cover
Contact Name
Khomarudin, M.Pd
Contact Email
khomarudin@syekhnurjati.ac.id
Phone
+6285603361404
Journal Mail Official
edueksos@gmail.com
Editorial Address
Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Edueksos: Journal Pendidikan Sosial dan Ekonomi
ISSN : 22529942     EISSN : 25485008     DOI : 10.24235
Core Subject :
Edueksos: Journal Pendidikan Sosial dan Ekonomi is open access and peer-reviewed journal, investigating and discussing the dynamics of teaching and learning of social education and social-economic problems occuring in the society context of the primary, senior, and higher education level.In addition, Edueksos also covers the critical view and comprehensive mind in the economic and social education. The scope is related to social and economics education, such as: Social Science (Economic, Sociologi, History, Citizenship, Study Gender) in Education Perspective Learning Innovation in Social Education Cultural Values in Education Multicultural education Humanities issues in education E learning in social and economics studies Religious studies perspective on the social and ecomoics subject
Arjuna Subject : -
Articles 281 Documents
INTEGRASI MODEL PEMBELAJARAN ROLE PLAYING DENGAN MULTIMEDIA DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN PARTISIPASI SOSIAL SISWA Apriyanda Kusuma Wijaya
Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi Vol. 9 No. 1 (2020)
Publisher : Department of Tadris IPS FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/edueksos.v9i1.6420

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menguji, menemukan pengaruh dan perbedaan penerapan integrasi model role playing dengan multimedia terhadap keterampilan partisipasi sosialsiswa pada pembelajaranpendidikan kewarganegaraan. Penelitian ini dilandasi oleh teori pengajaran sosial Bruce Joyce, dengan menggunakan pendekatan kuantitatif metode quasi eksperimen atau eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah siswa SMK Telkom Bandung dan sampel penelitianini adalah siswa kelas X MM-2 sebagai kelas eksperimen dan kelas X MM-3 sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian yang digunakan adalah observasi, tes, dan angket.Pengolahan dan analisis data menggunakan ujistatistik inferensial parametrik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh integrasi model role playing dengan multimedia terhadap keterampilan partisipasi sosial siswa, pengaruh itu ditunjukkan dengan adanya perbedaan keterampilan partisipasi sosial siswa. Hasil skor angket kelas yang menggunakan integrasi model role playing dengan multimedia lebih besar dibandingkan kelas yang menggunakan metode konvensional. Kata Kunci :, Keterampilan Partisipasi, Multimedia, Role Playing.  ABSTRACT This study aims to test, find the effect and differences in the application of the integration of models role playing with multimedia on social participation skills of students in citizenship education learning. This research is based on Bruce Joyce's social teaching theory, using a quantitative approach to quasi-experimental methods. The population of this research is students of Telkom Bandung and the sample of this study is students of X MM-2 as an experimental class and X MM-3 as a control class. The research instruments used were observation, tests and questionnaires. Data processing and analysis usingstatistical parametric inferentialtests. The results of this study indicate that there is an influence of the integration ofmodels role playing with multimedia on students'social participation skills, the effect is indicated by differences in students' social participation skills. The results of class questionnaire scores that use integration of models role playing with multimedia are greater than classes using conventional methods. Keywords: Multimedia, Participatory Skills, Role Playing.
PENERIMAAN SOSIAL SISWA DI SEKOLAH INKLUSIF STUDI KASUS SEKOLAH MENENGAH HARAPAN KITA KOTA CIREBON Asep - Kurniawan
Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Department of Tadris IPS FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/edueksos.v9i2.6631

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap secara mendalam tentang penerimaan sosial siswa di sekolah inklusif di Sekolah Menengah Pertama Harapan Kita Kota Cirebon. Metode penelitian adalah kualitatif studi kasus. Instrumen pengumpulan data menggunakan observasi mendalam, wawancara mendalam, angket, dan dokumentasi. Tehnik analisis dilakukan melalui reduksi data, display data, dan penyimpulan data. Temuan menunjukkan bahwa siswa telah melakukan penerimaan sosial dengan baik. Mereka menerima kondisi apapun yang ada pada diri siswa meskipun mereka adalah siswa “yang terbuang”. Hal ini diawali oleh sekolah dengan memberikan kesempatan kepada mereka mengenyam pendidikan tanpa adanya diskriminasi apapun. Pembelajaran yang disajikan menyenangkan, hal ini berimplikasi kepada prestasi siswa yang cukup bagus, walaupun dalam keterbatasan sarana dan keuangan yang ada, dikarenakan memang sekolah tidak banyak memberikan tuntutan biaya kepada siswa. Pandangan siswa terhadap perbedaan di setiap siswa adalah sebagai sesuatu yang biasa, hal ini meminimalisir perundungan. Untuk itu guru membaurkan, memotivasi dan mengapresiasi siswa yang sudah memperlakukan teman dengan baik. Kata Kunci: Penerimaan Sosial, Persamaan, Sekolah Inklusif  ABSTRACTThe purpose of this research was to reveal in-depth the students’ social acceptance of in inclusive schools of Junior High Harapan Kita Cirebon. The research method was a qualitative case study. Data collection instruments were in-depth observation, in-depth interviews, questionnaires, and documentation. The analysis technique was done through data reduction, data display, and data inference. The findings showed that students performed social acceptance well. They accepted students' conditions even though they were “wasted” students. This was initiated by the school by giving them the opportunity to get an education without any discrimination. Learning was fun, it had implication for good students’ achievement, despite limited facilities and finances, because schools did not demand large amount of school fees to students. Students view ed the differences in each student were common. It minimized harassment. For this reason, teachers integrated, motivated and appreciated students who treated their friends well. Keywords: Social Acceptance, Equations, Inclusive School
EFEKTIVITAS PELAYANAN KOPERASI KELOMPOK TANI MAYA SARI TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT H.D Suryatman; Euis Puspitasari
Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Department of Tadris IPS FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/edueksos.v9i2.6839

Abstract

ABSTARKPara petani yang kurang  modal dan kreativitas akan berdampak kerugian karena petani hanya mengandalkan hasil panen yang kurang maksimal sehingga kurangnya inovatif untuk mendapatkan income yang diinginkan. Meningkatkan perekonomian melalui anggota koperasi dimana di dalam anggota koperasi terdapat pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan perekonomiannya, anggota koperasi sangat penting untuk dikembangkan di desa diantaranya desa kaliwedi yang memerlukan perkumpulan untuk  meningkatkan pelayanan koperasi.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas pelayanan koperasi kelompok tani maya sari di desa Kaliwedi Kidul kecamatan Kaliwedi, untuk mengetahui kesejahteraan masyarakat di desa Kaliwedi Kidul kecamatan Kaliwedi, untuk  mengetahui efektivitas pelayanan koperasi kelompok tani maya sari terhadap kesejahteraan masyarakat di desa Kaliwedi Kidul kecamatan Kaliwedi. Hasil Penelitian Berdasarkanhasil pengujian, diperoleh nilai Fhitung sebesar 6,651> 1,664 dengan taraf signifikan α=0,05 bahwa Fhitung>Ftabel maka H0 ditolak, artinya variabel efektivitas pelayanan koperasi kelompok tani maya sari berhubungan terhadap variabel kesejahteraan masyarakat. Hal ini diketahui dari probabilitasnya 0,00>0,05 (signifikan). Kesimpulan efektivitas pelayanan koperasi kelompok tani maya sari memiliki hubungan yang sangat kuat dengan kesejahteraan masyarakat. Kata Kunci: Efektivitas, Pelayanan, Koperasi 
Anime Doraemon Sebagai Sumber Pembelajaran PKn Wisnu Hatami
Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Department of Tadris IPS FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/edueksos.v9i2.6882

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk memperkaya sumber pembelajaran pada Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) di sekolah.Mata pelajaran PKn masih dianggap sebagai mata pelajaran yang monoton dan hanya mengedepankan pengetahuan kognitif, materi yang jauh dari kehidupan sehari-hari siswa, dan sumber pembelajaran yang terbatas.Oleh karena itu, guru PKn dituntut untuk mampu menjawab tantangan masa kini dengan memanfaatkan media digital sebagai sumber dalam pembelajaran PKn. Media pembelajaran yang bisa digunakan sebagai sumber pembelajaran adalah anime Jepang. Anime merupakan animasi atau tayangan kartun yang identik dengan Negara Jepang. Dalam anime Jepang biasanya terdapat nilai-nilai karakter yang dapat dianalisis maupun dipelajari oleh para peserta didik sehingga tidak menimbulkan kesan monoton dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan beberapa hal, pertama, anime Jepang sudah dikenal oleh peserta didik sejak usia dini sehingga memudahkan peserta didik dalam mengenal karakter dalam anime. Kedua, terdapat berbagai nilai karakter dalam anime Jepang. Terdapat kekhasan nilai karakter seperti kerja keras, disiplin, rajin, rendah hati dan sebagainya yang selalu terdapat dalam anime Jepang. Nilai-nilai karakter dalam anime Jepang relevan dengan pembelajaran PKn sehingga dapat menjadi alternatif sumber pembelajaran bagi mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Kata Kunci: Anime; Sumber Belajar; Pendidikan Kewarganegaraan ABSTRACTThis research aims to enrich learning resources in Citizenship Education (PKn) in schools. PKn subjects are still considered monotonous subjects and only promote cognitive knowledge, materials away from students' daily lives, and limited learning resources. Therefore, PKn teachers are required to be able to answer today's challenges by utilizing digital media as a resource in learning PKn. Learning media that can be used as a learning source is Japanese anime. Anime is an animation or cartoon show that is identical to the State of Japan. In Japanese anime there are usually character values that can be analyzed or studied by the learners so as not to cause a monotonous impression in the learning process. The results showed several things, first, Japanese anime has been known by learners from an early age, making it easier for learners to get to know the characters in the anime. Second, there are various character values in Japanese anime. There are unique character values such as hard work, discipline, diligent, humble and so on that are always present in Japanese anime. Character values in Japanese anime are relevant to PKn learning so that it can be an alternative learning resource for Civic Education subjects.  Keywords: Anime; Learning Resources; Citizenship Education
TRACER STUDY ALUMNI MAHASISWA JURUSAN TADRIS ILMU PENGETAHUAN SOSIAL IAIN SYEKH NURJATI CIREBON Yeti Nurizzati
Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Department of Tadris IPS FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/edueksos.v9i2.6917

Abstract

ABSTRAKBelum adanya data yang akurat tentang keberadaan lulusan Jurusan Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial khususnya dari tahun 2015 hingga tahun 2018, sementara data tentang keberadaan lulusan ini sangat diperlukan khususnya dalam melihat kesesuaian pekerjaan alumni, relevansi kurikulum Jurusan Tadris IPS, dan keberadaan himpunan alumni. Oleh karena itulah diperlukannya riset penelusuran alumni (tracer study) di Jurusan Tadris IPS IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Data berasal dari alumni Jurusan Tadris IPS tahun 2015-2019 dengan cara mengisi angket yang tersedia di google form sebanyak 51 responden. Data yang terkumpul kemudian diolah dengan menggunakan statistika deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel dan grafik. Hasil penelitian diperoleh bahwa rata-rata waktu tunggu alumni untuk mendapatkan pekerjaan pertama kali adalah 3,96 bulan dengan rata-rata gaji pertama sebesar Rp 958.000.,- per bulan. Jenis pekerjaan alumni yang pertama sebagian besar sudah sesuai sebagai guru, sisanya sebagai staff swasta, staff pemerintahan dan wirausaha. Lebih dari setengahnya alumni menyatakan bahwa kurikulum Jurusan Tadris IPS cukup sesuai dengan ilmu pengetahuan yang dibutuhkan pekerjaan yaitu ilmu-ilmu sosial, ilmu-ilmu pendidikan, dan ilmu teknologi informasi komunikasi. Saat ini, keberadaan himpunan alumni Jurusan Tadris IPS masih sebatas grup kelas di media sosial. Kegiatan alumni yang sering dilakukan adalah kegiatan keagamaan, bakti sosial, dan pelatihan character building. Melalui kegiatan ini, antar alumni bisa saling silaturahmi, berbagi informasi, diskusi santai dan menambah jaringan. Kata Kunci: Tracer Study, Pekerjaan Alumni, Kurikulum, Himpunan Alumni                                                                                                 ABSTRACTThere is no accurate data on the existence of graduate majoring in Tadris Social Sciences, especially from 2015 to 2018, while data on the existence of graduates is very necessary, especially in looking at the suitability of graduate work, curriculum relevance at the Tadris IPS Department, and the existence of graduate associations. That is why the need for tracer study of graduate research in the Tadris IPS Department of IAIN Syekh Nurjati Cirebon. The data came from the graduate of the Tadris IPS Department in 2015-2019 by filling out questionnaires available on google forms for 51 respondents. The collected data is then processed using descriptive statistics and presented in tables and graphs. The results showed that the average waiting time for alumni to get a first time job was 3.96 months with an average first salary of Rp. 958,000 per month. The first types of graduate work are mostly suitable as teachers, the rest are private staff, government staff and entrepreneurs. More than half of the graduate stated that the curriculum of the Tadris IPS Department was quite in accordance with the knowledge needed for work, namely the social sciences, education sciences, and communication information technology. At present, the existence of the Tadris IPS Department graduate association is still limited to class groups on social media. Graduate activities that are often carried out are religious activities, social service, and character building training. Through this activity, graduate can get together with each other, share information, have casual discussions and add networks.Keywords: Tracer Study, Graduate Work, Curriculum, Graduate Association
HOMESCHOOLING; An Alternative Islamic Education Institution in Muslim Family Ilman Nafi'a; Septi Gumiandari
Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi Vol. 10 No. 1 (2021)
Publisher : Department of Tadris IPS FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/edueksos.v10i1.6963

Abstract

ABSTRACTThis study aims to explain how homeschooling concept can be an alternative Islamic educational institution in the Muslim family. This study used qualitative methodology with a literature approach. The results showed that (1) Homeschooling is not a new issue in Islamic education. Rasulullah is an originator of homeschooling-based education. The education process was carried out by the Rasulullah at Arqam's house where Rasulullah educated many of his friends and gave birth to many students of extraordinary abilities; (2) There are 3 types of homeschooling in the Islamic tradition: single homeschooling (family), compound homeschooling (halaqah), and homeschooling communities (mosque); (3) Homeschooling based on fitrah education contains monotheism, religious, moral, leadership, and vocational educations; (4) There are seven aspects that must be a concern in family education such as faith, morals, physical, intellectual, psychological, social, and sexual aspects; and (5) To internalize these seven aspects of education, it is necessary to use several methods: education by examples, customs, giving advices, attentions, rewards and punishments.Key Words:  Homeschooling, Family, and Islamic Education
MATERI PENDIDIKAN BELA NEGARA (PBN) DI UNIVERSITAS SILIWANGI Yunita - -
Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Department of Tadris IPS FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/edueksos.v9i2.6972

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui konten materi PBN sebagai wahana pengembangan nasionalisme mahasiswa di Universitas Siliwangi (UNSIL). Secara metodologis, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah pelaksana PBN UNSIL dan Peserta PBN UNSIL 2016. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model PBN UNSIL 2016 berbeda dengan model pelatihan bela negara Lemhannas, PBN UNSIL lebih bersifat semi militer. Konten materi PBN UNSIL meliputi materi klasikal yaitu Landasan dan Konsep Bela Negara dan Identitas dan Ketahanan Nasional. Materi Lapangan dalam bentuk peragaan yaitu PBB-AB, Tata Upacara Bendera dan Penghormatan dalam TUM/TUS, Kebugaran Jasmani, Outbound (Ilmu Medan)/Widya Wisata (Long March). Materi PBN UNSIL secara umum bertujuan untuk pembentukan karakter, terutama kesadaran berbangsa dan bernegara, kedisiplinan, kekeluargaan dan gotong royong, serta kemandirian. Kata Kunci: Pendidikan Bela negara, Nilai Nasionalisme, Universitas Siliwangi  ABSTRACT The purpose of this study was to determine the content of PBN material   for developing student nationalism at the University of Siliwangi (UNSIL). Methodologically, this research uses a qualitative approach with a case study method. The research subjects in this study were the implementers of PBN UNSIL and participants of PBN UNSIL 2016. The results of this study indicate that the 2016 UNSIL PBN model is different from the Lemhannas state defense training model, UNSIL PBN is more semi-military in nature. The content of PBN UNSIL material includes classical material, namely the Foundation and Concept of State Defense and National Identity and Defense. Field materials in the form of demonstrations, namely PBB-AB, Flag Ceremony and Honor in TUM / TUS, Physical Fitness, Outbound (Medan Science) / Widya Wisata (Long March). In general, the UNSIL PBN material aims to build character, especially national and state awareness, discipline, kinship and mutual cooperation, and independence. Keywords: State Defense Education, Siliwangi University, Nationalism
INTEGRASI TEKNOLOGI DALAM PEMBELAJARAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN ILMU TEKNOLOGI DAN MASYARAKAT Khomarudin Kamsina
Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Department of Tadris IPS FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/edueksos.v9i2.7103

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan peranan dan pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran dan masyarakat di Era Industri 4.0. Bahasan integrasi tersebut ditinjau dari implementasi dalam pembelajaran ilmu teknologi dan masyarakat. Prinsip dasar dalam integrasi ilmu teknologi dan dalam pembelajaran yaitu penggunaan teknologi tidak menyebabkan menurunya pemahaman konseptual atau menggantikan peranan intuisi mahasiswa dan masyarakat. Sebaliknya, teknologi bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konseptual mahasiswa dan mengembangkan kemampuan mahasiswa dalam berkomunikasi dalam menjalankankan peranya baik di dunia pendidikan ataupun di masyarakat.Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian dilakukan terhadap mahasiswa yang sedang mengikuti perkuliahan pada mata kuliah Ilmu Teknologi dan Masyarakat. Peneliti menggunakan angket sebagai instrumen untuk mendapatkan data. Peneliti menganalisa hasil data tersebut dengan mengelompokkan, display data, menganalisa kemudian menyimpulkan.Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi teknologi digital dalam pembelajaran yaitu: (1) Teknologi yang berfungsi sebagai alternatif alat bantu media pembelajaran untuk melakukan kegiatan pembelajaran; (2) Teknologi sebagai asah soft skills, yaitu teknologi yang berfungsi sebagai lingkungan belajar untuk mengasah keterampilan tertentu bagi peserta didik; (3) Teknologi untuk membantu kegiatan masyarakat, yaitu teknologi digital yang berfungsi sebagai alat bantu dalam meringankan pekerjaan masyarakat. Itulah ketiga temuan yang bisa disimpulkan dari pembelajaran Ilmu Teknologi dan Masyarakat. Kata kunci: Teknologi Pembelajaran; Integrasi Teknologi; Peranan Teknologi dalam masyarakat;
INTERNALISASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER PADA TRADISI MAGIBUNG I Nengah Agus Tripayana; Nastiti Mufidah; Nurlaili Handayani; Basyariah Basyariah
Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi Vol. 10 No. 1 (2021)
Publisher : Department of Tadris IPS FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/edueksos.v10i1.7586

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilakukan untuk mengeksplorasi tradisi magibung sebagai sarana belajar karakter bagi masyarakat. Agar memperoleh gambaran secara holistic, penelitan ini menggunakan studi deskriptif, dengan mengamati tradisi magibung yang ada diDesa Pakraman Seraya, Kecamatan Karangasem, Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali. Penelitian ini diperoleh dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif menggunakan teknik triangulasi, dengan melakukan tiga langkah, yaitu: reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Adapun subjek dalam penelitian ini adalah (1)Tokoh-tokoh senior (panglingsir) masyarakat Desa Pakraman Seraya, (2) BendesaAdat Desa Pakraman Seraya, (3) Pemerintahan adat Desa Pakraman Seraya, (4) Pemerintah Dinas setempat, (5) Pemuda Desa Pakraman Seraya, (6) Tokoh masyarakat, (7) Masyarakat Desa Pakraman Seraya yang dapat memberikan informasi mengenai fokus penelitian yang akan di teliti. Hasil penelitian menunjukan bahwa tradisi magibung mampu menginternalisasi nilai-nilai karakter di lingkungan masyarakat, seperti; karakter religius, kerjasama (gotong-royong), mandiri, jujur, disiplin serta peduli. Kata Kunci: Pendidikan Karakter; magibung; tradisi ABSTRACTThis research was conducted to be explored as a means of learning character for the community. In order to obtain a holistic picture, this research uses a descriptive study, with the maintenance of the magibung tradition in Pakraman Seraya Village, Karangasem District, Karangasem Regency, Bali Province. This research was obtained by using a qualitative descriptive analysis using triangulation techniques, by doing three, namely: data reduction, data presentation and drawing steps / levers. The subjects in this study were (1) senior figures (panglingsir) of the Pakraman Seraya Village community, (2) Bendesa Adat Pakraman Seraya Village, (3) Pakraman Seraya Village customary administration, (4) Local Government Service, (5) Village Youth Pakraman Seraya, (6) community leaders, (7) Pakraman Seraya Village community who can provide information about the focus of the research to be studied. The results showed that the magibung tradition was able to internalize character values in the community, such as; religious character, cooperation (mutual assistance), independent, honest, disciplined and caring. Keywords: Character Education; magibung; tradition
PENDIDIKAN KARAKTER MANDIRI MELALUI BLENDED LEARNING DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Rinita Rosalinda Dewi; Edi Suresman; Cik Suabuana
Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi Vol. 10 No. 1 (2021)
Publisher : Department of Tadris IPS FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/edueksos.v10i1.7846

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pendidikan karakter mandiri melalui blended learning di sekolah menengah pertama. SMP IT Matahati merupakan salah satu sekolah yang telah berupaya untuk menanamkan pendidikan karakter mandiri melalui blended learning untuk mengatasi permasalahan dari pembelajaran secara daring. Metode penelitian yang dilakukan adalah deskriptif analisis. Instrumen yang digunakan dalam penelitian yaitu pedoman wawancara, pedoman observasi dan studi dokumentasi. Data dianalisis melalui reduksi data, display data, dan verifikasi/penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah, 1) perencanaan pendidikan karakter mandiri melalui blended learning di SMP IT Matahati telah disiapkan dalam silabus dan RPP yang telah dimodifikasi, 2) proses pelaksanaan pendidikan karakter mandiri melalui blended learning di SMP IT Matahati yaitu proses pelaksanaan pembelajaran telah menggunakan metode, media pembelajaran dan sumber belajar yang beragam, mengintegrasikan karakter mandiri dalam kegiatan pembelajaran, serta evaluasi pendidikan karakter mandiri melalui raport evaluasi sikap/karakter yang berisi deskripsi penilaian sikap spiritual dan sosial selama satu semester, 3) Hasil pendidikan karakter mandiri melalui blended learning di SMP IT Matahati yaitu terjadi perubahan kemandirian belajar dan kemandirian dalam perilaku sehari-hari yaitu siswa sudah menunjukkan tidak bergantung terhadap orang lain, memiliki kepercayaan diri, berperilaku disiplin, memiliki rasa tanggung jawab, berperilaku berdasarkan inisiatif sendiri, dan dapat melakukan kontrol diri.Kata Kunci: Karakter Mandiri, Blended Learning, Sekolah Menengah Pertama ABSTRACTThis research aims to find out the implementation of independent character education through blended learning in junior high schools. SMP IT Matahati is one of schools that instill the independent character education through blended learning to solve problems of online learning. This research used descriptive analysis method. Data were collected through interview, observation, and documentation. Data were analyzed through data reduction, data display, and verification/drawing conclusions. Results of this study are: 1) the planning of independent character education through blended learning at SMP IT Matahati has been prepared well in the modified syllabus and lesson plans, 2) the implementation process of independent character education through blended learning at SMP IT Matahati i.e. the learning process has implemented the various methods, learning media, and learning resources; integrated the independent character in learning activities as well; also evaluation of independent character education with an attitude/character evaluation report card containing the description of spiritual and social attitudes assessment for one semester, 3) the results of independent character education through blended learning at SMP IT Matahati i.e. changes in independent learning and in daily behavior, students shown that they are not dependent on others, have self-confidence, behave in a disciplined manner, have a sense of responsibility, behave based on their own initiative, and can control themselves.Keywords: Independent Character, Blended Learning, Junior High School