlers is that children have a smaller brain volume than healthy toddlers, underweight can also inhibit cognitive and motor development, and adults are susceptible to metabolic disorders. This service aims to provide an understanding to the Indonesian people so that they know the dangers of stunting, especially for students at SDN Setiawarga. Based on the results of the Survey Status Gizi Indonesia (SSGI), Indonesia was at twenty one point six percent in 2022; this figure is still considered high according to WHO, which targets stunting rates to be no more than twenty percent. This activity is implemented through offline socialization, presentations, and questions and answers. From the results of the socialization that has been carried out, it is hoped that it can improve the habits of SDN Setiawarga students, get them used to doing simple physical activities, and help them implement a healthy lifestyle in their daily lives.   Abstrak Stunting merupakan masalah yang penting untuk diselesaikan karena memiliki risiko dalam potensi sumber daya manusia. Hal tersebut bahkan dapat menyebabkan kematian pada anak. Dampak yang disebabkan oleh stunting dalam kesehatan pada balita berupa anak memiliki volume otak lebih kecil dibanding balita sehat, berat badan yang kurang juga dapat menghambat perkembangan kognitif dan motorik dan saat dewasa rentan mengalami gangguan metabolik. Pengabdian ini memiliki tujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat Indonesia agar masyarakat sadar akan bahaya stunting khususnya kepada para peserta didik di SDN Setiawarga. Di Indonesia sendiri berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) berada di angka dua puluh satu koma enam persen pada tahun 2022, angka ini masih dinilai tinggi menurut WHO yang menargetkan angka stunting untuk tidak lebih dari dua puluh persen. Metode pelaksanaan kegiatan ini melalui sosialisasi secara luring, presentasi dan juga tanya jawab. Dari hasil sosialiasi yang telah dilakukan, diharapkan dapat meningkatkan kebiasaan para peserta didk SDN Setiawarga untuk membiasakan diri melakukan aktivitas fisik sederhana dan menerapkan pola hidup sehat di kehidupan sehari-hari. Kata Kunci: anemia; aktivitas fisik; stunting
Ronggeng Blantek dance learning to improve teenagers' interests and talents in Taringgul Tonggoh Village Fikri Algi Fahri; Nahla Mutiara Rini; Oetami Nur Annisa; Bambang Erawan
Dedicated: Journal of Community Services (Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 2 (2024): Dedicated: Journal of Community Services (Pengabdian kepada Masyarakat)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/dedicated.v2i2.63015

Abstract

Taringgul Tonggoh Village is one of the villages in Wanayasa District, Purwakarta, West Java. Many teenagers are enthusiastic about participating in dance class learning. Based on this, a community service program was carried out in the form of Kuliah Kerja Nyata (KKN), which aims to increase the interests and talents of teenagers in Taringgul Tonggoh Village by creating one of the work programs, namely dance learning classes. This program is implemented to channel their skills and interests through dance. The method used combines lecture, drill, and demonstration methods. In dance class, Ronggeng Blantek dance is taught. The dance class learning process is carried out in several stages, namely the implementation of warm-ups and body exercises before learning to dance, teaching dance movements in stages, routine practice three times a week, preparation and implementation of dance performances for the Taringgul Tonggoh Awards event as well as the Release of UPI Thematic KKN Students. The results from learning the Ronggeng Blantek dance are that teenagers can perform the Ronggeng Blantek dance at the Taringgul Tonggoh Awards event and the release of UPI thematic KKN students. Through dance learning, indirectly, they can participate in preserving Indonesian culture, especially teenagers in Taringgul Tonggoh Village.   Abstrak Desa Taringgul Tonggoh merupakan salah satu desa yang berlokasi di Kecamatan Wanayasa, Purwakarta, Jawa Barat. Di desa ini banyak remaja yang antusias dalam mengikuti pembelajaran kelas tari berdasarkan hal tersebut maka diusunglah program pengabdian dalam bentuk Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang bertujuan untuk meningkatkan minat dan bakat remaja Desa Taringgul Tonggoh dengan membuat salah satu program kerja, yaitu kelas pembelajaran tari. Program ini dilaksanakan untuk menyalurkan bakat dan minat mereka melalui seni tari. Metode yang digunakan adalah kombinasi antara metode ceramah, drill, dan demonstrasi. Dalam pembelajaran kelas tari, tarian yang diajarkan adalah tari Ronggeng Blantek. Proses pembelajaran kelas tari dilakukan dengan beberapa tahapan, yaitu pelaksanaan pemanasan dan olah tubuh sebelum belajar menari, pengajaran gerakan tari secara bertahap, latihan rutin setiap tiga kali dalam seminggu, persiapan dan pelaksanaan pementasan tari acara Taringgul Tonggoh Awards sekaligus Pelepasan Mahasiswa KKN Tematik UPI. Hasil pencapaian yang didapatkan dari pembelajaran tari Ronggeng Blantek, yaitu untuk para remaja dapat menampilkan tarian Ronggeng Blantek ini pada acara Taringgul Tonggoh Awards sekaligus pelepasan mahasiswa KKN tematik UPI. Melalui pembelajaran tari, secara tidak langsung dapat ikut serta dalam pelestarian budaya Indonesia khususnya bagi remaja di Desa Taringgul Tonggoh. Kata Kunci: Minat dan Bakat; Pembelajaran Tari Ronggeng Blantek; Tari Tradisional
Public speaking training to improve the rhetorical skills of prospective trainers Lusi Komala Sari
Dedicated: Journal of Community Services (Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 2 (2024): Dedicated: Journal of Community Services (Pengabdian kepada Masyarakat)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/dedicated.v2i2.78574

Abstract

The importance of public speaking in education is something that needs to be considered in the world of education in Indonesia, especially for prospective trainers in the Kampar Regency Education Office. Therefore, public speaking training for prospective trainers is important so that later trainers can deliver learning materials well to students. This community service aims to train public speaking face-to-face in order to improve the rhetorical skills of prospective trainers in the Kampar Regency environment. This community service is carried out using the PAR (Participatory Action Research) method with various stages, namely problem identification, observation followed by training action planning, implementation through the implementation of public speaking training, selection of the best participants, and evaluation at the end of the program. The public speaking skills of prospective trainers improved significantly after the training was conducted. The results of the training show that teachers have global insights, are motivated to improve their abilities to plan to continue their education abroad, and almost all teachers have smoother and more confident public speaking skills. The public speaking training had a positive impact on improving teachers' speaking skills and motivation.   Abstrak Pentingnya public speaking dalam dunia pendidikan menjadi hal yang perlu diperhatikan dalam dunia pendidikan di Indonesia, khususnya untuk calon trainer di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Kampar. Oleh karena pelatihan public speaking untuk calon trainer menjadi penting dilakukan supaya nantinya trainer dapat menyampaikan materi pembelajaran dengan baik kepada siswa. Pengabdian ini bertujuan untuk melatih public speaking secara tatap muka supaya dapat meningkatkan keterampilan retorika calon trainer di lingkungan Kabupaten Kampar. Pengabdian ini dilakukan dengan metode PAR (Participatory Action Research dengan berbagai tahapan yaitu identifikasi masalah, observasi dilanjutkan dengan perencanaan aksi pelatihan, implementasi melalui pelaksanaan pelatihan public speaking, pemilihan peserta terbaik, dan evaluasi pada akhir program. Keterampilan public speaking calon trainer meningkat secara signifikan setelah pelatihan dilakukan. Hasil pelatiihan menunjukkan bahwa guru memiliki wawasan global, termotivasi untuk meningkatkan kemampuan diri hingga merencanakan melanjutkan pendidikan untuk ke luar negeri, dan hampir seluruh guru memiliki keterampilan public speaking yang lebih smooth dan percaya diri. Pelatihan public speaking berdampak positif bagi peingkatan keterampilan berbicara dan motivasi guru. Kata Kunci: berbicara di depan umum; guru; pelatihan
Stunting socialization program as an effort to disseminate information Nova Eka Winarti; Roski Apriliani; Hamzah Fathurrohman Arroja
Dedicated: Journal of Community Services (Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 2 (2024): Dedicated: Journal of Community Services (Pengabdian kepada Masyarakat)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/dedicated.v2i2.62399

Abstract

Stunting is a serious problem that is often found in toddlers and school-age children. One of the factors that influence this is parental knowledge about stunting. Stunting socialization is carried out as an effort to increase public understanding regarding nutritional intake, growth and development, prevention, and handling of stunting. This article aims to disseminate information related to stunting to the Bojong Village Community, Karangtengah District, Cianjur Regency. The implementation of socialization is delivered using the lecture method through direct presentations. Pamphlets were provided during the socialization to facilitate material delivery to participants. The results of the cmmunity services showed that there was enthusiasm from participants towards the socialization activities, which was marked by the many questions asked and the creation of active discussions between participants. The support of the local government was also a factor in the implementation of this socialization activity effectively.   Abstrak Stunting merupakan masalah berat yang sering kali ditemui pada anak-anak usia balita dan usia masuk sekolah. Faktor yang mempengaruhi hal tersebut salah satunya pengetahuan orang tua mengenai stunting. Sosialisasi stunting dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait asupan gizi, tumbuh kembang, pencegahan, dan penanganan stunting. Artikel ini bertujuan untuk mensosialisasikan informasi terkait stunting kepada Masyarakat Desa Bojong, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur. Pelaksanaan sosialisasi disampaikan dengan metode ceramah melalui presentasi secara langsung. Pemberian pamflet pada saat sosialisasi dilakukan untuk memudahkan penyampaian materi kepada peserta. Hasil pengabdian menunjukkan terdapat antusiasme peserta terhadap kegiatan sosialisasi yang ditandai dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan, dan terciptanya diskusi aktif antar peserta. Dukungan pemerintah setempat juga menjadi faktor dalam terselenggaranya kegiatan sosialisasi ini secara efektif. Kata Kunci: Mahasiswa; Penyebab Stunting; Program Sosialisasi
Isi Piringku on the prevention of stunting in pregnant women Salsa Billa Nurfadillah; Lucky Septian Ruswandi
Dedicated: Journal of Community Services (Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 2 (2024): Dedicated: Journal of Community Services (Pengabdian kepada Masyarakat)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/dedicated.v2i2.62550

Abstract

Isi Piringku emphasizes the importance of balance between staple foods, vegetables, side dishes, and fruits, with specific measurements to ensure optimal nutritional intake. This community service aims to evaluate the influence of nutrition, represented by the Isi Piringku concept, on pregnant women's health and their fetuses' development. In this context, the community service conducted assesses how the implementation of a diet based on Isi Piringku can contribute to fetal health and the prevention of stunting, a form of chronic malnutrition that occurs in the first 1000 days of life, starting from when the fetus is in the womb. The method used in this community service is qualitative-participatory. This method elaborates the learning process with instructors acting as researchers and observers working with target subjects. Learning uses a group discussion and quiz model. The results of the community service show that pregnant women who follow the Isi Piringku guide tend to have a more balanced nutritional intake, which contributes to more optimal fetal growth and development and reduces the risk of stunting. These findings emphasize the importance of nutritional education and implementing the Isi Piringku concept for pregnant women to promote a healthier and better quality generation.   Abstrak Isi Piringku menekankan pentingnya keseimbangan antara makanan pokok, sayur, lauk pauk, dan buah, dengan takaran yang spesifik untuk memastikan asupan nutrisi yang optimal. Pengabdian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh gizi yang diwakili oleh konsep Isi Piringku terhadap kesehatan ibu hamil dan perkembangan janinnya. Dalam konteks ini, pengabdian yang dilakukan menilai bagaimana penerapan pola makan berdasarkan Isi Piringku dapat berkontribusi pada kesehatan janin dan pencegahan stunting, suatu bentuk malnutrisi kronis yang terjadi dalam 1000 hari pertama kehidupan, dimulai sejak janin berada di kandungan. Metode yang digunakan pada pengabdian ini yaitu kualitatif-partisipatoris. Metode ini mengelaborasi proses belajar aktual dengan instruktur bertindak sebagai peneliti dan observator bekerja sama dengan subjek sasaran. Pembelajaran menggunakan model diskusi grup dan quiz. Hasil pengabdian menunjukkan hasil bahwa ibu hamil yang mengikuti panduan Isi Piringku cenderung memiliki asupan nutrisi yang lebih seimbang, yang berkontribusi pada pertumbuhan dan perkembangan janin yang lebih optimal, serta mengurangi risiko terjadinya stunting. Temuan ini menegaskan pentingnya edukasi gizi dan penerapan konsep Isi Piringku bagi ibu hamil demi generasi yang lebih sehat dan berkualitas. Kata Kunci: gizi; ibu hamil; isi piringku; stunting

Page 7 of 13 | Total Record : 122