cover
Contact Name
Ahmad Arifuddin
Contact Email
arifuddin@uinssc.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
alibtida@uinssc.ac.id
Editorial Address
Jl. Perjuangan By Pass Sunyaragi, Cirebon, West Java 45132, Indonesia Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI
Core Subject :
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI is a high-quality peer-reviewed journal published by Department of Madrasah Ibtidaiyah Teacher Education, Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Indonesia in collaboration with Indonesian Islamic Elementary Education Lecturers Association (Perkumpulan Dosen PGMI Indonesia). Publishing twice a year, in June and October and already have a registration number p-ISSN: 2442-5133 and e-ISSN: 2527-7227. Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI is the leading journal in Islamic educational institutions concerning Islamic elementary education. The journal promotes research and scholarly discussion concerning Islamic Elementary education in Academic disciplines and Institutions, focusing on the advancement of scholarship both formal and non-formal education. Topics might be about curriculum development, teaching and learning, learning methodologies, instructional technologies, teacher competences, and assessments.
Arjuna Subject : -
Articles 281 Documents
Hubungan Antara Metode Outbound Training dengan Pembentukan Karakter Kepemimpinan Siswa Kelas V di SD Sekolah Alam Bintaro Fauzan Fauzan; Agnes Anggraini Al Millah
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 5 No. 1 (2018): Published Online: Juni 2018
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v5i1.2497

Abstract

AbstrakKarakter kepemimpinan yang dimiliki oleh siswa SD Sekolah Alam Bintaro masih rendah. Rendahnya karakter kepemimpinan ini salah satunya dikarenakan minimnya rasa percaya diri atau dorongan pribadi siswa untuk menjadi seorang pemimpin, baik pemimpin di kelas maupun pemimpin dalam diskusi kelompok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara metode pelatihan outbound dengan pembentukan karakter kepemimpinan siswa kelas V. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik korelasi. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Sekolah Alam Bintaro. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket, sedangkan observasi dan wawancara digunakan untuk memperkuat hasil angket. Sementara itu, data hasil penelitian dianalis menggunakan uji korelasi berbantuan SPSS. Berdasarkan hasil perhitungan uji korelasi antara variabel metode outbound training dan variabel karakter kepemimpinan menunjukkan bahwa nilai signifikansinya adalah sebesar 0,015 < 0,05. Ini berarti bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi metode outbound training memiliki hubungan yang positif dan signifikan terhadap karakter kepemimpinan siswa dengan tingkat keeratan sedang atau cukup baik, yaitu sebesar 0,403.Kata kunci: karakter kepemimpinan, metode pelatihan outboundAbstractThe character of leadership which are owned by bintaro's natural elementary school students is still low. This lack of leadership character is due to the lack of self-confidence or personal encouragement of students to become leaders, both class leaders and leaders in group discussions. This study aims to determine the relationship between outbound training method with the leadership character building of students of class V. The research method used a quantitative approach with correlation techniques. The sample in this research is all students of class V in SD Sekolah Alam Bintaro (elementary school). Data collection techniques used questionnaires, while observations and interviews were used to strengthen the questionnaire results. Meanwhile, the research data was analyzed using SPSS-assisted correlation test. Based on the results of calculation of correlation test between outbound training method variables and leadership character variables indicate that the significance value is of 0.015 <0.05. This means that Ho is rejected and Ha accepted. Therefore, the method of outbound training has a positive and significant relationship to the leadership character of students with a moderate level of moderate or good enough, that is equal to 0.403.Keywords: leadership character, outbound training method
Pengaruh Penerapan Gaya Belajar Terhadap Kemampuan Membaca Intensif pada Pelajaran Bahasa Indonesia Siswa SD Negeri Sunyaragi 1 Kota Cirebon Patimah Patimah; Faisal Abdullah
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 5 No. 1 (2018): Published Online: Juni 2018
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v5i1.2505

Abstract

AbstrakBerdasarkan hasil observasi di kelas V SD Negeri Sunyaragi I diketahui bahwa siswa masih mengalami kesulitan dalam memahami suatu bacaan. Salah satu penyebabnya adalah guru cenderung menggunakan metode ceramah dan belum mengoptimalkan kemampuan gaya belajar siswa yang berbeda-beda, terutama tentang belajar membaca intensif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana respon siswa terhadap penerapan pembelajaran berdasarkan gaya belajar siswa, bagaimana kemampuan membaca intensif pada pelajaran Bahasa Indonesia dan seberapa besar pengaruh pembelajaran berdasarkan gaya belajar terhadap kemampuan membaca intensif pada mata pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas V SD Negeri Sunyaragi 1 Kota Cirebon. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa angket, tes, dan dokumentasi. Sementara itu, teknik analisis data yang digunakan adalah uji persentase angket dan uji regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa respon siswa terhadap penerapan pembelajaran berdasarkan gaya belajar adalah sangat baik/kuat yakni sebesar 81%. Adapun rata-rata kemampuan membaca intensif siswa kelas V sebesar 83,57. Lebih lanjut hasil analisis membuktikan bahwa penerapan pembelajaran berdasarkan gaya belajar berpengaruh signifikan terhadap kemampuan membaca intensif pada mata pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas V di SD Negeri Sunyaragi 1 Kota Cirebon sebesar 52,2%.Kata kunci: gaya belajar, membaca intensif, bahasa indonesia  AbstractBased on the observations in class V SD Negeri Sunyaragi I it is known that students still have difficulty in understanding a reading. One reason is that teachers tend to use lecture methods and have not optimized the ability of different learning styles of students, especially about intensive reading. This study aims to find out how the response of students to the application of learning based on student learning styles, how intensive reading skills in Indonesian lessons and how much influence of learning based on learning styles to the ability of intensive reading on the subjects of Indonesian class V State Elementary Schools Sunyaragi 1 Cirebon City. This study uses quantitative methods with data collection techniques in the form of questionnaires, tests, and documentation. Meanwhile, the technique of data analysis used is test of questionnaire percentage and regression test. The results showed that students' responses to the application of learning based on learning style is good/strong which is equal to 74%. The average intensive reading ability of grade V students amounted to 83.57. Further analysis results prove that the application of learning based on learning style significantly influence the ability of intensive reading on Indonesian language subjects in class V State Elementary Schools Sunyaragi 1 Cirebon City of 52.2%.Keywords: learning style, reading intensive, indonesian
Pembelajaran Sains Berbasis Kearifan Lokal dalam Upaya Peningkatan Konservasi Lingkungan pada Mahasiswa PGSD di Batik Tulis Ciwaringin Cirebon Nailah Tresnawati
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 5 No. 1 (2018): Published Online: Juni 2018
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v5i1.2603

Abstract

AbstrakNilai budaya asing berkembang semakin pesat seiring dengan kemajuan teknologi yang secara nyata telah menggeser nilai-nilai budaya lokal di Indonesia. Hampir sebagian masyarakat termasuk mahasiswa kurang mengetahui keunikan kearifan lokal yang ada pada daerahnya. Masyarakat menganggap pembelajaran sains di sekolah ataupun di kampus tidak berkaitan dengan budaya lokal di masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah mengeksplorasi keunikan di kampung batik tulis ciwaringin terkait pemanfaatan sumber daya alam hayati sebagai pewarna alami dalam upaya meningkatkan konservasi lingkungan melalui pembelajaran sains berbasis kearifan lokal pada mahasiswa PGSD Unswagati Cirebon. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Pengambilan data melalui observasi langsung, wawancara, lembar kerja mahasiswa.  Subyek penelitian pada masyarakat blok Kebon Gedang desa Ciwaringin serta para perajin dan pengelola sentra batik tulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat berbagai jenis tumbuhan lokal yang digunakan sebagai pewarna alami di batik ciwaringin ini, baik dari akar, batang/kulit kayu, daun, bunga, buah, serta limbah kulit buahnya, kemudian melalui eksplorasi pengetahuan sains masyarakat (Indigineous knowledge) ini akan dihasilkan menjadi sebuah konsep-konsep sains, sehingga para mahasiswa mampu memperdalam pemanfaatan sumber daya alam (konsep sains) secara nyata, dan mengubah persepsi pengetahuan asli masyarakat yang terkesan sebagai pengetahuan budaya warisan saja, menjadi sebuah pengetahuan ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan. Pembelajaran sains berbasis kearifan lokal ini menumbuhkan kecintaan terhadap pengetahuan asli masyarakat sebagai bagian dari budaya bangsa yang berimplikasi terhadap konservasi sumber daya alam sekitar serta keseimbangan lingkungan.Kata kunci: sumber daya alam hayati, batik tulis ciwaringin, kearifan lokal  AbstractThe Foreign cultural values develop rapidly in line with advances in technology that has significantly shifted the values of the local culture in Indonesia. Most of the community including students are not informed about the uniqueness of local wisdom in the region. People consider that science learning in school or campus is not related to the local culture in society. The purpose of this study is to explore the uniqueness of the village of Batik Tulis Ciwaring related to the utilization of natural resources as natural dyes in an effort to increase environmental conservation through science teaching based on local wisdom to the PGSD students of Unswagati Cirebon. This research is a qualitative descriptive study. Data were collected through direct observation, interviews, and student worksheets. The objects of the research were Ciwaringin batik craftsman. The results show that there are different types of local plants used as natural dyes in batik Ciwaringin, both from the root, stem / bark, leaves, flowers, fruit, and fruit skin waste, then exploration of science knowledge society (indigenous knowledge ) will be generated into a scientific concept so that the students are able to deepen the use of natural resources (scientific concepts) in real actions, and to change the perception of indigenous knowledge society appeared as knowledge of cultural heritage to be scientific knowledge that can be accounted for. Local wisdom-based science learning is to foster interests in the original knowledge of society as part of the national culture which affects the conservation of natural resources around as well as environmental balance.Keywords: natural resources, batik tulis ciwaringin, local wisdom
Pengaruh Model Cooperative Learning Tipe Think Pair Share (TPS) Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Pelajaran Bahasa Arab di MI Latifah Latifah; Nur Aviya
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 5 No. 1 (2018): Published Online: Juni 2018
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v5i1.2641

Abstract

AbstrakPelajaran bahasa Arab merupakan salah satu mata pelajaran yang dirasakan sulit oleh siswa Madrasah Ibtidaiyah. Kesulitan tersebut dikarenakan dalam mempelajari bahasa arab dibutuhkan kejelian dalam memahaminya. Hal ini ditambah dengan kurangnya guru dalam menggunakan metode yang tepat dalam mengajarkan bahasa Arab. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penggunaan model cooperative learning tipe think pair share berpengaruh terhadap hasil belajar siswa pada pelajaran bahasa Arab di MIN Kota Cirebon. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan Pretest-Posttest Control Group Design dengan teknik pengumpulan data berupa tes, angket, dan dokumentasi. Sementara itu, teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data angket, uji n-gain dan uji regresi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa respon siswa terhadap penggunaan model cooperative learning tipe think pair share adalah sangat positif, yakni sebesar 80,4%. Sementara itu, hasil belajar siswa kelas eksperimen mengalami peningkatan yang signifikan yakni sebesar 0,588 (dalam kategori sedang), dimana nilai rata-rata pretes sebesar 46 dan nilai rata-rata postes sebesar 78. Sedangkan penggunaan model cooperative learning tipe think pair share berpengaruh terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran bahasa arab materi qiroh’ah di kelas V MI Negeri Kota Cirebon.Kata kunci: think pair share, hasil belajar bahasa arabAbstractArabic learning is one of the subjects that is difficult for students of Madrasah Ibtidaiyah. The difficulty is because in learning Arabic it takes a carefulness in understanding it. This is coupled with the lack of teachers in using the right method of teaching Arabic. This study aims to determine whether the use of cooperative learning type think pair share effect on student learning outcomes on learning Arabic in MIN Cirebon City. This research is a quantitative research using Pretest-Posttest Control Group Design with data collection techniques such as test, questionnaire, and documentation. Meanwhile, the data analysis techniques used are questionnaire data analysis, n-gain test and regression test. The results of this study showed that students' responses to the use of cooperative learning model type think pair share is very positive, that is equal to 80.4%. Meanwhile, the learning result of the experimental class students experienced a significant increase of 0.588 (in the medium category), where the average pretest value was 46 and the average value of postes was 78. While the use of cooperative learning type think pair share influence on the results student learning on Arabic subject matter of qiroh'ah in class V MIN of Cirebon City.Keywords: think pair share, arabic learning outcomes
Pengaruh Keterampilan Managerial Kepala Sekolah dan Iklim Sekolah Terhadap Komitmen Kerja Guru Sekolah Dasar Kristen di Kabupaten Boven Digoel Basilius Redan Werang
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 5 No. 2 (2018): Published Online: Oktober 2018
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v5i2.2650

Abstract

                                                        AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh keterampilan manajerial kepala sekolah dan iklim sekolah terhadap komitmen kerja guru sekolah dasar (SD) Kristen di kabupaten Boven Digoel, Papua. Untuk mencapai tujuan tersebut peneliti menerapkan pendekatan penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian survey. Dua rumusan masalah yang menuntun pelaksanaan penelitian ini adalah: (a) apakah keterampilan manajerial kepala sekolah berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap komitmen kerja guru SDKristen di kabupaten Boven Digoel, Papua? dan (b) apakah iklim sekolah berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap komitmen kerja guru SD Kristen di Kabupaten Boven Digoel, Papua? Tiga angket kuantitatif disebarkan kepada 94 guru yang sudah ditetapkan sebagai responden. Data penelitian dianalisis secara kuantitatif menggunakan teknik analisis regresi linear sederhana dengan bantuan software Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) version 16 for windows. Hasil analisis data menunjukkan bahwa keterampilan manajerial kepala sekolah dan iklim sekolah berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap komitmen kerja guru Kristen di kabupaten Boven Digoel, Papua. Hasil penelitian ini menjadi catatan serius bagi kepala sekolah dan kepala dinas pendidikan pada level pemerintah daerah untuk meningkatkan komitmen kerja guru melalui berbagai upaya standarisasi keterampilan manajerial kepala sekolah dan perbaikan iklim SD Kristen di kabupaten Boven Digoel, Papua.Kata kunci: keterampilan manajerial, iklim sekolah, komitmen kerja AbstractThis research aims to describe the effect of principals’ managerial skills and school climate on teachers’ working commitment in Christian elementary schools of Boven Digoel Regency, Papua. In doing so Researcher employed a quantitative approach using survey research design. Two problem statements guided this study as follows: (a) does principals’ managerial skills effect significant positively on teachers’ working commitment in the Christian elementary schools of Boven Digoel Regency, Papua?  and (b) does school climate effect significant positively on teachers’ working commitment in the Christian elementary schools of Boven Digoel Regency, Papua?. Three quantitative questionnaires were distributed to 94teachers, drawn purposively amongst teachers in the Christian primary schools of Boven Digoel Regency,Papua. Data were analyzed quantitatively using simple linear regression with the help of Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) version 16 for windows. Results of data analysis revealed that principals’ managerial skills and school climate effect significant positively on teachers’ working commitment in the Christian primary of Boven Digoel Regency, Papua. Findings of this study might be worthwhile for the education policymakers in the regional government level to enhance teachers’ working commitment through programs of standardizing the principals’ managerial skilland ofboosting school climate.Keywords: managerial skills, school climate, work commitment 
Sistem Karantina Tahfidzh 1 Hari untuk Anak Usia SD/MI di Rumah Tahfidzh Al-Haramain Kota Banjarmasin Muhammad Iqbal Ansari; Barsihanor Barsihanor
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 5 No. 2 (2018): Published Online: Oktober 2018
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v5i2.2679

Abstract

                                                              AbstrakPada umumnya seorang santri di Indonesia merampungkan hafalan Al-Qur’an dalam jangka 2 - 4 tahun. Jangka waktu selama itu menjadi kendala bagi sebagian orang karena harus meninggalkan aktifitas demi fokus menghafal Al-Qur’an. Salah satu solusi dari permasalahan tersebut adalah Karantina Tahfidzh Al-Qur’an 1 Hari, sebuah kegiatan di mana peserta diasramakan untuk fokus menghafal Al-Qur’an selama 1 hari. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pelaksanaan Karantina Tahfidzh Al-Qur’an 1 Hari untuk anak usia SD/MI di Rumah Tahfizh Al-Haramain, mendeskripsikan capaian hafalan dan kriteria peserta yang mencapai hafalan paling banyak, serta mengetahui kendala yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data primer yang digunakan yaitu: narasumber, aktivitas, dan lokasi. Analisis dilakukan dengan proses pengumpulan, reduksi, paparan, verifikasi data, dilanjutkan dengan pengambilan simpulan. Validitas data dilakukan dengan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Karantina Tahfidzh Al-Qur’an 1 Hari untuk anak usia SD/MI di Rumah Tahfizh Al-Haramain dilaksanakan pada hari sabtu setelah shalat ashar hingga hari Ahad ketika dhuhur. Kegiatan ini dilaksanakan dengan dua program, yaitu inti dan pelengkap, 2) capaian hafalan peserta usia SD/MI paling tinggi adalah 62 baris atau 4 halaman, sedangkan paling rendah adalah 30 baris atau 2 halaman, 3) hafalan paling banyak dicapai oleh 3 peserta perempuan yang duduk di kelas V dan VI. Ketiga peserta tersebut merupakan santri yang cerdas secara akademik dan mempunyai bacaan Al-Qur’an yang sesuai tajwid, dan 4) kendala yang dihadapi dalam kegiatan ini ialah kondisi peserta yang kelelahan, sesi setoran pagi yang terlambat, kesalahan hafalan, dan kualitas hafalan yang belum kuat.Kata Kunci: karantina tafidzh al-Qur’an, 1 hari, siswa, SD/MI  AbstractIn general, a santri in Indonesia completes memorization of the Qur'an in a period of 2-4 years. This long period of time is being the obstacle for some people to memorize, because they have to cut their activities off to get focus in memorizing. One of the solutions from the problem above is One-Day Tahfizh Quarantine Program, an event which all the participants placed in one place or dormitory to stay focus in memorizing Qur’an in one day. This research aims to describe the implementation of One-Day Tahfizh Qur’an Quarantine Program for elementary school students in Banjarmasin, to describe their achievement in memorizing and the criteria, and to find out the obstacles faced by the organizer and the participants. This research uses qualitative approach with case study. Sources of the primer data chosen in the research are informants, activities, and location. The analysis conducted from the proccess of collection data, reduction data, explanation, verification, and interpretation conclusion phase. Checking the validity of the data conducted with triangulation. The findings of the research: 1) One-Day Tahfizh Quarantine Program for elementary school students in Rumah Tahfizh Al-Haramain Banjarmasin conducted on weekends, which is on Saturday after Ashr prayer and finishes on Sunday Dzuhur Prayer. The activity holds with primer and complement programs; 2) The highest achievement is 62 lines, or 4 pages 2 lines, and the lowest achievement is 30 lines or 2 pages; 3) The most memorization is 3 female participants who are 2 fifth graders and 1 sixth grader. The three participants are smart students, having good beauty and correct recitation based on the structure; 4) obstacles faced by the organizer are tiring condition of the participants, late morning session, error memorization, and the weak quality of the memorization.Keywords: tahfizh Qur’an quarantine, one-day, students, elementary school
Penerapan Pembelajaran Tematik Berbasis Budaya Betawi untuk Meningkatkan Logical Intelligence Siswa SD Islam Taman Qur’aniyah Jakarta Selatan Fery Muhamad Firdaus; Nurul Badriyah
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 5 No. 1 (2018): Published Online: Juni 2018
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v5i1.2727

Abstract

AbstrakPada dasarnya seorang siswa memiliki banyak kecerdasan. Salah satu diantaranya adalah kecerdasan logika. Namun faktanya kecerdasan logika siswa SD Islam Taman Qur’aniyah masih rendah. Salah satu penyebabnya adalah karakteristik siswa yang berbeda-beda dan penggunaan strategi pembelajaran yang kurang inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui proses pembelajaran tematik berbasis budaya Betawi, dan (2) meningkatkan kecerdasan logika siswa kelas IV SD Islam Taman Qur’aniyah melalui pembelajaran tematik berbasis budaya Betawi. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Metode ini dilakukan dengan empat tahap, yaitu perencanaan, implementasi tindakan, pengaruh implementasi monitor, dan survei/refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi aktvitas guru dan siswa, tes kecerdasan logika, catatan lapangan, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Islam Taman Qur’aniyah yang berjumlah 27 siswa. Penelitian ini dilaksanakan melalui 3 siklus. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan nilai persentase hasil tes kecerdasan siswa. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa persentase hasil tes kecerdasan logika yang diperoleh pada siklus I sebesar 41%  siswa dengan nilai rata-rata 57. Sementara itu pada siklus II meningkat menjadi 70% siswa dengan nilai rata-rata 69 dan kembali meningkat hingga mencapai 85% siswa pada siklus III dengan nilai rata-rata 77. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran tematik berbasis budaya Betawi dapat meningkatkan kecerdasan logika siswa.Kata kunci: pembelajaran tematik, budaya betawi, kecerdasan logikaAbstractBasiclly a student has a lot of intelligence. One of them is logical intelligence. But in fact the logical intelligence of islamic elementary school’s students of Qur'aniyah is still low. One of the causes is, the characteristics of different students, and the use of less innovative learning strategies. This study aims to: (1) to know the thematic teaching process based on Betawi culture, and (2) to improve the logical intelligence of fourth grade students of Islamic Elementary School Quraniyah through Betawi based thematic learning. This research uses Class Action Research method (PTK). This method is done with four stages, namely planning, action implementation, influence of monitor implementation, and survey/reflection. Data collection techniques used is interview, teacher’s and student’s activity observation, logic intelligence test, field notes, and documentation. The subjects of the study were the fourth graders of Islamic Elementary School Quraniyah which amounted to 27 students. This study was conduct for 3 cycles. Data obtained then analyzed using percentage value of students intelligence test results. The results of this study indicate that the percentage of logic intelligence test results obtained in the first cycle by 41% of students with an average value of 57. Meanwhile in cycle II increased to 70% of students with an average value of 69 and again increased to 85% of students in cycle III with an average value of 77. Thus can it is concluded that the implementation of thematic learning based on Betawi culture can improve the logical intelligence of students.Keywords: thematic learning, betawi culture, logical intelligenceBasiclly a student has a lot of intelligence. One of them is logical intelligence. But in fact the logical intelligence of islamic elementary school’s students of Qur'aniyah is still low. One of the causes is, the characteristics of different students, and the use of less innovative learning strategies. This study aims to: (1) to know the thematic teaching process based on Betawi culture, and (2) to improve the logical intelligence of fourth grade students of Islamic Elementary School Quraniyah through Betawi based thematic learning. This research uses Class Action Research method (PTK). This method is done with four stages, namely planning, action implementation, influence of monitor implementation, and survey/reflection. Data collection techniques used is interview, teacher’s and student’s activity observation, logic intelligence test, field notes, and documentation. The subjects of the study were the fourth graders of Islamic Elementary School Quraniyah which amounted to 27 students. This study was conduct for 3 cycles. Data obtained then analyzed using percentage value of students intelligence test results. The results of this study indicate that the percentage of logic intelligence test results obtained in the first cycle by 41% of students with an average value of 57. Meanwhile in cycle II increased to 70% of students with an average value of 69 and again increased to 85% of students in cycle III with an average value of 77. Thus can it is concluded that the implementation of thematic learning based on Betawi culture can improve the logical intelligence of students.Keywords: thematic learning, betawi culture, logical intelligence <w:LsdException Locked="false" Priorit
Nilai dan Keyakinan, Kreatifitas, dan Kepemimpinan Kepala Madrasah dalam Mengelola Madrasah Ibtidaiyah Negeri Malang 1 Kota Malang Muhammad Walid
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 5 No. 1 (2018): Published Online: Juni 2018
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v5i1.2729

Abstract

AbstrakPenelitian ini bermula dari pertanyaan mengapa ada madrasah yang berkualitas, namun ada juga yang tidak berkualitas. Pertanyaan berikutnya adalah mengapa madrasah-madrasah tersebut menjadi berkualitas sementara madrasah yang lain tidak berkualitas, apalagi menjadi unggulan, padahal sudah terdapat persamaan kesempatan antara madrasah dan sekolah untuk berkembang. Fokus penelitian ini adalah apa saja nilai-nilai dan keyakinan yang mendasari kepala madrasah dalam meningkatkan kualitas di MIN Malang 1 sehingga menjadi sukses dan bagaimana nilai-nilai dan keyakinan tersebut mewujud dalam kepemimpinan. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh pemahaman secara mendalam, oleh karenanya didekati dengan kualitatif dengan jenis studi kasus. Dalam pengumpulan data peneliti menggunakan tiga teknik, yaitu observasi partisipan (participant observation), wawancara mendalam (indepth interview), dan studi dokumen. Analisis data dilakukan dengan cara menguji, mengkategorikan, mentabulasi, atau pengkombinasian bukti-bukti empiris. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai-nilai dan keyakinan-keyakinan yang melandasi kepala sekolah/madrasah dalam mengelola perubahan di MIN Malang 1 diklasifikasikan menjadi nilai-nilai dan keyakinan religius, profesional dan kemanusiaan. Hal ini memberikan penjelasan bahwa keberhasilan MIN Malang 1 mencerminkan nilai-nilai dan keyakinan spiritual, profesional dan kemanusiaan yang dimiliki kepala madrasah mengenai hal-hal yang menjadi tujuan madrasah. Nilai dan keyakinan tersebut sangat berpengaruh terhadap praktik kepemimpinan kepala MIN Malang 1 dalam mengembangkan dan mengubah madrasah menjadi lebih baik.Kata kunci: nilai dan keyakinan, kreatifitas, kepemimpinan, madrasah ibtidaiyahAbstractThis research starts from the question why there is a madrasah quality, but some are not qualified.The next question is why these madrasah become qualified while other madrasah are not qualified and not excellent. Though there are similarities and opportunities between madrasah and schools to grow. The focus of this research is the values and beliefs that became the basis of madrasah leaders in improving quality in MIN Malang 1 thus that it becomes successful and how the values and beliefs come into being in leadership. This research aims to gain a deep understanding. Therefore researchers use a qualitative approach with case study. In data collecting researcher use three technique are participant observation, in depth interview, and document study. Data analysis is done by testing, categorizing, tabulating, or combining empirical evidence. The results showed that the values and beliefs that became the foundation of the principal in managing change in MIN Malang 1 were classified into religious values and beliefs, professional and humanitarian. This explains the principal of madrasah has the values and beliefs of spiritual, professional and humanity which brings the success of MIN Malang 1. The values and beliefs are very influential on the principal's leadership practices in developing and changing the madrasah for the better.Keywords: value and belief, creativity, leadership, islamic elementary school
Pengembangan Bahan Ajar DELIKAN Tematik Berbasis Multimedia Interaktif Untuk Siswa Sekolah Dasar di Kota Kediri Bagus Amirul Mukmin; Farida Nurlaila Zunaidah
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 5 No. 2 (2018): Published Online: Oktober 2018
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v5i2.2788

Abstract

AbstrakProses pembelajaran yang dilaksanakan di sekolah dasar saat ini belum memanfaatkan teknologi secara maksimal, sehingga proses pembelajaran kurang inovatif dan menarik. Hal ini salah satunya dikarenakan ketersediaan bahan ajar tematik berbasis teknologi seperti multimedia interaktif yang ada di sekolah dasar masih kurang, sehingga berdampak pada hasil belajar siswa yang masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar DELIKAN (Dengar, Lihat, Kerjakan) tematik berbasis multimedia interaktif yang valid, praktis, dan efektif untuk siswa sekolah dasar. Bahan ajar DELIKAN tematik berbasis multimedia interaktif dipilih untuk memaksimalkan fasilitas teknologi yang sudah tersedia dan memberikan inovasi pembelajaran yang efektif untuk siswa. Model yang digunakan dalam penelitian pengembangan ini adalah modifikasi model Borg & Gall dan Lee & Owen dengan tahapan penelitian dan pengumpulan data, perencanaan, pengembangan produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk, revisi produk, dan uji coba pemakaian. Berdasarkan hasil uji coba produk,  bahan ajar DELIKAN tematik berbasis multimedia interaktif menurut ahli materi memperoleh skor prosentase validitas sebesar 94%, ahli multimedia 83%, dan ahli bahasa 80% dengan kategori valid. Berdasarkan respon kepraktisan siswa, produk ini memperoleh skor 95% dan 96% berdasarkan respon kepraktisan guru. Sedangkan untuk keefektifan produk ini mencapai 85% dengan kategori sangat efektif. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa bahan ajar DELIKAN tematik berbasis multimedia interaktif valid, praktis, dan efektif.Kata kunci: pengembangan bahan ajar, delikan, tematik, multimedia interaktif                                                                    AbstractThe learning process that carried out in elementary schools at this time has not utilized technology optimally, so the learning process is less innovative and interesting. This is partly because the availability of technology-based thematic teaching materials such as interactive multimedia in elementary schools is still lacking, which has an impact on student learning outcomes that are still low. This research aims to develop teaching materials of DELIKAN (Dengar, Lihat, Kerjakan) for thematic learning that are based on interactive multimedia on valid, practical, and effective for elementary students. Thematic teaching material of DELIKAN based on interactive multimedia is choosen to maximises available technology facilities and provides innovation of effective learning for students. Model used in this development research is modifying model from Borg & Gall and Lee & Owen which stages are research and data collection, planning, product development, design validation, design revision, product trials, product revision, and usage trials. Based on the product test result, the thematic teaching material of DELIKAN based on interactive multimedia obtained a score 94% of percent validity according to material expert, 83% from multimedia expert, and 80% from language expert with quite valid category. Based on students' practicality, this product got a score 95% and 96% based on teacher practicality. Whereas for the effectiveness, this product reaches 85% with very effective category. Based on those data, it can be conclude that thematic teaching material of DELIKAN based on interactive multimedia is valid, practical, and effective.Keywords: development of teaching materials, delikan, thematic, interactive multimedia
Pembelajaran Visual, Auditory dan Kinestetik Terhadap Keaktifan dan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Sekolah Dasar Nuhyal Ulia; Yunita Sari
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 5 No. 2 (2018): Published Online: Oktober 2018
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v5i2.2890

Abstract

                                                  AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh keaktifan siswa pada Pembelajaran Model Kooperatif Learning Visual Auditory Kinestetik Terhadap Pemahaman Konsep Matematika Sekolah Dasar. Jenis Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain one-shot case study. Penelitian ini dilaksanakan di salah satu SD di Kecamatan Gubug Kabupaten Grobogan. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket, tes dan dokumentasi. Sementara itu, data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji prosentase angket, uji regresi dan uji t tes. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Keaktifan siswa menggunakan Pembelajaran Kooperatif Learning Visual Auditory Kinestetik mempengaruhi nilai pemahaman konsep matematika. Berdasarkan perhitungan diperoleh nilai koefisien (R) = 0,825 dengan (R Square) = 0,681 = 68,1%. Pada uji ANOVA menghasilkan Fhitung = 40,58 dengan nilai sig=0,000. Dengan kriteria jika nilai sig < α maka koefisien korelasi tersebut signifikan dengan besar pengaruh 68,1%. (2) Kemampuan pemahaman konsep matematika dengan menggunakan model Visual Auditory Kinestetik dapat memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) diperoleh dari hasil uji t yang nilai Asymp (2-tailed) = 0,000 < α.Kata kunci: pembelajaran kooperatif visual auditory kinestetik,  keaktifan siswa, kemampuan pemahaman konsep, matematika SD.                                                       AbstractThe purpose of this study is to determine the effect of student activeness on Learning Cooperative Learning Kinestetik Visual Auditory Model to Understanding Concept Mathematics of Primary School. Type of research is a experimental design using a one-shot case study design. Data collection techniques used are questionnaire, test, and documentation techniques. Meanwhile the research data is analyzed using the analysis of percentage questionnaire test, regression test and t test. The results of this research show that: (1) Student activeness using Cooperative Learning Learning Visual Auditory Kinestetik influence comprehension value of math concept. Based on the calculation obtained coefficient value (R) = 0.825 with (R Square) = 0.681 = 68.1%. In ANOVA test yield Fcount = 40,58 with value of sig = 0,000. By criterion if sig value <α then correlation coefficient is significant with big influence 68,1%. (2) The ability to comprehend the concept of mathematics by using the Visual Auditory Kinesthetic model can fulfill the the minimum completeness criteria (KKM) obtained from the result of t test which is Asymp value (2-tailed) = 0,000 <α.Keywords: cooperative learning visual kinesthetic auditory model, student activity, abilityof understanding concepts, mathematics elementary school.

Page 9 of 29 | Total Record : 281