cover
Contact Name
Ahmad Arifuddin
Contact Email
arifuddin@uinssc.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
alibtida@uinssc.ac.id
Editorial Address
Jl. Perjuangan By Pass Sunyaragi, Cirebon, West Java 45132, Indonesia Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI
Core Subject :
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI is a high-quality peer-reviewed journal published by Department of Madrasah Ibtidaiyah Teacher Education, Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Indonesia in collaboration with Indonesian Islamic Elementary Education Lecturers Association (Perkumpulan Dosen PGMI Indonesia). Publishing twice a year, in June and October and already have a registration number p-ISSN: 2442-5133 and e-ISSN: 2527-7227. Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI is the leading journal in Islamic educational institutions concerning Islamic elementary education. The journal promotes research and scholarly discussion concerning Islamic Elementary education in Academic disciplines and Institutions, focusing on the advancement of scholarship both formal and non-formal education. Topics might be about curriculum development, teaching and learning, learning methodologies, instructional technologies, teacher competences, and assessments.
Arjuna Subject : -
Articles 281 Documents
Analisis Faktor Penghambat Guru Madrasah Ibtidaiyah dalam Pembelajaran Tematik (Studi Kasus di MI Al-Hikmah Kajen, Margoyoso, Pati) M. Sofyan Alnashr
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 5 No. 2 (2018): Published Online: Oktober 2018
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v5i2.2959

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor apa saja yang menjadi penghambat guru dalam mengimplementasikan pembelajaran tematik di Madrasah Ibtidaiyah. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan lokasi penelitian di MI Al Hikmah Kajen Margoyoso Pati dan subjeknya guru MI kelas 1 dan kelas 4. Teknik pengumpulan data yang diguankan dalam penelitian ini adalah teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Sementara itu, data hasil penelitian dianalisis menggunakan teknik analisis diskriptif melalui beberapa tahapan, yaitu reduksi data, display data, mengambil kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penghambat guru MI dalam pembelajaran tematik yaitu faktor internal guru dan faktor eksternal. Faktor internal guru terletak pada rendahnya kompetensi profesional terkait pembelajaran tematik, hal ini terjadi karena guru tidak mendapatkan pelatihan atau workshop yang cukup. Sedangkan faktor eksternal yakni kondisi siswa yang belum bisa calistung (untuk kelas 1) serta siswa yang terbiasa dengan pembelajaran berbasis mata pelajaran (untuk kelas 4) sehingga guru harus bekerja ekstra keras dalam pembelajaran. Untuk mengatasi hambatan tersebut, guru berusaha meningkatkan kompetensi profesionalnya dengan mendalami pembelajaran tematik secara otodidak serta berbagi pengalaman dengan guru lain sehingga dapat lebih memahami konsep dan implementasi dari pembelajaran tematik.Kata kunci: pembelajaran tematik, hambatan, guru, madrasah ibtidaiyah AbstractThis research aims to find out what factors are inhibiting teachers in implementing thematic learning in the Madrasah Ibtidaiyah. The type of this research is a qualitative descriptive with the location of this research in MI Al Hikmah Kajen Margoyoso Pati and the subjects are teachers MI of grade 1 and grade 4. Data collection techniques used in this research are observation, interview and documentation techniques. Meanwhile, the research data were analyzed using descriptive analysis techniques through several stages, namely data reduction, data display, drawing conclusions and verification. The results showed that the inhibiting factors of MI teachers in thematic learning were internal factors of teachers and external factors. The internal factor of the teacher lies in the low professional competence related to thematic learning, this happens because the teacher does not get enough training or workshops. While external factors are the condition of students who cannot be calistung (for grade 1) and students who are familiar with subject-based learning (for grade 4) so that teachers must hardwork in learning. To overcome these obstacles, teachers try to improve their professional competencies by learning thematically by self-taught and sharing experiences with other teachers so that they can better understand the concepts and implementation of thematic learning.Keywords: thematic learning, obstacle, teacher, Islamic elementary school
Analysis of Class Teacher Difficulties in Thematic Learning at Madrasah Ibtidaiyah Ricka Tesi Muskania
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 6 No. 2 (2019): October 2019
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v6i2.3027

Abstract

AbstractThis study was intended to describe the difficulties of first grade MI Al-Ikhwah Pontianak teachers in planning, implementing, and conducting assessments in thematic learning. This research adopts descriptive qualitative methods. Data collection techniques used were observation, interviews, and documentation. The data sources of this study were first grade teachers and Head of Madrasah Ibtidaiyah Al-Ikhwah. Data analysis techniques include data reduction, data presentation, and conclusions. The results showed that in the planning stage, teachers found difficulty in composing lesson plan which based on the conditions of the students. Besides, they also found difficulty in sorting out the basic competencies in the syllabus and lesson plans. At last, teachers found difficulty in preparing appropriate learning media for thematic learning. Meanwhile, at the implementation stage, the teacher found difficulties in adjusting the time allocation of learning instruction, difficult to facing the demands of completing one learning in one meeting, adjusting basic competencies with learning material in half a day, synergizing the delivery of objectives and activities as a whole with the allocation of time, and applying a scientific approach in learning. Whereas, at the teacher evaluation stage, it is difficult to use assessment instruments based on the condition of the students. Besides, the teachers found it difficult to adjust anecdotal notes with the assessment of the 2013 curriculum report cards. Therefore, the research findings should be used as an evaluation material for classroom teachers in applying thematic learning in classroom activities.Keywords: teacher difficulties, thematic learning, 2013 curriculum.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan guru kelas satu MI Al- Ikhwah Pontianak dalam merencanakan, melaksanakan, dan melakukan penilaian dalam pembelajaran tematik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data penelitian ini adalah guru kelas satu dan Kepala Madrasah Ibtidaiyah Al- Ikhwah. Teknik analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap perencanaan guru mengalami kesulitan dalam menyusun RPP sesuai kondisi dan lingkungan peserta didik, guru sulit memilah kembali kompetensi dasar pada silabus dan RPP, dan guru sulit menyiapkan media pembelajaran yang tepat dalam pembelajaran tematik. Sementara itu, pada tahap pelaksanaan guru mengalami kesulitan dalam menyesuaikan alokasi waktu dengan pembelajaran, sulit menghadapi tuntutan penyelesaian satu pembelajaran dalam satu kali pertemuan, sulit menyesuaikan KD dengan materi pembelajaran dalam setengah hari, sulit mensinergikan penyampaian tujuan dan kegiatan secara keseluruhan dengan alokasi waktu, dan sulit mengaplikasikan pendekatan saintifik dalam pembelajaran.  Sedangkan pada tahap penilaian guru sulit menggunakan instrumen penilaian keterampilan dengan keadaan peserta didik dan guru sulit menyesuaikan catatan anecdot dengan penilaian pada raport kurikulum 2013. Oleh karena itu, temuan-temuan penelitian tersebut hendaknya dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi bagi guru kelas dalam menerapkan pembelajaran tematik di kelas.Kata kunci: kesulitan guru, pembelajaran tematik, kurikulum 2013.
Peningkatan Kemampuan Mahasiswa PGSD Universitas Bung Hatta dalam Mengembangkan Bahan Ajar IPA Sekolah Dasar Siska Angreni
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 5 No. 2 (2018): Published Online: Oktober 2018
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v5i2.3079

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan mahasiswa PGSD Universitas Bung Hatta dalam mengembangkan bahan ajar IPA di sekolah dasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian adalah mahasiswa kelas D yang mengambil mata kuliah pengembangan bahan ajar semester genap tahun ajaran 2017/2018. Instrumen pengumpulan data berupa skor pada: (1) lembar penilaian silabus dan RPP, (2) lembar penilaian bahan ajar dan instrumen validasi bahan ajar. Data hasil penelitian kemudian dianalisis menggunakan analisis deskripif yang meliputi mereduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 79% mahasiswa sudah mampu menyusun silabus pembelajaran IPA dengan baik dan sangat baik, 81% mahasiswa sudah mampu menyusun RPP pembelajaran IPA dengan baik dan sangat baik, dan 41 mahasiswa sudah mampu mengembangkan bahan ajar dengan kategori layak digunakan dalam proses pembelajaran. Jadi dapat disimpulkan bahwa mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Bung Hatta sudah mampu mengembangkan bahan ajar IPA sekolah dasar yang baik sesuai dengan langkah-langkah pengembangan bahan ajar.Kata Kunci: pengembangan bahan ajar, ilmu pengetahuan alam, mahasiswa PGSD                                                                                           AbstractThis research aims to describe the ability of student of the Elementary School Teacher Education Department at Bung Hatta University in developing science teaching materials for elementary school. The type of this research is descriptive qualitative with the research subject being class D students taking courses in the development of teaching materials for even semester 2017/2018 school year. Data collection instruments were in the form of scores on: (1) syllabus and lesson plan assessment sheets, (2) teaching material assessment sheet and teaching material validation instruments. The research data is then analyzed using descriptive analysis which includes reducing data, presenting data and drawing conclusions. The results showed that 79% of students had been able to compile a syllabus of science learning well and very well, 81% of students had been able to compile the lesson plan of science learning well and very well, and 41 students had been able to develop teaching materials in the good category for use in the learning process. So it can be concluded that the students of Elementary School Teacher Education Department at Bung Hatta University have been able to develop science teaching materials in accordance with the steps of developing teaching materials.Keywords: development of teaching materials, natural science, students of PGSD.
Madrasah Ibtidaiyah dalam Pandangan Dunia: Isu-Isu Kontemporer dan Tren dalam Pendidikan Muqarramah Sulaiman Kurdi
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 5 No. 2 (2018): Published Online: Oktober 2018
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v5i2.3194

Abstract

AbstrakMadrasah Ibtidaiyah adalah bentukan dari respon kebutuhan masyarakat muslim Indonesia dan sebagai patron terhadap pendidikan sekular yang dibawa Belanda. Dalam implementasinya, perbedaan pengalaman hidup sosio-kultural dan berbagai faktor sistem melahirkan berbagai tantangan bagi Implementasi pendidikan Madrasah Ibtidaiyah (MI). Hal ini urgen untuk dikaji secara komprehensif, mengingat pada ranah kontemporer sekarang ini rentannya permasalahan identitas lokal dari pengaruh doktrin transnasional hingga permasalahan praksis dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan isu kontemporer dan tren yang terjadi di lingkup Madrasah Ibtidaiyah. Dengan deskripsi tersebut memberi gambaran tentang segala permasalahan ataupun subjek  yang dibicarakan di lingkup pendidikan di Madarash Ibtidaiyah dalam global. Data yang dikumpulkan menggunakan teknik: dokumen, wawancara, survey-kuesioner, dan observasi.  Semua data dianalisis dengan menggunakan  perspektif Miles dan Huberman. Penulisan studi ini dilakukan secara tematik. Hasil penelitian menggambarkan tentang demografik kontemporer, prototipe  MI, dan memahami sekolah dewasa ini (isu sekarang yang tejadi di kelas kontemporer).Kata Kunci: madrasah ibtidaiyah, pandangan dunia, kontemporer, isu, tren, pendidikan.                                                    AbstractThe Islamic Primary School (Madrasah Ibtidaiyah) is a form of response to the needs of the Indonesian Muslim community and as a patron of secular education brought by the Dutch. In its implementation, different experiences of socio-cultural life and various system-factors give rise to challenges for the implementation of Madrasah Ibtidaiyah (MI) education. It is urgent to be comprehensively examined, given the contemporary realm of vulnerability to local identity problems from the influence of transnational doctrine to practical problems in the learning process. This study aims to describe contemporary issues and trends that occur in the scope of Madrasah Ibtidaiyah. With the description gives an overview of all the problems or subjects that are discussed in the scope of education in MI in the global. Data collected using techniques: documents, interviews, survey-questionnaires, and observations. All data were analyzed using Miles-Huberman's perspective. The writing of this study is done thematically. The results describe contemporary demographics, prototypes for MI, and understanding today's school (present issues in a contemporary classroom).Keywords: islamic primary school. worldview, contemporary, issues, trends, education.
Pengaruh Perkembangan Psikososial Terhadap Hasil Belajar PPKn Siswa Kelas IV MIN Kota Cirebon Latifah Latifah; Dwi Anita Alfiani; Andini Andini
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 5 No. 2 (2018): Published Online: Oktober 2018
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v5i2.3342

Abstract

                                                    AbstrakPerkembangan psikososial merupakan proses berkembangnya kemampuan anak untuk menyesuaikan diri terhadap dunia sosial yang lebih luas. Perkembangan psikososial seorang siswa yang baik dan terarah akan berdampak terhadap hasil belajar PPKn dari siswa itu sendiri. Karena bagaimanapun psikososial mempunyai peran penting dalam merangsang saraf dan otot untuk mencapai perkembangan psikososial siswa yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) memperoleh data perkembangan psikososial, (2) memperoleh data hasil belajar PPKn di kelas IV B, (3) mengetahui seberapa besar pengaruh perkembangan psikososial terhadap hasil belajar PPKn di kelas IV B MIN Kota Cirebon. Peneliti ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dan menggunakan desain penelitian Pre-eksperimental design. Bentuk Pre-eksperimental design dalam penelitian ini adalah desain One-Shot Case Study.  Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket dan tes, angket digunakan untuk memperoleh data perkembangan psikososial dan tes digunakan untuk memperoleh data hasil belajar PPKn. Analisis data menggunakan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukan bahwa respon siswa terhadap perkembangan psikososial adalah 59%, skor tersebut tergolong cukup kuat yang berada di antara 41% - 60%. Sedangkan hasil belajar PPKn diperoleh nilai rata-rata sebesar 62,5. Berdasarkan hasil uji regresi diperoleh thitung sebesar 11,029 lebih besar dari ttabel sebesar 2,10982 maka H0 ditolak, artinya bahwa ada pengaruh perkembangan psikososial terhadap hasil belajar PPKn. Besar pengaruhnya adalah 87,1% hasil belajar PPKn dipengaruhi oleh perkembangan psikososial sedangkan sisanya 12,9% dipengaruhi oleh faktor lain.Kata kunci: perkembangan psikososial, hasil belajar, PPKnAbstractPsychosocial development is a process of developing a child's ability to adapt to the wider social world. The psychosocial development of a students who is good and directed will have an impact on the learning outcomes of PPKn from the students themselves. Because however psychosocial has an important role in stimulating nerves and muscles to achieve good psychosocial development of students. This study aims to: (1) obtain psychosocial development data, (2) obtain data of learning outcomes of PPKn in class IV B, (3) find out how big influence of psychosocial development on learning result of PPKn in class IV B MIN Kota Cirebon. The researcher uses a quantitative approach, and uses the Pre-experimental design research design. The Pre-experimental design in this research is the One-Shot Case Study design. Data collection techniques used in this study were questionnaires and tests, questionnaires were used to obtain psychosocial development data and tests used to obtain data on learning outcomes of PPKn. Data analysis using regression analysis. The results showed that students' responses to psychosocial development were 59%, the score was quite strong amongst 41% - 60%. While the results of learning PPKn obtained an average value of 62.5. Based on regression test results obtained tcount of 11.029 greater than ttable of 2.10982 then H0 rejected, meaning that there is influence psychosocial development on learning outcomes PPKn. The greatest effect is 87.1% of the learning outcomes of PPKn influenced by psychosocial development while the remaining 12.9% is influenced by other factors.Keywords: psychosocial development, learning outcomes, PPKn.                                                                                                
Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Ahmad Arifuddin; Dwi Anita Alfiani; Sri Hidayati
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 5 No. 2 (2018): Published Online: Oktober 2018
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v5i2.3374

Abstract

                                                   AbstrakPenelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematika khususnya pada materi pecahan. Hal ini dapat dilihat dari hasil ulangan harian materi pecahan yang masih rendah yakni di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model pembelajaran inkuiri terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa pada materi pecahan di Kelas IV MI Hidayatus Shibyan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, tes, dan dokumentasi. Sementara itu data hasil penelitian dianalis menggunakan uji analisis data observasi, uji N-gain, dan uji regresi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan hasil observasi aktivitas guru pada proses pembelajaran sebesar 83% dengan kategori baik dan hasil obsevasi aktivitas siswa sebesar 60% dengan kategori cukup. Sementara itu kemampuan pemecahan masalah matematika siswa mengalami peningkatan sebesar 0,78 dengan kategori tinggi. Dan berdasarkan hasil uji regresi menunjukkan bahwa nilai signifikansinya sebesar 0,001 lebih kecil dari 0,05 dan t hitung sebesar 4.168 lebih besar dari t tabel yakni 1.734, maka Ho ditolak. Ini berarti bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara penggunaan model pembelajaran inkuiri terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa pada materi pecahan di kelas IV MI Hidayatus Shibyan.Kata kunci: model pembelajaran inkuiri, pemecahan masalah, matematika                                                       AbstractThis research is based on the low ability of students in solving mathematical problems, especially in fractional material. This can be seen from the results of the daily review of the fractional material which is still low, which is under the Minimum Completeness Criteria (KKM). This research aims to determine whether there was an influence of the inquiry learning model on students' mathematical problem-solving ability in fraction material in Class IV MI Hidayatus Shibyan. This research is a quantitative research with an experimental method. Data collection techniques used are observation, test, and documentation techniques. Meanwhile the research data is analyzed using the analysis of observation data, N-gain test, and regression test. The results of this research indicate that based on observations of teacher activities in the learning process by 83% with good categories and the results of student activity observation by 60% with sufficient categories. Meanwhile, students' mathematical problem solving abilities have increased by 0.78 in the high category. And based on the results of the regression test shows that the significance value is 0.001 less than 0.05 and t count is 4.168 greater than t table is 1.734, then Ho is rejected. This means that there is a significant influence between the use of inquiry learning models on students' mathematical problem solving skills in fraction material in class IV MI Hidayatus Shibyan.Keywords: inquiry learning model, problem solving, mathematics
Upaya Meningkatan Motivasi Belajar Siswa dengan Menggunakan Media Gambar Pada Pembelajaran Tematik di Sekolah Dasar Sita Ratnaningsih; Genasty Nastiti
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 5 No. 2 (2018): Published Online: Oktober 2018
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v5i2.3397

Abstract

AbstrakMasalah dalam penelitian ini adalah rendahnya motivasi belajar siswa kelas II SDN Curug 01 Kota Depok dalam pembelajaran Tematik. Hal tersebut dikarenakan sistem pembelajaran yang diberikan guru di kelas tersebut masih kurang menarik, sehingga menyebabkan siswa kurang bersemangat dalam mengikuti pelajaran yang diberikan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa kelas II SDN Curug 01 Kota Depok dalam pembelajaran Tematik dengan menggunakan media gambar. Metode penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri dari 2 siklus dan tiap siklus terdiri dari 4 tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi, wawancara,  dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif menggunakan rumus prosentase (%) data angket untuk melihat keberhasilan penerapan penggunaan media gambar di dalam kelas dalam rangka meningkatkan motivasi belajar siswa. Berdasarkan hasil pengamatan aktivitas guru dalam mengunakan media gambar pada siklus I diperoleh 74,58%, sedangkan pada siklus II diperoleh 89,58%. Hal tersebut menunjukkan peningkatan aktivitas guru dalam usaha meningkatkan motivasi belajar siswa serta aktivitas siswa. Dan hasil observasi motivasi belajar siswa terdapat peningkatan dari siklus I diperoleh 72,15% menjadi 85,24% pada siklus II. Hal ini berarti terjadi peningkatan rata-rata motivasi belajar siswa meningkat sebesar 15,09%. Berdasarkan hasil penelitian yang didapatkan, maka dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran dengan menggunakan media gambar dapat meningkatkan motivasi belajar siswa pada pembelajaran tematik yang diberikan guru kepada siswa di sekolah tersebut.Kata kunci: media gambar, motivasi belajar, pembelajaran tematik. AbstractThe problem in this study is the low learning motivation of second grade students at State Elementary School (SDN) Curug 01 Depok City in thematic learning. This is because the learning system provided by the teacher in the class is still less attractive, which causes students to be less eager to take part in the lessons. This research was conducted with the aim of enhancing the learning motivation of second grade students at State Elementary School (SDN) Curug 01 Depok City in thematic learning, using image media. This research method is Classroom Action Research which consists of 2 cycles and each cycle consists of 4 stages, namely planning, implementation, observation, and reflection. Data collection techniques using observation, interviews, and documentation. Data analysis techniques were carried out qualitatively and quantitatively using a percentage formula (%) questionnaire data to see the successful application of the use of media images in the classroom in order to improve student learning motivation. Based on the results of observations of teacher activities in using media images in cycle I obtained 74.16% while in cycle II it was 87.91%. This shows an increase in teacher activity in an effort to increase student motivation and student activity. And the results of observation of student learning motivation there is an increase from cycle I obtained 70.15% to 85.24% in cycle II. This means an increase in the average student learning motivation increased by 15.09%. Based on the results of the research obtained, it can be concluded that the application of learning using image media can improve students' learning motivation in thematic learning had given by the teacher to students at the school.Keywords: picture media, learning motivation, thematic learning.
Front Matter Al Ibtida Vol 5 No 2 Ahmad Arifuddin
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 5 No. 2 (2018): Published Online: Oktober 2018
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v5i2.3426

Abstract

Back Matter Al Ibtida Vol 5 No 2 Ahmad Arifuddin
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 5 No. 2 (2018): Published Online: Oktober 2018
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v5i2.3427

Abstract

Developing Concept Approach Based Textbooks of Social Sciences Course for Madrasah Ibtidaiyah Teacher Education M Irfan Islamy
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 6 No. 1 (2019): June 2019
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v6i1.3594

Abstract

AbstractThe development of the Madrasah Ibtidaiyah/Elementary School curriculum has changed several times, from the KBK Curriculum to KTSP Curriculum, then to the 2013 Curriculum. However, the limited textbooks that are in accordance with the curriculum changes are obstacles to learning achievement, especially in Social Sciences course for elementary school teacher education. This study aims to develop a social science course textbook for Madrasah Ibtidaiyah/elementary school teacher education with a 2013 curriculum-based concept approach that is appropriate for students taking Social Sciences Madrasah Ibtidaiyah/elementary school teacher education courses. This research uses a 4-D model with stages of Define, Design, Develop, and restrictions on Desseminate. The results showed that the development of concept approach based social science course textbooks for Madrasah Ibtidaiyah/elementary school got a very decent category with a score of 81% from material experts, a decent category with a score of 80% from linguists, and a very decent category with a score of 87% from design experts. So it can be concluded that the textbooks for Social Sciences of Madrasah Ibtidaiyah/elementary school teacher education using the 2013 curriculum-based concept are categorized as feasible.Keywords: concept approach, social studies education, development of textbooks.                                                                                                                 AbstrakPerkembangan kurikulum Madrasah Ibtidaiyah/Sekolah Dasar telah beberapa kali mengalami perubahan, dari Kurikulum Berbasis Kompetensi ke Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan, kemudian ke Kurikulum 2013. Akan tetapi, terbatasnya buku ajar yang sesuai dengan perubahan kurikulum tersebut menjadi kendala terhadap tercapainya pembelajaran, khususnya pada mata kuliah Pendidikan IPS MI/SD. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku ajar mata kuliah Pendidikan IPS MI/SD dengan pendekatan konsep berbasis kurikulum 2013 yang layak untuk mahasiswa yang mengambil mata kuliah Pendidikan IPS MI/SD. Penelitian pengembangan ini menggunakan model 4-D dengan tahapan Define, Design, Develop, dan pembatasan pada Desseminate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan buku ajar Pendidikan IPS MI/SD mendapatkan kategori sangat layak dengan skor 81% dari ahli materi, kategori layak dengan skor 80% dari ahli bahasa, dan kategori sangat layak dengan skor 87% dari ahli desain. Sehingga dapat disimpulkan bahwa buku ajar mata kuliah Pendidikan IPS MI/SD menggunakan konsep berbasis kurikulum 2013 dikategorikan layak.Kata Kunci: pendekatan konsep, pendidikan IPS, pengembangan buku ajar.

Page 10 of 29 | Total Record : 281